Kategori: Bisnis dan Kewirausahaan

  • Green Skilling 27 Dorong CSR Hijau Terukur dan Kredibel bagi Perusahaan

    Green Skilling 27 Dorong CSR Hijau Terukur dan Kredibel bagi Perusahaan

    Jakarta, 2 November 2025 — LindungiHutan sukses menyelenggarakan Green Skilling Vol. 27 pada 16 Oktober 2025 dengan tema “CSR Hijau yang Melekat di Publik: Cara Membuat Program Tanam Pohon yang Terukur & Terekam”. Webinar ini menghadirkan diskusi mendalam mengenai perancangan program CSR penghijauan yang berdampak nyata, terukur, dan kredibel di mata publik.

    Acara menghadirkan narasumber dari Maybank Finance dan LindungiHutan, yaitu Vandra Darto (Marcom SVP, Maybank Finance), Alma Cantika Aristia (Product Manager, LindungiHutan), serta Mary (LindungiHutan). Diskusi difokuskan pada strategi perancangan program CSR hijau, tantangan pengukuran dan pelaporan data, serta potensi kolaborasi proyek lingkungan yang dapat memberikan manfaat bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan.

    Maybank Finance berbagi praktik integrasi CSR dengan prinsip berkelanjutan 3P (Profit, Planet, People), yang sejalan dengan bisnis inti mereka sebagai perusahaan pembiayaan kendaraan. Program CSR perusahaan difokuskan pada penanaman mangrove di Muara Gembong, melibatkan karyawan, komunitas lokal, dan mitra lingkungan seperti LindungiHutan. Tujuannya adalah menanam ribuan bibit yang dipantau secara berkala untuk memastikan kelangsungan hidup dan dampak ekologisnya, sekaligus mendukung ekonomi lokal melalui produk turunan mangrove seperti sirup dan keripik.

    Program CSR Maybank Finance juga selaras dengan bisnis pembiayaan mereka, termasuk pembiayaan kendaraan ramah lingkungan seperti mobil listrik dan dukungan untuk UMKM dalam distribusi hasil panen. Bahkan, perusahaan merencanakan kolaborasi dengan debitur, di mana sebagian pembayaran kredit dapat dialokasikan untuk menanam pohon secara nyata.

    Webinar juga menyoroti tantangan utama dalam pengukuran dan kredibilitas data CSR. Kesulitan penghitungan serapan karbon (carbon sequestration), pemeliharaan jangka panjang, dan ketiadaan standar seragam dalam pelaporan CSR lingkungan menjadi hambatan yang perlu diatasi untuk memastikan program hijau memberikan dampak yang nyata.

    Sebagai solusi, LindungiHutan melalui program Corporatree menyediakan layanan One Stop Tree Planting Service yang mendukung CSR terukur, transparan, dan kredibel. Layanan ini mencakup perencanaan, penyediaan bibit, pemilihan lokasi (lebih dari 40 titik di Indonesia), pelaksanaan seremoni, monitoring setiap enam bulan, serta laporan lengkap pertumbuhan pohon dan serapan karbon. Sistem ini juga memungkinkan proyeksi serapan karbon hingga 5–20 tahun ke depan berdasarkan model pertumbuhan pohon dan literatur ilmiah.

    Kesimpulan webinar menekankan bahwa program CSR yang berdampak nyata harus berkelanjutan, terukur, dan terintegrasi dalam strategi serta budaya perusahaan. Tujuan akhirnya adalah menciptakan Green Legacy, melampaui kegiatan simbolis, memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran lingkungan lintas pihak.

    Materi webinar Green Skilling Vol. 27 kini dapat diakses publik untuk mempelajari praktik CSR hijau yang kredibel dan strategi implementasinya di perusahaan.

  • Green Skilling 26 Kupas Strategi ESG dan Carbon Accounting untuk Sektor Keuangan

    Green Skilling 26 Kupas Strategi ESG dan Carbon Accounting untuk Sektor Keuangan

    Jakarta, 2 November 2025 — LindungiHutan sukses menyelenggarakan Green Skilling Vol. 26 pada 21 Oktober 2025 dengan tema “Menghindari Greenwashing: Strategi ESG & Carbon Accounting untuk Sektor Keuangan”. Webinar ini menghadirkan diskusi mendalam mengenai praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) yang transparan dan kredibel, sekaligus menyoroti peran carbon accounting sebagai alat utama untuk mencegah risiko greenwashing di industri keuangan.

    Dalam webinar tersebut, para peserta mendapatkan wawasan langsung dari dua narasumber ahli, yaitu Regina Inderadi, MBA, Vice Chairperson ACEXI, dan Jihan Valencia A., Sustainability & Assurance Officer Bank Mandiri Taspen. Keduanya membahas strategi implementasi ESG yang konkret, tantangan internal dalam menyeimbangkan profitabilitas dan keberlanjutan, hingga mekanisme pengukuran emisi karbon menggunakan metodologi Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF).

    Diskusi menekankan pentingnya carbon accounting sebagai fondasi kepercayaan dan transparansi dalam laporan ESG. Scope 1 (emisi langsung), Scope 2 (emisi tidak langsung dari energi), dan Scope 3 (emisi tidak langsung lainnya, terutama Finance Emission) menjadi lingkup penting yang harus diukur secara akurat. Finance Emission, yang muncul dari portofolio investasi dan pembiayaan, merupakan kontributor utama jejak karbon lembaga keuangan dan menjadi fokus penghitungan untuk mencapai strategi Net Zero.

    “Tanpa data karbon yang kredibel, klaim keberlanjutan hanyalah narasi belaka. Carbon accounting memberikan bukti kuantitatif yang dapat diverifikasi, membangun kepercayaan investor dan regulator,” ujar Regina Inderadi.

    Sementara itu, Jihan Valencia menekankan tantangan pengumpulan data emisi yang akurat, terutama dari rantai nilai pasok. Kerja sama antar-unit perusahaan dan verifikasi independen menjadi kunci agar laporan ESG tidak hanya formalitas, tetapi mencerminkan dampak nyata.

    Webinar ini juga membahas regulasi pemerintah yang semakin memperkuat infrastruktur karbon, termasuk Perpres 110 Tahun 2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK) yang mengatur Monitoring, Reporting, Verification (MRV) dan Mutual Recognition Arrangement (MRA). Regulasi ini membantu memastikan transparansi dan mencegah double counting agar data karbon diakui secara internasional.

    Manfaat strategis dari penghitungan karbon yang kredibel tidak hanya meningkatkan reputasi dan kredibilitas lembaga keuangan, tetapi juga membuka akses ke pendanaan hijau, termasuk green bonds, sustainability loans, dan investasi ESG internasional.

    Acara ini menghadirkan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta dapat berdiskusi langsung dengan narasumber tentang cara menerjemahkan ESG ke dalam praktik nyata, tantangan regulasi, dan strategi mencegah greenwashing.

    Webinar Green Skilling Vol. 26 menjadi bukti komitmen LindungiHutan dalam mendorong sektor keuangan Indonesia untuk menerapkan praktik ESG yang transparan, terukur, dan berdampak nyata bagi keberlanjutan lingkungan. Materi webinar kini dapat diakses publik untuk memperluas pemahaman dan praktik ESG di berbagai institusi keuangan.

    Untuk menonton ulang webinar, akses (12) Green Skilling #26: Menghindari Greenwashing di Sektor Keuangan – YouTube.

  • Dari Lahan Tandus ke Desa Produktif, Koranji Subang Bersama LindungiHutan

    Dari Lahan Tandus ke Desa Produktif, Koranji Subang Bersama LindungiHutan

    Subang, 23 Oktober 2025 – Desa Koranji di Kabupaten Subang kini menjadi contoh nyata bagaimana penghijauan berbasis komunitas dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Program kolaborasi masyarakat dengan platform konservasi LindungiHutan telah mendorong penanaman alpukat dan rehabilitasi hutan rakyat, sekaligus mengubah lahan tandus bekas galian menjadi area hijau yang produktif.

    Detty Sumiyati, penyuluh kehutanan yang mendampingi 23 kecamatan, termasuk Purwodadi, mengungkapkan bahwa keterlibatan masyarakat di Desa Koranji dimulai sejak April 2023. “Awalnya saya kenal dengan LindungiHutan lewat Mba Widya. Mereka menawarkan paket penanaman alpukat yang sesuai dengan kebutuhan warga. Di lokasi ini, selain tanaman rambutan yang nilai ekonominya menurun, warga juga menanam padi, tapi paket ini cocok untuk hutan rakyatnya sehingga berdampak ganda,” ujarnya.

    Kegiatan penanaman ini bukan hanya menyuburkan lahan, tetapi juga memicu minat masyarakat di sekitar. Menurut Detty, kelompok tani Bima Tunas Sejahtera menjadi stimulan bagi warga lain yang belum terlibat. “Masyarakat yang awalnya tidak ikut, melihat keberhasilan penanaman alpukat, kini mulai menanam pohon sendiri. Mereka menyadari bahwa alpukat varietas Miki lebih menguntungkan daripada rambutan atau mentega,” katanya. Meski skala penanaman saat ini masih sekitar 300–1.000 pohon, aktivitas ini sudah mendorong perdagangan buah lokal ke pasar induk terdekat, memberikan peluang ekonomi yang menjanjikan.

    Penanaman pohon alpukat di lahan Desa Koranji (Foto: Tim LindungiHutan)” />

    Selain dampak ekonomi, program LindungiHutan membawa perubahan signifikan pada lingkungan. Sebelumnya, lahan bekas galian tanah di Koranji sangat tandus, rawan longsor dan banjir akibat erosi. “Sekarang, setelah ditanami akasia dan alpukat, area ini mulai hijau kembali. Kami juga membuat DAM penahan untuk mengurangi erosi akibat aliran sungai deras,” terang Detty. Hingga awal 2025, LindungiHutan telah melaksanakan empat kegiatan penanaman di Desa Koranji, dan memperluas ke kelompok tani Karya Lestari serta KTH Mulia Bakti di kecamatan Purwodadi.

    Pendekatan LindungiHutan yang memberdayakan masyarakat secara langsung juga mendapat apresiasi. “Yang membuat berbeda, LindungiHutan benar-benar menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat. Dari bibit hingga pengolahan lahan, mereka melibatkan warga lokal. Harapan saya, ke depannya LindungiHutan tidak hanya menanam pohon, tetapi juga memperluas program pelatihan, edukasi, dan peningkatan SDM masyarakat,” kata Detty.

    Program ini menjadi contoh nyata bahwa konservasi hutan tidak hanya soal menanam pohon, tetapi juga membangun komunitas yang sadar lingkungan dan produktif secara ekonomi. Kolaborasi ini menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat lokal merupakan kunci keberlanjutan setiap program penghijauan.

  • 5 Ide Usaha Sampingan Karyawan untuk Dapat Tambahan

    5 Ide Usaha Sampingan Karyawan untuk Dapat Tambahan

    Saat ini, memiliki usaha sampingan untuk karyawan selain pekerjaan utama merupakan hal yang biasa dan lumrah, namun masih banyak karyawan yang belum tertarik dan bahkan gak mau memulai usaha sampingan.

    Padahal, usaha sampingan ini bisa jadi penghasilan tambahan selain gaji bulanan dari kantor. Semakin banyak sumber pemasukan, akan semakin cuan. Banyak yang berpikir bahwa memulai usaha sampingan untuk karyawan perlu modal besar, menyita banyak waktu, dan mengganggu produktivitas kerja.

    Jika ingin memulainya, usaha sampingan untuk karyawan bisa dimulai dengan modal minim, bahkan tanpa modal sepeserpun. Kamu bisa memanfaatkan waktu sebelum kerja, atau setelah bekerja. Sesuaikan waktu senyaman mungkin.

    Ada bermacam bentuk usaha yang bisa dicoba sebagai usaha sampingan untuk karyawan. Berikut ini 5 ide dan peluang usaha sampingan untuk karyawan yang bisa kamu coba, tentunya dengan modal minim untuk mendapatkan cuan tambahan. Bisa dilakukan online maupun offline. Apa saja?

    1. Membuka online shop, bisa menjadi reseller maupun dropshipper

    Online shop bisa jadi inspirasi memulai usaha sampingan untuk karyawan. Sekarang telah banyak jenis produk yang bisa dijual secara online, seperti makanan, pakaian, kosmetik, gadget, peralatan rumah tangga, barang-barang hobi, dan masih banyak lagi. 

    Selain produknya, media untuk berjualan juga punya banyak pilihan, bisa lewat media sosial, e-commerce, ataupun website sendiri. Bagi karyawan yang gak mau repot mengeluarkan modal banyak dan harus stok barang banyak, bisa coba menjadi reseller maupun dropshipper.

    2. Menawarkan jasa web developer

    kamu menguasai ilmu tentang hosting dan domain, sedikit mengenal bahasa pemrograman sebuah website, mengetahui cara custom domain, mengerti cara memindahkan database dari satu hosting ke hosting yang lain, maka ini bisa menjadi peluang usaha untukmu.

    3. Jualan sarapan untuk karyawan 

    Dari karyawan, untuk karyawan. Jika kamu atau mungkin pasanganmu jago memasak, usaha sampingan untuk karyawan yang bisa kamu lakukan adalah menjual sarapan untuk karyawan di pagi hari. 

    Banyak karyawan tak sempat menyiapkan sarapan di pagi hari karena mereka harus bergegas ke kantor karena mengejar absensi pagi, atau jarak kantor dari rumah yang jauh. Beberapa pilihan menu yang bisa coba kamu jual seperti gorengan, kue basah, nasi uduk atau nasi kuning, bahkan bubur ayam.

    Tak perlu repot menyewa tempat untuk berjualan, kamu bisa memanfaatkan garasi rumah atau halaman depan rumah, bisa juga dengan kendaraan pribadimu seperti bagasi mobil atau pakai sepeda motor untuk menjual sarapan. 

    5. Membuka usaha warung kopi sederhana

    Usaha sampingan untuk karyawan lainnya yang bisa dicoba adalah membuat warung kopi (warkop) sederhana. Jika lokasi rumah atau tempat yang kamu sewa terletak di seputar kampus atau kawasan industri, ini merupakan bentuk usaha yang cocok. Secara hitung-hitungan, bisnis warkop sangat menjanjikan karena keuntungan yang diperoleh bisa berlipat-lipat.

    Selain itu, kamu juga bisa menjual makanan dan minuman lain yang mudah dibuat, seperti gorengan, jus, teh manis, dan mie instan rebus/goreng.

    5. Jastip 

    Buka jastip produk dari luar negeri cukup menguntungkan. Banyak orang yang suka dengan produk luar tapi nggak tersedia di Indonesia. Makanya, usaha jastip pun bermunculan. Negara tujuan biasanya hanya sekitar Asia seperti Singapura, Thailand, Korea, dan Jepang. Untuk modal 10 juta kamu bisa mulai dari negara terdekat dan cukup murah seperti Singapura dan Thailand. 

    Itulah tadi 5 ide usaha sampingan untuk karyawan yang bisa kamu lakukan di sela kesibukan. Beberapa di antaranya bahkan gak perlu mengeluarkan modal banyak dan tanpa mengganggu produktivitas kerja sebagai karyawan karena bisa kamu jalankan di sela kesibukan. 

    Apa pun jenis usaha yang kamu pilih, satu hal penting yang tidak boleh terlewat adalah pengelolaan keuangan yang rapi dan terpisah dari rekening pribadi. Banyak pelaku UMKM kesulitan memantau arus kas karena dana usaha dan dana pribadi bercampur. Kini, solusi itu bisa kamu dapatkan dengan mudah melalui Neo Bisnis di neobank dari Bank Neo Commerce. 

    Aktifkan Neo Bisnis dengan geser dari akun personal neobank ke akun bisnis, isi data, lalu aktivasi QRIS Bisnis. Selain itu, cara daftar QRIS bisnis juga mudah di Neo Bisnis. 

    Nikmati keuntungan menggunakan QRIS untuk usaha di neobank yaitu pencairan uang usaha 3x sehari untuk transaksi di bawah jam 14.00 WIB, termasuk akhir pekan dan tanggal merah, transfer antarbank 90x, dan bunga kompetitif per tahun. 

    Jangan lupa buat Nomor Induk Bisnis (NIB) yang bikin usahamu legal, profesional, dan lebih dipercaya pelanggan. Yuk, buka rekening bank untuk usaha kecil di Neo Bisnis sekarang. 

    Klik link Neo Bisnis untuk info lengkap dan terbaru mengenai Neo Bisnis.

    Download neobank dari Bank Neo Commerce di PlayStore atau App Store dan sekarang.  

    ***

    PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

  • Menyambut Anak Pertama, Finansialmu Sudah Siap Belum?

    Menyambut Anak Pertama, Finansialmu Sudah Siap Belum?

    Kelahiran anak pertama sering disebut sebagai momen paling membahagiakan dalam hidup. Tapi di balik senyum, foto USG, dan rencana nama bayi yang lucu, ada satu hal besar yang sering bikin calon orang tua tertegun yaitu biaya. Dari kehamilan, persalinan, hingga kebutuhan harian bayi, semuanya membutuhkan perencanaan finansial yang matang.

    Lalu, apakah finansialmu sudah siap menyambut si kecil?

    Biaya Persiapan: Dari Test Pack hingga Persalinan

    Mari mulai dari awal. Saat garis dua muncul di test pack, perjalanan finansial baru dimulai.

    – Pemeriksaan kehamilan rutin: biaya konsultasi dokter kandungan bisa berkisar antara Rp300 ribu – Rp1 juta per kunjungan, tergantung rumah sakit dan fasilitas.

    – USG dan tes laboratorium: dalam 9 bulan, kamu bisa melakukan USG hingga 6–8 kali, dengan total biaya mencapai jutaan rupiah.

    – Kelas persiapan melahirkan: semakin populer di kalangan calon orang tua muda karena membantu memahami proses persalinan dan perawatan bayi. Biayanya bisa mencapai Rp1–2 juta per kelas.

    Dan tentu saja, biaya persalinan itu sendiri. Untuk kelas standar di rumah sakit swasta di kota besar, persalinan normal bisa menelan Rp10–20 juta, sementara operasi caesar umumnya bisa mencapai Rp25–50 juta tergantung fasilitas kamar dan durasi perawatan.

    Kalau kamu ingin pengalaman lebih premium dengan ruang pribadi atau dokter pilihan, siapkan bujet ekstra. Karena begitu bayi lahir, pengeluaran belum selesai malah baru mulai.

    Biaya Setelah Lahir Kebutuhan Bayi yang Terus Bertambah

    Setelah kelahiran, pos pengeluaran berubah total. Kebutuhan bayi bersifat rutin dan berulang, seperti:

    – Popok dan perlengkapan mandi: Rp500 ribu – Rp1 juta per bulan.

    – Susu formula (jika tidak ASI eksklusif): Rp800 ribu – Rp2 juta per bulan.

    – Pakaian bayi, alat makan, stroller, tempat tidur bayi, dan mainan edukatif: total awal bisa mencapai Rp5–10 juta.

    Belum lagi jika orang tua memilih menggunakan jasa babysitter atau daycare, yang di kota besar bisa menelan Rp2–5 juta per bulan.

    Pahami Prioritas: Dari Darurat ke Pendidikan

    Begitu si kecil hadir, banyak orang tua muda langsung berpikir jauh ke depan: “nanti sekolahnya di mana ya?” atau “biaya kuliah 18 tahun lagi bakal berapa?” Namun sebelum melompat sejauh itu, ada baiknya menyusun tiga fondasi utama finansial keluarga baru, di antaranya:

    – Dana darurat keluarga

    – Asuransi kesehatan dan jiwa

    – Investasi untuk pendidikan anak

    Gaya Hidup Baru: Menata Ulang Pengeluaran

    Memiliki anak pertama juga berarti menata ulang gaya hidup. Banyak pasangan yang dulu hobi nongkrong di kafe kini mulai belajar masak di rumah. Atau yang dulu sering traveling kini menabung untuk vaksinasi bayi dan popok bulanan.

    Ini bukan berarti hidup jadi “hemat ekstrem”, tapi lebih ke bergeser prioritas. Cobalah metode 50/30/20 rule untuk menjaga keseimbangan keuangan keluarga:

    – 50% untuk kebutuhan pokok (biaya rumah, makanan, bayi)

    – 30% untuk keinginan (hiburan, self-care)

    – 20% untuk tabungan, investasi, dan proteksi

    Kuncinya bukan pada besar kecilnya penghasilan, tapi pada disiplin mengatur dan mencatat keuangan.

    Daftar harga kebutuhan menyambut anak pertama di atas merupakan estimasi. Kamu bisa cek ulang sesuai kebutuhan. 

    Siapkan Dana Tak Terduga Tanpa Panik

    Walau sudah berencana dengan baik, selalu ada hal tak terduga: perawatan bayi yang lebih intensif, kebutuhan tambahan setelah melahirkan, atau kondisi medis tertentu. Saat dana darurat belum cukup, banyak keluarga baru akhirnya menggunakan kartu kredit atau pinjaman online, yang kalau tidak hati-hati justru bisa menambah beban.

    Sebagai alternatif, kini banyak bank dengan layanan digital yang menawarkan pinjaman cepat dengan bunga transparan dan proses mudah, cocok untuk kebutuhan mendesak tanpa harus mengorbankan rencana keuangan jangka panjang. Salah satu pinjaman cepat cair yang bisa kamu gunakan adalah Neo Pinjam di neobank dari Bank Neo Commerce. 

    Neo Pinjam punya kelebihan, yaitu: 

    – Pinjaman online dengan pilihan tenor fleksibel minimal 3 bulan – maksimal 24 bulan

    – Limit pinjaman hingga Rp100.000.000

    – Bunga mulai dari 0,06% flat per hari (setara dengan maksimum APR 21,9% per tahun)

    – Tidak ada biaya tersembunyi atau penalti pelunasan lebih awal

    Ditambah, pinjaman aman ini juga bebas biaya admin saat pencairan. Meskipun mudah dan cepat, pengajuan kamu tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah.

    Download neobank di PlayStore atau App Store dan ajukan Neo Pinjam sekarang. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

    ***

    PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

  • Saat Pekerjaan Baru Belum Gajian, Namun Tagihan Sudah Datang

    Saat Pekerjaan Baru Belum Gajian, Namun Tagihan Sudah Datang

    Awal bekerja di tempat baru biasanya penuh semangat. Lingkungan baru, peluang karier baru, dan semangat untuk memperbaiki kualitas hidup. Namun, di balik euforia itu, sering ada satu masalah klasik yang bikin pusing seperti belum gajian, tapi tagihan sudah datang.

    Kalau kamu pernah atau sedang mengalami situasi ini, kamu tidak sendirian. Banyak profesional muda menghadapi cash flow gap di masa transisi karier, periode ketika pemasukan belum lancar, tapi pengeluaran tetap berjalan seperti biasa.

    Masa Transisi Karier dan Kesenjangan Keuangan

    Cash flow gap adalah kondisi di mana arus keluar uang (pengeluaran) tidak seimbang dengan arus masuk (pendapatan). Biasanya ini terjadi saat kamu berpindah pekerjaan, baru mulai kerja, atau baru memulai usaha sendiri.

    Contohnya, kamu resign dari kantor lama di akhir bulan, tapi di kantor baru sistem gajinya dibayarkan di akhir bulan berikutnya. Itu artinya, kamu harus bertahan hampir dua bulan tanpa pemasukan tetap, sementara tagihan seperti kos, listrik, cicilan, dan makan tetap harus dibayar.

    Situasi ini bukan tanda kamu gagal mengatur uang, tapi konsekuensi alami dari perubahan ritme keuangan. Dalam fase adaptasi ini, penting banget untuk memahami dan mengelola arus kas dengan bijak.

    Sayangnya, tagihan tidak mengenal kata “nanti”. Kontrakan harus tetap dibayar, cicilan motor jalan terus, bahkan biaya transportasi dan makan siang di kantor baru tetap harus keluar setiap hari.

    Banyak orang akhirnya menambal kebutuhan sementara dengan cara cepat seperti pinjam ke teman, tarik tabungan darurat, atau malah gesek kartu kredit tanpa perencanaan. Padahal, kalau tidak dikelola dengan hati-hati, cara seperti ini bisa menimbulkan efek domino finansial yang lebih panjang. Masalahnya bukan hanya soal kekurangan uang, tapi kekacauan arus kas yang bisa merembet ke bulan-bulan berikutnya.

    Strategi Aman Melewati Masa Belum Gajian

    Ada beberapa langkah sederhana yang bisa membantu kamu menjaga kestabilan finansial di masa transisi ini:

    a. Hitung ulang kebutuhan pokok

    Buat daftar semua pengeluaran penting yang tidak bisa ditunda, seperti makan, tempat tinggal, transportasi, dan tagihan bulanan. Dari situ, kamu bisa tahu berapa dana minimum yang harus tersedia sampai gajian pertama datang.

    b. Gunakan tabungan darurat dengan bijak

    Kalau kamu sudah punya dana darurat, inilah waktunya digunakan. Namun tetap disiplin. Pakai hanya untuk kebutuhan pokok, bukan untuk makan enak atau nongkrong. Setelah gaji mulai stabil, pastikan dana darurat ini diisi kembali secara bertahap.

    c. Tunda pengeluaran besar

    Beli gadget baru, upgrade motor, atau renovasi kamar bisa ditunda dulu. Fokus ke kelangsungan hidup dan stabilitas finansial dulu sampai arus kas kembali lancar.

    d. Cari sumber pemasukan tambahan sementara

    Banyak profesional muda kini memanfaatkan skill tambahan untuk freelance atau side job kecil selama masa tunggu gajian. Selain menambah cash flow, ini juga bisa jadi cara menjaga produktivitas di masa transisi.

    Pinjaman Produktif Bisa Jadi Jembatan Finansial

    Namun, ada kalanya meski sudah hemat dan cermat, tetap saja dana darurat tidak cukup. Dalam kondisi seperti ini, kamu butuh jembatan finansial sementara. Sesuatu yang bisa bantu menutup kebutuhan mendesak tanpa mengganggu kestabilan keuangan jangka panjang.

    Pinjaman bisa jadi opsi untuk menjaga ritme hidup tetap berjalan sampai arus kas normal kembali. Pastikan kamu memilih sesuai dengan tips memilih pinjaman online aman. 

    Pinjaman tersebut bisa kamu gunakan untuk:

    – Menutup kebutuhan mendesak seperti kos atau transportasi,

    – Membayar tagihan penting agar tidak terkena denda,

    – Menjaga reputasi finansialmu tetap baik tanpa tunggakan.

    Bagi kamu yang sedang menghadapi masa “belum gajian tapi tagihan datang”, Neo Pinjam di neobank dari Bank Neo Commerce bisa jadi opsi praktis. Prosesnya cepat, 100% digital, dan pencairannya langsung ke rekening kamu. Tidak perlu ke kantor cabang, cukup lewat aplikasi.

    Kamu bisa menentukan nominal pinjaman sesuai kebutuhan, dan cicilannya pun bisa disesuaikan dengan kemampuan finansialmu. Jadi, kamu bisa tetap menjalani masa transisi dengan tenang tanpa mengganggu cash flow bulan berikutnya.

    Neo Pinjam punya kelebihan, yaitu: 

    – Pinjaman online dengan pilihan tenor fleksibel minimal 3 bulan – maksimal 24 bulan

    – Limit pinjaman hingga Rp100.000.000

    – Bunga mulai dari 0,06% flat per hari (setara dengan maksimum APR 21,9% per tahun)

    – Tidak ada biaya tersembunyi atau penalti pelunasan lebih awal

    Ditambah, pinjaman aman ini juga bebas biaya admin saat pencairan. Meskipun mudah dan cepat, pengajuan kamu tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah.

    Download neobank di PlayStore atau App Store dan ajukan Neo Pinjam sekarang. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

    ***

    PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

  • Realisasikan Program Inpres Jalan Daerah 2025, Kementerian PU Libatkan Tenaga Kerja Lokal

    Realisasikan Program Inpres Jalan Daerah 2025, Kementerian PU Libatkan Tenaga Kerja Lokal

    JAKARTA 1 November 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) secara bertahap terus mempercepat penanganan jalan daerah sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Pelaksanaan Program Inpres Jalan Daerah (IJD) ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperbaiki kualitas jalan daerah, memperkuat rantai pasok nasional di sektor pangan. Program ini juga melibatkan puluhan ribu tenaga kerja lokal.

    Menteri PU,
    Dody Hanggodo, mengatakan bahwa fokus penanganan IJD tahun 2025 tidak hanya
    untuk meningkatkan konektivitas, tetapi juga untuk memastikan akses
    transportasi menuju sentra-sentra produksi pangan menjadi lebih lancar dan
    efisien.

    “Inpres
    Jalan Daerah sesuai arahan Bapak Presiden untuk difokuskan men-support
    ketahanan pangan. Jadi memang tematiknya tahun ini lebih-lebih ke ketahanan
    pangan,” kata Menteri Dody.

    Menurut Menteri Dody, program IJD 2025 dilaksanakan
    secara bertahap. Tahap 1 mencakup 234 kegiatan dengan total panjang penanganan
    711,02 km jalan dan 148,42 meter jembatan. Pelaksanaan
    Tahap 1 ini telah melibatkan lebih dari 14.333 tenaga kerja lokal.

    Sementara itu, IJD Tahap 2 terdiri dari 193 kegiatan,
    yang mencakup 567,73 km jalan dan 6,8 meter jembatan. Tahap kedua ini tercatat
    menyerap lebih dari 8.562 tenaga kerja lokal.

    Lebih lanjut, Menteri Dody menambahkan bahwa program IJD
    tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik jalan, tetapi juga dirancang untuk
    memiliki dampak sosial dan ekonomi yang luas bagi masyarakat sekitar.

    “Program IJD bukan hanya memperbaiki jalan, tetapi juga
    membuka akses ekonomi baru. Infrastruktur jalan yang mantap akan memperlancar
    distribusi hasil pertanian, mempercepat mobilitas logistik, dan menumbuhkan
    pusat-pusat ekonomi baru di daerah,” tutur Menteri Dody.

    Kehadiran IJD sekaligus menjadi langkah strategis
    pemerintah dalam mengurangi backlog (kesenjangan) tingkat kemantapan jalan
    di Indonesia. Saat ini, tingkat kemantapan Jalan Nasional
    telah mencapai 95,22%, sementara jalan daerah, baik provinsi maupun
    kabupaten/kota, masih berada pada angka 69,64%.

    Melalui Program IJD, pemerintah berkomitmen memperkecil
    kesenjangan tersebut. Lebih dari 70% alokasi program diarahkan untuk mendukung
    kawasan pangan nasional. Adapun sisanya difokuskan pada pengembangan sektor
    pariwisata, industri, dan transmigrasi.

    Diharapkan, peningkatan efisiensi distribusi bahan pangan
    dan hasil produksi daerah dapat memperkuat fondasi menuju swasembada pangan
    nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh
    wilayah Indonesia.

    Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
    Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

    #SigapMembangunNegeriUntukRakyat

    #SetahunBerdampak

  • Dukung Swasembada Pangan, Kementerian PU Terus Kembangkan Konektivitas Jalan Daerah di NTT

    Dukung Swasembada Pangan, Kementerian PU Terus Kembangkan Konektivitas Jalan Daerah di NTT

    JAKARTA, 1 November 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di seluruh Indonesia. Salah satu fokusnya adalah program peningkatan konektivitas jalan daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Program ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi, serta merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat sistem logistik nasional dan memperlancar arus distribusi hasil produksi daerah.

    Pelaksanaan
    Inpres Jalan Daerah (IJD) bertujuan untuk memperbaiki kondisi jalan-jalan
    daerah yang rusak, terutama pada ruas penghubung kawasan produksi dan industri.
    Program ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat
    sistem logistik nasional, memperlancar arus distribusi hasil produksi daerah,
    dan meningkatkan kemantapan jalan daerah agar terkoneksi dengan jaringan jalan
    nasional. Wilayah yang menjadi sasaran program ini adalah yang menopang
    produktivitas sektor pertanian, perikanan, perkebunan, industri, serta
    pendistribusian energi.

    Menteri
    PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya ketersediaan infrastruktur konektivitas
    dalam memperkuat daya saing nasional. “Ketersediaan jalan yang baik adalah
    tulang punggung ekonomi daerah. Dengan percepatan peningkatan jalan daerah,
    potensi pangan dan energi di berbagai wilayah akan berkembang optimal dan
    memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Menteri Dody.

    Dalam
    merealisasikan program, Menteri Dody Hanggodo menyampaikan arti penting
    pelibatan masyarakat lokal dalam setiap tahapan pembangunan. “Sesuai arahan
    Presiden Prabowo, pelaksanaan Inpres ini harus melibatkan masyarakat lokal agar
    mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berpartisipasi dan merasakan
    langsung manfaat pembangunan. Dalam pelaksanaannya memang ada penyedia jasa
    yang terlibat, namun kami memastikan masyarakat lokal juga dilibatkan secara
    aktif dalam setiap tahapan pekerjaan,” jelas Menteri Dody.

    Pelaksanaan
    Inpres Jalan Daerah tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki infrastruktur,
    tetapi juga mempercepat transformasi ekonomi daerah. Menteri Dody mengatakan
    bahwa, melalui sinergi pusat dan daerah, kementeriannya memastikan setiap
    kilometer jalan yang dibangun memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik
    melalui peningkatan akses ekonomi, efisiensi logistik, maupun penciptaan
    lapangan kerja baru.

    Salah
    satu proyek IJD yang tengah dilaksanakan di NTT adalah Pelebaran Jalan Menuju
    Standar Sp. Makamenggit – Kahiri di Kabupaten Sumba Timur. Proyek yang
    ditangani langsung oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT ini
    dikerjakan sepanjang 5 kilometer dengan nilai kontrak sebesar Rp19,52 miliar.

    Pekerjaan
    tersebut bertujuan meningkatkan lebar jalan eksisting dari 3–3,5 meter menjadi
    5,5 meter agar memenuhi standar jalan nasional. Pelaksanaan pekerjaan dimulai
    sejak Oktober 2025 dan ditargetkan selesai pada Desember 2025, dengan masa
    pemeliharaan satu tahun setelah penyelesaian pekerjaan.

    Proyek
    pelebaran jalan Sp. Makamenggit – Kahiri ini diharapkan dapat rampung sesuai
    jadwal dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumba Timur.
    Peningkatan akses ini utamanya diharapkan dapat meningkatkan akses menuju
    sentra pertanian dan memperlancar distribusi hasil pangan. Dengan infrastruktur
    yang semakin mantap, kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah
    pedesaan Sumba Timur diharapkan terus meningkat, dan mendukung visi pemerintah
    menuju swasembada pangan nasional.

    Program kerja ini
    merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan
    ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

    #SigapMembangunNegeriUntukRakyat

    #SetahunBerdampak

  • Demam Padel di Jakarta, Saat Olahraga Jadi Gaya Hidup Baru

    Demam Padel di Jakarta, Saat Olahraga Jadi Gaya Hidup Baru

    Ada yang baru di antara tren olahraga masyarakat urban Jakarta. Setelah lari, tenis, dan yoga jadi gaya hidup populer, kini giliran padel yang naik daun. Olahraga yang mirip tenis tapi lebih santai ini sedang jadi magnet baru di kalangan profesional muda, mereka yang ingin tetap bugar, bersosialisasi, dan tampil stylish di saat bersamaan.

    Padel sedang menjadi tren. Jangan heran, kalau hampir setiap hari di jam pulang kantor lapangan padel di kawasan Senayan, SCBD, atau TB Simatupang hampir selalu penuh. Namun, sekarang seiring tren padel yang meningkat, lapangan padel baru pun banyak dibangun. Kamu bisa memilih mulai dari yang biasa hingga mewah seperti kafe. 

    Tren Olahraga Urban yang Berkembang Cepat

    Jika melihat pola beberapa tahun terakhir, tren olahraga di Jakarta selalu bergerak dinamis. Dulu orang berbondong-bondong ikut marathon, lalu bergeser ke tenis atau pilates. Kini, padel datang sebagai wajah baru gaya hidup di kota besar.

    Ada alasan menarik di balik itu. Padel memberikan kombinasi ideal antara rekreasi dan kompetisi. Permainannya intens, tapi tidak menguras tenaga secara ekstrem. Permukaan lapangan yang lebih kecil membuat interaksi antar pemain terasa lebih dekat.

    Ditambah, lapangan padel modern di Jakarta punya penawaran menarik. Banyak lapangan didesain bergaya cafe yang estetik. Sehingga sesi olahraga terasa seperti acara nongkrong bersama teman.

    Padel dan Peran Komunitas

    Satu hal yang membuat padel cepat tumbuh adalah kekuatan komunitasnya. Tak jarang, orang pertama kali mencoba padel karena diajak teman kantor atau rekan bisnis. Padel digemari banyak orang karena mencerminkan gaya hidup modern, aktif, gengsi, dan sosial.

    Tak hanya untuk membuat tubuh tetap bugar atau mengisi aktivitas, namun juga memperluas koneksi dan mempererat hubungan sosial. Selain itu, padel bisa dimainkan oleh pemula hingga yang sudah pengalaman. 

    Beberapa komunitas padel pun tumbuh. Bahkan menjadikan olahraga ini sebagai agenda rutin. Biasanya setiap komunitas punya sesi latihannya sendiri. Mulai dari latihan santai hingga persiapan turnamen mini. Maka, padel pun kini juga jadi simbol eksistensi dan koneksi sosial.

    Acara neobank Padel Tournament, Ruang Kolaborasi Komunitas

    Melihat perkembangan padel di Jakarta, Bank Neo Commerce (BNC) menyelenggarakan neobank Padel Tournament 2025 dengan total hadiah hingga Rp220 juta. Turnamen ini bukan sekadar pertandingan, namun wadah besar yang mempertemukan berbagai komunitas padel dari Jakarta dan sekitarnya.

    Setiap komunitas bisa ikut berpartisipasi dalam babak penyisihan. Kemudian, masing-masing komunitas dan mengirim wakil terbaik ke babak 16 besar. Terdapat empat kategori yaitu Men Silver, Men Bronze, Women Bronze, dan Women Lower Bronze.

    Selain kompetisi dalam permainan padel, turnamen ini juga mempunyai Community Supporter Award. Kategori ini diperuntukkan bagi komunitas paling solid dan penuh semangat. Ada juga hadiah utama untuk peserta yang mempertahankan saldo minimum di rekening Bank Neo Commerce.

    Ikuti keseruan komunitas padel bertanding di neobank Padel Tournament pada tanggal 16 November 2025 di Smash Padel, TB Simatupang.

    Kunjungi neobank Padel Tournament untuk informasi lebih lanjut tentang neobank Padel Tournament.

    Download neobank dari Bank Neo Commerce di PlayStore atau App Store dan sekarang.  

    ***

    PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

  • KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Disiplin Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang, Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di JPL 154 Karawang

    KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Disiplin Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang, Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di JPL 154 Karawang

    Jakarta, 1 November 2025 – Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, khususnya di area perlintasan sebidang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta berkolaborasi dengan Komunitas Jejak Railfans, Sadulur Sepoor dan Komunitas Railfans Karawang menggelar Sosialisasi Keselamatan Perjalanan Kereta Api di JPL 154 Karawang, KM 63+400 Emplasemen Stasiun Karawang, Jalan Tuparev, Nagasari, Karawang Barat, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (1/11).

    Kegiatan ini diikuti oleh jajaran KAI Daop 1 Jakarta meliputi AM Eksternal Humas Tohari, Katon/Karu Polsuska Wilayah 1D, Danru PKD beserta petugas, perwakilan Stasiun Karawang, Tim Humas, serta sejumlah komunitas railfans seperti Jejak Railfans, Sadulur Sepoor, dan Railfans Karawang. Turut hadir pula perwakilan dari Polsek Karawang Kota.

    Sosialisasi diawali dengan safety briefing untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Tim kemudian bersama komunitas railfans membentangkan spanduk dan poster imbauan keselamatan serta melakukan orasi kepada pengguna jalan yang melintas di sekitar perlintasan.

    Pengendara diingatkan untuk berhenti sejenak, melihat kiri dan kanan sebelum melintas, serta mendahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama.
    Manager Humas PT. KAI (Persero) Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menegaskan pentingnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan di perlintasan sebidang.

    “Keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama antara masyarakat dan KAI. Kami mengimbau agar pengguna jalan disiplin mematuhi rambu lalu lintas, mengutamakan perjalanan kereta api, dan tidak memaksakan diri melintas saat sinyal sudah berbunyi atau palang pintu mulai menutup. Ini demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Ixfan.

    Melalui kegiatan ini, KAI Daop 1 Jakarta berharap tingkat kesadaran masyarakat terhadap keselamatan perjalanan kereta api semakin meningkat. Dengan kedisiplinan bersama, perjalanan kereta api dapat berlangsung aman, lancar, dan bebas dari risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.

    Sebagai bagian dari program keberlanjutan keselamatan perkeretaapian, KAI Daop 1 Jakarta secara rutin melaksanakan kegiatan serupa di berbagai titik rawan pelanggaran di wilayah operasinya, seperti di kawasan Bekasi, Depok, dan Tangerang. Sosialisasi dilakukan tidak hanya melalui kegiatan lapangan, tetapi juga melalui edukasi di sekolah, kampus, hingga komunitas masyarakat sekitar jalur rel.

    “Kegiatan di Karawang ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam membangun budaya keselamatan di masyarakat. Kami ingin menjadikan keselamatan sebagai prioritas bersama, bukan hanya tanggung jawab KAI semata,” tambah Ixfan.

    KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen untuk terus melibatkan berbagai pihak — mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, hingga komunitas relawan pecinta kereta api — agar tercipta lingkungan transportasi yang aman dan selamat bagi semua pengguna moda transportasi, baik di jalur rel maupun jalan raya.