Blog

  • Ripple Menang Lawan SEC, Apakah IPO Jadi Langkah Selanjutnya?

    Ripple Menang Lawan SEC, Apakah IPO Jadi Langkah Selanjutnya?

    Ripple akhirnya memenangkan pertempuran panjang melawan SEC. Setelah bertahun-tahun menghadapi tekanan regulasi, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) akhirnya menarik bandingnya. Keputusan ini menandai titik balik besar bagi Ripple dan XRP, yang langsung mendapat respons positif dari pasar. 

    Namun, kemenangan ini justru memunculkan pertanyaan baru: Apakah Ripple akan segera melantai di bursa melalui IPO, atau ada strategi lain yang lebih diprioritaskan? Dengan posisi yang semakin kuat, langkah berikutnya Ripple bisa menjadi penentu masa depan perusahaan dan XRP di industri crypto.

    SEC Tarik Banding, Ripple Semakin Unggul

    Setelah lebih dari empat tahun, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) resmi menghentikan banding terhadap Ripple. Namun, meskipun SEC mundur, Ripple masih menghadapi denda sebesar $125 juta serta putusan yang menyatakan bahwa penjualan institusional XRP dianggap sebagai sekuritas.

    Keputusan Hakim Analisa Torres pada Agustus 2023 tetap berlaku, di mana:

    XRP di pasar sekunder bukan sekuritas.

    XRP yang dijual kepada investor institusional dianggap sebagai sekuritas.

    Pasar merespons berita ini dengan positif. Harga XRP melonjak hampir 11% ke $2,52, mencerminkan optimisme investor terhadap masa depan Ripple.

    Saat artikel ini ditulis, nilai tukar XRP USDT berada di level $2.4689, naik 7.65 persen dalam 24 jam terakhir. 

    Ripple Pegang Kendali Atas Kasus Ini

    CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menegaskan bahwa dengan mundurnya SEC, Ripple kini bisa menentukan strategi berikutnya. Dalam wawancara dengan Bloomberg, ia mengungkapkan:

    Garlinghouse juga mengungkapkan bahwa sejak kasus ini dimulai pada Desember 2020, Ripple telah menghabiskan lebih dari $150 juta untuk biaya hukum. Ia menilai strategi SEC selama ini adalah bentuk tekanan hukum terhadap industri kripto. Namun, dengan mundurnya SEC, Ripple kini memiliki lebih banyak ruang untuk berkembang.

    IPO Ripple: Apakah Akan Segera Terwujud?

    Setelah kemenangan ini, banyak yang berspekulasi bahwa Ripple akan segera melantai di bursa saham melalui IPO. Namun, Garlinghouse menegaskan bahwa IPO bukan prioritas utama saat ini.

    Tidak seperti banyak perusahaan yang melakukan IPO untuk mencari pendanaan, Ripple telah berkembang secara organik tanpa perlu dana tambahan dari publik. Sebaliknya, Ripple saat ini lebih fokus pada ekspansi dan akuisisi strategis untuk memperkuat ekosistemnya.

    Ripple dan Ambisinya di Pasar Stablecoin

    Salah satu fokus utama Ripple saat ini adalah memperluas bisnis di sektor stablecoin. Ripple telah meluncurkan RLUSD, stablecoin yang ditargetkan masuk dalam lima besar stablecoin terbesar di pasar sebelum akhir tahun.

    Menurut Garlinghouse, pasar stablecoin saat ini bernilai $230 miliar dan memiliki potensi untuk tumbuh 10 kali lipat dalam lima tahun ke depan. Ripple ingin menjadi pemain utama dalam pertumbuhan ini dengan memanfaatkan keunggulan teknologinya.

    Selain itu, bank-bank besar AS yang sebelumnya skeptis terhadap kripto kini mulai melirik sektor ini, terutama untuk layanan kustodi kripto dan infrastruktur pembayaran. Ini membuka peluang bagi Ripple untuk memperluas pengaruhnya di dunia keuangan tradisional.

    Kesimpulan

    Dengan berakhirnya sebagian besar pertempuran hukumnya, Ripple kini berada di posisi yang lebih kuat untuk berkembang. Namun, pertanyaannya, apakah IPO akan menjadi langkah selanjutnya?

    Meskipun bukan prioritas saat ini, Ripple terus memperluas bisnisnya melalui akuisisi dan ekspansi ke sektor stablecoin. Dengan semakin jelasnya regulasi, perusahaan ini berpotensi menjadi pemimpin dalam infrastruktur blockchain global.

    Bagi investor yang ingin mengikuti pergerakan XRP dan aset crypto lainnya, Bittime sebagai aplikasi investasi kripto terpercaya di Indonesia menyediakan akses mudah untuk trading jual beli XRP serta aset digital lainnya. Pantau terus perkembangan pasar dan manfaatkan peluang terbaik dalam dunia crypto.

  • Update XRP vs SEC: Kemenangan Ripple dan Dampaknya bagi Investor Kripto

    Update XRP vs SEC: Kemenangan Ripple dan Dampaknya bagi Investor Kripto

    Setelah bertahun-tahun bertarung dengan SEC, Ripple akhirnya mendapat kabar baik. SEC resmi mencabut bandingnya terhadap Ripple, memberikan angin segar bagi XRP. Harga XRP sempat naik, tetapi masih belum menembus level tertinggi Januari 2025. Sementara itu, Ripple mempertimbangkan banding balik untuk menantang beberapa keputusan pengadilan.

    SEC Menghentikan Banding, Ripple di Posisi Menguntungkan

    Pada 19 Maret 2025, SEC secara resmi menarik bandingnya dalam kasus Ripple, yang selama ini menjadi penghalang besar bagi pertumbuhan XRP.

    CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyebut ini sebagai kemenangan besar bagi industri crypto. Pengacara Bill Morgan menegaskan bahwa keputusan ini mengonfirmasi bahwa XRP bukan sekuritas, dan perdagangan di pasar sekunder tetap legal.

    Sebelumnya, SEC mengajukan banding pada Januari, bertepatan dengan kepergian Ketua SEC Gary Gensler. Berbeda dengan 2020, kebijakan regulasi saat ini lebih terbuka terhadap inovasi, terutama setelah adanya perubahan di pemerintahan AS yang pro-kripto.

    XRP Menguat, tetapi Belum Mencapai Puncaknya

    XRP mengalami kenaikan hingga $2,5944 setelah kabar ini, namun masih di bawah puncak Januari 2025 di $3,3999. Saat artikel ini ditulis, harga XRP USDT berada di level $2.4689, naik 7.65 persen dalam 24 jam terakhir. 

    Chief Legal Officer Ripple, Stuart Alderoty, menyatakan bahwa perusahaan kini sedang mengevaluasi langkah berikutnya, termasuk kemungkinan banding balik terhadap beberapa keputusan yang dinilai kurang menguntungkan.

    Ripple Bisa Mengajukan Banding Balik

    Pada Oktober 2024, Ripple mengajukan banding balik untuk meninjau putusan yang mengharuskannya membayar denda $125 juta. Ada beberapa opsi yang bisa diambil Ripple:

    Melanjutkan banding balik untuk membatalkan denda dan batasan dari SEC.

    Membatalkan banding, tetapi berusaha menegosiasikan pengurangan denda.

    Mencapai kesepakatan dengan SEC tanpa mengubah keputusan pengadilan.

    Membayar denda dan melanjutkan operasional seperti biasa.

    Keputusan Ripple dalam beberapa bulan ke depan akan berpengaruh pada harga XRP.

    Potensi ETF Spot XRP

    Penarikan banding oleh SEC meningkatkan peluang disetujuinya ETF Spot XRP. Sejak awal 2024, ETF Bitcoin telah menarik dana institusi hingga $35,6 miliar, yang mendorong kenaikan harga BTC. Jika ETF XRP disetujui, permintaan institusional bisa meningkat, berpotensi mendorong harga lebih tinggi.

    Namun, jika masih ada ketidakjelasan regulasi, persetujuan ETF bisa tertunda, dan harga XRP bisa tetap bergerak terbatas.

    Bitcoin Naik ke $87K di Tengah Kebijakan The Fed

    Bitcoin juga mengalami kenaikan setelah The Fed mempertahankan suku bunga di 3,9% dan menyesuaikan proyeksi ekonomi 2025. Nilai tukar BTC USDT saat ini di market Bittime terpantau berada di kisaran 85.685,25, naik 3.23% dalam 24 jam terkahir. 

    Investor melihat crypto sebagai alternatif investasi di tengah ketidakpastian ekonomi, yang mendorong permintaan terhadap aset digital.

    Kesimpulan: Ke Mana Arah XRP?

    Meskipun SEC telah menarik bandingnya, beberapa faktor masih akan memengaruhi pergerakan XRP:

    Langkah Ripple Selanjutnya: Jika banding balik berhasil, XRP bisa naik lebih tinggi.

    Persetujuan ETF Spot: Jika ETF disetujui, harga bisa bergerak lebih agresif.

    Kondisi Ekonomi Global: Ketidakpastian ekonomi bisa menekan harga XRP dalam jangka pendek.

    Keputusan Ripple dalam waktu dekat akan menjadi faktor penting dalam pergerakan harga XRP ke depan.

    Bittime sebagai aplikasi investasi kripto terpercaya di Indonesia memberikan akses mudah untuk trading jual beli XRP serta aset lainnya. Pastikan untuk selalu mengikuti berita terbaru dan memanfaatkan peluang yang ada di pasar crypto dengan strategi yang tepat. 

    Disclaimer

    Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

  • KAI Dorong Peningkatan TKDN: Investasi Rp10,79 Triliun untuk Pengadaan Sarana KA di PT INKA

    KAI Dorong Peningkatan TKDN: Investasi Rp10,79 Triliun untuk Pengadaan Sarana KA di PT INKA

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri dalam negeri melalui investasi strategis terhadap produk-produk yang memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tinggi. Salah satu langkah konkret KAI Group dalam mendukung industri perkeretaapian nasional adalah melalui kerja sama dengan PT INKA (Persero) dengan total investasi mencapai Rp10,79 triliun.

    Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan bahwa investasi ini merupakan langkah strategis untuk jangka panjang, guna memenuhi kebutuhan layanan transportasi kereta api yang terus berkembang.

    “Investasi ini merupakan yang terbesar untuk pengadaan sarana perkeretaapian dan menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Dengan meningkatnya jumlah penumpang serta kebutuhan angkutan barang, modernisasi dan penambahan sarana menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Didiek.

    Lebih lanjut, Didiek menambahkan bahwa investasi ini juga sejalan dengan kebutuhan atas Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) KAI 2025-2029 yang menargetkan pertumbuhan volume penumpang dan angkutan barang.

    “Kami proyeksikan volume penumpang jarak jauh meningkat sebesar 10,6%, sementara penumpang KA lokal diperkirakan naik 9,9%. Untuk angkutan barang, kami melihat potensi peningkatan dari proyek Sumbagsel sebesar 27,8 juta ton, Tarahan II sebesar 18,0 juta ton, dan ekspansi Kertapati sebesar 7,0 juta ton. Dengan investasi ini, kami berharap dapat memenuhi kebutuhan transportasi nasional yang lebih efisien dan berkelanjutan,” jelasnya.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba pada kesempatan terpisah mengatakan bahwa investasi ini merupakan wujud nyata KAI Group dalam mengutamakan produk-produk dalam negeri untuk pengadaan sarana perkeretaapian. Salah satu investasi besar KAI Group dengan PT INKA adalah pengadaan 612 unit Kereta SS New Generation untuk program Replacement Tahun 2023-2026. Pengadaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan KAI kepada pelanggan dengan menghadirkan rangkaian kereta yang lebih modern dan nyaman. Total nilai kontrak pengadaan Kereta SS New Generation mencapai Rp5,5 triliun.

    Selain itu, KAI juga melakukan pengadaan 10 unit kereta luxury dengan kapasitas 26 kursi. KAI juga mengalokasikan satu unit kereta luxury tambahan sebagai cadangan untuk perawatan. Total nilai kontrak pengadaan kereta luxury ini mencapai Rp161,16 miliar.

    KAI Group melalui anak usahanya, KAI Commuter juga turut berkontribusi dalam peningkatan TKDN melalui pengadaan sarana Commuter Line. KAI Commuter telah menjalin kerja sama dengan PT INKA (Persero) untuk pengadaan sarana Commuter Line baru dan retrofit dengan total investasi mencapai Rp4,07 triliun.

    “Investasi pengadaan sarana Commuter Line baru mencakup 16 rangkaian dengan total nilai hampir Rp3,83 triliun. Sementara itu, investasi pengadaan sarana Commuter Line retrofit mencakup 2 rangkaian dengan total nilai lebih dari Rp238,63 miliar. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat layanan Commuter Line yang lebih modern dan efisien,” jelas Anne.

    Tidak hanya untuk layanan penumpang, KAI juga berinvestasi dalam pengadaan sarana angkutan barang. Salah satu bentuk investasi tersebut adalah pengadaan 1.125 unit gerbong datar BM 54 Ton untuk angkutan barang di Sumatera Selatan. Investasi ini memiliki nilai sebesar Rp1,05 triliun dan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi serta kapasitas angkutan barang terutama batu bara sebagai sumber pasokan energi listrik nasional.

    Sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan kepada pelanggan, KAI juga terus melakukan modernisasi sarana. Selain pengadaan kereta baru, Balai Yasa KAI juga aktif melakukan modifikasi dan upgrade sistem pada kereta eksisting agar lebih nyaman dan efisien. Dengan berbagai inovasi ini, KAI berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan dan nyaman bagi para pelanggan.

    “Kerja sama dengan PT INKA ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan TKDN dan kemandirian industri manufaktur perkeretaapian nasional. Diharapkan investasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi KAI Group tetapi juga menjadi motor penggerak bagi kemajuan industri perkeretaapian nasional ke depan,” tutup Anne.

  • MicroStrategy Jual Saham Sebagian Besar Demi Tambah Kepemilikan Bitcoin

    MicroStrategy Jual Saham Sebagian Besar Demi Tambah Kepemilikan Bitcoin

    Perusahaan perangkat lunak, yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, bermaksud menggunakan hasil dari penawaran yang akan datang untuk tujuan korporat umum, termasuk akuisisi Bitcoin dan modal kerja. Penawaran ini, yang akan dipatok harga akhir pekan ini setelah roadshow yang terdiri dari pertemuan satu lawan satu pada hari Selasa dan Rabu, akan membawa tingkat dividen tetap sebesar 10% per tahun. Lembaga keuangan terkemuka, termasuk Morgan Stanley, Barclays Plc, Citigroup Inc., dan Moelis & Co., bertindak sebagai bookrunners untuk penawaran ini, yang tidak akan diberi peringkat.

    Penerbitan ini mengikuti pembelian Bitcoin senilai $10,7 juta oleh perusahaan tersebut. Ke depannya, perusahaan berencana untuk menerbitkan hingga $21 miliar saham preferen untuk mengakuisisi lebih banyak aset kripto sebagai bagian dari inisiatif pertumbuhan strategisnya.

    Michael Saylor, Ketua Eksekutif MicroStrategy (Nasdaq: MSTR), baru-baru ini membagikan rincian mengenai pembelian Bitcoin (BTC) perusahaan intelijen perangkat lunak tersebut sepanjang tahun 2024. Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, Saylor mengungkapkan pencapaian besar perusahaan dalam hal pertumbuhan kepemilikan Bitcoin, serta dampaknya terhadap nilai pemegang saham. Ia menyoroti bagaimana akuisisi Bitcoin yang konsisten sepanjang tahun telah membantu perusahaan memperkuat posisi keuangannya di pasar cryptocurrency.

    Sepanjang tahun 2024, MicroStrategy berhasil membeli total 258.320 BTC, yang bernilai sekitar USD 22,07 miliar, dengan harga rata-rata sekitar USD 85.450 per BTC. Pembelian ini berkontribusi besar terhadap hasil yang signifikan, dengan MicroStrategy mencatatkan Hasil BTC sebesar 74,3%. Perusahaan memulai tahun 2024 dengan 189.150 BTC, dan berkat strategi akuisisi yang agresif, mereka berhasil menambah 140.630 BTC sepanjang tahun, setara dengan 385 BTC per hari. Ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus memperbesar portofolio Bitcoin mereka.

    Saylor juga menekankan bahwa langkah-langkah ini berpotensi memberikan keuntungan jangka panjang bagi pemegang saham MicroStrategy. Dengan strategi pembelian Bitcoin yang konsisten dan terencana, perusahaan berharap dapat meraih keuntungan yang signifikan seiring dengan terus berkembangnya pasar aset kripto. Keputusan untuk menambah kepemilikan Bitcoin ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang perusahaan untuk memanfaatkan potensi pertumbuhan nilai BTC, yang diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan di masa depan.

    Jika dihitung dalam nilai Rupiah, total pembelian Bitcoin yang dilakukan MicroStrategy senilai USD 22,07 miliar setara dengan sekitar Rp 357,7 triliun. Michael Saylor mengungkapkan bahwa dengan harga Bitcoin yang mencapai USD 100.000 per BTC, nilai yang diciptakan untuk pemegang saham pada tahun ini diperkirakan sebesar USD 14,06 miliar atau sekitar Rp 227,9 triliun. Hal ini menunjukkan hasil yang signifikan, dengan pencapaian sekitar USD 38,5 juta atau setara dengan Rp 609,7 miliar per hari. Ini menggambarkan strategi investasi agresif yang terus diterapkan oleh MicroStrategy dalam meningkatkan nilai kepemilikan Bitcoin mereka.

    Akuisisi Bitcoin yang terus dilakukan oleh MicroStrategy mencerminkan komitmen perusahaan untuk memanfaatkan potensi besar dari aset digital tersebut sebagai bagian dari strategi pertumbuhannya. Pada 6 Januari 2025, perusahaan mengumumkan pembelian 1.070 BTC seharga USD 101 juta (sekitar Rp 1,6 triliun) dengan harga per BTC sebesar USD 94.004. Ini berhasil menghasilkan BTC Yield sebesar 48,0% pada kuartal IV 2024 dan 74,3% untuk seluruh tahun 2024, yang semakin memperkuat posisi MicroStrategy sebagai salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia.

    Lebih lanjut, perusahaan ini juga meluncurkan “Rencana 21/21” pada Oktober 2024, sebuah strategi ambisius untuk mengumpulkan dana sebesar USD 42 miliar dalam waktu tiga tahun. Rencana ini mencakup USD 21 miliar yang akan diperoleh melalui penawaran ekuitas dan tambahan USD 21 miliar (sekitar Rp 340,4 triliun) melalui sekuritas pendapatan tetap. Saylor memproyeksikan bahwa nilai Bitcoin dapat mencapai USD 13 juta pada tahun 2045 dalam skenario dasar, dengan estimasi nilai bearish sebesar USD 3 juta dan proyeksi bullish sebesar USD 49 juta per BTC, menandakan potensi besar yang dimiliki oleh Bitcoin sebagai aset investasi jangka panjang.

    Pergerakan harga Bitcoin dan Aset kripto lainnya, Saham Amerika Serikat, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

  • Kripto Jadi Alternatif Pilihan Investasi di Tengah Lesunya Pasar Saham

    Kripto Jadi Alternatif Pilihan Investasi di Tengah Lesunya Pasar Saham

    Jakarta, 20 Maret 2025 – Pasar saham Indonesia, yang tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), mengalami fluktuasi signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, sempat terjadi trading halt setelah IHSG anjlok lebih dari 5%ke level 6.076,08 pada 18 Maret 2025.

    Meski demikian, IHSG mampu bangkit kembali ke zona hijau setelah adanya penguatan nilai tukar rupiah. Kondisi ini mendorong investor untuk mencari alternatif investasi, salah satunya adalah aset kripto.

    Terkait kondisi ini, CMO Tokocrypto, Wan Iqbal, memberikan pandangannya bahwa dinamika pasar saham dan aset safe haven seperti emas serta Bitcoin memiliki perbedaan signifikan.

    “Bitcoin turun 5-10% dalam sehari adalah hal biasa, tetapi IHSG yang merupakan gabungan dari saham-saham perusahaan terbaik di Indonesia mengalami pergerakan 5% saja sudah berdampak besar,” ujar Iqbal.

    Ia juga menambahkan bahwa IHSG merupakan salah satu indikator utama yang mencerminkan kondisi perekonomian nasional. Pergerakan IHSG tidak hanya mencerminkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia, tetapi juga menjadi barometer stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Hal yang serupa juga berlaku bagi pasar kripto, yang semakin berkembang sebagai alternatif investasi dan memiliki korelasi dengan dinamika ekonomi global serta adopsi teknologi keuangan di Indonesia.

    “Kami berharap perekonomian Indonesia terus berkembang secara berkelanjutan, didukung oleh kebijakan yang kondusif, inovasi di sektor keuangan, serta meningkatnya literasi investasi di kalangan masyarakat,” ujarnya.

    Kripto sebagai Alternatif Diversifikasi Investasi

    Di tengah ketidakpastian pasar saham, diversifikasi aset investasi menjadi langkah yang bijak untuk menjaga stabilitas keuangan. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah pasar kripto.

    Salah satu keunggulan kripto adalah keberadaan stablecoin, yakni aset digital yang nilainya mengikuti Dolar AS atau emas. Ini memberikan kenyamanan bagi investor pemula yang ingin berinvestasi di kripto tanpa mengalami volatilitas tinggi seperti yang terjadi pada aset kripto lainnya.

    “Selain stablecoin, aset kripto dengan fundamental kuat seperti Bitcoin juga menjadi pilihan bagi investor yang ingin memulai dengan aset yang lebih stabil sebelum mengeksplorasi aset dengan volatilitas lebih tinggi. Tren ini terlihat dari semakin banyaknya investor baru yang masuk ke pasar kripto Indonesia, dimulai dengan aset-aset yang lebih aman sebelum memperluas portofolio mereka,” jelas Iqbal.

    Pertumbuhan Pasar Kripto Indonesia

    Meskipun pasar global menghadapi berbagai tantangan, industri kripto di Indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan yang positif. Data dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak dari transaksi aset kripto mencapai Rp1,21 triliun hingga Februari 2025.

    Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan yang pesat dalam transaksi aset digital sejak 2022. Jika dirinci berdasarkan tahun, penerimaan ini berasal dari Rp246,45 miliar pada 2022, Rp220,83 miliar pada 2023, Rp620,4 miliar pada 2024, dan Rp126,39 miliar pada awal 2025.

    Dari sisi transaksi, nilai perdagangan aset kripto juga mengalami lonjakan signifikan. Pada Januari 2025, nilai transaksi tercatat mencapai Rp44,07 triliun, meningkat 104,31% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp21,57 triliun. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pertumbuhan ini sebagai indikasi stabilitas pasar serta kepercayaan investor yang tetap terjaga.

    “Meskipun pasar saham mengalami tekanan, bukan berarti investor harus menghindari investasi sepenuhnya. Diversifikasi ke aset lain seperti kripto dapat menjadi strategi untuk mengurangi risiko dan menjaga stabilitas portofolio. Dengan pertumbuhan positif yang terus berlanjut, pasar kripto bisa menjadi alternatif investasi yang menarik bagi mereka yang ingin mencari peluang baru di tengah ketidakpastian ekonomi,” tutup Iqbal.

  • Kolaborasi Jadi Kunci Optimalkan UMKM agar Berkontribusi pada Pertumbuhan Ekonomi

    Kolaborasi Jadi Kunci Optimalkan UMKM agar Berkontribusi pada Pertumbuhan Ekonomi

    PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dan CNN Indonesia telah sukses menyelenggarakan Diskusi panel bertajuk “Mengoptimalkan UMKM: Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” yang merupakan bagian dari acara The Big Idea Forum di Jakarta pada Senin (17/3/2025). Acara ini dihadiri oleh 1.000 UMKM binaan Sampoerna dan menekankan pentingnya peran UMKM dalam menggerakkan ekonomi Indonesia.

    JAKARTA – PT
    HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dan CNN Indonesia telah sukses menyelenggarakan Diskusi panel bertajuk “Mengoptimalkan UMKM: Kunci
    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” yang merupakan bagian dari acara The Big
    Idea Forum
     di Jakarta pada Senin
    (17/3/2025). Acara ini dihadiri oleh 1.000 UMKM binaan Sampoerna dan menekankan
    pentingnya peran UMKM dalam menggerakkan ekonomi Indonesia.

    Diskusi panel ini menghadirkan narasumber terkemuka,
    yaitu Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman
    Abdurrahman, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, Presiden
    Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi, Direktur Bisnis Perusahaan Umum (Perum) BULOG,
    Febby Novita, Direktur Retail and Funding Distribution PT Bank
    Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., Andrijanto.

    Menteri UMKM RI,
    Maman Abdurrahman, mengapresiasi Sampoerna yang tidak hanya mendampingi tetapi
    juga menciptakan pasar bagi UMKM. Merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor
    7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan
    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, lanjut Maman, UMKM memiliki posisi strategis
    untuk memanfaatkan pasar sebesar 40% dari total pengadaan barang pemerintah
    lewat APBN.

    Langkah
    yang dilakukan Sampoerna melalui SRC menjadi contoh klaster UMKM segmen ritel
    yang sukses. Ke depan, lanjutnya, tidak tertutup kemungkinan untuk membentuk
    klaster bagi produk-produk yang dibutuhkan oleh institusi pemerintah guna
    mengoptimalkan pangsa 40% belanja pemerintah. “Apa yang dilakukan
    Sampoerna ini semakin memotivasi saya. Sampoerna sudah luar biasa, kami di
    Kementerian UMKM harus bisa lebih luar biasa lagi,” katanya.

    Pada saat yang sama, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, menyatakan
    bahwa salah satu strategi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% adalah
    dengan mendorong ekspansi pasar dalam negeri dan ekspor. Kementerian Perdagangan
    (Kemendag) memiliki tiga program utama untuk mendorong pertumbuhan pasar.
    Pertama, mengamankan pasar dalam negeri. Pasar domestik yang besar harus diisi
    oleh industri dan UMKM lokal.

    Ia mengatakan bahwa program yang dilakukan
    Sampoerna melalui Sampoerna Retail Community (SRC) dan Sampoerna
    Entrepreneurship Training Center (SETC) sangat tepat untuk memperkuat pasar
    dalam negeri. “Program-program Sampoerna ini sangat tepat karena mampu
    mengisi pasar dalam negeri,” ujarnya saat berbicara pada sesi Diskusi
    Panel.

    Mendag Budi melanjutkan, program kedua Kemendag
    adalah meningkatkan pasar ekspor. Kemendag terus berupaya membuka pasar ekspor
    baru melalui berbagai perjanjian dagang. Program ketiga adalah meningkatkan
    kemampuan UMKM untuk ekspor. Untuk bisa ekspor, UMKM harus memiliki manajemen
    dan kualitas produk yang baik serta menjamin kontinuitas produk.

    “Kami akan membantu memasarkan produk-produk
    (UMKM) tersebut untuk ekspor. Kami memiliki perwakilan perdagangan, ITPC (Indonesian
    Trade Promotion Center
    ) di 33 negara,” paparnya.

    Konsistensi Komitmen Sampoerna dan Kolaborasi dengan BUMN

    Dalam sesi diskusi panel, Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi,
    mengatakan bahwa Sampoerna tidak melupakan sejarah di mana perusahaan memulai
    usaha dari toko kelontong di Surabaya, Jawa Timur pada 1913. UMKM  memiliki peluang yang sama seperti perjalanan
    Sampoerna.

    Dalam perjalanan lebih dari satu abad itu, Sampoerna memegang teguh
    Falsafah Tiga Tangan di mana perusahaan selalu berupaya memberikan yang
    terbaik, tidak hanya bagi konsumen dewasa, tetapi juga karyawan, mitra usaha,
    pemegang saham, serta masyarakat luas, termasuk pelaku UMKM. “Setelah
    melakukan pembinaan UMKM, baik melalui SRC maupun SETC untuk ekspor dan
    lainnya, kami belajar bahwa yang paling penting adalah optimisme. Dengan
    optimisme, banyak hal bisa dicapai, dan UMKM harus memulainya dari suatu titik awal,”
    katanya.

    Sampoerna, melalui program SRC, memberikan inspirasi, melatih, memfasilitasi
    dan menyediakan aplikasi digital sehingga bisa membantu UMKM tumbuh berkembang.
    Ia berharap melalui konsistensi pendampingan, pelatihan, dan kolaborasi dengan
    berbagai pihak, UMKM, khususnya toko kelontong, bisa tumbuh menjadi lebih maju.

    Berkat ekosistem digital AYO by SRC yang tersebar di seluruh Indonesia,
    peluang kolaborasi menjadi lebih mudah. Salah satunya adalah dengan Perum BULOG
    untuk program “Rumah Pangan Kita,” yang bertujuan meningkatkan akses masyarakat
    terhadap pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau dan mendukung
    stabilitas harga pangan nasional.

    Berbagai kerja sama ini menunjukkan kekuatan jaringan SRC sebagai mitra
    strategis bagi berbagai usaha berkat jangkauannya yang luas di seluruh Indonesia dan
    dukungan digitalisasi. Melalui kolaborasi yang kuat dan dukungan berbagai
    pihak, Sampoerna terus berkomitmen untuk mendorong pengembangan UMKM di
    Indonesia.

  • Komitmen CEO PMI Jacek Olczak di Indonesia: Sampoerna Mendorong Investasi Berkelanjutan, Inovasi, dan Pengembangan UMKM demi Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

    Komitmen CEO PMI Jacek Olczak di Indonesia: Sampoerna Mendorong Investasi Berkelanjutan, Inovasi, dan Pengembangan UMKM demi Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

    Jakarta, 17 Maret 2025 – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) bekerja
    sama dengan CNN Indonesia menggelar acara The Big Idea Forum bertema “Pahlawan Ekonomi Bangsa: Kekuatan UMKM untuk
    Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8%”. Acara yang dihadiri oleh 1.000 UMKM
    binaan Sampoerna ini menggarisbawahi peran penting sektor Usaha Mikro, Kecil,
    dan Menengah (UMKM) dalam menggerakkan ekonomi Indonesia. Berbagai
    strategi pemberdayaan UMKM dibahas, menyoroti peran UMKM sebagai katalisator
    utama pertumbuhan ekonomi nasional dan pentingnya kolaborasi multisektor untuk
    mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%.

    Chief Executive Officer (CEO) Philip Morris International (PMI), Jacek
    Olczak,
    menyatakan bahwa
    Indonesia memainkan peran sentral dalam rantai pasokan global PMI dan merupakan
    salah satu tujuan utama PMI untuk investasi jangka panjang dan inovasi
    berkelanjutan. Sejak 2005, PMI telah menginvestasikan lebih dari USD 6,4 miliar
    untuk mendukung operasional Sampoerna di Indonesia, termasuk untuk bermitra
    dengan lebih dari 22.000 petani tembakau dan cengkih, menyerap lebih dari
    90.000 karyawan langsung dan tidak langsung, melibatkan lebih dari 1,5 juta
    peritel di seluruh Indonesia, serta membina lebih dari 347.000 UMKM di
    Indonesia.

    “Sampoerna telah menjadi bagian integral dari PMI, di mana saya
    menyaksikan kemampuan luar biasa Sampoerna dalam menjalankan kegiatan usaha
    yang selaras dengan target dan tujuan Pemerintah Indonesia, khususnya dalam
    investasi jangka panjang dan mendorong inovasi yang bertumpu pada ekosistem dan
    hilirisasi industri dalam negeri,” kata Jacek dalam sambutannya di Grand Ballroom, Hotel Ritz Carlton
    Pacific Place.

    Komitmen terhadap inovasi membuat PMI berada di garis depan kemajuan
    industri sekaligus berdampak positif pada perekonomian. Saat ini, PMI mengoperasikan
    16 fasilitas produksi produk tembakau inovatif bebas asap di seluruh dunia,
    termasuk Indonesia. Investasi produk bebas asap PMI di Indonesia adalah sebesar
    USD 330 juta, termasuk untuk fasilitas produksi produk tembakau inovatif bebas
    asap di Karawang, Jawa Barat, yang berorientasi ekspor di wilayah Asia Pasifik
    dan pasar domestik. Di dalam pabrik tersebut, PMI juga memiliki laboratorium
    penelitian dan pengembangan kelas dunia yang dikelola oleh 200 tenaga ahli
    Indonesia.

    “Investasi ini merupakan bukti kepercayaan PMI terhadap Indonesia.
    Saya juga mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas upaya konsisten dalam menciptakan
    iklim investasi kondusif bagi pelaku usaha dan mempromosikan stabilitas ekonomi
    yang menjamin kesejahteraan rakyat. Hal inilah yang mendorong kami untuk ikut
    berpartisipasi dalam mendukung Pemerintah dalam mengembangkan UMKM Indonesia.
    Hari ini saya sangat bangga dapat hadir ditengah 1.000 anggota SRC dan SETC
    sebagai perwakilan dari 347.000 UMKM binaan Sampoerna,” terangnya.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
    Republik Indonesia, Airlangga Hartarto,
    memberikan apresiasi tinggi kepada PMI atas
    investasinya di Indonesia dan kepada Sampoerna atas dukungannya terhadap UMKM
    di seluruh Nusantara. Menurutnya, ekonomi domestik Indonesia menunjukkan
    ketahanan yang luar biasa. Airlangga secara khusus memuji pertumbuhan pesat SRC
    yang kini telah melampaui jumlah retail modern di Tanah Air, dengan omzet yang
    juga mengalami peningkatan signifikan.

    “Beberapa tahun lalu, jumlah SRC lebih kecil dibandingkan retail
    modern. Namun, hari ini retail modern berjumlah sekitar 80.000, sementara SRC
    telah mencapai 250.000. Dari segi omzet, retail modern lebih tinggi, di atas
    Rp330 triliun, tetapi SRC akan segera mengejar dengan omzet yang sudah mencapai
    Rp236 triliun (per tahun),” ujarnya.

    Airlangga melanjutkan bahwa UMKM yang go digital seperti SRC
    telah menunjukkan hasil yang lebih baik. SRC telah mengadopsi QRIS untuk
    transaksi nontunai dan dapat memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR)
    melalui kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Pemerintah
    mengalokasikan KUR sebesar Rp300 triliun, dengan sektor perdagangan sebagai
    salah satu fokus utama. SRC dan mitra produksinya dapat memanfaatkan fasilitas
    KUR untuk mengembangkan usaha mereka.

    “Terutama KUR sektor perdagangan, ada di SRC. Kami ingin mendorong
    mitra produksi SRC agar dapat berkembang lebih jauh. Selain itu, kerja sama
    SETC dengan Kartu Prakerja akan melatih lebih banyak pengusaha UMKM di
    Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah mengapresiasi SRC dan SETC karena telah
    membantu ratusan ribu UMKM di seluruh Indonesia,” tambahnya.

    Sebagai puncak acara The Big Idea Forum, Sampoerna, melalui PT
    SRC Indonesia Sembilan, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum
    of Understanding
    /MoU) kerja sama dengan sejumlah perusahaan BUMN, yakni
    Perusahaan Umum BULOG, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pos
    Indonesia (Persero), dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). MoU ini
    menegaskan komitmen Sampoerna dalam mendukung program pemerintah, khususnya
    dalam membantu pengusaha UMKM untuk berkembang. Dengan demikian, kerja sama ini
    diharapkan dapat menciptakan dampak positif dan efek berganda yang bermanfaat
    bagi masyarakat luas.

    Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi, menyatakan bahwa penandatanganan MoU dengan empat
    mitra strategis ini merupakan bukti nyata komitmen Sampoerna untuk terus maju
    dan berkembang bersama Indonesia. “Untuk mencapai tujuan yang lebih besar,
    kolaborasi dengan berbagai pihak adalah kunci. Sinergi antara pemerintah,
    perusahaan BUMN, dan sektor swasta lainnya tidak hanya menciptakan efisiensi,
    tetapi juga memastikan ketepatan sasaran dari program-program pemerintah
    sekaligus memberdayakan UMKM,” ujarnya.

    Kerja sama ini menunjukkan kekuatan jaringan SRC sebagai mitra
    strategis bagi berbagai usaha berkat jangkauannya yang luas di seluruh
    Indonesia dan dukungan digitalisasi. Melalui upaya ini, SRC semakin memiliki
    peran strategis dalam mendorong pengembangan UMKM, bahkan sampai ke tingkat
    retail paling dasar.

    Di acara ini, Sampoerna dan CNN Indonesia mengadakan diskusi panel
    bertema “Mengoptimalkan UMKM: Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” dengan
    menghadirkan Menteri UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, Menteri
    Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, serta perwakilan dari Perusahaan
    Umum BULOG dan Bank Rakyat Indonesia. Diskusi ini bertujuan menggali strategi
    dan praktik terbaik dalam memberdayakan UMKM melalui kolaborasi multi-pihak,
    dengan fokus pada inovasi dan investasi berkelanjutan untuk memperkuat ekonomi
    kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

    Ivan menutup acara dengan menyampaikan, “Para pengusaha UMKM adalah
    pahlawan ekonomi bangsa yang sejati. Mereka adalah contoh nyata dari semangat
    gotong royong dan kemandirian bangsa. Kami berterima kasih kepada para pengusaha
    UMKM yang telah bermitra dengan Sampoerna untuk tumbuh, berkembang, dan maju
    bersama Indonesia. Semoga kolaborasi yang terjalin hari ini dapat semakin
    mempercepat pemberdayaan UMKM serta menciptakan kontribusi nyata dalam mencapai
    target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.”

  • Lintasarta Perkuat Ekosistem AI Nasional melalui Semesta AI dengan Dukungan dari Program NVIDIA Inception

    Lintasarta Perkuat Ekosistem AI Nasional melalui Semesta AI dengan Dukungan dari Program NVIDIA Inception

    Jakarta, 20 Maret 2025 – Lintasarta, sebagai AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, semakin memperkuat komitmennya dalam mendorong akselerasi adopsi kecerdasan artifisial (AI) dengan menghadirkan Semesta AI, program pertama di Indonesia yang didukung kolaborasi dengan NVIDIA Inception yang merupakan sebuah program global yang dirancang untuk membina perusahaan rintisan (startup). Kolaborasi strategis dengan NVIDIA ini menegaskan komitmen Lintasarta dalam memberdayakan startup untuk mempercepat inovasi berbasis AI yang berdampak luas bagi industri nasional.

    Sebagai satu-satunya NVIDIA Cloud Partner (NCP) di Indonesia, Lintasarta
    mendapatkan dukungan penuh dari NVIDIA untuk terus memperkuat ekosistem AI
    nasional. Semesta AI, sebagai bagian dari inisiatif gerakan AI Merdeka, bertujuan untuk membuka akses
    lebih luas terhadap pengembangan solusi AI inovatif menggunakan use case lokal yang
    ada di Tanah Air.

    Semesta AI akan
    dipresentasikan di NVIDIA GTC 2025 di San Jose, California, Amerika Serikat,
    menyoroti peran Indonesia yang semakin berkembang dalam lanskap inovasi AI
    global. Acara ini mencakup diskusi industri bertajuk, “Bagaimana Indonesia Mewujudkan
    Platform AI Berdaulat yang dipimpin oleh Sektor Telekomunikasi untuk 270 Juta
    Pengguna.

    Semesta AI: Mengakselerasi AI untuk Indonesia

    Semesta AI sebagai bagian dari NVIDIA Inception program menawarkan manfaat strategis bagi startup, antara lain:

    · Bimbingan ahli dan mentor dari para profesional industri AI

    · Dukungan teknis untuk pengembangan dan implementasi solusi AI

    · Akses ke teknologi accelerated computing dari NVIDIA

    · Peluang kolaborasi dengan perusahaan terkemuka di dalam jaringan Lintasarta

    · Voucher GPU Merdeka hingga USD 15.000 untuk proyek AI terbaik

    Startup yang tergabung dalam program ini harus menunjukkan skalabilitas solusi AI yang kuat serta potensi implementasi nyata di berbagai sektor industri nasional. Sejak diperkenalkan dalam peluncuran AI Merdeka bulan November lalu-yang di hadiri oleh 419 startup- hingga kini sudah lebih dari 150 startup dan Independent Software Vendor (ISV) yang telah mendaftarkan diri dalam Semesta AI. Dari jumlah tersebut, 10 startup dan ISV terbaik akan melangkah ke fase Black Belt, tahap akhir dari program ini.

    Mendorong Inovasi AI Berkelanjutan

    President Director & CEO Lintasarta, Bayu Hanantasena, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dari tujuan mulia Lintasarta dalam memberdayakan Indonesia untuk mempercepat pencapaian potensi digital bangsa.

    “Melalui Semesta AI, kami ingin memberdayakan startup dan ISV di Tanah Air agar mampu menciptakan solusi AI yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi industri dan perekonomian nasional. Untuk mendukung misi tersebut, kami akan terus membangun ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia”, ujar Bayu.

    Peluang Menjanjikan bagi Startup

    Startup yang berhasil melalui semua tahapan dalam Semesta AI akan berkesempatan untuk berkolaborasi dengan Lintasarta dalam skala pengembangan yang lebih luas. Dengan jaringan lebih dari 2.300 pelanggan dari berbagai sektor strategis- termasuk keuangan, manufaktur, layanan kesehatan, sumber daya alam, dan sektor pelayanan publik- Lintasarta membuka peluang bagi startup untuk mengimplementasikan solusi AI mereka secara langsung di industri.

    Selain itu, Lintasarta juga memastikan bahwa inisiatif Semesta AI sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dengan membangun infrastruktur digital yang inklusif dan berkelanjutan.

    “Dengan menghadirkan Semesta AI, kami ingin memastikan bahwa ekosistem AI Indonesia semakin matang dan siap bersaing di tingkat global, seraya terus mengakselerasi pengembangan teknologi AI di Indonesia. Kami berharap Lintasarta tetap menjadi pionir dalam memperkuat ekosistem AI nasional yang berdampak nyata bagi percepatan adopsi AI untuk pertumbuhan ekonomi digital Indonesia”, tutup Bayu.

    Berbagai berita terbaru dan informasi produk unggulan Lintasarta dapat dengan mudah diakses pada akun media sosial Instagram @lintasarta.official dan LinkedIn Lintasarta, serta situs resmi www.lintasarta.net.

  • Energy Academy Perkenalkan Training POM Membangun SDM Unggul di Tingkat Pengawasan Madya

    Energy Academy Perkenalkan Training POM Membangun SDM Unggul di Tingkat Pengawasan Madya

    Dalam menghadapi kompleksitas dan risiko tinggi di industri pertambangan, keberadaan pengawas yang kompeten merupakan kunci utama untuk menjamin keselamatan, kesehatan kerja, dan keberlanjutan operasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, Energy Academy telah meluncurkan program pelatihan inovatif berupa Training Pengawas Operasional Madya (POM). Program ini merupakan kelanjutan dari pelatihan Pengawas Operasional Pertama (POP) dan dirancang khusus untuk membangun sumber daya manusia unggul di tingkat pengawasan madya. Dengan landasan hukum yang kuat dan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Training POM bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan, mengurangi kerusakan lingkungan, dan meningkatkan produktivitas perusahaan melalui pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang optimal.

    Latar Belakang Industri Pertambangan

    Industri pertambangan merupakan salah satu sektor yang memiliki tantangan unik karena melibatkan aktivitas operasional di lingkungan yang penuh risiko. Proses penambangan, mulai dari eksplorasi, pengeboran, hingga pengolahan, menghadirkan potensi kecelakaan yang sangat tinggi. Penggunaan alat berat, bahan peledak, dan peralatan berteknologi tinggi memerlukan pengawasan yang tidak hanya responsif, tetapi juga berbasis pengetahuan mendalam tentang standar K3. Dalam kondisi ini, peran Pengawas Operasional Madya (POM) sangat vital untuk memastikan bahwa setiap kegiatan operasional berjalan sesuai dengan prosedur keselamatan yang telah ditetapkan dan risiko dapat dikendalikan secara efektif.

    Dasar Hukum Pelatihan

    Pelatihan Training POM diselenggarakan berdasarkan sejumlah peraturan perundang-undangan yang menjadi acuan dalam pengelolaan keselamatan kerja di industri pertambangan. Salah satu dasar hukum utama yang mendasari program ini adalah Keputusan Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral No. 0228.K/40/DJG/2003. Keputusan ini menetapkan standar kompetensi bagi Pengawas Operasional Madya di sektor pertambangan, yang mencakup kewajiban untuk menerapkan prosedur K3 dan menjaga lingkungan kerja agar tetap aman dan efisien.

    Selain itu, pelatihan juga merujuk pada berbagai regulasi lingkungan hidup seperti Undang-Undang No 32 Tahun 2009 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Pemerintah No 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Dasar hukum ini memastikan bahwa setiap peserta Training POM memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan standar nasional dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Melalui program ini, peserta juga dipersiapkan untuk mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga mereka dapat memperoleh sertifikat resmi yang diakui secara nasional.

    Tujuan Training POM

    Training Pengawas Operasional Madya (POM) Energy Academy bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengawasan di tingkat madya di lingkungan pertambangan. Program ini dirancang untuk mengasah kompetensi para pengawas agar dapat mengelola dan mengawasi kegiatan operasional pertambangan secara efektif. Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu memahami secara mendalam peraturan K3 yang berlaku, melaksanakan tugas pengawasan dengan cermat, dan mengembangkan solusi inovatif untuk mengatasi berbagai tantangan di lapangan.

    Selain itu, tujuan pelatihan juga mencakup peningkatan pengelolaan lingkungan di lokasi pertambangan. Pengawas tingkat madya tidak hanya bertugas dalam aspek teknis K3, tetapi juga harus mampu mengelola kondisi lingkungan kerja agar risiko pencemaran dan kecelakaan dapat diminimalisir. Dengan pemahaman yang kuat mengenai peraturan, prosedur operasional, dan evaluasi risiko, peserta akan siap berkontribusi dalam menciptakan budaya keselamatan yang proaktif dan berkelanjutan.

    Materi Pelatihan POM

    Materi pelatihan dalam Training POM dirancang secara komprehensif agar peserta mendapatkan pemahaman yang mendalam serta keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lapangan. Materi yang disampaikan mencakup berbagai unit kompetensi yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Pengawas Operasional Madya. Peserta akan mendapatkan pembelajaran mengenai pelaksanaan tugas pengawasan, pengelolaan keselamatan, pengawasan lingkungan pertambangan, serta penanganan keadaan darurat.

    Pada tahap awal, peserta akan mempelajari tugas dan tanggung jawab sebagai pengawas operasional madya. Modul ini menguraikan peran pengawas dalam menyusun dan menerapkan prosedur keselamatan kerja di lokasi pertambangan. Peserta akan mempelajari bagaimana menyusun jadwal inspeksi, melakukan evaluasi berkala, serta menyusun laporan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja sistem K3.

    Selanjutnya, materi pelatihan berfokus pada pengelolaan keselamatan pertambangan. Peserta diberikan wawasan mendalam tentang identifikasi risiko, analisis penyebab kecelakaan, dan penerapan langkah-langkah pencegahan yang dapat mengurangi insiden di lapangan. Teknik-teknik pengawasan modern, termasuk penggunaan alat monitoring dan sistem digital, juga diajarkan agar para pengawas dapat mengoptimalkan kontrol operasional.

    Modul pengelolaan lingkungan pertambangan juga menjadi bagian integral dari pelatihan. Di sini, peserta akan mempelajari strategi pengendalian emisi, pengelolaan limbah, dan penerapan upaya konservasi yang mendukung keberlanjutan operasional pertambangan. Pembelajaran mengenai standar teknis dan penerapan kaidah teknis pertambangan mineral dan batubara memberikan dasar yang kuat bagi para pengawas untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional sesuai dengan standar lingkungan yang berlaku.

    Pelatihan juga mencakup aspek pengelolaan keadaan darurat. Peserta akan diajarkan prosedur evakuasi, koordinasi dengan tim tanggap darurat, serta teknik penyelamatan yang efektif jika terjadi insiden di lokasi pertambangan. Simulasi kondisi darurat dilakukan untuk mempersiapkan para peserta agar dapat merespons dengan cepat dan tepat di situasi nyata.

    Metodologi Pembelajaran di Energy Academy

    Energy Academy menerapkan metode pembelajaran yang interaktif dan aplikatif dalam Training POM. Pendekatan blended learning memungkinkan peserta untuk mengikuti sesi tatap muka maupun daring, sehingga fleksibilitas waktu dan akses materi terjaga. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif yang dilengkapi dengan diskusi kelompok dan studi kasus nyata dari berbagai industri pertambangan.

    Simulasi operasional dan praktikum di lapangan menjadi komponen utama dalam pelatihan ini. Peserta mendapatkan kesempatan untuk langsung mengamati dan mengoperasikan peralatan pengawasan serta melakukan inspeksi di lingkungan tambang. Hal ini memastikan bahwa mereka tidak hanya memahami konsep teori, tetapi juga dapat mengimplementasikan pengetahuan tersebut secara praktis di lapangan.

    Evaluasi dilakukan secara berkala melalui tes tertulis dan praktikum. Proses evaluasi yang komprehensif ini nantinya akan menjadi dasar untuk mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

    Proses Sertifikasi BNSP

    Setelah menyelesaikan seluruh modul pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi yang telah dirancang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Proses uji kompetensi mencakup aspek teori dan praktik, sehingga setiap peserta harus menunjukkan penguasaan materi pelatihan secara menyeluruh serta kemampuan untuk menerapkan langkah-langkah pengawasan di lapangan.

    Peserta yang lulus uji kompetensi akan mendapatkan sertifikat resmi dari BNSP yang diakui secara nasional. Sertifikasi ini merupakan bukti bahwa para profesional telah memenuhi standar kompetensi nasional di bidang pengelolaan keselamatan dan pengawasan pertambangan. Dengan sertifikat tersebut, lulusan Training POM tidak hanya meningkatkan nilai jual profesionalnya, tetapi juga memberikan jaminan kepada perusahaan bahwa tenaga kerja mereka kompeten dan dapat diandalkan.

    Manfaat Pelatihan bagi Peserta dan Perusahaan

    Training Sertifikasi POM Energy Academy memberikan manfaat yang signifikan bagi para peserta maupun perusahaan. Bagi peserta, pelatihan ini membuka peluang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan pertambangan. Kompetensi yang diperoleh akan menjadi modal berharga untuk mengembangkan karier, meningkatkan peluang promosi, serta mendapatkan penghargaan dari perusahaan.

    Bagi perusahaan, memiliki tenaga kerja yang bersertifikasi sebagai Pengawas Operasional Madya (POM) berarti dapat mengoptimalkan sistem pengawasan dan mengurangi risiko kecelakaan kerja. Dengan sistem pengawasan yang efektif, perusahaan dapat menekan biaya operasional yang tidak terduga, menghindari sanksi hukum, serta meningkatkan reputasi di mata investor, regulator, dan masyarakat. Sistem pengawasan yang baik juga akan mendukung peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional, sehingga perusahaan dapat mencapai target produksi dengan lebih stabil.

    Tantangan dan Prospek di Masa Depan

    Di era globalisasi dan digitalisasi, tantangan dalam pengelolaan keselamatan pertambangan semakin kompleks. Proses produksi yang semakin intensif dan penerapan teknologi baru menuntut para pengawas untuk selalu meningkatkan kompetensinya. Inovasi teknologi, seperti sensor digital, sistem monitoring otomatis, dan aplikasi Internet of Things (IoT), memberikan peluang bagi para profesional untuk mengoptimalkan pengawasan di lapangan.

    Prospek karier di bidang pengawasan pertambangan sangat menjanjikan, terutama bagi lulusan Training POM yang telah memperoleh sertifikasi resmi dari BNSP. Tenaga kerja yang kompeten tidak hanya dibutuhkan oleh perusahaan migas dan pertambangan, tetapi juga oleh sektor jasa pertambangan dan lembaga pemerintahan yang mengawasi kegiatan industri. Dengan keahlian yang terus diperbarui, lulusan Training POM dapat mengambil peran strategis dalam mengembangkan sistem keselamatan dan pengawasan yang lebih canggih serta mendukung keberlanjutan operasional di era industri modern.

    Kesimpulan

    Training Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Energy Academy merupakan program inovatif yang dirancang untuk membangun SDM unggul di tingkat pengawasan madya di sektor pertambangan. Dengan berlandaskan pada dasar hukum yang kuat, seperti Undang-Undang No 32 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah No 41 Tahun 1999, dan Keputusan Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral No. 0228.K/40/DJG/2003, pelatihan ini memastikan bahwa setiap peserta memperoleh kompetensi yang sesuai dengan standar nasional dalam pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja.

    Melalui pendekatan pembelajaran interaktif, praktikum lapangan, dan evaluasi komprehensif, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis yang mendalam, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lapangan. Proses sertifikasi melalui uji kompetensi BNSP memberikan jaminan bahwa lulusan Training POM telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga meningkatkan kepercayaan perusahaan, regulator, dan pemangku kepentingan terhadap kemampuan mereka dalam mengelola operasional pertambangan dengan aman dan efisien.

    Bagi perusahaan, investasi dalam Training POM di Energy Academy merupakan langkah strategis untuk mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan produktivitas, dan memenuhi persyaratan regulasi lingkungan yang semakin ketat. Sedangkan bagi para profesional, sertifikasi ini membuka peluang untuk mengembangkan karier yang lebih luas dan memberikan nilai tambah yang signifikan di pasar tenaga kerja yang kompetitif.

    Jika Anda atau perusahaan Anda ingin meningkatkan kompetensi dalam pengawasan pertambangan dan membangun SDM unggul di tingkat pengawasan madya, kunjungi Training Pengawas Operasional Madya (POM) di Energy Academy. Bersama, kita wujudkan industri pertambangan yang lebih aman, produktif, dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik.

  • Eks CMO AASYP & GAMESEED, Gaspol ke Industri Karbon, Siap Bikin Kampanye Hijau Makin Panas!

    Eks CMO AASYP & GAMESEED, Gaspol ke Industri Karbon, Siap Bikin Kampanye Hijau Makin Panas!

    Arfiana Maulina, mantan Chief Marketing Officer ASEAN-Australia Strategic Youth Partnership (AASYP) dan Marketing Lead GAMESEED, resmi bergabung ke industri karbon. Sebelumnya, Arfiana dikenal sebagai Founder WateryNation, gerakan anak muda peduli air bersih yang berhasil menjangkau 20.000 partisipan dari 20 negara dan menggerakkan lebih dari 1.000 relawan melalui kampanye kreatif seperti #BackToLerak dan #KillGermsNotFish.

    Dengan latar belakang kuat di marketing, sustainability communication, dan digital activation, Arfiana membawa pendekatan Gen Z yang kreatif, relevan, dan berdampak. Bergabungnya Arfiana diharapkan mampu memperkuat posisi brand karbon sebagai pelopor solusi karbon berkelanjutan di Indonesia dan global.

    Jakarta, 8 Maret 2025 — Nama Arfiana Maulina sudah lama diperhitungkan sebagai sosok muda yang berhasil menggabungkan kreativitas marketing dan kepedulian lingkungan dalam satu nafas.

    Setelah menjabat sebagai Chief Marketing Officer ASEAN-Australia Strategic Youth Partnership (AASYP) dan Marketing Lead GAMESEED, kini Arfiana resmi bergabung di industri karbon, membawa pendekatan segar dalam kampanye sustainability di industri karbon.

    Sebagai Founder WateryNation, Arfiana membuktikan bahwa pendekatan marketing yang relevan dengan gaya hidup anak muda mampu membangun kesadaran lingkungan dengan cara yang masif.

    Kampanye-kampanye fenomenal seperti #BackToLerak, #KillGermsNotFish, hingga Holiday Be Ready, tidak hanya viral, tetapi juga berhasil mendongkrak followers WateryNation hingga 10.000 dalam 7 hari lewat strategi 360 Integrated Marketing Communication yang mencakup digital activation, ads, hingga SEO.

    Di bawah kepemimpinan Arfiana, WateryNation mencatatkan serangkaian pencapaian luar biasa yang membuktikan kekuatan strategi marketing berbasis isu lingkungan. Sepuluh kampanye lingkungan berskala nasional dan internasional berhasil diselenggarakan, melibatkan peserta dari 20 negara, mulai dari Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Prancis, hingga Nigeria dan Uruguay.

    Lebih dari 20.000 partisipan aktif turut serta dalam berbagai aktivitas yang diinisiasi, sementara 1.195 relawan bergabung melalui platform Indorelawan untuk mendukung langsung berbagai program.

    WateryNation juga menjalin kemitraan strategis dengan lebih dari 64 organisasi dan komunitas, didukung oleh Campaign.com melalui gerakan #ForChange serta PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk. Tak hanya fokus pada edukasi dan kampanye, WateryNation turut mendorong penguatan UMKM berbasis lingkungan, serta menghadirkan dampak nyata di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Pesisir Selatan, hingga daerah-daerah lain di Indonesia.

    Bukan sekadar influencer lingkungan, Arfiana dikenal sebagai climate communicator yang mampu menerjemahkan isu-isu kompleks menjadi narasi kampanye yang mudah dipahami, relevan, dan menggerakkan aksi nyata di kalangan Gen Z.

    “Lingkungan dan marketing bukan dua hal terpisah. Ketika strategi komunikasi dirancang relevan dengan target audiens, isu climate crisis bisa terasa dekat, fun, dan lebih cepat diterima. Itu pendekatan yang saya bawa ke WateryNation dan sekarang saya bawa ke industri karbon,” tegas Arfiana.

    Bergabungnya Arfiana ke industri karbon, perusahaan yang berfokus pada solusi pengurangan emisi karbon dan transisi menuju ekonomi rendah karbon, diharapkan mampu membawa nafas baru dalam strategi pemasaran, edukasi publik, hingga positioning brand karbon di pasar sustainability yang kian kompetitif.