Penulis: Admin

  • Kripto Jadi Alternatif Pilihan Investasi di Tengah Lesunya Pasar Saham

    Kripto Jadi Alternatif Pilihan Investasi di Tengah Lesunya Pasar Saham

    Jakarta, 20 Maret 2025 – Pasar saham Indonesia, yang tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), mengalami fluktuasi signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, sempat terjadi trading halt setelah IHSG anjlok lebih dari 5%ke level 6.076,08 pada 18 Maret 2025.

    Meski demikian, IHSG mampu bangkit kembali ke zona hijau setelah adanya penguatan nilai tukar rupiah. Kondisi ini mendorong investor untuk mencari alternatif investasi, salah satunya adalah aset kripto.

    Terkait kondisi ini, CMO Tokocrypto, Wan Iqbal, memberikan pandangannya bahwa dinamika pasar saham dan aset safe haven seperti emas serta Bitcoin memiliki perbedaan signifikan.

    “Bitcoin turun 5-10% dalam sehari adalah hal biasa, tetapi IHSG yang merupakan gabungan dari saham-saham perusahaan terbaik di Indonesia mengalami pergerakan 5% saja sudah berdampak besar,” ujar Iqbal.

    Ia juga menambahkan bahwa IHSG merupakan salah satu indikator utama yang mencerminkan kondisi perekonomian nasional. Pergerakan IHSG tidak hanya mencerminkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia, tetapi juga menjadi barometer stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Hal yang serupa juga berlaku bagi pasar kripto, yang semakin berkembang sebagai alternatif investasi dan memiliki korelasi dengan dinamika ekonomi global serta adopsi teknologi keuangan di Indonesia.

    “Kami berharap perekonomian Indonesia terus berkembang secara berkelanjutan, didukung oleh kebijakan yang kondusif, inovasi di sektor keuangan, serta meningkatnya literasi investasi di kalangan masyarakat,” ujarnya.

    Kripto sebagai Alternatif Diversifikasi Investasi

    Di tengah ketidakpastian pasar saham, diversifikasi aset investasi menjadi langkah yang bijak untuk menjaga stabilitas keuangan. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah pasar kripto.

    Salah satu keunggulan kripto adalah keberadaan stablecoin, yakni aset digital yang nilainya mengikuti Dolar AS atau emas. Ini memberikan kenyamanan bagi investor pemula yang ingin berinvestasi di kripto tanpa mengalami volatilitas tinggi seperti yang terjadi pada aset kripto lainnya.

    “Selain stablecoin, aset kripto dengan fundamental kuat seperti Bitcoin juga menjadi pilihan bagi investor yang ingin memulai dengan aset yang lebih stabil sebelum mengeksplorasi aset dengan volatilitas lebih tinggi. Tren ini terlihat dari semakin banyaknya investor baru yang masuk ke pasar kripto Indonesia, dimulai dengan aset-aset yang lebih aman sebelum memperluas portofolio mereka,” jelas Iqbal.

    Pertumbuhan Pasar Kripto Indonesia

    Meskipun pasar global menghadapi berbagai tantangan, industri kripto di Indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan yang positif. Data dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak dari transaksi aset kripto mencapai Rp1,21 triliun hingga Februari 2025.

    Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan yang pesat dalam transaksi aset digital sejak 2022. Jika dirinci berdasarkan tahun, penerimaan ini berasal dari Rp246,45 miliar pada 2022, Rp220,83 miliar pada 2023, Rp620,4 miliar pada 2024, dan Rp126,39 miliar pada awal 2025.

    Dari sisi transaksi, nilai perdagangan aset kripto juga mengalami lonjakan signifikan. Pada Januari 2025, nilai transaksi tercatat mencapai Rp44,07 triliun, meningkat 104,31% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp21,57 triliun. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pertumbuhan ini sebagai indikasi stabilitas pasar serta kepercayaan investor yang tetap terjaga.

    “Meskipun pasar saham mengalami tekanan, bukan berarti investor harus menghindari investasi sepenuhnya. Diversifikasi ke aset lain seperti kripto dapat menjadi strategi untuk mengurangi risiko dan menjaga stabilitas portofolio. Dengan pertumbuhan positif yang terus berlanjut, pasar kripto bisa menjadi alternatif investasi yang menarik bagi mereka yang ingin mencari peluang baru di tengah ketidakpastian ekonomi,” tutup Iqbal.

  • Kolaborasi Jadi Kunci Optimalkan UMKM agar Berkontribusi pada Pertumbuhan Ekonomi

    Kolaborasi Jadi Kunci Optimalkan UMKM agar Berkontribusi pada Pertumbuhan Ekonomi

    PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dan CNN Indonesia telah sukses menyelenggarakan Diskusi panel bertajuk “Mengoptimalkan UMKM: Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” yang merupakan bagian dari acara The Big Idea Forum di Jakarta pada Senin (17/3/2025). Acara ini dihadiri oleh 1.000 UMKM binaan Sampoerna dan menekankan pentingnya peran UMKM dalam menggerakkan ekonomi Indonesia.

    JAKARTA – PT
    HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dan CNN Indonesia telah sukses menyelenggarakan Diskusi panel bertajuk “Mengoptimalkan UMKM: Kunci
    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” yang merupakan bagian dari acara The Big
    Idea Forum
     di Jakarta pada Senin
    (17/3/2025). Acara ini dihadiri oleh 1.000 UMKM binaan Sampoerna dan menekankan
    pentingnya peran UMKM dalam menggerakkan ekonomi Indonesia.

    Diskusi panel ini menghadirkan narasumber terkemuka,
    yaitu Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman
    Abdurrahman, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, Presiden
    Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi, Direktur Bisnis Perusahaan Umum (Perum) BULOG,
    Febby Novita, Direktur Retail and Funding Distribution PT Bank
    Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., Andrijanto.

    Menteri UMKM RI,
    Maman Abdurrahman, mengapresiasi Sampoerna yang tidak hanya mendampingi tetapi
    juga menciptakan pasar bagi UMKM. Merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor
    7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan
    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, lanjut Maman, UMKM memiliki posisi strategis
    untuk memanfaatkan pasar sebesar 40% dari total pengadaan barang pemerintah
    lewat APBN.

    Langkah
    yang dilakukan Sampoerna melalui SRC menjadi contoh klaster UMKM segmen ritel
    yang sukses. Ke depan, lanjutnya, tidak tertutup kemungkinan untuk membentuk
    klaster bagi produk-produk yang dibutuhkan oleh institusi pemerintah guna
    mengoptimalkan pangsa 40% belanja pemerintah. “Apa yang dilakukan
    Sampoerna ini semakin memotivasi saya. Sampoerna sudah luar biasa, kami di
    Kementerian UMKM harus bisa lebih luar biasa lagi,” katanya.

    Pada saat yang sama, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, menyatakan
    bahwa salah satu strategi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% adalah
    dengan mendorong ekspansi pasar dalam negeri dan ekspor. Kementerian Perdagangan
    (Kemendag) memiliki tiga program utama untuk mendorong pertumbuhan pasar.
    Pertama, mengamankan pasar dalam negeri. Pasar domestik yang besar harus diisi
    oleh industri dan UMKM lokal.

    Ia mengatakan bahwa program yang dilakukan
    Sampoerna melalui Sampoerna Retail Community (SRC) dan Sampoerna
    Entrepreneurship Training Center (SETC) sangat tepat untuk memperkuat pasar
    dalam negeri. “Program-program Sampoerna ini sangat tepat karena mampu
    mengisi pasar dalam negeri,” ujarnya saat berbicara pada sesi Diskusi
    Panel.

    Mendag Budi melanjutkan, program kedua Kemendag
    adalah meningkatkan pasar ekspor. Kemendag terus berupaya membuka pasar ekspor
    baru melalui berbagai perjanjian dagang. Program ketiga adalah meningkatkan
    kemampuan UMKM untuk ekspor. Untuk bisa ekspor, UMKM harus memiliki manajemen
    dan kualitas produk yang baik serta menjamin kontinuitas produk.

    “Kami akan membantu memasarkan produk-produk
    (UMKM) tersebut untuk ekspor. Kami memiliki perwakilan perdagangan, ITPC (Indonesian
    Trade Promotion Center
    ) di 33 negara,” paparnya.

    Konsistensi Komitmen Sampoerna dan Kolaborasi dengan BUMN

    Dalam sesi diskusi panel, Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi,
    mengatakan bahwa Sampoerna tidak melupakan sejarah di mana perusahaan memulai
    usaha dari toko kelontong di Surabaya, Jawa Timur pada 1913. UMKM  memiliki peluang yang sama seperti perjalanan
    Sampoerna.

    Dalam perjalanan lebih dari satu abad itu, Sampoerna memegang teguh
    Falsafah Tiga Tangan di mana perusahaan selalu berupaya memberikan yang
    terbaik, tidak hanya bagi konsumen dewasa, tetapi juga karyawan, mitra usaha,
    pemegang saham, serta masyarakat luas, termasuk pelaku UMKM. “Setelah
    melakukan pembinaan UMKM, baik melalui SRC maupun SETC untuk ekspor dan
    lainnya, kami belajar bahwa yang paling penting adalah optimisme. Dengan
    optimisme, banyak hal bisa dicapai, dan UMKM harus memulainya dari suatu titik awal,”
    katanya.

    Sampoerna, melalui program SRC, memberikan inspirasi, melatih, memfasilitasi
    dan menyediakan aplikasi digital sehingga bisa membantu UMKM tumbuh berkembang.
    Ia berharap melalui konsistensi pendampingan, pelatihan, dan kolaborasi dengan
    berbagai pihak, UMKM, khususnya toko kelontong, bisa tumbuh menjadi lebih maju.

    Berkat ekosistem digital AYO by SRC yang tersebar di seluruh Indonesia,
    peluang kolaborasi menjadi lebih mudah. Salah satunya adalah dengan Perum BULOG
    untuk program “Rumah Pangan Kita,” yang bertujuan meningkatkan akses masyarakat
    terhadap pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau dan mendukung
    stabilitas harga pangan nasional.

    Berbagai kerja sama ini menunjukkan kekuatan jaringan SRC sebagai mitra
    strategis bagi berbagai usaha berkat jangkauannya yang luas di seluruh Indonesia dan
    dukungan digitalisasi. Melalui kolaborasi yang kuat dan dukungan berbagai
    pihak, Sampoerna terus berkomitmen untuk mendorong pengembangan UMKM di
    Indonesia.

  • Komitmen CEO PMI Jacek Olczak di Indonesia: Sampoerna Mendorong Investasi Berkelanjutan, Inovasi, dan Pengembangan UMKM demi Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

    Komitmen CEO PMI Jacek Olczak di Indonesia: Sampoerna Mendorong Investasi Berkelanjutan, Inovasi, dan Pengembangan UMKM demi Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

    Jakarta, 17 Maret 2025 – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) bekerja
    sama dengan CNN Indonesia menggelar acara The Big Idea Forum bertema “Pahlawan Ekonomi Bangsa: Kekuatan UMKM untuk
    Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8%”. Acara yang dihadiri oleh 1.000 UMKM
    binaan Sampoerna ini menggarisbawahi peran penting sektor Usaha Mikro, Kecil,
    dan Menengah (UMKM) dalam menggerakkan ekonomi Indonesia. Berbagai
    strategi pemberdayaan UMKM dibahas, menyoroti peran UMKM sebagai katalisator
    utama pertumbuhan ekonomi nasional dan pentingnya kolaborasi multisektor untuk
    mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%.

    Chief Executive Officer (CEO) Philip Morris International (PMI), Jacek
    Olczak,
    menyatakan bahwa
    Indonesia memainkan peran sentral dalam rantai pasokan global PMI dan merupakan
    salah satu tujuan utama PMI untuk investasi jangka panjang dan inovasi
    berkelanjutan. Sejak 2005, PMI telah menginvestasikan lebih dari USD 6,4 miliar
    untuk mendukung operasional Sampoerna di Indonesia, termasuk untuk bermitra
    dengan lebih dari 22.000 petani tembakau dan cengkih, menyerap lebih dari
    90.000 karyawan langsung dan tidak langsung, melibatkan lebih dari 1,5 juta
    peritel di seluruh Indonesia, serta membina lebih dari 347.000 UMKM di
    Indonesia.

    “Sampoerna telah menjadi bagian integral dari PMI, di mana saya
    menyaksikan kemampuan luar biasa Sampoerna dalam menjalankan kegiatan usaha
    yang selaras dengan target dan tujuan Pemerintah Indonesia, khususnya dalam
    investasi jangka panjang dan mendorong inovasi yang bertumpu pada ekosistem dan
    hilirisasi industri dalam negeri,” kata Jacek dalam sambutannya di Grand Ballroom, Hotel Ritz Carlton
    Pacific Place.

    Komitmen terhadap inovasi membuat PMI berada di garis depan kemajuan
    industri sekaligus berdampak positif pada perekonomian. Saat ini, PMI mengoperasikan
    16 fasilitas produksi produk tembakau inovatif bebas asap di seluruh dunia,
    termasuk Indonesia. Investasi produk bebas asap PMI di Indonesia adalah sebesar
    USD 330 juta, termasuk untuk fasilitas produksi produk tembakau inovatif bebas
    asap di Karawang, Jawa Barat, yang berorientasi ekspor di wilayah Asia Pasifik
    dan pasar domestik. Di dalam pabrik tersebut, PMI juga memiliki laboratorium
    penelitian dan pengembangan kelas dunia yang dikelola oleh 200 tenaga ahli
    Indonesia.

    “Investasi ini merupakan bukti kepercayaan PMI terhadap Indonesia.
    Saya juga mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas upaya konsisten dalam menciptakan
    iklim investasi kondusif bagi pelaku usaha dan mempromosikan stabilitas ekonomi
    yang menjamin kesejahteraan rakyat. Hal inilah yang mendorong kami untuk ikut
    berpartisipasi dalam mendukung Pemerintah dalam mengembangkan UMKM Indonesia.
    Hari ini saya sangat bangga dapat hadir ditengah 1.000 anggota SRC dan SETC
    sebagai perwakilan dari 347.000 UMKM binaan Sampoerna,” terangnya.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
    Republik Indonesia, Airlangga Hartarto,
    memberikan apresiasi tinggi kepada PMI atas
    investasinya di Indonesia dan kepada Sampoerna atas dukungannya terhadap UMKM
    di seluruh Nusantara. Menurutnya, ekonomi domestik Indonesia menunjukkan
    ketahanan yang luar biasa. Airlangga secara khusus memuji pertumbuhan pesat SRC
    yang kini telah melampaui jumlah retail modern di Tanah Air, dengan omzet yang
    juga mengalami peningkatan signifikan.

    “Beberapa tahun lalu, jumlah SRC lebih kecil dibandingkan retail
    modern. Namun, hari ini retail modern berjumlah sekitar 80.000, sementara SRC
    telah mencapai 250.000. Dari segi omzet, retail modern lebih tinggi, di atas
    Rp330 triliun, tetapi SRC akan segera mengejar dengan omzet yang sudah mencapai
    Rp236 triliun (per tahun),” ujarnya.

    Airlangga melanjutkan bahwa UMKM yang go digital seperti SRC
    telah menunjukkan hasil yang lebih baik. SRC telah mengadopsi QRIS untuk
    transaksi nontunai dan dapat memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR)
    melalui kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Pemerintah
    mengalokasikan KUR sebesar Rp300 triliun, dengan sektor perdagangan sebagai
    salah satu fokus utama. SRC dan mitra produksinya dapat memanfaatkan fasilitas
    KUR untuk mengembangkan usaha mereka.

    “Terutama KUR sektor perdagangan, ada di SRC. Kami ingin mendorong
    mitra produksi SRC agar dapat berkembang lebih jauh. Selain itu, kerja sama
    SETC dengan Kartu Prakerja akan melatih lebih banyak pengusaha UMKM di
    Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah mengapresiasi SRC dan SETC karena telah
    membantu ratusan ribu UMKM di seluruh Indonesia,” tambahnya.

    Sebagai puncak acara The Big Idea Forum, Sampoerna, melalui PT
    SRC Indonesia Sembilan, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum
    of Understanding
    /MoU) kerja sama dengan sejumlah perusahaan BUMN, yakni
    Perusahaan Umum BULOG, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pos
    Indonesia (Persero), dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). MoU ini
    menegaskan komitmen Sampoerna dalam mendukung program pemerintah, khususnya
    dalam membantu pengusaha UMKM untuk berkembang. Dengan demikian, kerja sama ini
    diharapkan dapat menciptakan dampak positif dan efek berganda yang bermanfaat
    bagi masyarakat luas.

    Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi, menyatakan bahwa penandatanganan MoU dengan empat
    mitra strategis ini merupakan bukti nyata komitmen Sampoerna untuk terus maju
    dan berkembang bersama Indonesia. “Untuk mencapai tujuan yang lebih besar,
    kolaborasi dengan berbagai pihak adalah kunci. Sinergi antara pemerintah,
    perusahaan BUMN, dan sektor swasta lainnya tidak hanya menciptakan efisiensi,
    tetapi juga memastikan ketepatan sasaran dari program-program pemerintah
    sekaligus memberdayakan UMKM,” ujarnya.

    Kerja sama ini menunjukkan kekuatan jaringan SRC sebagai mitra
    strategis bagi berbagai usaha berkat jangkauannya yang luas di seluruh
    Indonesia dan dukungan digitalisasi. Melalui upaya ini, SRC semakin memiliki
    peran strategis dalam mendorong pengembangan UMKM, bahkan sampai ke tingkat
    retail paling dasar.

    Di acara ini, Sampoerna dan CNN Indonesia mengadakan diskusi panel
    bertema “Mengoptimalkan UMKM: Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” dengan
    menghadirkan Menteri UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, Menteri
    Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, serta perwakilan dari Perusahaan
    Umum BULOG dan Bank Rakyat Indonesia. Diskusi ini bertujuan menggali strategi
    dan praktik terbaik dalam memberdayakan UMKM melalui kolaborasi multi-pihak,
    dengan fokus pada inovasi dan investasi berkelanjutan untuk memperkuat ekonomi
    kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

    Ivan menutup acara dengan menyampaikan, “Para pengusaha UMKM adalah
    pahlawan ekonomi bangsa yang sejati. Mereka adalah contoh nyata dari semangat
    gotong royong dan kemandirian bangsa. Kami berterima kasih kepada para pengusaha
    UMKM yang telah bermitra dengan Sampoerna untuk tumbuh, berkembang, dan maju
    bersama Indonesia. Semoga kolaborasi yang terjalin hari ini dapat semakin
    mempercepat pemberdayaan UMKM serta menciptakan kontribusi nyata dalam mencapai
    target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.”

  • Lintasarta Perkuat Ekosistem AI Nasional melalui Semesta AI dengan Dukungan dari Program NVIDIA Inception

    Lintasarta Perkuat Ekosistem AI Nasional melalui Semesta AI dengan Dukungan dari Program NVIDIA Inception

    Jakarta, 20 Maret 2025 – Lintasarta, sebagai AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, semakin memperkuat komitmennya dalam mendorong akselerasi adopsi kecerdasan artifisial (AI) dengan menghadirkan Semesta AI, program pertama di Indonesia yang didukung kolaborasi dengan NVIDIA Inception yang merupakan sebuah program global yang dirancang untuk membina perusahaan rintisan (startup). Kolaborasi strategis dengan NVIDIA ini menegaskan komitmen Lintasarta dalam memberdayakan startup untuk mempercepat inovasi berbasis AI yang berdampak luas bagi industri nasional.

    Sebagai satu-satunya NVIDIA Cloud Partner (NCP) di Indonesia, Lintasarta
    mendapatkan dukungan penuh dari NVIDIA untuk terus memperkuat ekosistem AI
    nasional. Semesta AI, sebagai bagian dari inisiatif gerakan AI Merdeka, bertujuan untuk membuka akses
    lebih luas terhadap pengembangan solusi AI inovatif menggunakan use case lokal yang
    ada di Tanah Air.

    Semesta AI akan
    dipresentasikan di NVIDIA GTC 2025 di San Jose, California, Amerika Serikat,
    menyoroti peran Indonesia yang semakin berkembang dalam lanskap inovasi AI
    global. Acara ini mencakup diskusi industri bertajuk, “Bagaimana Indonesia Mewujudkan
    Platform AI Berdaulat yang dipimpin oleh Sektor Telekomunikasi untuk 270 Juta
    Pengguna.

    Semesta AI: Mengakselerasi AI untuk Indonesia

    Semesta AI sebagai bagian dari NVIDIA Inception program menawarkan manfaat strategis bagi startup, antara lain:

    · Bimbingan ahli dan mentor dari para profesional industri AI

    · Dukungan teknis untuk pengembangan dan implementasi solusi AI

    · Akses ke teknologi accelerated computing dari NVIDIA

    · Peluang kolaborasi dengan perusahaan terkemuka di dalam jaringan Lintasarta

    · Voucher GPU Merdeka hingga USD 15.000 untuk proyek AI terbaik

    Startup yang tergabung dalam program ini harus menunjukkan skalabilitas solusi AI yang kuat serta potensi implementasi nyata di berbagai sektor industri nasional. Sejak diperkenalkan dalam peluncuran AI Merdeka bulan November lalu-yang di hadiri oleh 419 startup- hingga kini sudah lebih dari 150 startup dan Independent Software Vendor (ISV) yang telah mendaftarkan diri dalam Semesta AI. Dari jumlah tersebut, 10 startup dan ISV terbaik akan melangkah ke fase Black Belt, tahap akhir dari program ini.

    Mendorong Inovasi AI Berkelanjutan

    President Director & CEO Lintasarta, Bayu Hanantasena, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dari tujuan mulia Lintasarta dalam memberdayakan Indonesia untuk mempercepat pencapaian potensi digital bangsa.

    “Melalui Semesta AI, kami ingin memberdayakan startup dan ISV di Tanah Air agar mampu menciptakan solusi AI yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi industri dan perekonomian nasional. Untuk mendukung misi tersebut, kami akan terus membangun ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia”, ujar Bayu.

    Peluang Menjanjikan bagi Startup

    Startup yang berhasil melalui semua tahapan dalam Semesta AI akan berkesempatan untuk berkolaborasi dengan Lintasarta dalam skala pengembangan yang lebih luas. Dengan jaringan lebih dari 2.300 pelanggan dari berbagai sektor strategis- termasuk keuangan, manufaktur, layanan kesehatan, sumber daya alam, dan sektor pelayanan publik- Lintasarta membuka peluang bagi startup untuk mengimplementasikan solusi AI mereka secara langsung di industri.

    Selain itu, Lintasarta juga memastikan bahwa inisiatif Semesta AI sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dengan membangun infrastruktur digital yang inklusif dan berkelanjutan.

    “Dengan menghadirkan Semesta AI, kami ingin memastikan bahwa ekosistem AI Indonesia semakin matang dan siap bersaing di tingkat global, seraya terus mengakselerasi pengembangan teknologi AI di Indonesia. Kami berharap Lintasarta tetap menjadi pionir dalam memperkuat ekosistem AI nasional yang berdampak nyata bagi percepatan adopsi AI untuk pertumbuhan ekonomi digital Indonesia”, tutup Bayu.

    Berbagai berita terbaru dan informasi produk unggulan Lintasarta dapat dengan mudah diakses pada akun media sosial Instagram @lintasarta.official dan LinkedIn Lintasarta, serta situs resmi www.lintasarta.net.

  • Energy Academy Perkenalkan Training POM Membangun SDM Unggul di Tingkat Pengawasan Madya

    Energy Academy Perkenalkan Training POM Membangun SDM Unggul di Tingkat Pengawasan Madya

    Dalam menghadapi kompleksitas dan risiko tinggi di industri pertambangan, keberadaan pengawas yang kompeten merupakan kunci utama untuk menjamin keselamatan, kesehatan kerja, dan keberlanjutan operasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, Energy Academy telah meluncurkan program pelatihan inovatif berupa Training Pengawas Operasional Madya (POM). Program ini merupakan kelanjutan dari pelatihan Pengawas Operasional Pertama (POP) dan dirancang khusus untuk membangun sumber daya manusia unggul di tingkat pengawasan madya. Dengan landasan hukum yang kuat dan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Training POM bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan, mengurangi kerusakan lingkungan, dan meningkatkan produktivitas perusahaan melalui pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang optimal.

    Latar Belakang Industri Pertambangan

    Industri pertambangan merupakan salah satu sektor yang memiliki tantangan unik karena melibatkan aktivitas operasional di lingkungan yang penuh risiko. Proses penambangan, mulai dari eksplorasi, pengeboran, hingga pengolahan, menghadirkan potensi kecelakaan yang sangat tinggi. Penggunaan alat berat, bahan peledak, dan peralatan berteknologi tinggi memerlukan pengawasan yang tidak hanya responsif, tetapi juga berbasis pengetahuan mendalam tentang standar K3. Dalam kondisi ini, peran Pengawas Operasional Madya (POM) sangat vital untuk memastikan bahwa setiap kegiatan operasional berjalan sesuai dengan prosedur keselamatan yang telah ditetapkan dan risiko dapat dikendalikan secara efektif.

    Dasar Hukum Pelatihan

    Pelatihan Training POM diselenggarakan berdasarkan sejumlah peraturan perundang-undangan yang menjadi acuan dalam pengelolaan keselamatan kerja di industri pertambangan. Salah satu dasar hukum utama yang mendasari program ini adalah Keputusan Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral No. 0228.K/40/DJG/2003. Keputusan ini menetapkan standar kompetensi bagi Pengawas Operasional Madya di sektor pertambangan, yang mencakup kewajiban untuk menerapkan prosedur K3 dan menjaga lingkungan kerja agar tetap aman dan efisien.

    Selain itu, pelatihan juga merujuk pada berbagai regulasi lingkungan hidup seperti Undang-Undang No 32 Tahun 2009 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Pemerintah No 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Dasar hukum ini memastikan bahwa setiap peserta Training POM memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan standar nasional dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Melalui program ini, peserta juga dipersiapkan untuk mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga mereka dapat memperoleh sertifikat resmi yang diakui secara nasional.

    Tujuan Training POM

    Training Pengawas Operasional Madya (POM) Energy Academy bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengawasan di tingkat madya di lingkungan pertambangan. Program ini dirancang untuk mengasah kompetensi para pengawas agar dapat mengelola dan mengawasi kegiatan operasional pertambangan secara efektif. Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu memahami secara mendalam peraturan K3 yang berlaku, melaksanakan tugas pengawasan dengan cermat, dan mengembangkan solusi inovatif untuk mengatasi berbagai tantangan di lapangan.

    Selain itu, tujuan pelatihan juga mencakup peningkatan pengelolaan lingkungan di lokasi pertambangan. Pengawas tingkat madya tidak hanya bertugas dalam aspek teknis K3, tetapi juga harus mampu mengelola kondisi lingkungan kerja agar risiko pencemaran dan kecelakaan dapat diminimalisir. Dengan pemahaman yang kuat mengenai peraturan, prosedur operasional, dan evaluasi risiko, peserta akan siap berkontribusi dalam menciptakan budaya keselamatan yang proaktif dan berkelanjutan.

    Materi Pelatihan POM

    Materi pelatihan dalam Training POM dirancang secara komprehensif agar peserta mendapatkan pemahaman yang mendalam serta keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lapangan. Materi yang disampaikan mencakup berbagai unit kompetensi yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Pengawas Operasional Madya. Peserta akan mendapatkan pembelajaran mengenai pelaksanaan tugas pengawasan, pengelolaan keselamatan, pengawasan lingkungan pertambangan, serta penanganan keadaan darurat.

    Pada tahap awal, peserta akan mempelajari tugas dan tanggung jawab sebagai pengawas operasional madya. Modul ini menguraikan peran pengawas dalam menyusun dan menerapkan prosedur keselamatan kerja di lokasi pertambangan. Peserta akan mempelajari bagaimana menyusun jadwal inspeksi, melakukan evaluasi berkala, serta menyusun laporan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja sistem K3.

    Selanjutnya, materi pelatihan berfokus pada pengelolaan keselamatan pertambangan. Peserta diberikan wawasan mendalam tentang identifikasi risiko, analisis penyebab kecelakaan, dan penerapan langkah-langkah pencegahan yang dapat mengurangi insiden di lapangan. Teknik-teknik pengawasan modern, termasuk penggunaan alat monitoring dan sistem digital, juga diajarkan agar para pengawas dapat mengoptimalkan kontrol operasional.

    Modul pengelolaan lingkungan pertambangan juga menjadi bagian integral dari pelatihan. Di sini, peserta akan mempelajari strategi pengendalian emisi, pengelolaan limbah, dan penerapan upaya konservasi yang mendukung keberlanjutan operasional pertambangan. Pembelajaran mengenai standar teknis dan penerapan kaidah teknis pertambangan mineral dan batubara memberikan dasar yang kuat bagi para pengawas untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional sesuai dengan standar lingkungan yang berlaku.

    Pelatihan juga mencakup aspek pengelolaan keadaan darurat. Peserta akan diajarkan prosedur evakuasi, koordinasi dengan tim tanggap darurat, serta teknik penyelamatan yang efektif jika terjadi insiden di lokasi pertambangan. Simulasi kondisi darurat dilakukan untuk mempersiapkan para peserta agar dapat merespons dengan cepat dan tepat di situasi nyata.

    Metodologi Pembelajaran di Energy Academy

    Energy Academy menerapkan metode pembelajaran yang interaktif dan aplikatif dalam Training POM. Pendekatan blended learning memungkinkan peserta untuk mengikuti sesi tatap muka maupun daring, sehingga fleksibilitas waktu dan akses materi terjaga. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif yang dilengkapi dengan diskusi kelompok dan studi kasus nyata dari berbagai industri pertambangan.

    Simulasi operasional dan praktikum di lapangan menjadi komponen utama dalam pelatihan ini. Peserta mendapatkan kesempatan untuk langsung mengamati dan mengoperasikan peralatan pengawasan serta melakukan inspeksi di lingkungan tambang. Hal ini memastikan bahwa mereka tidak hanya memahami konsep teori, tetapi juga dapat mengimplementasikan pengetahuan tersebut secara praktis di lapangan.

    Evaluasi dilakukan secara berkala melalui tes tertulis dan praktikum. Proses evaluasi yang komprehensif ini nantinya akan menjadi dasar untuk mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

    Proses Sertifikasi BNSP

    Setelah menyelesaikan seluruh modul pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi yang telah dirancang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Proses uji kompetensi mencakup aspek teori dan praktik, sehingga setiap peserta harus menunjukkan penguasaan materi pelatihan secara menyeluruh serta kemampuan untuk menerapkan langkah-langkah pengawasan di lapangan.

    Peserta yang lulus uji kompetensi akan mendapatkan sertifikat resmi dari BNSP yang diakui secara nasional. Sertifikasi ini merupakan bukti bahwa para profesional telah memenuhi standar kompetensi nasional di bidang pengelolaan keselamatan dan pengawasan pertambangan. Dengan sertifikat tersebut, lulusan Training POM tidak hanya meningkatkan nilai jual profesionalnya, tetapi juga memberikan jaminan kepada perusahaan bahwa tenaga kerja mereka kompeten dan dapat diandalkan.

    Manfaat Pelatihan bagi Peserta dan Perusahaan

    Training Sertifikasi POM Energy Academy memberikan manfaat yang signifikan bagi para peserta maupun perusahaan. Bagi peserta, pelatihan ini membuka peluang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan pertambangan. Kompetensi yang diperoleh akan menjadi modal berharga untuk mengembangkan karier, meningkatkan peluang promosi, serta mendapatkan penghargaan dari perusahaan.

    Bagi perusahaan, memiliki tenaga kerja yang bersertifikasi sebagai Pengawas Operasional Madya (POM) berarti dapat mengoptimalkan sistem pengawasan dan mengurangi risiko kecelakaan kerja. Dengan sistem pengawasan yang efektif, perusahaan dapat menekan biaya operasional yang tidak terduga, menghindari sanksi hukum, serta meningkatkan reputasi di mata investor, regulator, dan masyarakat. Sistem pengawasan yang baik juga akan mendukung peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional, sehingga perusahaan dapat mencapai target produksi dengan lebih stabil.

    Tantangan dan Prospek di Masa Depan

    Di era globalisasi dan digitalisasi, tantangan dalam pengelolaan keselamatan pertambangan semakin kompleks. Proses produksi yang semakin intensif dan penerapan teknologi baru menuntut para pengawas untuk selalu meningkatkan kompetensinya. Inovasi teknologi, seperti sensor digital, sistem monitoring otomatis, dan aplikasi Internet of Things (IoT), memberikan peluang bagi para profesional untuk mengoptimalkan pengawasan di lapangan.

    Prospek karier di bidang pengawasan pertambangan sangat menjanjikan, terutama bagi lulusan Training POM yang telah memperoleh sertifikasi resmi dari BNSP. Tenaga kerja yang kompeten tidak hanya dibutuhkan oleh perusahaan migas dan pertambangan, tetapi juga oleh sektor jasa pertambangan dan lembaga pemerintahan yang mengawasi kegiatan industri. Dengan keahlian yang terus diperbarui, lulusan Training POM dapat mengambil peran strategis dalam mengembangkan sistem keselamatan dan pengawasan yang lebih canggih serta mendukung keberlanjutan operasional di era industri modern.

    Kesimpulan

    Training Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Energy Academy merupakan program inovatif yang dirancang untuk membangun SDM unggul di tingkat pengawasan madya di sektor pertambangan. Dengan berlandaskan pada dasar hukum yang kuat, seperti Undang-Undang No 32 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah No 41 Tahun 1999, dan Keputusan Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral No. 0228.K/40/DJG/2003, pelatihan ini memastikan bahwa setiap peserta memperoleh kompetensi yang sesuai dengan standar nasional dalam pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja.

    Melalui pendekatan pembelajaran interaktif, praktikum lapangan, dan evaluasi komprehensif, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis yang mendalam, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lapangan. Proses sertifikasi melalui uji kompetensi BNSP memberikan jaminan bahwa lulusan Training POM telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga meningkatkan kepercayaan perusahaan, regulator, dan pemangku kepentingan terhadap kemampuan mereka dalam mengelola operasional pertambangan dengan aman dan efisien.

    Bagi perusahaan, investasi dalam Training POM di Energy Academy merupakan langkah strategis untuk mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan produktivitas, dan memenuhi persyaratan regulasi lingkungan yang semakin ketat. Sedangkan bagi para profesional, sertifikasi ini membuka peluang untuk mengembangkan karier yang lebih luas dan memberikan nilai tambah yang signifikan di pasar tenaga kerja yang kompetitif.

    Jika Anda atau perusahaan Anda ingin meningkatkan kompetensi dalam pengawasan pertambangan dan membangun SDM unggul di tingkat pengawasan madya, kunjungi Training Pengawas Operasional Madya (POM) di Energy Academy. Bersama, kita wujudkan industri pertambangan yang lebih aman, produktif, dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik.

  • Eks CMO AASYP & GAMESEED, Gaspol ke Industri Karbon, Siap Bikin Kampanye Hijau Makin Panas!

    Eks CMO AASYP & GAMESEED, Gaspol ke Industri Karbon, Siap Bikin Kampanye Hijau Makin Panas!

    Arfiana Maulina, mantan Chief Marketing Officer ASEAN-Australia Strategic Youth Partnership (AASYP) dan Marketing Lead GAMESEED, resmi bergabung ke industri karbon. Sebelumnya, Arfiana dikenal sebagai Founder WateryNation, gerakan anak muda peduli air bersih yang berhasil menjangkau 20.000 partisipan dari 20 negara dan menggerakkan lebih dari 1.000 relawan melalui kampanye kreatif seperti #BackToLerak dan #KillGermsNotFish.

    Dengan latar belakang kuat di marketing, sustainability communication, dan digital activation, Arfiana membawa pendekatan Gen Z yang kreatif, relevan, dan berdampak. Bergabungnya Arfiana diharapkan mampu memperkuat posisi brand karbon sebagai pelopor solusi karbon berkelanjutan di Indonesia dan global.

    Jakarta, 8 Maret 2025 — Nama Arfiana Maulina sudah lama diperhitungkan sebagai sosok muda yang berhasil menggabungkan kreativitas marketing dan kepedulian lingkungan dalam satu nafas.

    Setelah menjabat sebagai Chief Marketing Officer ASEAN-Australia Strategic Youth Partnership (AASYP) dan Marketing Lead GAMESEED, kini Arfiana resmi bergabung di industri karbon, membawa pendekatan segar dalam kampanye sustainability di industri karbon.

    Sebagai Founder WateryNation, Arfiana membuktikan bahwa pendekatan marketing yang relevan dengan gaya hidup anak muda mampu membangun kesadaran lingkungan dengan cara yang masif.

    Kampanye-kampanye fenomenal seperti #BackToLerak, #KillGermsNotFish, hingga Holiday Be Ready, tidak hanya viral, tetapi juga berhasil mendongkrak followers WateryNation hingga 10.000 dalam 7 hari lewat strategi 360 Integrated Marketing Communication yang mencakup digital activation, ads, hingga SEO.

    Di bawah kepemimpinan Arfiana, WateryNation mencatatkan serangkaian pencapaian luar biasa yang membuktikan kekuatan strategi marketing berbasis isu lingkungan. Sepuluh kampanye lingkungan berskala nasional dan internasional berhasil diselenggarakan, melibatkan peserta dari 20 negara, mulai dari Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Prancis, hingga Nigeria dan Uruguay.

    Lebih dari 20.000 partisipan aktif turut serta dalam berbagai aktivitas yang diinisiasi, sementara 1.195 relawan bergabung melalui platform Indorelawan untuk mendukung langsung berbagai program.

    WateryNation juga menjalin kemitraan strategis dengan lebih dari 64 organisasi dan komunitas, didukung oleh Campaign.com melalui gerakan #ForChange serta PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk. Tak hanya fokus pada edukasi dan kampanye, WateryNation turut mendorong penguatan UMKM berbasis lingkungan, serta menghadirkan dampak nyata di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Pesisir Selatan, hingga daerah-daerah lain di Indonesia.

    Bukan sekadar influencer lingkungan, Arfiana dikenal sebagai climate communicator yang mampu menerjemahkan isu-isu kompleks menjadi narasi kampanye yang mudah dipahami, relevan, dan menggerakkan aksi nyata di kalangan Gen Z.

    “Lingkungan dan marketing bukan dua hal terpisah. Ketika strategi komunikasi dirancang relevan dengan target audiens, isu climate crisis bisa terasa dekat, fun, dan lebih cepat diterima. Itu pendekatan yang saya bawa ke WateryNation dan sekarang saya bawa ke industri karbon,” tegas Arfiana.

    Bergabungnya Arfiana ke industri karbon, perusahaan yang berfokus pada solusi pengurangan emisi karbon dan transisi menuju ekonomi rendah karbon, diharapkan mampu membawa nafas baru dalam strategi pemasaran, edukasi publik, hingga positioning brand karbon di pasar sustainability yang kian kompetitif.

  • Rayakan Ramadan dengan Kebersamaan, DUST Mempersembahkan ‘Ramadan Soiree Effortless Denim Rayya’

    Rayakan Ramadan dengan Kebersamaan, DUST Mempersembahkan ‘Ramadan Soiree Effortless Denim Rayya’

    DUST mengadakan “Ramadan Soiree Effortless Denim Rayya” di DUST Store, Living World Kota Wisata, Cibubur, untuk merayakan Ramadan bersama pelanggan. Acara ini menghadirkan Rayya Collection, koleksi denim dengan desain effortless yang cocok untuk Ramadan dan Idul Fitri. Para tamu menikmati Trunk Show, Personal Color Analysis & Make-up Session bersama Wardah, serta Shopping Race yang seru. Ditutup dengan buka bersama, acara ini menjadi momen apresiasi DUST bagi pelanggan setia, memperkuat hubungan melalui fashion, beauty, dan kebersamaan.

    Rayakan Ramadan dengan Kebersamaan, DUST Mempersembahkan ‘Ramadan Soiree Effortless Denim Rayya’

    Cibubur, 14 Maret 2025, DUST, brand denim yang telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia selama lebih dari tiga dekade, kembali membuktikan komitmennya dalam memberikan pengalaman terbaik bagi para pelanggan setianya. Melalui acara “Ramadan Soiree Effortless Denim Rayya” yang digelar pada DUST Store, Living World Kota Wisata, Cibubur, DUST ingin merayakan momen Ramadan bersama para pelanggan dengan cara yang interaktif dan berkesan

    “Ramadan Soiree Effortless Denim Rayya” bukan sekadar ajang memamerkan Rayya Collection terbaru, namun juga merupakan platform untuk mempererat hubungan antara DUST dan para pelanggan. Acara ini dirancang untuk memberikan pengalaman Ramadan yang berbeda, dengan menggabungkan unsur fashion, beauty, dan kebersamaan.

    Para tamu undangan disuguhi dengan Trunk Show yang menampilkan Rayya Collection, koleksi produk terbaru dengan kandungan material denim serta mudah untuk di-mix & match dengan produk denim dari DUST yang dirancang khusus untuk menemani aktivitas Ramadan dan Idul Fitri. Koleksi ini menawarkan kenyamanan dan gaya yang effortless, dengan desain yang terinspirasi dari kebutuhan wanita modern yang aktif.

    Selain itu, para tamu undangan juga mengikuti Personal Color Analysis & Make-up Session bersama Wardah serta mendapatkan styling tips Rayya Collection, memberikan inspirasi untuk tampil cantik dan percaya diri selama Ramadan. Acara dilanjutkan dengan Shopping Race yang seru dan kompetitif, serta ditutup dengan Buka Bersama yang penuh kehangaSesi

    “Kami ingin menciptakan momen kebersamaan yang tak terlupakan bersama para pelanggan,” ujar Novi Ardiyani, Head of Brand DUST. “Acara ini adalah bentuk apresiasi kami kepada para pelanggan yang telah setia mendukung DUST selama ini.”

    DUST mengundang para media, influencer, dan pecinta fashion untuk hadir dan ikut memeriahkan “Ramadan Soiree Effortless Denim Rayya”. Acara ini merupakan kesempatan untuk merasakan pengalaman Ramadan yang berbeda dan mempererat hubungan dengan brand denim kebanggaan Indonesia, DUST.

  • Masa Depan Konstruksi Digital, Menggali Potensi Autodesk AEC

    Masa Depan Konstruksi Digital, Menggali Potensi Autodesk AEC

    Di tengah era digital yang terus berkembang, industri arsitektur, teknik, dan konstruksi (AEC) mengalami transformasi besar-besaran. Autodesk AEC hadir sebagai solusi komprehensif untuk mendukung proses perancangan, konstruksi, hingga manajemen proyek secara terintegrasi. Teknologi ini tidak hanya memudahkan kolaborasi antar disiplin, tetapi juga membuka jalan bagi efisiensi dan inovasi dalam setiap tahap proyek.

    Autodesk AEC: Inovasi di Era Digital
    Autodesk AEC merupakan rangkaian software yang dirancang untuk mengoptimalkan setiap aspek dalam proyek konstruksi. Dengan fitur-fitur unggulan seperti Building Information Modeling (BIM), cloud collaboration, dan real-time data analytics, Autodesk AEC memungkinkan para profesional untuk bekerja secara lebih terkoordinasi dan akurat.
    Dalam dunia konstruksi yang kompleks, penggunaan teknologi digital menjadi kunci untuk mengurangi kesalahan, meminimalisir pemborosan, dan meningkatkan produktivitas. Misalnya, dengan BIM, para desainer dapat membuat model 3D yang detail sehingga berbagai aspek teknis dan struktural dapat dianalisis secara mendalam sebelum tahap konstruksi dimulai. Selain itu, integrasi cloud memungkinkan tim proyek berada dalam satu platform yang saling terhubung, sehingga informasi dapat diakses dan diperbarui secara real time oleh seluruh pemangku kepentingan.

    Menurut Bagas, penggunaan solusi digital ini bukan hanya soal mengikuti tren teknologi, melainkan tentang membangun masa depan konstruksi yang responsif terhadap tantangan modern. Ia menyoroti bagaimana pemanfaatan data secara optimal melalui Autodesk AEC dapat membantu para profesional membuat keputusan yang lebih tepat dan cepat, sekaligus mengurangi potensi risiko di lapangan. Hal ini tentu menjadi langkah strategis menuju era konstruksi yang lebih cerdas dan adaptif.

    Implementasi Autodesk AEC membawa dampak positif yang signifikan pada berbagai aspek proyek konstruksi, antara lain:
    Kolaborasi Tim yang Lebih Efektif: Dengan platform digital yang terintegrasi, berbagai disiplin ilmu dapat bekerja bersama-sama secara seamless. Hal ini mengurangi miskomunikasi dan meningkatkan koordinasi antara arsitek, insinyur, dan kontraktor.
    Efisiensi Waktu dan Biaya: Melalui simulasi dan perencanaan digital, potensi permasalahan dapat diidentifikasi sejak dini. Sehingga, revisi dan perbaikan dapat dilakukan sebelum material dan tenaga kerja dikerahkan secara besar-besaran.
    Keberlanjutan Proyek: Analisis data yang mendalam membantu dalam merencanakan penggunaan sumber daya secara efisien, mendukung praktik konstruksi ramah lingkungan yang semakin dibutuhkan di era modern.

    Menatap Masa Depan
    Perkembangan teknologi di sektor AEC merupakan refleksi dari tuntutan zaman yang menuntut kecepatan, akurasi, dan efisiensi. Autodesk AEC, dengan segala kemampuannya, menjadi pionir dalam mentransformasikan cara kerja di industri konstruksi. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan solusi digital yang mendukung keberlanjutan dan inovasi, teknologi ini diharapkan dapat menjadi standar baru dalam perancangan dan pelaksanaan proyek konstruksi.
    Pandangan visioner dari Bagas Adji Saputra pun menginspirasi banyak pihak untuk terus mengeksplorasi potensi teknologi dalam membangun infrastruktur masa depan. Dengan semangat kolaborasi dan integrasi data, kita berada di ambang revolusi konstruksi digital yang tak hanya meningkatkan kualitas hasil, tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan industri.

  • Bittime Auto Earn, Peluang di Tengah Dinamika Pasar Aset Digital

    Bittime Auto Earn, Peluang di Tengah Dinamika Pasar Aset Digital

    Jakarta, 19 Maret 2025 – Belakangan, tingginya volatilitas aset digital menjadi dinamika hangat di kalangan masyarakat. Sentimen pasar, kondisi ekonomi global, dan kebijakan politik menjadi faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga aset digital.

    Penurunan nilai aset yang terbilang cukup drastis menjadi perhatian serius, di mana hal ini dapat secara signifikan mempengaruhi kondisi psikologi pasar, dan memicu kepanikan terhadap kalangan investor.

    Kondisi ini, turut mempengaruhi pasar aset kripto Indonesia. Sebagai negara urutan ketiga pada jumlah adopsi aset kripto global, masyarakat Indonesia menunjukkan potensi perkembangan ekosistem yang cukup tinggi.

    Karena itu ketersediaan informasi terkait kondisi pasar, fundamental, dan faktor pendorong volatilitas aset menjadi sangat krusial guna mengimbangi tingginya minat masyarakat.

    CEO Bittime, Ryan Lymn menyampaikan pihaknya percaya momen koreksi harga ini dapat dimanfaatkan oleh para pelaku pasar untuk mengadopsi lebih banyak aset digital, dalam hal ini aset kripto.

    “Kondisi volatil yang terjadi merupakan tantangan besar bagi kami untuk dapat meningkatkan literasi publik dan layanan platform. Tindakan ini tentu diperlukan, guna mengedukasi para investor sekaligus menjaga stabilitas ekosistem pasar aset kripto Indonesia,” jelas Ryan.

    Sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto di Indonesia, Bittime melihat fluktuasi pasar dan tingginya minat masyarakat dapat diimbangin dengan adanya fitur auto earn.

    Ryan menambahkan bahwa saat ini Bittime sedang mengadakan kampanye Bittime Ramadan. Kampanye ini dapat menjadi peluang dalam mendukung perluasan ekosistem dan adopsi aset kripto di Indonesia.

    “Melalui kampanye ini, kami berharap dapat membantu menciptakan lingkungan investasi yang lebih sehat, sekaligus menjaga stabilitas harga dan keberlanjutan industri aset kripto,” ungkap Ryan.

    Selain dorongan literasi, kampanye Bittime Ramadan Auto Earn Festival ini diharapkan dapat menjadi peluang bagi para investor tidak menjaga nilai aset dan mendapatkan keuntungan imbal hasil hingga 20% APY. 

    Meski tidak terdampak secara langsung dan cenderung stabil, minat adopsi aset kripto Indonesia tentu perlu diiringi pemahaman terhadap fundamental pasar. Edukasi dan strategi jangka panjang sangat dibutuhkan dalam mempertahankan performa portofolio pelaku pasar.

    Tekanan pada harga aset kripto akibat ketegangan kebijakan makroekonomi global, menimbulkan berbagai sentimen negatif di kalangan investor. Sehingga, ketersediaan informasi dan platform jual-beli yang aman, akan sangat membantu investor mengelola risiko di tengah volatilitas pasar.

    Di sisi lain, kemajuan teknologi dan regulasi yang semakin matang, memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk menjelajahi dunia keuangan digital dengan lebih percaya diri. Maka dari itu patut didukung dengan adanya program-program edukasi yang dekat dengan masyarakat luas.

    Namun perlu dipahami bahwa investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal itu termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

  • Dewan Ekonomi Nasional Indonesia Memulai Kunjungan Strategis ke India: Fokus pada Transformasi Digital & Infrastruktur Publik

    Dewan Ekonomi Nasional Indonesia Memulai Kunjungan Strategis ke India: Fokus pada Transformasi Digital & Infrastruktur Publik

    Delegasi Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Indonesia secara resmi memulai hari pertama kunjungan kerja mereka ke India pada tanggal 18 Maret 2025. Kunjungan yang berlangsung selama lima hari ini bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus memperdalam pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam bidang transformasi digital serta pengembangan infrastruktur. Acara pembukaan diselenggarakan dengan hangat oleh Kementerian Urusan Luar Negeri India di New Delhi.

    Kegiatan hari pertama diawali dengan sesi sambutan dan perkenalan resmi yang diinisiasi oleh Kementerian Urusan Luar Negeri India, di mana para delegasi dari kedua negara saling diperkenalkan. Setelah sesi perkenalan, MicroSave Consulting (MSC) memberikan paparan menyeluruh mengenai perjalanan digital India, menampilkan tonggak-tonggak utama dalam proses transformasi digital negara tersebut selama sepuluh tahun terakhir.

    Selanjutnya, delegasi DEN menghadiri pertemuan strategis dengan Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India (MeitY), yang dipimpin oleh Nand Kumarum, CEO National e-Governance Division (NeGD). Dalam pertemuan ini, para delegasi mendapat penjelasan mendalam mengenai perkembangan Digital Public Infrastructure (DPI) India. Diskusi berfokus terhadap pencapaian India dalam membangun ekosistem digital yang inklusif, terukur, serta aman, yang telah mendorong efisiensi pemerintahan dan layanan publik di berbagai sektor.

    Agenda kemudian dilanjutkan dengan pertemuan khusus bersama Otoritas Identifikasi Unik India (UIDAI). Dalam sesi ini, CEO UIDAI memaparkan evolusi sistem identitas digital India, terutama peran program Aadhaar, beserta dampaknya dalam mendorong inklusi keuangan, distribusi bantuan sosial, serta akses digital bagi lebih dari satu miliar warga. Delegasi Indonesia menunjukkan ketertarikan untuk memahami secara lebih rinci aspek operasional dan regulasi dari ekosistem identitas digital India.

    Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari pertama, delegasi DEN melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan perwakilan PM GatiShakti, sebuah program andalan Pemerintah India untuk perencanaan dan pembangunan infrastruktur terintegrasi. Diskusi mengeksplorasi mekanisme koordinasi, platform digital, dan kolaborasi antar kementerian yang mendukung program GatiShakti, yang memberikan referensi bermanfaat bagi pengembangan strategi infrastruktur di Indonesia.

    Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat kerja sama antara Indonesia dan India di sektor tata kelola digital, pengelolaan identitas, dan pembangunan infrastruktur. Delegasi DEN mengapresiasi keterbukaan India dalam berbagi pengalaman dan menantikan kelanjutan program pertukaran pengetahuan yang telah dijadwalkan selama beberapa hari ke depan.