Penulis: Admin

  • Bepergian di Bulan Oktober: KAI Daop 1 Jakarta Hadirkan Kereta Api Tambahan, Yuuk Segera Pesan Tiketnya

    Bepergian di Bulan Oktober: KAI Daop 1 Jakarta Hadirkan Kereta Api Tambahan, Yuuk Segera Pesan Tiketnya

    Menyambut periode liburan dan meningkatnya antusiasme masyarakat untuk bepergian, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menghadirkan Kereta Api (KA) Tambahan yang akan beroperasi sepanjang bulan Oktober 2025.

    Pengoperasian KA tambahan ini bertujuan untuk memberikan alternatif perjalanan bagi pelanggan yang hendak berlibur, berwisata, maupun bersilaturahmi ke kampung halaman.

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwa KA tambahan ini dioperasikan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tiket sekaligus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

    “Bulan Oktober menjadi momentum liburan yang banyak dimanfaatkan masyarakat. Kehadiran KA tambahan ini memberikan kesempatan lebih luas bagi pelanggan untuk mendapatkan tiket perjalanan. Kami mengajak masyarakat untuk segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan,” ujar Ixfan.

    Daftar KA Tambahan Oktober 2025

    1. Periode Keberangkatan 1–31 Oktober 2025

    KA 30F/ 29F Argo Anjasmoro (Gambir – Surabaya Pasarturi PP) berangkat Stasiun Gambir 23.35 WIB.

    2. Periode Keberangkatan tanggal 2–5, 9–12, 16–19, 23–26, & 30–31 Oktober 2025

    KA 50F / 53F Purwojaya (Gambir – Cilacap PP), berangkat Stasiun Gambir 07.00 WIB;

    KA 58F /57 F Purwojaya (Gambir – Cilacap PP) berangkat Stasiun Gambir 13.25 WIB;

    KA 142F/147F PC Parahyangan Fakultatif & Panoramic (Gambir – Bandung PP) berangkat Stasiun Gambir 13.40WIB;

    KA 7006/7005 Batavia (Gambir – Solo Balapan PP) berangkat Stasiun Gambir 09.35 WIB;

    3. Periode Keberangkatan 5, 12, 19, & 26 Oktober 2025

    KA 126F/125F Cirebon Fakultatif (Gambir – Cirebon PP) berangkat Stasiun Gambir 23.55 WIB;

    Jenis Sarana KA Tambahan

    KA tambahan Oktober 2025 akan menggunakan berbagai jenis sarana terbaru, antara lain:

    Eksekutif Stainless Steel Gen. 1, New Generation, Mild Steel, dan New Image

    Ekonomi New Generation Modifikasi (72 seat), New Image (80 seat), dan Premium Stainless Steel (80 seat)

    Kereta Panoramic dengan jendela lebar dan atap kaca transparan untuk pengalaman perjalanan berbeda

    Pesan Tiket Lebih Awal

    Tiket KA tambahan sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, WhatsApp KAI121, Contact Center 121, serta seluruh mitra penjualan resmi.

    KAI mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan.

  • Pertemuan Kementerian PU Dengan Dubes UEA Fokus Pembangunan Infrastruktur Strategis

    Pertemuan Kementerian PU Dengan Dubes UEA Fokus Pembangunan Infrastruktur Strategis

    Jakarta, 25 September 2025 – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Kamis (25/9/2025). Pertemuan bilateral ini difokuskan untuk mempercepat implementasi kerja sama existing dan menjajaki peluang investasi strategis di sektor infrastruktur, khususnya pada bidang ketahanan air, pangan, dan energi.

    Menteri Dody dalam sambutannya menegaskan komitmen
    Kementerian PU dalam melaksanakan prioritas pembangunan infrastruktur sesuai
    arahan Presiden Prabowo Subianto. “Pembangunan bendungan, jaringan irigasi,
    sistem penyediaan air minum (SPAM), serta infrastruktur energi terbarukan
    merupakan fokus utama kami. Ini adalah tulang punggung untuk mewujudkan
    kedaulatan pangan dan energi nasional,” tegas Menteri Dody.

    Selain sektor strategis tersebut, Menteri Dody juga
    menyampaikan bahwa Kementerian PU terus mendorong pembangunan infrastruktur
    pendukung seperti jalan, jembatan, dan permukiman untuk pemerataan ekonomi dan
    kesejahteraan masyarakat, selaras dengan target Rencana Pembangunan Jangka
    Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

    Duta Besar UEA, Abdulla Salem Al Dhaheri, menyampaikan
    apresiasi terhadap langkah strategis Pemerintah Indonesia dan menyatakan minat
    yang besar dari pihak UEA untuk memperdalam kerja sama dan investasi di
    berbagai proyek infrastruktur Indonesia. “UEA melihat potensi kerja sama yang
    sangat besar, khususnya di bidang energi, pengelolaan air, dan transportasi.
    Kami berkomitmen untuk menjadi mitra strategis Indonesia dalam pembangunan,”
    ujar Duta Besar Abdulla.

    Menyambut antusiasme tersebut, Menteri Dody menyatakan
    keterbukaan Kementerian PU untuk berkolaborasi dengan investor internasional,
    termasuk UEA. Ia menekankan pentingnya keselarasan dengan regulasi dan
    mekanisme koordinasi di dalam negeri. “Kami menyambut baik investasi dari UEA.
    Setiap potensi kerja sama perlu dikoordinasikan dengan Kementerian
    Investasi/BKPM untuk memastikan keselarasan dengan kebijakan nasional dan memberikan
    manfaat timbal balik,” jelas Menteri Dody.

    Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi
    dan mempercepat implementasi Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian PU
    Indonesia dan Kementerian Energi dan Infrastruktur UEA yang ditandatangani pada
    2022 dan masih berlaku hingga 2027. MoU ini mencakup, antara lain, promosi dan
    realisasi investasi pada proyek-proyek infrastruktur prioritas.

    Kementerian PU mengidentifikasi sejumlah peluang proyek
    dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang total nilainya
    mencapai USD 5,54 miliar. Portofolio ini mencakup proyek-proyek di sektor
    sumber daya air, jalan dan jembatan, serta permukiman yang potensial untuk
    ditawarkan kepada mitra strategis seperti UEA.

    Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk segera
    mengadakan pertemuan lanjutan di tingkat teknis guna membahas detail
    proyek-proyek yang memiliki potensi kerja sama. “Kementerian PU siap
    memfasilitasi pertemuan teknis lebih lanjut. Mari kita identifikasi
    proyek-proyek yang feasible dan saling menguntungkan bagi Indonesia dan UEA,”
    tutup Menteri Dody.

    Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
    Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
    Subianto.

    #SigapMembangunNegeriUntukRakyat

    #SetahunBerdampak

  • Pelindo Mengajar Nyalakan Harapan Anak Bangsa

    Pelindo Mengajar Nyalakan Harapan Anak Bangsa

    Medan, September 2025 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT),
    subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bidang pengoperasian terminal
    nonpetikemas, kembali menggelar program Pelindo Mengajar yang menjadi wadah
    berbagi ilmu dan inspirasi, sekaligus memperkenalkan dunia maritim dan
    kepelabuhanan kepada generasi muda.

    Pelindo Mengajar ini digelar selama dua hari, hadir di SMA
    Al Hikmah Medan pada Rabu (24/9) dengan narasumber Direktur SDM Pelindo Multi
    Terminal, Edi Priyanto serta juga hadir di MA YASPI pada Kamis (25/9) dengan
    narasumber Direktur Teknik Pelindo Multi Terminal, Yarham Harid.

    Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
    ini yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pelindo tahun
    2025, siswa siswi dikenalkan mengenai peran vital pelabuhan dalam kehidupan
    sehari-hari, bahwa lebih dari 80 persen lalu lintas barang di dunia diangkut
    melalui laut. Hal ini menjadikan pelabuhan sebagai simpul logistik yang sangat
    penting dalam mendorong roda perekonomian.

    Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto
    menerangkan bahwa Pelindo Mengajar merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk
    hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya untuk memajukan dunia pendidikan
    dan mempersiapkan generasi muda menjadi pemimpin Indonesia.

    “Dalam program Pelindo Mengajar, kami tidak hanya
    mengenalkan peran pelabuhan sebagai pintu gerbang perekonomian, kami juga
    mendorong siswa-siswi untuk berani bermimpi dalam mengejar cita-cita, selalu
    ada harapan bagi siswa-siswi yang berjuang keras untuk mewujudkannya,” ujar
    Edi.

    Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 300 siswa-siswi sekolah
    menengah ini dikemas secara menarik dan interaktif yang mendorong para siswa
    mengikuti jalannya acara dengan antusias. Dalam rangkaian kegiatan ini, Pelindo
    Multi Terminal menyerahkan bantuan fasilitas mengajar berupa perangkat
    teknologi informasi dan komunikasi kepada masing-masing sekolah serta
    smartphone kepada siswa-siswi berprestasi untuk mendorong peningkatan
    pengetahuan dan kreativitas siswa di era digital.

    Apresiasi datang dari Kepala Madrasah YASPI Medan, Khaira Ulfa
    Tanjung, atas penyelenggaraan Pelindo Mengajar serta sejumlah bantuan yang
    diserahkan yang dapat menunjang proses belajar mengajar di lingkungan sekolah.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Pelindo Multi Terminal
    yang sudah hadir langsung ke sekolah kami. Kehadiran di sekolah ini memberikan
    inspirasi dan membuka wawasan siswa mengenai dunia kerja, khususnya di sektor
    maritim dan kepelabuhanan. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus
    berlanjut agar anak-anak semakin termotivasi untuk meraih cita-cita mereka,”
    tutur Khaira.

    Salah satu peserta, Zahrani Shafutri, siswi SMA Al Hikmah
    Medan mengungkapkan rasa bahagianya karena Pelindo Mengajar dapat hadir di
    tengah-tengah mereka untuk berbagi ilmu dan inspirasi. “Kami bisa belajar
    secara langsung dari narasumber yang memiliki banyak pengalaman yang dapat
    menginspirasi kami, semoga kegiatan ini bisa diagendakan secara rutin setiap
    tahun,” ungkap Zahrani.

  • Hisense Luncurkan Revolusi RGB-MiniLED TV di Indonesia

    Hisense Luncurkan Revolusi RGB-MiniLED TV di Indonesia

    Inovasi teknologi RGB pertama di dunia meredefinisikan masa depan tampilan layar TV premium

    Jakarta,
    25 September 2025 –
    Hisense sebagai merek
    elektronik konsumen dan peralatan rumah tangga, resmi meluncurkan TV dengan
    teknologi RGB pertama di dunia, yaitu 116inch UX ULED RGB-MiniLED TV. Kehadiran
    ini menandai tonggak penting bagi industri televisi Tanah Air, menghadirkan
    teknologi display generasi baru yang lebih tajam, lebih hidup, dan lebih
    imersif.

    “Hisense
    berkomitmen membawa inovasi kelas dunia untuk masyarakat Indonesia. Kehadiran
    TV RGB-MiniLED ini bukan hanya soal layar besar dan kualitas premium, melainkan
    menghadirkan pengalaman menonton yang lebih nyaman, hemat energi, sekaligus
    ramah mata,”
    ujar Jaton Li, President Director
    Hisense Indonesia
    .

    RGB-MiniLED: Terobosan Teknologi Layar Televisi

    Seiring
    perkembangan pesat TV dari LCD, OLED hingga MiniLED, kini hadir RGB-MiniLED
    sebagai lompatan besar berikutnya. Berbeda dengan MiniLED konvensional yang
    bergantung pada backlight monokromatik, RGB-MiniLED memancarkan cahaya merah,
    hijau, dan biru langsung dari tingkat backlight. Hasilnya, akurasi
    warna, kontras, dan kedalaman visual meningkat drastis—menjadikan sebuah
    perubahan paradigma dalam dunia pertelevisian, bukan sekadar pembaruan
    teknologi.

    Hisense menjadi
    pelopor global dalam menghadirkan RGB-MiniLED ke produksi massal, didukung dual-chip
    inovatif yaitu, RGB-MiniLED Chip untuk kontrol cahaya presisi dan efisiensi
    tinggi, serta Hi-View AI Engine X sebagai prosesor AI kelas dunia dengan
    kemampuan penyelarasan cahaya dan warna di ribuan zona local dimming.

    Kombinasi keduanya
    memungkinkan sinkronisasi secara real time antara panel dan backlight,
    menghasilkan gambar dengan detail, kecerahan, dan spektrum warna yang belum
    pernah dicapai sebelumnya.

    Cakupan
    Warna & Keunggulan Rekayasa

    Hisense 116inch UX
    ULED RGB-MiniLED TV mencakup hingga 100% gamut warna BT.2020 dengan saturasi
    merah 99%, hijau 91,8%, dan biru 100%. Tanpa banyak filter tambahan, layar
    mampu menghasilkan warna murni langsung dari sumber, dipadukan dengan kontrol 3×26-bit
    untuk kontras dan rentang dinamis yang jauh melampaui teknologi konvensional.

    Hisense
    juga mengedepankan reliabilitas jangka panjang. Dengan eliminasi LED biru
    berdaya tinggi dan optimisasi pelepasan panas, emisi cahaya biru berkurang
    lebih dari 50% dibanding quantum dots, menghadirkan pengalaman menonton
    yang ramah mata tanpa mengurangi kecerahan.

    Dari Laboratorium ke Konsumen

    Hisense
    menjadi yang pertama mengomersialisasikan RGB-MiniLED setelah melalui enam
    generasi optimisasi chipset, tiga fase packaging, serta lebih
    dari 8.000 jam pengujian. Pendekatan integrasi vertikal yang dimiliki
    Hisense—menguasai komponen inti layar hingga teknologi pemrosesan
    gambar—membuat performa TV lebih optimal sekaligus memastikan efisiensi
    produksi dan skalabilitas.

    Teknologi
    ini juga siap menjawab kebutuhan masa depan: refresh rate 165Hz Game Mode
    Ultra, dukungan hingga layar 116 inci, serta efisiensi energi hingga 42%.
    Dengan demikian, RGB-MiniLED menjadi solusi seimbang antara kualitas premium,
    daya tahan, dan konsumsi daya rendah.

    Kepemimpinan
    Pasar Global & Indonesia

    Komitmen Hisense
    terhadap pengalaman layar besar premium telah terbukti. Menurut laporan Omdia,
    Hisense menduduki peringkat No.1 global untuk TV 100 inci ke atas pada periode
    2023–H1 2025, serta peringkat No.1 global untuk MiniLED TV (H1 2025). Hisense juga
    mempertahankan keunggulannya di pasar Laser TV, menduduki peringkat 1 global,
    dan melanjutkan dominasi globalnya selama enam tahun berturut-turut. Kini,
    melalui peluncuran resmi di Indonesia, Hisense memperluas akses masyarakat
    terhadap teknologi terkini, dimulai dengan seri Hisense 116inch UX ULED
    RGB-MiniLED TV pertama di dunia.

    “Peluncuran
    RGB-MiniLED TV di Indonesia adalah langkah strategis kami untuk menjadikan
    Hisense bukan hanya sebagai pilihan, tetapi standar baru bagi TV premium. Kami
    percaya teknologi ini akan membawa pengalaman hiburan di rumah ke level
    berikutnya bagi konsumen Indonesia,”
    tutup
    Jaton.

  • Krakatau Steel Memperkuat Pasar Eropa Melalui  Catatan Rekor Ekspor 54.247 Ton Cold Rolled Coil (CRC) ke Spanyol

    Krakatau Steel Memperkuat Pasar Eropa Melalui Catatan Rekor Ekspor 54.247 Ton Cold Rolled Coil (CRC) ke Spanyol

    Cilegon, 25 September 2025 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group melalui anak usaha PT Krakatau Baja Industri (KBI), Krakatau Steel kembali menorehkan prestasi dengan melepas ekspor 54.247 ton produk Cold Rolled Coil (CRC) ke Spanyol. Hasil ini merupakan ekspor terbesar untuk produk CRC sepanjang sejarah KS Group berdiri.

    Pencapaian ini memperkuat posisi
    Krakatau Steel Group sebagai produsen baja nasional yang mampu menembus pasar
    internasional dengan produk berkualitas. Hasil ini tidak hanya mencerminkan
    konsistensi perusahaan dalam memperluas jangkauan pasar, tetapi juga kontribusi
    nyata terhadap peningkatan devisa negara.

    Menteri Perindustrian Republik
    Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh Direktur Jenderal
    Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, Setia Diarta,
    memberikan apresiasi atas langkah ekspor ini yang dinilai  sejalan dengan visi pemerintah dalam
    memperkuat ekonomi nasional. “Ekspor baja ke Eropa
    menunjukkan bahwa produk dalam negeri memiliki daya saing tinggi. Pemerintah
    akan terus memberikan dukungan agar industri strategis seperti Krakatau Steel
    semakin berperan dalam memperkuat perekonomian nasional”, jelasnya.

    Kementerian
    Perindustrian mengemukakan, industri baja nasional kini memiliki peranan
    penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur, penguatan industri
    permesinan, otomotif, galangan kapal, hingga energi. Berdasarkan data World
    Steel Association, pada tahun 2024 Indonesia menempati posisi ke-14 dalam
    produksi crude steel dunia dengan produksi sebesar 18 juta ton. Jumlah
    realisasi produksi ini telah mengalami kenaikan signifikan dalam 5 tahun
    terakhir, yaitu mencapai 110% jika dibandingkan produksi 2019 sebesar 8,5 juta
    ton.

    Sejalan
    dengan itu Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional,
    Kementerian Perdagangan yang diwakili oleh Direktur Pengembangan Ekspor
    Produk Manufaktur Kementerian Perdagangan RI Deden Muhammad Fajar Shiddiq
    mengatakan kegiatan ekspor ini merupakan kegiatan hasil kerja keras industri
    manufaktur yang memperlihatkan kemampuan produksi dalam negeri di kancah
    internasional

    “Keberhasilan ekspor CRC oleh PT KBI bukan hanya
    kebanggaan bagi KS Group, tetapi juga menjadi bukti bahwa industri baja
    nasional memiliki kapasitas untuk bersaing dan menembus pasar internasional”
    ujar Direktur Utama KS Group, Akbar Djohan yang  juga menjabat sebagai Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia) serta
    Chairman IISIA (Indonesia Iron & Steel Industry Association). Pernyataan
    tersebut makin menegaskan bahwa capaian KBI merupakan bukti nyata daya saing
    industri baja Indonesia.

    Sementara
    itu, Direktur Utama PT KBI, Arief Purnomo, menambahkan bahwa keberhasilan
    ekspor ini merupakan hasil komitmen perusahaan dalam menjaga mutu produk dan
    layanan. “Sepanjang tahun 2025, KBI telah mencatat total ekspor CRC
    sekitar 62.000 ton ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Polandia,
    Spanyol, Belgia dan Portugal”, ungkapnya.

    Arief
    menambahkan, pasar ekspor ke depannya akan menjadi  salah satu kekuatan penjualan bagi KBI. Saat
    ini PTKBI sedang gencar bekerja sama dengan para mitra untuk mengakses pasa ekspor
    untuk produk CRC di berbagai belahan dunia. Kegiatan ekspor ini merupakan hasil
    kolaborasi Krakatau Baja Industri, Krakatau Posco sebagai penyedia bahan baku,
    dan Posco Internasional yang melakukan penguatan distribusi pasar
    internasional.

    Dengan
    keberhasilan ekspor ke Spanyol ini, PT Krakatau Baja Industri diharapkan
    semakin memperkokoh posisinya sebagai produsen baja berkualitas global
    sekaligus mendukung Krakatau Steel Group dalam mewujudkan kemandirian industri
    baja Indonesia. Pencapaian ini juga menunjukkan komitmen KBI untuk terus
    tumbuh, memperluas pasar, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian
    nasional.

  • Divre IV Tanjungkarang Selenggarakan Lomba Foto Bertema “Endless Journey” dalam Rangka HUT ke-80 KAI

    Divre IV Tanjungkarang Selenggarakan Lomba Foto Bertema “Endless Journey” dalam Rangka HUT ke-80 KAI

    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PT Kereta Api Indonesia (Persero), Divre IV Tanjungkarang menggelar lomba foto dengan tema “Endless Journey”. Ajang ini diikuti oleh berbagai peserta dari masyarakat umum, fotografer profesional, komunitas fotografi, hingga pecinta kereta api.

    Pendaftaran dan pengiriman karya telah berlangsung sejak 8 September hingga 20 September 2025, dan mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Puluhan karya yang masuk menunjukkan tingginya antusiasme dan kreativitas pecinta fotografi dalam mengabadikan momen perjalanan bersama kereta api.

    Untuk memeriahkan lomba, KAI Divre IV Tanjungkarang menyiapkan total hadiah sebesar Rp12 juta bagi para pemenang. Hadiah ini diharapkan menjadi bentuk apresiasi nyata atas karya-karya terbaik yang berhasil menggambarkan semangat perjalanan bersama KAI.

    Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari menyampaikan bahwa lomba ini menjadi ruang apresiasi bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas melalui karya visual yang menangkap perjalanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan penuh makna.

    “Tema ‘Endless Journey’ mencerminkan perjalanan panjang KAI dalam melayani masyarakat selama 80 tahun, sekaligus semangat keberlanjutan menuju masa depan transportasi yang lebih baik. Antusiasme peserta luar biasa dan karya yang dihasilkan sangat menginspirasi,” ujar Zaki.

    Zaki mengucapkan terima kasih atas partisipasi luar biasa pecinta fotografi dalam Lomba Fotografi “Endless Journey KAI”ini. Setelah melalui seleksi ketat, Divre IV Tanjungkarang tetapkan pemenang lomba sebagai berikut:

    – Juara 1: Stefanus Arnael Putra (@stefanusputra27)
    – Juara 2: Fadhil Anugerah Putra (@fadhilge02)
    – Juara 3: Khisien Chaviero (@chavierotie)

    Divre IV Tanjungkarang juga mengucapkan selamat kepada para pemenang serta mengapresiasi semangat berkarya seluruh peserta lomba yang telah berpartisipasi. Karya-karya para pemenang begitu menginspirasi dan berhasil menggambarkan indahnya perjalanan bersama KAI.

    Semoga karya fotografi ini semakin menumbuhkan rasa cinta terhadap kereta api dan memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas perkeretaapian sebagai bagian dari kehidupan bersama.

  • Film Sampai Titik Terakhirmu Rilis Poster Teaser, Siap Tayang  November 2025!

    Film Sampai Titik Terakhirmu Rilis Poster Teaser, Siap Tayang November 2025!

    Film Sampai Titik Terakhirmu rilis teaser poster, dibintangi Mawar de Jongh & Arbani Yasiz. Tayang 13 November 2025.

    Jakarta, 25 September 2025 – LYTO Pictures merilis teaser poster untuk film Sampai Titik Terakhirmu yang disutradarai Dinna Jasanti dan ditulis Evelyn Afnilia. Film ini didasarkan pada kisah nyata Shella Selpi Lizah, influencer yang berjuang melawan kanker sampai akhir hayatnya.

    Poster teaser Sampai Titik Terakhirmu menggambarkan ALBI (Arbani Yasiz) mendorong kursi roda SHELLA (Mawar de Jongh) di tengah ladang bunga matahari. Perpaduan warna hijau dan kuning hangat pada poster memberikan kesan harapan dan kesetiaan, ditambah senyum lebar Albi dan Shella seolah menguatkan pesan kebahagiaan tanpa masalah di dunia ini. Namun jika kita melihat secara lebih detil, keberadaan Shella di kursi roda dan penggunaan bucket hat yang menutupi kepalanya, memberitahu kita bahwa ada sesuatu yang Shella sembunyikan. Tint biru pada keseluruhan poster juga justru memberikan rasa kepedihan terpendam yang dimiliki oleh pasangan muda ini.

    Kemiripan pose dalam poster teaser dengan foto profil akun media sosial Albi dan Shella, juga menunjukkan keseriusan rumah produksi LYTO Pictures dalam menyajikan penggambaran cerita yang emosional, akurat, dan sesuai dengan ekspektasi pengikut pasangan ini.

    Film Sampai Titik Terakhirmu sendiri mengisahkan kisah nyata Shella dan Albi yang bertemu dalam perjalanan meraih mimpi masing-masing. Cinta bersemi di antara mereka, namun sayang, kegembiraan itu harus dihantam oleh kenyataan adanya kanker ganas yang tumbuh di tubuh Shella. Hal itu tidak menggetarkan cinta yang dimiliki Albi untuk Shella, mereka berjuang bersama untuk kesehatan dan kehidupan yang lebih baik, sampai titik terakhir.

    Selain Mawar de Jongh dan Arbani Yasiz, film ini juga dibintangi oleh Unique Priscilla, Kiki Narendra, Yasamin Jasem, Tika Panggabean, Siti Fauziah, TJ Ruth, Onadio Leonardo, Shakeel Fauzi Aisy, Vonny Felicia, Verina Ardiyanti, Alfie Alfandy, Dana Wardhana, dan Ricky Cemor.

    Produser LYTO Pictures, Andi Suryanto, menyatakan, “Film Sampai Titik Terakhirmu merupakan bentuk penghormatan kami terhadap mendiang Shella Selpi, yang selama hidupnya telah menginspirasi banyak orang, dan kepada Albi Dwizky, yang menunjukkan kekuatan cinta dan kesetiaan yang tidak goyah di tengah terjang badai penyakit dan kesulitan yang mereka hadapi. Layaknya bunga matahari yang melambangkan optimisme, ketahanan, dan kehangatan, semoga film ini dapat menyampaikan pesan tersebut ke penonton.”

    Dari poster teaser yang sangat romantis dan sarat akan pesan kuat ini, penonton dipastikan semakin tidak sabar menanti penayangan film Sampai Titik Terakhirmu mulai 13 November 2025 di seluruh bioskop Indonesia.

    Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website resmi https://www.lytopictures.com atau ikuti akun Instagram @lytopictures dan @sampaititikterakhirmu.

    #SampaiTitikTerakhirmu #STTM #FilmSampaiTitikTerakhirmu #FilmIndonesia #FilmDrama #Tayang13November2025 #LytoPictures #Kehilangan #Kesetiaan #ShellaSelpi #AlbiDwizky #AlbiShella

  • Mini Expo Spesial HUT ke-80 KAI Catat Penjualan 7.280 Tiket dalam Sehari, Promo Lain Siap Menyusul

    Mini Expo Spesial HUT ke-80 KAI Catat Penjualan 7.280 Tiket dalam Sehari, Promo Lain Siap Menyusul

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menghadirkan apresiasi bagi masyarakat dalam rangka HUT ke-80. Melalui KAI Mini Expo yang digelar di 11 stasiun besar pada 24 September 2025, tercatat 7.280 tiket promo terjual hanya dalam satu hari untuk keberangkatan periode 24 September hingga 8 November 2025.

    “Antusiasme pelanggan dalam memanfaatkan Mini Expo ini sangat tinggi. Hal ini membuktikan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan transportasi favorit masyarakat,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.

    Sejumlah stasiun yang paling banyak diminati antara lain Pasarsenen, Yogyakarta, Gambir, Bandung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Purwokerto, Semarang Tawang, Malang, dan Bekasi. Data ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan menuju kota-kota utama di Jawa.

    Anne menambahkan, rangkaian promo belum berhenti pada Mini Expo. Masyarakat masih bisa menantikan Flash Sale Rp80.000 pada 28 September 2025 pukul 15.00–16.00 WIB melalui aplikasi Access by KAI untuk perjalanan 29 September–12 November 2025, serta Birthday Sale Diskon 20% yang juga berlangsung pada 28 September 2025 untuk perjalanan H+45.

    “Delapan puluh tahun adalah perjalanan panjang penuh cerita. Satu hal yang tidak berubah adalah semangat KAI untuk melayani. Melalui berbagai promo dan peningkatan layanan, kami ingin memastikan kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan terjangkau,” tutup Anne.

  • Nabung di neobank Sekarang dan Dapatkan Cashback dan Diskonan

    Nabung di neobank Sekarang dan Dapatkan Cashback dan Diskonan

    Di era digital, hampir semua aktivitas kini bisa dilakukan dari smartphone. Mulai dari pesan makanan, belanja kebutuhan rumah, sampai mengatur keuangan. Salah satu yang semakin populer adalah menabung di bank dengan layanan digital. Cara ini menjadi pilihan banyak orang, terutama anak muda, karena menawarkan kemudahan, efisiensi, dan transparansi yang sulit ditandingi bank konvensional.

    Menabung memang sering dianggap aktivitas sederhana. Namun, dalam praktiknya, banyak orang merasa kesulitan untuk konsisten. Salah satu alasannya adalah faktor repot harus datang ke bank, antre, mengisi formulir, dan mengorbankan waktu. Bank dengan layanan digital hadir untuk menjawab tantangan itu. Dengan aplikasi di genggaman, menabung bukan lagi kewajiban yang membosankan, tapi bisa menjadi bagian dari gaya hidup finansial yang lebih modern.

    Kenapa Menabung di Bank dengan Layanan Digital Jadi Favorit

    1. Mudah dan cepat

    Salah satu alasan utama banyak orang beralih adalah faktor kemudahan. Semua transaksi bisa dilakukan lewat aplikasi: mulai dari membuka rekening, melakukan transfer, cek saldo, hingga menambah tabungan. Prosesnya hanya butuh hitungan detik, tanpa harus antre di teller.

    Misalnya, jika kamu ingin menabung Rp100.000 hari ini, cukup top-up lewat e-wallet atau transfer dari rekening lain, langsung masuk ke tabungan. Praktis, bukan?

    2. Biaya lebih hemat

    Bank konvensional sering kali membebankan biaya administrasi bulanan, biaya transfer, atau biaya tarik tunai. Bank dengan layanan digital, sebaliknya, banyak yang menawarkan gratis transfer antarbank, tanpa biaya admin, bahkan cashback. Hasilnya, uangmu benar-benar masuk ke tabungan, bukan terkikis oleh potongan bulanan.

    3. Aman dan transparan

    Mungkin sebagian orang masih ragu dengan keamanan bank dengan layanan digital. Namun, bank dengan layanan digital resmi di Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, semua transaksi terekam di aplikasi, sehingga kamu bisa memantau dengan lebih detail. Tidak ada lagi cerita lupa kemana uang pergi, karena semua tercatat secara real time.

    4. Sering dapat promo 

    Salah satu keuntungan menabung di bank dengan layanan digital adalah sering ada promo promo bank online menarik. Mulai dari cashback, diskon belanja, gratis transfer, sampai bonus saldo tambahan. Promo-promo ini bikin pengalaman menabung jadi lebih seru karena bukan cuma uangmu yang aman, tapi juga ada ekstra keuntungan setiap kali kamu aktif menabung atau bertransaksi.

    Menabung Lebih Menguntungkan dengan Promo Nasabah Baru 9.9 Double Untung

    Selain kemudahan fitur, salah satu daya tarik bank dengan layanan digital adalah promo tabungan. Promo ini bisa jadi motivasi tambahan untuk lebih rajin menabung. Misalnya, program cashback untuk nasabah baru maupun lama, promo top-up, atau bunga tabungan yang lebih tinggi dari rata-rata bank konvensional. 

    Di sinilah menabung jadi tidak hanya soal menyimpan uang, tetapi juga bisa memberikan keuntungan tambahan. Salah satu, bank dengan layanan digital yang sering menawarkan promo menarik adalah neobank dari Bank Neo Commerce. Jika belum menjadi nasabah, kamu bisa menikmati promo khusus nasabah baru. 

    Selama periode promo 9.9 Double Untung, nasabah baru bisa mendapatkan E-Voucher diskon 50% hingga Rp25 ribu di Kopi Kenangan di neobank. Caranya cukup dengan melakukan transaksi QRIS minimal Rp50.000. Periode promo ini mulai dari 1–30 September 2025. Info lengkap mengenai promo nasabah baru di s.id/neokenangan.

    Selain itu, nasabah baru juga bisa menikmati cashback hingga Rp300 ribu jika membuka Tabungan NOW di neobank, dengan setoran minimal Rp100.000 (kuota 750 orang pertama) Periode promo berlangsung dari 1–30 September 2025. Cashback akan dikirim maksimal 3 hari kerja setelah periode promo berakhir. Cek cara klaim promo nasabah baru dan info lengkap promo Nabung Untung NOW di http://s.id/neonabungnow.

    Dengan promo di atas, selain saldo tabunganmu bertambah, kamu juga mendapatkan bonus ekstra yang bikin aktivitas menabung terasa lebih menyenangkan.

    Yuk, daftar jadi nasabah baru neobank sekarang, transaksi QRIS, dan nikmati promo nasabah barunya.

    Klik link 9.9 Double Untung Pengguna Baru untuk tahu cara klaim promo nasabah baru dan  info lengkap dan terbaru mengenai program promo nasabah baru. 

    Download neobank dari Bank Neo Commerce di PlayStore atau App Store dan sekarang.  

    ***

    PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

  • Riset MSC: Social Commerce Tumbuh Pesat, Tapi Perempuan Masih Tertinggal di Ekonomi Digital

    Riset MSC: Social Commerce Tumbuh Pesat, Tapi Perempuan Masih Tertinggal di Ekonomi Digital

    Riset MSC 2025 mengungkap mayoritas perempuan pelaku *social commerce* di Indonesia masih mengandalkan dana pribadi dan minim pelatihan, sehingga perlu ekosistem digital inklusif dan akses pembiayaan formal agar usaha mereka bisa tumbuh berkelanjutan.

    “Saya hanya tahu fitur katalog di WhatsApp Business dari wawancara ini.
    Saya harap ada pelatihan supaya bisa menggunakannya dengan efektif.” ujar
    Jumiyah, pengusaha kuliner di Balikpapan.

    Cerita Jumiyah bukan kasus tunggal. Ribuan pengusaha mikro di Indonesia,
    terutama perempuan, kini menggantungkan mata pencahariannya pada social commerce, aktivitas jual beli
    barang dan jasa melalui media sosial seperti WhatsApp, Facebook, dan TikTok.
    Namun di balik geliat ini, masih banyak pengusaha yang berjalan tanpa
    perlindungan, pelatihan, maupun akses keuangan formal.

    Social commerce berbeda
    dengan e-commerce formal yang lebih terstruktur. Ia dikelola secara sederhana,
    berbasis jaringan pribadi, dan banyak dijalankan oleh pengusaha mikro informal.
    Menurut PP
    No. 7 Tahun 2021, pengusaha mikro adalah pengusaha produktif dengan modal usaha
    maksimal Rp 1 miliar atau omzet tahunan hingga Rp 2 miliar. Banyak
    pelaku social commerce tergolong pengusaha mikro informal, yakni usaha
    perorangan berskala kecil yang dikelola sederhana, belum sepenuhnya tercatat
    secara formal, dan berbasis jaringan pribadi.

    Riset terbaru MSC (MicroSave Consulting) Southeast Asia yang berjudul “The Landscape and Financial Access of
    Social Commerce Sellers in Indonesia”
    dilakukan MSC di tujuh provinsi di
    Indonesia dengan memanfaatkan data Survey Angkatan Kerja Nasional (Sakernas),
    untuk menganalisis distribusi usaha sosial di berbagai wilayah. Fokus utamanya
    adalah menelusuri perjalanan para pengusaha social
    commerce
    , terutama perempuan, dalam mengakses layanan keuangan digital,
    memahami hambatan yang mereka hadapi, serta menguji potensi model kredit
    berbasis data untuk meningkatkan inklusi keuangan.

    Studi ini menemukan 74% pelaku perdagangan sosial masih mengandalkan
    dana pribadi untuk modal usaha. Hanya sebagian kecil yang mendapatkan kredit
    dari lembaga keuangan formal. Perempuan memang lebih aktif berjualan lewat
    media sosial, tetapi cenderung lebih berhati-hati mengambil risiko finansial.
    Banyak yang memilih skema informal seperti arisan dibanding pinjaman bank.
    Selain itu, kurangnya integrasi fitur end-to-end
    (berupa katalog, pembayaran, logistik, dll) membuat transaksi tetap manual,
    rawan risiko, dan tidak tercatat. Kondisi ini menjadi hambatan utama untuk
    mengakses pembiayaan formal.

    Riset ini juga mencatat hanya 5,8% pengusaha yang pernah mengikuti
    pelatihan bisnis. Angka ini menunjukkan perlunya pendekatan pelatihan yang
    fleksibel, murah, dan sesuai dengan platform yang digunakan pengusaha
    sehari-hari.

    Cerita lain datang dari Ratna, pengusaha kerajinan di Jawa Barat, yang
    mengandalkan WhatsApp dan arisan komunitas untuk menopang usahanya. Ia menolak
    menggunakan pembayaran digital karena khawatir dengan penipuan, dan merasa
    sistemnya terlalu rumit.

    “Saya tidak terbiasa dengan sistem perbankan, saya percaya pada
    orang-orang yang saya kenal,” katanya. Sikap ini mencerminkan rendahnya adopsi
    digital di antara pengusaha berbasis komunitas yang rentan kehilangan akses
    jika tidak ada pendekatan inklusif dan edukatif.

    Temuan-temuan ini menyoroti urgensi membangun ekosistem digital yang
    inklusif dan aman, mulai dari regulasi yang mendukung, perlindungan konsumen,
    hingga pemanfaatan data alternatif untuk credit
    scoring
    . Platform digital juga perlu menghadirkan fitur yang sederhana dan
    ramah pengguna agar pengusaha informal bisa berkembang tanpa harus berpindah ke
    e-commerce yang kompleks.

    Social commerce bukan
    sekadar berjualan online, tapi menjadi ruang penting bagi perempuan untuk
    membangun usaha, sementara masih bisa mengurus keluarga, dan mengakses peluang
    ekonomi digital. Sudah saatnya mereka didukung dengan sistem yang mendorong
    mereka untuk berpertisipasi secara formal dalam kegiatan ekonomi, khususnya
    ekonomi digital,” ujar Grace Retnowati, Direktur MSC Southeast Asia.

    Sejalan dengan hal tersebut, Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza
    Adha Damanik, menegaskan bahwa penguatan kapasitas dan akselerasi skala UMKM
    merupakan kunci dalam menjaga daya saing nasional. Namun, dukungan tersebut
    harus tetap selaras dengan karakteristik UMKM yang beragam agar program
    kebijakan yang dijalankan benar-benar efektif dan berkelanjutan.

    Menurutnya, riset ini menjadi krusial di tengah pesatnya pertumbuhan
    social commerce di Indonesia, yang belum sepenuhnya diimbangi dengan sistem
    pendukung yang inklusif dan aman.

    “Untuk itu, kehadiran social commerce seharusnya mampu memberikan
    proteksi kepada pengusaha UMKM melalui promosi produk secara gratis di media
    sosial, serta membuka akses ke pasar yang lebih luas,” ujar Riza.

    Ia juga menekankan bahwa meski social commerce memberikan banyak
    manfaat, tetap diperlukan pendampingan dan pengawasan yang ketat, mengingat
    tantangan seperti persaingan dengan maraknya produk impor merupakan sebuah
    keniscayaan.

    Untuk mendiseminasikan temuan ini, MSC bersama Kementerian UMKM akan
    menyelenggarakan webinar pada 25 September 2025 dengan tema: “Akses Pembiayaan bagi Penjual Informal Perempuan
    dalam Social Commerce”. Acara ini turut dihadiri sejumlah Kementerian dan
    Lembaga, praktisi, pelaku UMKM dan media.

    Riset ini menjadi krusial di tengah pesatnya pertumbuhan social commerce
    di Indonesia. Sejak diberlakukannya Permendag No. 31 Tahun 2023, pemerintah menegaskan langkah
    proteksi terhadap UMKM dalam negeri agar tetap terlindungi dari dominasi
    algoritma platform besar. Dalam praktiknya, kebijakan ini mendorong pengusaha
    mikro untuk semakin mandiri memanfaatkan platform yang ada, meskipun masih
    menghadapi tantangan dalam hal integrasi fitur, akses pasar, dan literasi
    digital.

    Namun, peluang untuk membangun ekosistem yang lebih inklusif masih
    terbuka lebar. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, investasi yang
    berperspektif gender, dan kolaborasi lintas sektor, perdagangan sosial bisa
    menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi perempuan dan kelompok rentan.

    Saat perempuan dan pengusaha mikro mendapat akses yang setara terhadap
    pembiayaan, pelatihan, dan perlindungan digital, mereka tidak hanya bertahan,
    tetapi mampu tumbuh, berinovasi, dan mendorong perubahan di era ekonomi digital
    Indonesia.

    Unduh laporan lengkapnya di sini: https://tinyurl.com/nbr43sk5