Penulis: Admin

  • Gaji Naik Tapi Tidak Terasa? Hati-hati Terjebak Inflasi Gaya Hidup!

    Gaji Naik Tapi Tidak Terasa? Hati-hati Terjebak Inflasi Gaya Hidup!

    Ketika dihadapkan pada situasi gaji tiap tahun naik, tapi saldo rekening tetap aja segitu-gitu aja? Di atas kertas, pendapatanmu memang meningkat, tapi realitanya, kamu masih ngerasa “pas-pasan”. Kalau kamu pernah mengalami hal ini, besar kemungkinan kamu sedang terjebak dalam fenomena inflasi gaya hidup.

    Fenomena tidak ini sederhana. begitu penghasilan naik, gaya hidup ikut naik. Dulu naik gaji berarti bisa nabung lebih banyak. Sekarang, naik gaji malah berarti langganan gym baru, kopi premium tiap pagi, makan siang di kafe hits, dan upgrade gawai terbaru. Ujung-ujungnya, gaji naik, tapi keuangan  ikut membaik.

    Apa Itu Inflasi Gaya Hidup?

    Lifestyle inflation adalah kondisi ketika seseorang meningkatkan pengeluaran seiring bertambahnya penghasilan. Kalau dulu cukup makan di warung, setelah naik gaji jadi rutin makan di restoran. Kalau dulu naik transportasi umum, sekarang beli motor atau mobil biar lebih nyaman.

    Masalahnya, kenaikan pengeluaran ini sering kali tidak diiringi peningkatan tabungan atau investasi. Akibatnya, ketika penghasilan meningkat, kemampuan finansial jangka panjang tetap stagnan.

    Menurut survei dari Bankrate di Amerika Serikat, lebih dari 40% orang dengan gaji di atas rata-rata tetap merasa hidup dari gaji ke gaji (living paycheck to paycheck). Fenomena serupa juga terjadi di Indonesia, bukan karena penghasilannya kecil, tapi karena gaya hidup membesar seiring naiknya pendapatan.

    Kenapa Inflasi Gaya Hidup Bisa Berbahaya

    Kenaikan gaya hidup sering terasa wajar karena kita merasa “pantas menikmati hasil kerja keras”. Padahal, tanpa disadari, ini bisa menggerogoti stabilitas finansial dalam jangka panjang. Berikut beberapa dampak nyatanya:

    1. Kesulitan menabung dan berinvestasi

    Ketika pengeluaran naik tanpa perencanaan, ruang untuk menabung atau berinvestasi makin sempit. Akibatnya, kamu jadi sulit punya dana darurat, apalagi aset yang bisa berkembang.

    2. Rentan saat krisis

    Kalau pengeluaran naik tapi tabungan minim, kamu bisa kewalahan saat penghasilan turun, misalnya karena PHK atau resesi ekonomi.

    3. Sulit capai tujuan finansial

    Mau punya rumah, dana pensiun, atau modal usaha? Semua jadi lebih lama tercapai kalau gaya hidupmu terus naik tanpa kendali.

    4. Mental selalu kurang

    Inflasi gaya hidup membuat kamu sulit merasa cukup. Setiap naik level, muncul lagi kebutuhan baru yang bikin pengeluaran terus meningkat tanpa ujung.

    Bagaimana Cara Menghindari Inflasi Gaya Hidup?

    Naik gaji sama dengan naik gaya hidupBegitu menerima kenaikan gaji, tetapkan batas gaya hidup. Misalnya, naik gaji 10%, tapi hanya 3% yang boleh dialokasikan untuk hiburan atau kebutuhan baru. Sisanya masuk tabungan atau investasi.

    1. Gunakan prinsip “bayar diri sendiri dulu”

    Begitu gajian, langsung sisihkan sebagian untuk investasi atau tabungan sebelum kamu sempat menggunakannya. Anggap itu tagihan wajib yang harus dibayar setiap bulan.

    2. Bikin tujuan keuangan yang jelas

    Saat kamu punya target  misalnya dana darurat, beli rumah, atau pensiun dini, kamu jadi lebih disiplin untuk menahan diri. Karena setiap pengeluaran terasa “ada harganya terhadap impianmu”.

    3. Pisahkan rekening pengeluaran dan investasi

    Salah satu kesalahan umum adalah menyatukan semua uang dalam satu rekening. Pisahkan rekening operasional dengan rekening untuk investasi agar lebih mudah mengontrol pengeluaran.

    4. Evaluasi gaya hidup setiap 6 bulan

    Cek lagi apakah ada pengeluaran yang bisa dikurangi tanpa mengorbankan kualitas hidup. Kadang, sekadar mengganti kebiasaan kecil seperti berhenti langganan layanan streaming yang jarang ditonton bisa bantu keuanganmu lebih sehat.

    Coba bayangkan dua orang dengan penghasilan berbeda.

    – Rina, gajinya Rp8 juta, tapi ia selalu menyisihkan 20% untuk investasi.

    – Budi, gajinya Rp12 juta, namun seluruhnya habis untuk gaya hidup  nongkrong, gadget baru, dan traveling tiap bulan.

    Setelah 3 tahun, siapa yang lebih stabil secara finansial? Rina mungkin belum punya banyak aset, tapi ia punya dana yang terus berkembang. Sementara Budi, walau gajinya lebih besar, tidak punya simpanan berarti. Inilah contoh nyata bagaimana inflasi gaya hidup bisa membuat gaji besar tidak selalu berarti hidup lebih baik.

    Naik Gaji Harusnya Bikin Naik Kualitas Finansial

    Kenaikan gaji seharusnya membuatmu lebih kuat secara finansial, bukan justru makin terjebak dalam siklus pengeluaran. Dengan menahan sedikit keinginan konsumtif, kamu bisa membangun kebiasaan baru yang memberi manfaat jangka panjang.

    Mulailah dari hal kecil: sisihkan sebagian gaji tambahanmu untuk investasi. Tidak perlu nominal besar, yang penting rutin dan konsisten.

    Saatnya Gaji Bekerja untuk Kamu

    Kalau selama ini gaji hanya numpang lewat di rekening, saatnya ubah cara pandang. Jadikan uangmu bekerja lewat investasi yang mudah diakses dan fleksibel. Salah satu pilihan paling sederhana untuk memulai adalah reksa dana.

    Dengan reksa dana, kamu bisa mulai investasi bahkan dari nominal kecil. Pengelolaannya dilakukan oleh manajer investasi profesional, jadi kamu tidak perlu repot memantau setiap hari. Cocok buat kamu yang ingin uangnya tumbuh seiring waktu tanpa harus pusing urus pasar. Selain itu sekarang ada reksadana online untuk pemula. Cara memulai reksadana online pun mudah.

    Kamu bisa mulai buka reksa dana dengan praktis. Buka investasi reksa dana di neobank dari Bank Neo Commerce. Dapatkan beberapa keuntungan di antaranya: 

    – Investasi mulai dengan nominal kecil mulai dari Rp10.000

    – Pilihan produk sesuai profil risiko 

    – Aman karena dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman 

    – Tersedia fitur investasi reksa dana rutin secara otomatis

    Download aplikasi neobank di PlayStore atau App Store dan mulai berinvestasi reksa dana sekarang. 

    Kunjungi link  reksa dana untuk info lengkap serta syarat dan ketentuan terbaru mengenai reksa dana.

    Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan masa datang.

    ***

    PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

  • KAI Daop 1 Jakarta Lakukan Penggantian Jembatan di Area Bintaro, Akan Ada Penutupan Jalan Sementara

    KAI Daop 1 Jakarta Lakukan Penggantian Jembatan di Area Bintaro, Akan Ada Penutupan Jalan Sementara

    Jakarta, 17 Oktober 2025 – Dalam rangka peningkatan keselamatan dan keandalan prasarana jalur kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta akan melakukan pekerjaan penggantian jembatan atau Bangunan Hidmat (BH) 59A dengan bentang 12 meter yang berlokasi di KM 19+1/2 hulu antara Stasiun Kebayoran – Stasiun Pondok Ranji, lintas Tanah Abang – Rangkasbitung, tepatnya di Jalan Bintaro Utama 3, Kecamatan Pesanggrahan, Tangerang Selatan.

    Sebagai bagian dari pelaksanaan pekerjaan tersebut, akan dilakukan penutupan sementara jalan yang menuju kawasan Perumahan Bintaro untuk mendukung kelancaran dan keselamatan proses pekerjaan.

    Penutupan jalan akan dilaksanakan pada:

    Hari/Tanggal: Sabtu, 18 Oktober 2025

    Waktu: Pukul 22.00 WIB hingga 04.30 WIB (dibuka kembali pada Minggu, 19 Oktober 2025)

    Sebelum pelaksanaan pekerjaan, KAI Daop 1 Jakarta telah berkoordinasi dengan pihak kewilayahan setempat, termasuk Polsek Bintaro dan perangkat pemerintahan Kecamatan Pesanggrahan, guna memastikan pengaturan lalu lintas serta keamanan masyarakat di sekitar area proyek.

    Bagi masyarakat yang hendak melewati Jalan Bintaro Utama 3 pada jam penutupan tersebut, diimbau untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan oleh petugas di lapangan.

    KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dan gangguan aktivitas yang mungkin timbul akibat penutupan jalan tersebut.

    “Kami mohon pengertian masyarakat atas penutupan jalan sementara ini. Kegiatan penggantian jembatan ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam menjaga keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api,”

    ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko.

    Ixfan juga menambahkan bahwa selama pekerjaan berlangsung, masyarakat di sekitar area agar tetap berhati-hati karena adanya aktivitas alat berat dan material konstruksi di lokasi pekerjaan.

    “Keselamatan merupakan prioritas utama bagi KAI. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekat ke area pekerjaan dan selalu waspada terhadap pergerakan alat serta material di sekitar lokasi,” tambahnya.

    Selain untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api, proyek penggantian jembatan ini juga menjadi bagian dari komitmen KAI dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:

    SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pembangunan infrastruktur transportasi yang andal dan berkelanjutan;

    SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dengan menyediakan akses transportasi yang aman dan efisien bagi masyarakat perkotaan; serta

    SDG 13 (Climate Action) melalui peningkatan efisiensi operasional kereta api yang berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon.

    Dengan penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam setiap proyeknya, KAI berupaya menghadirkan sistem transportasi yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga ramah lingkungan serta mendukung kualitas hidup masyarakat di sekitar jalur kereta api.

    KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan keselamatan infrastruktur perkeretaapian demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan pengguna jasa transportasi kereta api.

  • Sri Pamela Group di Bawah Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan

    Sri Pamela Group di Bawah Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan

    Tebing Tinggi – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antar unit usaha di bawah Holding Perkebunan Nusantara, PT Sri Pamela Medika Nusantara (SPMN) melakukan kunjungan kerja ke RS Sri Pamela Tebing Tinggi.

    Kegiatan ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur PT SPMN, Syahriadi Siregar, dan menjadi bagian dari rangkaian agenda pasca serah terima jabatan manajemen perusahaan.

    Turut hadir dalam kunjungan tersebut mantan Direktur PT SPMN, dr. Syahrizal Siregar, M.Kes, beserta jajaran manajemen RS Sri Pamela Tebing Tinggi, termasuk kepala bagian dan para karyawan.

    Dalam kesempatan tersebut, jajaran direksi dan manajemen melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, sarana pendukung, serta sistem operasional rumah sakit. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh layanan kesehatan di bawah Sri Pamela Group berjalan optimal, profesional, dan semakin berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    “Kunjungan ini bukan hanya seremonial, melainkan langkah awal memperkuat sinergi antar unit kerja di bawah Sri Pamela Group agar pelayanan yang kami berikan semakin prima dan terintegrasi,” ujar Syahriadi Siregar.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh jajaran Sri Pamela Group untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu layanan. Melalui sinergi yang kuat di antara unit-unit kerja, Sri Pamela Group bertekad mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi Holding Perkebunan Nusantara di sektor layanan kesehatan.

  • ANTAM Sambut Baik Rencana Pemerintah Perkuat Pasokan Emas Nasional

    ANTAM Sambut Baik Rencana Pemerintah Perkuat Pasokan Emas Nasional

    Jakarta,17 Oktober 2025 — PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM; IDX: ANTM; anggota MIND ID, Holding BUMN Pertambangan) menyambut baik rencana Pemerintah untuk memperkuat ketersediaan emas bagi masyarakat Indonesia melalui optimalisasi pasokan dari sumber domestik.

    Corporate Secretary Division Head ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat, keberlanjutan industri, dan peningkatan nilai tambah komoditas mineral nasional.

    “Secara prinsip, ANTAM memandang rencana Pemerintah untuk memperkuat pasokan emas dari sumber domestik sebagai langkah positif dalam mendukung ketersediaan emas bagi masyarakat Indonesia. Inisiatif ini juga sejalan dengan arah kebijakan hilirisasi nasional serta semangat penguatan nilai tambah mineral sebagaimana diatur dalam ketentuan terbaru Pemerintah,” ujar Wisnu.

    Lebih lanjut Wisnu menegaskan bahwa besaran kewajiban pasokan dalam negeri (Domestic Market Obligation atau DMO) sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah. Kebijakan tersebut akan mempertimbangkan kebutuhan pasar domestik, kapasitas produksi nasional, serta dinamika industri emas dan perak secara menyeluruh.

    “ANTAM mendukung penuh langkah Pemerintah dalam memastikan masyarakat Indonesia dapat memperoleh akses terhadap emas dari dalam negeri. Kami siap melaksanakan arahan Pemerintah dalam rangka memperkuat pasokan emas domestik,” tambahnya.

    Dalam implementasinya, ANTAM menilai pentingnya penerapan prinsip fairness agar seluruh pelaku industri, baik penambang maupun pengolah, memperoleh kepastian usaha dan nilai ekonomi yang seimbang.

    “Kebijakan DMO diharapkan disusun dengan prinsip yang transparan dan berkeadilan, sehingga seluruh pelaku di rantai pasok dapat berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan industri emas nasional,” jelas Wisnu.

    Selain itu, ANTAM juga memandang perlu adanya sinkronisasi kebijakan lintas sektor agar implementasi DMO berjalan efektif. Aspek perpajakan, tata niaga, dan regulasi pendukung lainnya perlu diharmonisasikan untuk menciptakan ekosistem logam mulia emas dan perak yang kuat dan berdaya saing.

    “ANTAM percaya bahwa penyesuaian kebijakan yang tepat akan mendorong tumbuhnya industri logam mulia emas dan perak nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” tutup Wisnu.

  • Saat Hidup Berubah Cepat, Bagaimana Mengatasi Keuangannya?

    Saat Hidup Berubah Cepat, Bagaimana Mengatasi Keuangannya?

    Perubahan adalah bagian dari hidup. Kadang datang pelan-pelan, kadang datang tiba-tiba seperti tawaran kerja baru di kota lain, bisnis keluarga yang harus diurus, atau bahkan keputusan mendadak untuk pindah demi hidup yang lebih baik. Tapi satu hal yang sering terlupakan saat hidup berubah cepat: biaya transisi. Dana cadangan memainkan peran penting.

    Bayangkan kisah Nadia, seorang desainer grafis yang sudah lima tahun bekerja di Jakarta. Suatu hari, ia ditawari posisi strategis di Bandung, gaji lebih tinggi, jam kerja lebih fleksibel, dan suasana kerja lebih santai. Tanpa pikir panjang, ia menerima. Tapi begitu proses pindahan dimulai, realita baru muncul: biaya kontrakan baru, pindahan barang, transportasi, bahkan pengeluaran kecil seperti beli perabot baru dan isi ulang LPG. Semua muncul bersamaan.

    “Waktu itu aku pikir, pindahan itu cuma soal bawa koper dan kerja di tempat baru. Nyatanya, dua minggu pertama aja udah habis lebih dari tiga kali gaji bulanan,” cerita Nadia sambil tertawa getir. Untungnya, ia punya dana cadangan, uang yang sengaja ia simpan di rekening terpisah untuk hal-hal tak terduga.

    Itulah fungsi utama dana cadangan: bukan hanya untuk keadaan darurat seperti kehilangan pekerjaan atau kendaraan rusak, tapi juga untuk menghadapi transisi hidup yang cepat dan tak terduga.

    1. Hidup bergerak lebih cepat dari rencana kita

    Di era digital seperti sekarang, keputusan besar bisa muncul dalam hitungan hari. Tawaran kerja di kota lain, peluang bisnis mendadak, bahkan proyek freelance dari luar negeri, semuanya bisa mengubah arah hidupmu. Tapi perubahan cepat itu juga berarti pengeluaran cepat.

    Misalnya, Raka, seorang analis data, mendapat tawaran dari perusahaan teknologi di Bali. Ia hanya punya waktu dua minggu untuk relokasi. Belum sempat menunggu gaji berikutnya, ia harus bayar uang muka kos, tiket pesawat, dan ongkos kirim barang. “Kalau aku tidak punya tabungan cadangan, mungkin aku tidak bisa ambil kesempatan itu,” katanya.

    Dana cadangan memberi ruang bagi kita untuk menangkap peluang tanpa panik. Karena dalam hidup, kesempatan baik sering datang tanpa aba-aba.

    2. Transisi hidup selalu butuh biaya tak terlihat

    Selain biaya yang bisa dihitung, seperti sewa tempat baru atau transportasi, ada banyak pengeluaran kecil tapi nyata: beli alat masak, pengharum ruangan, bahan makanan awal, bahkan biaya sosial di lingkungan baru.

    Ini sering disebut sebagai “hidden cost of transition”, biaya transisi yang tidak kita sadari sebelumnya. Tanpa dana cadangan, kita mudah tergoda memakai kartu kredit, meminjam dari teman, atau menguras tabungan jangka panjang. Akibatnya, keuangan jadi tidak stabil.

    Dana cadangan yang baik idealnya cukup untuk menutup 3–6 bulan biaya hidup, tergantung kondisi dan tanggungan. Tujuannya bukan sekadar “menyimpan uang”, tapi membeli rasa aman dan fleksibilitas saat hidup berubah arah.

    3. Mengelola dana cadangan saat pindah kerja atau kota

    Ada beberapa langkah sederhana agar dana cadanganmu tetap aman dan efektif digunakan saat transisi:

    a. Pisahkan rekening khusus. Jangan campur dana cadangan dengan tabungan harian. Ini membantu kamu tahu batas aman finansial.

    b. Hitung biaya hidup baru. Pindah kota berarti biaya hidup berubah mungkin lebih murah, tapi bisa juga lebih tinggi.

    c. Prioritaskan kebutuhan esensial. Gunakan dana cadangan hanya untuk hal-hal yang benar-benar penting selama adaptasi.

    d. Segera isi kembali setelah stabil. Setelah keuangan kembali normal di tempat baru, mulai top-up dana cadangan sedikit demi sedikit.

    Contohnya, setelah pindah ke Bandung, Nadia langsung menyisihkan 10% dari gajinya tiap bulan untuk mengisi ulang dana cadangan yang terpakai. Dalam enam bulan, dananya kembali pulih.

    4. Saat dana cadangan tidak cukup

    Meski sudah berusaha disiplin, kenyataannya tidak semua orang bisa punya dana cadangan yang ideal. Gaji terbatas, pengeluaran meningkat, atau kebutuhan keluarga yang mendesak sering kali membuat tabungan tak sempat tumbuh.

    Pinjaman yang aman dan terpercaya bisa jadi penyelamat sementara. Misalnya, kamu bisa memanfaatkan kta digital untuk menjembatani kebutuhan mendesak saat transisi. cara Daftar kta digital di aplikasi prosesnya cepat dan mudah.

    5. Hidup penuh perubahan, namun kamu bisa siap

    Kita tidak bisa menghentikan perubahan, tapi kita bisa menyiapkan diri agar tidak terkejut saat perubahan datang. Dana cadangan adalah bantalan yang membuat kamu tetap berdiri tegak di tengah guncangan finansial entah itu pindah kerja, pindah kota, atau memulai hidup baru.

    Namun jika situasi mendesak datang saat kamu belum sempat punya dana cukup, jangan panik. Kamu bisa menggunakan pinjaman cepat dan aman seperti Neo Pinjam di neobank dari Bank Neo Commerce untuk membantu menutup kebutuhan transisi sementara.

    Karena hidup akan terus bergerak cepat, tapi dengan persiapan finansial yang matang dan solusi pinjaman yang bijak,kamu tetap bisa melangkah tenang ke babak baru hidupmu. 

    Neo Pinjam punya kelebihan, yaitu: 

    – Tenor minimal 3 bulan – maksimal 24 bulan

    – Limit pinjaman hingga Rp100.000.000

    – Bunga mulai dari 0,06% flat per hari (setara dengan maksimum APR 21,9% per tahun)

    – Tidak ada biaya tersembunyi atau penalti pelunasan lebih awal

    Ditambah, pinjaman online 24 jam kapan saja ini  juga bebas biaya admin saat pencairan. Meskipun mudah dan cepat, pengajuan kamu tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah.

    Download neobank di PlayStore atau App Store dan ajukan Neo Pinjam sekarang. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

    ***

    PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

  • ASHTA District 8 Menjadi Lokasi Pameran 15th UOB Painting of the Year oleh UOB dan Art Jakarta

    ASHTA District 8 Menjadi Lokasi Pameran 15th UOB Painting of the Year oleh UOB dan Art Jakarta

    Jakarta, 16 Oktober 2025 – Di tengah ritme kota metropolitan yang tak pernah berhenti, ASHTA District 8 menjadi oase bagi mereka yang mencari makna, inspirasi, dan koneksi. Bukan hanya sebagai destinasi gaya hidup, namun ASHTA tumbuh dengan energi komunitas yang hidup, serta hadir sebagai ruang di mana karya seni tak hanya dipamerkan, tapi juga dihidupkan melalui pertemuan, percakapan, dan rasa ingin tahu.

    Dengan semangat ini, ASHTA bekerja sama dengan UOB Indonesia dan Art Jakarta menghadirkan pameran 15th UOB Painting of the Year (Indonesia) di Melting Pot, Ground Floor, mulai 15 hingga 30 Oktober 2025. Pameran ini menampilkan 48 karya finalis dan 8 karya pemenang, menghadirkan perjalanan artistik yang menggugah tentang identitas, kesetaraan, dan hubungan manusia lintas budaya dan generasi.

    Sejak pertama kali diselenggarakan, kompetisi UOB Painting of the Year telah menjadi wadah penting bagi seniman, khususnya Indonesia untuk berekspresi dan berefleksi. Tahun ini, kisah itu menemukan rumah barunya di ASHTA, ruang yang memelihara interaksi antara seni dan kehidupan urban.

    Pemenang utama tahun ini, Eddy Susanto, perupa asal Yogyakarta, dianugerahi 15th UOB Painting of the Year untuk karyanya “Kuasa dalam Setara”. Diumumkan pad Awarding Event yang diselenggarakan di Ballroom 25hours Hotel Jakarta The Oddbird, pada 15 Oktober 2025. Dengan medium kulit lembu transparan, lembaran akrilik, dan pena gambar, Eddy memadukan filosofi Jawa Serat Sastrajendra Hayuningrat dengan estetika vanitas Eropa dari abad ke-17. Hasilnya adalah karya yang kaya makna, mengundang cara kita memahami identitas, kekuasaan, dan kesetaraan di tengah perubahan budaya.

    Sementara itu, Muhammad Shodik, perupa muda asal Probolinggo, menerima penghargaan Most Promising Artist of the Year (Indonesia) untuk karyanya “i am here”, yang menelusuri kenangan dan hubungan lintas batas antara kehadiran dan kehilangan.

    Pameran ini bukan hanya tentang karya, tetapi juga tentang menghadirkan kembali manusia di tengah seni. Setiap pengunjung diajak untuk berhenti sejenak, melihat lebih dekat, dan menemukan kisah yang mungkin terasa akrab di antara warna dan garis.

    Selama dua minggu, Melting Pot ASHTA akan menjadi ruang hidup bagi seni, menghadirkan art tour, art talk, hingga workshop menggambar untuk anak-anak, membuka percakapan lintas generasi tentang kreativitas dan ekspresi diri. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata komitmen ASHTA untuk terus menghidupkan seni di tengah komunitas urban, menjembatani perspektif dan menumbuhkan empati di antara mereka yang datang dan berinteraksi di dalamnya. Untuk mengetahui keseruannya, pantau Instagram @ashtadistrict8 dan situs website resmi ASHTA. 

  • Panik? Begini Cara Cepat Nyelamatin Pengiriman Luar Negeri yang Bermasalah

    Panik? Begini Cara Cepat Nyelamatin Pengiriman Luar Negeri yang Bermasalah

    Kenapa bisa macet? Biasanya karena alamat kurang detail, dokumen kurang, atau antrean clearance. Tenang ini bukan akhir cerita.

    Langkah Darurat (5 menit pertama):

    – Buka tracking dan catat status terakhir + waktu update.
    – Cek email/SMS dari kurir/agen sering ada permintaan dokumen.
    – Verifikasi nama, alamat lengkap, kode pos, dan nomor telepon penerima.
    – Siapkan invoice & packing list versi PDF.
    – Kalau status mencurigakan (hilang/damage), foto bukti packing yang Anda punya.

    Kapan harus eskalasi?

    – Status stagnan >48 jam di lokasi yang sama.
    – “Clearance delay” tanpa keterangan.
    – Ada notifikasi dokumen kurang.
    – Pro tip: Simpan nomor resi + bukti packing dalam satu folder cloud biar gampang kirim saat diminta.

    Cara Baca Log Tracking Biar Nggak Overthinking

    – Fokus pada event besar: Picked up → In transit → Clearance → Out for delivery → Delivered.
    – Hub transit dan line-haul antar negara bisa bikin jeda ini normal di pengiriman luar negeri.
    – Jika log lompat-lompat (mis. kembali ke hub sebelumnya), catat waktu & lokasi—ini membantu saat ajukan investigasi.

    Dokumen yang Biasanya Diminta Saat Macet

    – Invoice & packing list (jelas, jujur, konsisten).
    – Link produk/foto barang kalau barang komersial.
    – Bukti pembayaran (untuk validasi nilai).
    – Kontak penerima yang aktif untuk verifikasi cepat.
    – Spesifikasi teknis (material/komponen) jika HS code dipertanyakan.

    Catatan: Di pengiriman luar negeri, nilai yang terlalu rendah (undervalue) justru memperlambat clearance. Gunakan nilai yang realistis.

    8 Tips Tambahan Biar Recovery Lebih Cepat

    1. Nama penerima + nomor telp aktif wajib jelas di AWB mempercepat verifikasi bea cukai.
    2. Alamat detail (RT/RW, kelurahan, patokan, atau kode gedung) mengurangi risiko salah rute saat pengiriman luar negeri.
    3. Simpan foto isi paket sebelum tutup krusial untuk klaim damage.
    4. Gunakan kardus pas ukuran: charge volumetrik terkendali, risiko salah sortir menurun.
    5. HS code kandidat siapkan dari awal; kalau diminta, Anda tidak mulai dari nol.
    6. Satu email = satu berkas lengkap (zip/folder link). Petugas senang yang rapi rilis biasanya lebih cepat.
    7. Jika penerima anti ribet soal pajak impor, pertimbangkan skema All-In (DDP) pada pengiriman luar negeri berikutnya.
    8. Peak season awareness: kirim lebih awal dan pilih layanan dengan SLA yang realistis.

    Kesalahan Umum yang Bikin Makin Lama

    – Undervalue invoice → memicu pemeriksaan.
    – Deskripsi barang terlalu umum (“accessories”, “samples”) → bikin petugas tanya ulang.
    – Packing tanpa dokumentasi → klaim damage jadi lemah.
    – Email balasan sepotong-sepotong → tambah antrian. Kirim sekali tapi lengkap.

    Butuh bantuan identifikasi masalah, persiapan dokumen, atau bikin trace request yang rapi? Coba konsultasi singkat di airwayexpress.id biar pengiriman luar negeri kamu balik ke jalur cepat tanpa drama.

  • Peringati Hari Pangan Sedunia, Kementerian PU Pertegas Komitmen Dukung Swasembada Pangan Lewat Infrastruktur Irigasi

    Peringati Hari Pangan Sedunia, Kementerian PU Pertegas Komitmen Dukung Swasembada Pangan Lewat Infrastruktur Irigasi

    Jakarta, 17 Oktober 2025 – Memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh setiap tanggal 16 Oktober, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui percepatan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur irigasi yang andal di seluruh Indonesia. Upaya tersebut merupakan langkah konkret untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan.

    Sejalan
    dengan tema Hari Pangan Sedunia tahun 2025, “Hand
    in Hand for Better Food and a Better Future”
     atau Bergandengan Tangan untuk Pangan
    yang Lebih Baik dan Masa Depan yang Lebih Baik, semangat kolaborasi lintas
    sektor menjadi kunci. Tema ini menjadi pengingat betapa pentingnya kerja
    bersama dalam membangun sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan. Sejalan
    dengan semangat tersebut, Kementerian PU menekankan bahwa air adalah elemen
    vital bagi ketahanan pangan, di mana sistem irigasi yang efisien berfungsi
    sebagai tulang punggung untuk mendongkrak produktivitas pertanian nasional.

    Menteri
    PU, Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa pembangunan dan rehabilitasi jaringan
    irigasi adalah langkah strategis untuk mewujudkan swasembada pangan,
    sebagaimana yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Air
    adalah fondasi utama pangan. Tanpa infrastruktur irigasi yang baik, sulit
    mencapai kemandirian pangan. Karena itu, kami mempercepat pelaksanaan Inpres No
    2 Tahun 2025 untuk memastikan setiap tetes air memberi manfaat bagi petani dan
    produksi pangan nasional,” kata Menteri Dody.

    Sebagai
    implementasi Tahap I Inpres No 2 Tahun 2025, Kementerian PU telah memberikan
    dukungan fasilitasi irigasi pada lokasi kegiatan Optimasi Lahan (Oplah) yang
    digagas Kementerian Pertanian. Dukungan ini menyasar Daerah Irigasi (DI)
    kewenangan daerah seluas 280.880 hektar. Bantuan teknis ini berperan sangat
    penting dalam mendukung peningkatan intensitas tanam serta memperkuat masa
    tanam kedua (MT II) maupun ketiga (MT III) bagi para petani di lapangan.

    Selanjutnya,
    pada Tahap II, fokus Kementerian PU adalah pembangunan dan rehabilitasi daerah
    irigasi yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah, yang mencakup jaringan
    primer, sekunder, hingga tersier. Selain itu, program ini juga menyentuh
    pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier yang menjadi kewenangan
    pemerintah pusat. Tidak ketinggalan, pembangunan dan rehabilitasi Jaringan
    Irigasi Air Tanah (JIAT) dengan teknologi pompanisasi juga digalakkan untuk
    mengangkat air dari dalam tanah, yang kemudian disalurkan ke sawah-sawah yang
    sebelumnya tidak terjangkau irigasi permukaan. Program ini
    secara keseluruhan memberikan layanan irigasi seluas 225.775 hektar dengan
    total anggaran Rp6,10 triliun.

    Dukungan
    pembangunan dan rehabilitasi JIAT dalam Inpres No 2 Tahun 2025 Tahap II
    meliputi pembangunan 754 unit JIAT baru, rehabilitasi 76 unit sumur, serta
    pembangunan 3 embung. Sebagai bagian dari langkah terpadu untuk memperkuat
    sistem irigasi nasional berbasis air tanah, Kementerian PU juga memberikan
    dukungan tambahan melalui kegiatan reguler Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber
    Daya Air. Dukungan ini mencakup pembangunan 579 unit JIAT dan
    rehabilitasi 1.226 unit sumur JIAT.

    Di
    sisi lain, Kementerian PU pada tahun 2025 juga memberikan dukungan program
    ketahanan pangan melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi
    (P3-TGAI) dengan skema Padat Karya. Program ini punya keunikan karena
    melibatkan langsung masyarakat petani melalui kelompok Perkumpulan Petani
    Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A (GP3A), atau Induk P3A (IP3A) dalam kegiatan
    pembangunan, peningkatan, maupun rehabilitasi jaringan irigasi secara
    swakelola.

    Keterlibatan
    langsung petani ini diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur fisik
    yang berkualitas, tetapi juga membuka lapangan kerja, mengurangi angka
    pengangguran, serta meningkatkan daya beli masyarakat di desa-desa sasaran.
    Hingga awal Oktober 2025, program P3-TGAI Tahap I yang tersebar di 8.000 lokasi
    di seluruh Indonesia telah mencapai progres fisik sebesar 54,98% dan berhasil
    menyerap tenaga kerja sebanyak 98.919 orang. Program
    P3-TGAI ini rencananya akan diperluas pada Tahap II dengan menyasar 1.597
    lokasi tambahan.

    Melalui
    berbagai langkah strategis tersebut, Kementerian PU terus mengambil peran aktif
    dalam memastikan ketersediaan air untuk pertanian, meningkatkan efisiensi
    jaringan irigasi, serta memperkuat fondasi sistem pangan nasional yang
    berkelanjutan. Momentum Hari Pangan Sedunia 2025 menjadi pengingat bahwa upaya
    mewujudkan swasembada pangan bukanlah tugas satu sektor saja, melainkan hasil
    kerja bersama lintas sektor, di mana infrastruktur Sumber Daya Air dari
    Kementerian PU menjadi salah satu penopang utamanya.

    Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
    Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

    #SigapMembangunNegeriUntukRakyat

    #SetahunBerdampak

  • BSI Maslahat Raih Penghargaan Mitra Penggerak Program GENTING dari BKKBN

    BSI Maslahat Raih Penghargaan Mitra Penggerak Program GENTING dari BKKBN

    Jakarta — BSI Maslahat bersama Bank Syariah Indonesia meraih penghargaan sebagai Mitra Penggerak dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Nasional (BKKBN), Wihaji, kepada Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro, pada Rabu (15/10).

    Penganugerahan diselenggarakan dalam rangkaian acara Talkshow Solidaritas GENTING bertema “Tumbuh Tanpa Batas, Generasi Bebas Stunting” di Menara Kompas, Jakarta. Apresiasi ini diberikan kepada BSI Maslahat selaku Orang Tua Asuh dalam program GENTING atas komitmen dan kontribusi nyatanya dalam upaya pencegahan serta pengentasan stunting di Indonesia.

    Dalam sambutannya, Menteri BKKBN Wihaji menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjalankan program GENTING. “Dalam menjalankan program GENTING, BKKBN terus menjalin kerja sama dan kemitraan. Jika hanya mengandalkan kami, tentu target yang telah ditetapkan sulit tercapai. Saya sangat mengapresiasi dukungan para Orang Tua Asuh atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengentaskan stunting di Indonesia,” ujar Wihaji.

    Sebagai Orang Tua Asuh, BSI Maslahat menyalurkan bantuan senilai Rp702 juta. Bantuan tersebut mencakup paket makanan bergizi untuk baduta dan ibu hamil selama enam bulan. Selain itu, fasilitas sanitasi serta sarana air bersih atau MCK juga disediakan bagi masyarakat penerima manfaat. Program ini juga menghadirkan sosialisasi dan edukasi mengenai deteksi serta pencegahan stunting sejak dini bagi keluarga risiko stunting (KRS).

    Saat ini, terdapat 72.182.781 keluarga di Indonesia, dengan 40.434.011 keluarga tergolong berisiko stunting. Kolaborasi antara BKKBN, BSI Maslahat, dan berbagai lembaga lain sebagai Orang Tua Asuh menjadi langkah penting dalam percepatan penanganan stunting nasional.

    Angka stunting di Indonesia masih berada pada level 19,8% dan terus menjadi fokus utama pemerintah. Melalui program GENTING, pemerintah menargetkan satu juta penerima manfaat pada tahun 2025.

  • Bullish Emas Masih Terjaga, Awas Risiko Koreksi Jika Fed Tahan Suku Bunga

    Bullish Emas Masih Terjaga, Awas Risiko Koreksi Jika Fed Tahan Suku Bunga

    Harga emas (XAU/USD) terus menunjukkan performa impresif di awal pekan, didorong oleh meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) dan melemahnya dolar AS. Logam mulia ini kembali menjadi pilihan utama investor yang mencari perlindungan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tensi geopolitik yang belum mereda. Meski tren kenaikan masih kuat, sebagian pelaku pasar mulai berhati-hati karena potensi koreksi teknikal bisa muncul kapan saja jika arah kebijakan moneter The Fed berubah.

    Menurut Andy Nugraha, Analis Dupoin Futures Indonesia, tren emas masih bergerak di jalur bullish yang solid. “Selama tekanan beli tetap dominan, harga emas berpeluang menembus area $4.750 per troy ons dalam waktu dekat,” ujarnya. Namun, Andy juga menekankan pentingnya mengantisipasi kemungkinan pembalikan arah. “Jika harga gagal mempertahankan momentum dan turun menembus level kunci di $3.800, maka peluang koreksi menuju $3.628 kembali terbuka minggu depan,” tambahnya.

    Secara teknikal, pergerakan emas masih konsisten membentuk pola higher high dan higher low, memperkuat sinyal tren naik jangka menengah. Indikator Moving Average juga menunjukkan bahwa sentimen beli masih mendominasi. Selama harga mampu bertahan di atas area support $3.950–$3.800, potensi penguatan masih besar dengan target terdekat di kisaran $4.700–$4.750. Namun, jika tekanan jual meningkat, area tersebut bisa menjadi titik pantulan untuk koreksi terbatas sebelum tren naik berlanjut.

    Dari sisi fundamental, ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter menjadi bahan bakar utama reli emas. Pasar semakin yakin bahwa The Fed akan segera memangkas suku bunga acuan setelah serangkaian data menunjukkan tanda-tanda perlambatan ekonomi. Pemangkasan suku bunga cenderung menguntungkan emas karena menurunkan opportunity cost untuk memegang aset tanpa imbal hasil tetap. Namun, kehati-hatian tetap diperlukan.

    The Fed tidak akan terburu-buru,” jelas Andy. “Jika inflasi tetap tinggi atau pasar tenaga kerja masih terlalu kuat, mereka bisa menahan laju pemangkasan suku bunga. Hal itu akan memberikan tekanan jangka pendek pada harga emas.”

    Selain faktor kebijakan moneter, ketegangan geopolitik juga menjadi katalis penting bagi kenaikan emas. Perseteruan dagang antara AS dan Tiongkok, terutama terkait kebijakan ekspor bahan langka (rare earth), menciptakan kekhawatiran baru di pasar global. Ketegangan ini memperkuat minat investor terhadap aset safe-haven seperti emas. Sejalan dengan itu, HSBC telah menaikkan proyeksi harga emas untuk periode 2025–2026, menilai permintaan akan tetap tinggi di tengah volatilitas global.

    Sementara itu, Bank of America juga menunjukkan optimisme serupa. Dalam laporan terbarunya, bank tersebut memperkirakan harga emas dapat mencapai USD 5.000 per troy ons pada tahun 2026, seiring peningkatan pembelian oleh bank sentral dan investor institusional yang mencari diversifikasi cadangan.

    Faktor pelemahan dolar AS turut memberikan dorongan tambahan pada harga emas. Dolar yang melemah membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, meningkatkan daya tariknya di pasar global. Namun, jika imbal hasil obligasi AS kembali naik atau ekspektasi inflasi melonjak, maka tekanan terhadap emas bisa meningkat kembali.

    Secara keseluruhan, prospek emas masih positif selama harga tetap bertahan di atas level $3.800. Kenaikan menuju $4.750 menjadi skenario utama, dengan sentimen didorong oleh pelemahan dolar, ketidakpastian geopolitik, dan prospek rate cut dari The Fed. Meski begitu, risiko koreksi tetap mengintai, terutama jika The Fed memberikan sinyal hawkish atau data ekonomi AS menunjukkan ketahanan yang lebih kuat dari perkiraan.