Penulis: Admin

  • Training PPLB3 Kedua Energy Academy, Tingkatkan Performa Pengelolaan Limbah Berbahaya di Sektor Industri

    Training PPLB3 Kedua Energy Academy, Tingkatkan Performa Pengelolaan Limbah Berbahaya di Sektor Industri

    Energy Academy kembali menggelar Training PPLB3 secara online untuk kedua kalinya, sebagai upaya konkret mendukung pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang lebih efektif di lingkungan industri. Dengan meningkatnya kesadaran terhadap dampak limbah B3 terhadap lingkungan dan kesehatan, pelatihan ini menjadi sangat penting untuk membentuk tenaga kerja kompeten yang mampu menjalankan fungsi pemantauan secara profesional.

    Tantangan Pengelolaan Limbah B3 di Industri

    Limbah B3 merupakan salah satu jenis limbah yang menimbulkan risiko tinggi jika tidak ditangani dengan benar. Oleh karena itu, industri dituntut tidak hanya untuk memiliki sistem pengelolaan yang baik, tetapi juga SDM yang memiliki kemampuan teknis dalam melakukan pengawasan dan evaluasi.

    Melalui Pelatihan PPLB3, peserta dibekali dengan pengetahuan mendalam dan keterampilan aplikatif untuk melakukan pemantauan pengelolaan limbah B3 sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Mengacu pada Regulasi Nasional

    Diklat PPLB3 yang dilaksanakan oleh Energy Academy merujuk pada Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 191 Tahun 2019, yang mengatur tentang standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) dalam pengelolaan limbah B3.

    Dengan dasar hukum yang kuat ini, Training PPLB3 tidak hanya bertujuan mencetak tenaga ahli yang andal, tetapi juga memastikan perusahaan memenuhi aspek legalitas dan keberlanjutan dalam pengelolaan limbahnya.

    Materi Pelatihan Lengkap dan Aplikatif

    Peserta Pelatihan PPLB3 mempelajari berbagai topik penting yang mencakup:

    1. Penentuan sumber dan kategori bahaya limbah B3

    2. Evaluasi hasil analisis dan pengelolaan limbah B3

    3. Penyusunan laporan kegiatan pengelolaan limbah

    4. Pengurusan perizinan pengelolaan limbah B3

    5. Strategi penyimpanan, pemantauan, dan tanggap darurat

    6. Penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

    Meskipun diselenggarakan secara online, pelatihan tetap interaktif dan dipandu oleh instruktur berpengalaman di bidang lingkungan dan industri.

    Sertifikasi PPLB3 yang Diakui BNSP

    Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi yang difasilitasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Jika dinyatakan kompeten, peserta berhak memperoleh Sertifikasi PPLB3 resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

    Sertifikasi PPLB3 ini menjadi bukti legal dan profesional bahwa peserta memiliki kemampuan dalam menjalankan tugas pemantauan pengelolaan limbah B3 sesuai standar nasional.

    Komitmen Energy Academy terhadap Industri yang Bertanggung Jawab

    Sebagai lembaga pelatihan unggulan di bidang energi, lingkungan, dan keselamatan kerja, Energy Academy berkomitmen menghadirkan pelatihan-pelatihan yang relevan dengan tantangan industri saat ini. Diklat PPLB3 merupakan bagian dari kontribusi tersebut untuk mendukung terciptanya industri yang ramah lingkungan dan patuh hukum.

    Dengan format online, Pelatihan PPLB3 juga memberikan kemudahan akses bagi peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

    Menuju Sistem Limbah B3 yang Lebih Aman dan Terkontrol

    Kehadiran tenaga pemantau yang bersertifikat dari Training PPLB3 menjadi pilar penting dalam sistem pengelolaan limbah industri. Dengan kompetensi yang dimiliki, peserta pelatihan dapat membantu perusahaan dalam menekan risiko pencemaran, meningkatkan efisiensi proses, serta meminimalkan potensi sanksi akibat ketidakpatuhan terhadap regulasi.

    Energy Academy percaya bahwa peningkatan kualitas SDM melalui Sertifikasi PPLB3 akan memberikan dampak nyata terhadap keberlanjutan lingkungan dan kinerja industri secara keseluruhan.

  • KAI Group Berhasil Melayani 29.170.705 Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

    KAI Group Berhasil Melayani 29.170.705 Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

    On Time Performance KA Meningkat dengan Keberangkatan 99,69% dan Kedatangan 97,23%

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan peningkatan kinerja ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung pada 21 Maret hingga 11 April 2025.

    OTP keberangkatan kereta api mencapai 99,69%, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 99,50%. Sementara itu, OTP kedatangan juga naik menjadi 97,23%, dibandingkan dengan 96,90% pada masa Angkutan Lebaran 2024.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan.

    “Kami berupaya maksimal menjaga ketepatan waktu kereta api, meskipun jumlah pelanggan meningkat signifikan selama periode Lebaran,” ungkap Anne.

    KAI Group mencatat total 29.170.705 pelanggan terlayani selama masa angkutan Lebaran 2025. Jumlah tersebut mencakup layanan kereta api jarak jauh dan lokal, commuter line, KA Bandara, hingga LRT dan Whoosh.

    Rinciannya, sebanyak 4.707.628 pelanggan merupakan pengguna layanan KA jarak jauh dan lokal KAI, 22.036.363 pelanggan KAI Commuter, 18.698 pelanggan KA Bandara di Medan dan Yogyakarta, 341.100 pelanggan Whoosh yang dikelola KCIC, 343.706 pelanggan LRT Sumatera Selatan, 1.222.825 pelanggan LRT Jabodebek, 18.698 pelanggan KA Makassar–Parepare, dan 19.560 pelanggan dari layanan KAI Wisata.

    Anne menyampaikan bahwa jumlah pelanggan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang semakin andal, tepat waktu, dan memberikan kenyamanan lebih.

    “Capaian ini adalah bentuk nyata dari kepercayaan publik terhadap layanan kami yang terus berkembang. Masyarakat kini semakin sadar pentingnya menggunakan transportasi publik sebagai solusi mobilitas yang efisien sekaligus peduli lingkungan,” ujar Anne.

    KAI juga menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menjaga dan meningkatkan OTP, antara lain dengan menambah petugas operasional, melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana secara intensif, serta mengoptimalkan sistem pengaturan perjalanan kereta.

    Selama masa Angkutan Lebaran, KAI Group melakukan koordinasi intensif dengan seluruh anak usahanya guna memastikan layanan berjalan optimal dan terintegrasi. KAI Commuter menjaga kelancaran perjalanan di wilayah aglomerasi, KAI Logistik berperan penting dalam distribusi barang, KCIC mengoperasikan layanan kereta cepat Whoosh, KAI Bandara mendukung konektivitas ke dan dari bandara, KAI Wisata menyediakan layanan perjalanan kelas luxury, serta KAI Services mengerahkan petugas dari berbagai lini layanan seperti kebersihan dan parkir untuk menjamin kenyamanan pelanggan di stasiun dan kereta.

    Selain itu, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi menjadi kunci dalam mendukung kelancaran operasional kereta api, termasuk dalam pengaturan jadwal dan informasi kepada pelanggan secara real-time melalui aplikasi Access by KAI.

    KAI juga terus mengembangkan sistem peringatan dini dan monitoring perjalanan kereta berbasis digital, yang mampu meminimalkan potensi gangguan serta mempercepat respons terhadap situasi di lapangan.

    “Peningkatan OTP ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang pengalaman perjalanan pelanggan yang lebih baik bebas dari kemacetan. Ketepatan waktu adalah bentuk penghargaan kami terhadap waktu para pelanggan,” jelas Anne.

    KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaannya, serta kepada seluruh Insan KAI Group yang telah bekerja keras mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Lebaran 2025.

    “Kami akan terus menjaga momentum ini dan menjadikannya motivasi untuk memberikan pelayanan yang semakin baik, profesional, dan andal bagi seluruh pelanggan kereta api,” tutup Anne.

  • Transformasi Ruang Rapat untuk Komunikasi Tanpa Hambatan: Meningkatkan Kolaborasi dan Efisiensi

    Transformasi Ruang Rapat untuk Komunikasi Tanpa Hambatan: Meningkatkan Kolaborasi dan Efisiensi

    Artikel “Transforming Meeting Rooms for Seamless Communication: Enhancing Collaboration and Efficiency” menyoroti pentingnya transformasi ruang rapat dengan adopsi teknologi modern dan desain canggih untuk meningkatkan komunikasi dan produktivitas di tempat kerja. Dipimpin oleh Melvin Halpito dari MLV Teknologi, artikel ini menjelaskan bagaimana integrasi alat seperti AI-enhanced video conferencing dan wireless presentation tools sesuai dalam konteks tren kerja hibrida. Dengan fokus pada desain ruang dan teknologi masa depan, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung komunikasi yang efektif dan kolaborasi yang lebih baik.

    Ruang rapat memiliki peran penting dalam cara kita berkomunikasi dan berkolaborasi di tempat kerja. Dalam artikel “Transforming Meeting Rooms for Seamless Communication: Enhancing Collaboration and Efficiency” oleh Melvin Halpito, Managing Director MLV Teknologi, dibahas bagaimana penerapan teknologi dan desain modern dapat meningkatkan komunikasi dan produktivitas secara signifikan. Dengan semakin seringnya kerja hibrida, menyesuaikan ruang rapat agar sesuai dengan kebutuhan dan gaya interaksi baru menjadi sangat penting.

    Dalam lanskap korporat yang cepat berubah saat ini, memiliki ruang rapat yang lengkap tidak lagi hanya sebagai fasilitas tambahan, melainkan menjadi kebutuhan. Teknologi pintar seperti AI-enhanced video conferencing dan wireless presentation tools memungkinkan kita untuk terhubung dengan mulus, di mana pun lokasi anggota tim berada. Melvin Halpito menegaskan bahwa dengan investasi dalam pengaturan ruang rapat berkualitas tinggi, kita dapat memberdayakan tim kita untuk terlibat sepenuhnya, yang mengarah pada peningkatan kolaborasi dan kreativitas.

    https://mlvteknologi.com/transforming-meeting-rooms-for-seamless-communication/

    Ketika kita menatap masa depan, jelaslah bahwa desain ruang dan teknologi ruang rapat akan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan yang berubah. Dengan merangkul tren ini, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung komunikasi dan kerja tim yang efektif. Di tempat kerja saat ini, modern meeting rooms sangat penting untuk mendorong efektifitas teamwork dan komunikasi. Mereka mendukung kebutuhan kita untuk kolaborasi sambil mengintegrasikan teknologi canggih untuk memfasilitasi interaksi yang lancar.

    MLV Teknologi, di bawah kepemimpinan Melvin Halpito, mengkhususkan diri dalam solusi ruang rapat pintar yang mengintegrasikan teknologi mutakhir seperti high-quality video conferencing systems dan interactive displays. Solusi yang ditawarkan memastikan bahwa setiap suara terdengar dan setiap ide dibagikan. Dengan memanfaatkan alat canggih, MLV Teknologi membantu tim mengatasi hambatan komunikasi yang ada. Kami bangga memahami kebutuhan klien kami dan sistem yang disesuaikan menggantikan peralatan yang ketinggalan zaman, meningkatkan keterlibatan dan produktivitas. Bersama-sama, kami menciptakan lingkungan yang mendukung tuntutan komunikasi modern.

    Melihat ke depan, tren masa depan dalam desain dan teknologi ruang rapat, terutama dengan meningkatnya popularitas hybrid meeting models, membuat kita harus siap. Dengan memadukan peserta in-person dan remote secara efektif, organisasi beradaptasi terhadap pengaturan kerja yang fleksibel. Elemen utama yang perlu diterapkan termasuk advanced video conferencing, interactive displays, dan user-friendly interfaces yang memastikan bahwa semua anggota tim merasa terlibat.

    https://mlvteknologi.com/transforming-meeting-rooms-for-seamless-communication/

    Dengan visi untuk masa depan, MLV Teknologi membayangkan ruang rapat yang memprioritaskan fleksibilitas dan pengalaman pengguna. Kami fokus mengintegrasikan smart technology yang beradaptasi dengan berbagai pengaturan dan kebutuhan pengguna. Sasaran kami adalah mengimplementasikan adaptive lighting, modular furniture, dan solusi berkelanjutan untuk mendukung ruang yang benar-benar meningkatkan kolaborasi dan kreativitas.

    MLV Teknologi, Plaza Aminta, 4th floor, Suite 401, Jl. Let. Jend. TB Simatupang Kav. 10, Jakarta Selatan, Jakarta 12310, Indonesia, www.mlvteknologi.com https://maps.app.goo.gl/zv1nBvpqcaFottVQA

  • Daftar Periksa Kepatuhan BPOM: Menghindari Sanksi dan Penyitaan pada 2025

    Daftar Periksa Kepatuhan BPOM: Menghindari Sanksi dan Penyitaan pada 2025

    Menavigasi lanskap regulasi Indonesia untuk produk makanan, kosmetik, dan farmasi memerlukan kepatuhan ketat terhadap standar yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sebagai badan pengawas utama negara untuk obat dan makanan, BPOM memastikan semua produk yang beredar di pasar Indonesia aman, efektif, dan berkualitas tinggi. Bagi bisnis yang beroperasi di tahun 2025, kegagalan dalam memenuhi regulasi BPOM dapat berakibat serius, termasuk sanksi, penarikan produk, atau bahkan tuntutan pidana. Daftar periksa kepatuhan BPOM ini dirancang untuk membantu Anda menghindari risiko tersebut dengan memastikan produk Anda memenuhi standar regulasi terbaru. Baik Anda pemula maupun perusahaan multinasional, tetap terinformasi dan siap adalah langkah pertama menuju kesuksesan yang berkelanjutan.

    Memahami BPOM dan Perannya

    Apa itu BPOM?

    BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) adalah lembaga di Indonesia yang setara dengan FDA di Amerika Serikat. BPOM mengatur keamanan, efektivitas, dan distribusi obat, makanan, kosmetik, serta suplemen kesehatan. Wewenangnya mencakup:

    1. Mengeluarkan nomor registrasi produk

    2. Melakukan inspeksi

    3. Melakukan penarikan produk

    4. Memberikan sanksi administratif dan hukum

    BPOM juga bekerja sama dengan badan regulasi internasional untuk memastikan Indonesia sejalan dengan standar global. Dalam beberapa tahun terakhir, BPOM telah meningkatkan transparansi dan digitalisasi prosesnya, membuat kepatuhan lebih efisien bagi pelaku usaha.

    Mengapa Kepatuhan BPOM Penting di Tahun 2025

    Dengan kebijakan penegakan yang lebih ketat dan meningkatnya kesadaran konsumen, tahun 2025 menjadi tantangan tersendiri bagi produsen, importir, dan distributor. Kepatuhan tidak hanya soal legalitas; ini juga menyangkut reputasi merek, kepercayaan konsumen, dan keberlanjutan pasar. Ketidakpatuhan dapat merusak citra publik, menurunkan kepercayaan investor, dan membatasi akses pasar baik secara lokal maupun global.

    Daftar Periksa Kepatuhan BPOM untuk 2025

    1. Klasifikasi Produk

    Sebelum memulai registrasi, klasifikasikan produk Anda secara akurat dalam salah satu kategori berikut:

    – Makanan olahan

    – Kosmetik

    – Obat tradisional

    – Obat bebas

    – Obat resep

    – Suplemen kesehatan

    Setiap kategori memiliki dokumen dan proses persetujuan yang spesifik. Kesalahan klasifikasi dapat menyebabkan penundaan atau penolakan. Konsultasi dengan ahli regulasi dapat membantu menghindari kesalahan pada tahap awal ini.

    2. Registrasi Produk

    Persyaratan Utama:

    – Perusahaan memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) yang sah

    – Sertifikat GMP (Good Manufacturing Practice)

    – Sertifikasi Halal (jika berlaku)

    – Pengajuan dossier yang berisi komposisi produk, label, klaim, dan data keamanan secara lengkap

    Registrasi dilakukan melalui portal daring resmi BPOM. Proses ini dapat memakan waktu 2 minggu hingga 6 bulan tergantung jenis produk dan kelengkapan dokumen. Pemeriksaan awal dokumen dan klarifikasi sebelum pengajuan dapat mempercepat proses.

    3. Kepatuhan Label

    Pastikan label produk Anda mencantumkan:

    – Nama dan kategori produk

    – Nomor registrasi BPOM

    – Berat/volume bersih

    – Informasi produsen/importir

    – Tanggal kadaluarsa dan tanggal produksi

    – Daftar bahan

    – Petunjuk penggunaan dan peringatan (jika ada)

    Kesalahan label adalah salah satu alasan paling umum produk disita. Selain itu, pastikan semua klaim kesehatan pada kemasan didukung oleh bukti ilmiah dan sesuai dengan pedoman iklan BPOM.

    4. Kemasan dan Bahasa

    Semua informasi pada kemasan harus menggunakan Bahasa Indonesia. Label dua bahasa diperbolehkan, tetapi Bahasa Indonesia harus lebih dominan. Beberapa produk juga harus mengikuti regulasi baru BPOM terkait kemasan ramah lingkungan.

    Tahun 2025 menekankan keberlanjutan, sehingga penggunaan kemasan yang dapat didaur ulang atau biodegradable dapat memberi nilai tambah di mata konsumen dan regulator.

    5. Iklan dan Klaim

    BPOM secara ketat mengawasi klaim dalam iklan dan kemasan. Hindari klaim yang tidak dapat dibuktikan seperti:

    “Menyembuhkan semua penyakit”

    “100% aman tanpa efek samping”

    “Produk ajaib”

    Pastikan semua materi iklan disetujui jika diperlukan. Kampanye online dan melalui influencer juga diawasi BPOM. Kerja sama dengan agensi dan kreator konten yang taat regulasi sangat penting.

    6. Prosedur Impor

    Importir harus:

    – Terdaftar di BPOM

    – Menunjuk perwakilan lokal atau distributor

    – Memiliki gudang yang terdaftar dan diperiksa oleh BPOM

    Produk harus melewati bea cukai dengan dokumen lengkap, termasuk nomor registrasi BPOM. Kekurangan dokumen dapat menyebabkan penundaan atau penyitaan.

    7. Standar Produksi

    Pabrik harus mematuhi:

    – GMP (Good Manufacturing Practice)

    – CPOTB untuk obat tradisional

    – CPKB untuk kosmetik

    Audit rutin dan inspeksi mendadak adalah bagian dari strategi penegakan BPOM tahun 2025. Disarankan untuk melakukan simulasi audit internal guna meningkatkan kesiapan.

    8. Pengawasan Pasca-Pasar

    BPOM memantau produk di pasar melalui uji laboratorium, inspeksi acak, dan umpan balik konsumen. Pelaku usaha harus:

    – Menyimpan sampel produk

    – Mencatat distribusi produk

    – Melaporkan efek samping serius

    Kegagalan bekerja sama dalam pengawasan pasca-pasar dapat dikenai sanksi. Sistem layanan konsumen yang responsif dapat membantu meningkatkan kepatuhan dan reputasi.

    9. Penarikan dan Pelaporan Produk

    Jika produk ditemukan tidak aman:

    – Segera laporkan ke BPOM

    – Lakukan penarikan sukarela

    – Sampaikan pemberitahuan publik melalui media dan pembaruan kemasan

    Mengabaikan prosedur penarikan dapat menimbulkan tanggung jawab pidana. Punya rencana penarikan dan tim terlatih dapat meminimalkan dampak dan memastikan kepatuhan.

    10. Pelaporan dan Pembaruan Tahunan

    Pastikan untuk:

    – Mengirim laporan tahunan jika diperlukan

    – Memantau masa berlaku lisensi dan sertifikat

    – Mengikuti pembaruan regulasi melalui saluran resmi BPOM

    Gunakan kalender regulasi dan pengingat agar tidak melewatkan tenggat waktu. Bermitra dengan layanan manajemen kepatuhan juga dapat mempermudah pelaporan.

    Sanksi atas Ketidakpatuhan pada 2025

    Sanksi atas pelanggaran regulasi BPOM semakin berat di tahun 2025. Konsekuensinya meliputi:

    1. Sanksi administratif (teguran, penangguhan, pencabutan izin)

    2. Penyitaan atau pemusnahan produk

    3. Denda hingga Rp2 miliar

    4. Tuntutan pidana untuk pelanggaran berat atau berulang

    BPOM juga menerapkan daftar hitam publik untuk perusahaan yang sering melanggar, yang berdampak pada reputasi dan akses pasar. Pencegahan jauh lebih murah daripada penanganan setelah pelanggaran terjadi.

    Tips untuk Menjaga Kepatuhan Berkelanjutan

    1. Tunjuk petugas regulasi internal

    2. Audit dokumen dan proses secara berkala

    3. Latih seluruh staf

    4. Konsultasi dengan ahli kepatuhan atau hukum

    5. Berlangganan pembaruan BPOM dan ikuti seminar/webinar resmi

    Pendekatan proaktif terhadap kepatuhan tidak hanya melindungi dari risiko hukum tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional. Membangun budaya kepatuhan di seluruh departemen adalah kunci keberhasilan jangka panjang.

    Kesimpulan

    Memastikan kepatuhan BPOM di tahun 2025 bukan hanya keharusan hukum—tetapi elemen penting dalam keberlanjutan bisnis Anda di pasar yang kompetitif dan teregulasi. Dari registrasi produk yang akurat hingga pemantauan pasca-pasar yang ketat, setiap langkah berperan dalam melindungi merek dan konsumen Anda. Dengan mengikuti daftar periksa ini, Anda tidak hanya menghindari sanksi dan penyitaan, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap kualitas dan keselamatan.

    Dengan meningkatnya fokus pada keamanan konsumen, transparansi, dan tanggung jawab lingkungan, 2025 adalah waktu yang tepat untuk memperkuat strategi kepatuhan dan membangun kepercayaan dengan semua pemangku kepentingan.

    Menavigasi kompleksitas regulasi BPOM bisa menjadi hal yang membingungkan. CPT Corporate menyediakan layanan profesional untuk registrasi produk BPOM, perizinan, konsultasi pelabelan, hingga pemantauan pasca-persetujuan. Kunjungi CPT Corporate untuk mengetahui bagaimana kami dapat membantu bisnis Anda tetap patuh terhadap hukum di Indonesia.

  • Dirut KAI: Apresiasi Masyarakat Jadi Penyemangat KAI Tingkatkan Layanan

    Dirut KAI: Apresiasi Masyarakat Jadi Penyemangat KAI Tingkatkan Layanan

    Lebih dari 90 persen pemudik mengungkapkan apresiasi mereka terhadap petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bertugas di stasiun maupun di dalam kereta selama masa arus balik Lebaran 2025.

    Temuan ini berasal dari survei kepuasan pelanggan yang dilakukan oleh Perum LKBN ANTARA melalui unit bisnis NEXT. Survei tersebut dilaksanakan pada 5–8 April 2025 dengan melibatkan 557 responden dari berbagai wilayah.

    Direktur Komersial, Pengembangan Bisnis, dan Teknologi Informasi Perum LKBN ANTARA, Jaka Sugiyanta, menyampaikan bahwa petugas KAI dinilai tanggap dan proaktif, khususnya dalam memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang.

    “Ini menunjukkan upaya nyata KAI dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di stasiun maupun selama perjalanan di dalam kereta,” ujar Jaka di Jakarta, Jumat (11/4).

    Survei ini menyoroti beberapa aspek layanan, mulai dari fasilitas di stasiun dan di dalam kereta, kemudahan pembelian tiket, hingga dampak sosial dari penggunaan moda transportasi kereta api.

    Menanggapi hasil survei tersebut, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kepercayaan yang terus diberikan kepada KAI. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh Insan KAI dan akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI. Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh Insan KAI untuk terus melakukan perbaikan dan menghadirkan layanan yang semakin andal, aman, dan nyaman,” ujar Didiek.

    Ia juga menegaskan komitmen KAI untuk terus bergerak maju dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

    “Kami sangat menghargai setiap masukan pelanggan. KAI akan terus berinovasi, menjaga kualitas layanan, dan menjawab kebutuhan masyarakat melalui pengembangan layanan digital, peningkatan sarana dan prasarana, serta transformasi budaya kerja,” tambahnya.

    Selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung dari 21 Maret hingga 12 April Pukul 14.00 WIB, KAI melayani total 4.707.628 pelanggan, baik untuk perjalanan kereta api jarak jauh maupun lokal di seluruh wilayah operasional KAI di Pulau Jawa dan Sumatera.

    Dalam periode tersebut, KAI menyediakan total 4.591.510 tempat duduk, yang terdiri dari:

    • 3.443.832 seat untuk KA Jarak Jauh

    • 1.147.678 seat untuk KA Lokal

    Dari total pelanggan yang dilayani, sebanyak 3.915.546 pelanggan menggunakan KA Jarak Jauh dengan tingkat okupansi mencapai 114% dari kapasitas yang tersedia. Sementara itu, pelanggan KA Lokal tercatat sebanyak 792.082 pelanggan, dengan okupansi 69% dari kapasitas yang disediakan.

    “Atas capaian ini, KAI menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2025. Keberhasilan ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan dari kepercayaan dan sinergi antara KAI dan para pelanggan yang terus menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi layanan KAI. Apresiasi dari masyarakat menjadi dorongan kuat bagi KAI untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan transportasi yang andal, aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tutup Didiek.

  • Mengapa Menginvestasikan dalam Sistem Penjadwalan Ruang Adalah Kunci untuk Efisiensi Kantor

    Mengapa Menginvestasikan dalam Sistem Penjadwalan Ruang Adalah Kunci untuk Efisiensi Kantor

    Artikel “Why Investing in a Room Scheduling System is Key to Office Efficiency” oleh Melvin Halpito, Managing Director MLV Teknologi, menjelaskan bahwa sistem penjadwalan ruang yang baik sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di lingkungan kantor. Dengan meminimalkan kesalahan penjadwalan dan meningkatkan kolaborasi, perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan ruang mereka. Investasi dalam sistem ini akan memberikan pengembalian yang signifikan dalam jangka panjang dan membantu perusahaan beradaptasi dengan perubahan cara kerja.
    https://mlvteknologi.com/why-investing-in-a-room-scheduling-system-is-key-to-office-efficiency/

    Dalam artikel yang ditulis oleh Melvin Halpito, Managing Director MLV Teknologi, berjudul “Why Investing in a Room Scheduling System is Key to Office Efficiency”, diuraikan alasan mengapa sistem penjadwalan ruang sangat penting dalam meningkatkan efisiensi di lingkungan kantor. Dalam era kerja modern yang semakin mengutamakan fleksibilitas dan kolaborasi, pengelolaan ruang pertemuan menjadi semakin krusial untuk memastikan penggunaan waktu yang efektif dan preventif terhadap sengketa penggunaan ruang.

    Pentingnya Sistem Penjadwalan

    Melvin Halpito menjelaskan bahwa sistem penjadwalan yang efektif dapat membantu perusahaan dalam mengorganisasi penggunaan ruang rapat dengan lebih baik. Dengan memanfaatkan teknologi, semua anggota tim dapat melihat ketersediaan ruang secara real-time dan melakukan reservasi tanpa repot. Ini mengurangi kebingungan dan kesalahpahaman yang sering terjadi ketika beberapa orang mencoba menggunakan ruang yang sama secara bersamaan.

    Meningkatkan Kolaborasi

    Sistem penjadwalan yang terintegrasi menjadikan kolaborasi antar tim lebih lancar. Ketika ruang rapat dikelola dengan baik, tim dapat mengatur pertemuan dengan lebih mudah, tanpa harus menghadapi kerumitan dalam mencari waktu yang tepat atau ruang yang tersedia. Halpito juga menyebutkan bahwa peningkatan kolaborasi akan berujung pada produktivitas yang lebih tinggi dan pengambilan keputusan yang lebih cepat.

    Efisiensi Waktu dan Sumber Daya

    Kinerja ruang rapat yang dioptimalkan tidak hanya meningkatkan efisiensi waktu, tetapi juga mengurangi biaya operasional. Dengan sistem penjadwalan yang baik, perusahaan dapat meminimalkan waktu yang terbuang untuk mencari ruang. Ini sangat relevan dalam kondisi kerja hybrid, di mana penggunaan ruang menjadi lebih dinamis. MLV Teknologi menyediakan solusi yang dapat disesuaikan untuk membantu perusahaan mengimplementasikan sistem penjadwalan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

    Investasi Jangka Panjang

    Menginvestasikan dalam sistem penjadwalan ruang bukan hanya merupakan langkah untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk masa depan. Organisasi yang menggunakan sistem ini akan memiliki keunggulan kompetitif dalam memanfaatkan sumber daya mereka. Melvin Halpito mengingatkan bahwa investasi dalam teknologi yang tepat dapat membantu organisasi beradaptasi dengan perubahan dan tantangan yang mungkin terjadi di masa depan.

    Alamat artikel: https://mlvteknologi.com/why-investing-in-a-room-scheduling-system-is-key-to-office-efficiency/

  • Wisata Kuliner Pagi? Bubur Ayam 46 Jawabannya

    Wisata Kuliner Pagi? Bubur Ayam 46 Jawabannya

    Bubur Ayam Jakarta 46 menawarkan kelezatan autentik dengan cita rasa khas yang menggugah selera dan suasana hangat penuh nostalgia, menjadikannya favorit para pecinta kuliner lokal maupun mancanegara.

    Bubur Ayam Jakarta 46 menjadi pilihan utama bagi pecinta kuliner yang mencari kelezatan autentik khas ibu kota. Dengan cita rasa yang menggugah selera dan suasana hangat, tempat ini sukses menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

    Kenikmatan yang Menggugah Selera

    Apa yang membuat Bubur Ayam Jakarta 46 begitu istimewa? Mungkin jawabannya ada pada setiap suapan yang menyajikan harmoni rasa sempurna. Tekstur bubur yang lembut berpadu dengan ayam suwir gurih dan taburan bawang goreng yang harum, seperti simfoni rasa yang memanjakan lidah Anda. Ini bukan sekadar hidangan sederhana, melainkan perpaduan cita rasa tradisional yang menghadirkan kehangatan di setiap mangkuknya.

    Mengapa Harus Mencoba Bubur Ayam Jakarta 46?

    Tidak sekadar menyajikan makanan, Bubur Ayam Jakarta 46 menawarkan pengalaman kuliner yang menghangatkan hati. Beberapa alasan mengapa tempat ini wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda:

    – Bahan Berkualitas: Hanya menggunakan ayam segar dan beras pilihan untuk menjaga kualitas rasa.

    – Porsi Melimpah: Cocok untuk mengisi energi Anda di pagi hari atau sekadar mengobati lapar di siang hari.

    – Pelayanan Ramah: Membuat Anda merasa seperti makan di rumah sendiri.

    – Harga Bersahabat: Kualitas premium dengan harga yang tetap terjangkau untuk semua kalangan.

    Menurut data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kuliner lokal menyumbang lebih dari 30% daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Jakarta. Ini membuktikan bahwa makanan khas seperti bubur ayam bukan hanya sekedar sajian, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya yang patut dilestarikan.

    Lebih dari Sekadar Sarapan

    Bubur sering kali dikaitkan dengan menu sarapan, tapi Bubur Ayam Jakarta 46 melayani pelanggan sepanjang hari. Jadi, apakah Anda ingin menikmati bubur setelah olahraga pagi, saat makan siang, atau sebagai cemilan malam, tempat ini selalu siap menyambut Anda.

    Bahkan, banyak pelanggan yang menjadikan bubur ini sebagai makanan favorit setelah pulang kerja atau saat ingin berkumpul bersama keluarga. Ini membuktikan bahwa bubur ayam tak hanya terbatas pada waktu tertentu, melainkan cocok dinikmati kapan saja.

    Kunjungi dan Rasakan Sendiri Keistimewaannya

    Jika Anda mencari Bubur Ayam di Surabaya yang cocok untuk sarapan lezat dan bergizi, Bubur Ayam Jakarta 46 adalah pilihan yang tepat. Tekstur bubur yang lembut, paduan bumbu khas, dan topping melimpah menjadikannya favorit banyak orang dari berbagai usia.

    Hubungi kami atau kunjungi langsung Bubur Ayam Jakarta 46 di Jl. Raya Lontar 210, Surabaya, untuk merasakan sendiri kehangatan dan kelezatannya. Jadikan Sarapan Bubur Ayam sebagai awal hari yang menyenangkan, sambil turut mendukung kuliner lokal yang autentik.

  • Berkesempatan untuk Study Abroad ke Jepang? Mahasiswi Japanese Popular Culture BINUS University Sukses Meraihnya!

    Berkesempatan untuk Study Abroad ke Jepang? Mahasiswi Japanese Popular Culture BINUS University Sukses Meraihnya!

    Jakarta,10 April — Carlene Felicia, mahasiswi Program Japanese Popular Culture (JPC) dari BINUS University, saat ini sedang menjalani program study abroad di Wakayama University, Jepang, melalui jalur beasiswa MEXT (University to University). Dalam program ini, Carlene menjalani kegiatan penelitian dan pendalaman terhadap bahasa dan budaya Jepang selama satu tahun penuh.

    Carlene mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di Jepang telah memberinya banyak pelajaran berharga, baik dari segi akademik maupun pengembangan diri.

     “Kemampuan berbahasa Jepang saya menjadi jauh lebih natural dan peka terhadap penggunaan bahasa sehari-hari oleh penutur asli. Saya juga semakin memahami cara berpikir dan bertindak orang Jepang, yang pastinya sangat berguna jika suatu hari nanti saya bekerja di perusahaan Jepang,” ujar Carlene.

    Membangun Networking melalui Program Enrichment Study Abroad

    Sebelum memulai program study abroad, Carlene telah membangun hubungan yang baik dengan mahasiswa Wakayama University melalui berbagai kegiatan salah satunya yaitu volunteering (Community Development). Hal ini membuat proses adaptasi menjadi lebih mudah, karena Carlene disambut hangat oleh teman-teman Jepang saat pertama kali tiba di sana. Tidak hanya itu, Carlene juga aktif mengikuti kegiatan internasional dan sempat meraih penghargaan dalam lomba pidato bahasa Jepang (Japanese Speech Contest). Ia juga memanfaatkan waktunya di Jepang untuk menjelajahi budaya lokal dan menghadiri konser idola favoritnya. Carlene menyebutkan bahwa pengalaman study abroadnya di Jepang merupakan pengalaman yang sangat berkesan. 

    Bekal dari Japase Popular Culture 

    Sebagai mahasiswa Japanese Popular Culture, BINUS University, Carlene mengaku telah mendapatkan bekal kuat dalam memahami bahasa dan budaya Jepang. Ia tidak hanya mempelajari bahasa dan percakapan, tetapi juga tentang nilai-nilai budaya dan cara komunikasi khas masyarakat Jepang, seperti penggunaan aizuchi (respon dalam percakapan). Bekal inilah yang membantunya beradaptasi lebih cepat dan efektif saat berinteraksi dengan masyarakat lokal di Jepang.

    Program Japanese Popular Culture benar-benar memberikan fondasi yang solid. Apa yang diajarkan oleh para dosen di kampus sangat relevan dan terasa manfaatnya ketika diterapkan langsung di Jepang,” tambah Carlene.

    Pesan untuk para calon binusian

    Carlene juga memberikan saran kepada para calon mahasiswa/mahasiswi yang ingin memiliki pengalaman study abroad ke Jepang 

    Kalau kamu punya ketertarikan terhadap budaya Jepang, mulai aja dulu dari hal-hal kecil seperti nonton anime, film, atau belajar sedikit bahasanya. Dari situ bisa tumbuh minat yang lebih besar,” ujarnya.

    Pengalaman Carlene mendapatkan beasiswa ke Jepang menjadi contoh nyata bagaimana program Japanese Popular Culture BINUS University membuka peluang global dan mendorong mahasiswa/mahasiswi untuk berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga secara pribadi dan profesional.

  • Gelar Diklat PPPA Online, Solusi Energy Academy untuk Kelola Pencemaran Air yang Lebih Baik

    Gelar Diklat PPPA Online, Solusi Energy Academy untuk Kelola Pencemaran Air yang Lebih Baik

    Sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan lingkungan yang lebih bertanggung jawab, Energy Academy kembali menggelar Diklat PPPA secara online. Program ini menjadi solusi strategis bagi perusahaan yang ingin memperkuat kapasitas pengelolaan pencemaran air, terutama di sektor industri yang menghasilkan limbah cair dalam jumlah besar.

    Tugas Vital PPPA dalam Pengendalian Air Limbah

    Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air (PPPA) adalah personel kunci yang bertanggung jawab dalam memastikan seluruh proses pengelolaan air limbah berjalan sesuai standar teknis dan regulasi lingkungan. Oleh karena itu, Pelatihan PPPA sangat penting untuk membekali individu dengan kemampuan dalam menganalisis potensi pencemaran, merancang strategi pengendalian, serta mengawasi implementasinya secara menyeluruh.

    Training PPPA juga dirancang untuk meningkatkan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan pemerintah yang semakin ketat terkait pengendalian limbah cair.

    Pelatihan Berbasis Regulasi Resmi

    Diklat PPPA yang diselenggarakan oleh Energy Academy mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) No. P.5/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018, yang menjadi acuan utama dalam penetapan standar kompetensi bagi PPPA dan POPAL. Dengan merujuk pada regulasi ini, pelatihan memastikan bahwa setiap peserta memperoleh pemahaman yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    Hal ini sangat penting, karena perusahaan yang tidak memiliki tenaga bersertifikat dapat dikenakan sanksi administratif sesuai regulasi lingkungan.

    Materi Pelatihan Komprehensif dan Praktis

    Melalui Pelatihan PPPA, peserta akan mendapatkan materi yang terstruktur dan aplikatif, mencakup antara lain:

    Identifikasi sumber pencemaran air limbah

    Penilaian karakteristik dan tingkat pencemaran

    Pengoperasian instalasi pengolahan air limbah (IPAL)

    Pemantauan kualitas air limbah secara berkala

    Tindakan K3 dalam proses pengolahan limbah cair

    Penyusunan rencana pengelolaan dan tanggap darurat

    Format pelatihan online memungkinkan peserta dari seluruh Indonesia untuk mengikuti kelas ini dengan mudah, tanpa harus meninggalkan lokasi kerja.

    Sertifikasi PPPA dari BNSP

    Peserta yang telah menyelesaikan Training PPPA dan mengikuti uji kompetensi berhak memperoleh Sertifikasi PPPA resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi ini merupakan bukti legal bahwa peserta telah memenuhi standar nasional sebagai Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air.

    Bagi perusahaan, kehadiran tenaga kerja yang memiliki Sertifikasi PPPA menjadi nilai strategis dalam menghadapi audit lingkungan, meningkatkan reputasi, serta menghindari potensi sanksi dari otoritas terkait.

    Komitmen Energy Academy terhadap Lingkungan dan Profesionalisme SDM

    Sebagai lembaga pelatihan unggulan di sektor energi dan lingkungan, Energy Academy terus menghadirkan program-program berbasis kompetensi untuk membentuk tenaga kerja profesional yang peduli terhadap isu lingkungan. Diklat PPPA adalah bagian dari misi tersebut, yang tidak hanya menekankan pada aspek teknis, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya pengelolaan air limbah yang berkelanjutan.

    Selain itu, pelatihan ini juga sejalan dengan upaya perusahaan dalam memenuhi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek perlindungan sumber daya air.

    Menuju Industri yang Lebih Tertib dan Ramah Lingkungan

    Dengan adanya Pelatihan PPPA, Energy Academy berperan aktif dalam menciptakan lingkungan industri yang lebih tertib secara hukum dan lebih ramah terhadap lingkungan. Pengelolaan air limbah yang baik tidak hanya berdampak positif pada lingkungan, tetapi juga pada efisiensi operasional dan keberlanjutan usaha perusahaan.

    Melalui Sertifikasi PPPA, diharapkan setiap tenaga kerja yang terlibat dapat menjalankan tugasnya dengan kompeten, bertanggung jawab, dan berorientasi pada hasil yang berdampak jangka panjang.

  • FURE: Inovasi Mahasiswa Surabaya Ubah Tutup Botol Plastik Jadi Furnitur Estetik dan Ramah Lingkungan

    FURE: Inovasi Mahasiswa Surabaya Ubah Tutup Botol Plastik Jadi Furnitur Estetik dan Ramah Lingkungan

    Surabaya, 12 April 2025 – Di tengah meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan dan keberlanjutan, dua mahasiswa asal Surabaya, Dixon Marcello (CEO) dan Sulthan Atha M (COO), memperkenalkan FURE, sebuah inovasi yang mengubah cara kita memandang limbah plastik, khususnya dari tutup botol minuman kemasan.

    Dari Tutup Botol Menjadi Furnitur Kokoh

    FURE lahir dari keinginan untuk memberikan “nyawa kedua” bagi plastik yang kerap kali berakhir di tempat sampah atau mencemari lingkungan. Melalui proses yang sepenuhnya dilakukan secara mandiri, tutup botol plastik dikumpulkan, dipilah, lalu dilelehkan dalam suhu tinggi.

    Setelah melalui proses “memasak”, lelehan plastik tersebut dipress hingga membentuk lembaran padat dengan ketebalan mencapai satu hingga dua sentimeter.

    Lembaran ini kemudian diolah menjadi berbagai produk rumah tangga yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memikat secara visual. Warna-warni alami dari plastik yang digunakan justru menjadi daya tarik tersendiri—unik, tidak seragam, dan punya karakter.

    Dari proses ini, FURE melahirkan dua jenis produk utama: furnitur seperti kursi dan bangku kecil, serta dekorasi rumah seperti coaster (tatakan gelas), phone holder, dan hiasan dinding.

    Kolaborasi Lokal dan Dampak Nyata

    Produk-produk ini telah digunakan di sejumlah kafe di Surabaya, hasil dari kolaborasi kreatif yang tidak hanya mempercantik interior, tetapi juga membawa pesan keberlanjutan langsung ke hadapan konsumen. Tak hanya itu, FURE juga telah bekerja sama dengan MAXY Academy, lembaga pengembangan talenta digital dan sosial, untuk menghadirkan program-program edukatif yang menyoroti pentingnya daur ulang berbasis inovasi.

    Namun FURE tidak berhenti pada produk. Di balik setiap lembaran plastik padat yang mereka hasilkan, tersimpan visi besar untuk menciptakan ekosistem ekonomi sirkular.

    Mereka juga menggandeng berbagai TPS (Tempat Pembuangan Sementara) serta pengepul plastik lokal untuk menggerakkan sistem pengumpulan dan pemilahan sampah plastik.

    Pendekatan ini tidak hanya memastikan pasokan bahan baku, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para pelaku di sektor informal yang selama ini berada di balik layar.

    Menghidupkan Kembali Sampah Plastik: Visi dari FURE

    Menurut Sulthan Atha, teknologi yang dikembangkan FURE bukan semata-mata soal proses produksi, tetapi tentang membangun sistem yang berkelanjutan dan berdampak sosial.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa plastik tidak selalu harus dibuang. Jika dipilah dan dikelola dengan benar, plastik bisa memiliki nilai baru, bahkan kehidupan kedua. Inilah bentuk kontribusi kecil kami untuk perubahan besar di masa depan,” ujarnya.

    Melalui FURE, Dixon dan Sulthan menunjukkan bahwa kreativitas anak muda bisa menjadi kunci untuk menjawab tantangan lingkungan, sosial, dan ekonomi sekaligus. Mereka mengajak masyarakat untuk melihat bahwa sampah plastik bukan akhir dari cerita—melainkan awal dari sesuatu yang lebih bermakna.