Penulis: Admin

  • Inovasi Mahasiswa ITS ‘SORGTIME’ Perluas Ekspansi, Dorong Sorgum Jadi Solusi Inovatif dan Berkelanjutan

    Inovasi Mahasiswa ITS ‘SORGTIME’ Perluas Ekspansi, Dorong Sorgum Jadi Solusi Inovatif dan Berkelanjutan

    Surabaya, 25 April 2025 – Inovasi mahasiswa Teknik Industri ITS yang mengusung konsep keberlanjutan kembali mencuri perhatian. SORGTIME, sebuah inisiatif berbasis produk olahan sorgum, kini berkembang pesat dan melakukan ekspansi ke berbagai wilayah Indonesia berkat dukungan penuh dari Adit Ardian Rendi Hidayat dan Ilyas Madin Akbar.

    Mengusung visi mempopulerkan sorgum sebagai bahan pangan lokal yang serbaguna, SORGTIME menghadirkan berbagai produk berbasis sorgum—salah satunya adalah gula sehat yang dirancang khusus untuk penikmat kopi.

    Berkat inovasi ini, SORGTIME kini menjalin kemitraan baru di Gresik, Jambi, dan Bekasi melalui kolaborasi bersama mitra lokal: Moch Nabil Aibaq (Bekasi), Jacob Pratama Manik (Jambi), dan Rinda Iswa Laily (Gresik).

    Menurut Moch Nabil Aibaq, salah satu mitra SORGTIME di Bekasi, sorgum adalah potensi besar yang belum banyak dikenal masyarakat. “Harapan saya bisa banyak orang yang tahu tentang sorgum. Sorgum ini bukan cuma gula aja. Dan kopi sehat ini nggak harus nggak enak, tapi bisa enak juga,” jelasnya.

    Tak berhenti di situ, SORGTIME kini sedang mengembangkan konsep kopi keliling berbasis sepeda listrik—sebuah inovasi yang ramah lingkungan sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk mereka ke masyarakat secara langsung.

    Inisiatif ini tak hanya menjadi solusi mobilitas hemat energi, tapi juga menciptakan pengalaman baru bagi konsumen dalam menikmati kopi sehat dari sorgum.

    Apta Jayeng, mahasiswa semester 8 teknik industri ITS yang kini menjadi CEO SORGTIME, menegaskan bahwa potensi sorgum jauh lebih luas dari yang dibayangkan.

    “Kami melihat sorgum bukan hanya sebagai alternatif gula, tapi sebagai fondasi untuk berbagai produk masa depan. Saat ini, kami tengah mengembangkan produk baru berbasis sorgum, mulai dari cookies sehat hingga kosmetik seperti make-up. Ini adalah langkah kami untuk menjadikan sorgum sebagai bahan utama dalam gaya hidup berkelanjutan.”

    Dengan semangat kolaborasi dan semangat keberlanjutan, SORGTIME terus bergerak membangun ekosistem yang mendukung pangan lokal, ekonomi kreatif, dan lingkungan.

    Harapannya, sorgum dapat menjadi jawaban atas tantangan konsumsi modern: sehat, enak, dan berdampak positif bagi bumi.

  • BINUS @Bandung Perkuat Peran Pendidikan Tinggi dalam Menjawab Kebutuhan Industri dan Ketidakpastian Ekonomi

    BINUS @Bandung Perkuat Peran Pendidikan Tinggi dalam Menjawab Kebutuhan Industri dan Ketidakpastian Ekonomi

    Bandung, 24 April 2025 –  Dalam beberapa tahun terakhir, perekonomian Indonesia menghadapi berbagai tantangan signifikan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pada awal tahun 2025 tercatat hampir 14 ribu pekerja formal kehilangan pekerjaan akibat penurunan di sektor manufaktur. Selain itu, tren Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang mulai meningkat sejak akhir 2024 diperkirakan akan terus berlanjut, diperburuk oleh menurunnya daya beli masyarakat dan ketidakpastian global.

    Namun, di tengah tekanan ini, sektor ekonomi kreatif dan teknologi justru menunjukkan pertumbuhan positif. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat bahwa hingga triwulan I 2024, nilai tambah ekonomi kreatif telah mencapai 55,65% dari target tahunan. Bahkan, laporan e-Conomy SEA 2024 oleh Google, Temasek, dan Bain & Company menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi digital Indonesia mencapai 13% secara tahunan, menjadikan Indonesia sebagai pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

    Menyadari hal ini, BINUS @Bandung sebagai Creative Technology Campus berkomitmen untuk menjawab tantangan industri melalui pendidikan yang relevan, fleksibel, dan berorientasi masa depan. Komitmen ini ditegaskan dalam acara Media Gathering bertema “Menjawab Kebutuhan Industry, BINUS @Bandung Siap Mencetak Talenta Berkualitas untuk Berkarier di Industri Creative and Technology”, yang diselenggarakan pada Kamis, 24 April 2025 di kampus Paskal, Bandung.

    Dalam paparannya, Dr. Johan M Kerta, S.Kom., M.M., Direktur Kampus BINUS @Bandung, menyampaikan bahwa pendekatan seperti program 2,5 Tahun Kuliah, Siap Berkarier dan Enrichment Program terbukti mempercepat kesiapan mahasiswa untuk masuk ke dunia kerja atau bahkan membangun usaha sejak dini. Menurutnya, lulusan BINUS lebih percaya diri menavigasi dunia profesional karena sudah memiliki keterampilan praktis, portofolio nyata, serta jaringan industri yang luas sejak masih kuliah.

    Hal ini turut diperkuat oleh pengalaman alumni dan mahasiswa yang hadir. Jonathan Malvin, alumni DKV BINUS @Bandung dan kini bekerja sebagai Interactive Designer di FX Media, menuturkan bahwa pengalaman Enrichment di industri kreatif memberikan pemahaman langsung tentang dinamika dunia profesional. Hal ini menjadi bekal penting saat dirinya memutuskan untuk menjadi Interactive Designer at FX Media. “Saya tidak hanya diajarkan desain, tapi juga bagaimana berpikir adaptif dan membangun jejaring di industri,” ungkapnya.

    Sementara itu, Alya Naila Hasni, alumni jurusan Computer Science dan saat ini menjabat sebagai Project Manager di Feedloop AI, membagikan bagaimana jalur Enrichment di perusahaan teknologi membantunya memahami realita kerja secara menyeluruh. “Saya merasa tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga leadership dan komunikasi lintas fungsi, yang sangat krusial di dunia kerja sekarang,” jelasnya.

    Dari sisi wirausaha, Fauzan Fatwa Amarullah, mahasiswa aktif jurusan Creativepreneurship sekaligus Co-Founder PT. Kopi Warga Nusantara, menjelaskan bahwa program Enrichment dengan jalur entrepreneurship membantunya membangun bisnis sejak semester awal. Ia merasa kampus bukan sekadar ruang akademik, tapi juga ekosistem suportif bagi ide-ide usaha muda yang ingin berdampak.

    Dari sisi akademisi, kontribusi terhadap industri kreatif juga diwujudkan melalui riset. Prof. Dr. Ir. Nugroho Gunawan, M.M., Guru Besar BINUS University, membagikan risetnya di bidang Organizational Behavior & Creativity in Work Context. Ia mengembangkan aplikasi yang mampu menganalisis tingkat kreativitas otak dan memetakan kesesuaian karier seseorang. Menurutnya, riset yang aplikatif seperti ini menjadi bukti bahwa kampus bisa hadir sebagai mitra strategis industri dalam mendorong produktivitas dan inovasi.

    Sebagai institusi pendidikan berbasis Outcome-Based Education, BINUS @Bandung juga menghadirkan berbagai program unggulan lain seperti Minor Program yang memungkinkan penggabungan keilmuan lintas bidang, serta Mobility Program yang memberi pengalaman belajar di berbagai kota tempat kampus BINUS berada. Hingga saat ini, BINUS telah bermitra dengan lebih dari 2.200 perusahaan nasional dan internasional, serta memiliki jaringan alumni yang tersebar luas di berbagai sektor industri.

    Dengan dua lokasi kampus yang berada di Paskal dan Dago, BINUS @Bandung berupaya menciptakan ruang akademik yang kolaboratif, inovatif, dan dinamis sebagai tempat lahirnya ide-ide baru dan solusi masa depan.

    Melalui kegiatan ini, BINUS @Bandung berharap dapat memperkuat sinergi antara institusi pendidikan, industri, dan media dalam membangun ekosistem yang mendorong lahirnya generasi muda yang siap menghadapi tantangan global. Dengan pendekatan pendidikan yang fleksibel, inovatif, dan relevan terhadap perkembangan zaman, BINUS berkomitmen untuk terus melahirkan talenta-talenta unggul yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan masa depan.

    “Kami berharap media dapat menjadi mitra strategis untuk menyebarkan semangat perubahan ini, agar lebih banyak anak muda Indonesia yang terinspirasi untuk mulai lebih awal, berkarya lebih cepat, dan berdampak lebih besar,” tutup Dr. Johan M Kerta.

    Sebagai institusi yang mengusung semangat Fostering and Empowering, BINUS @Bandung percaya bahwa masa depan bangsa dimulai dari ruang belajar yang memberdayakan dan perjalanan itu, dimulai hari ini.

  • Dubes India Resmikan Pameran Seni Bertajuk Sacred Geometry: 13 Seniman Diaspora India di Jakarta Hadirkan Perpaduan Seni, Spiritualitas, dan Diplomasi Budaya

    Dubes India Resmikan Pameran Seni Bertajuk Sacred Geometry: 13 Seniman Diaspora India di Jakarta Hadirkan Perpaduan Seni, Spiritualitas, dan Diplomasi Budaya

    JAKARTA, 24 April 2025 — Komunitas seni diaspora India di Jakarta, ArtBeat, dengan bangga mempersembahkan pameran seni bertajuk “Sacred Geometry”, yang digelar di Hadiprana Gallery, Jakarta Selatan, dari tanggal 24 hingga 27 April 2025. Acara ini didukung penuh oleh India Club Jakarta, serta mendapat kehormatan khusus dengan kehadiran dan sambutan dari Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty.

    Pameran ini mengusung tema Sacred Geometry, sebuah pendekatan artistik yang melihat bentuk-bentuk geometris tidak sekadar sebagai aspek matematika, tetapi juga sebagai simbol spiritual dan pola dasar alam semesta. “Tema ini dipilih karena sifatnya yang luas dan fleksibel, memungkinkan berbagai interpretasi artistik dari bentuk manusia, hewan, hingga objek abstrak,” ujar Shanti Seshadri, Presiden India Club Jakarta sekaligus pendiri ArtBeat.

    “Sacred geometry bukan hanya formula visual, melainkan bahasa universal yang menghubungkan kita dengan kekuatan tertinggi,” tambahnya.

    Bersama komunitas seni ArtBeat, ia membangun ruang kolaboratif bagi para seniman India di Jakarta untuk berekspresi dan berkreasi, bahkan bagi mereka yang belum pernah mengikuti pameran sebelumnya. ArtBeat sendiri merupakan organisasi non-profit yang fokus pada penguatan komunitas India dan dukungan kegiatan sosial di Indonesia.

    Sebanyak tigabelas seniman diaspora India yang kini menetap di Indonesia berpartisipasi dalam pameran ini, membawa karya-karya kontemporer yang memadukan nilai spiritual, simbolik, dan estetika modern. Ketigabelas seniman tersebut adalah Aditi Agarwal, Ariya Nair, Jumana Qayyumi, Kavitha Srirangan, Leena Malve, Purvi Bansal, Rashi Sharda, Shanthi Seshadri, Trupti Bane, Ujwala Prabhu, Vaishali Deepak, Vasundara Sur, dan Vijay Laxmi Birla.

    Pameran ini bukan sekadar perayaan seni, tapi juga bentuk kontribusi sosial. Sebagian hasil penjualan dari karya seni dalam acara ini didedikasikan untuk mendukung Yayasan Kampung Kids, yang menyediakan program pendidikan bagi anak-anak Indonesia. Tujuannya adalah membalas kebaikan dan keramahan masyarakat Indonesia yang telah menjadi rumah kedua bagi komunitas India.

    Sambutan Diplomatik: Peran India–Indonesia dalam Seni

    Acara dibuka oleh Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, yang menyoroti pentingnya seni sebagai media hubungan bilateral. “”Indonesia adalah tanah yang memiliki kesakralan tersendiri. Jika kita menilik ke Candi Borobudur dan Prambanan, kita akan menemukan bahwa konsep geometri sakral tercermin secara nyata di sana — khususnya melalui bentuk mandala yang memiliki kaitan erat dengan ajaran Hindu dan Buddha. Bahkan, struktur arsitektur Candi Borobudur secara keseluruhan dibangun berlandaskan filosofi mandala sebagai simbol keteraturan kosmis dan spiritualitas universal,” ujarnya saat membuka acara.

    Beliau juga menyampaikan kekagumannya atas keterlibatan komunitas seni India di Indonesia dan terhadap kreativitas para seniman serta menekankan pentingnya hubungan budaya India–Indonesia. mengajak agar karya-karya ini dapat tampil dalam panggung internasional sebagai representasi kebudayaan India yang dinamis di luar negeri.

    Penutup

    Pameran Sacred Geometry tidak hanya memperkaya lanskap seni di Jakarta, tetapi juga menjadi bukti nyata kekuatan seni dalam membangun jembatan antara budaya, spiritualitas, dan solidaritas antarbangsa. Melalui karya yang jujur dan menyentuh, para seniman diaspora India mempersembahkan penghargaan kepada tanah yang mereka sebut rumah — Indonesia.

  • Kolaborasi Lintas Negara, MAXY Academy Siap Bawa Inovasi Edtech Indonesia ke Asia Tenggara

    Kolaborasi Lintas Negara, MAXY Academy Siap Bawa Inovasi Edtech Indonesia ke Asia Tenggara

    Jakarta, 24 April 2025 – MAXY Academy kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan pendidikan berbasis teknologi dengan bergabung dalam program Go-To-Market yang diinisiasi oleh EduSpaze, akselerator edtech pertama di Singapura yang didukung oleh Enterprise Singapore.

    Bertempat di Jakarta, program ini menjadi ajang strategis untuk mempertemukan berbagai pelaku edtech dari Asia Tenggara dalam upaya mempercepat pertumbuhan startup pendidikan yang berdampak.

    Sebagai bagian dari Spaze Ventures, EduSpaze hadir untuk membantu startup tahap awal dalam memperkuat produk, memperluas jangkauan pasar, serta berkolaborasi langsung dengan para pemangku kepentingan di dunia pendidikan.

    MAXY Academy menjadi salah satu edtech asal Indonesia yang terlibat dalam program ini. Melalui kegiatan yang berlangsung pada Selasa kemarin (22/04), MAXY Academy mendapatkan berbagai insight, bimbingan, dan peluang kolaborasi lintas negara untuk menjawab tantangan pendidikan masa kini dengan solusi inovatif.

    Dalam sesi wawancara, Isaac Munandar, CEO & Co-Founder MAXY Academy menyampaikan,
    “Bergabung dalam program Go-To-Market bersama EduSpaze merupakan langkah penting bagi kami untuk memperluas dampak dan memperkuat positioning MAXY Academy sebagai pemain edtech di kawasan. Kami percaya kolaborasi lintas negara adalah kunci untuk menghadirkan inovasi yang benar-benar relevan dan berkelanjutan dalam dunia pendidikan.”

    Melalui program ini, MAXY Academy berharap dapat mempercepat pengembangan solusi pembelajaran yang tak hanya adaptif terhadap teknologi, tapi juga menjawab kebutuhan spesifik para pelajar, pendidik, dan institusi pendidikan di era digital.

    MAXY Academy percaya bahwa masa depan pendidikan akan ditentukan oleh seberapa kolaboratif dan terbukanya ekosistem dalam menciptakan transformasi.

    Oleh karena itu, keterlibatan dalam program seperti EduSpaze menjadi awal dari langkah besar untuk turut memajukan pendidikan, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat Asia Tenggara.

  • Cegah Abrasi, Stockity Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Semarang

    Cegah Abrasi, Stockity Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Semarang

    Semarang, 24 April 2025 – Perusahaan keuangan digital, Stockity, kembali menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Berkolaborasi dengan LindungiHutan, Stockity menanam 3.000 bibit mangrove di Pantai Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang (15/4). 

    Penanaman pohon ini menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan guna mendukung keberlanjutan.

    “Kami percaya bahwa pertumbuhan finansial dan tanggung jawab lingkungan dapat berjalan beriringan. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang keuangan digital, kami memahami pentingnya berinvestasi dalam keberlanjutan jangka panjang — tidak hanya di pasar, tetapi juga di planet kita,” ujar Andrea F, PR Specialist Stockity, kepada LindungiHutan (18/4).

    Pantai Mangunharjo dipilih menjadi lokasi penanaman karana termasuk kawasan rawan abrasi. Garis pantai di kawasan ini kian menyusut hingga menyisakan jarak 1 km dari pemukiman warga. Penanaman pohon dinilai sebagai langkah preventif untuk menahan pengikisan pantai di wilayah ini.

    “Penanaman pohon adalah cara yang berarti bagi kami untuk memberi kembali, memulihkan keseimbangan, dan mendukung aksi iklim. Ini lebih dari sekadar simbolis; ini praktis, terukur, dan sangat dibutuhkan,” ujar Andrea.

    Mangrove dipilih karena memiliki kemampuan alami dalam menjaga kestabilan ekosistem pesisir. Selain sebagai peredam gelombang air laut, mangrove juga berfungsi sebagai penyerap emisi karbon efektif dan habitat alami bagi berbagai fauna.

    CEO LindungiHutan, Miftachur “Ben” Robani, turut mengapresiasi inisiatif Stockity dalam menjaga lingkungan. 

    “Penanaman mangrove di Mangunharjo menjadi langkah strategis untuk  membangun ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Kami mengapresiasi upaya Stockity dalam menjaga keseimbangan ekosistem ini,” ungkapnya.

    Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat lokal dalam setiap tahapannya, mulai dari pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan. Selain menciptakan dampak secara lingkungan, pendekatan ini dilakukan agar memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.

    “Keterlibatan masyarakat  menjadi salah satu kunci keberhasilan program ini. Nantinya, pohon yang ditanam akan dipantau perkembangannya, dan dilaporkan secara berkala,” terang Ben.

  • Rumor De-Eskalasi Tarif AS-China Pacu Pasar Kripto Tembus Valuasi $3 Triliun!

    Rumor De-Eskalasi Tarif AS-China Pacu Pasar Kripto Tembus Valuasi $3 Triliun!

    Scott Bessent, yang disebut-sebut sebagai calon kuat Menteri Keuangan Amerika Serikat apabila Donald Trump kembali menjabat sebagai presiden, menyampaikan pandangannya mengenai arah kebijakan ekonomi dan dampaknya terhadap pasar global. Dalam sebuah pernyataan pada 21 April 2025, Bessent memberikan peringatan bahwa tarif perdagangan yang diberlakukan Amerika terhadap China berpotensi menimbulkan tekanan inflasi tambahan. Ia menilai bahwa kebijakan semacam ini tidak hanya akan mengerek harga barang di dalam negeri, tetapi juga menciptakan ketidakpastian di pasar global, yang pada akhirnya bisa membebani pertumbuhan ekonomi dunia.

    Meskipun bersikap waspada terhadap dampak negatif kebijakan tarif terhadap ekonomi makro, Bessent justru menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap aset digital, khususnya Bitcoin. Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa Bitcoin akan terus mendapatkan perhatian investor sebagai alternatif lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi. Menurut laporan dari BeInCrypto, Bessent bahkan memperkirakan bahwa harga Bitcoin berpotensi melonjak hingga mencapai USD $100.000 sebelum tahun 2025 berakhir.

    Pernyataan ini mencerminkan pandangan yang semakin populer di kalangan investor dan pengambil kebijakan yang mulai melihat aset kripto sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio. Dalam situasi global yang penuh tekanan baik akibat ketegangan geopolitik, inflasi, maupun kebijakan moneter yang agresif Bitcoin dinilai memiliki potensi untuk menjadi “safe haven” digital layaknya emas di era sebelumnya.

    Dengan latar belakangnya sebagai mantan manajer investasi yang sukses dan pengaruhnya di lingkaran ekonomi Trump, pernyataan Bessent menjadi sorotan penting bagi pelaku pasar. Baik pelaku industri keuangan tradisional maupun investor kripto akan mencermati arah kebijakan ekonomi yang mungkin dibawa oleh pemerintahan Trump jika terpilih kembali, serta dampaknya terhadap pergerakan pasar global dan tren harga aset digital.

    Scott Bessent, juga turut menyampaikan pandangannya mengenai dinamika pasar aset digital di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung. Ia menyoroti bagaimana ketidakpastian ekonomi global, terutama yang dipicu oleh memanasnya hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China, justru menjadi faktor pendukung utama bagi penguatan nilai Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir.

    Menurut Bessent, situasi ekonomi yang tidak menentu telah mendorong banyak investor untuk mencari alternatif yang lebih aman dan tidak terlalu terpengaruh oleh kebijakan moneter atau fiskal suatu negara. Dalam konteks ini, Bitcoin dianggap semakin relevan sebagai aset pelindung nilai, mirip dengan peran emas dalam ekonomi konvensional. Kelebihannya sebagai aset digital yang terdesentralisasi menjadikannya menarik di tengah kekhawatiran inflasi dan gejolak kebijakan perdagangan.

    Selain itu, ia menekankan bahwa momentum bullish yang saat ini dialami Bitcoin bukan semata-mata disebabkan oleh spekulasi ritel, tetapi juga didorong oleh peningkatan minat dari institusi keuangan besar. Banyak lembaga kini mulai menempatkan Bitcoin dalam portofolio investasi mereka, baik sebagai aset lindung nilai maupun sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset digital. Peningkatan adopsi institusional ini memperkuat fundamental Bitcoin dan menciptakan permintaan yang lebih stabil dan berjangka panjang.

    Bessent percaya bahwa kombinasi antara ketidakpastian makro ekonomi, lonjakan adopsi institusional, dan posisi Bitcoin sebagai alat lindung nilai inflasi akan terus mengangkat harga aset tersebut. Dalam pandangannya, Bitcoin bukan lagi sekadar instrumen spekulatif, melainkan sudah berkembang menjadi bagian penting dari lanskap keuangan global yang baru. Perkembangan ini, menurutnya, menandakan perubahan besar dalam cara dunia memandang aset digital di tengah perubahan zaman.

    Pergerakan harga Bitcoin dan Aset kripto lainnya, Saham Amerika Serikat, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

  • Cara Memberikan Treats Kucing yang Benar: Jangan Asal Kasih!

    Cara Memberikan Treats Kucing yang Benar: Jangan Asal Kasih!

    Memberikan treats kucing bisa menjadi menyenangkan dari keseharian Anda dan si kucing, asalkan dilakukan dengan cara yang benar. Perhatikan kualitas, porsi, waktu pemberian, dan reaksi tubuh kucing. Jangan asal kasih treats hanya karena terlihat lucu atau karena si kucing terus mengeong minta.

    Kenapa Treats Kucing Itu Penting?

    Memberikan treats kucing bukan hanya soal memanjakan peliharaan kesayangan. Treats atau camilan kucing bisa menjadi alat yang efektif untuk mempererat hubungan antara pemilik dan kucing, sebagai bentuk hadiah ketika kucing berhasil melakukan sesuatu, atau sebagai pelengkap nutrisi tambahan jika diberikan dengan cara yang tepat. Namun, jika pemberian treats dilakukan secara sembarangan, justru bisa menimbulkan masalah kesehatan.

    Risiko Memberi Treats Secara Asal-asalan

    Banyak pemilik kucing yang belum menyadari bahwa treats bukan pengganti makanan utama. Kesalahan umum seperti memberikan treats terlalu sering, dalam jumlah berlebihan, atau treats yang tidak sesuai dengan usia dan kondisi kesehatan kucing bisa mengakibatkan:

    – Kegemukan atau obesitas

    – Gangguan pencernaan

    – Alergi atau reaksi kulit

    – Kecanduan treats dan menolak makan makanan utama

    Oleh karena itu, penting untuk memahami cara memberikan treats kucing yang benar.

    Tips Memberikan Treats Kucing yang Aman dan Sehat

    1. Pilih Treats Berkualitas

    Pastikan treats yang diberikan memiliki komposisi bahan yang jelas, bergizi seimbang, dan diproduksi oleh brand terpercaya. Hindari treats yang mengandung pewarna buatan, pengawet berlebihan, atau bahan-bahan yang tidak dikenal.

    Deli-Joy dari Unicharm Pet Indonesia hadir sebagai pilihan treats kucing yang lezat dan bernutrisi. Dibuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi dan diformulasikan khusus untuk menjaga kesehatan kucing, Deli-Joy bisa menjadi alternatif cemilan sehat untuk si meong.

    2. Sesuaikan dengan Kebutuhan dan Umur Kucing

    Kucing anak (kitten), dewasa, dan senior memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Pastikan treats yang diberikan sesuai dengan tahap hidup kucing dan kondisi kesehatannya. Jangan lupa konsultasikan ke dokter hewan bila perlu.

    3. Batasi Frekuensi dan Porsi

    Treats sebaiknya tidak melebihi 10% dari total kalori harian kucing. Misalnya, jika kucing Anda membutuhkan 250 kkal per hari, maka treats hanya boleh sekitar 25 kkal. Gunakan takaran atau potong treats dalam ukuran kecil agar tetap terkendali.

    4. Gunakan Treats untuk Pelatihan atau Interaksi

    Treats bisa digunakan sebagai reward saat melatih kucing untuk melakukan trik tertentu atau saat memperkenalkannya pada hal-hal baru. Ini akan membangun asosiasi positif dan mempererat hubungan antara Anda dan si kucing.

    Contoh: Memberikan Deli-Joy saat kucing berhasil menggunakan litter box dengan benar atau saat dia mau masuk ke dalam carrier.

    5. Perhatikan Reaksi Tubuh Kucing

    Setelah memberi treats baru, amati reaksi kucing dalam 24-48 jam. Jika muncul tanda-tanda alergi seperti gatal, muntah, diare, atau tidak nafsu makan, segera hentikan pemberian dan konsultasikan ke dokter hewan.

    Kapan Waktu yang Tepat Memberi Treats?

    Setelah bermain atau sesi pelatihan: Sebagai hadiah untuk perilaku baik.

    Saat bonding time: Misalnya saat menyisir bulu atau cuddling.

    Ketika kucing terlihat tenang dan tidak agresif: Hindari memberikan treats saat kucing sedang gelisah atau stres.

    Kesalahan Umum Saat Memberi Treats Kucing

    1. Memberi Treats Terlalu Sering

    Sering kali pemilik kucing tergoda memberi treats setiap kali si kucing minta. Padahal ini bisa membuat kucing ‘manja’ dan terlalu bergantung.

    2. Treats Dijadikan Pengganti Makanan Utama

    Ingat, treats hanya pelengkap. Jangan sampai treats jadi sumber kalori utama kucing Anda.

    3. Menggunakan Treats untuk Meredakan Emosi

    Beberapa orang memberi treats saat kucing terlihat sedih atau rewel. Ini bisa menciptakan kebiasaan buruk dan mengganggu pola makan.

    Mengenal Deli-Joy dari Unicharm Pet Indonesia

    Deli-Joy adalah treats kucing dari Unicharm Pet Indonesia yang diformulasikan khusus untuk memanjakan sekaligus menjaga kesehatan kucing. Deli-Joy hadir dengan kelebihan sebagai berikut:

    Tekstur creamy yang lembut dan jelly yang unik untuk dicerna oleh kucing.

    Kaya protein bersumber dari 100% ikan asli, yang baik untuk pertumbuhan kucing.

    Tersedia dalam berbagai rasa yang bersumber dari bahan halal, seperti ayam, tuna, katsuo, dan salmon yang disukai kucing.

    Diproses secara higienis tanpa tambahan bahan pengawet dan pewarna buatan.

    Dengan memberikan Deli-Joy secara tepat, Anda bisa memastikan bahwa kucing mendapatkan treat yang bukan hanya lezat, tetapi juga aman dan sehat.

    Kesimpulan

    Ingat, treats yang tepat akan mendukung kesehatan dan kebahagiaan kucing Anda. Deli-Joy dari Unicharm Pet Indonesia adalah solusi treats lezat dan bergizi yang bisa Anda pilih untuk merawat si kucing dengan cara yang penuh cinta dan tanggung jawab.

  • Review Pelanggan: Pengalaman Menikmati Bubur Ayam Jakarta 46

    Review Pelanggan: Pengalaman Menikmati Bubur Ayam Jakarta 46

    Bubur Ayam Jakarta 46 dikenal sebagai pilihan favorit banyak orang berkat cita rasanya yang autentik, topping melimpah, dan kehangatan yang pas dinikmati saat pagi atau cuaca mendung. Ulasan para pelanggan memperkuat reputasi bubur ini sebagai hidangan yang nyaman dan menggugah selera.

    Tidak ada yang lebih nyaman daripada menikmati semangkuk bubur ayam yang hangat dan lezat, terutama saat pagi hari atau ketika cuaca sedang mendung. Salah satu tempat yang paling sering direkomendasikan adalah Bubur Ayam Jakarta 46, sebuah merek yang sudah dikenal luas karena cita rasanya yang autentik dan topping yang melimpah.

    Tapi apa sebenarnya yang membuat bubur ayam ini begitu spesial? Untuk mengetahuinya, kami mengumpulkan berbagai ulasan pelanggan yang telah mencicipi langsung Bubur Ayam Jakarta 46. Dari pengalaman mereka, Anda bisa memahami mengapa bubur ini menjadi pilihan banyak orang.

    Kelezatan yang Tak Terlupakan: Ulasan dari Pelanggan Setia

    Bubur Ayam Jakarta 46 berhasil mencuri hati banyak pelanggan dengan rasa khasnya yang autentik dan pelayanan yang ramah. Frahma Randhyka menyebut bubur ini sebagai bubur ayam asli Jakarta dengan kuah kari yang membuat rasanya makin mantap dan wajib dicoba oleh para pecinta bubur ayam. Sementara itu, Nita Kussumadewi merasa senang bukan hanya karena kelezatan buburnya, tetapi juga karena pelayanan hangat yang ia terima, terlebih saat mendapat bonus kerupuk dari sang penjual yang ramah.

    Riska Amalia menyoroti kelengkapan bumbu serta adanya kuah kuning khas yang disajikan dalam botol, menambah pengalaman makan yang unik dan lezat. Deistriana Merci juga mengapresiasi bubur yang enak dengan harga terjangkau, serta lokasi yang strategis dan tempat makan yang bersih. Hal serupa disampaikan Ayu Nurainy yang mengatakan bahwa bubur ini cocok disantap saat tubuh kurang fit karena rasanya yang gurih dan porsi ayam yang tidak pelit.

    Dwi Aridha Y menambahkan bahwa Bubur Ayam Jakarta 46 layak direkomendasikan sebagai pilihan sarapan favorit di Surabaya Barat. Rasanya enak, harganya bersahabat, tempatnya bersih, dan pelayanannya sangat baik. Tak heran jika banyak pelanggan datang kembali, bukan hanya karena rasa, tapi juga karena kehangatan yang ditawarkan dalam setiap mangkuk buburnya.

    Apa yang Membuat Bubur Ayam Jakarta 46 Berbeda?

    Tak sedikit orang yang bertanya, mengapa Bubur Ayam Jakarta 46 begitu digemari? Inilah beberapa faktor yang membuatnya istimewa:

    1. Tekstur Bubur yang Sempurna – Lembut, tidak terlalu cair, dan tidak terlalu padat.

    2. Kuah Kaldu yang Gurih – Direbus lama dengan ayam pilihan untuk menghasilkan rasa alami yang nikmat.

    3. Topping Melimpah – Dari ayam suwir, cakwe, kacang kedelai, hingga tambahan ati ampela dan telur setengah matang.

    Dengan keunggulan ini, tidak heran jika Bubur Ayam Jakarta 46 terus menjadi favorit pelanggan di berbagai kota.

    Suasana dan Pelayanan yang Menyenangkan

    Selain kelezatan rasa, pengalaman menikmati Bubur Ayam Jakarta 46 juga semakin lengkap berkat suasana tempat yang nyaman dan pelayanan yang memuaskan. Banyak pelanggan memuji pelayanan yang cepat dan ramah, di mana staf selalu sigap dan melayani dengan senyuman.

    Tempat makannya pun bersih dan cocok untuk bersantap bersama keluarga atau teman. Ditambah lagi, kemudahan pemesanan baik langsung di gerai maupun melalui layanan online membuat pengalaman kuliner di Bubur Ayam Jakarta 46 semakin praktis dan menyenangkan.

    Tidak ada cara yang lebih baik untuk memahami kelezatan bubur ini selain mencobanya sendiri. Jika Anda mencari bubur ayam dengan rasa autentik, topping melimpah, dan harga yang ramah di kantong, Bubur Ayam Jakarta 46 adalah pilihan yang tepat. Segera pesan untuk menikmati bubur ayam yang menghangatkan hari Anda di Gofood atau layanan lainnya.

  • 11 Tanaman Herbal untuk Nyeri Otot dan Sendi: Manfaat dan Khasiat nya

    11 Tanaman Herbal untuk Nyeri Otot dan Sendi: Manfaat dan Khasiat nya

    Sejak zaman dahulu tanaman herbal telah digunakan oleh masyarakat sebagai alternatif pengobatan mulai dari penyakit dalam hingga penyakit luar, termasuk untuk meringankan nyeri sendi dan otot. 

    Masalah nyeri pada sendi, otot, dan urat seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari, membuat banyak orang mencari cara alami untuk meredakan rasa sakit ini. Tanaman obat telah terbukti memiliki khasiat yang efektif untuk mengatasi nyeri tanpa harus bergantung pada obat kimia. 

    Kami akan membahas 11 tanaman herbal yang dapat membantu meringankan nyeri sendi, otot, dan urat, menawarkan solusi alami yang lebih aman dan terjangkau.

    1. Jahe (Zingiber officinale)

    Jahe memiliki kandungan gingerol yang terbukti memiliki efek anti-inflamasi dan analgesik. Jahe efektif dalam meredakan peradangan dan nyeri yang terjadi pada sendi, otot, dan urat. Selain itu, jahe juga bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi rasa mual serta gangguan pencernaan.

    2. Kunyit (Curcuma longa)

    Kunyit mengandung kurkumin, yang memiliki sifat anti-inflamasi dan analgesik. Kurkumin terbukti efektif dalam mengurangi rasa nyeri akibat peradangan pada sendi, otot, dan urat. Kunyit juga membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan mempercepat proses pemulihan setelah cedera otot.

    3. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)

    Temulawak kaya akan xanthorrhizol, senyawa yang memiliki efek anti-inflamasi dan analgesik. Tanaman ini banyak digunakan untuk meredakan nyeri sendi dan otot yang disebabkan oleh peradangan. Manfaat temulawak juga untuk meningkatkan kesehatan hati dan pencernaan. Minyak dari tanaman ini juga menjadi salah satu bahan alami yang digunakan dalam untuk​​ meringankan gejala nyeri pada sendi, otot, dan urat.

    4. Kayu Putih (Melaleuca leucadendra)

    Minyak kayu putih mengandung 1,8-cineole, yang memiliki efek anti-inflamasi dan analgesik. Minyak ini sering digunakan untuk meredakan peradangan dan nyeri pada otot serta sendi. Kayu putih juga memiliki sifat antibakteri dan membantu meningkatkan sirkulasi darah.

    5. Daun Dewa (Gynura procumbens)

    Daun dewa memiliki kandungan senyawa aktif yang memiliki efek anti-inflamasi dan analgesik. Daun dewa bermanfaat dalam meredakan nyeri sendi dan otot, serta membantu mengatasi berbagai peradangan pada tubuh. Selain itu, tanaman ini juga dapat memperbaiki kesehatan kulit.

    6. Pegagan (Centella asiatica)

    Pegagan mengandung senyawa seperti asiaticoside dan madecassoside, yang diketahui memiliki manfaat dalam meredakan peradangan dan nyeri. Pegagan juga dikenal untuk mempercepat penyembuhan luka, mengatasi masalah kulit, dan meredakan gangguan pada otot serta sendi.

    7. Daun Sambiloto (Andrographis paniculata)

    Daun sambiloto mengandung senyawa andrographolide yang memiliki efek anti-inflamasi dan analgesik. Tanaman ini sering digunakan untuk meredakan peradangan pada sendi dan otot, serta membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sambiloto juga bermanfaat untuk mengatasi infeksi dan gangguan pencernaan.

    8. Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus)

    Kecipir mengandung senyawa antioksidan, anti-inflamasi, dan analgesik. Tanaman ini bermanfaat dalam meredakan nyeri pada sendi dan otot, serta membantu menjaga kesehatan kulit dan pencernaan. Kecipir juga memiliki kemampuan untuk mengurangi pembengkakan yang disebabkan oleh peradangan.

    9. Bawang Putih (Allium sativum)

    Bawang putih mengandung senyawa allicin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan analgesik. Bawang putih efektif dalam mengurangi rasa nyeri pada otot dan sendi akibat peradangan. Selain itu, bawang putih juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, mengatur tekanan darah, dan mendukung kesehatan jantung.

    10. Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum)

    Jahe merah memiliki anti-inflamasi dan analgesik yang lebih kuat dibandingkan dengan jahe biasa. Jahe merah efektif dalam meredakan nyeri pada otot, sendi, serta mengatasi masalah pencernaan. Tanaman ini juga bisa membantu mengurangi rasa sakit akibat osteoarthritis dan meningkatkan sirkulasi darah.

    11. Lidah Buaya (Aloe vera)

    Lidah buaya dikenal dengan kemampuannya untuk meredakan peradangan pada kulit, namun tanaman ini juga memiliki manfaat untuk nyeri sendi dan otot. Lidah buaya mengandung senyawa aloenin dan acemannan yang memiliki efek anti-inflamasi dan analgesik. Tanaman ini sering digunakan dalam bentuk gel atau salep untuk meredakan nyeri otot dan sendi akibat peradangan, serta mempercepat penyembuhan luka.

    Kesimpulan

    Penggunaan tanaman herbal untuk meringankan nyeri sendi dan otot memberikan pilihan alami yang aman dan efektif. Dengan berbagai khasiat yang telah terbukti secara ilmiah, tanaman obat ini menjadi alternatif yang baik untuk mengurangi ketergantungan pada obat kimia. 

    Salah satu produk yang memanfaatkan bahan-bahan alami dari tanaman herbal adalah Minyak Kutus Kutus, yang dikenal dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan pada tubuh. 

    Namun, tetaplah konsultasikan dengan tenaga medis sebelum memulai pengobatan herbal untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi kesehatan Anda. Dengan demikian, Anda bisa merasakan manfaat dari solusi alami yang lebih terjangkau dan menyehatkan.

  • Dulu Jualan Gorengan dan Celana Dalam, Kini Bangun Gudang Parfum Omzet 40 Juta/Hari

    Dulu Jualan Gorengan dan Celana Dalam, Kini Bangun Gudang Parfum Omzet 40 Juta/Hari

    Gilang Margi Nugroho tahu betul rasanya hidup di bawah tekanan. Hidup 27 tahun di rumah kontrakan, jualan dari kecil, hingga jatuh bangun dalam bisnis, semuanya membentuk ketangguhan mentalnya hari ini.
    Namun, yang membuat kisah Gilang begitu menyentuh bukan hanya perjuangannya, tapi misi yang ia bawa: bukan hanya ingin kaya, tapi ingin mengajak orang lain naik kelas bersama-sama.
    Berikut kisahnya sebagaimana yang dipaparkan dalam YouTube Sekali Seumur Hidup.

    Masa Kecil yang Penuh Keterbatasan

    Sejak SD, Gilang sudah mengenal dunia jualan. Bukan karena ingin cepat kaya, tapi karena ingin bisa jajan seperti teman-temannya. Ia pernah jualan gorengan, celana dalam, hingga casing laptop. Apa pun yang bisa dijual, akan dijual.

    Tidak ada ruang untuk gengsi. Hidup mengajarkannya bahwa bertahan lebih penting daripada terlihat keren.

    Coba Semua Jalan, Gagal Berkali-kali

    Sebelum menemukan arah di dunia parfum, Gilang sudah mencoba puluhan bisnis. Mulai dari dropshipper, dagang kecil-kecilan, hingga bisnis kuliner. Puncaknya adalah saat ia membangun Kepiting Nyinyir, restoran seafood yang sempat memiliki lima cabang dan 60 lebih karyawan.

    Namun, pandemi mengubah segalanya. Cabang demi cabang tutup. Dan momen terberat bagi Gilang bukan soal kerugian, tapi saat harus mem-PHK satu per satu karyawannya.

    “Itu bukan cuma soal kehilangan pekerjaan. Tapi yang buat saya nyesek keluarga mereka jadi harus kehilangan nafkah,” kisahnya.

    Dari kegagalan itu, lahir pelajaran tentang manajemen, tanggung jawab, dan empati.

    Bangkit Lewat Parfum

    Tahun 2023, Gilang memulai ulang dari nol: Gudang Parfum Import (GPI). Bagi Gilang, bisnis ini bukan hanya soal jualan wangi-wangian, melainkan cara membuka akses bisnis untuk siapa pun yang ingin mencoba bahkan yang tanpa modal besar sekalipun.

    Dengan modal mulai dari Rp1,8 juta, siapa pun bisa menjadi mitra dan mulai jualan parfum sendiri, tanpa target, tanpa tekanan. Mitra bebas menentukan margin, strategi, bahkan membangun brand sendiri.

    Tak banyak yang tahu, dibalik kesuksesan GPI yang banyak orang saksikan, proses merintis GPI jauh dari kata mudah. Selama setahun pertama membangun GPI, ia tidak menggaji dirinya sama sekali.

    “Semua uang bisnis saya putar kembali buat growth. Biar cashflow aman. Biar tim tenang,” kata Gilang.

    Bukan Kaya Sendiri, Tapi Memberi Jalan untuk Banyak Orang

    Hari ini, GPI mengirim lebih dari 1.500 botol parfum per hari, dengan omzet harian mencapai Rp40 juta. Akan tetapi, yang paling membekas bukan angka-angka itu, melainkan testimoni dari para reseller yang hidupnya berubah.

    Ada yang bisa beli motor, menyekolahkan anak, sampai memberangkatkan orang tua umrah berkat bisnis parfumnya. “Yang paling bikin saya bahagia bukan omzet saya. Tapi saat mitra bisa bikin hidup orang tuanya lebih baik,” ujarnya sambil tersenyum.

    Mulai Aja Dulu, Meski Gak Sempurna

    Bagi Gilang, kesempurnaan bukan syarat untuk mulai. Justru sebaliknya.

    “Gak ada bisnis ideal. Yang ideal itu bisnis yang kamu jalanin sekarang, dari apa pun yang ada di tangan,” katanya penuh tekad.

    Ia bukan anak konglomerat. Ia bukan lulusan luar negeri. Tapi ia punya mental ‘pantang mundur’. Dan dari situ, langkah-langkah kecilnya mulai membentuk jejak besar dengan membawa banyak orang ikut tumbuh bersamanya.