Kategori: Bisnis dan Kewirausahaan

  • Jaga Aset dan Keselamatan, KAI Daop 1 Jakarta Bongkar Bangunan Tak Berizin di Bogor

    Jaga Aset dan Keselamatan, KAI Daop 1 Jakarta Bongkar Bangunan Tak Berizin di Bogor

    Jakarta, 1 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta melakukan penertiban terhadap pembangunan bangunan tanpa izin di atas lahan milik KAI yang berada di Kampung Sukajadi, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, tepatnya di Km 1+8/9 antara Stasiun Bogor – Batutulis, pada Sabtu (1/11).

    Penertiban dilakukan oleh tim Pengamanan Wilayah E Daop 1 Jakarta setelah menerima laporan dari Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) unit jalan rel 1.17 Bogor terkait adanya warga yang membangun bangunan permanen di atas lahan milik KAI yang berdekatan dengan jalur kereta api.

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk penegakan aturan dan perlindungan aset negara agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berwenang.

    > “KAI selalu mengedepankan langkah persuasif dan humanis dalam setiap penertiban. Sebelumnya, kami telah melakukan sosialisasi dan memberikan kesempatan kepada pemilik untuk melakukan pembongkaran secara mandiri. Namun karena tidak kunjung dilaksanakan, maka tim kami turun langsung untuk memastikan pembongkaran dilakukan sesuai aturan,” jelas Ixfan.

    Sebelumnya, petugas Pengamanan Daop 1 Jakarta telah melakukan berbagai tahapan penanganan, antara lain:

    Melakukan pengecekan lokasi dan sosialisasi kepada pemilik bangunan bernama Bapak Anton, yang diberi penjelasan bahwa lahan tersebut merupakan aset KAI dan tidak boleh didirikan bangunan tanpa izin.

    Berkoordinasi dengan RT/RW setempat (Bapak Erwin) serta Unit Aset Daop 1 Jakarta untuk melakukan pengukuran batas lahan. Hasil pengukuran pada 21 Oktober 2025 menunjukkan bahwa sebagian lahan yang digunakan masuk dalam area milik KAI.

    Setelah diberikan waktu sejak 21 Oktober 2025 untuk melakukan pembongkaran mandiri, hingga 1 November 2025 bangunan belum juga dibongkar.

    Atas kondisi tersebut, sekitar pukul 14.30 WIB, pemilik akhirnya melakukan pembongkaran bangunan secara mandiri di hadapan petugas KAI, termasuk Katon E, Karu Bogor, Karu SI, Danru Pam, Pam Rawan, serta perwakilan Unit Aset dan Unit Jalan Rel (JJ).

    Seluruh proses berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya penolakan dari warga sekitar.

    Executive Vice President PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta, Yuskal Setiawan, menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat dan Pemerintah Kota Bogor atas perhatian dan dukungan terhadap upaya penertiban aset ini.

    > “Prinsipnya kami sampaikan terima kasih atas perhatian dan masukan baik dari warga masyarakat setempat maupun Pemerintah Kota Bogor. Selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk dilakukan joint survey atau pengecekan bersama, agar penanganan yang kami lakukan sesuai dengan konsep keselamatan bersama, baik untuk perjalanan kereta api maupun bagi masyarakat sekitar. Dalam waktu dekat hal ini akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Yuskal.

    Ixfan menambahkan bahwa KAI terus berkomitmen menjaga dan menertibkan aset-aset perusahaan, terutama yang berada di sekitar jalur rel aktif, demi keselamatan perjalanan kereta api serta tertibnya tata kelola aset negara.

    > “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan atau melakukan kegiatan apa pun di atas lahan milik KAI tanpa izin. Aset perusahaan merupakan aset negara yang harus dijaga bersama untuk kepentingan publik,” pungkas Ixfan.

  • KAI Daop 8 Surabaya Wujudkan Kepedulian Melalui Bantuan Renovasi Sekolah

    KAI Daop 8 Surabaya Wujudkan Kepedulian Melalui Bantuan Renovasi Sekolah

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

    Kali ini, KAI Daop 8 Surabaya memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) renovasi sekolah kepada TK Yayasan Wanita Kereta Api (YWKA), yang berlokasi di Jl. Sidotopo Lor No. 12, Sidotopo, Kec. Semampir, Surabaya, guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan aman bagi para murid.

    Bantuan yang diberikan meliputi perbaikan pagar sekolah beserta fasilitas belajar murid, senilai Rp23.860.000,-. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Deputy Daop 8 Surabaya, Zuhril Alim kepada Kepala Sekolah TK YWKA, Puspito Pertiwi.

    Deputy Daop 8 Surabaya, Zuhril Alim menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian KAI terhadap peningkatan sarana pendidikan di wilayah Daop 8 Surabaya.

    “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah dan para murid. Melalui program CSR, KAI berkomitmen untuk turut serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi generasi penerus bangsa,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Sekolah TK YWKA, Puspito Pertiwi menyampaikan apresiasinya atas kepedulian KAI Daop 8 Surabaya.

    “Kami sangat berterima kasih kepada KAI Daop 8 Surabaya atas bantuannya. Renovasi ini benar-benar membantu kami dalam menyediakan fasilitas belajar yang layak dan membuat anak-anak lebih bersemangat datang ke sekolah setiap hari,” ungkapnya.

    Kegiatan renovasi sekolah ini merupakan bagian dari rangkaian program KAI Peduli, yang secara berkelanjutan dilaksanakan di berbagai wilayah kerja Daop 8 Surabaya, mencakup area Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, hingga Bojonegoro.

    Melalui program ini, KAI Daop 8 Surabaya berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar jalur dan lingkungan operasional perusahaan.

    “KAI tidak hanya fokus pada pelayanan transportasi kereta api, tetapi juga berkomitmen memberikan nilai tambah bagi masyarakat, terutama di bidang pendidikan. Kami percaya bahwa pendidikan adalah pondasi kemajuan bangsa, dan kami ingin berperan aktif dalam memperkuat pondasi tersebut,” tutup Zuhril Alim.

  • KAI Tambah Perjalanan Kereta Api untuk Dukung Mobilitas dan Wisata di Bulan November 2025

    KAI Tambah Perjalanan Kereta Api untuk Dukung Mobilitas dan Wisata di Bulan November 2025

    Memasuki bulan November 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan sejumlah perjalanan kereta api tambahan untuk memenuhi tingginya animo masyarakat yang ingin bepergian, khususnya pada momen libur panjang. Penambahan perjalanan ini dilakukan agar pelanggan memiliki lebih banyak pilihan waktu dan rute menuju berbagai destinasi wisata maupun aktivitas lainnya di berbagai daerah.

    Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam mendukung mobilitas nasional sekaligus menggairahkan sektor pariwisata di Indonesia.

    “Kami melihat tren peningkatan jumlah pelanggan setiap kali musim liburan tiba. Karena itu, KAI menambah perjalanan kereta agar masyarakat bisa bepergian dengan lebih mudah, nyaman, dan menyenangkan,” ujar Anne.

    Selama periode tanggal 1–30 November 2025, KAI mengoperasikan sejumlah perjalanan tambahan di berbagai rute unggulan berikut:

    Keberangkatan tanggal 1–30 November 2025:

    1. KA Argo Anjasmoro relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi (PP)

    2. KA Sancaka Utara relasi Cilacap – Surabaya Pasar Turi (PP)

    3. KA Ijen Ekspres relasi Ketapang – Malang (PP)

    4. KA Arjuno Ekspres relasi Malang – Surabaya Gubeng (PP)

    Keberangkatan tanggal 1–2, 6–9, 13–16, 20–23, dan 27–30 November 2025:

    1. KA Purwojaya relasi Gambir – Cilacap (PP)

    2. KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng – Yogyakarta (PP)

    3. KA Parahyangan Fakultatif relasi Bandung – Gambir (PP)

    4. KA Kaligung relasi Semarang Poncol – Tegal (PP)

    5. KA Batavia relasi Solo Balapan – Gambir (PP)

    Keberangkatan khusus tanggal 2, 9, 16, 23, dan 30 November 2025:

    1. KA Cirebon Fakultatif relasi Cirebon – Gambir (PP)

    Seluruh perjalanan tambahan ini akan menggunakan berbagai jenis rangkaian modern, mulai dari Eksekutif Stainless Steel New Generation, Ekonomi New Generation Modifikasi, hingga Ekonomi Premium Stainless Steel, yang semuanya telah dilengkapi sistem pendingin udara dan fasilitas kenyamanan terkini.

    “Kami ingin setiap perjalanan menjadi pengalaman yang berkesan. Masyarakat tidak hanya berpindah tempat, tetapi juga menikmati pemandangan Indonesia yang indah dari balik jendela kereta,” kata Anne.

    KAI mencatat bahwa destinasi seperti Yogyakarta, Malang, Surabaya, Bandung, dan Cirebon menjadi rute favorit yang ramai dipesan selama musim liburan. Dengan adanya perjalanan tambahan ini, pelanggan kini memiliki lebih banyak kesempatan untuk menjelajahi wisata kuliner, budaya, dan alam di berbagai daerah.

    Selain meningkatkan pelayanan, penambahan perjalanan kereta juga membawa dampak positif bagi ekonomi lokal. Aktivitas wisatawan di sekitar stasiun mendorong perputaran ekonomi bagi pelaku usaha kecil, pengelola penginapan, hingga transportasi lokal.

    “Setiap perjalanan kereta api membawa manfaat bagi banyak orang, dari pedagang kecil, pelaku UMKM, hingga masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari pariwisata. KAI ingin terus menjadi bagian dari rantai ekonomi yang menyejahterakan,” lanjut Anne.

    Tiket dapat dipesan dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta seluruh mitra penjualan resmi KAI. Pelanggan disarankan segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan tiket, mengingat permintaan perjalanan terus meningkat menjelang akhir tahun.

    “Kereta api selalu menjadi pilihan perjalanan yang efisien, aman, dan penuh cerita. Ayo isi liburan November ini dengan perjalanan yang berkesan dengan naik kereta api dan rasakan indahnya Indonesia dari stasiun ke stasiun,” tutup Anne.

  • Meneruskan Semangat #JadiGenerasiAI yang Berdampak,BINUS didukung oleh Microsoft Melanjutkan Tahun Kedua Pembelajaran AI Melalui GreatNusa

    Meneruskan Semangat #JadiGenerasiAI yang Berdampak,BINUS didukung oleh Microsoft Melanjutkan Tahun Kedua Pembelajaran AI Melalui GreatNusa

    Jakarta, 28 Oktober 2025 – Dunia sedang bergerak cepat menuju era di mana kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi fondasi utama berbagai industri. Perusahaan global berlomba mencari talenta yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya untuk menciptakan dampak nyata. Di tengah transformasi digital yang semakin pesat ini, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mempersiapkan generasi mudanya agar mampu bersaing dan berkontribusi di era AI.

    Semangat Sumpah Pemuda yang lahir hampir seabad lalu mengingatkan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh persatuan, tetapi juga oleh keberanian generasi mudanya untuk terus belajar, berinovasi, dan berkarya. Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi BINUS University untuk meneruskan semangat tersebut dalam konteks baru: semangat untuk bergerak, berdaya, dan berdampak di era kecerdasan buatan.

    Melalui program Microsoft Elevate, BINUS telah membangkitkan antusiasme ribuan pelajar, mahasiswa, dan profesional muda untuk mempelajari dasar-dasar AI dan teknologi digital. Program ini membuka ruang kolaborasi lintas sektor antara pendidikan, industri, dan komunitas, sekaligus membuktikan bahwa semangat belajar dan inovasi generasi Indonesia tetap menyala sama seperti semangat pemuda 1928 yang kini diwujudkan dalam bentuk baru: Generasi AI yang Berdampak.

    Menjawab semangat tersebut, BINUS University bersama Microsoft yang merupakan bagian dari program “Microsoft Elevate” melalui platform pembelajaran digital GreatNusa. Inisiatif ini menjadi gerakan nasional untuk menyiapkan 50.000 pembelajar di seluruh Indonesia dalam menghadapi era AI, sekaligus memperluas akses terhadap pembelajaran digital yang inklusif, relevan, dan berdampak.

    Melalui inisiatif AI Career Boost, Microsoft Elevate berfokus pada pengembangan keterampilan digital bagi berbagai kalangan, mulai dari sektor non-profit, asosiasi pekerja, UMKM, komunitas, hingga NGO. Sebanyak 5.000 peserta akan disiapkan untuk memperoleh sertifikasi Microsoft Fundamental, mencakup dasar-dasar AI, komputasi awan (cloud), dan penerapan teknologi di berbagai industri. Program ini menjadi langkah nyata untuk mempercepat upskilling dan reskilling masyarakat agar mampu memanfaatkan kekuatan AI dalam menciptakan solusi inovatif yang menghadirkan perubahan nyata bagi diri, komunitas, dan Indonesia.

    Dr. Nelly, S.Kom., M.M., Rektor BINUS University, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud komitmen BINUS untuk memperkuat peran pendidikan tinggi dalam menyiapkan SDM unggul di era digital. “Kesuksesan elevAIte Indonesia sebelumnya menjadi bukti tingginya antusiasme generasi muda terhadap AI dan transformasi digital. Melalui Microsoft Elevate, kami ingin memperluas dampak dan membekali lebih banyak talenta Indonesia agar siap #JadiGenerasiAI. Ini sejalan dengan semangat kami untuk Fostering and Empowering the Society guna membangun bangsa melalui pendidikan yang berdaya guna dan berdaya saing untuk menjadi generasi AI,” ujar Dr. Nelly, S.Kom., M.M., Rektor BINUS University.

    Sementara itu, perwakilan dari Microsoft Indonesia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat adopsi keterampilan digital di Indonesia. “Microsoft terus berkomitmen untuk memberdayakan generasi masa depan Indonesia dengan keterampilan serta kesiapan AI untuk menciptakan dampak nyata bagi kemajuan bangsa. Bersama BINUS University dan GreatNusa, kami mendorong perluasan akses pembelajaran AI melalui program Microsoft Elevate. Tujuannya, program ini bisa melahirkan lebih banyak inovator dan penggerak perubahan yang menggunakan AI untuk memecahkan tantangan nyata di komunitasnya,” ujar Arief Suseno, AI Skills Director, Microsoft Indonesia.

    Sebagai bagian dari BINUS Group, GreatNusa menjadi pilar penting dalam mewujudkan visi pembelajaran sepanjang hayat yang inklusif dan berdampak. “Kemajuan bangsa ditentukan bukan oleh teknologi, tetapi oleh manusia yang mampu memanfaatkan AI secara humanis. Melalui kolaborasi dengan Microsoft dan BINUS University, GreatNusa menghadirkan Microsoft Elevate sebagai gerakan komunitas yang menumbuhkan generasi pencipta solusi berdampak, bukan sekadar pengguna teknologi,” ujar Nita Felia Pambudi, Chief Operating Officer GreatNusa.

    Microsoft Elevate menjadi momentum penting bagi BINUS University untuk melanjutkan semangat Sumpah Pemuda bahwa persatuan, kolaborasi, dan semangat belajar generasi muda adalah kekuatan utama bagi kemajuan Indonesia.

    Program Elevate juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang BINUS University untuk membangun learning ecosystem yang berkelanjutan yang menghubungkan dunia pendidikan, industri, dan masyarakat. Melalui GreatNusa, platform digital milik BINA NUSANTARA, berbagai program sertifikasi dan micro-credential kini dapat diakses dengan lebih mudah oleh siapa pun, di mana pun memperkuat peran BINUS sebagai katalis dalam membentuk ekosistem pembelajaran dan inovasi di Indonesia.

    Dengan terus memperkuat kolaborasi bersama industri di bidang teknologi, BINUS University menegaskan posisinya sebagai TOP perguruan tinggi Indonesia yang berperan aktif dalam membentuk masa depan pendidikan dan tenaga kerja Indonesia. Program Microsoft Elevate menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pendidikan dan teknologi dapat menciptakan dampak nyata serta mendorong lahirnya generasi muda yang siap menghadapi masa depan dengan pengetahuan, keterampilan, dan nilai kemanusiaan yang kuat.

  • Laptop Lemot Bisa Hambat Rezeki, Saat Alat Kerja Digital Jadi Kunci Produktivitas

    Laptop Lemot Bisa Hambat Rezeki, Saat Alat Kerja Digital Jadi Kunci Produktivitas

    Alat kerja bukan lagi sekadar pelengkap, tapi justru jadi fondasi utama kelancaran rezeki. Terutama buat para pekerja kreatif, freelancer, dan profesional digital.

    Laptop yang lemot bukan cuma bikin kesal, tapi juga bisa menyabotase produktivitas dan peluang penghasilan. Bayangkan saja, waktu yang seharusnya bisa dipakai buat pitching klien baru malah habis menunggu file render selesai, atau kehilangan momentum ide gara-gara software tak responsif.

    Performa Laptop Menentukan Pendapatan

    Kita hidup di zaman di mana kecepatan eksekusi sama pentingnya dengan ide cemerlang. Desainer grafis, editor video, programmer, penulis, bahkan pebisnis online. Semuanya sangat bergantung pada performa alat kerja digital.

    Laptop bukan cuma alat, tapi partner kerja yang menentukan ritme produktivitas harian. Contohnya:

    – Seorang video editor freelance yang laptopnya lemot bisa butuh 2–3 jam tambahan untuk merender satu proyek, yang berarti kehilangan waktu untuk klien lain.

    – Seorang trader atau data analyst bisa kehilangan momen penting di pasar hanya karena sistem hang saat harus mengambil keputusan cepat.

    – Seorang pekerja remote bisa tampak tidak profesional di mata klien luar negeri saat koneksi dan perangkat kerjanya tidak stabil saat meeting.

    Masalah seperti ini bukan cuma soal teknis. Namun, langsung berdampak pada kepercayaan klien, efisiensi kerja, dan reputasi profesional.

    Kerugian Tak Terlihat

    Laptop lemot itu ibarat ban bocor, kelihatannya kecil. Namun, pelan-pelan menghambat perjalanan. Kalau dihitung secara finansial, dampaknya bisa signifikan.

    Misalnya:

    – Seorang freelancer yang kehilangan satu proyek karena telat kirim hasil kerja bisa kehilangan jutaan rupiah.

    – Pekerja kantoran yang performanya turun karena perangkat tidak optimal bisa terhambat promosi.

    – Pebisnis kecil yang lambat merespons pesanan pelanggan karena sistem kasir digital lambat bisa kehilangan repeat order.

    Artinya, performa perangkat langsung berkorelasi dengan arus pendapatan. Dalam konteks ekonomi digital, rezeki sering datang bagi mereka yang paling cepat beradaptasi — dan itu termasuk urusan perangkat kerja.

    Investasi di Produktivitas

    Banyak orang masih berpikir bahwa membeli laptop baru itu pemborosan, padahal sebenarnya itu investasi jangka panjang. Dengan perangkat yang cepat dan efisien, kamu bisa:

    – Menyelesaikan lebih banyak proyek dalam waktu lebih singkat.

    – Mengurangi risiko kehilangan data akibat sistem crash.

    – Meningkatkan profesionalisme saat berinteraksi dengan klien.

    Sebuah riset produktivitas menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi perangkat kerja sebesar 20–30% bisa berdampak langsung pada kenaikan pendapatan individu hingga 15% per tahun. Artinya, membeli laptop baru bukan sekadar “gaya hidup digital”, tapi strategi finansial yang masuk akal.

    Bagaimana Kalau Dana Belum Siap?

    Nah, di sinilah sering muncul dilema klasik. Kamu tahu laptop sudah tidak layak pakai, tapi tabungan belum cukup buat upgrade perangkat baru. Menunda pembelian kadang berarti menunda produktivitas, yang ujungnya justru memperlambat pemasukan.

    Solusinya? Cari cara pembiayaan yang bijak dan aman. Salah satunya, kamu bisa mempertimbangkan pinjaman digital resmi yang diawasi OJK sebagai opsi jembatan keuangan sementara. Dengan perencanaan yang matang, pinjaman justru bisa jadi alat produktivitas, bukan beban.

    Pinjaman Produktif sebagai Opsi

    Dalam konteks kerja digital, pinjaman yang digunakan untuk membeli alat kerja adalah bentuk pinjaman produktif, karena tujuannya untuk meningkatkan penghasilan.

    Melalui Neo Pinjam dari neobank, kamu bisa mengakses dana cepat untuk upgrade perangkat kerja tanpa ribet. Prosesnya sepenuhnya digital dan cepat cair.

    Bayangkan, laptop baru dengan performa tinggi bisa kamu miliki sekarang juga, sementara cicilannya kamu tutup dari tambahan pendapatan hasil kerja yang lebih efisien. Itu artinya, kamu tidak hanya memiliki utang tapi membangun kapasitas finansial.

    Rezeki kadang bukan datang dari keberuntungan, tapi dari kesiapan dan kelancaran kerja. Laptop lemot, perangkat error, atau sistem yang lambat bisa jadi penghalang terbesar kamu menuju peluang baru.

    Jadi, kalau kamu merasa performa kerja mulai terhambat karena alat digital yang sudah ketinggalan zaman, mungkin saatnya upgrade, bukan hanya demi kenyamanan, tapi demi keberlanjutan karier dan penghasilan.

    Jika kamu butuh dukungan finansial untuk melangkah, Neo Pinjam di neobank dari Bank Neo Commerce jadi opsi cepat, aman, dan fleksibel.

    Neo Pinjam punya kelebihan, yaitu: 

    – Pinjaman online dengan pilihan tenor fleksibel minimal 3 bulan – maksimal 24 bulan

    – Limit pinjaman hingga Rp100.000.000

    – Bunga mulai dari 0,06% flat per hari (setara dengan maksimum APR 21,9% per tahun)

    – Tidak ada biaya tersembunyi atau penalti pelunasan lebih awal

    Ditambah, pinjaman fleksibel ini juga bebas biaya admin saat pencairan. Meskipun mudah dan cepat, pengajuan kamu tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah.

    Download neobank di PlayStore atau App Store dan ajukan Neo Pinjam sekarang. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

    ***

    PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

  • Kenapa Kamu Perlu Dana Cadangan Sebelum Beli Rumah

    Kenapa Kamu Perlu Dana Cadangan Sebelum Beli Rumah

    Beli rumah sering dianggap sebagai pencapaian finansial terbesar dalam hidup seseorang. Rasanya seperti “level up” dari sekadar menyewa ke memiliki aset sendiri. Tapi di balik euforia punya rumah pertama, ada satu hal penting yang sering dilupakan calon pembeli yaitu mempersiapkan dana cadangan.

    Banyak orang terlalu fokus mengumpulkan uang muka atau mengejar cicilan ringan, sampai lupa kalau rumah bukan cuma tentang bayar DP dan angsuran. Setelah kunci di tangan, perjalanan finansial justru baru dimulai. Mari kita bahas kenapa punya dana cadangan itu krusial banget sebelum kamu menandatangani akad rumah impianmu.

    Biaya Tak Terduga Selalu Ada

    Setelah beli rumah, akan ada banyak pengeluaran tambahan yang datang tanpa diundang. Misalnya, biaya renovasi kecil-kecilan, perbaikan atap bocor, pengecatan ulang, atau bahkan instalasi listrik tambahan. Belum lagi kalau kamu beli rumah bekas. Kadang ada hal yang baru ketahuan setelah kamu menempati rumahnya.

    Tanpa dana cadangan, kamu bisa terpaksa berutang lagi hanya untuk hal-hal kecil yang sebenarnya bisa diantisipasi. Ingat, rumah bukan barang yang langsung “siap pakai”. Kadang butuh penyesuaian agar benar-benar nyaman dan aman dihuni.

    Menghindari Tekanan Finansial Saat Cicilan Berjalan

    Bayangkan kamu baru saja mulai mencicil rumah dengan komitmen bulanan yang cukup besar, tiba-tiba ada pengeluaran darurat, seperti biaya rumah sakit, kehilangan pekerjaan, atau penghasilan menurun. Kalau tidak punya safety net, tekanan finansial bisa langsung terasa berat.

    Dana cadangan berfungsi sebagai penyangga keuangan ketika hal-hal tak terduga terjadi. Idealnya, kamu punya dana darurat setara 3–6 bulan pengeluaran rutin sebelum memutuskan membeli rumah. Dengan begitu, meski ada situasi tak terduga, cicilan tetap bisa jalan tanpa mengorbankan kebutuhan pokok.

    Kamu Butuh Waktu Adaptasi Finansial

    Beli rumah berarti menambah beban tetap setiap bulan seperti cicilan, listrik, air, pajak bangunan, biaya perawatan, dan asuransi properti. Banyak orang baru sadar setelah pindah ke rumah baru bahwa pengeluaran bulanan meningkat signifikan.

    Dana cadangan membantu kamu beradaptasi dengan pola keuangan baru. Misalnya, jika sebelumnya kamu tinggal di kos dengan listrik Rp200 ribu, di rumah sendiri bisa naik dua kali lipat. Peralihan ini gak akan terlalu “menyakitkan” kalau kamu punya bantalan keuangan sementara.

    Harga Properti Naik, Tapi Biaya Hidup Juga Ikut

    Memang, beli rumah bisa jadi investasi jangka panjang. Tapi jangan lupa, biaya hidup harian dan harga kebutuhan juga naik terus. Kalau kamu nekat beli rumah tanpa dana cadangan, kamu mungkin akan mengorbankan gaya hidup. Bahkan kebutuhan esensial d,emi menutup cicilan.

    Banyak orang yang akhirnya “terkunci” dalam gaya hidup paycheck-to-paycheck karena seluruh uangnya terserap ke cicilan rumah. Padahal rumah seharusnya memberi rasa aman, bukan stres finansial. Dengan adanya dana cadangan, kamu tetap punya ruang bernapas untuk hidup normal sambil membayar cicilan.

    Dana Cadangan untuk Ketenangan Pikiran

    Dana cadangan bukan cuma angka di rekening, tapi juga bentuk ketenangan mental. Kamu bisa tidur nyenyak karena tahu kalau ada hal mendadak, kamu siap. Tanpa dana ini, setiap berita tentang kenaikan bunga KPR, inflasi, atau PHK bisa bikin jantung berdebar.

    Rumah seharusnya jadi simbol stabilitas, bukan sumber kecemasan. Dengan dana cadangan, kamu bisa menikmati proses memiliki rumah dengan pikiran lebih tenang dan perasaan lebih aman.

    Sebelum punya aset besar seperti rumah, penting memastikan fondasi keuanganmu kokoh dulu. Dana cadangan ibarat sabuk pengaman finansial. Kamu bisa saja “ngebut” ambil KPR, tapi tanpa sabuk pengaman ini, risikonya lebih besar kalau terjadi sesuatu di jalan.

    Bahkan investor properti berpengalaman pun selalu menyiapkan dana darurat sebelum menambah aset. Mereka tahu bahwa arus kas bisa terganggu kapan saja, entah karena pasar, suku bunga, atau kondisi pribadi.

    Cara Membangun Dana Cadangan Secara Efisien

    Kalau kamu belum punya dana cadangan, mulai aja pelan-pelan. Sisihkan minimal 10–20% dari penghasilan bulanan khusus untuk pos darurat. Pisahkan rekeningnya dari tabungan utama supaya gak tergoda dipakai. Kamu juga bisa manfaatkan instrumen keuangan yang aman seperti reksa dana pasar uang.

    Reksa dana pasar uang cocok untuk dana cadangan karena risikonya rendah, likuid (bisa dicairkan kapan saja), dan return-nya lebih tinggi dari tabungan biasa. Dengan reksa dana, uangmu tetap “bekerja” sambil siaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

    Membeli rumah tanpa dana cadangan ibarat membangun istana di atas pasir, terlihat megah, tapi rapuh di dalam. Sebelum berkomitmen pada cicilan jangka panjang, pastikan kamu punya penyangga finansial yang kuat.

    Dana cadangan memberi kamu ruang untuk bertahan, beradaptasi, dan menikmati rumah tanpa khawatir hal-hal tak terduga. Kalau kamu ingin dana cadanganmu tumbuh dengan aman, fleksibel, dan produktif, kamu bisa coba reksa dana. 

    Mulai investasi reksa dana di neobank dari Bank Neo Commerce. Dapatkan beberapa keuntungan di antaranya: 

    – Investasi mulai dengan nominal kecil mulai dari Rp10.000

    -Pilihan produk sesuai profil risiko 

    – Aman karena dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman 

    – Tersedia fitur investasi reksa dana rutin secara otomatis

    Download aplikasi neobank di PlayStore atau App Store dan mulai berinvestasi reksa dana sekarang. 

    Kunjungi link  reksa dana untuk info lengkap serta syarat dan ketentuan terbaru mengenai reksa dana.

    Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan masa datang.

    ***

    PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

  • Holding Perkebunan Nusantara Wujudkan Ekonomi Kerakyatan, Rengganis Suspension Bridge Hidupkan Puluhan UMKM

    Holding Perkebunan Nusantara Wujudkan Ekonomi Kerakyatan, Rengganis Suspension Bridge Hidupkan Puluhan UMKM

    BANDUNG — Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata terus dilakukan Holding Perkebunan Nusantara, melalui unit usahanya, PTPN I Regional 2. Salah satu bukti nyata program pemberdayaan tersebut dapat dilihat di Rengganis Suspension Bridge, kawasan wisata alam unggulan di Kebun Teh Rancabali, Kabupaten Bandung, yang kini menjadi sumber penghidupan baru bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Wahana wisata yang populer dengan sebutan “Jalur Nyali” ini merupakan jembatan gantung sepanjang 370 meter dengan ketinggian 75 meter di atas lembah menuju Kawah Rengganis. Kawasan wisata ini menjadi magnet baru wisata agro milik PTPN I Regional 2 di bawah pengelolaan Holding Perkebunan Nusantara dan terus menarik ribuan wisatawan setiap bulannya.

    Selain menjadi destinasi unggulan, pengelolaan Rengganis Suspension Bridge juga menghadirkan dampak sosial yang signifikan melalui kemitraan dengan masyarakat lokal. Sebanyak puluhan kios dan warung yang dikelola UMKM berdiri di area parkir utama kawasan wisata. Para pelaku usaha ini direkrut dan dikoordinasikan oleh PTPN I Regional 2 bersama mitra pengelola PT Prakarsa Mulia.

    “Mereka adalah pelaku usaha UMKM yang kami rekrut untuk bisa berusaha di sini. Kami koordinasikan agar mampu melayani wisatawan dengan baik. Ini adalah komitmen kami untuk maju bersama masyarakat sekitar agar keberadaan perusahaan memberi efek ekonomi dan membuka lapangan kerja,” ujar Desmanto, Region Head PTPN I Regional 2, Senin (20/10/2025).

    Salah satu pelaku UMKM yang kini merasakan manfaat program ini adalah Warung Kopi “Mang Eko”. Di warung sederhana tersebut, pengunjung dapat menikmati kopi, teh, dan kuliner ringan khas pegunungan sambil bersantai menikmati panorama Rancabali.

    “Kemitraan ini telah menunjukkan dampak positif dalam pemberdayaan UMKM dan masyarakat lokal. Keberhasilan program ini menjadi perwujudan nyata dukungan BUMN terhadap agenda pembangunan nasional,” kata Aris Handoyo, Sekretaris Perusahaan PTPN I.

    Aris menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari mandat Holding Perkebunan Nusantara (PTPN III Persero) untuk memastikan seluruh aset perkebunan dapat memberikan nilai tambah tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga sosial.

    “Kemitraan Rengganis Suspension Bridge adalah contoh nyata bagaimana aset BUMN dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, memastikan masyarakat lokal menjadi subjek utama pembangunan pariwisata,” ujarnya.

    Membangun dari Desa

    Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menilai kemitraan dengan masyarakat di sekitar Rancabali sejalan dengan visi kepemimpinan nasional yang menekankan pembangunan dari desa dan penguatan ekonomi rakyat.

    “Program pengembangan pariwisata berbasis masyarakat ini secara langsung merefleksikan dua cita-cita utama Presiden Prabowo Subianto. Pertama, kita berhasil meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas dan mendorong kewirausahaan melalui pemberdayaan UMKM lokal serta penyerapan 90% tenaga kerja pemuda setempat,” ujar Teddy.

    Ia menambahkan, kemitraan ini juga menjadi langkah konkret untuk menciptakan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. “Dengan menyediakan infrastruktur warung, tempat tinggal, dan kebijakan bebas iuran, kami memastikan masyarakat asli yang direlokasi menjadi penerima manfaat utama dari kemajuan kawasan wisata ini,” tegasnya.

    Keberhasilan program ini turut diakui oleh masyarakat. Salah satunya Eko Marta Wijaya (39 tahun), Ketua UMKM kawasan parkir Rengganis Suspension Bridge. Ia menuturkan bahwa program relokasi yang dijalankan sejak pembangunan kawasan wisata berlangsung membawa perubahan besar bagi kehidupan warga.

    “Tahun 2019, saat kawasan wisata mulai dibangun, kami yang tinggal di sekitar kawah direlokasi dan disediakan bangunan warung yang bisa digunakan sebagai tempat usaha sekaligus tempat tinggal. Sebanyak 25 warung disiapkan tanpa biaya, lengkap dengan fasilitas kebersihan dan pengangkutan sampah. Alhamdulillah, dari usaha ini rata-rata teman-teman bisa mengantongi penghasilan hingga Rp1 juta per minggu,” ungkap Eko.

    Langkah pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan wisata ini mempertegas komitmen Holding Perkebunan Nusantara untuk tidak hanya fokus pada pengelolaan aset perkebunan, tetapi juga membangun nilai ekonomi berkelanjutan melalui kolaborasi sosial dan pemberdayaan masyarakat.

  • Keselamatan Jadi Prioritas Utama, KAI Group Pastikan Prosedur Penanganan Darurat Sesuai Standar Internasional dan Inklusif bagi Semua Pelanggan

    Keselamatan Jadi Prioritas Utama, KAI Group Pastikan Prosedur Penanganan Darurat Sesuai Standar Internasional dan Inklusif bagi Semua Pelanggan

    KAI Group memastikan bahwa seluruh sistem dan prosedur penanganan keadaan darurat di berbagai moda layanan mulai dari Kereta Api Jarak Jauh, LRT Jabodebek, Kereta Cepat Whoosh, KA Bandara, hingga Commuter Line telah disusun berdasarkan standar keselamatan nasional dan internasional, dengan tujuan utama menjamin setiap pelanggan selamat hingga proses evakuasi selesai. Seluruh langkah dirancang menyesuaikan kondisi lintas, spesifikasi teknis sarana, dan sistem kelistrikan di masing-masing moda.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa dalam sistem transportasi berbasis rel, keselamatan adalah nilai yang tidak bisa dikompromikan.

    “Setiap negara memiliki sistem dan prosedur yang sama dalam menghadapi keadaan darurat. Tujuannya tetap satu yaitu memastikan pelanggan tetap aman hingga seluruh proses evakuasi selesai,” ujar Anne.

    Sebagai contoh, LRT Jabodebek telah dilengkapi Platform Screen Door (PSD) di seluruh stasiun, guiding block bagi penyandang disabilitas, serta prosedur evakuasi ketat yang mengacu pada sistem third rail sebagai penyuplai listrik. Dalam kondisi darurat, aliran listrik tersebut terlebih dahulu dipastikan padam sepenuhnya sebelum proses evakuasi dilakukan melalui walkway yang terhubung ke stasiun terdekat.

    “Kami tidak menurunkan penumpang ke bawah lintasan karena area di bawah rel layang banyak terdapat kabel tegangan tinggi dan infrastruktur vital yang berisiko tinggi. Evakuasi di atas lintasan lebih aman dan terkontrol,” jelas Anne.

    Pendekatan tersebut juga diterapkan di berbagai negara maju seperti Singapura, Jepang dan Hong Kong, yang memiliki sistem keselamatan serupa melalui penggunaan Platform Screen Door, sensor keamanan, dan prosedur evakuasi di atas lintasan (walkway). Sistem dan prosedurnya sejalan, karena di mana pun berada, tujuannya tetap sama yaitu memastikan setiap pelanggan selamat hingga tiba di tempat aman.

    Pada layanan Commuter Line Jabodetabek, prosedur evakuasi disesuaikan dengan jenis rangkaian. Rangkaian buatan JR (Japan Railways) dilengkapi bangku evakuasi untuk memindahkan pelanggan ke kereta lain dengan aman, sedangkan rangkaian CRRC memiliki tangga evakuasi untuk membantu penumpang turun ke area aman jika kondisi lintas memungkinkan. Seluruh proses dilakukan di bawah pengawasan petugas yang telah mendapat pelatihan intensif agar langkah penyelamatan tetap terkendali.

    Untuk Kereta Cepat Whoosh yang beroperasi dengan kecepatan tinggi, memiliki sistem keselamatan yang menjadi prioritas. Dalam keadaan darurat, petugas siap memandu penumpang keluar melalui jalur evakuasi khusus di sisi rel yang dilengkapi pencahayaan darurat, interkom komunikasi langsung ke masinis, dan tangga akses menuju area aman. Standar ini mengikuti High-Speed Rail Safety Standard yang juga diterapkan di Jepang dan Tiongkok.

    KAI Group juga memperhatikan kebutuhan pelanggan berkebutuhan khusus, lansia dan disabilitas. Di LRT Jabodebek tersedia lori evakuasi untuk pengguna kursi roda, sementara di KRL disediakan ramp dan area kursi roda agar mobilitas lebih mudah saat proses penyelamatan berlangsung. Di Whoosh, fasilitas kursi roda dan jalur aksesibel telah disiapkan di setiap gerbong untuk memastikan seluruh pelanggan mendapat perlindungan yang sama dalam kondisi apapun.

    “Keselamatan adalah hak semua pelanggan, tanpa terkecuali,” tegas Anne.

    Selain kesiapan sarana dan petugas, KAI juga membekali setiap rangkaian dengan peralatan keselamatan standar internasional, seperti Passenger Emergency Call untuk menghubungi petugas, rem darurat, tombol SOS, serta pemecah kaca yang dapat digunakan saat keadaan genting.

    “Kami mendorong pelanggan untuk mengenali letak alat-alat keselamatan tersebut sebelum berangkat, karena rasa aman dimulai dari kesadaran kita bersama,” ujar Anne.

    Dalam situasi apapun, pelanggan diimbau untuk tetap tenang, tidak panik dan selalu mengikuti instruksi petugas di lapangan.

    Khusus untuk kereta api jarak jauh dan lokal yang dikelola KAI. KAI juga menyiagakan layanan informasi 24 jam melalui Contact Center 121, WhatsApp 0811-222-33-121, email cs@kai.id, serta akun resmi @KAI121 di Instagram, X, dan Facebook.

    “Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan berorientasi pada keselamatan. Setiap keputusan yang diambil di lapangan selalu bertujuan agar seluruh pelanggan selamat sampai tujuan,” tutup Anne.

  • Dampak Koreksi Bitcoin, Altcoin Season Mulai Bangkit

    Dampak Koreksi Bitcoin, Altcoin Season Mulai Bangkit

    Jakarta, 31 Oktober 2025 – Dinamika pasar aset kripto kembali menarik perhatian pasca koreksi tajam yang dialami Bitcoin. Penurunan signifikan BTC, bahkan sempat menyentuh level $106.000 pada 30 Oktober kemarin, telah menciptakan keraguan di kalangan investor dan secara serentak membuka ruang bagi aset alternatif. 

    Di tengah kondisi ini, perhatian kini beralih pada altcoin season index yang menunjukkan lonjakan ke angka 29. Meskipun secara nominal terkesan kecil, para analis meyakini hal ini sebagai indikasi awal perubahan sentimen dari dominasi bitcoin menuju penguatan altcoin. 

    Indikator, yang dikembangkan oleh CoinMarketCap ini, berfungsi sebagai barometer untuk mengukur performa 100 aset kripto teratas di luar stablecoin dan wrapped token dibandingkan dengan kinerja Bitcoin selama 90 hari terakhir. Angka indeks tersebut merefleksikan perbandingan kinerja altcoin dengan bitcoin, di mana nilai yang mendekati 100 mengindikasikan altcoin season, sedangkan nilai mendekati 0 menunjukkan dominasi penuh oleh Bitcoin.

    Oleh sebab itu, kenaikan menuju level 29 menjadi titik perhatian penting. Hal ini menandakan bahwa beberapa altcoin kini mulai menunjukkan momentum penguatan dan kinerja yang lebih superior dibandingkan dengan aset kripto terbesar tersebut. Perubahan ini memberikan sinyal bagi investor yang berpengalaman untuk mulai melakukan riset mendalam terhadap proyek-proyek altcoin potensial serta mempertimbangkan penyesuaian strategi portofolio mereka.

    Meskipun level 29 masih jauh dari ambang batas resmi altcoin Season yang umumnya ditetapkan pada angka 75 tren kenaikan ini menegaskan adanya pergeseran arus modal yang mulai mengalir ke aset alternatif. Saat ini, pasar secara teknis masih berada dalam fase yang didominasi oleh bitcoin, namun pergerakan indeks mengisyaratkan bahwa transisi menuju fase altcoin bisa saja telah dimulai secara perlahan. 

    Para investor kini dihadapkan pada peluang untuk mulai mengakumulasi altcoin berkualitas sebelum euforia pasar terjadi. Jika momentum kenaikan ini terus berlanjut, rotasi modal yang lebih masif dari bitcoin ke altcoin diperkirakan akan terjadi, berpotensi memicu lonjakan harga yang signifikan pada aset kripto dengan kapitalisasi menengah hingga kecil.

    Sebagai respons terhadap pergerakan altcoin ini dan dalam rangka memperluas pilihan aset bagi masyarakat, Bittime, platform crypto exchange turut mengumumkan komitmennya dengan resmi melisting 8 token baru pada platformnya yaitu, $BLESS, $COAI, $LIGHT, $YB, $STBL, $HANA, $ORDER dan $WAL.

    Dalam hal ini, Bittime, menargetkan perluasan kesempatan dan ketersediaan aset diversifikasi yang dapat diakses melalui platform aman, berizin, dan diawasi oleh lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bagi masyarakat Indonesia.

    Membuktikan bahwa Bittime terus berkomitmen untuk mengikuti perkembangan industri aset kripto global, dan menghadirkan aset-aset berkualitas yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang dan peran yang jelas dalam ekosistem aset digital.

    Namun, tentu perlu dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan sekadar euforia pasar. 

    Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

  • Dari Kampus ke Rel: KAI Daop 1 Jakarta Jadi Ruang Belajar Nyata bagi Pelajar dan Mahasiswa

    Dari Kampus ke Rel: KAI Daop 1 Jakarta Jadi Ruang Belajar Nyata bagi Pelajar dan Mahasiswa

    Jakarta, 31 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terus membuka diri sebagai mitra dunia pendidikan. Beragam jenjang pendidikan — mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah, hingga Perguruan Tinggi — dapat menjadikan KAI Daop 1 Jakarta sebagai tempat belajar, observasi, penelitian, maupun kegiatan magang atau praktik kerja lapangan (PKL).

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa pihaknya siap mendukung kegiatan edukatif bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin mengenal lebih dekat sistem perkeretaapian di Indonesia, baik dari sisi operasional, pelayanan, maupun manajemen bisnisnya.

    “KAI Daop 1 Jakarta terbuka bagi seluruh lembaga pendidikan yang ingin belajar dan melakukan kegiatan akademik di lingkungan kami. Ini bagian dari komitmen kami dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus memperkenalkan industri perkeretaapian nasional kepada generasi muda,” ujar Ixfan.

    Prosedur Permohonan Mudah dan Transparan

    Untuk dapat melaksanakan kegiatan observasi, penelitian, atau magang/PKL, pemohon cukup melampirkan surat permohonan resmi dari sekolah atau kampus yang ditandatangani oleh guru, dosen, atau pejabat berwenang.

    Surat tersebut ditujukan langsung kepada Executive Vice President (EVP) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta.

    Sementara itu, bagi pihak yang membutuhkan data atau informasi tertentu terkait kegiatan perkeretaapian, dapat mengajukan permohonan melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Daop 1 Jakarta dengan beberapa ketentuan berikut:

    1. Permohonan disampaikan melalui tautan https://ppid.kai.id/_daop1/;

    2. Pemohon juga dapat datang langsung ke Kantor Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, di Jl. Pegangsaan Timur No. 15–16, Menteng, Jakarta Pusat;

    3. Menunjukkan KTP asli (atau file PDF untuk pengajuan online);

    4. Melampirkan surat keterangan dari kampus/instansi (format PDF untuk pengajuan online).

    Sudah Menjadi Pilihan Banyak Sekolah dan Perguruan Tinggi

    Sejak beberapa tahun terakhir, KAI Daop 1 Jakarta telah menjadi lokasi kegiatan magang, penelitian, dan observasi bagi berbagai lembaga pendidikan.

    Beberapa di antaranya berasal dari:

    Universitas Indonesia (UI)

    Universitas Brawijaya (UB)

    Universitas Mercu Buana

    Universitas Padjadjaran (Unpad)

    Institut Pertanian Bogor (IPB)

    serta sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah Jabodetabek.

    Keterlibatan para pelajar dan mahasiswa ini mencakup berbagai bidang, mulai dari manajemen operasi kereta api, teknik sarana dan prasarana, pelayanan pelanggan, hingga komunikasi perusahaan.

    Dukung Generasi Muda yang Kreatif dan Inovatif

    Lebih lanjut, Ixfan menegaskan bahwa KAI tidak hanya membuka ruang bagi peserta magang atau peneliti, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi di bidang transportasi publik.

    “Kami ingin para pelajar dan mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata tentang bagaimana sistem perkeretaapian bekerja. KAI berkomitmen menjadi ruang belajar yang inspiratif bagi generasi muda yang ingin berkontribusi dalam kemajuan transportasi Indonesia,” tutur Ixfan.

    Melalui keterbukaan akses dan kemudahan prosedur ini, KAI Daop 1 Jakarta berharap dapat terus menjadi rujukan pembelajaran dan penelitian di bidang perkeretaapian, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia industri dan dunia pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.