Penulis: Admin

  • BRI Dorong Percepatan Akuisisi BRImo di Kodam Jaya

    BRI Dorong Percepatan Akuisisi BRImo di Kodam Jaya

    Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperkuat transformasi digital melalui program percepatan akuisisi BRImo di berbagai instansi. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di lingkungan Kodam Jaya – TNI, Senin (06/10), sebagai upaya meningkatkan literasi dan pemanfaatan layanan digital perbankan di kalangan prajurit dan pegawai.

    Dalam kegiatan ini, tim BRI memperkenalkan secara komprehensif fitur-fitur aplikasi BRImo, yang dirancang untuk memberikan kemudahan transaksi finansial hanya melalui ponsel pintar. Mulai dari transfer, pembayaran tagihan, top up dompet digital, pembelian produk investasi sederhana, hingga monitoring tabungan dapat dilakukan secara cepat, aman, dan efisien.

    Percepatan akuisisi ini juga mencakup sesi pendampingan langsung bagi peserta untuk melakukan aktivasi aplikasi BRImo di tempat. Hal ini bertujuan agar seluruh pegawai dan prajurit Kodam Jaya dapat segera merasakan manfaat layanan digital BRI dalam mendukung aktivitas keuangan sehari-hari.

    Perwakilan BRI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas inklusi keuangan digital di kalangan aparatur pertahanan. “Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk TNI, memiliki akses terhadap layanan keuangan modern yang praktis dan terpercaya,” ujarnya.

    Sementara itu, pimpinan Kodam Jaya menyampaikan apresiasi atas inisiatif BRI dalam menghadirkan sosialisasi dan pendampingan langsung. Menurutnya, pemanfaatan aplikasi digital seperti BRImo sejalan dengan kebutuhan zaman yang serba cepat dan praktis, sekaligus mendukung efisiensi dalam pengelolaan keuangan pribadi.

    Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif serta demonstrasi penggunaan BRImo untuk berbagai transaksi, yang disambut antusias oleh peserta.

    Dengan percepatan akuisisi BRImo ini, BRI menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis TNI dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang inklusif, modern, dan berdaya guna.

  • BRI Dorong Literasi Keuangan Aparatur Negara Lewat Sosialisasi di Bea Cukai

    BRI Dorong Literasi Keuangan Aparatur Negara Lewat Sosialisasi di Bea Cukai

    Bank Rakyat Indonesia (BRI) melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan prima, investasi, dan pinjaman karyawan Briguna di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Selasa (10/7). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman pegawai mengenai produk layanan BRI sekaligus mendorong literasi keuangan yang sehat di kalangan aparatur negara.

    Dalam sesi pertama, tim BRI memaparkan tentang layanan prima, yaitu standar pelayanan yang menekankan pada kecepatan, keamanan, kenyamanan, dan keramahan. Layanan ini dihadirkan untuk memastikan pengalaman terbaik bagi nasabah, baik secara langsung di kantor layanan maupun melalui platform digital BRI.

    Sesi berikutnya berfokus pada produk investasi yang ditawarkan BRI, mulai dari tabungan berjangka, deposito, hingga reksa dana yang dapat diakses melalui kerja sama dengan mitra resmi. Paparan ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan mengenai pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang, sehingga pegawai dapat lebih bijak dalam mengelola penghasilan.

    Selain itu, BRI juga memperkenalkan produk pinjaman Briguna, yaitu fasilitas kredit yang ditujukan bagi karyawan dengan sistem pembayaran melalui pemotongan gaji. Briguna hadir sebagai solusi finansial yang fleksibel untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari pembiayaan pendidikan, kesehatan, perumahan, hingga kebutuhan konsumtif lainnya.

    Pihak Bea Cukai menyambut positif kegiatan ini. Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut memberikan manfaat nyata bagi pegawai untuk memahami berbagai pilihan layanan perbankan yang aman, transparan, dan terpercaya.

    Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana peserta aktif bertanya mengenai prosedur pengajuan Briguna, tips memilih instrumen investasi yang tepat, serta pemanfaatan aplikasi digital BRImo untuk memudahkan transaksi sehari-hari.

    Melalui sosialisasi ini, BRI kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan keuangan inklusif dan inovatif, sekaligus memperkuat sinergi dengan instansi pemerintah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan pegawai serta kualitas pelayanan publik.

  • BINUS University Sebagai Pelopor AI Hadirkan Kolaborasi dengan NVIDIA untuk Cetak Talenta AI Unggul dan siap #JadiGenerasiAI

    BINUS University Sebagai Pelopor AI Hadirkan Kolaborasi dengan NVIDIA untuk Cetak Talenta AI Unggul dan siap #JadiGenerasiAI

    Jakarta, 29 September 2025 – Di tengah derasnya arus transformasi digital global, kecerdasan buatan (AI) kini menjadi faktor kunci dalam membentuk industri masa depan. Dunia kerja semakin menuntut hadirnya talenta yang mampu bukan hanya menggunakan, tetapi juga menciptakan solusi berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pendidikan tinggi pun ditantang untuk tidak sekadar memberikan teori, tetapi juga menyediakan pengalaman nyata yang mempersiapkan mahasiswa menghadapi era baru ini.

    Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University berkolaborasi dengan NVIDIA melalui acara Back to School yang digelar di Kampus Anggrek BINUS. Acara ini menghadirkan demo teknologi GPU terbaru GeForce RTX™ 50 Series, diskusi bersama dosen dan praktisi industri, serta pameran karya inovasi mahasiswa yang menunjukkan bagaimana teknologi AI dapat menjadi motor penggerak ide-ide kreatif.

    Mahasiswa dari School of Computer Science (SOCS) BINUS University menampilkan berbagai proyek inovatif, mulai dari aplikasi penerjemah bahasa isyarat menjadi suara, solusi keamanan berbasis identifikasi objek, hingga sistem pengelolaan finansial cerdas. Karya ini menjadi bukti nyata bahwa talenta muda BINUS siap menjawab tantangan industri dengan menciptakan inovasi digital yang berdampak sosial.

    Salah satu karya yang menarik perhatian audiens adalah aplikasi penerjemah bahasa isyarat yang dikembangkan oleh Marvel. Ia menuturkan bahwa keinginannya sederhana: membuat teknologi yang bisa langsung membantu masyarakat.

    “Awalnya kami ingin mencari solusi nyata yang bisa membantu lebih banyak orang. Dengan dukungan GPU NVIDIA, proses pengembangan aplikasi penerjemah bahasa isyarat ini menjadi jauh lebih cepat dan akurat. Harapan saya, karya ini bisa terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” jelas Marvel Martawidjaja – Mahasiswa Jurusan Data Science BINUS University.

    Dari sisi mitra industri, NVIDIA menekankan pentingnya membawa teknologi langsung ke ruang belajar agar mahasiswa dapat merasakan manfaat AI secara nyata.

    “NVIDIA sangat antusias menghadirkan teknologi GPU dan AI terbaru kami langsung ke kampus. Dengan GeForce RTX 50 Series, para mahasiswa dapat memanfaatkan performa AI yang luar biasa untuk belajar lebih cepat, berkreasi lebih banyak, dan mengeksplorasi peluang tanpa batas. NVIDIA Broadcast salah satu aplikasi NVIDIA yang sering digunakan mahasiswa untuk livestreaming atau pun disambungkan dengan discord karena mempunyai aplikasi seperti noise cancelling, virtual background, eye contact yg berguna dalam belajar, bekerja maupun bermain game. Selain itu mahasiswa di waktu senggang nya dapat menikmati laptop GeForce RTX 50 Series untuk bermain game dengan NVIDIA DLSS 4 Technology dapat meningkatkan fps yang membuat pengalaman game lebih baik” kata Adrian Lesmono, Country Consumer Business Lead NVIDIA Indonesia.

    Sementara itu, dari sisi akademik, program studi Computer Science BINUS menegaskan bahwa kolaborasi ini selaras dengan misi untuk mencetak generasi inovator digital.

    “Kami bangga melihat mahasiswa kami berani bereksperimen dengan teknologi terbaru untuk menghadirkan solusi nyata. Kolaborasi dengan NVIDIA semakin memperkuat misi SOCS BINUS untuk mencetak generasi digital yang bukan hanya siap kerja, tetapi juga siap memimpin perubahan di era AI,” tambah Ir. Andry Chowanda, S.Kom., MM, Ph.D., MBCS, CCP, CME, IPM, SMIEEE, Head of Program Computer Science BINUS University.

    Selain mendukung riset, ekosistem perangkat dan aplikasi NVIDIA juga membantu aktivitas harian mahasiswa. NVIDIA Broadcast, misalnya, kerap dimanfaatkan untuk livestreaming atau terhubung dengan Discord. Fitur seperti noise cancelling, virtual background, dan eye contact memberikan kualitas audio dan video yang lebih profesional, bermanfaat baik untuk belajar, bekerja, maupun bermain game.

    Di waktu senggang, laptop GeForce RTX™ 50 Series menjadi teman hiburan yang andal. Dengan NVIDIA DLSS 4 Technology, mahasiswa dapat menikmati peningkatan frame rate yang signifikan, membuat pengalaman bermain game terasa lebih mulus dan imersif memberikan sebuah keseimbangan ideal antara produktivitas dan hiburan.

    Dengan visi besar “A World-class University Fostering and Empowering Society in Building and Serving the Nation”, BINUS University menegaskan perannya sebagai kampus yang melahirkan generasi  yang siap membawa Indonesia bersaing dan berkontribusi di panggung dunia.

    Lebih dari sekadar menghadirkan teknologi, kolaborasi dengan NVIDIA diharapkan menjadi pemicu lahirnya semakin banyak karya inovasi dari kampus. Harapannya, Binusian tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi global yang memberi manfaat luas bagi masyarakat, sekaligus mengangkat peran Indonesia dalam ekosistem AI dunia.

    Dengan semangat ini, BINUS University mengajak mahasiswa dan generasi muda Indonesia untuk terus mengasah kreativitas, menciptakan solusi inovatif, dan bersama-sama #JadiGenerasiAI yang siap bersaing di panggung global.

  • PTPP Perluas Tol Surabaya–Gempol, Solusi Kurangi Kemacetan dan  Percepat Mobilitas Jawa Timur

    PTPP Perluas Tol Surabaya–Gempol, Solusi Kurangi Kemacetan dan Percepat Mobilitas Jawa Timur

    Jakarta, 10 Oktober 2025 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, resmi memulai pekerjaan Peningkatan Kapasitas Jalur Segmen Kejapanan–Gempol (KM 769+450 s.d 772+650) pada Ruas Tol Surabaya–Gempol, dengan nilai kontrak sebesar Rp140,3 miliar (termasuk PPN).

    Proyek strategis ini ditargetkan selesai dalam waktu 270 hari kalender (9 bulan). Langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya PTPP mendukung program Asta Cita Pemerintah, khususnya pada pilar pemerataan pembangunan infrastruktur dan konektivitas nasional. Dengan peningkatan kapasitas ini, ruas tol vital yang menghubungkan Kota Surabaya dan Gempol diharapkan dapat mengurai kemacetan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi kawasan Jawa Timur.

    Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa proyek ini menggunakan metode erection portal gantry, yang memungkinkan pekerjaan jembatan dilakukan lebih cepat, efisien, dan aman. “Pelebaran jalur dilakukan di median tol dengan ruang kerja yang sempit, sehingga membutuhkan perencanaan matang dan standar keselamatan tinggi. Meski penuh tantangan, kami optimistis proyek ini selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Joko menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar peningkatan kapasitas jalan tol, melainkan bagian dari upaya memperlancar arus transportasi, menekan waktu tempuh, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. “Tol Surabaya–Gempol adalah salah satu urat nadi perekonomian di Jawa Timur. Dengan pelebaran kapasitas, kami berharap manfaat langsung dapat dirasakan oleh masyarakat, dunia usaha, hingga sektor logistik,” tambahnya.

    Dengan langkah ini, PTPP mempertegas perannya sebagai pionir pembangunan infrastruktur nasional yang adaptif terhadap tantangan teknis dan kebutuhan masyarakat. Melalui kombinasi teknologi konstruksi terkini dan pengalaman panjang di proyek-proyek strategis nasional, PTPP berkomitmen untuk menghadirkan infrastruktur transportasi yang lebih handal, berdaya saing, berkelanjutan, serta sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan konektivitas antardaerah dan pemerataan ekonomi.

    –SELESAI–

  • KAI Daop 1 Jakarta Amankan Pelaku Pencurian Kabel Grounding di Jalur Cikarang – Tambun

    KAI Daop 1 Jakarta Amankan Pelaku Pencurian Kabel Grounding di Jalur Cikarang – Tambun

    Jakarta, 11 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta melalui petugas pengamanan (PAM) berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian kabel grounding (track circuit) di jalur hilir petak jalan antara Stasiun Cikarang – Stasiun Tambun pada Sabtu (11/10) dini hari sekitar pukul 02.52 WIB.

    Pelaku berinisial IH (31) warga Cikarang Barat, tertangkap tangan saat sedang memotong kabel grounding di KM 42+500 jalur hilir. Aksi pelaku ini menyebabkan gangguan sinyal atau track merah pada sistem persinyalan kereta api di jalur tersebut.

    *Kronologi Kejadian*

    Sekitar pukul 02.20 WIB, petugas pengamanan perjalanan (Pkd) Stasiun Cikarang menerima laporan dari PPKA yang sedang berdinas bahwa terjadi track merah di jalur hilir petak Cikarang – Tambun. Petugas keamanan, M. Royan dan Nanang, segera menuju lokasi dan menemukan satu orang terduga pelaku sedang memotong kabel grounding.

    “Petugas langsung mengamankan pelaku dan barang bukti berupa tang serta potongan kabel grounding sebanyak delapan batang. Pelaku kemudian dibawa ke Pos PAM Stasiun Cikarang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko.

    Dari hasil interogasi awal yang disaksikan unsur keamanan KAI Daop 1 bersama Babin Polsuska dan BKO Marinir, pelaku mengakui telah melakukan aksi serupa di beberapa lokasi lain, di antaranya di wilayah petak Stasiun Tambun – Stasiun Cibitung (KM 33+800–900) pada Kamis (9/10) lalu.

    *Koordinasi dan Tindak Lanjut*

    KAI Daop 1 Jakarta segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian dari Polsek Cikarang Barat, Unit Sintel (STL), PAM Daop, dan unsur BKO Marinir. Sekitar pukul 09.40 WIB, pelaku dan barang bukti diserahkan ke Polsek Cikarang Barat untuk proses hukum lebih lanjut.

    “Kerja cepat dan koordinasi lintas unsur menjadi kunci pengungkapan kasus ini. Kami apresiasi sinergi antara petugas PAM, Sintel, Polsuska, Marinir, serta kepolisian yang bergerak cepat menindaklanjuti laporan di lapangan,” jelas Ixfan.

    *Komitmen KAI Terhadap Keamanan Jalur KA*

    Ixfan menambahkan, tindakan pencurian komponen sarana dan prasarana kereta api sangat membahayakan keselamatan perjalanan KA. Komponen seperti kabel grounding merupakan bagian vital dari sistem persinyalan yang berfungsi menjaga keamanan perjalanan kereta.

    “KAI mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta api. Bila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jalur KA, segera laporkan kepada petugas stasiun terdekat atau melalui saluran resmi KAI,” tegasnya.

    *Barang Bukti yang Diamankan*

    1. Tang (1 buah)

    2. Kabel Grounding (8 batang)

    *Identitas Pelaku*

    Nama: Iwan Hermawan

    Usia: 31 tahun

    Alamat: Kampung Cikarang Jati, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi

  • Pinjaman untuk Karyawan Umum dari Kebutuhan Mendesak hingga Rencana Masa Depan

    Pinjaman untuk Karyawan Umum dari Kebutuhan Mendesak hingga Rencana Masa Depan

    Di tengah rutinitas kerja yang padat dan tanggung jawab finansial yang makin beragam, kebutuhan akan dana tambahan sering kali tidak bisa dihindari. Mulai dari biaya mendadak, kebutuhan keluarga, hingga rencana jangka panjang seperti renovasi rumah atau pendidikan anak, semua membutuhkan dana yang tidak selalu cukup hanya dari gaji bulanan.

    Bagi karyawan, penghasilan tetap memang memberikan rasa aman. Namun realitanya, kondisi keuangan tidak selalu berjalan stabil. Ada kalanya pengeluaran meningkat tiba-tiba, misalnya karena inflasi, biaya kesehatan, atau kebutuhan tak terduga lainnya. Dalam situasi seperti ini, pinjaman bisa menjadi salah satu solusi finansial yang membantu menjaga keseimbangan keuangan.

    Namun, sebelum terburu-buru mengajukan pinjaman, penting untuk memahami bahwa pinjaman bukan hanya satu jenis. Ada beragam pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, kemampuan membayar, dan tujuan finansial masing-masing individu. Yuk, kita bahas beberapa jenis pinjaman yang umum digunakan oleh karyawan, dari yang konvensional hingga yang serba digital.

    1. Pinjaman pribadi (personal loan)

    Pinjaman pribadi merupakan jenis pinjaman paling populer di kalangan karyawan. Alasannya karena prosesnya relatif mudah dan penggunaannya fleksibel. Biasanya, jenis pinjaman ini tidak memerlukan agunan (jaminan), sehingga cocok bagi karyawan yang belum memiliki aset besar.

    Dana dari pinjaman pribadi bisa digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:

    – Renovasi rumah agar lebih nyaman

    – Membayar biaya pendidikan anak atau kuliah lanjutan

    – Menghadapi keadaan darurat seperti biaya rumah sakit

    – Menutup utang dengan bunga yang lebih tinggi

    Keunggulan utama pinjaman pribadi terletak pada fleksibilitas penggunaan dan kemudahan prosesnya. Nasabah tidak perlu menjelaskan secara rinci tujuan peminjaman selama memenuhi syarat administrasi dan memiliki riwayat kredit yang baik.

    Namun, di balik kemudahannya, tetap perlu berhati-hati. Setiap pinjaman memiliki suku bunga dan tenor (jangka waktu pembayaran) yang berbeda. Pastikan kamu memahami skema pembayarannya sebelum menandatangani perjanjian. Idealnya, total cicilan bulanan tidak melebihi 30% dari penghasilan tetap, agar kondisi keuangan pribadi tetap sehat dan tidak menimbulkan tekanan di kemudian hari.

    2. Pinjaman online (digital lending)

    Dalam beberapa tahun terakhir, tren pinjaman digital atau fintech lending meningkat pesat. Karyawan kini bisa mengajukan pinjaman hanya lewat ponsel, tanpa perlu datang ke kantor cabang bank. Proses verifikasi dilakukan secara online, dan pencairan dana bisa terjadi dalam hitungan jam.

    Kemudahan ini tentu menarik, terutama bagi mereka yang butuh dana cepat untuk kebutuhan mendesak. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada hal penting yang harus diwaspadai: legalitas penyedia pinjaman.

    Tidak semua aplikasi pinjaman online beroperasi secara resmi. Pinjaman ilegal seringkali memanfaatkan data pribadi secara tidak etis, mengenakan bunga dan denda yang tidak masuk akal, hingga melakukan penagihan dengan cara yang melanggar etika.

    3. Pinjaman Produktif untuk Karyawan

    Tidak semua pinjaman bersifat konsumtif. Banyak karyawan yang justru meminjam dana untuk tujuan produktif, seperti membuka usaha kecil, bisnis kuliner, atau toko online di luar jam kerja.

    Pinjaman jenis ini sering disebut sebagai pinjaman produktif personal, di mana dana yang dipinjam digunakan untuk menghasilkan pendapatan tambahan. Dengan pengelolaan yang baik, pinjaman produktif bisa menjadi langkah awal menuju kemandirian finansial, bahkan peluang untuk membangun sumber pendapatan pasif.

    Beberapa lembaga keuangan kini menawarkan program pinjaman usaha mikro bagi karyawan aktif, dengan bunga ringan dan tenor yang fleksibel. Program ini dirancang agar karyawan tetap bisa berkarier sambil merintis usaha kecil.

    Sebagai contoh, ada karyawan yang meminjam Rp10 juta untuk membeli peralatan kopi dan membuka usaha coffee corner kecil di rumah. Dalam beberapa bulan, penghasilan tambahannya cukup untuk menutupi cicilan bulanan.

    Kuncinya bukan pada jumlah pinjamannya, tapi pada bagaimana dana tersebut dikelola secara produktif dan disiplin.

    Bagi karyawan umum yang mencari solusi pinjaman, kini ada Neo Pinjam yang bisa jadi pilihan pinjaman karyawan umum. Produk ini memberikan kemudahan bagi kamu untuk mendapatkan dana tambahan dengan proses digital, tanpa ribet.

    Jika kamu membutuhkan pinjaman online bunga rendah untuk karyawan umum, kamu bisa menggunakan Neo Pinjam di neobank dari Bank Neo Commerce. Pinjaman online bunga rendah untuk karyawan umum ini punya kelebihan, yaitu: 

    – Tenor minimal 3 bulan – maksimal 24 bulan

    – Limit pinjaman hingga Rp100.000.000

    – Bunga mulai dari 0,06% flat per hari (setara dengan maksimum APR 21,9% per tahun)

    – Tidak ada biaya tersembunyi atau penalti pelunasan lebih awal

    Ditambah, Neo Pinjam juga bebas biaya admin saat pencairan. Meskipun mudah dan cepat, pengajuan kamu tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah.

    Download neobank di PlayStore atau App Store dan ajukan pinjaman legal di Neo Pinjam sekarang. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

    ***

    PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

  • KAI Group Layani 369 Juta Pelanggan: Kepercayaan Publik Menguat, Mobilitas dan Ekonomi Hijau Bergerak Maju

    KAI Group Layani 369 Juta Pelanggan: Kepercayaan Publik Menguat, Mobilitas dan Ekonomi Hijau Bergerak Maju

    Sepanjang Januari hingga September 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group melayani 369.002.910 pelanggan, naik 8,16 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 341.181.655 pelanggan. Kenaikan ini menandakan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi rel terus menguat, seiring hadirnya layanan yang modern, terintegrasi, dan efisien energi.

    Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini lahir dari konsistensi seluruh insan KAI dalam menjaga kualitas pelayanan. “KAI terus berinovasi agar masyarakat mendapatkan pengalaman perjalanan yang efisien, nyaman, dan berkesan. Kami bersyukur kepercayaan publik terhadap KAI terus tumbuh seiring peningkatan layanan di seluruh lini,” ujar Anne.

    Mobilitas Publik yang Menggerakkan Kehidupan Kota

    Layanan kereta antarkota dan lokal mencatat 41,4 juta pelanggan, menunjukkan bahwa kereta masih menjadi pilihan utama perjalanan jarak menengah hingga jauh di Pulau Jawa dan Sumatra. Integrasi dengan moda perkotaan seperti KRL, MRT, LRT, dan Whoosh memperluas akses warga menuju pusat ekonomi, pendidikan, dan pariwisata.

    LRT Jabodebek mencatat pertumbuhan tertinggi dengan 20,7 juta pelanggan, naik 41,74 persen dari tahun sebelumnya. “LRT Jabodebek kini menjadi tulang punggung baru mobilitas perkotaan karena efisiensi waktu tempuh dan konektivitasnya dengan moda lain,” jelas Anne.

    Sementara itu, KAI Commuter mencatat 293,2 juta pelanggan, memperkuat perannya sebagai moda utama masyarakat di kawasan perkotaan. Adapun KAI Bandara melayani 5,19 juta pelanggan, LRT Sumsel sebanyak 3,38 juta pelanggan, KA Makassar–Parepare sebanyak 228 ribu pelanggan, dan KCIC Whoosh telah melayani 4,52 juta pelanggan.

    Wisata dan Logistik Rel: Dua Penggerak Ekonomi Baru

    Selain mobilitas harian, sektor wisata berbasis rel tumbuh pesat. KAI Wisata melayani 166.645 pelanggan, naik 56,58 persen dari tahun lalu.

    Layanan seperti Kereta Panoramic dan kereta wisata tematik menghadirkan cara baru menikmati perjalanan: santai, berkelas, dan dekat dengan alam.

    Di sisi lain, layanan logistik berbasis rel juga semakin strategis. Melalui KAI Logistik, distribusi barang lintas pulau menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan mengurangi ketergantungan pada angkutan jalan dan membantu menekan emisi karbon nasional.

    “Transportasi rel tidak hanya memindahkan orang, tapi juga menggerakkan barang dan peluang ekonomi dengan cara yang lebih hijau,” kata Anne.

    Andal, Tepat Waktu, dan Ramah Lingkungan

    Sepanjang Januari–September 2025, ketepatan waktu keberangkatan kereta mencapai 99,53 persen, dan ketepatan kedatangan 96,26 persen. Capaian ini mempertegas komitmen KAI Group menjaga keandalan layanan publik yang berstandar tinggi.

    “Menjaga on time performance di atas 96 persen adalah bentuk tanggung jawab kami terhadap pelanggan. Kami memastikan setiap perjalanan berlangsung sesuai jadwal, aman, dan menyenangkan,” tegas Anne.

    KAI Group: Menggerakkan Indonesia Menuju Mobilitas Berkelanjutan

    Capaian ini menunjukkan bahwa transportasi berbasis rel bukan sekadar alat mobilitas, tetapi fondasi ekonomi hijau Indonesia. Dengan inovasi di bidang layanan, pariwisata, dan logistik, KAI Group berperan penting dalam menciptakan konektivitas nasional yang efisien dan rendah emisi.

    “Kami ingin menjadikan KAI Group sebagai kebanggaan Indonesia, mitra mobilitas andalan di setiap perjalanan, serta pionir transportasi hijau untuk masa depan berkelanjutan,” tutup Anne.

  • Diskusi Panel ISF 2025 tentang Pertanian Soroti Kolaborasi sebagai Jalan Menuju Ketahanan Pangan

    Diskusi Panel ISF 2025 tentang Pertanian Soroti Kolaborasi sebagai Jalan Menuju Ketahanan Pangan

    Jakarta 10 Oktober 2025 — Dalam rangkaian Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025, para pemimpin dan pakar dari sektor agribisnis dan keberlanjutan berkumpul untuk membahas bagaimana inovasi dan kolaborasi dapat mendorong transformasi sektor pertanian demi memastikan ketahanan pangan bagi generasi mendatang dalam sesi panel diskusi berjudul “Feeding the Future: Sustainable Innovation to Boost Agriculture Productivity”. Sesi ini dimoderatori oleh Sachin Gopalan, CEO dan pendiri Indonesia Economic Forum, dengan pembicara Anita Neville dari Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART), Peter Bakker dari World Business Council for Sustainable Development (WBCSD), Djap Tet Fa dari Astra Agro Lestari, dan Rahmad Pribadi dari Pupuk Indonesia.

    Kolaborasi sebagai Fondasi Ketahanan Pangan

    Dalam pembukaannya, Sachin Gopalan menyoroti perubahan wajah pertanian, di mana generasi muda semakin enggan terjun ke dunia pertanian. Ia menegaskan pentingnya inovasi dan teknologi untuk menjadikan sektor ini lebih efisien, berkelanjutan, dan menarik bagi generasi penerus.

    Djap Tet Fa menekankan pentingnya kemitraan antara sektor publik dan swasta dalam menjaga ketahanan pangan jangka panjang. “Ketahanan pangan tidak bisa dicapai oleh satu sektor saja. Pemerintah, swasta, dan masyarakat harus berkolaborasi,” ujarnya. Ia menjelaskan berbagai inisiatif Astra Agro Lestari seperti peremajaan perkebunan, pengembangan pupuk hayati, serta dukungan bagi petani kecil melalui pelatihan, pembiayaan, dan akses teknologi. “Tidak boleh ada yang tertinggal,” tambahnya.

    Menguatkan Petani Kecil melalui Pertumbuhan Inklusif

    Anita Neville memperkuat pandangan tersebut dengan menyoroti bahwa petani kecil berkontribusi sekitar 40 persen terhadap produksi kelapa sawit di Indonesia. “Perusahaan besar seperti kami memiliki tanggung jawab untuk mendampingi pelaku usaha yang lebih kecil. Melalui model inclusive closed loop, kami membantu petani kecil menerapkan praktik berkelanjutan, mengakses benih unggul, dan meningkatkan produktivitas,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya aksi kolektif serta kebijakan yang mendorong inovasi dan investasi berkelanjutan.

    Meningkatkan Produktivitas dan Ketahanan terhadap Perubahan Iklim

    Peter Bakker memberikan perspektif global dengan merujuk pada temuan terbaru laporan EAT-Lancet, yang menyoroti tiga prioritas utama sektor pertanian: pertanian regeneratif, transformasi digital, dan ketahanan terhadap dampak iklim. “Perubahan iklim bukan lagi isu konseptual. Dampaknya sudah nyata, dan inovasi harus difokuskan tidak hanya pada produktivitas, tetapi juga ketahanan,” ujarnya.

    Sementara itu, Rahmad Pribadi menegaskan peran penting pupuk dalam meningkatkan produktivitas pertanian, yang menyumbang lebih dari 60 persen terhadap hasil panen. Ia menjelaskan bagaimana teknologi pertanian presisi berbasis satelit membantu mengoptimalkan penggunaan pupuk sekaligus mengurangi limbah. “Keberlanjutan tidak hanya soal pertanian, tetapi juga ketahanan energi. Pertanian dapat berperan penting dalam mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon,” jelasnya.

    Investasi untuk Generasi Petani Berikutnya

    Diskusi ditutup dengan pandangan mengenai cara memperluas skala inovasi dan memberdayakan generasi muda di sektor pertanian. Neville menyoroti bahwa sebagian besar program pemberdayaan masih menargetkan petani berusia di atas 45 tahun, sementara kelompok muda kurang terlibat. “Kita perlu memikirkan kembali cara mendukung mereka yang berusia 18 hingga 35 tahun dan memperlakukan mereka sebagai pelaku usaha kecil, bukan sekadar penerima manfaat,” ujarnya.

    Menutup sesi, para panelis sepakat bahwa sepuluh tahun ke depan akan menjadi periode penting untuk memperkuat penelitian, memperluas penerapan pertanian regeneratif, memperbesar akses pembiayaan, dan mempercepat transformasi digital di sektor pertanian. Inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan dinilai sebagai kunci untuk mewujudkan masa depan pangan yang tangguh.

  • *KAI Daop 1 Jakarta Dukung Peningkatan Layanan Transportasi Perkeretaapian di Jakarta*  *_Optimalisasi Pelayanan di Stasiun Tanah Abang, Stasiun Manggarai, dan Konektivitas Pejalan Kaki Sudirman–Karet_*

    *KAI Daop 1 Jakarta Dukung Peningkatan Layanan Transportasi Perkeretaapian di Jakarta* *_Optimalisasi Pelayanan di Stasiun Tanah Abang, Stasiun Manggarai, dan Konektivitas Pejalan Kaki Sudirman–Karet_*

    Jakarta, 11 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (Daop 1 Jakarta) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan pelayanan transportasi perkeretaapian perkotaan di wilayah Jabodetabek. Dukungan tersebut diwujudkan melalui sinergi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta dalam sejumlah proyek strategis nasional, antara lain pembangunan Stasiun Tanah Abang baru, revitalisasi Stasiun Manggarai, serta pembangunan jalur pedestrian penghubung Stasiun Sudirman–Stasiun Karet.

    Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa ketiga proyek tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan transportasi publik yang terintegrasi, modern, dan ramah pengguna, sementara KAI sebagai operator layanan turut berperan memastikan bahwa aspek pelayanan, keamanan, dan keselamatan operasional tetap terjaga optimal.

    > “KAI Daop 1 Jakarta terus berkoordinasi dengan DJKA dan BTP dalam setiap tahapan pembangunan agar proses operasional di lapangan tetap berjalan lancar. Kami memastikan pelayanan kepada pengguna KRL maupun KA Jarak Jauh tetap optimal meski ada penyesuaian di beberapa stasiun karena pekerjaan pembangunan,” jelas Ixfan.

    Lebih lanjut, Ixfan menambahkan bahwa revitalisasi Stasiun Tanah Abang akan menjadi salah satu tonggak penting bagi pelayanan KRL di kawasan pusat bisnis Jakarta. Setelah rampung, stasiun ini akan memiliki kapasitas penumpang lebih besar, tata alur naik-turun penumpang yang lebih tertib, serta fasilitas pendukung yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.

    Sementara itu, Stasiun Manggarai yang tengah dikembangkan sebagai stasiun sentral utama di Jabodetabek juga telah menunjukkan progres signifikan. KAI Daop 1 Jakarta turut melakukan penyesuaian pola operasi, peningkatan informasi layanan pelanggan, serta pengaturan lalu lintas kereta guna memastikan kelancaran perpindahan antar-layanan KRL.

    Selain dua proyek besar tersebut, pembangunan jalur pedestrian penghubung antara Stasiun Sudirman dan Stasiun Karet juga menjadi bentuk nyata dukungan terhadap integrasi moda transportasi di pusat kota. Dengan adanya fasilitas ini, penumpang dapat berpindah antar-stasiun dengan aman dan nyaman tanpa harus keluar dari area perkeretaapian.

    > “Ketiga infrastruktur ini akan saling melengkapi. KAI berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh baik dari sisi operasional, pelayanan pelanggan, maupun kesiapan sumber daya manusia agar manfaat pembangunan ini benar-benar dirasakan masyarakat,” tambah Ixfan.

    KAI Daop 1 Jakarta juga mengapresiasi langkah Kementerian Perhubungan melalui DJKA dan BTP yang terus memperkuat infrastruktur perkeretaapian perkotaan sebagai bagian dari strategi nasional untuk mengurangi kemacetan, menekan polusi, serta meningkatkan mobilitas warga Jabodetabek.

    > “Kami percaya kolaborasi yang solid antara regulator, operator, dan masyarakat akan menciptakan sistem transportasi publik yang semakin maju dan berkelanjutan,” tutup Ixfan.

  • Tokenisasi Emas Meningkat saat Harga Emas Fisik Meroket

    Tokenisasi Emas Meningkat saat Harga Emas Fisik Meroket

    Nilai pasar token emas global kini menembus rekor tertinggi. Berdasarkan laporan CoinGecko, nilai total pasar token emas telah melampaui 3,02 miliar dolar AS per 7 Oktober 2025.

    Pencapaian ini menjadi tonggak baru bagi aset logam mulia berbasis blockchain dan mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap instrumen yang didukung oleh emas fisik. Kenaikan tersebut terjadi seiring dengan menguatnya harga emas di pasar internasional.

    Harga emas dunia kini berada di kisaran 3.900 dolar AS per troy ounce, sementara di Indonesia, harga emas Antam telah menembus Rp 2,3 juta per gram pada 9 Oktober 2025, level tertinggi sepanjang tahun. Keterbatasan pasokan dan meningkatnya permintaan membuat emas batangan, terutama ukuran kecil, semakin sulit ditemukan di pasaran.

    RWA Emas: Cara Baru Berinvestasi Logam Mulia

    Keterbatasan akses terhadap emas fisik mendorong munculnya inovasi baru melalui tokenisasi emas, atau dikenal dengan istilah RWA emas (Real World Asset). Sistem ini memungkinkan seseorang memiliki emas dalam bentuk digital yang nilainya setara dengan logam mulia sungguhan.

    Setiap token emas digital didukung oleh cadangan emas fisik yang disimpan di lembaga kustodian resmi dan diaudit secara rutin. Dengan mekanisme ini, investor dapat membeli pecahan emas kecil, misalnya 0,01 gram, tanpa harus menyimpan emas fisiknya secara langsung. Seluruh kepemilikan tercatat di jaringan blockchain, sehingga lebih transparan dan mudah diakses kapan saja.

    Konsep emas digital mulai dilirik oleh investor global sebagai cara berinvestasi yang lebih praktis. Token emas seperti PAXG dan XAUT kini menjadi pilihan utama di pasar internasional.

    Nilai keduanya melonjak seiring dengan rally harga emas dunia, memperkuat posisi emas sebagai aset pelindung nilai di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian.

    Emas vs Tanah dan Emas vs Bitcoin

    Kenaikan harga emas memunculkan kembali perbandingan klasik di kalangan investor: emas vs tanah dan emas vs Bitcoin.

    Tanah masih menjadi pilihan populer untuk jangka panjang karena nilainya stabil dan memiliki fungsi nyata. Namun, modal awal yang besar dan proses jual beli yang tidak fleksibel sering kali menjadi kendala bagi investor muda.

    Sementara itu, emas memiliki keunggulan dari sisi likuiditas dan kemudahan transaksi. Kini, dengan adanya tokenisasi, emas bahkan bisa dimiliki secara fraksional dan diperdagangkan secara digital.

    Di sisi lain, Bitcoin sering disebut sebagai “emas digital” karena suplainya terbatas dan potensi kenaikan harganya besar. Meski demikian, volatilitasnya jauh lebih tinggi dibanding emas. Kombinasi antara emas dan aset kripto kini menjadi strategi diversifikasi baru. 

    Emas memberikan stabilitas jangka panjang, sementara aset digital menawarkan peluang pertumbuhan yang lebih agresif.

    Arah Baru Investasi di Indonesia

    Tren tokenisasi emas menunjukkan bahwa cara masyarakat berinvestasi kini semakin modern.

    Dengan harga emas yang terus meningkat, emas digital menawarkan cara baru bagi investor untuk tetap memiliki eksposur terhadap pergerakan harga emas hari ini, tanpa harus membeli atau menyimpan logam mulia secara fisik.

    Beberapa platform lokal seperti Bittime menyediakan layanan jual beli aset digital, termasuk token emas. Kehadiran platform seperti ini membantu memperluas akses masyarakat terhadap investasi digital, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem aset berbasis teknologi di Indonesia.

    Perpaduan antara emas fisik dan emas digital menjadi bukti bahwa dunia investasi sedang mengalami transformasi besar. Bagi masyarakat, memahami perbedaan antara dua bentuk kepemilikan ini merupakan langkah penting untuk menentukan strategi yang paling sesuai dengan tujuan dan profil risiko masing-masing.

    Sebagai catatan, pasar aset digital dan kripto bersifat sangat fluktuatif. Nilainya dapat berubah dengan cepat dalam waktu singkat. Oleh karena itu, penting bagi calon investor untuk melakukan riset mandiri, memahami risiko dengan cermat, dan menyesuaikan porsi investasinya sesuai dengan kemampuan serta tujuan keuangan pribadi.