Penulis: Admin

  • Dukung Program Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Kementerian PU Fokuskan Pembangunan di 10 Desa Prioritas

    Dukung Program Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Kementerian PU Fokuskan Pembangunan di 10 Desa Prioritas

    Jakarta, 17 Oktober 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum mendukung sepenuhnya program percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrem (PKE) di Indonesia. Upaya ini antara lain diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur layanan dasar di kawasan permukiman, peningkatan konektivitas antarwilayah, dan penataan kawasan yang berbasis pada kebutuhan langsung masyarakat. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk merealisasikan visi Indonesia 0% Kemiskinan Ekstrem, yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

    Untuk tahun 2025, pelaksanaan program PKE Terintegrasi
    ini tersebar di 10 lokasi yang berada di 10 provinsi berbeda. Lokasi-lokasi
    tersebut sengaja dipilih untuk mewakili berbagai karakteristik wilayah di
    Indonesia, baik di kawasan barat maupun timur. Melalui sebaran ini, program PKE
    diharapkan dapat menjadi model percontohan dalam implementasi penanganan
    kemiskinan ekstrem yang komprehensif dan berkeadilan, dengan tetap
    memperhatikan potensi lokal, kondisi geografis, serta aspirasi masyarakat di
    setiap daerah.

    “Program ini adalah instrumen penting untuk memastikan
    manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh lapisan
    masyarakat. Dengan melibatkan warga setempat dalam proses pembangunan,
    diharapkan juga akan membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan
    meningkatkan daya beli masyarakat,” kata Menteri PU, Dody Hanggodo.

    Adapun daftar desa penerima manfaat telah ditetapkan
    dalam Keputusan Direktur Jenderal Cipta Karya Nomor 47 Tahun 2025 tentang
    Penetapan Lokasi Kegiatan PKE Terintegrasi Ditjen Cipta Karya Tahun 2025 pada
    10 Juni 2025. Desa-desa tersebut meliputi: Desa Cibarengkok di Kabupaten
    Cianjur, Provinsi Jawa Barat; Desa Kamulyan di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa
    Tengah; Desa Tampabulu di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara; Desa
    Sumberbening di Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur; Desa Pelauw di Kabupaten
    Maluku Tengah, Provinsi Maluku; dan Desa Riseh Tunong di Kabupaten Aceh Utara,
    Provinsi Aceh.

    Selain itu, lokasi lainnya adalah Desa Rufei di Kota
    Sorong, Provinsi Papua Barat Daya; Desa Ardipura di Kota Jayapura, Provinsi
    Papua; Desa Bulalo di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo; serta Desa
    Batetangga di Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat.

    Total anggaran yang dialokasikan untuk program ini pada
    tahun 2025 mencapai Rp79,14 miliar. Angka tersebut terbagi atas anggaran untuk
    pekerjaan fisik sebesar Rp68,36 miliar dan anggaran safeguard (pengamanan) sebesar Rp8,86 miliar.
    Hingga 15 Oktober 2025, progres kegiatan fisik tercatat telah mencapai 9,79%,
    sementara progres penyerapan keuangan sudah menyentuh 31,94%. Capaian ini
    menunjukkan adanya percepatan pelaksanaan di lapangan yang berjalan seiring
    dengan proses penyusunan Community
    Action Plan
     (CAP) dan
    pelibatan aktif dari masyarakat setempat.

    Pelaksanaan PKE Terintegrasi ini mengadopsi pendekatan
    padat karya, yang mengutamakan partisipasi masyarakat lokal dalam pembangunan
    infrastruktur dasar. Beberapa fokus utamanya adalah penyediaan air bersih,
    sanitasi yang layak, peningkatan akses lingkungan, dan penataan kawasan
    permukiman. Dengan pendekatan ini, program tidak hanya menghasilkan
    infrastruktur fisik yang bermanfaat, tetapi juga secara langsung membuka
    lapangan kerja, membantu mengurangi angka pengangguran, serta meningkatkan daya
    beli masyarakat di desa-desa sasaran.

    Program PKE Terintegrasi ini juga berfungsi sebagai motor
    penggerak ekonomi lokal sekaligus mendukung target pencapaian sasaran PU 608.
    Sasaran tersebut mencakup efisiensi investasi (ICOR < 6), pengentasan
    kemiskinan menuju 0%, dan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% per tahun.
    Untuk itu, Kementerian PU melalui Ditjen Cipta Karya terus memperkuat
    kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah,
    kementerian/lembaga terkait, dan masyarakat, agar program ini dapat memberikan
    dampak nyata dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

    Pelaksanaan program PKE Terintegrasi oleh Kementerian PU
    diarahkan pada tiga pilar utama penanganan kemiskinan ekstrem. Pertama,
    mengurangi beban pengeluaran masyarakat melalui peningkatan akses terhadap
    infrastruktur dasar seperti air minum dan sanitasi. Kedua, meningkatkan
    pendapatan masyarakat melalui kegiatan padat karya berbasis komunitas. Ketiga,
    menurunkan jumlah kantong-kantong kemiskinan melalui penataan lingkungan
    permukiman yang terpadu dan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.

    Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
    Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

    #SigapMembangunNegeriUntukRakyat

    #SetahunBerdampak

  • Ini Cara Pertamina NRE Percepat Komersialisasi Energi Bersih

    Ini Cara Pertamina NRE Percepat Komersialisasi Energi Bersih

    Jakarta, 16 Oktober 2025 — Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyadari besarnya tantangan dalam melakukan transisi energi, salah satunya adalah komersialisasi. Dalam ajang Asia Pacific Oil and Gas Conference and Exhibition (APOGCE) 2025 yang digelar pada 14–16 Oktober di Grand Sheraton Hotel, Jakarta, Pertamina NRE berbagi cara yang dilakukannya untuk mempercepat komersialisasi energi bersih.

    Dalam forum internasional ini, CEO Pertamina NRE, John Anis, menjadi salah satu panelis dalam panel “Navigating the Transition: Business Models and Policies for Sustainable Energy Commercialisation.” Ia menekankan pentingnya strategi bisnis yang inovatif dan kebijakan adaptif untuk mempercepat komersialisasi energi bersih, bersama para pemimpin industri energi dari dalam dan luar negeri.

    John menegaskan bahwa transisi energi adalah tantangan global yang memerlukan pendekatan kolaboratif dan keberanian untuk berinovasi. Menurutnya, ketidakpastian regulasi, risiko teknologi, dan keterbatasan pembiayaan masih menjadi hambatan utama, sehingga diperlukan sinergi lintas sektor dan lintas negara untuk menciptakan ekosistem energi berkelanjutan yang tangguh.

    Sebagai langkah nyata, Pertamina NRE mengembangkan model bisnis baru yang fleksibel dan adaptif guna meningkatkan kepastian investasi di sektor energi bersih. Model ini tidak hanya memperkuat daya saing industri energi Indonesia, tetapi juga membuka peluang kemitraan global yang dapat mempercepat pengembangan energi baru dan terbarukan.

    Pertamina NRE juga memperluas kolaborasi internasional melalui transfer teknologi, investasi lintas negara, dan riset bersama untuk mempercepat dekarbonisasi. Langkah ini menegaskan peran Pertamina NRE sebagai mitra strategis dunia dalam mendorong transformasi energi menuju masa depan rendah karbon.

    “Energi bersih bukan sekadar pilihan, melainkan keniscayaan masa depan,” tegas John. “Pertamina NRE siap menjadi bagian dari solusi global dalam memperkuat ketahanan energi dan mempercepat transisi menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan.”

    “Membangun masa depan energi hijau membutuhkan aksi bersama pemerintah, pelaku industri, investor, dan masyarakat. Dengan kolaborasi, inovasi, dan kebijakan yang progresif, kita dapat menciptakan kemajuan berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia,” tutupnya dengan optimis.

    ###

  • Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 200 Ribu Pelanggan di Triwulan III 2025: Mobilitas Naik, Ekonomi Daerah Ikut Bergerak

    Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 200 Ribu Pelanggan di Triwulan III 2025: Mobilitas Naik, Ekonomi Daerah Ikut Bergerak

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatatkan kinerja positif di Stasiun Lamongan hingga Triwulan III tahun 2025. Sepanjang periode Januari hingga September 2025, Stasiun Lamongan telah melayani total 200.620 pelanggan, terdiri atas 100.197 pelanggan naik dan 100.423 pelanggan turun.

    Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,7 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 193.497 pelanggan. Peningkatan ini menjadi bukti bahwa mobilitas masyarakat Lamongan dan sekitarnya terus tumbuh, seiring dengan meningkatnya kepercayaan terhadap transportasi kereta api yang efisien, tepat waktu, nyaman, dan ramah lingkungan.

    Dari data bulanan, puncak mobilitas terjadi pada Juni dan Juli 2025, yang bertepatan dengan masa libur sekolah dan periode angkutan libur panjang. Pada bulan Juni saja, jumlah pelanggan mencapai lebih dari 28 ribu orang, menjadi salah satu volume tertinggi sepanjang tahun.

    “Capaian ini menunjukkan bahwa layanan KAI semakin diminati oleh masyarakat Lamongan. Kereta api kini bukan sekadar sarana transportasi, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup modern yang mengutamakan kenyamanan, ketepatan waktu, dan keberlanjutan,” ujar Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya.

    KAI Daop 8 Surabaya terus berinovasi untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik di Stasiun Lamongan. Sejumlah peningkatan dilakukan, mulai dari penataan area pelayanan pelanggan, penyempurnaan ruang tunggu yang lebih nyaman dan digitalisasi sistem tiket.

    “KAI ingin setiap perjalanan pelanggan menjadi pengalaman yang menyenangkan. Peningkatan fasilitas dan layanan digital kami lakukan sebagai wujud komitmen untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” tambah Luqman.

    Sebagai salah satu stasiun penting di jalur pantai utara Jawa Timur, Stasiun Lamongan memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat komuter dan perjalanan antarkota. Aktivitas keluar masuk pelanggan di stasiun ini turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, sektor perdagangan, dan geliat UMKM lokal.

    “Stasiun Lamongan tidak hanya menjadi titik keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga penggerak ekonomi daerah. Perputaran aktivitas pelanggan di sekitar stasiun berkontribusi terhadap tumbuhnya sektor jasa, kuliner, dan perdagangan masyarakat,” jelas Luqman.

    KAI Daop 8 Surabaya terus berkomitmen memperkuat keandalan operasional dan keselamatan perjalanan dengan melakukan perawatan sarana dan prasarana secara berkala, meningkatkan kompetensi petugas, serta menggelar sosialisasi keselamatan perkeretaapian di berbagai wilayah kerja, termasuk Lamongan.

    “Kami memastikan seluruh pelanggan mendapatkan pelayanan terbaik dari awal hingga akhir perjalanan. Keandalan operasional dan kepuasan pelanggan akan selalu menjadi prioritas utama kami,” tegas Luqman.

    Capaian positif Stasiun Lamongan di Triwulan III 2025 ini semakin menegaskan peran KAI Daop 8 Surabaya dalam memperkuat konektivitas transportasi di Jawa Timur. KAI berkomitmen untuk terus menjadi mitra mobilitas hijau bagi masyarakat dengan menghadirkan layanan yang efisien, nyaman, dan berkelanjutan.

    “KAI akan terus berinovasi untuk menjadikan kereta api sebagai pilihan utama transportasi masyarakat. Setiap perjalanan dengan kereta api bukan hanya efisien dan menyenangkan, tetapi juga berkontribusi bagi lingkungan yang lebih baik,” tutup Luqman.

  • BRI Region 6/Jakarta 1 Perluas Layanan Perbankan Melalui Pembukaan Unit Kerja di 8 Rumah Sakit di Jakarta

    BRI Region 6/Jakarta 1 Perluas Layanan Perbankan Melalui Pembukaan Unit Kerja di 8 Rumah Sakit di Jakarta

    Sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah dijangkau dan dekat dengan masyarakat, BRI Region 6/Jakarta 1 terus memperluas jangkauan layanan melalui pembukaan unit kerja di berbagai lokasi strategis. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan dengan menghadirkan layanan BRI di 8 rumah sakit di wilayah Jakarta.

    Adapun rumah sakit yang kini memiliki unit kerja atau outlet layanan BRI meliputi:

    1. RSPAD Gatot Soebroto

    2. RS Cikini

    3. RSCM

    4. RS St. Carolus

    5. RSAL Mintoharjo

    6. RS EMC Pulomas

    7. RS Bhayangkara

    8. RS Persahabatan

    Kehadiran unit-unit kerja BRI di lingkungan rumah sakit ini bertujuan untuk memberikan kemudahan transaksi keuangan bagi tenaga kesehatan, pasien, keluarga pasien, maupun pengunjung rumah sakit. Melalui layanan yang cepat, aman, dan nyaman, BRI berharap dapat mendukung ekosistem pelayanan kesehatan yang modern dan efisien.

    Pembukaan unit kerja di rumah sakit merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperluas akses layanan perbankan serta mendukung program inklusi keuangan nasional. “Dengan hadir di rumah sakit, kami ingin memberikan kemudahan transaksi finansial kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama tenaga medis dan pasien yang membutuhkan layanan perbankan tanpa harus meninggalkan lingkungan rumah sakit,” ujarnya.

    Selain layanan transaksi perbankan, unit-unit BRI di rumah sakit juga menghadirkan fasilitas digital seperti BRImo, ATM, serta layanan kartu kredit dan kredit konsumtif untuk memenuhi kebutuhan nasabah secara cepat dan praktis.

    Melalui langkah ini, BRI Region 6/Jakarta 1 semakin menegaskan komitmennya sebagai bank yang selalu hadir memberi makna Indonesia, dengan menghadirkan solusi keuangan di setiap aspek kehidupan masyarakat termasuk di sektor layanan kesehatan.

  • PLPA Naik 400% Setelah Listing di Indodax, Apakah Sudah Terlambat untuk Membeli?

    PLPA Naik 400% Setelah Listing di Indodax, Apakah Sudah Terlambat untuk Membeli?

    Token lokal PLPA menjadi pusat perhatian di pasar kripto Indonesia setelah mencatat kenaikan lebih dari 400 persen setelah PLPA listing di Indodax. Dalam waktu singkat, harga PLPA melesat hingga Rp2.000 sebelum terkoreksi ke kisaran Rp1.100. Reli ini menjadikan PLPA sebagai salah satu aset dengan performa paling menonjol di pertengahan Oktober 2025.

    Sebagai token dari ekosistem Bittime, momentum ini memperlihatkan bahwa proyek kripto lokal kini mulai mendapat ruang di pasar yang lebih luas. Pencatatan PLPA di Indodax memperluas eksposur dan akses bagi investor ritel sehingga mendorong lonjakan volume transaksi yang signifikan.

    Momentum Listing dan Antusias Pasar yang Positif

    Lonjakan harga PLPA terjadi bersamaan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan di kedua platform besar Indonesia. Data pasar menunjukkan volume transaksi mencapai lebih dari 14 juta PLPA dalam 24 jam, dengan nilai perdagangan setara Rp7,6 miliar.

    Antusiasme investor juga tercermin dari reli cepat di grafik satu jam saat penulisan. Harga sempat menembus Bollinger Upper Band (Rp1.170) dan mencetak lonjakan volume yang kuat, menandakan arus beli yang agresif sejak awal sesi perdagangan. Euforia ini memberi sinyal bahwa minat terhadap token lokal masih sangat tinggi di tengah pasar yang cenderung datar.

    Analisis Pergerakan Harga Jangka Pendek

    Berdasarkan data grafik PLPA/IDR di Bittime saat penulisan, harga saat ini bergerak di sekitar Rp1.100, setelah sebelumnya mencapai puncak di Rp2.000. Indikator MACD masih berada di area positif (di atas 120), menunjukkan tren bullish jangka pendek meski momentum mulai melandai.

    Sementara itu, Stochastic RSI berada di kisaran 78–87, menandakan kondisi overbought yang berpotensi diikuti konsolidasi harga. Garis Bollinger yang mulai melebar memperlihatkan volatilitas tinggi, yang umum terjadi setelah reli tajam. 

    Untuk prediksi harga PLPA dalam waktu dekat, area Rp1.000 – Rp1.100 menjadi titik penting untuk melihat arah berikutnya. Jika harga mampu bertahan di atas level ini, peluang rebound menuju Rp1.400 – Rp1.600 masih kuat. Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, koreksi ke area Rp900 – Rp950 bisa menjadi zona akumulasi baru bagi investor menengah.

    Secara keseluruhan, tren jangka pendek PLPA tetap positif. Momentum kenaikan PLPA setelah listing di Indodax masih terlihat kuat, dengan potensi pembentukan pola harga baru setelah fase konsolidasi selesai.

    Apakah Sudah Terlambat untuk Membeli PLPA?

    Pertanyaan apakah sudah terlambat untuk beli PLPA setelah mencapai ATH kini ramai di kalangan trader. Meski reli besar sudah terjadi, banyak yang melihat momentum PLPA belum sepenuhnya berakhir. Faktor utama yang bisa menjaga potensi kenaikan adalah keberlanjutan ekosistem Bittime dan dukungan komunitas yang kuat.

    Bagi trader jangka pendek, volatilitas tinggi ini menjadi peluang untuk mengambil posisi cepat, sementara bagi investor menengah, fase konsolidasi setelah kenaikan justru bisa menjadi momen untuk akumulasi bertahap. Kuncinya ada pada manajemen risiko dan kesadaran bahwa reli pasca listing sering diikuti oleh periode stabilisasi harga.

    Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Seluruh data dan pergerakan harga bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Aset kripto merupakan instrumen berisiko tinggi dengan volatilitas yang tajam. Keputusan untuk membeli, menjual, atau menyimpan aset sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

  • PT PP (Persero) Tbk Tuntaskan 89,8% Progres Bendungan Way Apu di Pulau  Buru: Hadirkan Air, Listrik, dan Harapan Baru untuk Maluku sesuai Arah Asta  Cita Pemerintah

    PT PP (Persero) Tbk Tuntaskan 89,8% Progres Bendungan Way Apu di Pulau Buru: Hadirkan Air, Listrik, dan Harapan Baru untuk Maluku sesuai Arah Asta Cita Pemerintah

    Jakarta, 16 Oktober 2025 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur strategis nasional terutama pada daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Melalui proyek Bendungan Way Apu Paket 1 di Kabupaten Buru, Maluku, PTPP mencatatkan progres konstruksi sebesar 89,8% per 12 Oktober 2025.

    Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,11 triliun ini dikerjakan sejak Desember 2017. Kehadiran Bendungan Way Apu menjadi simbol nyata kehadiran pemerataan infrastruktur di wilayah kepulauan timur Indonesia, dengan manfaat besar bagi ketahanan air, energi, hingga sektor ekonomi rakyat.

    Pada Selasa, 14 Oktober 2025, dalam rangkaian kunjungan kerja selama tiga hari di Provinsi Maluku, Wapres Gibran secara langsung meninjau lokasi pembangunan Bendungan Way Apu. Dalam kesempatan ini, beliau menerima paparan dari pihak Kementerian PUPR, serta meninjau titik-titik pekerjaan di lapangan. Pada saat kunjungan tersebut, Wapres menyatakan “Bendungan Way Apu agar selesai tepat waktu dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, serta mendukung ketahanan pangan dan energi nasional,” ujarnya.

    Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku, Fery Moun Hepy, yang turut mendampingi Wapres dalam peninjauan, menyebutkan bahwa Wapres berkomitmen untuk terus memantau progres pembangunan bendungan yang ditargetkan rampung pada September 2026 agar manfaatnya segera dapat dirasakan masyarakat. “Jadi harapan beliau ini agar bisa segera dimanfaatkan oleh Masyarakat,” ucap Fery.

    Dalam kunjungan tersebut, hadir pula sejumlah pejabat dari pusat dan daerah, antara lain:

    Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen Putranto Gatot Sri Handoyo, Bupati Buru Ikram Umasugi, Dandim Kabupaten Buru Letkol Heribertus Purwanto, Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, Kajari Buru Adri Notanubun, Kepala Satker Bendungan Way Apu Budi Prasetyo, serta General Manager Operasional PTPP, Apri Setiawan.

    Manfaat dan Fungsi Strategis Bendungan Way Apu

    Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa Bendungan Way Apu menjadi proyek multifungsi penting. Selain irigasi seluas 10.562 hektare, bendungan ini akan menyuplai air baku sebesar 550 liter/detik untuk kebutuhan masyarakat Pulau Buru. Disamping itu, bendungan juga didesain dengan potensi PLTA 8 MW dan kemungkinan pengembangan PLTS 41 MW di sekitarnya.

    Lebih jauh, bendungan ini akan mereduksi risiko banjir hingga 60%, dari 1.963 hektare area terdampak menjadi 786 hektare. Kawasan sekitarnya juga disiapkan menjadi area konservasi dan wisata air yang dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal.

    Dalam kondisi geografis Pulau Buru yang menantang—dengan batuan malihan dan material lempung getas—PTPP menerapkan sejumlah inovasi teknis, antara lain:

    • Blok beton inovatif (1×1×0,3 m) sebagai pengganti rip-rap

    • Geosynthetic Clay Liner (GCL) untuk mencegah rembesan

    • Peninggian pondasi hingga 3 meter

    • Diafragma wall di sisi hilir

    • Pumping well di hulu

    • Rumah kaca pengering material lempung

    Dengan strategi tersebut, PTPP menjaga stabilitas konstruksi dan kualitas pekerjaan meskipun dalam kondisi alam yang sulit.

    Dalam kesempatan ini Joko menegaskan bahwa proyek ini menjadi wujud kontribusi nyata PTPP dalam mendukung pemerataan pembangunan dan ketahanan sumber daya air nasional sesuai dengan program Asta Cita Pemerintah . Menurutnya pembangunan Bendungan Way Apu menunjukkan kemampuan bangsa kita membangun infrastruktur kompleks di daerah terpencil. “Ini bukan hanya proyek konstruksi, tetapi simbol pemerataan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Maluku,” tutup Joko.

    –SELESAI–

  • Krisis Iklim Ancam Ketahanan Pangan, LindungiHutan Dorong “Hutan Lestari” Jadi Solusi Nyata

    Krisis Iklim Ancam Ketahanan Pangan, LindungiHutan Dorong “Hutan Lestari” Jadi Solusi Nyata

    Semarang, 16 Oktober 2025 — Di tengah meningkatnya ancaman gagal panen dan krisis pangan akibat perubahan iklim, LindungiHutan menyerukan pentingnya menjaga hutan sebagai penyangga utama sistem pangan nasional. Momentum Hari Pangan Sedunia tahun ini menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan tidak akan tercapai tanpa hutan yang lestari.

    Data dari FAO (2024) mencatat bahwa perubahan iklim berpotensi menurunkan hasil panen padi Indonesia hingga 17% pada 2050 jika degradasi lahan dan deforestasi terus terjadi. Di sisi lain, KLHK (2023) melaporkan laju kehilangan hutan Indonesia masih mencapai 104 ribu hektare per tahun — sebagian besar di wilayah dengan aktivitas pertanian dan perkebunan intensif.

    “Hutan yang rusak berarti sumber air berkurang, tanah kehilangan kesuburan, dan nelayan kehilangan mangrove tempat ikan berkembang biak. Itu artinya, krisis pangan tidak lagi soal sawah, tapi juga soal hutan,” ujar Miftachur “Ben” Robani, CEO LindungiHutan, Kamis (16/10).

    LindungiHutan mengajak publik, komunitas, dan korporasi untuk ikut menanam pohon di wilayah-wilayah rawan seperti pesisir, DAS, dan lahan kritis. Program LindungiHutan telah menjangkau lebih dari 30+ lokasi di seluruh Indonesia, menanam lebih dari 1 juta pohon dan membantu menyerap 48,9 ribu ton CO₂.

    Salah satu lokasi prioritas adalah Pesisir Wonorejo, Surabaya, yang sejak 2021 mengalami abrasi parah akibat eksploitasi lahan menjadi tambak. Melalui penanaman mangrove bersama masyarakat, wilayah ini kini mulai pulih.

    “Dulu, tambak rusak dan air laut naik sampai ke rumah warga. Sekarang, dengan mangrove, ikan mulai kembali dan warga bisa olah buah mangrove jadi sirup untuk tambahan penghasilan,” kata Ahmad David, mitra petani mangrove LindungiHutan.

    LindungiHutan menekankan bahwa pelestarian hutan bukan hanya soal menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga menjaga rantai pangan tetap utuh — dari petani, nelayan, hingga konsumen di kota. “Kita tidak bisa makan tanpa alam yang sehat. Menanam pohon hari ini adalah investasi untuk ketahanan pangan besok,” tambah Ben.

    Melalui momentum Hari Pangan Sedunia, LindungiHutan mengajak masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam aksi “Hutan Lestari”, memastikan bumi tetap hijau dan meja makan tetap penuh. Ayo tanam pohon hari ini di lindungihutan.com — karena hutan lestari berarti pangan terjaga.

  • Infinix Hadirkan Pengalaman Unik Memilih Smartphone Lewat Pop-Up Store Imersif, “SMART Fruit Market”

    Infinix Hadirkan Pengalaman Unik Memilih Smartphone Lewat Pop-Up Store Imersif, “SMART Fruit Market”

    Serentak di tiga kota, kampanye SMART 10 Plus hadirkan edukasi cara baru memilih smartphone lewat konsep pasar buah modern.

    Setelah menghadirkan aktivasi unik dengan membuka booth smartphone di toko buah, Infinix sukses menggelar SMART Fruit Market, sebuah pop-up event interaktif bertema pasar buah modern yang berlangsung serentak di tiga kota, yaitu ITC Roxy Mas Jakarta, Bandung Indah Plaza (BIP) Bandung, dan WTC Mall Surabaya pada 11–12 Oktober 2025.

    Mengusung filosofi “Pilihan Paling Smart, Pasti Manis Rasanya,” Infinix memperkenalkan nilai dan keunggulan Infinix SMART 10 Plus melalui pendekatan kreatif yang memadukan unsur edukasi dan hiburan dalam satu pengalaman yang “segar” dan berkesan.

    Pengalaman Interaktif dengan Sentuhan Edukatif

    Infinix SMART Fruit Market dirancang untuk memberikan pengalaman brand yang dekat dan mudah diingat. Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia, menjelaskan, “Lewat SMART Fruit Market, kami ingin memperkenalkan filosofi pilihan paling smart dengan cara yang menyenangkan dan relevan. Melalui konsep panduan memilih buah, kami mengajak konsumen memahami bahwa memilih smartphone juga membutuhkan ketelitian dan fokus pada kualitas, sama seperti saat memilih buah terbaik.”

    Pengunjung diajak berinteraksi dengan instalasi bertema buah serta mengikuti rangkaian permainan menarik. Daya tarik utama acara SMART Fruit Market adalah program Trade Your Apple, di mana pengunjung dapat menukar 17 buah apel untuk mendapatkan kesempatan bermain Claw Machine berhadiah voucher belanja hingga Rp100.000, merchandise eksklusif, hingga Infinix SMART 10 Plus. 

    Aktivasi ini juga dilengkapi dengan photo spot interaktif, minuman jus apel gratis, serta berbagai hadiah tambahan. Selama dua hari penyelenggaraan, SMART Fruit Market berhasil menarik lebih dari 8.000 pengunjung di seluruh lokasi aktivasi.

    Melanjutkan Filosofi #PilihanPalingSMART

    Infinix SMART Fruit Market merupakan bagian dari rangkaian kampanye #PilihanPalingSMART yang sebelumnya diawali dengan program Fruit Stall di beberapa titik Super Indo Jakarta. Melalui empat panduan memilih buah, yaitu cerah warnanya, jangan terkecoh harga, lebih bernutrisi, dan punya ciri khas; Infinix mengajak konsumen untuk memahami cara memilih smartphone yang ideal.

    Infinix SMART 10 Plus hadir dengan kombinasi desain premium, layar 6,67 inci 120Hz, RAM 8GB, penyimpanan 128GB, dan baterai tahan lama, dibanderol Rp1.499.000. Melalui rangkaian aktivasi kreatif seperti SMART Fruit Market, Infinix menegaskan komitmennya menghadirkan inovasi teknologi yang relevan, mudah diakses, dan menyenangkan bagi generasi muda Indonesia.

  • LindungiHutan Luncurkan E-book “Bongkar Strategi Keberlanjutan! Kumpulan 100+ Laporan Sustainability Perusahaan Tercatat di BEI” untuk Edukasi Benchmarking

    LindungiHutan Luncurkan E-book “Bongkar Strategi Keberlanjutan! Kumpulan 100+ Laporan Sustainability Perusahaan Tercatat di BEI” untuk Edukasi Benchmarking

    Semarang, Oktober 2025 — Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap praktik bisnis berkelanjutan, LindungiHutan menghadirkan sebuah e-book eksklusif berjudul “Bongkar Strategi Keberlanjutan! 100+ Laporan Sustainability Perusahaan Tercatat di BEI Siap Anda Pelajari.” Publikasi ini menjadi sumber pembelajaran strategis bagi para profesional, pelaku bisnis, dan pengambil keputusan yang ingin memahami lebih dalam implementasi ESG (Environmental, Social, Governance) di berbagai sektor industri di Indonesia.

    E-book ini menghimpun lebih dari 100 laporan keberlanjutan perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), lengkap dengan pengelompokan per sektor seperti energi, manufaktur, perbankan, properti, makanan dan minuman, kesehatan, transportasi, hingga pariwisata. Pembaca dapat mempelajari beragam pendekatan, indikator, serta strategi komunikasi yang diterapkan oleh perusahaan besar dalam menerjemahkan prinsip keberlanjutan ke dalam aksi nyata.

    “Laporan keberlanjutan bukan sekadar dokumen formalitas, tapi cermin komitmen bisnis terhadap transparansi dan tanggung jawab sosial. Melalui e-book ini, kami ingin membantu para profesional memahami bagaimana perusahaan di Indonesia menyusun, mengukur, dan melaporkan dampak keberlanjutan mereka,” ujar Siktiyana, Head of Content and Marketing LindungiHutan.

    Dalam era bisnis modern, keberlanjutan telah menjadi syarat mutlak. Survei global menunjukkan 86% investor kini mempertimbangkan faktor ESG dalam keputusan investasi, sementara lebih dari 80% konsumen Indonesia memilih merek yang peduli lingkungan. Dengan memahami laporan-laporan ini, para ESG Officer, CSR Manager, hingga corporate decision-maker dapat menyusun strategi yang lebih kredibel, berdampak, dan selaras dengan tren regulasi nasional maupun global.

    E-book “Bongkar Strategi Keberlanjutan! 100+ Laporan Sustainability Perusahaan Tercatat di BEI” dapat diunduh secara gratis melalui tautan https://lynk.id/lindungihutan/q2mz92xzdqgk

    Selain menyediakan kompilasi laporan, e-book ini juga memperkenalkan sejumlah solusi keberlanjutan terpadu dari LindungiHutan yang dapat membantu perusahaan merancang dan mengelola program lingkungan secara strategis. Melalui CorporaTree, LindungiHutan menyediakan platform manajemen CSR dan ESG yang terintegrasi, mencakup proses perencanaan, implementasi, hingga pelaporan program secara transparan. Di sisi lain, IMBANGI hadir sebagai layanan kompensasi emisi karbon yang memungkinkan perusahaan mengimbangi jejak karbon mereka dengan cara yang mudah dan berkelanjutan. Sementara itu, CollaboraTree menawarkan inisiatif kampanye hijau bagi brand yang ingin menggabungkan aktivitas pemasaran dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Semua solusi ini dirancang untuk membantu bisnis menjalankan tanggung jawab sosialnya secara terukur, berdampak, dan selaras dengan prinsip keberlanjutan global.

    Hingga 2025, LindungiHutan telah mencatat lebih dari 1 juta pohon tertanam di 30+ lokasi di seluruh Indonesia, menyerap sekitar 48,9 ribu ton CO₂, dengan partisipasi 62 ribu pengguna dan 600+  mitra korporasi. Sejak berdiri pada 2016, platform ini menjadi penggerak kolaborasi lintas sektor dalam upaya konservasi hutan, perubahan iklim, dan pemberdayaan masyarakat pesisir serta pedesaan.

    “E-book ini kami hadirkan bukan hanya untuk memberi inspirasi, tetapi juga untuk mendorong praktik ESG yang lebih strategis dan terukur. Kami percaya, setiap perusahaan memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan Bumi,” tutup Siktiyana

  • BRI Branch Office Otista Region 6/Jakaarta 1 Gandeng RS Premiere Jatinegara Gelar Sosialisasi dan Pemeriksaan EKG bagi Pekerja

    BRI Branch Office Otista Region 6/Jakaarta 1 Gandeng RS Premiere Jatinegara Gelar Sosialisasi dan Pemeriksaan EKG bagi Pekerja

    BRI Branch Office Otista Region 6 menegaskan komitmennya terhadap kesehatan dan kesejahteraan Pekerjanya melalui kegiatan promotif dan preventif yang komprehensif. Kali ini BRI Branch Office Otista Region 6 bekerjasama dengan Rumah Sakit (RS) Premier Jatinegara menyelenggarakan pemeriksaan Elektrokardiogram (EKG) bagi karyawan serta sosialisasi mendalam mengenai kesehatan jantung.

    Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Brimen BRI Branch Office Otista Region 6 ini merupakan bagian dari program employee eellness yang rutin diadakan oleh BRI Branch Office Otista Region 6. Pemeriksaan EKG untuk pencegahan dini sebanyak 20 orang Pekerja BRI Branch Office Otista Region 6 menjalani pemeriksaan EKG gratis. Pemeriksaan ini sangat penting untuk mendeteksi dini kelainan irama jantung atau masalah lain yang mungkin tidak terdeteksi tanpa gejala.

    Bapak R.M Yogiprayogi, selaku Pemimpin Cabang BRI Branch Office Otista Region 6 menjelaskan bahwa kesehatan jantung menjadi prioritas utama, mengingat tingginya tuntutan kerja. “Pekerja BRI adalah aset berharga kami. Melalui pemeriksaan EKG ini, kami ingin memastikan mereka dalam kondisi prima dan dapat bekerja dengan optimal. Kerjasama dengan RS Premier Jatinegara memungkinkan kami menyediakan layanan kesehatan terbaik,” ujarnya.

    Sosialisasi Kesehatan Jantung untuk seluruh Pekerja selain pemeriksaan EKG, seluruh Pekerja BRI Branch Office Otista Region 6 juga mendapatkan sosialisasi interaktif tentang pencegahan dan penanganan penyakit jantung dari tim medis professional RS Premier Jatinegara. Materi yang disampaikan meliputi gaya hidup sehat, manajemen stres, nutrisi, dan tanda-tanda peringatan penyakit jantung.

    Dr. Fajar Wicaksono selaku General Practioner / Medical Perfusionist dari RS Premier Jatinegara, menyambut baik inisiatif BRI KC Otista. “Edukasi tentang kesehatan jantung di lingkungan kerja sangat krusial. Penyakit jantung seringkali dipicu oleh faktor gaya hidup dan stres. Kami berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran Pekerja untuk mulai menerapkan pola hidup yang lebih sehat sejak dini”.

    BRI Branch Office Otista Region 6 berkomitmen untuk terus mengadakan program-program serupa yang mendukung kesehatan fisik dan mental karyawan sebagai investasi jangka panjang bagi kinerja perusahaan.