Penulis: Admin

  • Sambut Lebaran Penuh Keceriaan Dengan  Fasilitas Dana Tunai dari BRI Finance

    Sambut Lebaran Penuh Keceriaan Dengan Fasilitas Dana Tunai dari BRI Finance

    Jakarta, 13 Maret 2025 – Lebaran adalah momen spesial yang sering kali membutuhkan dana ekstra, terutama untuk biaya mudik, membeli keperluan Lebaran, memberi THR, hingga renovasi rumah. Mudik sendiri memerlukan biaya besar, mulai dari tiket transportasi, akomodasi, hingga menikmati liburan bersama keluarga. Tantangannya, tidak semua orang memiliki tabungan yang cukup atau akses cepat ke pembiayaan yang fleksibel. Proses mendapatkan dana tambahan pun bisa sulit jika syaratnya rumit atau pencairannya lama. Oleh karena itu, fasilitas dana tunai yang mudah dan cepat menjadi solusi penting agar masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan nyaman tanpa khawatir masalah keuangan.

    Sebagai bagian dari BRI Group yang spesifik dalam industri pembiayaan, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menawarkan solusi keuangan yang fleksibel dan mudah diakses. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, mengungkapkan, “BRI Finance berkomitmen untuk menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat Indonesia dalam mewujudkan pembiayaan sesuai dengan porsinya secara kredibel. Dengan demikian, nasabah dapat merayakan Lebaran dengan nyaman tanpa mengorbankan stabilitas keuangan mereka.”

    Dalam momen ini, BRI Finance menawarkan program fasilitas dana tunai atau yang dikenal dengan BRI Flash. Melalui BRI Flash, nasabah berkesempatan mendapatkan tambahan dana tunai sampai dengan Rp 500 juta dengan suku bunga kompetitif mulai dari 0,72% per bulan. Dana tunai ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan konsumtif maupun mendesak di bulan Ramadan. “Nasabah hanya perlu menjaminkan BPKB kendaraan untuk dapat menikmati fasilitas dana tunai ini. Proses pencairan dapat dilakukan dengan mudah, umumnya 90% dari harga kendaraan atau sampai dengan 500 juta rupiah,” imbuh Wahyudi.

    Dengan dukungan jaringan luas dari BRI, nasabah dapat dengan mudah mengakses layanan pembiayaan BRI Finance dan fleksibilitas pembayaran melalui BRImo, ATM, internet banking, dan kantor cabang BRI Finance. Dengan beragam manfaat ini, BRI Finance menjadi solusi pembiayaan yang ideal untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan persiapan Lebaran.

    Selain itu untuk mengakomodir kebutuhan kendaraan bermotor dalam masa Lebaran, BRI Finance juga menyediakan pembiayaan kendaraan mobil baru dengan bunga mulai dari 2,75% per tahun, bunga 0,66% per bulan untuk mobil bekas dan mulai dari 0,7% per bulan untuk motor. Informasi lebih lanjut mengenai Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dapat diakses melalui tautan bri.co.id/kkb-bri.

  • KAI Sediakan 2,75 Juta Kursi KA Ekonomi untuk Lebaran 2025, Penjualan Tiket KA JJ Lebaran Capai Lebih dari 2 Juta

    KAI Sediakan 2,75 Juta Kursi KA Ekonomi untuk Lebaran 2025, Penjualan Tiket KA JJ Lebaran Capai Lebih dari 2 Juta

    Dalam sehari, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan 49 KA JJ Ekonomi Komersial di luar KA tambahan, dengan jumlah perjalanan 127 perjalanan per hari. Beberapa di antaranya terangkai dengan KA kelas lainnya. Selain itu, terdapat 13 KA JJ Ekonomi PSO dengan 34 perjalanan per hari di luar KA tambahan Lebaran. Dari total kapasitas tempat duduk kelas ekonomi jarak jauh yang tersedia, sebanyak 1.633.720 tempat duduk dialokasikan untuk KA ekonomi komersial. Sementara 1.118.590 tempat duduk lainnya merupakan KA ekonomi bersubsidi atau yang mendapatkan public service obligation (PSO) dari pemerintah melalui kontrak dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub).

    KAI terus berkomitmen menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 1446 H/2025, KAI telah menyediakan kapasitas total sebanyak 4.591.510 tempat duduk untuk periode 21 Maret hingga 11 April 2025. Dari jumlah tersebut, 2.752.310 tempat duduk atau sekitar 59,94% dialokasikan untuk kereta kelas ekonomi dengan tarif lebih hemat.

    “Penyediaan kapasitas ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, dengan tetap mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, serta kenyamanan perjalanan. Hingga 18 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, dari total 530.768 tempat duduk yang tersedia untuk KA Jarak Jauh (PSO), telah terjual sebanyak 564.164 tiket dengan tingkat okupansi mencapai 106,29%,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

    Tingkat okupansi yang melebihi 100% terjadi karena adanya pola perjalanan penumpang yang fleksibel, di mana pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang rute perjalanan, bukan hanya dari stasiun awal hingga tujuan akhir.

    5 KA Ekonomi Paling Diminati dari Semarang dan Surabaya Selama Angkutan Lebaran 2025 Hingga 18 Maret Pukul 07.00 WIB

    Daerah Operasi 4 Semarang

    1. KA 264 (KA Ambarawa Ekspres) relasi Semarang Poncol – Surabaya Pasar Turi keberangkatan pukul 11.40 WIB : 12.080 penumpang

    2. KA 266 (KA Ambarawa Ekspres) relasi Semarang Poncol – Surabaya Pasar Turi keberangkatan pukul 08.30 WIB : 7.635 penumpang

    3. KA 179 (KA Tawang Jaya Premium) relasi Semarang Tawang – Pasar Senen : 7.129 penumpang

    4. KA 175 (KA Menoreh) relasi Semarang Tawang – Pasar Senen keberangkatan pukul 06.30 WIB : 6.632 penumpang

    5. KA 177 (KA Menoreh) relasi Semarang Tawang – Pasar Senen keberangkatan pukul 23.40 WIB : 6.491 penumpang

    Daerah Operasi 8 Surabaya

    1. KA 271 (KA Airlangga) relasi Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen : 20.206 penumpang

    2. KA 297 (KA Probowangi) relasi Surabaya Gubeng – Ketapang : 15.322 penumpang

    3. KA 253 (KA Kertajaya) relasi Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen : 14.205 penumpang

    4. KA 7021A (KA Pasundan Lebaran) relasi Surabaya Gubeng – Kiaracondong : 12.902 penumpang

    5. KA 293 (KA Tawang Alun) relasi Malang Kota Lama – Ketapang : 11.881 penumpang

    “Hingga 18 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, tiket KA Jarak Jauh yang sudah terjual mencapai 2.088.570 tiket atau sekitar 60,65% dari total kapasitas yang tersedia sebanyak 3.443.832 tempat duduk. Sementara itu, tiket KA Lokal yang telah terjual mencapai 63.385 tiket atau 5,52% dari total kursi yang disediakan, yaitu 1.147.678 tempat duduk. Angka penjualan KA Lokal masih tergolong rendah karena pemesanan tiketnya lebih dekat dengan hari keberangkatan, mulai dari H-30 hingga sebagian besar hanya tersedia H-7 sebelum perjalanan,” jelas Anne.

    Sebagai bentuk dukungan terhadap transportasi berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, KAI memastikan layanan KA kelas ekonomi tetap dapat diakses dengan harga yang kompetitif.

    “Kami memahami bahwa masyarakat menginginkan moda transportasi yang tidak hanya nyaman dan aman, tetapi juga ekonomis. Oleh karena itu, kami menyediakan lebih dari setengah kapasitas kursi untuk kereta kelas ekonomi dengan tarif yang lebih terjangkau,” tambah Anne.

    Dengan kebijakan harga tiket yang terjangkau, KAI tidak hanya memastikan kelancaran perjalanan mudik dan balik Lebaran, tetapi juga turut mendukung konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

    Selain tarif yang kompetitif, KAI juga terus meningkatkan layanan KA ekonomi untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Peningkatan tersebut mencakup renovasi fasilitas di stasiun, peningkatan kenyamanan tempat duduk, perbaikan layanan di kereta makan, hingga peningkatan kebersihan toilet. Semua KA Ekonomi juga telah dilengkapi dengan pendingin udara (AC), stop kontak di setiap kursi, serta pencahayaan yang lebih baik.

    “Kami terus menghadirkan inovasi agar pengalaman mudik tahun ini lebih menyenangkan, mulai dari aspek keselamatan, kenyamanan, hingga kemudahan dalam pemesanan tiket. Dengan persiapan yang matang, kami yakin Angkutan Lebaran 2025 akan berjalan dengan baik dan memberikan kepuasan bagi seluruh pelanggan,” tutup Anne.

  • Ramadan Paling Seru Ada di Grand Galaxy Park! Sambut Keberkahan dengan “Galaxy of Gratitude”

    Ramadan Paling Seru Ada di Grand Galaxy Park! Sambut Keberkahan dengan “Galaxy of Gratitude”

    Bekasi, 18 Maret 2025 – Ramadan bukan cuma soal puasa dan berbuka, tapi juga tentang momen kebersamaan, kehangatan keluarga, dan kejutan seru! Tahun ini, Grand Galaxy Park (GGP) menghadirkan “Galaxy of Gratitude”, sebuah perayaan Ramadan penuh warna yang siap menemani setiap langkah perjalanan ibadah dan kebersamaan kamu hingga 13 April 2025.

    Penampilan Menghibur Setiap Minggunya

    Setiap weekend tiba, suasana Ramadan di GGP akan semakin meriah dengan pertunjukan budaya Islami yang tak hanya menghibur, tapi juga mengajak pengunjung lebih dekat dengan kekayaan seni Muslim dari berbagai belahan dunia. Saksikan Pertunjukan Tari Saman yang energik, Darbuka oleh Ali Kribo yang ritmis, Tanoura Dance Internasional yang memesona, hingga Belly Dance dalam nuansa Islami.

    Tak hanya itu, Galaxy of Gratitude juga menghadirkan sesuatu yang menarik untuk kamu yang mencintai seni dan kreativitas! Bersama seniman @pinokibo, ikuti Workshop dan Artist Talk yang bakal membawamu lebih dalam ke dunia ilustrasi dan storytelling. Ini kesempatan langka untuk belajar langsung dari ahlinya, lho! Kapan lagi bisa ngabuburit sembari mendapat ilmu baru?

    Belanja dan Bawa Pulang Gadget Baru!

    Ramadan juga identik dengan shopping! Apalagi, GGP sudah menyiapkan promo dengan penawaran terbaik yang bikin pengalaman belanjamu makin seru: bagaimana tidak? Dengan berbelanja minimal Rp 100.000, kamu bisa berkesempatan membawa pulang OPPO Reno12 atau Apple Watch SE. Lalu belanja Rp 1.500.000, kamu bisa langsung mendapatkan E-Voucher ASRI Living senilai Rp 50.000. Selanjutnya, dengan belanja Rp 1.000.000, kamu bisa membungkus E-Voucher ASRI Living Rp 25.000

    Jadi, sambil ngabuburit atau cari kebutuhan Ramadan, jangan lupa manfaatkan promo ini biar belanja makin untung! T&C Applied.

    Ramadan Bazaar: Dari Kuliner hingga Fashion untuk Keluarga 

    Suka berburu takjil atau camilan khas Ramadan? Ramadan Bazaar di GGP bakal jadi surga buat para pecinta kuliner! Dari makanan khas Nusantara sampai camilan khas Timur Tengah, semua ada di sini. Plus, ada juga Family & Kidz Bazaar yang penuh dengan pilihan fashion, mainan, dan kebutuhan keluarga untuk menyambut Lebaran.

    Di Grand Galaxy Park, Ramadan bukan hanya tentang belanja atau berbuka puasa, tapi juga tentang menikmati momen, berbagi kebahagiaan, dan merayakan kebersamaan. Yuk, rayakan Ramadanmu dengan penuh rasa syukur di “Galaxy of Gratitude” hanya di Grand Galaxy Park. Foto dapat diunduh di sini.

  • IHSG Melemah, Pasar Kripto Menunjukkan Ketahanan

    IHSG Melemah, Pasar Kripto Menunjukkan Ketahanan

    Jakarta, 18 Maret 2025 – Pasar saham Indonesia menghadapi tantangan signifikan. Pada sesi pertama perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami trading halt setelah melemah 5,02% ke level 6.146. Sebanyak 581 saham mengalami penurunan, sementara 105 saham mencatat kenaikan. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar yang masih penuh dengan ketidakpastian.

    Di sisi lain, pasar kripto menunjukkan pergerakan yang lebih stabil. Kapitalisasi pasar kripto baru-baru ini meningkat sekitar $50 miliar dalam 24 jam terakhir, dengan total kapitalisasi saat ini mencapai $2,67 triliun. Meskipun sentimen pasar masih beragam, indikator bullish menunjukkan potensi pergerakan positif lebih lanjut.

    Bitcoin dan Pergerakan Pasar Kripto

    Berdasarkan data Tokocrypto, harga Bitcoin saat ini diperdagangkan pada $83.166, sedikit di bawah level resistensi utama $85.000. Jika momentum pasar tetap kuat, ada potensi Bitcoin menembus level ini dalam beberapa hari mendatang. Target kenaikan berikutnya berada di $89.800, dengan peluang penguatan lebih lanjut hingga $92.000.

    Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, Bitcoin dapat turun ke level support $80.301. Namun, dengan tingkat akumulasi yang tinggi, pasar tetap berada dalam kondisi yang menarik bagi investor.

    Analyst Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menyoroti bagaimana perbedaan dinamika antara pasar saham dan pasar kripto dapat menjadi pertimbangan bagi investor. “Pasar saham sedang mengalami tantangan yang cukup besar, sementara pasar kripto tetap menunjukkan ketahanan dengan adanya indikator bullish. Ini bisa menjadi pertimbangan bagi investor dalam menyusun strategi diversifikasi,” jelasnya.

    Fyqieh juga menambahkan bahwa perkembangan regulasi dan adopsi institusional yang meningkat turut memberikan stabilitas pada pasar aset digital. “Meskipun volatilitas tetap ada, fundamental pasar kripto saat ini semakin kuat, menjadikannya sebagai salah satu alternatif dalam portofolio investasi,” tambahnya.

    Menanti Keputusan The Fed dan Dampaknya pada Pasar

    Fokus utama investor saat ini adalah keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan pekan ini, tepatnya 19 Maret 2025. Keputusan ini diharapkan memberikan arah kebijakan moneter AS yang dapat memengaruhi berbagai instrumen investasi, termasuk kripto.

    Sebelumnya, pasar kripto telah menunjukkan ketahanannya terhadap berbagai perubahan kebijakan ekonomi global. Meskipun ada pergerakan harga jangka pendek, tren jangka panjang menunjukkan bahwa aset digital tetap menjadi pilihan yang relevan dalam lanskap keuangan yang terus berkembang.

    Dengan kondisi pasar yang terus berfluktuasi, investor dapat mempertimbangkan strategi diversifikasi yang lebih luas, termasuk memperhatikan potensi aset digital. Tren adopsi yang meningkat dan fundamental yang lebih matang menjadikan kripto sebagai salah satu opsi yang dapat diperhitungkan.

    “Setiap aset memiliki karakteristik dan risikonya masing-masing. Dalam menghadapi dinamika pasar saat ini, investor dapat mempertimbangkan berbagai pilihan investasi yang sesuai dengan tujuan jangka panjang mereka,” pungkas Fyqieh.

  • Liburan Ke Bali Tapi Bingung Mau Kemana? Baliluxurytravel.com Solusinya!

    Liburan Ke Bali Tapi Bingung Mau Kemana? Baliluxurytravel.com Solusinya!

    Baliluxurytravel.com hadir sebagai panduan utama buat kamu yang ingin menikmati sisi terbaik dari Pulau Dewata! Dari destinasi tersembunyi sampai pengalaman mewah, situs ini siap membantu kamu merencanakan perjalanan impian.

    Bali terkenal dengan pantainya yang eksotis, budaya yang kaya, dan kuliner yang menggoda. Tapi dengan begitu banyak pilihan, menentukan tempat yang tepat bisa jadi tantangan. Nah, Baliluxurytravel.com menyajikan panduan terpercaya yang sudah dikurasi—mulai dari tempat wisata keren, akomodasi eksklusif, sampai pengalaman seru yang wajib dicoba.

    “Kami ingin Baliluxurytravel.com jadi lebih dari sekadar blog perjalanan. Kami ingin membantu wisatawan menikmati Bali dengan pengalaman yang otentik dan berkesan,” ujar Pendiri Baliluxurytravel.com. “Mau staycation di vila mewah di Seminyak atau menjelajahi budaya Ubud? Semua ada di sini!”

    Apa aja yang bisa kamu temukan di Baliluxurytravel.com?

    1. Panduan Perjalanan Lengkap – Tips dan rekomendasi untuk menjelajahi Ubud, Seminyak, Canggu, Uluwatu, dan lainnya.

    2. Akomodasi Mewah – Rekomendasi resort eksklusif, vila keren di tepi pantai, dan hotel butik.

    3. Pengalaman Lokal – Panduan upacara tradisional, pura ikonik, dan budaya Bali yang menarik.

    4. Kuliner & Hiburan – Rekomendasi restoran top, beach club hits, dan hidden gem tempat makan lokal.

    5. Petualangan & Wellness – Info tentang yoga retreat, spa terbaik, surfing, dan aktivitas outdoor lainnya.

    Baliluxurytravel.com terus memperbarui kontennya dengan tren terbaru, itinerary seru, dan tips wisata ramah lingkungan, jadi kamu nggak akan ketinggalan info untuk liburan yang makin asik.

  • Kunjungan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Indonesia ke India

    Kunjungan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Indonesia ke India

    JAKARTA, 17 Maret 2025 – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Indonesia, badan yang memberikan rekomendasi strategis kepada pemerintah Indonesia, saat ini sedang mengunjungi India dari tanggal 17 Maret hingga 23 Maret 2025 untuk mempelajari kebijakan dan infrastruktur Digital Public Infrastructure (DPI) India. Hal ini dilatarbelakangi oleh beberapa inisiatif yang dibahas dalam kunjungan Presiden Indonesia ke India baru-baru ini, termasuk penandatanganan nota kesepahaman atau MoU tentang kerja sama digital.

    Delegasi yang beranggotakan 10 orang tersebut terdiri dari Direktur Eksekutif DEN, pejabat senior dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Bank Indonesia.

    Para delegasi direncanakan akan bertemu dengan Direct Benefit Transfer (DBT) Mission, Otoritas Identifikasi Unik India (UIDAI), Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India (MeitY), Kementerian Keuangan India, Institut Teknologi Informasi Internasional (IIIT) Bangalore, Yayasan Sahmati serta mengunjungi Aadhaar Kendra di Wilayah Ibu Kota Nasional (NCR) India.

    Kunjungan ini akan memberikan dasar yang kuat untuk kolaborasi dalam berbagi kapasitas digital India dengan Indonesia seperti DPI dan layanan/skema terkait, serta Unified Payments Interface (UPI) untuk pembayaran digital, bidang-bidang yang sebagian besar belum tersentuh hingga saat ini dalam kebijakan dan kerangka kerja kelembagaan Indonesia.

  • Setelah Koreksi, Harga Emas Bangkit Kembali Menembus $3.000

    Setelah Koreksi, Harga Emas Bangkit Kembali Menembus $3.000

    Harga emas (XAU/USD) mengalami koreksi setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di $3.005 pada akhir pekan lalu. Pada hari Senin (17/3), harga emas diperdagangkan di bawah $3.000, tepatnya di sekitar $2.990. Koreksi ini dipicu oleh aksi profit-taking yang dilakukan investor setelah lonjakan signifikan sebelumnya. Namun, tren bullish masih mendominasi berdasarkan analisis teknikal dan faktor fundamental yang mendukung pergerakan harga.

    Menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Indonesia, formasi candlestick dan indikator Moving Average saat ini mengindikasikan bahwa momentum bullish pada XAU/USD tetap kuat. Proyeksi harga emas hari ini berpotensi naik hingga level $3.025 sebagai target utama, seiring meningkatnya permintaan safe haven akibat ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Namun, jika terjadi pembalikan arah (reversal), emas diperkirakan akan mengalami koreksi ke level $2.978 sebagai target terdekatnya.

    Pada hari Selasa (18/3), harga emas kembali melonjak dan mencetak rekor tertinggi di atas $3.000 untuk kedua kalinya dalam sepekan. Kenaikan ini menunjukkan bahwa tren bullish tetap dominan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Kenaikan ini terjadi karena investor semakin mencari perlindungan dari ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump. Sejak awal tahun, emas telah naik 14% dan mencatatkan rekor tertinggi sebanyak 14 kali sejak Trump menjabat, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.

    Faktor utama yang mendorong kenaikan emas adalah meningkatnya kekhawatiran ekonomi global setelah kebijakan tarif yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Trump sebelumnya telah mengumumkan tarif tetap sebesar 25% untuk baja dan aluminium, serta tarif tambahan yang akan diberlakukan pada tanggal 2 April. Langkah ini telah menimbulkan reaksi di pasar, dengan investor semakin mencari perlindungan dalam bentuk aset safe haven seperti emas. Selain itu, pertemuan antara Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada hari Selasa juga menjadi perhatian utama, mengingat potensi kesepakatan damai terkait konflik Ukraina yang dapat mempengaruhi dinamika pasar.

    Selain faktor geopolitik, fokus investor juga tertuju pada keputusan kebijakan moneter dari Federal Reserve (The Fed) dan Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan berlangsung pada hari Selasa dan Rabu. Pasar akan mencermati panduan kebijakan terbaru serta proyeksi Dot Plot untuk melihat arah kebijakan suku bunga ke depan. Saat ini, ekspektasi pasar mengarah pada kemungkinan penurunan suku bunga pada bulan Mei atau Juni, yang dapat semakin mendorong harga emas ke level lebih tinggi.

    Namun, dalam sesi perdagangan awal di Amerika Serikat, harga emas sempat tertekan akibat data Penjualan Ritel AS yang lebih rendah dari ekspektasi. Data menunjukkan angka bulanan sebesar 0,2%, di bawah proyeksi 0,7%. Selain itu, revisi penurunan data sebelumnya dari -0,9% menjadi -1,2% mengindikasikan melemahnya belanja konsumen di AS, yang dapat memberikan tekanan tambahan bagi dolar AS dan berpotensi mendukung kenaikan harga emas lebih lanjut.

    Dengan kombinasi sentimen positif dari faktor teknikal dan fundamental, emas tetap berada dalam tren bullish. Apabila tekanan beli terus berlanjut, maka target kenaikan ke level $3.025 dapat tercapai dalam waktu dekat. Sebaliknya, jika tekanan jual mendominasi, maka koreksi ke level $2.978 menjadi skenario alternatif yang harus diwaspadai oleh para trader dan investor.

  • POIPPU Training Baru Energy Academy untuk Kontrol Emisi dan Kualitas Udara Perusahaan

    POIPPU Training Baru Energy Academy untuk Kontrol Emisi dan Kualitas Udara Perusahaan

    Dalam era industri modern, pengendalian pencemaran udara menjadi salah satu aspek krusial bagi keberlangsungan operasi dan reputasi perusahaan. Kualitas udara yang baik tidak hanya berpengaruh pada kesehatan dan keselamatan tenaga kerja, tetapi juga merupakan indikator kepatuhan terhadap regulasi lingkungan yang ditetapkan oleh pemerintah. Untuk mendukung perusahaan dalam mencapai standar tersebut, Energy Academy menghadirkan program Training Penanggung Jawab Operasional Instalasi Pengendalian Pencemaran Udara (POIPPU). Program ini dirancang khusus untuk membekali tenaga kerja dengan kompetensi teknis dan manajerial guna mengelola dan mengendalikan emisi serta menjaga kualitas udara di lingkungan kerja. Program ini juga telah tersertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), memastikan bahwa setiap lulusan memenuhi standar kompetensi nasional yang diakui.

    Pendahuluan

    Pengendalian emisi merupakan bagian integral dari upaya pengelolaan lingkungan dalam industri. Seiring dengan meningkatnya aktivitas produksi, emisi gas dan partikel dari proses industri dapat mencemari udara, mengganggu kesehatan masyarakat, dan mengancam keberlangsungan operasional perusahaan. Ketersediaan tenaga kerja yang terlatih dalam mengoperasikan dan mengendalikan instalasi pengendalian pencemaran udara menjadi sangat penting. Melalui Training POIPPU di Energy Academy, para profesional dipersiapkan untuk menghadapi tantangan tersebut dengan pendekatan yang komprehensif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

    Latar Belakang Pengendalian Pencemaran Udara

    Industri migas, pertambangan, manufaktur, dan sektor pemerintahan merupakan sektor-sektor yang menghasilkan emisi dalam jumlah besar. Proses produksi yang intensif, penggunaan bahan bakar fosil, serta berbagai aktivitas operasional lainnya berpotensi menghasilkan gas dan partikel yang dapat mengganggu kualitas udara. Dampak pencemaran udara tidak hanya terbatas pada kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan tenaga kerja dan masyarakat di sekitar lokasi operasional.

    Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan dituntut untuk menerapkan sistem pengendalian pencemaran udara yang efektif. Salah satu kunci keberhasilan sistem tersebut adalah keberadaan tenaga kerja yang kompeten dan memiliki sertifikasi resmi dalam mengoperasikan instalasi pengendalian. Program Training POIPPU di Energy Academy hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut, sehingga setiap perusahaan dapat mengoptimalkan sistem pengendalian emisi dan menjaga kualitas udara sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah.

    Dasar Hukum Pelatihan

    Program Training POIPPU diselenggarakan berdasarkan dasar hukum yang kuat untuk memastikan setiap tindakan pengendalian emisi memenuhi standar nasional. Beberapa dasar hukum yang mendasari pelatihan ini meliputi:

    Undang-Undang No 32 Tahun 2009 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup menetapkan bahwa setiap kegiatan industri harus menjaga kualitas lingkungan dan menerapkan sistem pengelolaan pencemaran yang efektif. Peraturan Pemerintah No 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara memberikan batas maksimum emisi yang diizinkan bagi setiap kegiatan industri. Selain itu, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang mengatur baku mutu emisi serta tata cara pengelolaan limbah berbahaya menjadi acuan bagi setiap perusahaan untuk memastikan operasional mereka tidak mencemari lingkungan.

    Tak kalah penting, Keputusan Menteri Tenaga Kerja (KEPMENAKER) Nomor 191 Tahun 2019 mewajibkan seluruh pelaku usaha yang menghasilkan air limbah dan memiliki instalasi pengelolaan untuk mempekerjakan tenaga kerja yang bersertifikat kompetensinya. Melalui program Training POIPPU, peserta akan diuji kompetensinya sesuai standar yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sehingga lulusan mendapatkan sertifikat resmi yang diakui secara nasional.

    Tujuan Pelatihan

    Training POIPPU bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja agar dapat mengelola dan mengoperasikan instalasi pengendalian pencemaran udara dengan efektif. Para peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan teknis dan kemampuan praktis mereka dalam mengoperasikan peralatan pengendalian emisi, melakukan perawatan rutin, serta mengidentifikasi dan menanggulangi bahaya yang mungkin timbul selama operasional. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk menanamkan budaya keselamatan dan penerapan prinsip K3 dalam setiap aktivitas, sehingga perusahaan dapat menjaga kualitas udara dan memenuhi persyaratan regulasi lingkungan.

    Materi Pelatihan

    Materi Training POIPPU disusun secara komprehensif untuk memberikan pemahaman yang mendalam serta keterampilan praktis kepada peserta. Beberapa topik utama yang menjadi fokus materi antara lain:

    Pembelajaran dimulai dengan pengoperasian peralatan pengendalian pencemaran udara. Peserta akan diberikan pelatihan tentang cara menggunakan berbagai perangkat seperti scrubber, bag filter, dan sistem monitoring otomatis. Modul ini sangat penting agar peserta dapat memastikan bahwa emisi yang dihasilkan oleh proses industri tetap berada dalam batas aman.

    Selanjutnya, materi pelatihan berfokus pada perawatan peralatan pengendalian. Peserta akan diajarkan teknik-teknik pemeliharaan rutin, cara mendeteksi potensi kerusakan, serta langkah-langkah perbaikan yang harus segera diambil jika terjadi kegagalan sistem. Pengetahuan ini menjadi kunci untuk menjaga kontinuitas operasional dan mengurangi risiko pencemaran yang tidak diinginkan.

    Materi pelatihan juga mencakup penilaian tingkat pencemaran udara. Peserta akan belajar cara mengambil sampel udara, mengukur konsentrasi polutan, dan menganalisis data yang diperoleh. Dengan pemahaman yang baik mengenai tingkat pencemaran, tenaga kerja dapat menentukan apakah tindakan intervensi diperlukan untuk menjaga kualitas udara.

    Identifikasi bahaya merupakan aspek penting lain dalam pelatihan ini. Peserta dilatih untuk mengenali berbagai potensi risiko yang mungkin timbul selama pengoperasian instalasi pengendalian, seperti kebocoran, kegagalan sistem, atau kecelakaan kerja. Modul ini diintegrasikan dengan penerapan tindakan keselamatan dan K3 untuk memastikan bahwa setiap bahaya dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

    Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pelatihan tentang penyusunan prosedur operasional standar dan laporan kegiatan pengendalian pencemaran udara. Penyusunan laporan yang akurat sangat penting sebagai bukti kepatuhan terhadap regulasi dan sebagai dasar evaluasi kinerja sistem pengendalian yang telah diterapkan. Materi mengenai pengurusan perizinan untuk instalasi pengendalian juga disampaikan agar peserta memahami seluruh aspek administratif yang berkaitan dengan pengelolaan pencemaran udara.

    Metodologi Pembelajaran

    Energy Academy mengaplikasikan metode pembelajaran yang interaktif dan aplikatif dalam Training POIPPU. Pelatihan disampaikan melalui kombinasi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan praktikum langsung di lapangan. Pendekatan blended learning memungkinkan peserta untuk mengikuti sesi tatap muka maupun daring, sehingga fleksibilitas waktu tetap terjaga dan akses materi dapat diperluas.

    Simulasi operasional dan studi kasus dari berbagai industri yang telah berhasil menerapkan sistem pengendalian pencemaran udara menjadi bagian penting dari pelatihan ini. Peserta dapat mengamati langsung proses pengoperasian peralatan dan mempelajari cara-cara perawatan yang efektif. Evaluasi dilakukan melalui tes tertulis dan praktik, yang nantinya akan menjadi dasar untuk mengikuti uji kompetensi BNSP.

    Proses Sertifikasi BNSP

    Setelah menyelesaikan semua modul pelatihan, peserta Training POIPPU akan mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan sesuai dengan standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Proses uji kompetensi ini meliputi penilaian aspek teori dan praktik, memastikan bahwa setiap peserta telah menguasai seluruh materi pelatihan dan dapat mengaplikasikannya dengan baik di lapangan.

    Peserta yang lulus uji kompetensi akan menerima sertifikat resmi BNSP, yang diakui secara nasional sebagai bukti bahwa mereka telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan oleh pemerintah. Sertifikasi ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri para profesional, tetapi juga memperkuat reputasi mereka di mata industri, investor, dan regulator.

    Manfaat Pelatihan bagi Peserta dan Perusahaan

    Training Sertifikasi POIPPU Energy Academy memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua belah pihak. Bagi peserta, pelatihan ini merupakan sarana untuk meningkatkan keterampilan teknis dan pengetahuan operasional dalam mengelola instalasi pengendalian pencemaran udara. Keterampilan tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan karier di bidang K3 dan lingkungan. Sertifikasi resmi dari BNSP meningkatkan nilai jual profesional di pasar tenaga kerja yang kompetitif.

    Bagi perusahaan, memiliki tenaga kerja yang bersertifikasi POIPPU berarti sistem pengendalian emisi dapat dijalankan dengan lebih efisien dan aman. Dengan adanya tenaga kerja yang kompeten, risiko pencemaran udara dapat diminimalkan, sehingga operasional perusahaan tidak terganggu dan reputasi perusahaan tetap terjaga. Selain itu, kepatuhan terhadap regulasi lingkungan yang ketat menjadi lebih mudah dipenuhi, sehingga perusahaan terhindar dari sanksi hukum dan denda administratif.

    Tantangan dan Prospek di Masa Depan

    Seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya aktivitas industri, tantangan dalam pengelolaan pencemaran udara semakin kompleks. Volume emisi yang terus meningkat menuntut penerapan teknologi canggih dalam sistem pengendalian. Penggunaan sensor digital, sistem monitoring otomatis, dan integrasi data melalui Internet of Things (IoT) menjadi tren yang perlu diadopsi oleh para profesional di bidang ini.

    Lulusan Training POIPPU yang telah mendapatkan sertifikasi BNSP memiliki keunggulan kompetitif yang tinggi di pasar tenaga kerja. Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk mengoperasikan dan merawat peralatan pengendalian emisi, tetapi juga mampu mengadaptasi inovasi teknologi untuk meningkatkan efektivitas sistem. Prospek karier di bidang pengendalian pencemaran udara sangat menjanjikan, karena semakin banyak perusahaan yang menuntut tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi dalam menjaga kualitas udara.

    Kesimpulan

    Training Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POIPPU) Energy Academy merupakan solusi inovatif untuk mendukung pengendalian pencemaran udara yang efektif di lingkungan industri. Dengan berlandaskan pada dasar hukum seperti KEPMENAKER Nomor 191 Tahun 2019, PERMENLHK Nomor P.5/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018, dan Peraturan Pemerintah RI No. 82 Tahun 2001, pelatihan ini memastikan bahwa setiap peserta memperoleh kompetensi yang sesuai dengan standar nasional.

    Melalui pendekatan pembelajaran interaktif, praktikum lapangan, dan evaluasi komprehensif, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis yang mendalam, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan. Sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjamin bahwa lulusan Training POIPPU memiliki nilai jual yang tinggi dan siap menghadapi tantangan operasional dalam mengendalikan emisi dan menjaga kualitas udara.

    Bagi perusahaan, investasi dalam Training POIPPU di Energy Academy adalah langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko pencemaran, dan membangun reputasi sebagai perusahaan yang peduli terhadap lingkungan. Sementara bagi para profesional, sertifikasi ini membuka peluang karier yang lebih luas dan menambah nilai kompetensi di pasar tenaga kerja yang kompetitif.

    Jika Anda tertarik untuk meningkatkan kemampuan dan mendapatkan sertifikasi dalam pengelolaan emisi udara, kunjungi Training Penanggung Jawab Operasional Instalasi Pengendalian Pencemaran Udara (POIPPU) di Energy Academy. Bersama-sama, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih bersih, aman, dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik.

  • Pelatihan & Sertifikasi IMO Level 1 di Tarakan: Upaya Port Academy dan PT Phoenix Resources International Lindungi Laut

    Pelatihan & Sertifikasi IMO Level 1 di Tarakan: Upaya Port Academy dan PT Phoenix Resources International Lindungi Laut

    PT Phoenix Resources International bekerja sama dengan Port Academy menggelar Pelatihan & Sertifikasi IMO Level 1 – Personil Penanggulangan Pencemaran Tingkat 1 di Tarakan, Kalimantan Utara, pada Februari 2025. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dalam menangani insiden pencemaran laut sesuai standar International Maritime Organization (IMO).

    Direktur Port Academy, Wiratama, menekankan pentingnya pelatihan ini dalam memastikan kesiapsiagaan dan efektivitas penanganan pencemaran laut. Perwakilan PT Phoenix Resources International juga menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan.

    Dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di sektor maritim dan lingkungan, PT Phoenix Resources International berkolaborasi dengan Port Academy mengadakan Pelatihan & Sertifikasi IMO Level 1. Pelatihan ini diselenggarakan di Tarakan, Kalimantan Utara pada Februari 2025 dan diikuti oleh para tenaga profesional yang terlibat dalam penanggulangan pencemaran laut.

    Diklat ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani insiden pencemaran laut sesuai standar International Maritime Organization (IMO). Materi yang diberikan mencakup prosedur darurat, teknik pengendalian tumpahan minyak, hingga praktik penggunaan peralatan penanggulangan pencemaran.

    Menurut Wiratama, Direktur Port Academy, pelatihan ini sangat penting bagi industri maritim, khususnya perusahaan yang bergerak di bidang energi dan sumber daya alam. “Pelatihan & Sertifikasi IMO Level 1 ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap personel memiliki kompetensi yang diperlukan dalam mengelola insiden pencemaran laut secara efektif dan sesuai regulasi internasional,” ujarnya.

    Sementara itu, perwakilan PT Phoenix Resources International menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan. “Kami memahami pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan pencemaran laut. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan Port Academy untuk meningkatkan kemampuan tim kami dalam mengatasi situasi darurat,” ungkapnya.

    Manfaat dan Harapan dari Diklat

    Melalui Pelatihan & Sertifikasi IMO Level 1 ini, para peserta diharapkan dapat:

    ✅ Memahami regulasi dan kebijakan internasional terkait pencemaran laut.
    ✅ Menguasai teknik pencegahan dan penanggulangan pencemaran.

    ✅ Meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi dalam menangani insiden di lapangan.

    Pelatihan ini merupakan langkah strategis bagi perusahaan yang bergerak di sektor maritim dan energi agar dapat beroperasi dengan lebih bertanggung jawab serta memenuhi regulasi nasional maupun internasional.

    Dengan adanya pelatihan ini, Port Academy terus berkomitmen untuk menyediakan program pendidikan dan pelatihan yang berkualitas bagi industri maritim di Indonesia.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pelatihan lainnya, kunjungi Port Academy.

    Tentang Port Academy
    Port Academy adalah lembaga pelatihan bersertifikasi yang berfokus pada pengembangan SDM di sektor pelabuhan, maritim, dan logistik. Dengan berbagai program unggulan, Port Academy berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme tenaga kerja industri melalui pelatihan berbasis kompetensi.

    📍 Informasi & Pendaftaran
    Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan & Sertifikasi IMO Level 1, kunjungi:

    🔗 Pelatihan & Sertifikasi IMO Level 1

  • Dari Tantangan ke Peluang: Pandangan Pakar tentang Strategi Indonesia Menuju Kepatuhan EUDR

    Dari Tantangan ke Peluang: Pandangan Pakar tentang Strategi Indonesia Menuju Kepatuhan EUDR

    Koltiva mengadakan BeyondTraceability Talks, sebuah forum diskusi strategis yang membahas kepatuhan terhadap Regulasi Anti Deforestasi Uni Eropa (EUDR) dan dampaknya terhadap rantai pasok global. Acara ini menghadirkan para pemangku kepentingan industri, termasuk Ainu Rofiq (Co-Founder & Board Member Koltiva), Diah Suradiredja (Sekretariat Pengembangan National Dashboard di Kemenko Perekonomian RI), dan Insan Syafaat (Direktur Eksekutif PISAgro), untuk membahas tantangan serta strategi kepatuhan bagi Indonesia sebagai negara penghasil komoditas. Dalam diskusi ini dibahas berbagai solusi, termasuk optimalisasi teknologi melalui KoltiTrace, verifikasi lapangan, serta peningkatan kapasitas petani kecil agar mereka tetap kompetitif di pasar global.

    Jakarta, 18 Maret 2025 – Regulasi Anti Deforestasi Uni Eropa (EUDR) terus mengubah perdagangan global dengan menempatkan keberlanjutan sebagai syarat utama akses pasar. Aturan ini bertujuan mencegah produk yang terkait dengan deforestasi masuk ke Uni Eropa, tetapi pelaksanaannya menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penundaan hingga perdebatan politik yang masih berlangsung. Bagi negara penghasil komoditas seperti Indonesia, perubahan ini membawa tantangan sekaligus peluang strategis.

    Untuk menjawab tantangan ini, Koltiva, perusahaan teknologi pertanian yang berfokus pada rantai pasok berkelanjutan, menggelar BeyondTraceability Talks, sebuah forum yang mempertemukan pemangku kepentingan industri untuk membahas dinamika kepatuhan terhadap EUDR. Diskusi ini menghadirkan Ainu Rofiq, Co-Founder dan Board Member Koltiva, Diah Suradiredja dari Sekretariat Pengembangan National Dashboard di Kemenko Perekonomian RI, serta Insan Syafaat, Direktur Eksekutif PISAgro. Forum ini mengupas kompleksitas regulasi, dampaknya terhadap ekspor Indonesia, serta strategi untuk meningkatkan keberlanjutan dalam rantai pasok global.

    Penundaan penerapan EUDR selama 12 bulan mencerminkan kompleksitas dalam implementasinya. Meski memberi lebih banyak waktu bagi pelaku industri, langkah ini juga menggarisbawahi kekhawatiran berbagai pihak terhadap dampaknya pada perdagangan global. Bagi Indonesia, regulasi ini menuntut investasi besar dalam sistem ketertelusuran, peningkatan kapasitas, proses sertifikasi, dan teknologi pendukung—tantangan yang berat, terutama bagi petani kecil.

    “Kerangka regulasi saat ini menghadirkan tantangan besar bagi petani kecil,” ujar Ainu Rofiq. “Tanpa dukungan yang memadai, mereka berisiko tertinggal, tidak mampu memenuhi persyaratan kepatuhan, dan akhirnya terisolasi dari perdagangan global.”

    Meski penuh tantangan, terdapat beberapa solusi seperti optimalisasi teknologi, keterlibatan langsung di lapangan, dan model bisnis inklusif untuk membantu petani kecil memenuhi regulasi. Koltiva mengembangkan pendekatan terintegrasi yang memastikan transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan, memungkinkan bisnis menghadapi kompleksitas EUDR sekaligus mendukung petani kecil. Dengan penerapan penuh EUDR pada tahun 2026, waktu semakin mendesak untuk memastikan kepatuhan. Saat pasar global semakin berfokus pada komoditas berkelanjutan dan bebas deforestasi, kolaborasi antara pemerintah, industri, dan penyedia teknologi menjadi kunci agar Indonesia tetap kompetitif di perdagangan internasional.

    Ketertelusuran Berbasis Teknologi untuk Kepatuhan

    Sektor pertanian Indonesia memegang peran penting dalam perekonomian, dengan nilai ekspor mencapai USD 52,9 miliar dan impor sebesar USD 30,3 miliar pada 2023, mencatatkan surplus perdagangan (Antara, 2023). Namun, sektor ini masih menghadapi tantangan seperti deforestasi, emisi gas rumah kaca akibat perubahan penggunaan lahan, serta keterlambatan dalam integrasi rantai nilai global karena keterbatasan teknologi, yang berdampak pada kualitas produk dan efisiensi produksi (World Economic Forum, 2024; World Bank, 2022). Untuk mendukung petani kecil yang terdampak regulasi ketat Eropa, pemerintah Indonesia tengah merancang langkah perlindungan, salah satunya melalui pengembangan National Dashboard—sistem data terintegrasi yang bertujuan memastikan transparansi dan ketertelusuran dalam rantai pasok komoditas.

    Menurut Rofiq, bisnis harus beralih dari manajemen rantai pasok yang reaktif ke pendekatan proaktif dengan berinvestasi dalam solusi ketertelusuran berbasis teknologi. Ia menekankan bahwa perusahaan yang gagal memantau praktik sumber daya mereka berisiko kehilangan akses pasar, menghadapi konsekuensi hukum, dan merusak reputasi merek. Untuk tetap kompetitif, perusahaan harus memastikan transparansi penuh dan akuntabilitas di seluruh rantai pasok mereka.

    Salah satu aspek utama dalam kepatuhan EUDR adalah ketertelusuran rantai pasok. Solusi unggulan Koltiva, KoltiTrace, memberikan wawasan real-time tentang asal-usul produk, kepatuhan pemasok, dan risiko keberlanjutan. Platform ini memungkinkan bisnis melakukan penilaian risiko, menerapkan strategi mitigasi, dan memastikan keselarasan dengan regulasi yang terus berkembang.

    Verifikasi Lapangan dan Keterlibatan Langsung

    Meski solusi digital berperan penting, Rofiq menekankan bahwa kepatuhan tidak bisa dicapai hanya dengan pengumpulan data. Tim lapangan bekerja langsung dengan produsen, koperasi, dan pemasok untuk memverifikasi praktik keberlanjutan di lokasi. Para ahli ini melakukan audit lapangan, memberikan pelatihan teknik pertanian berkelanjutan, serta membantu petani memenuhi standar regulasi.

    “Mengacu pada laporan digital saja tidak cukup,” ujar Rofiq. “Klaim keberlanjutan harus diverifikasi langsung di lapangan untuk memastikan kredibilitas. Karena itu, pendekatan hybrid—menggabungkan teknologi dengan keterlibatan langsung di lapangan—adalah cara paling efektif untuk membangun kepercayaan dan menciptakan dampak nyata.”

    Memberdayakan Petani Kecil Melalui Peningkatan Kapasitas

    Lebih dari sekadar kepatuhan, memberdayakan petani kecil dengan pengetahuan dan alat yang tepat sangat penting untuk memastikan daya saing mereka di pasar global. Program yang menggabungkan pelatihan digital dan tatap muka berperan krusial dalam membekali petani dengan keterampilan utama, termasuk praktik pertanian yang baik, literasi keuangan, dan pemahaman terhadap regulasi. Inisiatif ini membantu petani kecil menghadapi standar keberlanjutan yang kompleks serta memperkuat akses mereka ke pasar.

    “Pendidikan adalah kunci agar petani kecil tidak terpinggirkan dari rantai pasok global,” ujar Rofiq. “Dengan membekali mereka keterampilan yang tepat, kita membantu mereka meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan memenuhi standar internasional.”

    Di tengah perdebatan yang terus berkembang mengenai EUDR, bisnis harus mengambil langkah proaktif untuk memastikan rantai pasok mereka siap menghadapi masa depan. Meski regulasi ini menghadirkan banyak tantangan, ketentuan di dalamnya juga membuka peluang untuk mendorong perubahan nyata dalam praktik keberlanjutan. Perusahaan yang berinvestasi dalam ketertelusuran, verifikasi, dan inklusi petani kecil tidak hanya akan memenuhi persyaratan kepatuhan, tetapi juga memperkuat posisi mereka sebagai pemimpin dalam perdagangan etis.

    “Dengan kombinasi teknologi, keterlibatan langsung di lapangan, dan peningkatan kapasitas, kita bisa menjadikan kepatuhan sebagai keunggulan kompetitif,” pungkas Rofiq.

    Seiring dengan perkembangan regulasi, bisnis yang mengedepankan transparansi dan inovasi akan memiliki posisi terbaik untuk bertahan dan berkembang. Mematuhi EUDR bukan hanya tentang kepatuhan, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi petani kecil dan memastikan keberlanjutan jangka panjang dalam perdagangan global. Saksikan diskusi bersama Ainu Rofiq dalam BeyondTraceability Talks terbaru yang diselenggarakan oleh Koltiva di: https://www.koltiva.com/beyond-traceability-talks-vol2.