Penulis: Admin

  • Industri Web3, Peluang di Tengah Tantangan Sempitnya Lapangan Kerja

    Industri Web3, Peluang di Tengah Tantangan Sempitnya Lapangan Kerja

    Jakarta, 3 Mei 2025 – Bertepatan dengan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei kemarin, dunia kembali diingatkan akan pentingnya adaptasi dan inovasi dalam sektor ketenagakerjaan. Di mana,  dunia tengah menghadapi gejolak perlambatan ekonomi global, fluktuasi nilai tukar, hingga lonjakan harga di pasar global.

    Di Indonesia sendiri, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, angka pengangguran meningkat dari 7,20 juta orang pada Februari 2024 menjadi 7,47 juta orang pada Agustus 2024.

    Ini merupakan tantangan, sekaligus dorongan bagi generasi muda untuk dapat mencari peluang baru seluas-luasnya di tengah gejolak ekonomi. Belum lagi, besarnya angka pengangguran lulusan muda yang masih tinggi, perubahan struktur kerja akibat otomatisasi, dan semakin ketatnya persaingan global.

    Menjawab hal tersebut, industri Web 3.0 yang berbasis teknologi blockchain dapat menjadi salah satu solusi potensial yang menawarkan model kerja baru bagi masyarakat global, termasuk Indonesia.

    Ketidakpastian pasar kerja konvensional akibat tekanan inflasi dan perlambatan investasi, memberi peluang bagi industri ini. Web3 bukan hanya tren teknologi, tapi sebuah ekosistem yang mampu membuka peluang kerja baru.

    Dengan model kerja yang lebih fleksibel, berbasis komunitas, dan transparan, Web3 terbuka bagi berbagai latar belakang talenta. Baik bagi pengembangan teknologi, pemasaran, hubungan masyarakat, keuangan, seni digital, bahkan hukum.

    Web3 menawarkan alternatif berupa pekerjaan berbasis komunitas global, mulai dari pengembangan teknologi blockchain, pembuatan konten digital NFT, pengelolaan komunitas daring, hingga partisipasi dalam proyek DAO (Decentralized Autonomous Organization).

    Dalam banyak proyek berbasis blockchain, individu ataupun organisasi bisa terlibat sebagai kontributor lepas, pemegang token, hingga pengembang produk. Ini menjadi penting di saat banyak pekerja harus menghadapi tekanan PHK atau pengurangan jam kerja akibat ketidakpastian ekonomi.

    Seiring semakin terhubungnya publik dengan teknologi digital, peningkatan edukasi dan pemahaman akan risiko teknologi baru tentu tidak kalah pentingnya. Edukasi yang inklusif adalah kunci agar potensi Web3 dapat diakses oleh berbagai kalangan masyarakat, dan bisa menjadi kekuatan ekonomi baru bangsa Indonesia.

    Hari Buruh kali ini, bukan hanya tentang memperjuangkan nasib pekerja dalam kerangka lama, tapi juga tentang bagaimana generasi pekerja Indonesia menyiapkan diri untuk menjadi bagian dari ekonomi digital global yang semakin terbuka dan terdesentralisasi.

    Bittime sebagai platform jual beli aset kripto yang resmi berlisensi di Indonesia, turut mendukung pengembangan dan keberlanjutan industri Web3 di Indonesia. Dalam hal ini, Bittime terus memperluas jangkauan kolaborasi dan pengembangan talenta masyarakat Indonesia dengan komitmennya mengadakan berbagai kegiatan dan inovasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi yang dimiliki industri Web3.

  • KAI Pastikan Layanan LRT Jabodebek Normal Pasca Gangguan Listrik di Wilayah Bekasi

    KAI Pastikan Layanan LRT Jabodebek Normal Pasca Gangguan Listrik di Wilayah Bekasi

    Bekasi, 3 Mei – KAI menginformasikan bahwa layanan LRT Jabodebek yang sempat terdampak gangguan pasokan listrik di lintas Stasiun Cikunir 1 – Stasiun Jati Mulya pada Sabtu (3/5) sore, kini telah kembali beroperasi normal. KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pengguna selama gangguan tersebut. Gangguan yang terjadi sejak pukul 16.55 WIB telah berhasil diatasi pda pukul 18.35 WIB dan seluruh perjalanan LRT Jabodebek kembali berjalan lancar tanpa hambatan.

    Gangguan pasokan listrik mengakibatkan beberapa Traction Power Sub Station (TPSS) tidak beroperasi, termasuk TPSS Depo, Jati Mulya, Bekasi, Bekasi Barat, dan Cikunir 2, yang berdampak pada operasi perjalanan LRT Jabodebek. Sebagai langkah penanganan, pasokan listrik untuk mendukung operasi LRT Jabodebek dialihkan dari TPSS Cikunir 1, namun meskipun suplai listrik tetap tersedia, operasional LRT tidak dapat berjalan maksimal.

    TPSS sendiri berfungsi mengubah arus listrik dari PLN sebesar 20.000 volt menjadi daya operasional kereta dan sistem pendukung seperti sinyal dan keamanan.

    KAI sempat memberlakukan rekayasa pola operasi sementara pada perjalanan LRT Jabodebek di lintas Stasiun Cikunir 1 – Stasiun Jati Mulya (dan sebaliknya). Kini, seluruh perjalanan LRT Jabodebek telah kembali normal.

    “Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih kepada pengguna yang telah menunjukkan kesabaran. Kini, operasional LRT Jabodebek telah kembali normal, dan kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan kami,” ujar Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono.

    KAI berkomitmen untuk terus menjaga keandalan dan keselamatan layanan LRT Jabodebek, serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna. KAI juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu berhati-hati serta mengikuti arahan petugas di stasiun maupun selama perjalanan.

  • Tambah Rp100 Ribu, Naik Evista ke Bandara Sultan Syarif Kasim II Kini Dapat Fasilitas VIP dan Akses Lounge Mewah

    Tambah Rp100 Ribu, Naik Evista ke Bandara Sultan Syarif Kasim II Kini Dapat Fasilitas VIP dan Akses Lounge Mewah

    Evista kembali menghadirkan penawaran spesial bagi para pelanggan setianya di Pekanbaru! Kini, hanya dengan menambah Rp100.000 saat menggunakan layanan Evista menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II, pelanggan bisa menikmati berbagai fasilitas eksklusif dari dapat makan di lounge hingga urus check in hingga boarding gratis.

    Pelanggan jasa transportasi kini bisa menikmati pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan premium hanya dengan sedikit tambahan biaya. Evista, penyedia layanan transportasi mobil listrik yang tengah naik daun di Indonesia, menghadirkan penawaran menarik khusus bagi pelanggan di Pekanbaru yang menuju Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II.

    Melalui promo terbaru ini, pengguna Evista hanya perlu menambah Rp100.000 dari tarif normal untuk mendapatkan serangkaian fasilitas eksklusif yang biasanya hanya tersedia bagi penumpang kelas bisnis atau first class. Dengan tambahan tersebut, pelanggan akan mendapat akses ke VIP Lounge dengan layanan all you can eat, layanan pencetakan boarding pass, penanganan bagasi tanpa antre, akses nursery room, serta jalur boarding prioritas yang mempercepat proses masuk ke dalam pesawat.

    Penawaran ini menjadi solusi bagi para pelancong maupun pebisnis yang ingin menikmati kenyamanan lebih saat bepergian udara tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk upgrade tiket.

    “Evista selalu berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Dengan promo ini, kami ingin mengubah cara orang melihat perjalanan menuju bandara—dari sekadar transportasi menjadi pengalaman premium yang menyenangkan,” ujar CEO Evista Erlang Hadiwiguna.

    Evista sendiri dikenal sebagai pionir dalam layanan mobil listrik di Indonesia, dengan armada yang terdiri dari mobil-mobil ramah lingkungan seperti BYD Seal, IONIQ 5, hingga Wuling Binguo. Selain hemat energi dan bebas emisi, layanan Evista juga mengedepankan kenyamanan dan profesionalitas dalam setiap perjalanan.

    Promo ini berlaku khusus untuk keberangkatan dari Pekanbaru menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II, dan dapat dinikmati oleh seluruh pengguna Evista yang melakukan reservasi sebelumnya.

    Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, pelanggan dapat langsung menghubungi Admin Evista Cabang Pekanbaru melalui WhatsApp di 0821-6998-7218.

  • KAI Raih Penghargaan di WISCA 2025, Perkuat Budaya Keselamatan Berkelanjutan

    KAI Raih Penghargaan di WISCA 2025, Perkuat Budaya Keselamatan Berkelanjutan

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam komitmennya terhadap budaya keselamatan. Pada ajang World Safety Organization (WSO) Indonesia Safety Culture Award (WISCA) 2025 yang diselenggarakan Jumat, (2/5) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, KAI meraih dua penghargaan prestisius atas dedikasinya dalam membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.

    Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dan Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI Dadan Rudiansyah hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Dalam kesempatan ini, Didiek juga menjadi salah satu narasumber utama dalam sesi CEO Talks dengan tema “Leadership: Strategies and Role Models in Building a Sustainable Safety Culture.”

    “Budaya keselamatan di KAI dibangun melalui kepemimpinan yang kuat dan keteladanan nyata. Strategi keselamatan bukan sekadar kebijakan administratif, tapi menjadi ruh dalam pengelolaan operasional kami,” ujar Didiek.

    Ia menambahkan bahwa setiap jenjang di KAI, dari manajemen hingga petugas di lapangan, memiliki tanggung jawab yang sama dalam menanamkan nilai-nilai keselamatan sebagai budaya kerja.

    *Penghargaan yang diterima KAI terdiri dari dua kategori penting:*

    1. Concerned CEO Top Leadership untuk Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero)

    2. Level 4 – Gold untuk perusahaan dalam ajang WSO Indonesia Safety Culture Award 2025

    Penghargaan ini menempatkan KAI dalam jajaran perusahaan dengan tingkat budaya keselamatan kerja tertinggi di Indonesia. Level 4 – Gold merupakan pencapaian yang diberikan kepada perusahaan yang telah menunjukkan implementasi budaya keselamatan secara menyeluruh dan sistematis.

    WISCA 2025 dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, CEO WSO Indonesia, serta perwakilan perusahaan BUMN dan swasta. Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan menekankan bahwa keselamatan kerja harus menjadi bagian dari keseharian, bukan hanya kewajiban legal, tetapi kebiasaan organisasi.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah hasil nyata dari integrasi budaya keselamatan dalam seluruh aspek operasional perusahaan.

    “Kami tidak hanya mengejar zero accident, tapi juga zero compromise terhadap keselamatan. Ini sejalan dengan misi KAI menyediakan jasa yang mengedepankan keselamatan, ketepatan waktu dan kenyamanan,” jelas Anne.

    Sejumlah indikator penilaian dalam WISCA 2025 antara lain mencakup kebijakan keselamatan, keterlibatan pimpinan, pelatihan keselamatan berkelanjutan, pelaporan insiden, serta keterlibatan pekerja dalam upaya peningkatan budaya safety. Semua indikator tersebut telah berhasil dipenuhi KAI dalam implementasi sehari-hari.

    Selama 2024, KAI mencatatkan lebih dari 62.000 jam pelatihan keselamatan bagi karyawan dan petugas lapangan, serta melibatkan lebih dari 7.500 peserta dalam berbagai program edukasi keselamatan kerja. KAI juga terus memperkuat sistem pelaporan insiden (incident reporting system) sebagai alat manajemen risiko dan perbaikan terus-menerus.

    Tak hanya di internal, budaya keselamatan juga ditanamkan kepada mitra kerja, vendor, dan masyarakat pengguna jasa kereta api melalui berbagai kampanye edukatif, seperti “Ayo Selamat” dan “Safe Trip by Train” yang telah menjangkau lebih dari 4 juta penumpang secara nasional.

    Penghargaan ini sekaligus menjadi refleksi kolektif bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab satu unit, melainkan tanggung jawab bersama. KAI menempatkan keselamatan sebagai pilar utama dalam menciptakan transportasi publik yang andal dan berkelas dunia.

    Dengan penghargaan dari WISCA 2025 ini, KAI akan terus menguatkan sistem manajemen keselamatan berbasis data, meningkatkan integrasi teknologi, serta memperkuat budaya pelaporan dan pembelajaran dari insiden.

    “KAI meyakini bahwa keselamatan kerja yang kuat akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik. Langkah ini juga mendukung transformasi KAI dalam menyongsong visi sebagai perusahaan menggerakkan transportasi berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tutup Anne. 

  • Hardiknas 2025: Saatnya Kampus Hadirkan Solusi Finansial yang Relevan bagi Mahasiswa

    Hardiknas 2025: Saatnya Kampus Hadirkan Solusi Finansial yang Relevan bagi Mahasiswa

    Menyambut Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan baru dimana perguruan tinggi diharapkan tetap relevan, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dan persaingan antar kampus yang semakin ketat, inovasi bukan lagi pilihan, tapi sebuah keharusan.

    Saat ini, biaya pendidikan tinggi yang terus meningkat menjadi salah satu penghambat utama akses pendidikan bagi masyarakat. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen untuk sektor pendidikan mengalami tren kenaikan dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, daya beli rumah tangga menengah ke bawah masih tertekan oleh inflasi dan stagnasi pendapatan. Hal ini menyebabkan banyak calon mahasiswa menunda atau bahkan mengurungkan niat untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.

    Lebih dari sekadar kurikulum dan fasilitas, mahasiswa kini menuntut kampus yang benar-benar memahami kebutuhan mereka, mulai dari kenyamanan digital, fleksibilitas metode pembelajaran, hingga akses ke solusi finansial yang memadai. Kampus yang gagal merespons kebutuhan ini berisiko kehilangan minat pendaftar dan mengalami penurunan angka retensi mahasiswa.

    Chief of Product Growth and Marketing OttoDigital Grace Sunarjo mengatakan, “Mahasiswa dan orang tua kini semakin kritis. Mereka tidak hanya mencari universitas yang bagus secara akademik, tapi juga yang memberikan dukungan menyeluruh, termasuk bantuan keuangan yang fleksibel dan transparan.”

    Untuk menjawab tantangan tersebut, OttoDigital menghadirkan OttoEdu, sebuah layanan pembiayaan pendidikan yang memungkinkan mahasiswa mencicil biaya mereka per bulan. Dana disalurkan langsung ke universitas, sehingga penggunaan benar-benar terkontrol dan sesuai kebutuhan akademik.

    Salah satu kampus yang telah mengadopsi OttoEdu adalah Universitas Islam Nusantara (Uninus) di Bandung. Melalui kerja sama ini, Uninus memberikan akses lebih luas kepada mahasiswanya untuk mendapatkan pendanaan pendidikan yang terjangkau, sehingga mereka bisa tetap melanjutkan studi meski memiliki keterbatasan finansial.

    Agus, mahasiswa Fakultas Ekonomi Uninus, mengatakan bahwa layanan finansial seperti OttoEdu sangat membantu mahasiswa yang menghadapi tantangan biaya kuliah. “Buat saya dan banyak teman-teman lainnya, layanan seperti ini benar-benar jadi penyelamat. Kami bisa fokus kuliah tanpa harus pusing cari dana tiap semester. Saya berharap makin banyak kampus yang menyediakan solusi serupa agar semua orang punya kesempatan yang sama untuk menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.

    Dengan sistem yang terintegrasi secara digital dan penjaminan dari wali mahasiswa, OttoEdu menawarkan proses yang cepat dan aman, baik bagi institusi pendidikan maupun mahasiswa. Solusi ini menjadi bentuk nyata bagaimana kampus dapat menjadi lebih adaptif dan responsif terhadap kondisi riil yang dihadapi generasi muda saat ini.

    Memperingati Hari Pendidikan Nasional, OttoDigital mendorong lebih banyak perguruan tinggi di Indonesia untuk mengadopsi pendekatan yang lebih inovatif, humanis, dan berbasis kebutuhan mahasiswa. Karena pada akhirnya, pendidikan yang inklusif bukan hanya soal menerima lebih banyak mahasiswa, tetapi juga memastikan mereka bisa menyelesaikan studi tanpa harus mengorbankan masa depan mereka karena masalah biaya.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai OttoEdu, kunjungi www.ottodigital.id.

  • Keramba Apung HDPE: Kenapa Lebih Unggul dari Material Lain?

    Keramba Apung HDPE: Kenapa Lebih Unggul dari Material Lain?

    Memilih material keramba apung sangat menentukan keberhasilan budidaya perikanan, efisiensi operasional, dan keuntungan jangka panjang. Keramba apung HDPE hadir sebagai solusi modern yang lebih unggul dibanding material tradisional seperti kayu atau drum bekas.

    Bagi Anda para pelaku usaha budidaya perikanan, memilih material untuk keramba jaring apung (KJA) adalah keputusan krusial. Ibarat memilih fondasi untuk rumah, material keramba apung akan sangat menentukan keberhasilan panen, efisiensi kerja, dan tentu saja, keuntungan jangka panjang. Selama ini, mungkin Anda familiar dengan keramba dari kayu, bambu, atau drum bekas. Tapi, tahukah Anda ada material modern yang menawarkan jauh lebih banyak keunggulan? Ya, kita bicara soal keramba apung HDPE (High-Density Polyethylene).

    Tantangan Budidaya Perikanan Modern

    Seiring meningkatnya permintaan pasar akan produk perikanan, tuntutan untuk metode budidaya yang lebih efisien, berkelanjutan, dan menghasilkan produk berkualitas tinggi juga semakin besar. Penggunaan material KJA tradisional seringkali membawa tantangan tersendiri. Kayu dan bambu mudah lapuk, butuh penggantian rutin, dan rentan diserang organisme perusak. Drum bekas, selain kurang ramah lingkungan, juga bisa berkarat dan mencemari air. Belum lagi soal biaya perawatan dan tenaga kerja yang terus membengkak. Bukankah ini saatnya mencari solusi yang lebih cerdas?

    HDPE: Material Masa Depan untuk Keramba Apung Anda

    Di sinilah keramba apung HDPE muncul sebagai jawaban. HDPE adalah jenis plastik rekayasa yang dikenal super kuat, fleksibel, dan tahan lama. Bayangkan material ini seperti bahan baku pembuat ‘benteng’ modern untuk ikan-ikan Anda – kokoh, aman, dan awet menghadapi berbagai kondisi. Kubus Apung Hildan, sebagai penyedia solusi keramba apung inovatif, memanfaatkan keunggulan material HDPE ini untuk menciptakan sistem KJA yang revolusioner, seringkali menggunakan kubus apung sebagai platform dasarnya.

    Lalu, apa saja yang membuat keramba apung HDPE begitu istimewa dibandingkan material lain? Mari kita bedah keunggulannya:

    1. Daya Tahan Luar Biasa

    Ini adalah keunggulan utama keramba apung HDPE. Material ini tahan terhadap paparan sinar UV matahari secara terus-menerus, tidak lapuk oleh air (tawar maupun asin), tahan terhadap bahan kimia, dan tidak berkarat. Usia pakainya jauh lebih lama dibandingkan kayu, bambu, atau drum, bisa mencapai puluhan tahun dengan pemeliharaan minimal.

    2. Perawatan Super Minim

    Ucapkan selamat tinggal pada rutinitas perbaikan atau penggantian keramba yang memakan waktu dan biaya! Permukaan keramba apung HDPE yang halus membuatnya tidak mudah ditumbuhi lumut atau organisme lain, sehingga pembersihannya lebih mudah. Anda bisa lebih fokus pada pertumbuhan ikan, bukan pada perbaikan infrastruktur keramba apung.

    3. Lebih Baik untuk Kesehatan Lingkungan

    Material HDPE bersifat inert, artinya tidak bereaksi atau melepaskan zat berbahaya ke dalam air yang bisa membahayakan ikan atau lingkungan perairan. Permukaannya yang halus juga mengurangi risiko ikan terluka akibat gesekan. Ini adalah pilihan yang lebih bertanggung jawab secara ekologis untuk budidaya berkelanjutan.

    4. Kuat, Stabil, dan Fleksibel

    Meskipun ringan, struktur keramba apung HDPE, terutama yang menggunakan basis kubus apung modular, sangat kuat dan stabil di atas air, mampu menahan ombak dan arus dengan lebih baik. Desain modularnya juga memungkinkan Anda membuat keramba apung dengan berbagai ukuran dan bentuk, serta mudah untuk diperluas atau dimodifikasi sesuai kebutuhan yang berkembang.

    5. Efisiensi Biaya Jangka Panjang

    Meskipun investasi awal untuk keramba apung HDPE mungkin sedikit lebih tinggi dibandingkan material tradisional termurah, penghematan biaya dalam jangka panjang sangat signifikan. Minimnya biaya perawatan, tidak adanya biaya penggantian rutin, dan potensi peningkatan hasil panen karena kondisi budidaya yang lebih baik menjadikan keramba apung HDPE pilihan yang jauh lebih ekonomis secara keseluruhan.

    Investasi Cerdas untuk Hasil Panen Optimal

    Memilih keramba apung HDPE bukan sekadar mengikuti tren, melainkan sebuah langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas usaha budidaya Anda. Dengan daya tahan superior, perawatan minimal, dan dampak positif bagi lingkungan serta kesehatan ikan, material ini jelas menawarkan nilai lebih yang signifikan.

    Kubus Apung Hildan terus mendorong inovasi di sektor budidaya perikanan dengan menghadirkan solusi keramba apung berbahan HDPE yang tahan lama dan ramah lingkungan. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional para pembudidaya ikan di berbagai wilayah perairan Indonesia.

    Tingkatkan Standar Budidaya Anda Sekarang!

    Sudah saatnya meninggalkan keterbatasan material lama dan beralih ke solusi modern yang terbukti lebih unggul. Baik Anda baru memulai atau ingin meningkatkan skala usaha budidaya ikan Anda, keramba apung HDPE adalah pilihan yang tepat.

    Untuk kebutuhan keramba apung yang kuat, awet, ramah lingkungan, dan efisien, percayakan pada solusi keramba apung HDPE dari Kubus Apung Hildan. Hubungi kami untuk konsultasi dan dapatkan penawaran terbaik untuk investasi masa depan budidaya Anda!

  • Tingkatkan Sinergitas, KAI Daop 8 Surabaya Teken MoU Dengan Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Timur

    Tingkatkan Sinergitas, KAI Daop 8 Surabaya Teken MoU Dengan Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Timur

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur, Jumat (2/5) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Layanan Keprotokolan sebagai bentuk sinergi terhadap lembaga negara.

    Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo mengungkapkan bahwa Nota Kesepahaman ini sebagai bentuk kolaborasi, mempermudah komunikasi, dan bertujuan untuk menyediakan layanan keprotokolan di stasiun kereta api wilayah Daop 8 Surabaya yang terstandar, nyaman, aman, serta sesuai dengan protokol kedinasan guna mendukung mobilitas para wakil rakyat sekaligus mendorong penggunaan transportasi massal ramah lingkungan.

    Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya Wisnu Pramudyo dan Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Timur, Moh. Ali Kuncoro di ruang pertemuan Airlangga Kantor Daop 8 Surabaya.

    Sementara itu Moh. Ali Kuncoro berharap kedepan dapat menjadi bagian sinergitas bagaimana bisa sama – sama memberikan pelayanan. “Ini sebuah peningkatan kolaborasi yang bisa kita jalankan. Saya harapkan jalinan sinergi ini kedepan bisa kita jaga dan kita tingkatkan pada masa – masa yang akan datang,” ungkapnya.

    PT KAI Daop 8 Surabaya bekomitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada instansi negara, termasuk DPRD Provinsi Jawa Timur, dengan tetap menjunjung prinsip profesionalitas dan pelayanan publik. Kerja sama ini juga merupakan bagian dari transformasi birokrasi yang lebih modern, di mana pelayanan terhadap lembaga negara dilakukan secara sinergis dengan BUMN penyedia jasa, tanpa mengurangi prinsip akuntabilitas dan transparansi.

    “PT KAI Daop 8 Surabaya menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan MoU ini, sekaligus terus meningkatkan kualitas layanan kereta api untuk seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Wisnu Pramudyo.

  • Sambut Hari Pendidikan Nasional, BRI Finance Permudah Pencairan Fasilitas Dana Tunai Pendidikan

    Sambut Hari Pendidikan Nasional, BRI Finance Permudah Pencairan Fasilitas Dana Tunai Pendidikan

    Jakarta, 2 Mei 2025 – Setiap tanggal 2 Mei, Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap peran penting pendidikan dalam membentuk karakter dan kemajuan bangsa. Tanggal ini dipilih untuk mengenang kelahiran Ki Hajar Dewantara, tokoh perintis pendidikan yang juga pendiri Taman Siswa, lembaga pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai kebangsaan dan keindonesiaan. Ki Hajar Dewantara meyakini bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara dan harus dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.

    Hari Pendidikan Nasional bukan hanya momen untuk mengenang jasa Ki Hajar Dewantara, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memajukan bangsa, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus. Di sisi lain, hari ini juga menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi kemajuan pendidikan di Indonesia serta tantangan yang masih dihadapi dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan berkualitas.

    Pendidikan merupakan kunci untuk membuka peluang dan menciptakan masa depan yang lebih baik. Namun, kebutuhan dana untuk mendukung proses belajar sering menjadi kendala bagi banyak keluarga. Untuk itu, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak perusahaan BUMN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., hadir dengan solusi finansial yang cepat, mudah, dan fleksibel melalui produk BRI Flash, untuk mendukung dana pendidikan.

    Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyatakan, “Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, BRI Finance berkomitmen mendukung penyediaan akses pendidikan yang lebih luas melalui solusi dana tunai yang cepat dan mudah. Kami berharap kemudahan ini dapat membantu lebih banyak keluarga di Indonesia memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak mereka, serta berkontribusi pada pembangunan bangsa yang lebih maju dan berkelanjutan.”

    BRI Flash menawarkan bunga mulai dari 0,7% per bulan dengan pencairan dana hingga 90% dari harga kendaraan. Nasabah hanya perlu menjaminkan BPKB mobil untuk mendapatkan dana tunai hingga 500 juta rupiah. Fleksibilitas lainnya adalah tenor pembiayaan yang dapat mencapai hingga 4 tahun, memberikan kemudahan bagi calon debitur.

    “Pembiayaan dana tunai ini dapat dimanfaatkan oleh orang tua peserta didik untuk memenuhi biaya pendidikan, termasuk biaya masuk universitas impian. Biaya pendidikan adalah salah satu kebutuhan finansial yang besar, dan BRI Flash hadir untuk membantu mewujudkan tujuan tersebut,” ungkap Wahyudi.

    Dengan adanya jaminan keamanan dalam alokasi dana pendidikan, keluarga dapat memastikan anak-anak mereka memiliki akses ke pendidikan berkualitas tanpa terbebani masalah keuangan. Sinergi antara BRI Finance dan perusahaan induk, BRI, mempermudah sosialisasi produk BRI Flash di seluruh kantor cabang BRI di Indonesia. Dari sisi digital, nasabah dapat mengajukan pembiayaan BRI Flash melalui aplikasi BRIMO, yang semakin mempermudah proses pengajuan dan penyaluran pembiayaan.

  • Perkuat Pangsa Pasar Eksternal dan Diversifikasi Produk, WSBP Catatkan NKB Rp295,35 Miliar hingga Kuartal I 2025

    Perkuat Pangsa Pasar Eksternal dan Diversifikasi Produk, WSBP Catatkan NKB Rp295,35 Miliar hingga Kuartal I 2025

    Jakarta, 2 Mei 2025. PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) mencatatkan nilai perolehan Nilai Kontrak Baru (NKB) sebesar Rp295,35 miliar hingga kuartal I tahun 2025. Dari total perolehan tersebut, sebesar 60,31% atau Rp178,13 miliar berasal dari proyek eksternal, sementara 39,69% atau Rp117,22 miliar berasal dari proyek internal. Secara keseluruhan, perolehan ini menunjukkan arah yang positif terhadap upaya WSBP dalam memperluas pangsa pasar di luar lingkup internal Waskita Group.

    Berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari segmen Beton Precast senilai Rp160,97
    miliar, disusul Beton Readymix sebesar Rp75,08 miliar, Jasa Konstruksi sebesar Rp59,12 miliar, dan
    sisanya disumbangkan oleh segmen Sewa Alat. Beberapa proyek strategis yang berhasil diperoleh
    antara lain Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura, Jalan Tol Palembang–
    Betung Seksi 1 dan 2 (ADD I dan ADD II), Proyek Perluasan Tzu Chi School di PIK 2, serta Proyek
    Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Betung (Simpang Sekayu)–Tempino.

    Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, menyampaikan bahwa pencapaian ini
    merupakan hasil dari strategi pemasaran yang terstruktur dan agresif. “WSBP
    mengimplementasikan strategi pemasaran eksternal secara menyeluruh dengan memperkuat
    portofolio produk unggulan serta mendorong inovasi berbasis teknologi untuk menjawab kebutuhan
    pasar yang semakin dinamis,” ujarnya.

    WSBP melakukan inovasi produk seperti penggunaan Fly Ash dan Mortar Foam menjadi bagian dari
    upaya WSBP dalam menghadirkan solusi material Beton Readymix yang tidak hanya efisien dari sisi
    teknis dan biaya, tetapi juga lebih ramah lingkungan dan mendukung prinsip pembangunan
    berkelanjutan.

    Lebih lanjut, Fandy menegaskan bahwa perusahaan terus mengupayakan peningkatan rasio
    kemenangan tender melalui pendekatan yang lebih selektif dan responsif terhadap kebutuhan
    pasar. “Kami meningkatkan efektivitas proses tender dengan menganalisis peluang secara cermat,
    mempercepat respons terhadap kebutuhan teknis proyek, dan memperkuat relasi strategis dengan
    mitra kerja, guna memastikan proposal kami tetap kompetitif dan unggul,” jelasnya.

    Sebagai informasi, pada periode ini WSBP mencatatkan Nilai Kontrak Dikelola sebesar Rp1,58 triliun
    yang menjadi potensi untuk kenaikan Pendapatan Usaha pada tahun 2025 sehingga mampu
    mencapai target yang dibidik Perusahaan.

    WSBP meyakini bahwa pertumbuhan perusahaan ke depan harus berjalan seiring dengan
    keberlanjutan. Dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik, pengelolaan risiko yang
    cermat, serta penerapan sistem pembayaran yang sehat, WSBP optimis dapat terus memperbesar perolehan proyek infrastruktur, khususnya dari pasar eksternal. Komitmen ini juga didukung dengan
    layanan terintegrasi One Stop Solution serta pengembangan produk dan layanan berbasis
    kebutuhan pelanggan dan tren industri konstruksi masa kini.

  • BINUS SCHOOL Simprug Rayakan Semangat Kolaborasi Generasi Muda Lewat Drama Musikal “Unravelled”

    BINUS SCHOOL Simprug Rayakan Semangat Kolaborasi Generasi Muda Lewat Drama Musikal “Unravelled”

    BINUS SCHOOL Simprug kembali menunjukkan komitmennya dalam pendidikan holistik melalui drama musikal tahunan “Unravelled” yang digelar di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Pertunjukan ini melibatkan ratusan siswa dari berbagai jenjang dan menjadi wadah pengembangan karakter, kepemimpinan, kerja sama, dan kreativitas. Sebagai bagian dari Journeys Programme, kegiatan ini menekankan pentingnya proses, kolaborasi, dan pembelajaran yang mendalam di luar ruang kelas, membekali siswa dengan nilai-nilai kehidupan yang tak tergantikan di era dominasi teknologi dan AI.

    Jakarta, 2 Mei 2025 – Di tengah era disrupsi teknologi, otomatisasi, dan dominasi kecerdasan buatan (AI), dunia semakin menyadari bahwa kemampuan manusia, seperti empati, kerja sama, kepemimpinan, dan kreativitas menjadi nilai yang tak tergantikan. Pendidikan global pun bergerak menuju pendekatan yang lebih holistik dan personalised, di mana pembentukan karakter dan soft skills menjadi fokus utama dalam menyiapkan generasi masa depan.

    Menjawab tantangan tersebut, BINUS SCHOOL Simprug kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk pribadi unggul lewat ajang tahunan School Production. Tahun ini, drama musikal bertajuk “Unravelled” sukses digelar di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Jumat (02/05/2025), menampilkan kolaborasi luar biasa dari ratusan siswa mulai dari tingkat sekolah dasar hingga menengah atas, serta didukung oleh guru, staf, dan orang tua.

    Lebih dari sekadar pertunjukan, School Production ini menjadi platform yang nyata bagi siswa untuk mengembangkan diri melalui kerja tim, tanggung jawab, ekspresi kreatif, dan kepemimpinan. Cerita “Unravelled” sendiri menggambarkan perjuangan tokoh utama, Cahya, dan sahabat-sahabatnya dalam menghadapi tekanan sosial dan membangun keberanian untuk saling mendukung di tengah tantangan hidup.

    “Melalui pertunjukan ini, siswa-siswi kami menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan dedikasi bisa membentuk karya yang luar biasa. Ini bukan hanya soal tampil di atas panggung, tetapi tentang bagaimana mereka belajar menghargai proses, saling mendukung, dan tumbuh bersama,” ujar Isaac Koh, Principal of BINUS SCHOOL Simprug.

    Isaac juga menambahkan, kegiatan tahunan ini juga menjadi bagian dari Journeys Programme BINUS SCHOOL Simprug, siswa bisa lebih mendalami minat yang ingin digali sesuai dengan potensi yang dimiliki. Berbagai pembelajaran seperti melatih kepemimpinan, komunikasi, kreatifitas, hingga musikalitas semuanya diasah dalam school production.

    School Production Director, Shourya, menambahkan bahwa proses latihan selama setahun penuh telah membentuk ikatan tim yang kuat. “Setiap tantangan menjadi bagian dari pembelajaran kolektif yang akan kami bawa ke masa depan,” ujarnya.

    Sementara itu, Arvia, yang juga menjadi Director dalam produksi ini, menuturkan, “Kami belajar tentang arti kerja sama dan bagaimana menyampaikan pesan melalui kreativitas. Unravelled adalah bukti bahwa kami bisa tumbuh bersama, dengan semangat dan rasa saling percaya.”

    Melalui kegiatan ini, BINUS SCHOOL Simprug kembali menegaskan bahwa pendidikan yang bermakna tidak berhenti di ranah akademik semata. Di panggung “Unravelled”, para siswa belajar menjadi manusia yang peka terhadap lingkungan, berani berbicara, bekerja sama, dan berkontribusi bagi dunia di sekitarnya.