Penulis: Admin

  • Yogyakarta dan Jakarta Jadi Tujuan Favorit 59.125 Wisman Pengguna KA Keberangkatan Daop 2 Bandung

    Yogyakarta dan Jakarta Jadi Tujuan Favorit 59.125 Wisman Pengguna KA Keberangkatan Daop 2 Bandung

    Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat sebanyak 59.125 wisatawan mancanegara telah menggunakan layanan kereta api dari wilayah Daop 2 Bandung sepanjang tahun 2025, periode Januari hingga September. Angka ini menunjukkan minat yang tinggi dari para wisatawan asing untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi pilihan utama selama berkunjung ke Indonesia, khususnya dari kawasan Jawa Barat.

    Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengungkapkan bahwa Bandung menjadi salah satu kota tujuan favorit wisatawan mancanegara, baik untuk menikmati wisata alam maupun kuliner khas Jawa Barat. Setelah menikmati pesona Bandung, banyak wisatawan melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api menuju kota-kota lain di Pulau Jawa. “Kereta api menjadi slah satu pilihan utama transportasi bagi wisatawan mancanegara karena menawarkan kenyamanan, ketepatan waktu, serta pengalaman perjalanan yang aman dan berkesan dengan panorama alam Bumi Parahyangan dan Priangan Timur yang indah,” ujar Kuswardojo.

    Dari total 59.125 wisatawan mancanegara yang berangkat menggunakan layanan kereta api dari wilayah Daop 2 Bandung selama periode Januari hingga September 2025, Stasiun Bandung menjadi stasiun keberangkatan tertinggi dengan jumlah 48.176 pelanggan wisatawan mancanegara. Posisi berikutnya ditempati oleh Stasiun Kiaracondong, Stasiun Banjar, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Cimahi, serta sejumlah stasiun lainnya yang juga melayani keberangkatan wisatawan asing.

    Adapun tujuan paling diminati oleh wisatawan mancanegara keberangjatan Daop 2 Bandung adalah Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Gambir Jakarta. Untuk perjalanan menuju Jawa Tengah dan Yogyakarta, wisatawan banyak memilih menggunakan KA Argo Wilis, KA Lodaya, dan KA Malabar.

    Sementara untuk rute menuju Jakarta (Stasiun Gambir), pilihan favorit wisatawan jatuh pada KA Parahyangan Panoramic dan KA Papandayan Panoramic, dua layanan premium dengan jendela panorama lebar yang menawarkan pengalaman perjalanan eksklusif menikmati keindahan jalur selatan Jawa.

    “KA Panoramic menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara karena memberikan sensasi menikmati pemandangan pegunungan, lembah, dan terowongan khas jalur selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah,” tambah Kuswardojo.

    Selain kenyamanan dan keindahan pemandangan, KAI juga terus meningkatkan kualitas layanan dengan menghadirkan fasilitas ramah wisatawan asing, seperti informasi perjalanan berbahasa Inggris, kemudahan pembelian tiket secara online, serta kemudahan akses di Stasiun keberangkatan.

    “Melalui peningkatan layanan tersebut, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus mendukung sektor pariwisata nasional dengan menghadirkan transportasi publik yang nyaman, aman, tepat waktu, dan berkelanjutan,” pungkas Kuswardojo.

  • Wujudkan Keuangan Inklusif,  BRI Finance Siapkan Pembiayaan UMKM Sesuai POJK 19/2025

    Wujudkan Keuangan Inklusif, BRI Finance Siapkan Pembiayaan UMKM Sesuai POJK 19/2025

    Jakarta, 15 Oktober 2025 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak perusahaan BRI Group, mempertegas komitmennya dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini menjadi bentuk dukungan terhadap terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada UMKM. POJK ini merupakan regulasi yang menjadi momentum penting dalam mendorong keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

    Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menilai kebijakan baru OJK tersebut sejalan dengan visi besar BRI Group untuk memperkuat ekosistem UMKM nasional. “UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia. Regulasi ini membuka ruang bagi lembaga keuangan untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih mudah diakses sekaligus berkelanjutan. BRI Finance berkomitmen menjadi mitra strategis bagi UMKM agar semakin berdaya saing, produktif, dan tangguh menghadapi dinamika ekonomi,” ujarnya.

    Komitmen tersebut juga tercermin dari berbagai inisiatif BRI Group yang telah berjalan, seperti program Desa BRILiaN, Klasterku Hidupku, LinkUMKM, AgenBRILink, dan BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR. Melalui pendekatan komprehensif yang mencakup peningkatan kapasitas usaha, digitalisasi, literasi keuangan, perluasan pasar global, hingga penguatan desa sebagai pilar ekonomi nasional, BRI Group terus mendorong UMKM untuk naik kelas dan bersaing di pasar internasional.

    Wahyudi menambahkan, BRI Finance memiliki keunggulan dalam menghadirkan pembiayaan yang tidak hanya berfokus pada permodalan, tetapi juga mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. “Dengan dukungan ekosistem BRI Group, kami mampu menghadirkan solusi pembiayaan yang adaptif terhadap kebutuhan pelaku usaha, sekaligus menjaga prinsip tata kelola dan manajemen risiko yang baik,” jelasnya.

    Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya inovasi berbasis teknologi dalam memperluas jangkauan layanan. “Kami melihat potensi besar dari pemanfaatan teknologi, data alternatif, dan integrasi ekosistem digital. Namun, inovasi harus tetap seimbang dengan prinsip kehati-hatian agar kualitas portofolio tetap terjaga,” tutur Wahyudi.

    Sebagai tindak lanjut atas arah kebijakan OJK, BRI Finance kini tengah menyiapkan skema pembiayaan khusus UMKM yang lebih sederhana, fleksibel, dan terjangkau yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan usaha kecil di Indonesia. Selain itu, BRI Finance juga terus memperkuat portofolio produk inovatif. Sejak 1 Mei 2025, perusahaan menghadirkan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan suku bunga kompetitif: 0% per tahun untuk mobil baru, 0,8% per bulan untuk mobil bekas, dan 0,7% per bulan untuk sepeda motor. 

  • DAPUR ALIT JOGJA: MENGHIDUPKAN KEMBALI BUDAYA JAWA KUNO LEWAT ETHNO-GASTRONOMY

    DAPUR ALIT JOGJA: MENGHIDUPKAN KEMBALI BUDAYA JAWA KUNO LEWAT ETHNO-GASTRONOMY

    Sejalan dengan program Kementerian Pariwisata Republik Indonesia “Wonderful Indonesia Gourmet”, yang bertujuan memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara berbasis budaya ke panggung global, Dapur Alit hadir sebagai destinasi Ethno-Gastronomy yang menghidupkan kembali nilai luhur Jawa Kuno melalui pengalaman bersantap yang sarat makna dan filosofi.

    Berlokasi di Tuntungan Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta, Dapur Alit berawal dari halaman rumah sederhana dan kini menjadi ruang intimate dining yang menghadirkan kisah di balik setiap sajian. Di sini, makanan bukan sekadar hidangan — tetapi narasi budaya yang menghubungkan masa lalu, alam, dan manusia.

    Terinspirasi dari perjalanan spiritual dan riset terhadap Lontar Dharma Caruban, Dapur Alit mengusung filosofi bahwa setiap bahan memiliki jiwa dan harus dihormati sebelum diolah. Pandangan ini menjadi inti pendekatan Ethno-Gastronomy Jawa Kuno, di mana seni memasak tidak hanya mencipta rasa, tetapi juga merawat keseimbangan alam dan jiwa.

    Dari riset terhadap prasasti Jawa Kuno, seperti Prasasti Watukura (902 Masehi) dan Prasasti Jru-Jru (930 Masehi), lahirlah menu ikonik seperti: Nasi Watukura, yang merepresentasikan harmoni dan perayaan kerajaan Mataram Kuno; Nasi Paripurna, cerminan filosofi kelimpahan dan keseimbangan dalam kehidupan Jawa; dan Minuman seperti Jonggrang Signature Drink dan Arupadhatu Drink, yang memadukan rempah dan bunga dengan makna spiritual dari candi Jawa juga legenda Jawa Kuno. 

    Setiap detail di Dapur Alit dirancang sebagai bagian dari pengalaman budaya. Gerabah yang digunakan berasal dari Dusun Klipoh, Borobudur, tempat para pengrajin mempertahankan tradisi leluhur berabad-abad lamanya. Tanah Borobudur diyakini mengandung energi spiritual dan sejarah yang memberi nilai tersendiri bagi setiap wadah yang digunakan untuk menyajikan makanan.

    Yang membuatnya unik, beberapa piring gerabah diukir dengan relief Pancatantra — kisah fabel klasik yang juga diabadikan pada relief Candi Sojiwan dan Candi Jago. Cerita-cerita tersebut, seperti kisah persahabatan hewan dan kebijaksanaan alam, sarat dengan pesan moral dan filosofi hidup. Melalui interpretasi ulang relief Pancatantra ini, Dapur Alit menghadirkan pengalaman bersantap yang tidak hanya memanjakan indera, tetapi juga mengajak pengunjung merenungkan nilai-nilai etika dan kebijaksanaan yang diwariskan leluhur.

    “Lebih dari tempat makan, Dapur Alit adalah ruang refleksi dan pelestarian budaya. Kami percaya bahwa pelestarian warisan budaya bisa dimulai dari dapur rumah kita sendiri, dan sejatinya kuliner bisa menjadi jembatan untuk mempelajari budaya nenek moyang kita (bahkan yang saat ini sudah hilang).” Tutur T. Cilik Pamungkas, pendiri Dapur Alit.

    Pengalaman bersantap di Dapur Alit juga mendapat perhatian dari tamu mancanegara. Anna Kooi, peneliti makanan dan chef asal Amsterdam Belanda, menyampaikan, “Storytelling-nya luar biasa, rujukan pada mitologi kuno, hubungan dengan alam, serta fabel-fabelnya sangat menarik. Rasanya halus, seimbang, penyajiannya indah, dan makan di halaman rumah orang Indonesia menjadi lebih intim bagi kami para pelancong dari luar. Ini pengalaman gastronomi yang unik.”

    Dengan visi “From Ancient Wisdom to Modern Taste”, Dapur Alit menjadi pionir Ethno-Gastronomy Jawa Kuno yang berkontribusi memperkuat identitas kuliner Indonesia selaras dengan semangat Wonderful Indonesia Gourmet dalam memperkenalkan kuliner sebagai ekspresi budaya, keberlanjutan, dan kearifan lokal.

  • Komitmen Optimalkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api, KAI Divre III Palembang Tambah Rumah Singgah

    Komitmen Optimalkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api, KAI Divre III Palembang Tambah Rumah Singgah

    Palembang, 15 Oktober 2025 – PT KAI (Persero) Divisi Regional III Palembang terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian terhadap aset terpenting perusahaan, yaitu pekerja. Sebagai upaya meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan efektivitas waktu kerja, KAI Divre III Palembang menambah jumlah Rumah Singgah di beberapa stasiun terpencil.

    Jika sebelumnya terdapat 8 unit, kini telah tersedia 16 unit Rumah Singgah yang tersebar di wilayah kerja Divre III Palembang, di antaranya:

    1. Rumah Singgah Simpang

    2. Rumah Singgah Payakabung (2 unit)

    3. Rumah Singgah Serdang (2 unit)

    4. Rumah Singgah Karangendah

    5. Rumah Singgah Gunung Megang

    6. Rumah Singgah Sukacinta (2 unit)

    7. Rumah Singgah Merapi

    8. Rumah Singgah Muaragula (2 unit)

    9. Rumah Singgah Glumbang

    10. Rumah Singgah Penanggiran

    11. Rumah Singgah Muaralawai (2 unit)

    Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan rumah singgah tersebut dibangun di atas lahan KAI, berlokasi dekat stasiun-stasiun terpencil, dengan desain rumah panggung bergaya Rumah Limas khas Sumatera Selatan. Bangunan menggunakan perpaduan eksterior kayu jati berkualitas tinggi, sehingga tetap kokoh sekaligus menampakkan keindahan kearifan lokal.

    Aida menyampaikan, untuk menunjang kenyamanan pekerja, setiap rumah singgah dilengkapi fasilitas modern seperti AC, dapur, kamar tidur dengan perlengkapan lengkap, kamar mandi, TV, sofa, serta fasilitas pendukung lainnya.

    Fasilitas Rumah Singgah ini disiapkan perusahaan untuk mendukung keselamatan dan Kenyamanan Pekerja karena lokasi stasiun di wilayah Divre III Palembang ada yang berlokasi di tempat terpencil sehingga agak sulit dijangkau, selain itu untuk efektivitas Waktu Kerja dan meningkatkan motivasi pekerja dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat pengguna jasa kereta api.

    Kehadiran rumah singgah ini sangat membantu pekerja yang sedang bertugas atau lepas dinas pada malam hari di wilayah terpencil, karena tanpa rumah singgah, pekerja harus menempuh perjalanan jauh di malam hari yang penuh risiko, mulai dari tindak kejahatan hingga ancaman binatang buas. Dengan adanya fasilitas ini, mereka dapat beristirahat dengan aman, tenang, dan lebih siap bekerja kembali.

    Aida juga mengatakan, rumah singgah juga berperan penting dalam menjaga kelancaran operasional perjalanan kereta api. Sesuai dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 1 Februari 2025, Divre III Palembang melayani 6 perjalanan KA penumpang (KA Sindang Marga, KA Rajabasa, KA Bukit Serelo) serta 176 perjalanan KA barang, yaitu KA Batubara, KA BBM, KA Pulp dan KA Semen.

    “Kami berharap keberadaan rumah singgah ini menjadi bentuk nyata apresiasi KAI terhadap dedikasi pekerja di lapangan, sehingga dapat tetap fokus dan produktif terhadap layanan kepada pelanggan. Mereka adalah garda terdepan yang memastikan kelancaran perjalanan kereta api. Memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka berarti juga menjaga keberlangsungan layanan kepada stakeholders,” tutup Aida.

     

  • Pusat Engagement Organik – Solusi Aman untuk Boost Media Sosial Tanpa Bot

    Pusat Engagement Organik – Solusi Aman untuk Boost Media Sosial Tanpa Bot

    Di tengah maraknya layanan berbasis bot, Solusimedsos tampil berbeda dengan pendekatan yang sepenuhnya dikerjakan tim. Menghadirkan solusi media sosial yang 100% dikerjakan oleh manusia asli.

    Di era digital, semua orang berlomba menaikkan interaksi media sosial. Tapi di balik banyaknya angka like dan followers, tak sedikit yang justru terjebak risiko mulai dari akun diblokir, performa menurun, hingga dicurigai algoritma karena terlalu banyak aktivitas yang tidak alami.

    Di tengah maraknya layanan peningkat interaksi berbasis bot, Solusimedsos.id tampil berbeda dengan pendekatan yang sepenuhnya dikerjakan tim. Sebagai Pusat Engagement Organik, Solusimedsos menghadirkan solusi peningkatan aktivitas media sosial yang 100% dikerjakan oleh manusia asli, bukan bot dengan username aneh-aneh atau script yang berisiko.

    INTERAKSI NYATA, AMAN UNTUK AKUN

    Metode manual dari tim Solusimedsos dirancang agar sepenuhnya aman di mata platform media sosial. Tanpa aktivitas mencurigakan, tanpa shadow banned, dan tanpa penurunan reach akibat sistem deteksi bot.

    Semua layanan dari komentar, like, dan engagement boost lainnya dilakukan manual oleh tim manusia asli Indonesia. Tanpa software otomatis, tanpa bot, dan tanpa cara-cara berisiko yang bisa membuat akun terdeteksi warning oleh sistem platform.

    Hasilnya? Aktivitas terlihat alami, aman dari shadowban, dan justru membuat algoritma semakin “percaya” untuk menaikkan reach.

    DISUKAI ALGORITMA, DIPERCAYA AUDIENS

    Pendekatan ini terbukti ramah algoritma karena interaksi manusia akan dibaca sebagai sinyal keaktifan yang autentik. Itu sebabnya, postingan yang di-boost Solusimedsos tidak hanya ramai, tapi juga menarik audiens baru secara organik.

    ANTI BOT, PRO HUMAN

    Teknologi boleh membantu, tapi sentuhan manusia tetap tak tergantikan. 

    Karena itulah pendekatan full-human ini dianggap lebih aman, dan lebih berkelanjutan dibandingkan sistem otomatis yang rentan terdeteksi platform sosial besar seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.

    “Bot bisa meniru aktivitas, tapi tidak bisa meniru empati. Komentar dari manusia bisa punya konteks, rasa, dan kreatifitas yang nyata,” Ujar tim Solusimedsos.id.

    Solusimedsos percaya bahwa engagement sejati lahir dari manusia, bukan mesin.

    Karena itu, seluruh interaksi dilakukan oleh tim internal yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia yang benar-benar mengetik, memberi tanggapan, dan berinteraksi layaknya pengguna pada umumnya.

    Pendekatan ini membuat Solusimedsos.id menjadi Pusat Engagement Organik, sebuah pilihan aman bagi bisnis, influencer, dan kreator konten yang ingin bertumbuh dengan lebih cepat, dan memperkuat kehadirannya di media sosial.

  • KAI Daop 1 Jakarta Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Melalui Rail Clinic di Stasiun Klari

    KAI Daop 1 Jakarta Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Melalui Rail Clinic di Stasiun Klari

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kembali menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui program Rail Clinic, yang kali ini diselenggarakan di Stasiun Klari, Kabupaten Karawang, Rabu, 15 Oktober 2025.

    Kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian KAI terhadap kesehatan masyarakat sekaligus bentuk sinergi perusahaan dengan warga di sekitar jalur kereta api. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, S.STP., MM. mewakili Bupati Karawang, Danramil Klari beserta jajaran, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, serta Kepala Desa Klari, yang memberikan apresiasi atas langkah KAI dalam menghadirkan manfaat sosial di tengah masyarakat.

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan bahwa Rail Clinic merupakan bentuk komitmen KAI dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

     “PT KAI terus berkomitmen memberikan layanan terbaik yang tidak hanya berfokus pada transportasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial. Kehadiran Rail Clinic diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sekaligus keselamatan di lingkungan perkeretaapian,” ujar Ixfan.

    Beragam layanan kesehatan tersedia dalam kegiatan ini, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, gigi, ibu hamil, laboratorium sederhana, hingga pemeriksaan mata. Selain itu, terdapat pula penyuluhan kesehatan gigi dan mulut bagi anak-anak, serta pembagian paket sembako bagi masyarakat sekitar.

    Tak hanya aspek kesehatan, KAI juga menghadirkan Rail Library—perpustakaan berjalan yang menyediakan berbagai koleksi bacaan anak dan dewasa, serta fasilitas e-library interaktif untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

     “Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat ganda, baik dari sisi kesehatan maupun pendidikan. Melalui Rail Clinic dan Rail Library, KAI ingin hadir lebih dekat dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambah Ixfan.

    Pelaksanaan Rail Clinic di Stasiun Klari melibatkan puluhan tenaga kesehatan profesional, terdiri atas dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, tenaga optik, dan apoteker, yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat secara gratis.

    Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, S.STP., MM., turut mengapresiasi inisiatif KAI. 
    “Kami menyambut baik kegiatan ini. Rail Clinic memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar jalur kereta api, terutama bagi mereka yang membutuhkan akses layanan kesehatan gratis dan berkualitas. Kami juga memberikan apresiasi kepada tim KAI Daop 1 Jakarta yang turut memberikan penyuluhan kepada warga dan anak-anak terkait pentingnya kewaspadaan dan disiplin dalam berlalu lintas di perlintasan sebidang,” ujar Muhana.

    Muhana menambahkan, keselamatan di perlintasan sebidang menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan operator perkeretaapian.

    “Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang, mematuhi rambu-rambu, dan tidak menerobos palang pintu. Kesadaran kolektif ini sangat penting untuk mencegah kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama,” lanjutnya.

    Kegiatan Rail Clinic ini diharapkan dapat menjadi ajang sinergi positif antara KAI dan pemangku kepentingan daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian.

  • Water Station di 18 Stasiun LRT Jabodebek Dirawat Secara Berkala untuk Jaga Kualitas Tetap Aman Dikonsumsi bagi Pengguna

    Water Station di 18 Stasiun LRT Jabodebek Dirawat Secara Berkala untuk Jaga Kualitas Tetap Aman Dikonsumsi bagi Pengguna

    Dalam upaya menjaga kualitas pelayanan dan mendukung prinsip ramah lingkungan, KAI secara rutin melaksanakan perawatan fasilitas water station di seluruh jaringan stasiun LRT Jabodebek. Kegiatan yang dilakukan setiap dua bulan sekali ini mencakup sterilisasi tangki, pembersihan filter, dan penggantian komponen sesuai masa pakai. Selain itu, dilakukan pula uji laboratorium rutin untuk memastikan air tetap higienis dan aman dikonsumsi.
    Program ini menjadi bagian dari komitmen ESG KAI, dengan tujuan mengajak masyarakat mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai dan membawa tumbler pribadi. Melalui langkah ini, KAI menegaskan perannya dalam menghadirkan layanan publik yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.

    Bekasi, 15 Oktober 2025 – Dalam upaya menjaga kualitas pelayanan dan mendukung prinsip ramah lingkungan, KAI secara rutin melaksanakan perawatan fasilitas water station di seluruh jaringan stasiun LRT Jabodebek. Kegiatan yang dilakukan setiap dua bulan sekali di 18 stasiun ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menyediakan air minum higienis, aman dikonsumsi, dan mendukung pengurangan sampah plastik.

    “Water station merupakan fasilitas penting bagi kenyamanan pengguna. Selain menyediakan akses air minum yang aman dan higienis, keberadaannya juga membantu mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai di lingkungan stasiun,” ujar Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi.

    Perawatan dilakukan oleh bersama mitra penyedia layanan air. Kegiatan harian (daily care) dilakukan dua kali sehari melalui pembersihan area faucet dengan tisu steril, sedangkan perawatan berkala setiap dua bulan meliputi sterilisasi tangki, pembersihan filter, dan penggantian komponen sesuai masa pakainya. Setiap unit water station juga menjalani uji laboratorium rutin mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2023 untuk menjamin kualitas air tetap aman dikonsumsi.

    “Seluruh proses dilakukan tanpa mengganggu operasional stasiun. Perawatan harian hanya membutuhkan lima menit, sementara perawatan berkala sekitar 90 menit,” jelas Purnomosidi.

    Selain menjaga keandalan fasilitas, program ini merupakan bagian dari komitmen ESG KAI. Melalui penyediaan air minum gratis, masyarakat diharapkan lebih sadar membawa tumbler pribadi sebagai langkah nyata mendukung konsep eco station.

    “Program ini bukan hanya soal perawatan fasilitas, tetapi juga bentuk tanggung jawab lingkungan. Kami ingin menghadirkan layanan publik yang sehat, berkelanjutan, dan ramah lingkungan,” tambah Purnomosidi.

    KAI juga melakukan evaluasi berkala terhadap kebutuhan water station di stasiun dengan kepadatan tinggi untuk menentukan rencana penambahan unit. Kegiatan ini turut melibatkan mitra penyedia dan Dinas Kesehatan setempat guna memastikan kualitas air selalu memenuhi standar higienitas.

    “Kualitas layanan tidak hanya diukur dari ketepatan waktu perjalanan, tetapi juga dari perhatian terhadap fasilitas pendukung yang aman dan nyaman,” tutup Purnomosidi.

    Melalui langkah berkelanjutan ini, KAI menegaskan komitmennya untuk menjadi moda transportasi publik yang modern, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus bagian dari gaya hidup sehat masyarakat perkotaan.

  • Sukses Lakukan Bongkar Perdana, Pelindo Siap Gerakkan Industri melalui Terminal Batang

    Sukses Lakukan Bongkar Perdana, Pelindo Siap Gerakkan Industri melalui Terminal Batang

    Pelindo melalui Subholding Pelindo Multi Terminal sukses melakukan bongkar muat perdana pasir silika di Terminal Batang, Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah. Terminal ini siap menjadi simpul logistik strategis yang memperkuat konektivitas maritim, mendukung aktivitas industri, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.

    Terminal Batang di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) Hadir mendukung Pertumbuhan Ekonomi dan Konektivitas Logistik Jawa Tengah

    Batang, Oktober 2025 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal yang berfokus pada pengoperasian terminal nonpetikemas, resmi melaksanakan kegiatan perdana bongkar muat komoditas pasir silika di Pelabuhan Batang, yang berlokasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah pada Senin (13/10).

    Pembangunan Terminal Batang tahap pertama mencakup infrastruktur utama berupa causeway sepanjang 350 meter, trestle sepanjang 361 meter, serta dermaga sepanjang 152 meter dengan kedalaman awal –5 m LWS yang secara bertahap akan didalami hingga –10,5 m LWS. Dermaga ini mampu disandari kapal hingga 10.000 DWT, menjadikannya fasilitas strategis untuk berbagai jenis kargo industri. Selain itu, Pelindo menyiapkan lapangan penumpukan seluas ±2 hektare untuk kargo curah kering, curah cair, peti kemas, maupun kargo umum. Infrastruktur darat juga dilengkapi kantor operasional, sistem mekanikal dan elektrikal, jaringan keamanan terintegrasi, serta pasokan listrik PLN 82,5 kVA yang aktif sejak Juli 2025.

    Kegiatan perdana ini diawali dengan doa bersama, dilanjutkan proses bongkar muat pasir silika menggunakan kapal Barge Bahari 30082 yang tiba pukul 07.35 WIB. Komoditas milik PT KCC Glass Indonesia—tenant utama KITB—dibongkar dengan total muatan mencapai 5.200 ton.

    Direktur Operasi Pelindo Multi Terminal, Arif Rusman Yulianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata peran Pelindo dalam memperkuat infrastruktur logistik nasional.

    “Pelaksanaan bongkar muat perdana ini merupakan langkah penting dalam memastikan kesiapan fasilitas terminal di Pelabuhan Batang untuk mendukung aktivitas industri di KITB. Kami berkomitmen menjaga standar pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan, efisiensi, dan kolaborasi. Diharapkan, keberadaan terminal ini dapat memperlancar distribusi bahan baku industri serta memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah,” ujar Arif Rusman Yulianto.

    Dengan beroperasinya Pelabuhan Batang, Pelindo Multi Terminal mempertegas perannya sebagai simpul logistik strategis yang mendukung perkembangan KITB. Ke depan, terminal ini diharapkan menjadi hub logistik penting di Jawa Tengah, memperkuat konektivitas maritim, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta menciptakan nilai tambah bagi industri nasional.

  • BRI Branch Office Jatinegara Region 6/Jakarta 1 Gelar Akuisisi BRImo dan Top Up Tabungan di Lapas Salemba

    BRI Branch Office Jatinegara Region 6/Jakarta 1 Gelar Akuisisi BRImo dan Top Up Tabungan di Lapas Salemba

    BRI Branch Office Jatinegara Region 6/Jakarta 1 melaksanakan kegiatan akuisisi BRImo dan top up tabungan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba. Acara ini bertujuan untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan di kalangan pegawai, sekaligus mendorong pemanfaatan layanan digital BRI secara lebih optimal.

    Dalam kegiatan ini, BRI Branch Office Jatinegara Region 6/Jakarta 1 memberikan sosialisasi serta pendampingan langsung bagi peserta untuk melakukan registrasi dan aktivasi aplikasi BRImo. Aplikasi ini memungkinkan nasabah mengakses berbagai layanan perbankan digital, mulai dari transfer, pembayaran tagihan, pembelian pulsa, hingga top up dompet digital dengan cepat dan aman.

    Selain itu, BRI Branch Office Jatinegara Region 6/Jakarta 1 juga mendorong pegawai Lapas Salemba untuk memanfaatkan fasilitas top up tabungan secara rutin. Melalui layanan ini, pegawai diharapkan dapat lebih disiplin dalam menabung, membangun perencanaan keuangan yang sehat, dan mempersiapkan kebutuhan di masa depan.

    Perwakilan BRI Branch Office Jatinegara Region 6/Jakarta 1 menyampaikan bahwa kegiatan akuisisi BRImo ini sejalan dengan strategi transformasi digital BRI yang berfokus pada kemudahan akses dan pelayanan prima. “Kami ingin mendekatkan layanan perbankan digital ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk mitra instansi pemerintah, agar semakin banyak yang merasakan manfaat dari layanan modern dan efisien,” ujarnya.

    Pihak Lapas Salemba menyambut baik kegiatan ini. Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan menyampaikan apresiasi atas inisiatif BRI Branch Office Jatinegara Region 6/Jakarta 1 yang telah menghadirkan solusi perbankan digital di lingkungan kerja mereka. Menurutnya, layanan BRImo dan top up tabungan akan membantu pegawai mengelola keuangan dengan lebih efektif.

    Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta antusias bertanya tentang fitur-fitur BRImo, mekanisme keamanan transaksi, serta strategi menabung secara konsisten.

    Melalui kegiatan ini, BRI kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung literasi keuangan, memperluas layanan digital, dan memperkuat sinergi dengan instansi pemerintah demi mewujudkan layanan keuangan yang inklusif dan berdaya guna.

  • KAI Daop 8 Surabaya Pastikan Keselamatan dan Pelayanan Prima Lewat Pengecekan Lintas di Stasiun Sidoarjo

    KAI Daop 8 Surabaya Pastikan Keselamatan dan Pelayanan Prima Lewat Pengecekan Lintas di Stasiun Sidoarjo

    Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melaksanakan kegiatan pengecekan lintas di sejumlah wilayah operasional, salah satunya Stasiun Sidoarjo, pada Rabu (15/10).

    Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh sarana, prasarana, dan fasilitas pelayanan penumpang di Stasiun Sidoarjo berada dalam kondisi prima dan siap operasi, demi mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

    Dalam kegiatan tersebut, EVP Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, bersama jajaran manajemen melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek operasional, mulai dari emplasemen, jalur rel, fasilitas pelayanan pelanggan, ruang PPKA, sistem persinyalan, hingga administrasi operasional.

    “Kami memastikan bahwa setiap stasiun, termasuk Stasiun Sidoarjo, beroperasi sesuai dengan standar keselamatan dan pelayanan KAI. Keselamatan adalah prioritas utama, karena dari sanalah lahir pelayanan prima bagi pelanggan,” ujar Wisnu Pramudyo, EVP Daop 8 Surabaya.

    Selain pengecekan lapangan, kegiatan juga dilanjutkan dengan rapat evaluasi bersama untuk membahas temuan serta langkah tindak lanjut yang diperlukan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar peningkatan kualitas layanan dan operasional secara berkelanjutan di wilayah Daop 8 Surabaya.

    Dari hasil pengecekan, lintas dan fasilitas di Stasiun Sidoarjo dipastikan dalam kondisi aman dan andal, siap mendukung kelancaran perjalanan kereta api baik untuk kereta jarak jauh maupun Commuter Line.

    Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menuturkan bahwa pengecekan lintas merupakan bagian dari komitmen KAI untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang terpercaya dan berorientasi pada keselamatan.

    “Pengecekan lintas dilakukan secara rutin sebagai upaya memastikan seluruh infrastruktur dan pelayanan berjalan optimal. Kami ingin masyarakat menikmati perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu, sesuai semangat service excellence KAI,” ungkap Luqman.

    Melalui kegiatan ini, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan tekadnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk di Stasiun Sidoarjo yang menjadi salah satu titik penting dalam layanan penumpang wilayah selatan. Dengan kesiapan sarana dan prasarana yang optimal, KAI berharap kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel semakin meningkat.

    KAI juga mengajak masyarakat untuk terus menjadikan kereta api sebagai pilihan utama perjalanan, baik untuk keperluan harian maupun jarak jauh. KAI senantiasa berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan terbaik melalui peningkatan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan pelanggan.