Blog

  • HIC2025 Berakhir dengan Partisipasi Industri yang Kuat, Menyiapkan Panggung bagi Pertumbuhan Perhotelan di Indonesia

    HIC2025 Berakhir dengan Partisipasi Industri yang Kuat, Menyiapkan Panggung bagi Pertumbuhan Perhotelan di Indonesia

    Jakarta, Indonesia – Hospitality Indonesia Conference Edisi ke 8 (HIC2025), yang dimiliki dan diorganisir oleh Hospitality Asia Media Pte. Ltd., sudah berhasil mengumpulkan 424 peserta dalam acara 2 hari di Le Meridien Jakarta, sekali lagi menegaskan posisinya sebagai acara paling premier di Indonesia untuk investasi hotel, design, dan perkembangan hotel operation. Sebagai bagian dari Hospitality Asia Event Series, HIC2025 sudah menyiapkan sebuah forum untuk profesional di bidang perhotelan untuk mengeksplor tren pasar, inisiatif keberlanjutan, dan data strategi yang akan membentuk kemajuan bidang perhotelan.

    Sejak dimulai di tahun 2014, Hospitality Indonesia Conference sudah bertahan sebagai acara networking dan ajang sharing pengetahuan, dengan membawa petinggi eksekutif perhotelan di Indonesia. Sekarang, di edisi ke 8, HIC2025 sudah sukses menghadirkan kembali diskusi yang berbobot, intelijen pasar, dan strategi yang maju, untuk menyiapkan pemain di industri ini dengan peralatan yang bisa menggerakkan sukses jangka panjang.

    Di konferensi tahun ini, HIC2025 memiliki 86 pembicara unggulan, termasuk Ramzy Fenianos, Chief Development Officer APAC, Radisson Hotel Group; Chris Legaspi, Chief Commercial Officer, Archipelago International; Chiara Calufetti-Lim, Principal & Studio Director, Architecture, WATG; and Terence Lee, Chief Operating Officer, Hotel Indonesia Group; dan juga berbagai pemimpin lain di industri investasi, desain, dan operasi, yang membagikan pengetahuan mengenai inovasi, perubahan pasar, dan kesulitan-kesulitan yang berkembang di dunia perhotelan.

    Event Highlights:

    Total Pengunjung: 424

    Pengunjung Hari Pertama: 294

    – Pengunjung Hari Kedua: 197

    Perwakilan Internasional: Pengunjung dari 7 negara: Indonesia (82.3%), Singapore (9.3%), Thailand (3.6%), Hong Kong (2%), South Korea (1.6%), Vietnam (1.2%)

    Partisipasi Industri yang Beragam:

    45.8% – Property Developers, Owners, Financial Investors, Banks, Independent Hotels, Integrated Resorts, Tourism Operators

    34.0% – Hotel Chains, Property Operators, Asset Managers, Co-Working Space Operators, Fund Managers

    13.8% – Consultants, Designers, Architects, Project Managers, Legal Experts, EPC & MEP Contractors

    2.8% – Industry Associations, Media, Government Representatives, Academics

    4.4% – TravelTech, OTAs, Marketing & Brand Agencies, Vendors, Tour Operators, and other stakeholders

    Agenda selama konferensi memberikan gambaran menyeluruh tentang sektor perhotelan Indonesia yang terus berkembang, dengan menghadirkan para eksekutif, investor, dan inovator terkemuka untuk membahas tren serta peluang yang muncul di industri ini.

    Pada hari pertama, HIC2025 menyelenggarakan dua summit secara bersamaan—Hotel Investment Summit Indonesia (HISI) dan Hotel Design Summit Indonesia (HDSI). HISI mempertemukan para investor, pengembang, dan pakar keuangan untuk mengeksplorasi iklim investasi di Indonesia, menyoroti peluang baru, model keuangan, serta strategi pertumbuhan berkelanjutan di sektor perhotelan. Sementara itu, HDSI menghadirkan arsitek ternama, desainer interior, dan pemimpin industri perhotelan yang membahas tren desain inovatif, keberlanjutan dalam arsitektur, serta pengalaman tamu yang unik, yang membentuk estetika dan fungsi hotel masa depan.

    Pada hari kedua, fokus bergeser ke optimalisasi pendapatan hotel dan strategi pasar melalui Hotel Revenue Summit Indonesia (HRSI). Para pakar industri memberikan wawasan berbasis data tentang tren pasar, peningkatan pengalaman tamu, dan strategi penetapan harga. Diskusi menyoroti model pendapatan berbasis teknologi, keterlibatan tamu yang dipersonalisasi, serta strategi harga berbasis AI agar pelaku industri perhotelan tetap kompetitif di lanskap digital yang terus berkembang.

    Setiap sesi dilengkapi dengan diskusi panel interaktif, presentasi utama, serta berbagai kesempatan networking, memberikan peserta wawasan strategis dan pemahaman pasar yang mendalam untuk menghadapi dinamika sektor perhotelan Indonesia.

    Melihat ke Depan: HIC2026

    Melanjutkan kesuksesan HIC2025, Hospitality Indonesia Conference edisi ke-9 (HIC2026) dijadwalkan berlangsung pada 10-11 Februari 2026 di Jakarta. Seiring dengan terus berkembangnya industri perhotelan di Indonesia, HIC2026 akan memperluas fokusnya pada keterlibatan peserta berbasis teknologi, desain berkelanjutan, dan model pendapatan inovatif, menjadikannya platform penting bagi para pemimpin industri untuk tetap unggul dalam persaingan.

    Tetap terhubung dengan kami di media sosial untuk mendapatkan pembaruan mengenai program tahun depan, daftar pembicara, dan peluang kemitraan.

    Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: https://hospitalityindonesiaconference.com/

    Kontak: delegate@hospitality-asia.com

    Mengenai Hospitality Asia

    Hospitality Asia Media Pte. Ltd. adalah platform terkemuka yang berfokus pada kolaborasi, berbagi pengetahuan, dan inovasi dalam industri pariwisata dan perhotelan di Asia. Melalui Hospitality Asia Event Series, organisasi ini mempertemukan eksekutif C-level, pemimpin industri, dan pengambil keputusan dari seluruh kawasan untuk membahas tren utama, strategi investasi, dan kemajuan teknologi.

    Seri acara ini mencakup Hospitality Indonesia Conference (HIC), Hospitality Vietnam Conference (HVC), Hospitality Thailand Conference (HTC), Hospitality Malaysia Conference (HMC), Hospitality Philippines Conference (HPC), Hospitality Japan Conference (HJC), dan Hospitality Asia Forum (HAF).

    Dengan jaringan penasihat industri dan mitra di seluruh Asia, Hospitality Asia Media Pte. Ltd. berkomitmen untuk memberikan wawasan yang tepat waktu, relevan, dan dapat ditindaklanjuti guna membantu para profesional perhotelan tetap unggul di pasar yang terus berkembang.

    Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs web kami: www.hospitality-asia.com.

  • Startup diklatkerja Dukung AK3L sebagai Asosiasi Profesi Terakreditasi ke-3 yang Terintegrasi dengan SIKI LPJK Kementerian Pekerjaan Umum

    Startup diklatkerja Dukung AK3L sebagai Asosiasi Profesi Terakreditasi ke-3 yang Terintegrasi dengan SIKI LPJK Kementerian Pekerjaan Umum

    Jakarta, Maret 2025 – Platform Learning Management System (LMS) PKB diklatkerja semakin mengukuhkan perannya dalam mendukung sistem Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi tenaga kerja konstruksi di Indonesia. Setelah mendapatkan akreditasi sebagai penyelenggara PKB, Asosiasi Keselamatan Kesehatan Kerja Lingkungan (AK3L) kini menjadi Asosiasi Profesi Terakreditasi ke-3 yang memperoleh Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum untuk menyelenggarakan Pengembangan Kegiatan Utama PKB. Keberhasilan ini ditandai dengan integrasi penuh AK3L ke dalam sistem SIKI LPJK Kementerian Pekerjaan Umum, yang kini sudah tayang di https://siki.pu.go.id/pkb-v2/.

    Co-founder diklatkerja Agung Nugroho menyampaikan, “Kami sangat bangga dapat mendukung AK3L dalam menjadi bagian dari sistem PKB terintegrasi yang diakui oleh Kementerian PUPR. Dengan LMS diklatkerja, kami berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi tenaga kerja konstruksi agar dapat terus meningkatkan kompetensinya dengan cara yang lebih mudah dan praktis.”

    Keunggulan LMS PKB diklatkerja dibandingkan metode PKB konvensional terletak pada sistem PKB Terintegrasi, di mana nilai SKPK (Satuan Kredit Pengembangan Keprofesian) akan secara otomatis terkirim langsung ke sistem SIKI LPJK Kementerian PUPR. Dengan sistem ini, pemegang Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) bidang konstruksi dan panitia pelaksana PKB tidak perlu lagi repot membuat laporan manual terkait pelaksanaan PKB. Proses ini menghemat waktu, mengurangi potensi kesalahan administratif, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi.

    Selain itu, sebagai sebuah LMS berbasis digital, diklatkerja memungkinkan peserta PKB untuk mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja, sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing individu. Fleksibilitas ini memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif dan efisien dibandingkan metode PKB berbasis webinar atau seminar tatap muka konvensional.

    Berdasarkan paparan dari Direktorat Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi, diperkirakan akan ada 33 ribu SKK yang habis masa berlakunya pada tahun 2027 dan 60 ribu SKK yang habis masa berlakunya pada tahun 2028. Jika SKK tersebut habis masa berlakunya, maka tidak dapat diperpanjang kecuali pemegang SKK telah mengumpulkan poin SKPK (Satuan Kredit Pengembangan Keprofesian) yang disyaratkan. Dengan jumlah ini, keberadaan LMS PKB diklatkerja menjadi solusi penting dalam memastikan tenaga kerja konstruksi dapat memperbarui kompetensinya dengan lebih mudah dan efisien.

    Sekretaris Jenderal AK3L, Endang Supriyatna, menegaskan, “Dengan turunnya SK Dirjen dan integrasi ini, AK3L semakin menegaskan komitmennya dalam pelaksanaan PKB yang merupakan kewajiban bagi Asosiasi Profesi Terakreditasi.”

    Prof. Dr. Ir. Manlian Ronald A. Simanjuntak, S.T., M.T., D.Min, selaku Pengurus Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) yang membidangi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, juga menyambut baik turunnya SK Dirjen dan integrasi AK3L ini. Beliau mengimbau Asosiasi Profesi Terakreditasi bidang Konstruksi lainnya untuk ikut mengembangkan PKB secara digital guna meningkatkan kualitas dan efektivitas pengembangan kompetensi tenaga kerja konstruksi. serta memberikan pengalaman belajar yang fleksibel dan berkualitas.

  • TP PKK Membantu Negara Hilangkan KKN yang Berakar di Republik Ini

    TP PKK Membantu Negara Hilangkan KKN yang Berakar di Republik Ini

    TP-PKK Mimika berperan dalam memberantas KKN melalui transparansi, edukasi antikorupsi, dan gerakan SPAK, guna membangun masyarakat yang jujur dan berintegritas.

    Mimika – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat transparansi dan akuntabilitas, TP-PKK Mimika turut berperan dalam upaya menghilangkan budaya Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang telah berakar di republik ini.

    Dalam berbagai kegiatan, TP-PKK Mimika menjalankan perannya sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali, sekaligus penggerak program PKK di Tanah Papua. Melalui implementasi 10 program pokok PKK, organisasi ini berusaha membangun keluarga yang berakhlak mulia, sehat sejahtera, dan sadar hukum.

    Pejabat Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, drg. Prisilia P. Tangdilitin, menyampaikan bahwa perjuangan ini adalah upaya jangka panjang yang membutuhkan kesinambungan. “Saya hanya menanam benih. Nantinya, teman-teman di Mimika yang akan menyiram dan melanjutkannya,” ujarnya drg. Prisilia dilansir Pantau.

    Salah satu langkah konkret yang dilakukan TP-PKK dalam memberantas KKN adalah dengan menerapkan sistem Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) dalam setiap pelaksanaan program. Sistem ini memastikan bahwa anggaran yang berasal dari APBN, APBD, APBDes, serta sumber lainnya digunakan secara bertanggung jawab dan tepat sasaran.

    Menurut drg. Prisilia, sistem pelaporan anggaran yang sederhana dan transparan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi organisasi lainnya dalam pengelolaan dana publik. Hal ini juga memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam mencegah serta melaporkan potensi penyalahgunaan kewenangan di sektor pelayanan publik.

    Tak hanya itu, TP-PKK Mimika juga menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam setiap anggotanya. Nilai-nilai ini, seperti jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras, terus digaungkan dalam berbagai kegiatan.

    Sebagai bagian dari upaya edukasi, TP-PKK juga mengajak masyarakat untuk menyaksikan video edukasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), yang memberikan pemahaman lebih mendalam tentang integritas dan kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.

    Sebagai organisasi yang memiliki jangkauan luas hingga pelosok Mimika, TP-PKK juga berperan dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai kejujuran. Anggota PKK yang mayoritas terdiri dari para ibu memiliki peran penting dalam mendidik generasi penerus agar memiliki karakter kuat dan berintegritas.

    Namun, di sisi lain, drg. Prisilia juga mengakui bahwa masih terdapat segelintir oknum perempuan yang terlibat dalam praktik korupsi. Oleh karena itu, ia mendorong semua perempuan di Mimika untuk menjadi agen Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK), sebuah gerakan yang diinisiasi oleh KPK RI. Agen SPAK berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, buruh, aktivis, guru, hingga perempuan yang berkarier di pemerintahan dan swasta.

    Menanamkan budaya antikorupsi sejak dini dalam keluarga diharapkan dapat menciptakan ekosistem sosial yang lebih bersih dari praktik KKN. Dengan demikian, masyarakat Mimika dapat keluar dari paradoks kemiskinan di tengah sumber daya alam yang melimpah.

    “Dan apabila kultur antikorupsi yang sarat dengan nilai-nilai kejujuran di dalamnya dapat ‘mengental’ di bumi Cendrawasih, saya dan kita semua pastinya tidak akan lagi melihat pemandangan mirisnya kondisi masyarakat Mimika, yang berdiri di atas emas namun masih berjalan tanpa alas,” pungkas drg. Prisilia disitat dari Pantau.

    Melalui berbagai program dan inisiatifnya, TP-PKK Mimika membuktikan bahwa peran perempuan dalam pemberantasan korupsi sangatlah signifikan. Dengan integritas yang terus dijaga, diharapkan TP-PKK dapat menjadi garda terdepan dalam membangun masyarakat yang lebih transparan, jujur, dan bertanggung jawab demi masa depan yang lebih baik.

  • Apa itu Training Sertifikasi POPAL Energy Academy?

    Apa itu Training Sertifikasi POPAL Energy Academy?

    Di tengah dinamika industri yang terus berkembang, pengelolaan air limbah menjadi salah satu aspek krusial yang harus mendapatkan perhatian serius. Air limbah yang dihasilkan oleh berbagai kegiatan industri tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan, tetapi juga mempengaruhi kesehatan masyarakat dan kinerja operasional perusahaan. Untuk itu, keberadaan tenaga profesional yang kompeten dalam mengelola dan mengoperasikan instalasi pengolahan air limbah sangat diperlukan. Energy Academy memahami urgensi ini dan menghadirkan Training Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL), sebuah program pelatihan bersertifikasi BNSP yang dirancang untuk mempersiapkan para peserta menjadi profesional handal dalam pengelolaan air limbah. Artikel ini mengulas secara mendalam mengenai apa itu Training Sertifikasi POPAL Energy Academy, dasar hukumnya, tujuan, materi pelatihan, metodologi pembelajaran, hingga manfaat yang dapat diperoleh peserta.

    Pendahuluan

    Industri modern, baik di sektor migas, pertambangan, maupun manufaktur, menghasilkan air limbah dalam jumlah besar yang harus diolah dengan cermat. Air limbah tersebut mengandung zat-zat berbahaya yang jika tidak ditangani dengan benar, dapat mencemari sumber daya air, merusak ekosistem, dan mengancam kesehatan manusia. Dalam konteks ini, Energy Academy telah merancang Training POPAL sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak akan pengelolaan air limbah yang efektif dan berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis guna mengoperasikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), melakukan perawatan rutin, serta merespons situasi darurat secara profesional.

    Latar Belakang Pelatihan

    Seiring dengan meningkatnya aktivitas industri, volume air limbah yang dihasilkan juga semakin besar. Pengelolaan yang tidak tepat dapat mengakibatkan pencemaran air yang serius, sehingga menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, setiap perusahaan wajib memiliki sistem pengelolaan air limbah yang sesuai standar. Tenaga kerja yang bertugas dalam pengelolaan tersebut harus memiliki kompetensi khusus agar dapat menyusun rencana, mengoperasikan, dan mengoptimalkan IPAL dengan baik.

    Training POPAL dirancang untuk mengatasi tantangan ini. Dengan menghadirkan program pelatihan yang komprehensif, Energy Academy memastikan bahwa para peserta tidak hanya memahami konsep dasar pengolahan air limbah, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan teknis dan manajerial secara langsung di lapangan. Peserta akan dibekali pengetahuan mendalam mengenai potensi pencemaran yang dihasilkan oleh kegiatan industri, serta cara-cara untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko tersebut.

    Dasar Hukum Pelatihan

    Program Training POPAL Energy Academy diselenggarakan dengan mengacu pada dasar hukum yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Salah satu acuan utamanya adalah Keputusan Menteri Tenaga Kerja (KEPMENAKER) Nomor 191 Tahun 2019. Regulasi ini mengharuskan seluruh pelaku usaha yang menghasilkan air limbah dan memiliki instalasi pengolahan untuk mempekerjakan tenaga kerja bersertifikat yang kompeten. Selain itu, pelatihan ini juga mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PERMENLHK) Nomor P.5/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018, yang menetapkan standar dan sertifikasi kompetensi bagi penanggung jawab operasional pengolahan air limbah.

    Lebih lanjut, pelatihan ini juga merujuk pada Peraturan Pemerintah RI No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Air Limbah. Dengan dasar hukum tersebut, Training POPAL memastikan bahwa setiap materi dan metode yang disampaikan telah sesuai dengan standar nasional dan dapat dipertanggungjawabkan. Sertifikasi yang diperoleh melalui program ini dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga lulusan program diakui secara resmi dan memiliki nilai jual tinggi di pasar tenaga kerja.

    Tujuan Pelatihan

    Training POPAL bertujuan untuk mempersiapkan para peserta agar dapat menjadi profesional yang kompeten dalam mengelola dan mengoperasikan instalasi pengolahan air limbah. Tujuan utama pelatihan ini adalah agar peserta mampu memahami potensi pencemaran yang dihasilkan oleh kegiatan industri dan mengetahui karakteristik pencemaran tersebut. Dengan demikian, mereka dapat merumuskan langkah-langkah pengendalian yang tepat dan menjaga agar air limbah diolah dengan standar yang ramah lingkungan.

    Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan performa karyawan dalam menjamin keselamatan dan kesehatan kerja. Peserta diajarkan bagaimana mengoperasikan IPAL secara optimal, melakukan perawatan rutin, serta menanggulangi kondisi darurat yang mungkin timbul akibat kegagalan sistem pengolahan. Dengan penguasaan materi tersebut, diharapkan setiap peserta dapat berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional dan pemenuhan standar regulasi lingkungan.

    Materi Pelatihan POPAL

    Materi pelatihan disusun secara komprehensif untuk memastikan bahwa peserta mendapatkan pemahaman yang mendalam serta keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan. Dalam program ini, peserta akan mempelajari beberapa modul penting yang mencakup berbagai aspek pengelolaan air limbah.

    Pembelajaran dimulai dengan penilaian tingkat pencemaran air limbah yang dihasilkan oleh aktivitas industri. Peserta akan mempelajari cara mengukur kualitas air limbah, menganalisis parameter yang relevan, dan menentukan apakah air limbah tersebut memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah RI No. 82 Tahun 2001. Pemahaman ini menjadi dasar untuk merancang sistem pengolahan yang efektif.

    Selanjutnya, peserta akan diajarkan cara mengoperasikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) secara efisien. Materi ini mencakup penjelasan mengenai berbagai teknologi pengolahan, mulai dari sistem fisika, kimia, hingga biologi. Peserta juga akan mendapatkan pelatihan praktis dalam mengoperasikan peralatan yang digunakan untuk mengolah air limbah sehingga kinerjanya optimal dan proses produksi dapat berjalan tanpa gangguan.

    Tidak kalah pentingnya adalah materi perawatan instalasi pengolahan air limbah. Peserta akan mempelajari teknik-teknik pemeliharaan rutin, cara mengidentifikasi dan mengatasi masalah teknis, serta langkah-langkah perbaikan yang harus diambil jika terjadi kegagalan sistem. Keterampilan ini penting untuk memastikan bahwa IPAL dapat beroperasi secara berkelanjutan dan efisien dalam jangka panjang.

    Selain itu, pelatihan juga mencakup identifikasi bahaya dalam pengolahan air limbah. Para peserta diajarkan untuk mengenali potensi risiko yang muncul selama proses pengolahan, serta cara melakukan tindakan K3 yang tepat untuk meminimalisir bahaya tersebut. Materi ini diintegrasikan dengan prosedur keselamatan kerja yang harus dipatuhi oleh setiap operator, sehingga lingkungan kerja tetap aman dan terjaga.

    Peserta juga akan belajar menyusun laporan kegiatan pengelolaan air limbah secara sistematis. Laporan ini menjadi dokumen penting sebagai bukti pelaksanaan dan evaluasi program pengolahan, yang nantinya dapat diajukan ke instansi pemerintah sebagai bagian dari kepatuhan regulasi. Modul ini mengajarkan cara menyusun laporan dengan format yang benar, menyajikan data analisis, serta memberikan rekomendasi perbaikan jika diperlukan.

    Di samping itu, materi tentang pengurusan perizinan pengelolaan air limbah menjadi bagian dari pelatihan. Mengingat setiap instalasi pengolahan harus memiliki izin operasional yang sah, peserta akan diajarkan prosedur pengajuan perizinan, persyaratan dokumen, dan tata cara komunikasi dengan instansi pemerintah terkait.

    Metodologi Pembelajaran

    Energy Academy menerapkan metode pembelajaran yang interaktif dan aplikatif dalam Training Sertifikasi POPAL. Materi pelatihan disampaikan melalui kombinasi antara ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan praktik lapangan. Pendekatan blended learning memungkinkan peserta untuk belajar secara tatap muka maupun daring, sehingga fleksibilitas waktu dan akses materi menjadi lebih optimal.

    Simulasi langsung di lingkungan instalasi pengolahan air limbah menjadi salah satu metode utama yang digunakan untuk memberikan pengalaman praktis kepada peserta. Studi kasus dari berbagai industri yang telah berhasil mengimplementasikan sistem pengolahan air limbah juga disajikan agar peserta dapat melihat penerapan teori secara nyata. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui tes tertulis dan praktikum, yang nantinya menjadi dasar untuk mengikuti uji kompetensi BNSP.

    Proses Sertifikasi BNSP

    Setelah menyelesaikan semua modul pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan berdasarkan standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Proses uji kompetensi mencakup penilaian aspek teori dan praktik, sehingga peserta harus menunjukkan bahwa mereka telah menguasai seluruh materi pelatihan dan mampu menerapkannya dengan baik di lapangan.

    Peserta yang lulus uji kompetensi akan menerima sertifikat resmi yang diakui secara nasional. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa tenaga kerja yang telah mengikuti Training Sertifikasi POPAL memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar nasional, sehingga meningkatkan kepercayaan perusahaan, regulator, dan stakeholder terhadap kemampuan mereka dalam mengelola dan mengoperasikan instalasi pengolahan air limbah.

    Manfaat Pelatihan bagi Peserta dan Perusahaan

    Training Sertifikasi POPAL yang diselenggarakan oleh Energy Academy memberikan berbagai manfaat yang signifikan bagi peserta serta perusahaan. Para peserta akan mendapatkan pengetahuan mendalam dan keterampilan praktis yang esensial dalam mengelola instalasi pengolahan air limbah secara efektif dan efisien. Hal ini membantu mengurangi potensi pencemaran, meningkatkan efisiensi operasional, serta memastikan bahwa setiap proses pengolahan air limbah berjalan sesuai dengan standar lingkungan yang berlaku.

    Bagi perusahaan, memiliki tenaga kerja bersertifikat di bidang pengolahan air limbah memberikan nilai tambah yang besar. Kepatuhan terhadap regulasi akan lebih mudah dipenuhi, sehingga perusahaan terhindar dari risiko sanksi hukum dan denda administratif. Selain itu, pengelolaan air limbah yang efektif juga dapat meningkatkan reputasi perusahaan di mata investor, pelanggan, dan masyarakat luas.

    Bagi peserta, sertifikasi BNSP yang diperoleh dari pelatihan ini membuka peluang untuk mengembangkan karier di sektor industri yang sangat kompetitif. Keahlian dalam mengoperasikan, merawat, dan mengoptimalkan instalasi pengolahan air limbah merupakan modal berharga yang dapat mendukung promosi dan peningkatan tanggung jawab di lingkungan kerja.

    Tantangan dan Prospek di Masa Depan

    Seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya aktivitas industri, pengelolaan air limbah akan terus menjadi tantangan besar. Teknologi pengolahan air terus berkembang, dan perusahaan dituntut untuk selalu berinovasi agar dapat mencapai efisiensi operasional yang maksimal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

    Profesional yang memiliki sertifikasi POPAL diharapkan mampu mengadopsi teknologi terbaru dalam sistem pengolahan air limbah. Inovasi seperti sensor digital untuk monitoring kualitas air secara real-time, penggunaan sistem otomatis untuk pengontrolan proses, serta integrasi data melalui Internet of Things (IoT) merupakan beberapa contoh tren yang akan terus berkembang. Para lulusan Training Sertifikasi POPAL harus selalu siap beradaptasi dan terus meningkatkan kompetensinya agar dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi tersebut.

    Prospek karier di bidang pengolahan air limbah sangat menjanjikan, terutama karena semakin banyak perusahaan yang menyadari pentingnya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Lulusan pelatihan ini tidak hanya dapat bekerja di perusahaan migas dan pertambangan, tetapi juga di sektor manufaktur, petrokimia, dan berbagai industri lainnya yang menghasilkan air limbah. Sertifikasi BNSP yang diperoleh juga meningkatkan daya saing di pasar kerja dan memberikan peluang untuk mengambil peran strategis dalam pengembangan sistem lingkungan perusahaan.

    Kesimpulan

    Training Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL) dari Energy Academy merupakan solusi inovatif yang dirancang untuk mendukung pengelolaan air limbah yang berkelanjutan bagi industri. Berdasarkan dasar hukum yang kuat, seperti KEPMENAKER Nomor 191 Tahun 2019 dan PERMENLHK Nomor P.5/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018, serta mengacu pada Peraturan Pemerintah RI No. 82 Tahun 2001, pelatihan ini memastikan bahwa setiap peserta memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar nasional di bidang pengelolaan air limbah.

    Melalui pendekatan pembelajaran interaktif dan aplikatif, peserta diberikan pengetahuan teori yang mendalam dan pengalaman praktis langsung di lapangan. Proses sertifikasi melalui uji kompetensi BNSP menjadi bukti resmi bahwa lulusan Training POPAL telah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah, sehingga meningkatkan kepercayaan dan reputasi profesional di industri.

    Bagi perusahaan, investasi dalam pelatihan ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa sistem pengolahan air limbah berjalan optimal, mengurangi risiko pencemaran, dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan aman. Sementara bagi para profesional, keahlian yang diperoleh membuka peluang karier yang lebih luas dan memberikan nilai tambah di pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif.

    Dengan demikian, Training Sertifikasi POPAL di Energy Academy tidak hanya mendukung kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Jika Anda atau perusahaan Anda ingin meningkatkan kompetensi di bidang pengolahan air limbah, kunjungi Training Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL) di Energy Academy. Bersama-sama, kita wujudkan masa depan industri yang lebih bersih, aman, dan berkelanjutan.

  • Kolaborasi PT Samudera Energi Tangguh dan Port Academy dalam Pelatihan & Sertifikasi Loading Master

    Kolaborasi PT Samudera Energi Tangguh dan Port Academy dalam Pelatihan & Sertifikasi Loading Master

    Pada Maret 2025, PT Samudera Energi Tangguh bekerja sama dengan Port Academy menyelenggarakan Pelatihan & Sertifikasi Loading Master. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dalam pengelolaan pemuatan dan pembongkaran kargo di sektor pelabuhan dan logistik.

    Program ini mencakup berbagai materi penting, seperti regulasi nasional dan internasional, prosedur keselamatan, manajemen risiko, serta praktik terbaik dalam koordinasi operasional. Dengan kombinasi teori dan praktik, peserta dibekali keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja.

    Dalam rangka meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di sektor pelabuhan dan logistik, PT Samudera Energi Tangguh bekerja sama dengan Port Academy sukses menggelar Pelatihan & Sertifikasi Loading Master di Jakarta pada Maret 2025.

    Pelatihan ini dirancang untuk membekali para peserta dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam pengelolaan operasional pemuatan dan pembongkaran kargo, sesuai dengan standar industri dan regulasi yang berlaku. Wiratama, selaku Direktur Port Academy, menegaskan pentingnya pelatihan ini dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja di sektor maritim dan logistik, khususnya dalam memastikan keselamatan dan efisiensi dalam kegiatan operasional di terminal dan pelabuhan.

    Meningkatkan Profesionalisme dan Keselamatan di Lapangan

    Sebagai salah satu aspek krusial dalam industri pelayaran dan logistik, peran Loading Master sangat menentukan kelancaran operasional pemuatan dan pembongkaran kargo. Oleh karena itu, Pelatihan & Sertifikasi Loading Master ini memberikan pemahaman mendalam mengenai:

    Prinsip dasar dan tanggung jawab seorang Loading Master. Prosedur keselamatan dalam penanganan kargo cair dan kargo curah.Regulasi nasional dan internasional terkait pengelolaan muatan. Manajemen risiko dalam operasional pemuatan dan pembongkaran. Praktik terbaik dalam komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

    Dengan pendekatan pembelajaran berbasis teori dan praktik, para peserta mendapatkan wawasan langsung dari para ahli di industri, serta studi kasus yang relevan dengan tantangan operasional di lapangan.

    Kolaborasi untuk SDM yang Lebih Kompeten

    Kerja sama antara PT Samudera Energi Tangguh dan Port Academy ini mencerminkan komitmen kedua pihak dalam menghadirkan pelatihan berkualitas yang dapat meningkatkan standar kompetensi tenaga kerja di sektor pelabuhan dan energi.

    “Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa tenaga kerja yang terlibat dalam operasional pemuatan dan pembongkaran kargo memiliki keterampilan yang mumpuni, memahami aspek keselamatan, dan mampu bekerja sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Wiratama, Direktur Port Academy.

    Sebagai lembaga pelatihan yang telah berpengalaman dalam menyelenggarakan berbagai diklat di sektor maritim, Port Academy terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan SDM yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

    Dampak Positif bagi Industri

    Pelaksanaan Pelatihan & Sertifikasi Loading Master ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi industri, terutama dalam meningkatkan keselamatan kerja, efisiensi operasional, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Dengan tenaga kerja yang lebih terlatih, perusahaan dapat mengurangi risiko operasional dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.

    Sebagai langkah lanjutan, Port Academy dan PT Samudera Energi Tangguh berencana untuk terus mengadakan pelatihan serupa guna meningkatkan kompetensi tenaga kerja di berbagai sektor industri yang berkaitan dengan logistik dan energi.

    Bagi perusahaan atau individu yang tertarik untuk mengikuti pelatihan serupa, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui website resmi Port Academy.

  • Mencetak Jejak Inspiratif Sejak Usia 16 Tahun, Arfiana Maulina Menjadi Pembicara di Lebih dari 100 Acara Edukasi

    Mencetak Jejak Inspiratif Sejak Usia 16 Tahun, Arfiana Maulina Menjadi Pembicara di Lebih dari 100 Acara Edukasi

    Di usia 18 tahun, Arfiana Maulina sukses berbicara di lebih dari 100 acara di 12 universitas dan berbagai komunitas lintas negara, membahas topik karir, LinkedIn, personal branding, hingga isu lingkungan. Dengan total audiens lebih dari 100.000 followers di berbagai platform, Arfiana juga mengumpulkan pengalaman magang di lebih dari 10 perusahaan di 3 negara, dari startup, FMCG, hingga non-profit.

    Selain dikenal sebagai edukator muda, Arfiana juga mendirikan WateryNation Foundation, komunitas anak muda peduli air yang berpartisipasi di sejumlah acara bergengsi. Prestasinya diakui media, sekaligus berhasil menyelesaikan satu semester di tiga universitas berbeda.

    Pesan Arfiana: Konsistensi, pantang menyerah, dan kombinasi kerja keras serta kerja cerdas adalah kunci mewujudkan mimpi.
    Semua bisa diraih dengan strategi yang tepat dan evaluasi diri yang berkelanjutan.

    Jakarta, 17 Maret 2025 – Arfiana Maulina, seorang anak muda Indonesia berusia 18 tahun pada tahun 2021, berhasil menutup tahun tersebut dengan pencapaian gemilang sebagai edukator muda yang berbicara di lebih dari 100 acara di 12 universitas serta berbagai komunitas lintas negara seperti Asia-Pasifik, Pakistan, Hongkong, Filipina, dan beberapa kota besar di Indonesia.

    Melalui sesi-sesi edukasi tersebut, Arfiana aktif membagikan wawasan tentang karir, LinkedIn, personal branding, hingga isu-isu lingkungan. Tak hanya aktif berbicara di berbagai forum, Arfiana juga berhasil membangun komunitas digital dengan menjangkau lebih dari 100.000 pengikut di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, YouTube, Twitter, LinkedIn, hingga Pinterest.

    1 Tahun, 10 Perusahaan, 3 Negara

    Sepanjang tahun 2021, Arfiana mengumpulkan pengalaman lintas industri sebagai intern di lebih dari 10 perusahaan di sektor startup, FMCG, agency, hingga non-profit di 3 negara. Pengalamannya mencakup kerja hybrid dan offline, termasuk perjuangan rutin menaiki kereta demi meraih mimpi dan menambah portofolio profesionalnya.

    WateryNation: Gerakan Anak Muda Peduli Air

    Inisiatif sosial yang Ia dirikan sejak usia 16 tahun, WateryNation Foundation, turut mengukir prestasi dengan berpartisipasi dalam beberapa ajang bergengsi yang membahas isu lingkungan dan keberlanjutan, memperkuat kiprah Arfiana sebagai aktivis muda di bidang lingkungan.

    Refleksi dan Pesan Arfiana

    Melalui perjalanannya di tahun 2021, Arfiana belajar tentang:

    1. Konsistensi dalam mengejar mimpi yang telah dirancang sejak 3-5 tahun sebelumnya.

    2. Berpikir di luar zona nyaman dengan memahami tujuan besar di balik setiap langkah.

    3. Pantang menyerah meski pernah mengalami hate comments dan engagement rendah.

    4. Menghargai proses dan menikmati perjalanan, karena hidup penuh dengan siklus tantangan dan pencapaian.

    5. Berbagi pengetahuan, karena apa yang kita tahu bisa jadi sesuatu yang baru bagi orang lain.

    6. Evaluasi diri dengan metode past-present-future untuk memahami posisi diri saat ini dan arah yang ingin dituju.

    Pesan untuk Generasi Muda

    Arfiana mengajak anak muda Indonesia untuk menyusun Individual Development Plan atau sekadar wishlist yang SMARTER sebagai panduan meraih mimpi di tahun-tahun mendatang. Arfiana juga menekankan pentingnya kombinasi kerja keras dan kerja cerdas, karena semua mungkin dicapai asal tahu strateginya.

  • Wall Street Kembali Bangkit: S&P 500 dan Nasdaq Sukses Menguat, Dow Terus Koreksi

    Wall Street Kembali Bangkit: S&P 500 dan Nasdaq Sukses Menguat, Dow Terus Koreksi

    Wall Street berhasil mencatatkan rebound positif dengan dua dari tiga indeks utama yang ditutup menguat, berkat data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari ekspektasi. Laporan inflasi yang lebih dingin ini berhasil meredakan kekhawatiran pasar dan menghentikan aksi jual yang tajam, memberikan sedikit harapan bagi investor. Namun, meskipun ada penguatan di pasar saham, ketegangan yang disebabkan oleh eskalasi Perang Tarif, yang melibatkan berbagai pihak termasuk Presiden AS Donald Trump, tetap membatasi potensi kenaikan lebih lanjut. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada dorongan positif dari data ekonomi, ketidakpastian politik dan ekonomi global masih menjadi faktor penentu yang perlu diperhatikan.

    Pada hari Rabu, 12 Maret, indeks Dow Jones Industrial Average mengalami penurunan sebesar 82,55 poin atau sekitar 0,20%, dan berakhir di level 41.350,93. Sementara itu, indeks S&P 500 berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 27,23 poin atau sekitar 0,49%, mencapai level 5.599,30. Indeks Nasdaq Composite juga mengalami penguatan signifikan, naik 212,36 poin atau sekitar 1,22%, menutup sesi di level 17.648,45. Kenaikan tersebut didorong terutama oleh sektor teknologi, yang menunjukkan kinerja luar biasa di antara 11 sektor utama dalam indeks S&P 500. Saham-saham teknologi, terutama yang tergolong dalam kelompok saham momentum, menjadi pendorong utama dari penguatan pasar.

    Namun, meskipun ada kenaikan di S&P 500 dan Nasdaq, indeks Dow yang lebih banyak dihuni oleh saham blue-chip berfluktuasi antara zona merah dan hijau sepanjang sebagian besar sesi perdagangan. Indeks ini akhirnya ditutup sedikit lebih rendah, mencerminkan ketidakpastian yang masih ada di pasar terkait dampak eskalasi Perang Tarif. Sektor-sektor seperti barang kebutuhan pokok konsumen dan perawatan kesehatan tertinggal di belakang, sedangkan saham teknologi tetap menjadi pendorong utama penguatan pasar. Secara keseluruhan, meskipun ada perbedaan dalam kinerja sektor, sentimen pasar cenderung positif setelah laporan inflasi yang lebih rendah memberikan angin segar bagi para investor.

    Indeks Harga Konsumen (CPI) yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja menunjukkan bahwa harga konsumen turun lebih dari yang diperkirakan oleh para analis, memberikan sinyal positif bahwa inflasi bergerak ke arah yang benar. Data ini menghidupkan kembali harapan bahwa Federal Reserve AS mungkin akan memangkas suku bunga utamanya dalam waktu dekat. Meskipun ada optimisme di pasar, Greg Bassuk, CEO AXS Investments, menekankan bahwa Wall Street dan Main Street masih mencari arah yang jelas. “Kami melihat peningkatan hari ini pada pembacaan inflasi yang lebih rendah dari yang diharapkan dan beberapa pembelian saat turun,” ujar Bassuk. Namun, ia juga menambahkan bahwa ketidakpastian masih mendominasi pasar.

    Meskipun ada optimisme terkait penurunan inflasi, harapan investor sempat diredam oleh ketegangan yang terjadi dalam perang dagang global. Bassuk menekankan bahwa meskipun ada sinyal positif dari data inflasi, ketegangan geopolitik, khususnya yang terkait dengan perdagangan internasional, tetap menjadi faktor yang mengkhawatirkan. “Harapan investor tentang pendinginan inflasi diredakan oleh pertikaian perang dagang yang sedang berlangsung,” katanya, dan ia memperkirakan bahwa volatilitas dan ketidakpastian akan terus berlanjut di pasar, setidaknya hingga Maret.

    Perang tarif yang dilancarkan oleh Presiden AS Donald Trump semakin memperburuk ketegangan perdagangan internasional, dengan keputusan terbaru mengenakan bea masuk sebesar 25% pada impor baja dan aluminium. Langkah ini memicu respons dari Kanada dan Eropa yang membalas dengan meningkatkan tarif pada ekspor AS. Akibatnya, bursa saham AS mengalami tekanan akibat meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagangnya. Investor khawatir bahwa ketegangan tarif ini dapat menyebabkan guncangan harga yang berpotensi memicu resesi di Amerika Serikat serta di negara-negara mitra dagang utama seperti Kanada dan Meksiko.

    Goldman Sachs menurunkan target akhir tahunnya untuk S&P 500, sementara J.P. Morgan memperingatkan bahwa kemungkinan resesi AS semakin meningkat. Dengan penguatan yang terjadi pada hari Rabu, indeks S&P 500 kini berada 8,9% di bawah penutupan tertinggi sepanjang masa yang tercatat kurang dari sebulan yang lalu. Pada hari Senin, indeks acuan ini juga sempat turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari, sebuah level support yang penting, untuk pertama kalinya sejak November 2023. Penurunan ini mencerminkan tekanan yang sedang dihadapi pasar saham, meskipun ada sedikit harapan pada penguatan pasar baru-baru ini.

    Indeks Nasdaq, yang didominasi oleh saham-saham teknologi, juga mencatatkan penurunan signifikan pada 6 Maret, turun lebih dari 10% di bawah rekor penutupan tertinggi yang tercapai pada 16 Desember. Hal ini mengonfirmasi bahwa Nasdaq telah memasuki fase koreksi. Meskipun demikian, ada beberapa pergerakan saham yang mencatatkan penguatan. Salah satunya adalah saham Intel yang melonjak 4,6% setelah laporan yang mengungkapkan bahwa TSMC telah mengajukan penawaran kepada Nvidia, Advanced Micro Devices, dan Broadcom untuk pengambilalihan saham dalam usaha patungan untuk mengoperasikan pabrik-pabrik chip AS.

    Namun, di sisi lain, saham PepsiCo mengalami penurunan sebesar 2,7% setelah pialang Jefferies menurunkan peringkat saham tersebut menjadi “tahan” dari sebelumnya “beli.” Di tengah ketidakpastian pasar, ketegangan politik juga turut berperan. Anggota parlemen di Capitol Hill terus berdebat mengenai RUU belanja sementara untuk menghindari penutupan pemerintah, menambah lapisan ketidakpastian yang semakin memperburuk sentimen pasar. Ketidakpastian ini, bersama dengan tantangan ekonomi yang lebih besar, memberikan tekanan tambahan pada pasar saham yang sudah berjuang untuk mempertahankan momentum.

    Pergerakan harga Aset kripto, Saham Amerika Serikat, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

  • Tingkatkan Laporan Keberlanjutan, LindungiHutan dan BATS Consulting Gelar Green Skilling Edisi ke-16

    Tingkatkan Laporan Keberlanjutan, LindungiHutan dan BATS Consulting Gelar Green Skilling Edisi ke-16

    Semarang, 13 Maret 2025 – Dalam upaya mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keberlanjutan, LindungiHutan berkolaborasi dengan BATS Consulting mengadakan Green Skilling bertajuk “Dari Sustainability Report ke ESG Excellence: Peran Assurance AA1000 dalam ESG Rating“. Kegiatan ini akan berlangsung secara daring pada 19 Maret 2025, pukul 13.00 WIB.

    Standar pengukuran AA1000 yang dikembangkan oleh AccountAbility menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan untuk meningkatkan transparansi dan membangun kepercayaan dengan investor serta regulator pada laporan keberlanjutan.

    Dalam pengukuran ini, tidak hanya memastikan keakuratan data yang dilaporkan organisasi, tetapi juga mengevaluasi kegiatan organisasi sehingga menghasilkan dampak yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Dalam Green Skilling edisi ke-16 akan membahas seputar:

    1. Konsep dan prinsip utama Assurance AA1000 dalam laporan keberlanjutan

    2. Manfaat penerapan Assurance AA1000 dalam meningkatkan kredibilitas perusahaan

    3. Perbedaan antara Assurance AA1000 laporan keberlanjutan dan audit laporan keuangan

    4. Tahapan pelaksanaan Assurance AA1000 serta persiapan yang diperlukan

    Dalam kegiatan, menghadirkan Brian Pramudita, CEO BATS Consulting sekaligus Sekretaris Jenderal Association of Carbon Emission Experts Indonesia (ACEXI) sebagai pembicara dan akan dimoderatori oleh Giordano Rizky Indra Kusuma, Business Development Manager BATS Consulting sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal ACEXI.

    Agenda ini menjadi kesempatan berharga bagi perusahaan dan profesional di bidang keberlanjutan untuk memperoleh wawasan yang lebih mendalam dan menerapkannya dalam praktik bisnis mereka.

    Jangan lewatkan kesempatan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas perusahaan, ikuti kegiatannya dengan mendaftar melalui https://tinyurl.com/greenskillinglh16.

  • KAI Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Angkutan Perkebunan dan Pupuk dengan KA Meningkat

    KAI Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Angkutan Perkebunan dan Pupuk dengan KA Meningkat

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui peningkatan angkutan komoditas strategis seperti hasil perkebunan dan pupuk. Sepanjang Januari hingga Februari 2025, angkutan hasil perkebunan yang diangkut oleh KAI mencapai 110.558 ton, naik 2% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 108.148 ton. Sementara itu, angkutan pupuk mengalami lonjakan signifikan dari 1.675 ton pada Januari-Februari 2024 menjadi 5.190 ton pada periode yang sama di tahun 2025 atau sebesar 210%.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan angkutan ini mencerminkan peran penting KAI dalam menjaga rantai pasok komoditas pertanian dan perkebunan.

    “Sebagai moda transportasi yang efisien dan ramah lingkungan, KAI terus berupaya memastikan kelancaran distribusi hasil perkebunan dan pupuk ke berbagai daerah. Ini adalah langkah konkret kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Anne.

    Peningkatan angkutan hasil perkebunan pada Januari 2025 mencapai 59.548 ton, naik dibandingkan Januari 2024 yang sebanyak 54.829 ton. Komoditas hasil perkebunan yang diangkut KAI meliputi kelapa sawit untuk minyak goreng, tebu untuk gula, serta kopi dan kakao yang merupakan bahan baku industri makanan dan minuman. Distribusi yang efisien melalui moda kereta api memungkinkan ketersediaan komoditas ini tetap terjaga dengan baik di seluruh Indonesia.

    Sementara itu, angkutan pupuk mengalami peningkatan signifikan. Pada Januari 2025, KAI mengangkut 3.810 ton pupuk, naik drastis dibandingkan Januari 2024 yang hanya 690 ton. Begitu juga pada Februari 2025, angkutan pupuk mencapai 1.380 ton, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 985 ton. Peningkatan ini menunjukkan komitmen KAI dalam mendukung sektor pertanian dengan memastikan ketersediaan pupuk yang sangat penting bagi produktivitas pertanian di berbagai wilayah.

    Ketahanan pangan nasional tidak hanya bergantung pada produksi pangan, tetapi juga pada sistem distribusi yang efisien. Keandalan moda transportasi kereta api memungkinkan pasokan komoditas pangan dan pertanian tetap stabil, terutama dalam menghadapi tantangan kondisi jalan raya yang sering kali menjadi kendala bagi transportasi darat lainnya.

    Selain itu, distribusi hasil perkebunan dan pupuk yang efisien juga berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada impor pangan. Dengan memastikan komoditas lokal dapat terdistribusi dengan baik, ketahanan pangan nasional semakin kuat dan stabilitas harga dapat lebih terjaga. Hal ini sekaligus mendorong kesejahteraan petani dan pelaku usaha di sektor pertanian dan perkebunan.

    Sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi distribusi pangan, KAI terus mengembangkan layanan logistiknya. Investasi dalam infrastruktur dan teknologi dilakukan agar layanan angkutan barang semakin optimal. KAI juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan perkebunan dan produsen pupuk, guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat waktu. Dengan sistem transportasi yang terencana dan terintegrasi, KAI mampu memberikan solusi logistik yang lebih ekonomis dan berkelanjutan bagi sektor pertanian dan perkebunan nasional.

    “Sebagai BUMN yang memiliki peran strategis dalam sektor transportasi, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan angkutan barang. Dengan berbagai inovasi dan optimalisasi sistem logistik, KAI berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha di sektor perkebunan dan pertanian,” tutup Anne.

  • Energy Academy Luncurkan Training POPAL: Mewujudkan Pengolahan Air Limbah Berkelanjutan bagi Industri

    Energy Academy Luncurkan Training POPAL: Mewujudkan Pengolahan Air Limbah Berkelanjutan bagi Industri

    Di tengah meningkatnya aktivitas industri, pengelolaan air limbah menjadi salah satu aspek vital yang harus mendapatkan perhatian serius. Pengolahan air limbah yang tidak efektif tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu keberlangsungan operasional perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi setiap pelaku industri untuk memiliki tenaga kerja yang kompeten dalam mengelola dan mengoperasikan instalasi pengolahan air limbah. Energy Academy memahami hal ini dan menghadirkan program inovatif berupa Training Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL) untuk mendukung pengolahan air limbah yang berkelanjutan bagi industri.

    Latar Belakang Pengelolaan Air Limbah

    Industri modern, baik di sektor pertambangan, migas, manufaktur, maupun sektor lainnya, menghasilkan limbah cair yang harus dikelola dengan hati-hati. Air limbah yang dihasilkan sering mengandung zat berbahaya yang jika dilepaskan tanpa pengolahan yang tepat, dapat mencemari sungai, danau, dan air tanah. Dampak pencemaran ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat serta mengganggu stabilitas ekosistem.

    Untuk menghadapi tantangan tersebut, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan berbagai regulasi yang mengatur pengelolaan air limbah. Salah satu dasar hukum penting dalam hal ini adalah Peraturan Pemerintah RI No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Air Limbah, yang mengharuskan setiap perusahaan untuk menerapkan sistem pengolahan air limbah yang efektif. Selain itu, standar kompetensi juga diatur melalui Keputusan Menteri Tenaga Kerja (KEPMENAKER) Nomor 191 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PERMENLHK) Nomor P.5/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018. Regulasi-regulasi ini menetapkan bahwa setiap perusahaan yang menghasilkan air limbah harus mempekerjakan tenaga kerja yang bersertifikat, sehingga pengelolaan air limbah dapat dilakukan secara profesional dan ramah lingkungan.

    Pentingnya Training POPAL

    Training Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL) hadir sebagai solusi strategis untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Program pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan para profesional agar dapat merancang, mengoperasikan, dan mengoptimalkan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dengan standar tinggi. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya dapat memenuhi persyaratan hukum, tetapi juga menjaga keberlanjutan operasional dan reputasi mereka di mata publik.

    Pelatihan ini sangat penting karena:

    Lingkungan kerja yang aman dan bersih merupakan kunci peningkatan produktivitas.Pengelolaan air limbah yang efektif membantu perusahaan menghindari sanksi hukum dan denda administratif.Tenaga kerja yang kompeten menjadi modal berharga untuk inovasi dan efisiensi operasional.

    Dasar Hukum Pelatihan POPAL

    Program Training POPAL ini diselenggarakan dengan mengacu pada dasar hukum yang telah ditetapkan pemerintah. Salah satunya adalah Keputusan Menteri Tenaga Kerja (KEPMENAKER) Nomor 191 Tahun 2019 yang mensyaratkan setiap perusahaan yang menghasilkan air limbah untuk mempekerjakan tenaga kerja yang telah bersertifikat kompetensinya oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Selain itu, pelatihan ini juga mengacu pada PERMENLHK Nomor P.5/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018, yang menetapkan standar dan sertifikasi kompetensi bagi Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah.

    Dengan dasar hukum ini, para peserta Training POPAL dipersiapkan untuk memenuhi standar nasional dalam pengelolaan air limbah, sehingga setiap tindakan yang diambil sesuai dengan regulasi yang berlaku dan mendukung upaya perlindungan lingkungan.

    Tujuan Pelatihan POPAL

    Training POPAL di Energy Academy dirancang untuk mencapai beberapa tujuan utama. Program ini tidak hanya bertujuan untuk mengajarkan teknik operasional instalasi pengolahan air limbah, tetapi juga untuk membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kualitas lingkungan melalui pengelolaan limbah yang efektif.

    Tujuan utama pelatihan ini adalah agar peserta dapat memahami potensi pencemaran air yang dihasilkan oleh berbagai kegiatan industri, mengidentifikasi karakteristik pencemaran tersebut, dan menerapkan prosedur operasional yang sesuai. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat menjalankan peran sebagai Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah dengan baik, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pengelolaan air limbah yang ramah lingkungan.

    Materi Pelatihan POPAL

    Materi pelatihan Training POPAL disusun secara komprehensif agar peserta mendapatkan pemahaman yang mendalam serta keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lapangan. Materi yang disampaikan meliputi:

    Pembelajaran mengenai penilaian tingkat pencemaran air limbah merupakan bagian awal yang krusial. Peserta akan diajarkan bagaimana cara mengukur dan menilai kualitas air limbah yang dihasilkan oleh proses industri, serta menentukan apakah air limbah tersebut memenuhi standar yang telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah RI No. 82 Tahun 2001.

    Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pelatihan tentang pengoperasian instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Materi ini mencakup penjelasan mengenai berbagai teknologi pengolahan air, mulai dari sistem fisika, kimia, hingga biologi, serta cara mengoperasikan peralatan tersebut agar kinerja IPAL optimal.

    Pelatihan juga memfokuskan pada perawatan instalasi pengolahan air limbah. Peserta akan mempelajari teknik pemeliharaan rutin, prosedur pencegahan kerusakan, serta langkah-langkah perbaikan jika terjadi kegagalan sistem. Aspek ini penting untuk memastikan bahwa IPAL dapat beroperasi secara berkelanjutan dan efisien.

    Modul lain yang tidak kalah penting adalah identifikasi bahaya dalam pengolahan air limbah. Di sini, peserta akan diajarkan cara mengidentifikasi potensi risiko yang mungkin timbul selama proses pengolahan, serta cara melakukan tindakan K3 untuk meminimalisir bahaya tersebut. Materi ini diintegrasikan dengan penerapan prosedur keselamatan kerja yang harus selalu dipatuhi oleh setiap operator.

    Selain itu, pelatihan mencakup pembuatan laporan kegiatan pengelolaan air limbah. Penyusunan laporan ini sangat penting sebagai dokumentasi internal dan sebagai syarat administratif untuk memenuhi regulasi lingkungan. Peserta belajar cara menyusun laporan secara sistematis, menyajikan data analisis, serta mengusulkan perbaikan jika diperlukan.

    Penerapan perizinan juga menjadi bagian dari materi pelatihan. Mengingat setiap instalasi pengolahan air limbah harus memiliki izin operasional yang sesuai, peserta akan diberikan pemahaman mengenai prosedur pengurusan perizinan serta tata cara komunikasi dengan instansi pemerintah terkait.

    Metodologi Pembelajaran di Energy Academy

    Energy Academy mengimplementasikan metode pembelajaran yang interaktif dan aplikatif untuk Training POPAL. Materi disampaikan melalui kombinasi ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan praktikum di lapangan. Pendekatan blended learning memungkinkan peserta untuk belajar secara tatap muka maupun daring, sehingga fleksibilitas waktu dan akses materi dapat terjaga dengan baik.

    Simulasi langsung di lingkungan IPAL dan studi kasus nyata membantu peserta memahami kondisi operasional yang sebenarnya. Evaluasi dilakukan melalui tes tertulis dan praktik, yang nantinya menjadi dasar untuk mengikuti uji kompetensi BNSP.

    Proses Sertifikasi BNSP

    Setelah menyelesaikan semua modul pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi yang dirancang berdasarkan standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Proses uji kompetensi ini meliputi penilaian aspek teori dan praktik, untuk memastikan bahwa peserta benar-benar menguasai seluruh materi pelatihan.

    Peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat resmi yang diakui secara nasional. Sertifikat BNSP tersebut merupakan bukti bahwa tenaga kerja yang telah mengikuti Training POPAL telah memenuhi standar kompetensi kerja yang ditetapkan oleh pemerintah. Dengan demikian, sertifikasi ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri peserta, tetapi juga memperkuat reputasi profesional di mata industri dan regulator.

    Manfaat Pelatihan bagi Peserta dan Perusahaan

    Pelatihan Training POPAL memiliki berbagai manfaat yang signifikan bagi peserta maupun perusahaan. Dengan mengikuti program ini, peserta akan mendapatkan pengetahuan mendalam mengenai pengelolaan dan pengoperasian instalasi pengolahan air limbah, sehingga mampu berkontribusi pada pengurangan pencemaran air. Perusahaan yang menerapkan sistem pengolahan air limbah yang efektif dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko sanksi administratif, dan menjaga reputasi sebagai perusahaan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

    Bagi peserta, kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan akan membuka peluang pengembangan karier yang lebih baik. Keahlian dalam mengoperasikan IPAL dan menerapkan prosedur K3 di bidang pengelolaan air limbah menjadi modal penting dalam industri yang sangat kompetitif. Sertifikasi BNSP yang diperoleh juga memberikan nilai tambah dalam portofolio profesional, sehingga meningkatkan daya saing di pasar tenaga kerja.

    Tantangan dan Prospek di Masa Depan

    Dalam menghadapi perkembangan industri yang pesat, pengelolaan air limbah semakin dituntut untuk dilakukan secara berkelanjutan dan inovatif. Teknologi pengolahan air terus berkembang, dan perusahaan harus mampu beradaptasi dengan perubahan ini agar dapat memenuhi target efisiensi dan kelestarian lingkungan. Tantangan ini membuka peluang bagi para profesional yang telah bersertifikasi untuk mengambil peran strategis dalam mengoptimalkan operasional IPAL, mengintegrasikan teknologi terbaru, dan meningkatkan standar keselamatan kerja.

    Pelatihan Training POPAL di Energy Academy memberikan bekal bagi peserta untuk terus mengembangkan diri melalui pembelajaran berkelanjutan dan partisipasi dalam forum industri. Prospek karier di bidang pengelolaan air limbah sangat menjanjikan, terutama karena semakin banyak perusahaan yang menekankan pentingnya tata kelola lingkungan yang baik. Dengan sertifikasi BNSP, lulusan program ini akan memiliki nilai jual tinggi dan dapat berkontribusi pada keberlanjutan industri yang ramah lingkungan.

    Kesimpulan

    Training Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL) yang diluncurkan oleh Energy Academy adalah inisiatif strategis untuk mewujudkan pengolahan air limbah berkelanjutan bagi industri. Program pelatihan ini disusun berdasarkan dasar hukum, seperti KEPMENAKER Nomor 191 Tahun 2019 dan PERMENLHK Nomor P.5/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018, serta mengacu pada Peraturan Pemerintah RI No. 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan air limbah. Dengan metode pembelajaran interaktif dan pendekatan praktis, peserta dipersiapkan untuk mengoperasikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) secara efektif, melakukan perawatan rutin, serta menanggulangi potensi risiko yang muncul.

    Sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi jaminan bahwa lulusan Training POPAL telah memenuhi standar kompetensi nasional dan siap berkontribusi pada upaya pengelolaan air limbah yang ramah lingkungan. Bagi perusahaan, memiliki tenaga kerja yang bersertifikasi meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, mengurangi risiko operasional, dan membangun reputasi sebagai pelaku usaha yang bertanggung jawab. Sementara itu, bagi para profesional, keahlian di bidang pengolahan air limbah membuka peluang karier yang lebih luas dan memberikan nilai tambah yang signifikan di pasar tenaga kerja.

    Dengan adanya Training POPAL, diharapkan perusahaan dapat menjalankan operasional dengan lebih efisien, meminimalkan dampak pencemaran, dan menjaga lingkungan agar tetap lestari. Jika Anda tertarik untuk meningkatkan kompetensi dan mendapatkan sertifikasi dalam pengelolaan air limbah, kunjungi Training Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL) di Energy Academy. Bersama, kita wujudkan masa depan industri yang lebih bersih, aman, dan berkelanjutan.