Penulis: Admin

  • Indigo Telkom, Indibiz KTI, dan Witel Sulbagsel Dukung Educourse.id Selenggarakan Pelatihan Koding dan Artificial Intelligence bagi Guru di Makassar

    Indigo Telkom, Indibiz KTI, dan Witel Sulbagsel Dukung Educourse.id Selenggarakan Pelatihan Koding dan Artificial Intelligence bagi Guru di Makassar

    Indigo Telkom, Indibiz KTI, dan Witel Sulbagsel dukung Educourse.id dalam pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial bagi guru SD dan SMP di Makassar untuk tingkatkan literasi digital pendidik.

    Indigo, sebagai AI Center Telkom Indonesia, mendukung langkah LPD Educourse.id dalam menyelenggarakan Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi guru-guru SD dan SMP Kabupaten Gowa di Makassar. Kegiatan yang berlangsung pada 13–16 Oktober 2025 di IndigoHub Makassar ini menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat kapasitas pendidik di era digital.

    Pelatihan ini menghadirkan trainer, Shely Nurfadya Iskandar dari Educourse.id, yang membimbing peserta memahami computational thinking, dasar-dasar pemrograman, hingga penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran berbasis STEM. Dukungan Indigo tidak hanya berupa penyediaan fasilitas ruang pelatihan, tetapi juga memperluas kesempatan bagi para pendidik untuk meningkatkan kompetensi digital melalui program sertifikasi AI gratis berstandar global “AI Talent Development Program” yang akan diselenggarakan bersama Alibaba Cloud dan HiColleagues pada November mendatang.

    Menurut Sunarti M.R., Business and Community Lead IndigoHub Makassar, program sertifikasi AI tersebut merupakan langkah lanjutan yang penting bagi guru setelah mengikuti pelatihan ini. “Melalui program sertifikasi AI, para guru tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga pengakuan kompetensi yang diakui secara global. Ini akan menjadi modal penting bagi mereka untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran dengan cara yang lebih efektif dan berstandar internasional,” jelasnya.

    Selanjutnya, Indigo dan Educourse.id juga berkolaborasi dengan Indibiz KTI (13/10/2025) dalam memperkenalkan solusi digital Telkom yang dapat mendukung ekosistem digital di sekolah, seperti Indibiz HSI, layanan High Speed Internet yang dapat di-bundling dengan Antares Eazy, layanan CCTV terintegrasi yang memungkinkan pemantauan sekolah secara real-time. Tidak hanya itu, Witel Sulbagsel (15/10/2025) juga turut berpartisipasi dengan memperkenalkan Pijar Sekolah, platform digital milik Telkom Indonesia yang menghadirkan ekosistem pembelajaran terpadu bagi sekolah-sekolah di Indonesia. Melalui platform ini, guru dapat mengakses konten pembelajaran digital, mengelola kelas, hingga memanfaatkan fitur interaktif yang mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi.

    Salah satu peserta pelatihan, Wahyu Nurul Fitri dari SMP Negeri 4 Tompobulu Satap Garentong, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang berharga. “Training ini sangat bagus karena tidak hanya belajar tentang Koding dan Kecerdasan Artifisial dari Educourse.id, tapi juga banyak diperkenalkan teknologi digital dari Telkom seperti Pijar Sekolah dan layanan Indibiz. Jadi kami benar-benar bisa melihat bagaimana teknologi bisa diterapkan langsung di sekolah,” ujarnya.

    Menanggapi hal tersebut, Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo Telkom, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan digital di Indonesia, khususnya di daerah. “Indigo berkomitmen untuk hadir sebagai mitra strategis bagi dunia pendidikan. Kami percaya, peningkatan kompetensi digital para guru merupakan pondasi penting dalam membentuk ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui kerja sama seperti ini, kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi para pendidik untuk tumbuh dan berinovasi di era digital,” jelasnya.

    Kegiatan pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan teknis semata, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada inovasi digital. Melalui sinergi berkelanjutan antara Indigo Telkom, Educourse.id, serta para pemangku kepentingan pendidikan di daerah, diharapkan inisiatif seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang cakap digital dan berdaya saing.

  • Editage berkolaborasi dengan Universitas Hasanuddin menyediakan Alat Bantu Penulisan Riset Berbasis AI

    Editage berkolaborasi dengan Universitas Hasanuddin menyediakan Alat Bantu Penulisan Riset Berbasis AI

    Editage, merek utama dari Cactus Communications, bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk menyediakan alat riset berbasis AI canggih bagi komunitas akademiknya.

    Editage,
    merek utama dari Cactus Communications (CACTUS), bekerja sama dengan Universitas
    Hasanuddin
    (UNHAS)
    untuk menyediakan alat riset berbasis AI canggih bagi
    komunitas akademiknya. Seiring Indonesia mempercepat fokus pada keunggulan
    riset dan visibilitas global, kolaborasi ini hadir pada waktu yang tepat.
    Kemitraan ini dirancang untuk membekali peneliti UNHAS dengan teknologi
    mutakhir yang meningkatkan kualitas, kecepatan, dan dampak penelitian mereka.

    Melalui
    kemitraan ini, peneliti di UNHAS akan mendapatkan akses ke Editage Plus, sebuah paket
    lengkap alat berbasis AI yang mendukung setiap tahap proses penelitian. Toolkit
    ini mengintegrasikan solusi untuk penulisan akademik, penemuan literatur,
    ilustrasi ilmiah, dan pemilihan jurnal, sehingga memungkinkan peneliti bekerja
    lebih efisien dan mempublikasikan dengan percaya diri. Paket ini mencakup:

    ·        
    Paperpal
    :
    asisten penulisan akademik all-in-one yang dipercaya oleh lebih dari 2 juta
    peneliti di seluruh dunia.

    ·        
    R Discovery: platform pencarian literatur dan pembacaan riset dengan
    peringkat teratas dan lebih dari 3 juta pengguna.

    ·        
    Mind the Graph: alat ilustrasi ilmiah yang digunakan oleh lebih dari 100
    institusi terkemuka.

    ·        
    Global Journal Database
    : alat pencarian jurnal dengan basis data
    lebih dari 43.000 jurnal terverifikasi.

    Ruchi
    Chauhan, Vice President & Head of Marketing (ROW) di Cactus Communications,
    mengatakan
    , “AI dengan cepat mengubah cara
    hasil penelitian didokumentasikan, dan institusi di Indonesia menunjukkan minat
    yang kuat untuk mengintegrasikannya ke dalam alur kerja akademik mereka. Di
    Editage, kami berkomitmen untuk memberdayakan peneliti dengan solusi yang
    menyederhanakan perjalanan riset mereka dan memperkuat visibilitas global.
    Bermitra dengan Universitas Hasanuddin adalah langkah strategis untuk memajukan
    riset yang memenuhi standar global dan membentuk masa depan penciptaan
    pengetahuan bagi peneliti Indonesia.”

    Prof. Ir.
    Andi Dirpan, S.TP., M.Si., PhD (Sekretaris Pusat Manajemen Publikasi),
    Universitas Hasanuddin, menambahkan
    , “Kolaborasi
    ini menandai langkah penting bagi Universitas Hasanuddin ketika kami mengadopsi
    solusi canggih berbasis AI dari Editage ke dalam ekosistem riset kami. Dengan
    memberikan akses kepada dosen kami terhadap solusi lengkap untuk penulisan
    riset, kami bertujuan mempercepat keberhasilan publikasi, memperkuat dampak
    global, dan menumbuhkan budaya inovasi. Kami sangat puas dengan dukungan dari
    tim Editage yang selaras dengan praktik terbaik internasional sekaligus
    mendorong ambisi kami untuk kemajuan riset Indonesia ke depan.”

    Dengan
    mengadopsi Editage Plus,
    Universitas Hasanuddin menegaskan kembali komitmennya untuk memberdayakan
    peneliti dan memajukan keunggulan riset global. Kemitraan ini juga menjadi
    preseden bagi universitas lain di seluruh Indonesia untuk menjajaki solusi
    teknologi inovatif yang meningkatkan kualitas dan dampak penelitian.

  • BRI Finance Perkuat Pipeline Jaringan Penjualan di Cibubur

    BRI Finance Perkuat Pipeline Jaringan Penjualan di Cibubur

    Cibubur, 16 Oktober 2025 – Dalam rangka memperluas potensi pasar dan memperkuat pipeline penjualan, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menggelar kegiatan exhibition bertajuk Pameran Pembiayaan Kendaraan Baru, yang berlangsung pada 11–12 Oktober 2025 di depan kantor BRI Finance Kantor Pemasaran (KP) Cibubur.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi BRI Finance KP Cibubur untuk menjangkau warga lokal secara langsung, khususnya masyarakat yang berdomisili di kawasan Central Business District (CBD) Cibubur dan sekitarnya. Dengan memanfaatkan momentum aktivitas olahraga pagi warga, pameran yang diselenggarakan sejak pukul 06.30 hingga 09.00 WIB ini menjadi sarana efektif dalam memperkenalkan produk pembiayaan kendaraan baru kepada segmen potensial dengan pendekatan yang lebih personal.

    Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, mengungkapkan, “Pameran ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi merupakan bagian dari strategi pemasaran berbasis penjualan langsung yang kami jalankan secara konsisten. Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, memahami kebutuhan mereka, sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap layanan BRI Finance.”

    Dalam kegiatan tersebut, BRI Finance menawarkan program pembiayaan menarik melalui produk New Car Reguler dengan bunga kompetitif mulai dari 4,92% per tahun. Program ini diharapkan dapat mendorong minat masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan baru sekaligus memperluas basis nasabah BRI Finance di wilayah Cibubur dan sekitarnya.

    Selain menggandeng sejumlah dealer kendaraan di kawasan Cibubur, BRI Finance juga menerapkan strategi kolaboratif dengan pola rotasi mitra dealer setiap akhir pekan. Dengan pendekatan ini, variasi merek kendaraan yang ditawarkan menjadi lebih beragam dan mampu menjangkau segmen konsumen yang lebih luas. Pada akhir pekan mendatang, kegiatan serupa akan kembali digelar bekerja sama dengan dealer Hyundai.

    Wahyudi menambahkan, “Kegiatan ini terbukti efektif dalam membangun awareness terhadap produk pembiayaan BRI Finance sekaligus membuka peluang penjualan baru melalui interaksi langsung dengan calon konsumen. Pendekatan ini akan terus kami kembangkan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan BRI Finance di tingkat regional.”

    Melalui kegiatan pameran rutin seperti ini, BRI Finance menegaskan komitmennya untuk terus memberikan solusi pembiayaan yang kompetitif, mudah dijangkau, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra keuangan terpercaya di industri pembiayaan nasional.

  • KAI Group Perkuat Konektivitas Jakarta–Bandung

    KAI Group Perkuat Konektivitas Jakarta–Bandung

    Januari–September 2025: KAI Group Layani 72,91 Juta Pelanggan Jakarta–Bandung

    Pada momentum HUT ke-10 PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bertema “Sustainability For A World Class Operator”, KAI Group menegaskan komitmen terhadap layanan transportasi publik yang efisien, efektif, dan berkelanjutan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa integrasi antarmoda menjadi kunci dalam mewujudkan mobilitas berkelanjutan antara Jakarta dan Bandung.

    “Jakarta dan Bandung kini memiliki pilihan transportasi yang beragam, mulai dari layanan KA lokal aglomerasi, KA Jarak Jauh Parahyangan, hingga kereta cepat Whoosh. Seluruh moda tersebut terintegrasi dengan layanan lanjutan seperti LRT dan transportasi perkotaan lainnya, sehingga mobilitas masyarakat semakin mudah dan efisien,” ujar Anne.

    KCIC: Mobilitas Cepat, Modern, dan Terhubung

    Sejak beroperasi komersial pada Oktober 2023 hingga 30 September 2025, Whoosh telah melayani 11,72 juta pelanggan. Selama Januari–September 2025, Whoosh mencatat 4.524.365 pelanggan, sementara sepanjang tahun 2024 jumlahnya mencapai 6,06 juta dengan rata-rata 16.559 penumpang per hari.

    Perjalanan dari Stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang kini ditempuh hanya 30 menit, dan pelanggan dapat melanjutkan perjalanan dengan feeder gratis selama 15 menit menuju Stasiun Bandung.

    Pertumbuhan ini menandai semakin kuatnya minat masyarakat terhadap transportasi cepat, modern, dan terintegrasi yang mampu memangkas waktu tempuh Jakarta–Bandung menjadi sekitar 45 menit. Selain memberikan kenyamanan perjalanan, Whoosh turut memperkuat konektivitas ekonomi, wisata, dan investasi di wilayah Jawa Barat.

    KA Jarak Jauh Parahyangan Tetap Menjadi Favorit

    Layanan KA Jarak Jauh Parahyangan tetap menjadi pilihan utama pelanggan yang membutuhkan perjalanan langsung antara Jakarta dan Bandung. Januari hingga September 2025, KA Parahyangan telah melayani 655.345 pelanggan, meningkat dibanding periode yang sama tahun 2024 sebanyak 472.535 pelanggan.

    Peningkatan ini menunjukkan konsistensi KAI Group dalam menghadirkan moda transportasi andalan yang berorientasi pada kenyamanan, ketepatan waktu, dan pelayanan prima. Melalui pembenahan fasilitas, digitalisasi tiket, dan peningkatan pengalaman pelanggan, KAI terus menjaga relevansi KA Parahyangan sebagai tulang punggung konektivitas di lintas legendaris Jakarta–Bandung dengan panorama memukau.

    Angkutan Terusan Hemat: Alternatif Inklusif ke Bandung

    Sebagai bentuk perluasan akses, KAI Group menghadirkan angkutan terusan hemat dari Jakarta ke Bandung dengan biaya di bawah Rp20.000. Perjalanan ini memadukan KRL, KA Lokal Walahar, dan KA Cibatuan yang dikelola KAI Commuter, sebagai integrasi antarmoda yang efisien dan inklusif.

    Perjalanan dapat dimulai dengan KRL menuju Stasiun Cikarang (tarif Rp3.000–Rp6.000), dilanjutkan KA Walahar Ekspres menuju Stasiun Purwakarta (Rp4.000), dan diteruskan KA Cibatuan menuju Stasiun Bandung (Rp8.000). Total waktu tempuh sekitar empat jam, seluruh tiket dapat dipesan melalui aplikasi KAI Access maksimal tujuh hari sebelum keberangkatan.

    Selain menjadi solusi hemat, layanan ini mendorong pola perjalanan berkelanjutan berbasis rel. KA Lokal Walahar mencatat 3.025.464 pelanggan selama Januari–September 2025, naik dari 2.826.012 pelanggan di periode yang sama tahun sebelumnya.

    Layanan KRL Cikarang Line juga menunjukkan kinerja positif dengan 62.672.487 pelanggan, sementara Commuter Line Garut turut berkontribusi dengan 2.034.167 pelanggan Januari hingga September 2025. Total pelanggan KAI Group (Whoosh, KA JJ, Commuter line dan KA Lokal) di lintas Jakarta–Bandung pada periode tersebut mencapai 72.911.828 pelanggan.

    KAI Group terus memperkuat integrasi layanan antarmoda untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Setiap inisiatif diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah, memperluas pilihan perjalanan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata nasional.

    “Momentum 10 tahun KCIC juga menjadi refleksi bahwa integrasi transportasi antarmoda di Indonesia telah berkembang pesat dan berdampak semakin terasa. KAI Group akan terus memperkuat kolaborasi, memperluas akses, serta memastikan seluruh layanan mendukung keberlanjutan ekonomi nasional,” tutup Anne.

  • Faculty of Engineering BINUS University Jalin Kolaborasi Strategis dengan Tsinghua University School of Architecture untuk Perkuat Pendidikan dan Riset Global

    Faculty of Engineering BINUS University Jalin Kolaborasi Strategis dengan Tsinghua University School of Architecture untuk Perkuat Pendidikan dan Riset Global

    Jakarta, 9 Oktober 2025 – Faculty of Engineering BINUS University resmi menjalin kerja sama strategis dengan Tsinghua University School of Architecture (THSA), Beijing – Tiongkok. Kolaborasi ini diresmikan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua institusi yang bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, riset, dan pengembangan keilmuan lintas negara.

    Penandatanganan dilakukan oleh Dr. Ir. Ar. Nina Nurdiani, S.T., M.T., IAI. selaku Dekan Faculty of Engineering BINUS University, dan Prof. Zhang Li, selaku Dekan School of Architecture Tsinghua University. Perjanjian kerja sama ini akan berlaku selama lima tahun dan menjadi tonggak penting dalam perjalanan Faculty of Engineering BINUS University dalam memperluas jejaring global serta memperkuat reputasinya sebagai salah satu institusi pendidikan teknik terkemuka di Indonesia yang berorientasi internasional.

    Kolaborasi antara BINUS University dan Tsinghua University ini meliputi pertukaran mahasiswa dan tenaga akademik, pelaksanaan kegiatan akademik bersama seperti design studios, kursus, konferensi, dan simposium, serta pertukaran publikasi dan materi ilmiah yang memiliki nilai strategis bagi kedua institusi. Melalui kerja sama ini, Faculty of Engineering BINUS University ingin membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pengalaman akademik lintas budaya, sekaligus berkontribusi dalam riset yang berdampak global, terutama di bidang arsitektur berkelanjutan, desain perkotaan, dan teknologi rekayasa.

    Dekan Faculty of Engineering BINUS University, Dr. Ir. Ar. Nina Nurdiani, S.T., M.T., IAI., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah dalam mewujudkan visi BINUS University sebagai world-class university yang memberdayakan masyarakat dan mencetak inovator masa depan.

     “Kolaborasi dengan Tsinghua University merupakan momentum penting bagi kami untuk memperkuat sinergi antara riset dan praktik dalam bidang arsitektur dan teknik. Kami percaya bahwa melalui kerja sama ini, mahasiswa BINUS University dapat belajar langsung dari lingkungan akademik internasional yang progresif dan berstandar tinggi, serta mengembangkan pemikiran yang kreatif, kritis, dan berdampak bagi masyarakat luas,” ungkap Dr. Nina.

    Selain memperkuat reputasi internasional, kerja sama ini juga menegaskan komitmen Faculty of Engineering BINUS University dalam mendukung agenda global pendidikan tinggi yang berfokus pada inovasi dan keberlanjutan. Dengan menjalin kemitraan bersama universitas seperti Tsinghua University, BINUS University menunjukkan keseriusannya dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kepekaan sosial dan kesadaran global dalam menghadapi tantangan zaman.

    Melalui kerja sama ini, Faculty of Engineering BINUS University berharap dapat melahirkan kolaborasi riset dan kegiatan akademik yang menghasilkan inovasi nyata bagi pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi ini juga menjadi simbol komitmen BINUS University untuk terus menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, dinamis, dan berdaya saing tinggi di tingkat internasional.

    Sebagai salah satu universitas swasta terkemuka di Indonesia, BINUS University terus memperkuat perannya dalam pengembangan pendidikan tinggi global melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi internasional. Melalui visi “Fostering and Empowering the Society,” BINUS University berkomitmen untuk membentuk generasi muda Indonesia yang tidak hanya siap bersaing di dunia industri, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan dunia.

  • BRI Region 6/Jakarta 1 melalui BO Otista Dukung Program BKKBN untuk Wujudkan Keluarga Sejahtera

    BRI Region 6/Jakarta 1 melalui BO Otista Dukung Program BKKBN untuk Wujudkan Keluarga Sejahtera

    BRI Branch Office Otista Region 6/Jakarta 1 menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia dengan menjadi salah satu sponsor dalam acara Sosialisasi dan Launching Materi Perencanaan Keuangan Keluarga yang diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) atau Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

    Acara yang berlangsung pada tanggal 14 Oktober 2025 di ruang Auditorium Kemendukbangga/BKKBN ini bertujuan untuk membekali setiap keluarga Indonesia dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengelola keuangan rumah tangga secara bijak dan terencana, demi mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga dan mencapai kesejahteraan jangka panjang.

    Bapak R.M Yogiprayogi selaku Pemimpin Cabang BRI Branch Office Otista Region 6/Jakarta 1 menyatakan “Keterlibatan BRI dalam kegiatan ini sejalan dengan visi kami untuk menjadi garda terdepan dalam pemerataan akses layanan keuangan. Kami percaya bahwa perencanaan keuangan keluarga yang matang adalah fondasi penting untuk mewujudkan keluarga sejahtera dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.”

    Melalui kemitraan strategis ini, BRI Branch Office Otista Region 6/Jakarta 1 tidak hanya memberikan dukungan finansial, namun juga aktif berpartisipasi dalam mensosialisasikan pentingnya menabung, berinvestasi, dan mengelola utang secara sehat. Materi perencanaan keuangan keluarga yang diluncurkan oleh Kemendukbangga/BKKBN diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi masyarakat luas. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari BRI sebagai salah satu institusi perbankan terbesar di Indonesia. Kolaborasi antara BRI Branch Office Otista Region 6/Jakarta 1 dan kementrian seperti ini sangat krusial untuk memastikan pesan tentang pentingnya perencanaan keuangan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar ibu Galuh selaku perwakilan direktorat pemberdayaan ekonomi keluarga.

    Sosialisasi ini mencakup berbagai topik vital, mulai dari Perencanaan keuangan keluarga bukan sekadar mencatat pemasukan dan pengeluaran, Ini tentang bagaimana setiap keluarga mampu mengatur, menyimpan, dan mengembangkan keuangan untuk mencapai kemandirian secara finansial, tentunya ini selaras dengan visi BRI sebagai salah satu institusi perbankan pemerintah dalam hal tabungan masa depan hingga pentingnya memiliki perlindungan asuransi. BRI berharap, inisiatif ini dapat membantu keluarga-keluarga di Indonesia semakin mandiri secara finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

    BRI berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi dan layanan keuangan yang inklusif.

  • Revisi UU P2SK Diharapkan Jadi Fondasi Penguatan Ekosistem Kripto Nasional

    Revisi UU P2SK Diharapkan Jadi Fondasi Penguatan Ekosistem Kripto Nasional

    Jakarta, 17 Oktober 2025 – Pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) tengah menjadi fokus utama antara regulator dan pelaku industri keuangan digital di Indonesia. Meski materi pembahasannya masih bersifat terbatas dan belum dapat dipublikasikan, sejumlah kalangan menilai langkah ini strategis untuk memperkuat ekosistem keuangan digital nasional, termasuk sektor aset kripto yang kian berkembang pesat.

    Dalam draf yang tengah ditelaah, revisi UU P2SK disebut akan memperkuat landasan hukum bagi pengawasan dan pengaturan aset keuangan digital. Beberapa arah pembahasannya mencakup aspek perlindungan konsumen, pengawasan transaksi aset kripto, penguatan izin operasional lembaga jasa keuangan digital, serta koordinasi lintas lembaga antara otoritas moneter dan otoritas pengawas sektor keuangan. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi regulasi yang lebih terintegrasi di bawah koordinasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Sebagai pelaku industri, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai pembaruan regulasi di sektor keuangan ini sangat penting untuk memastikan pertumbuhan industri aset digital di Indonesia berjalan secara baik dan berkelanjutan dengan dukungan kepercayaan publik yang kuat. Menurutnya, kepastian hukum yang jelas akan membantu menjaga stabilitas pasar sekaligus menciptakan ekosistem yang sehat bagi inovasi teknologi finansial.

    “Kami menyambut baik inisiatif pemerintah dan regulator yang tengah menelaah revisi UU P2SK. Harapan kami, kerangka hukum yang sedang dibangun dapat menjadi dasar yang adaptif terhadap inovasi. Dengan kerangka hukum yang terarah, pelaku industri dapat beroperasi lebih optimal dan bertanggung jawab, sementara masyarakat juga terlindungi dari potensi risiko yang ada dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional,” ujar Calvin.

    Kontribusi Industri Kripto

    Calvin menambahkan, industri aset kripto telah terbukti memiliki kontribusi ekonomi yang nyata. Berdasarkan kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), aktivitas perdagangan aset kripto secara legal telah menyumbang Rp 70,04 triliun atau 0,32 persen dari produk domestik bruto (PDB) nasional pada 2024. Angka ini melonjak signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar 0,05 persen.

    Dari sisi ketenagakerjaan, industri kripto juga menciptakan 333.000 lapangan kerja, setara dengan 0,23 persen dari total angkatan kerja nasional pada 2024, meningkat tajam dibandingkan kontribusi tahun sebelumnya yang baru mencapai 0,04 persen.

    “Data tersebut menunjukkan bahwa industri kripto bukan lagi fenomena sementara, melainkan bagian dari ekonomi digital Indonesia yang nyata kontribusinya. Oleh karena itu, regulasi yang kuat dan adaptif menjadi kunci agar pertumbuhan ini bisa dikelola dengan baik, aman, dan berorientasi pada perlindungan konsumen,” tambahnya.

    Proses Dialog Terbuka

    Lebih lanjut, Calvin menekankan pentingnya proses dialog yang terbuka antara regulator dan pelaku industri, agar kebijakan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan di lapangan. 

    “Kami memahami bahwa diskusi mengenai revisi undang-undang ini masih bersifat terbatas dan tertutup. Namun, kami berharap semangatnya tetap inklusif, agar semua pihak memiliki kesempatan untuk memberikan pandangan yang konstruktif demi kemajuan ekosistem keuangan digital Indonesia,” jelasnya.

    Calvin juga menyoroti bahwa dengan penguatan aturan di revisi UU P2SK, Indonesia berpotensi mempercepat transisi menuju keuangan digital yang lebih inklusif, transparan, dan terukur, termasuk mungkin dalam aspek tokenisasi aset, pengelolaan dana berbasis blockchain, serta inovasi stablecoin dan mengatur bentuk investasi dan produk turunan berbasis aset kripto yang dapat dilegalkan.

    “Kami siap menjadi mitra strategis regulator dan legislator dalam memastikan regulasi baru dapat diimplementasikan dengan baik, menjaga integritas pasar, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong inovasi yang bertanggung jawab,” tutupnya.

  • Palapa Token Platform Bittime Resmi Listing di Indodax, Catatkan Pertumbuhan Hingga 926.1%

    Palapa Token Platform Bittime Resmi Listing di Indodax, Catatkan Pertumbuhan Hingga 926.1%

    Jakarta, 17 Oktober 2025 – Token Palapa ($PLPA), aset kripto Indonesia kembali menunjukkan geliat positif dengan resmi hadir di Indodax, salah satu bursa kripto terbesar Indonesia. Momen ini menandai langkah baru Palapa ($PLPA), token platform Bittime, sebagai aset kripto lokal yang kini semakin menarik perhatian investor nasional.

    Menjelang kehadirannya di Indodax, $PLPA mencatatkan tren bullish yang signifikan. Bahkan, dalam 7 hari terakhir $PLPA mencatatkan kenaikan hingga 926.1% dengan nilai aset di US$0.06 atau sekitar Rp994.74 per token berdasarkan data pada Coinmarketcap, saat artikel ini ditulis.

    Antusiasme ini turut memperkuat sentimen positif pasar terhadap aset kripto lokal di tengah meningkatnya minat investasi digital di Indonesia. Melihat momentum ini, Bittime menghadirkan penawaran eksklusif berupa fitur staking $PLPA.

    Dengan fitur staking $PLPA para investor dapat memperoleh imbal hasil hingga 7% APY dalam periode staking selama 15 hari. Hal ini, dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mengembangkan nilai aset melalui pendekatan investasi aset digital, khususnya terhadap aset kripto lokal.

    Selaras dengan ini, CEO Palapa, Jimmy Siswanto mengatakan kehadiran $PLPA bertujuan membuka kesempatan bagi lebih banyak orang, terutama di Indonesia, untuk dapat bergabung dalam ekosistem blockchain yang terus berkembang. $PLPA juga merupakan modul fungsional penting yang akan berperan dalam berbagai skenario kunci kemajuan ekosistem Bittime.

    “Kehadiran $PLPA di Indodax merupakan bentuk kesungguhan kami dalam memberikan akses yang lebih luas dan mudah bagi investor aset kripto Indonesia. Sekaligus, menunjukkan potensi $PLPA sebagai aset kripto lokal yang berizin dan terdaftar,” jelas Jimmy.

    Bertepatan dengan momentum bullish yang tengah berlangsung, Bittime bersama Palapa, token platform nya mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai berinvestasi. Mengusung slogan “Begin Investing Today”, Bittime hadir sebagai wadah untuk memulai pengalaman investasi aset kripto yang aman, berizin, dan teregulasi di Indonesia.

    Namun, tentu, perlu dipahami bahwa investasi aset kripto mengandung risiko yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui tingkat toleransi risiko, serta strategi dan metode investasi yang sesuai bagi masing-masing investor.

  • Holding Perkebunan Nusantara PTPN I Regional 1 Siapkan 500 Hektare untuk Kembalikan Kejayaan Tembakau Deli

    Holding Perkebunan Nusantara PTPN I Regional 1 Siapkan 500 Hektare untuk Kembalikan Kejayaan Tembakau Deli

    Deli Serdang — Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 1 mencadangkan lahan seluas 500 hektare untuk menghidupkan kembali kejayaan Tembakau Deli, salah satu komoditas legendaris Indonesia yang telah dikenal dunia sejak abad ke-19.

    Tembakau Deli dikenal luas di pasar Eropa sebagai bahan baku utama cerutu premium dan menjadi primadona di Bremer Tabakborse, bursa lelang tembakau di Bremen, Jerman, sejak tahun 1950-an. Saat itu, komoditas asal Sumatera Utara ini menjadi simbol kualitas unggulan Indonesia dan sempat menjadi bagian dari materi pelajaran geografi nasional karena reputasinya di dunia internasional. Kini, PTPN I Regional 1 bertekad mengembalikan kejayaan itu.

    “Kami sedang menyiapkan dan mencadangkan lahan seluas 500 hektare untuk mengembalikan reputasi tembakau Deli yang dulu sangat prestisius. Kami juga sedang membangun infrastruktur dan berbagai kebutuhan agar kejayaannya bangkit kembali. Investasi kami cukup besar di sektor hulu dan hilir,” ujar Henri Tua Hutabarat, Manajer PTPN I Regional 1 Kebun Tembakau, di Medan, Senin (13/10/2025).

    Henri menjelaskan bahwa langkah strategis ini merupakan hasil kajian komprehensif dan mendapat dukungan penuh dari PTPN III (Persero) Holding Perkebunan Nusantara selaku pemegang saham. Ia menambahkan, Region Head PTPN I Regional 1, Didik Prasetyo, menunjukkan komitmen kuat untuk menggarap kembali potensi besar komoditas tembakau yang telah lama menjadi ikon Deli Serdang dan Sumatera Utara.

    “Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami untuk mengembalikan Tembakau Deli ke posisi terdepan sebagai komoditas ekspor andalan,” tambah Henri.

    Selain penanaman, investasi juga diarahkan pada pembangunan pabrik dan gudang cerutu Deli yang modern dan memenuhi standar internasional, guna meningkatkan efisiensi serta kualitas produk dari hulu hingga hilir.

    “Dengan fasilitas yang memadai, modern, dan memenuhi standar mutu, kami yakin dapat menghasilkan cerutu berkualitas tinggi yang siap bersaing di pasar global,” tegasnya.

    Henri menyebutkan, potensi pasar ekspor untuk tembakau Deli sangat menjanjikan. Dari beberapa pertemuan dengan calon pembeli besar di Eropa, kawasan Skandinavia, Amerika, dan Asia, respon pasar menunjukkan antusiasme tinggi terhadap rencana kebangkitan komoditas klasik ini.

    “Harga tembakau Deli lembaran yang telah diproses bisa mencapai 80,20 euro per kilogram, atau sekitar Rp1,5 juta per kilogram di pasar dunia, dengan biaya produksi hanya sekitar Rp700–800 ribu per kilogram. Ini margin yang sangat menarik, apalagi kualitas dan karakter tembakaunya merupakan keunggulan alamiah yang tak dimiliki daerah lain,” jelasnya.

    Henri juga menambahkan, dengan potensi produksi sekitar 700 kilogram per hektare, PTPN I Regional 1 optimistis produktivitas dapat meningkat hingga dua kali lipat melalui penerapan varietas unggul dan teknologi pertanian modern.

    “Kami sangat optimistis dengan investasi baru ini. Beberapa calon pembeli dari Eropa, Skandinavia, dan Asia sudah menyatakan komitmennya setelah melakukan uji sampel. Ini bukti nyata bahwa Tembakau Deli masih memiliki tempat istimewa di pasar global,” ujarnya.

    Tembakau Deli dikenal memiliki karakter unik, aroma halus, rasa lembut, dan warna daun cerah, yang menjadikannya bahan utama cerutu premium kelas dunia. Melalui inisiatif ini, PTPN I Regional 1 tak hanya berupaya meningkatkan pendapatan perusahaan, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, serta melestarikan warisan komoditas pertanian bersejarah Indonesia.

  • KAI Daop 1 Jakarta Ingatkan Warga Tidak Buang & Bakar Sampah di Sepanjang Jalur KA

    KAI Daop 1 Jakarta Ingatkan Warga Tidak Buang & Bakar Sampah di Sepanjang Jalur KA

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengingatkan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah dan membakar sampah di sepanjang jalur KA. Hal ini dilakukan dengan sosialisasi kepada warga yang tinggal di sekitar jalur KA di seluruh wilayah operasional KAI Daop 1 Jakarta.

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwa kegiatan membuang sampah terlebih lagi membakar sampah, dapat mengakibatkan adanya gangguan keselamatan perjalanan kereta api. Dijelaskannya, bahwa di sepanjang jalur KA tersebut terdapat perangkat persinyalan telekomunikasi yang saling terhubung antar stasiun maupun antar Jalur Perlintasan Langsung (JPL), dan memiliki dampak langsung dengan keselamatan perjalanan kereta api.

    “Petugas Polsuska Daop 1 Jakarta terus melakukan sosialisasi kepada warga maupun memasang banner, yang melarang warga agar tidak lagi membuang dan membakar sampah,” ujarnya.

    Ixfan Hendriwintoko menambahkan, bahwa membuang sampah di sepanjang jalur KA merupakan tindakan yang melanggar hukum, sesuai dengan UU no. 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian, yang disebutkan pada pasal 181, disebutkan setiap orang dilarang :

    a. Berada di ruang manfaat jalur kereta api;

    b. Menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api; atau

    c. Menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.

    Selain itu, lanjutnya, terdapat aturan pengelolaan sampah, pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, pada Pasal 29 ayat (1) huruf e: setiap orang dilarang membuang sampah tidak pada tempat yang ditentukan dan disediakan, dan huruf g: setiap orang dilarang membakar sampah yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis pengelolaan sampah.

    “Sanksi ini terdapat pada Pasal 40: yang menyebutkan sanksi pidana bagi pelanggar yang membakar sampah tidak sesuai ketentuan dapat dipidana penjara paling lama 6 bulan atau denda paling banyak Rp50 juta,” pungkasnya.