Penulis: Admin

  • KA Lokal Pangrango Jadi Primadona dan Solusi Masyarakat Selama Musim Liburan dan Akhir Peka

    KA Lokal Pangrango Jadi Primadona dan Solusi Masyarakat Selama Musim Liburan dan Akhir Peka

    Kehadiran KA Lokal Pangrango tidak hanya memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah Sukabumi dan Bogor. Banyak destinasi wisata yang kini lebih mudah diakses berkat layanan kereta api ini.

    Jakarta, 19 Mei 2025 – Kereta Api (KA) Lokal Pangrango terus menjadi pilihan utama masyarakat yang melakukan perjalanan dari dan ke wilayah Sukabumi dan Bogor, terutama selama musim liburan dan akhir pekan. Tingginya minat masyarakat terhadap KA Pangrango menunjukkan peran penting layanan ini sebagai solusi transportasi yang andal, terjangkau, dan nyaman di tengah kepadatan lalu lintas jalan raya.

    KA Pangrango, yang melayani rute Sukabumi–Bogor PP, berhasil mencatat tingkat okupansi penumpang yang tinggi, khususnya selama periode libur panjang dan akhir pekan. Dengan waktu tempuh yang efisien dan harga tiket yang bersahabat, masyarakat semakin menjadikan KA ini sebagai alternatif utama dibanding kendaraan pribadi atau angkutan umum lainnya.

    “KA Pangrango menjadi andalan masyarakat karena mampu memangkas waktu tempuh perjalanan sekaligus memberikan kenyamanan selama perjalanan. Antusiasme pengguna semakin meningkat pada musim liburan, bahkan beberapa jadwal pemberangkatan habis terjual dalam waktu singkat,” ujar Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta.

    Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang selama musim liburan, PT KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan peningkatan layanan, termasuk perbaikan sarana dan prasarana. Selain itu, sistem pemesanan tiket yang mudah melalui aplikasi Access by KAI turut mempermudah masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal.

    Kehadiran KA Lokal Pangrango tidak hanya memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah Sukabumi dan Bogor. Banyak destinasi wisata yang kini lebih mudah diakses berkat layanan kereta api ini.

    Berikut adalah jadwal terbaru Kereta Api (KA) Pangrango untuk rute Bogor–Sukabumi dan Sukabumi–Bogor per Mei 2025:

    🚆 Jadwal KA Pangrango: Bogor → Sukabumi

    1. KA 224 Keberangkatan (Bogor) 07.45 WIB, Kedatangan (Sukabumi) 09.30 WIB;

    2. KA 226 Keberangkatan (Bogor) 12.40 WIB, Kedatangan (Sukabumi) 14.25 WIB;

    3. KA 228 Keberangkatan (Bogor) 17.00 WIB, Kedatangan (Sukabumi) 18.45 WIB;

    4. KA 230 Keberangkatan (Bogor) 21.20 WIB, Kedatangan (Sukabumi) 23.05 WIB.

    🚆 Jadwal KA Pangrango: Sukabumi → Bogor

    1. KA 223 Keberangkatan (Sukabumi) 05.10 WIB, Kedatangan (Bogor) 06.57 WIB;

    2. KA 225 Keberangkatan (Sukabumi) 10.30 WIB, Kedatangan (Bogor) 12.15 WIB;

    3. KA 227 Keberangkatan (Sukabumi) 14.50 WIB, Kedatangan (Bogor) 16.35 WIB;

    4. KA 229 Keberangkatan (Sukabumi) 19.15 WIB, Kedatangan (Bogor) 21.00 WIB.

    Informasi Tambahan:

    Kelas Layanan: Eksekutif dan Ekonomi AC.

    Tarif: Rp80.000 (Eksekutif), Rp45.000 (Ekonomi).

    Pemesanan Tiket: Melalui aplikasi Access by KAI mulai H-30 hingga 1 jam sebelum keberangkatan. Pembelian langsung (Go Show) di loket tersedia hingga 30 menit sebelum keberangkatan.

    Stasiun Singgah: Bogor Paledang, Batutulis, Maseng, Cigombong, Cicurug, Parungkuda, Cibadak, Karangtengah, Cisaat.

    KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk memesan tiket lebih awal agar dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan tarif KA Pangrango dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, atau layanan pelanggan 121.

  • Telkom Indonesia Berikan Dukungan Penuh Pada Kompetisi Perencanaan Bisnis NBPC Business Project 5.0 di Makassar

    Telkom Indonesia Berikan Dukungan Penuh Pada Kompetisi Perencanaan Bisnis NBPC Business Project 5.0 di Makassar

    Indigo Berperan Aktif Dalam Grand Final kompetisi perencanaan bisnis: NBPC Business Project 5.0, Mendukung Lahirnya Wirausahawan Muda Indonesia di bidang Teknologi

    Telkom Indonesia, melalui program Indigo, terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekosistem kewirausahaan digital di Indonesia. Salah satu bentuk nyata dari komitmen ini diwujudkan melalui peran aktif Indigo dalam mendukung pelaksanaan Grand Final Presentasi Kompetisi Perencanaan Bisnis: National Business Plan Competition (NBPC) Business Project 5.0. Kompetisi ini mempertemukan 12 tim terbaik dari perguruan tinggi di Indonesia untuk mempresentasikan ide bisnis mereka di hadapan panel juri profesional.

    Sebagai bentuk dukungan konkret, Indigo menyediakan IndigoHub Makassar sebagai venue utama kegiatan Grand Final Presentasi National Business Plan Competition (NBPC) Business Project 5.0. Tak sekadar menyediakan fasilitas, Indigo menciptakan ruang kolaboratif yang memungkinkan peserta mengembangkan ide bisnis mereka secara maksimal. Setiap tim diberi kesempatan untuk mempresentasikan potensi bisnis mereka, diikuti dengan sesi tanya jawab untuk menggali lebih dalam tentang dampak dan implementasi ide tersebut. Suasana profesional dan terbuka mendorong peserta tampil percaya diri dan menyampaikan visi bisnis mereka secara utuh.

    Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo, menyampaikan, “Dalam setiap ide bisnis yang dikembangkan, kami melihat potensi untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat dengan pendekatan yang strategis dan berkelanjutan.” Patricia menambahkan bahwa melalui dukungan ini, Indigo berkomitmen untuk membantu generasi muda mengembangkan solusi inovatif yang dapat memberikan dampak positif dalam memajukan perekonomian digital Indonesia.

    Grand Final Presentasi National Business Plan Competition (NBPC) Business Project 5.0 tidak hanya sebagai wadah untuk mengembangkan ide bisnis bagi peserta, tetapi juga peluang untuk memperluas jaringan, meningkatkan kemampuan presentasi, dan memahami potensi pasar yang lebih luas. Bagi masyarakat, ide-ide yang muncul dari acara ini dapat berkontribusi pada perekonomian lokal dan mendorong transformasi digital di Indonesia, menciptakan solusi yang relevan dan berkelanjutan.

    Indigo berkomitmen untuk terus mendukung wirausahawan muda dengan menyediakan ruang dan fasilitas yang mendorong kolaborasi, kreativitas, dan inovasi. Dengan dukungan berkelanjutan, diharapkan semakin banyak ide cemerlang yang muncul, mempercepat transformasi digital, dan menciptakan lapangan pekerjaan yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

  • Telkom Indonesia Ciptakan Ruang Baru untuk Developer Lokal Makassar Melalui AI Community Gathering

    Telkom Indonesia Ciptakan Ruang Baru untuk Developer Lokal Makassar Melalui AI Community Gathering

    AI Community Gathering di Makassar Menjadi Langkah Strategis Indigo Dalam Meningkatkan Kemampuan Developer Lokal

    Penerapan teknologi akal imitasi (AI) terus berkembang pesat dan menjadi kebutuhan penting bagi para developer untuk berinovasi. Telkom Indonesia melalui program Indigo, menggelar AI Community Gathering bertema “Unlocking AI: Why Every Modern Developer Needs to Embrace AI” di Makassar. Acara ini bertujuan memberikan wawasan kepada para developer lokal tentang bagaimana adopsi AI dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menciptakan solusi teknologi yang lebih efisien dan inovatif.

    Acara ini berlangsung di IndigoHub Makassar, sebuah ruang inovasi yang didedikasikan untuk para developer lokal dalam mengasah keterampilan mereka. Dengan berbagai sesi menarik, gathering ini membahas penerapan AI dalam pengembangan software, dari dasar hingga penggunaan machine learning dalam aplikasi modern, yang diharapkan dapat mendukung perkembangan industri digital Indonesia.

    Muhammad Alwi, perwakilan dari Google Developer Group on Campus (GDGoC) Universitas Negeri Makassar, mengungkapkan bahwa AI Community Gathering ini memberikan ruang belajar yang sangat positif bagi mahasiswa dan penggiat teknologi muda. Menurut Alwi, diskusi mengenai penerapan AI dalam industri lokal membuka wawasan baru dan memperluas jejaring antar komunitas. Alwi merasa pengalaman ini semakin memotivasi untuk terus belajar dan aktif terlibat dalam perkembangan ekosistem digital yang semakin pesat di Makassar.

    Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo, menjelaskan bahwa AI bukan hanya teknologi pendukung, tetapi merupakan fondasi untuk solusi digital masa depan. “Melalui AI Community Gathering, kami berkomitmen membekali talenta lokal dengan keterampilan aplikatif dalam AI, sehingga para developer dapat siap menghadapi tantangan industri dan menciptakan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat dan bisnis lokal,” ujarnya.

    AI Community Gathering memberikan manfaat besar bagi peserta dengan memperluas wawasan mereka tentang penerapan AI. Gathering ini juga membuka peluang bagi developer untuk membangun relasi dengan komunitas lain serta mendorong mereka mengimplementasikan AI dalam proyek digital, baik di tingkat lokal maupun nasional.

    Ke depannya, Indigo berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ekosistem digital Indonesia. Melalui acara ini, diharapkan semakin banyak developer yang mengintegrasikan AI dalam karya mereka, membuka peluang inovasi, dan mempercepat transformasi digital di tanah air. Indigo akan terus mendorong adopsi teknologi yang lebih maju, serta menciptakan ruang untuk solusi digital yang inovatif bagi masyarakat dan industri.

  • SATU University Luncurkan Program Minor ke Binus University; Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Melalui Kolaborasi Pendidikan Nasional

    SATU University Luncurkan Program Minor ke Binus University; Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Melalui Kolaborasi Pendidikan Nasional

    Bandung, 05 Mei 2025 — Dalam semangat perayaan Dies Natalis ke-2, SATU University meluncurkan Program Minor ke BINUS University sebagai langkah strategis memperkuat kualitas pendidikan dan memperluas wawasan akademik mahasiswa. Program ini memungkinkan mahasiswa SATU University untuk menjalani perkuliahan selama satu semester di BINUS University sesuai dengan minat studi masing-masing.

    Program ini hadir sebagai wujud nyata dari tema besar Dies Natalis ke-2, yaitu “AI dan Digitalisasi: Mempersiapkan Generasi Emas untuk Masa Depan.” Kolaborasi antar universitas ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menggali pengetahuan baru, berjejaring dengan lingkungan kampus lain, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan global di era digital.

    “Melalui program ini, kami ingin mahasiswa mendapatkan pengalaman akademik yang lebih luas dan mendalam. Bukan hanya belajar di kelas, tapi juga membentuk pola pikir kolaboratif dan adaptif yang dibutuhkan di masa depan,” ujar Wince, Rektor SATU University.

    Pengalaman Lintas Kampus yang Memperkaya Kompetensi

    Program Minor ini memungkinkan mahasiswa SATU University untuk memilih bidang studi tambahan seperti Artificial Intelligence, UI/UX Design, Digital Business, Technopreneurship, dan lainnya, sesuai dengan minat dan pengembangan karier mereka. Dengan mengikuti perkuliahan langsung di lingkungan akademik BINUS University, mahasiswa diharapkan dapat memperluas sudut pandang, meningkatkan kompetensi lintas disiplin, serta membangun relasi akademik yang lebih luas.

    Kolaborasi ini juga mencerminkan semangat SATU University untuk terus menghadirkan inovasi dalam sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Bekerja sama dengan institusi yang memiliki rekam jejak unggul di bidang teknologi dan digitalisasi seperti BINUS University menjadi langkah konkret dalam menciptakan generasi muda yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai Program Minor dan pendaftaran mahasiswa baru, silakan kunjungi www.satu.ac.id atau hubungi Tim Marketing SATU University di 0811 1911 1123.

  • Integrasi Call Center & WhatsApp API untuk Layanan Responsif dan Efisien

    Integrasi Call Center & WhatsApp API untuk Layanan Responsif dan Efisien

    Call center dan WhatsApp Business API bikin layanan pelanggan oke. Yuk, pelajari caranya!

    Di era komunikasi instan seperti sekarang, pelanggan bisa menghubungi bisnis kapan saja dan lewat berbagai saluran. Dua di antaranya yang paling sering digunakan adalah telepon dan WhatsApp. Tapi tanpa sistem yang tepat, tim customer service bisa kewalahan menangani semuanya. Solusinya? Integrasikan call center dengan WhatsApp Business API untuk menciptakan layanan yang cepat, efisien, dan tetap personal.

    Apa Itu Call Center dan WhatsApp Business API?

    Call center adalah pusat layanan yang menangani komunikasi pelanggan, baik itu berupa panggilan masuk, panggilan keluar, atau bahkan pesan teks. Dengan sistem yang modern, call center mampu mencatat percakapan, mengatur antrean layanan, serta membagi tugas antar agen secara efisien.

    Sedangkan WhatsApp Business API adalah versi lanjutan dari WhatsApp yang dirancang khusus untuk kebutuhan bisnis.

    Melalui API ini, perusahaan bisa mengirim pesan otomatis, menggunakan chatbot, hingga mengelola banyak agen dalam satu nomor WhatsApp bisnis. Semua ini dirancang untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas komunikasi.

    Keunggulan Integrasi Call Center dan WhatsApp API

    Dengan menggabungkan call center dan WhatsApp Business API, tim kamu bisa memberikan pengalaman komunikasi yang lebih konsisten.

    Misalnya, jika pelanggan menghubungi via telepon untuk komplain, lalu melanjutkan via WhatsApp, agen bisa langsung melihat riwayat percakapan sebelumnya. Tidak perlu tanya ulang atau membuat pelanggan merasa harus mengulang penjelasan yang sama.

    Integrasi ini juga memungkinkan pengiriman notifikasi otomatis, seperti status pesanan, pengingat janji temu, atau balasan cepat saat jam sibuk. Semuanya berjalan dari satu sistem pusat yang terhubung ke dashboard call center.

    Selain itu, seluruh interaksi yang masuk melalui WhatsApp akan otomatis tercatat di sistem call center. Ini membuat kerja tim lebih terstruktur, memudahkan pelacakan, dan menjadi sumber data penting untuk analisis layanan pelanggan. Kamu bisa tahu tren pertanyaan, waktu respon rata-rata, hingga tingkat kepuasan pelanggan dari satu sistem saja.

    Penutup

    Meningkatkan kepuasan pelanggan bukan hanya soal cepat membalas pesan, tapi juga soal memberikan pengalaman yang terintegrasi dan profesional. Dengan call center dan WhatsApp Business API, kamu bisa menjawab kebutuhan ini secara fleksibel dan efisien—tanpa harus menambah beban kerja tim. Saatnya beralih ke sistem yang lebih cerdas dan terhubung!”

  • LindungiHutan Capai Target 1 Juta Pohon, Ini Pihak-Pihak yang Mendukung Kesuksesannya

    LindungiHutan Capai Target 1 Juta Pohon, Ini Pihak-Pihak yang Mendukung Kesuksesannya

    Semarang, 14 Mei 2025 — Gerakan penghijauan yang digagas oleh LindungiHutan menorehkan capaian penting: satu juta pohon berhasil ditanam di berbagai wilayah Indonesia. Keberhasilan ini bukan hanya angka, tetapi representasi nyata dari kolaborasi berbagai elemen masyarakat demi pemulihan lingkungan dan masa depan bumi.

    Hingga kini LindungiHutan telah bermitra dengan lebih dari 600+ perusahaan, 1.500 kelompok masyarakat, dan 40.000 individu. Ribuan kampanye penghijauan telah dilakukan di lebih dari 300 lokasi tanam, mencakup wilayah pesisir, kawasan rawan longsor, hingga hutan lindung.

    Capaian ini memperkuat kontribusi LindungiHutan dalam mitigasi perubahan iklim. Berdasarkan penelitian oleh FAO (2022), satu pohon dewasa dapat menyerap rata-rata 21 kg karbon dioksida per tahun. Dengan satu juta pohon, potensi penyerapan emisi CO2 mencapai sekitar 21.000 ton per tahun.

    Kesuksesan ini tak lepas dari dukungan beragam pihak yang tergabung dalam ekosistem LindungiHutan. Termasuk di antaranya penggalang, pendukung, mitra petani lokal, komunitas lingkungan, donatur yang berperan dalam memberikan dukungan finansial, serta relawan yang turun langsung di lapangan, mulai dari penanaman hingga edukasi lingkungan.

    Kolaborasi ini menunjukkan bahwa gerakan menanam pohon bukan sekadar simbolik, tetapi juga merupakan bentuk gotong royong ekologis yang dapat memberikan dampak nyata secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.

    “Dengan semangat kolaboratif, kami percaya bahwa konservasi bisa dilakukan oleh siapa pun dan untuk siapa pun. Capaian satu juta pohon ini adalah milik bersama,” ungkap Miftachur “Ben” Robani, CEO LindungiHutan dalam pernyataan resminya.

    Ke depan, LindungiHutan akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, menyasar wilayah-wilayah yang membutuhkan intervensi ekologis, sekaligus memperluas literasi lingkungan di masyarakat. Capaian ini menjadi bukti bahwa gerakan akar rumput yang inklusif dapat menghasilkan perubahan besar bagi bumi.

  • Harga Emas Mulai Bangkit di Awal Pekan Usai Tertekan

    Harga Emas Mulai Bangkit di Awal Pekan Usai Tertekan

    Harga emas (XAU/USD) sempat mengalami tekanan signifikan sepanjang minggu lalu dan mencatat koreksi mingguan lebih dari 4% pada Jumat (16/5). Menurut analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, pelemahan ini disebabkan oleh meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko, seiring membaiknya sentimen pasar global. Hal ini membuat logam mulia seperti emas, yang dikenal sebagai aset safe haven, kurang diminati. Menjelang akhir pekan, harga emas sempat turun ke $3.187 setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi harian di $3.252.

    Namun, pada pembukaan awal pekan ini, harga emas menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Di sesi perdagangan Asia, Senin pagi (19/5), harga emas bergerak mendekati $3.230 per ons troy, menandakan mulai kembalinya minat terhadap aset aman. Salah satu pemicu utama penguatan ini adalah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi dan fiskal Amerika Serikat, terlebih setelah lembaga pemeringkat Moody’s menurunkan peringkat kredit AS dari Aaa ke Aa1. Penurunan ini memperkuat kekhawatiran akan membengkaknya utang AS, yang diperkirakan mencapai rasio utang terhadap PDB sebesar 134% pada 2035.

    Secara teknikal, Andy Nugraha mencatat bahwa formasi candlestick dan indikator Moving Average mengisyaratkan kembalinya tren naik (bullish) pada harga emas. Meski demikian, tantangan tetap ada. Bila momentum positif saat ini terus berlanjut, emas diperkirakan mampu menembus level $3.261. Namun, bila gagal bertahan di atas level kunci, maka ada potensi pembalikan arah (reversal) menuju support di sekitar $3.161.

    Beberapa faktor eksternal turut memengaruhi harga emas, termasuk perkembangan geopolitik dan rilis data ekonomi terbaru. Optimisme pasar sempat meningkat akibat kesepakatan awal antara AS dan China untuk memangkas tarif perdagangan. Hal ini sempat meredakan ketegangan global dan mendorong investor menjauh dari aset safe haven. Di sisi lain, potensi kesepakatan nuklir antara AS dan Iran, serta rencana pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Putin, ikut memperkuat selera risiko di pasar.

    Meski demikian, prospek pemangkasan suku bunga oleh The Fed menjadi faktor utama yang menopang harga emas dalam jangka menengah. Data ekonomi AS yang melemah seperti turunnya indeks sentimen konsumen University of Michigan ke level terendah sejak Juni 2022—menambah ekspektasi akan pelonggaran kebijakan moneter. Pelaku pasar kini memperkirakan kemungkinan penurunan suku bunga lebih dari 55 basis poin dalam waktu dekat.

    Dengan kondisi yang cukup dinamis ini, harga emas berada pada titik kritis. Sinyal teknikal mendukung potensi rebound, namun tekanan masih bisa kembali jika sentimen pasar terhadap safe haven menguat. Area kunci yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah support di $3.161 dan resistance di $3.261 sebagai penentu arah pergerakan berikutnya.

  • WSBP Pacu Suplai Spun Pile, Progres Proyek Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai NCICD Paket 2 Tembus 69%

    WSBP Pacu Suplai Spun Pile, Progres Proyek Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai NCICD Paket 2 Tembus 69%

    Jakarta, Mei 2025. PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) terus memasok produk unggulannya yaitu Spun Pile, yang digunakan sebagai elemen utama dalam struktur pengaman pantai dari potensi abrasi dan banjir rob untuk Proyek Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai (National Capital Integrated Coastal Development/NCICD) Fase A Lokasi 1 Paket 2 di Jakarta Utara milik Dinas SDA Provinsi Jakarta dengan nilai kontrak yang didapat oleh WSBP sebesar Rp41,56 miliar.

    Dalam proyek ini, WSBP memasok sebanyak 324 batang Spun Pile yang seluruhnya diproduksi dan dikirim dari Precast Plant WSBP Karawang. Per Mei 2025, progres pengiriman produk Spun Pile telah mencapai 69%, atau setara 224 batang, dan proses distribusi ditargetkan selesai pada tengah tahun ini.

    “Proyek NCICD merupakan proyek penting yang memiliki peran besar dalam melindungi wilayah pesisir utara Jakarta. Kami bangga dapat ambil bagian dengan menyediakan produk Beton Precast yang andal dan sesuai dengan kebutuhan teknis di lingkungan pesisir,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

    Sebagai proyek pengendalian banjir berskala besar, NCICD didesain sebagai solusi jangka panjang atas tantangan perubahan iklim dan naiknya permukaan air laut di kawasan pesisir ibu kota. Keberadaan tanggul ini diharapkan memberikan perlindungan signifikan terhadap infrastruktur vital dan kawasan permukiman warga.

    Sejak awal, WSBP telah berkontribusi dalam Proyek NCICD Fase A Lokasi 1 Paket 2 dan hingga kini terus menunjukkan progres suplai yang signifikan. Keberlanjutan proyek ini mencerminkan komitmen WSBP dalam mendukung salah satu Proyek Strategis Nasional. Hingga saat ini, sebanyak 221 Spun Pile telah terpancang di lokasi proyek sehingga target penyelesaian di tahun ini dapat terlaksana.

    “Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas produk, memperkuat hubungan kemitraan, dan memberikan layanan terbaik,” tambah Fandy.

    Tak hanya fokus pada aspek teknis dan kualitas, WSBP juga menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Hingga saat ini, atas 224 batang Spun Pile yang telah terkirim, PT Trico Wana sebagai pelanggan WSBP telah turut berpartisipasi dalam menanam 22 pohon Trembesi. Nantinya, saat seluruh produk Spun Pile terkirim, PT Trico Wana akan berkontribusi dalam penanaman 32 pohon atas pengiriman 324 batang Spun Pile. Kegiatan ini menjadi simbol kontribusi aktif perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

    WSBP tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan proyek secara tepat waktu dan berkualitas, tetapi juga terus memperkuat tata kelola perusahaan yang baik serta manajemen risiko dalam setiap proses bisnisnya. Komitmen ini didukung oleh layanan terintegrasi One Stop Solution serta pengembangan produk dan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan industri konstruksi masa kini, khususnya untuk proyek-proyek infrastruktur strategis nasional yang menuntut efisiensi, ketahanan produk, dan keberlanjutan jangka panjang.

  • Port Academy Gelar Pelatihan IMO Level 1 di Jakarta

    Port Academy Gelar Pelatihan IMO Level 1 di Jakarta

    Port Academy sukses menggelar Pelatihan IMO Level 1 di Jakarta, menghadirkan peserta dari berbagai sektor maritim seperti pelabuhan, terminal, dan lembaga pemerintah. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan dasar dalam menghadapi insiden pencemaran laut oleh minyak.

    Pelatihan IMO Level 1 ini mencakup pengenalan terhadap jenis-jenis pencemaran, dampak lingkungan, serta pendekatan sistematis dalam penanggulangannya sesuai dengan standar International Maritime Organization (IMO).

    Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi dari instruktur profesional dan mengikuti simulasi tanggap darurat yang realistis. Metode pelatihan menggabungkan teori dan praktik agar peserta dapat langsung mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh.

    Program ini penting untuk meningkatkan kesadaran serta kesiapan personel dalam menjalankan peran mereka saat terjadi pencemaran laut. Dengan penyelenggaraan pelatihan ini, Port Academy semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia pelatihan maritim terpercaya di Indonesia.

  • AI dalam Marketing: Dari Efisiensi hingga Personalisasi Pelanggan

    AI dalam Marketing: Dari Efisiensi hingga Personalisasi Pelanggan

    Jakarta, 17 Mei 2025
    Artificial Intelligence (AI) kini
    menjadi pilar utama dalam transformasi strategi pemasaran global, termasuk di
    Indonesia. Data dari MMA Global Indonesia mengungkapkan bahwa 38% pemasar di
    Tanah Air masih berada dalam tahap eksperimental terkait AI, sementara hanya
    16% yang telah sepenuhnya mengintegrasikannya.

    Menyadari
    pentingnya tren ini, BINUS University dan BINUS Business School berkolaborasi
    dengan Marketing Enthusiast Community (MEC) kembali menunjukkan komitmennya
    dalam menjembatani mahasiswa dengan dunia industri melalui acara MEC Meetup
    bertajuk “AI for Marketers” yang diadakan pada Jumat, 17 Mei 2025,
    pukul 09.00 WIB di kampus BINUS FX Sudirman.

    BINUS
    University bersama BINUS Business School turut mendukung pelaksanaan acara ini
    bagi para mahasiswa agar mampu memperluas pengetahuan mereka tentang peran AI
    dalam pemasaran modern sekaligus mempererat hubungan mereka dengan para
    profesional industri. Sebagai institusi pendidikan yang berfokus pada Fostering and Empowering the Nation,
    BINUS

    menempatkan
    acara ini sebagai wadah berbagi wawasan praktis yang akan mendukung kesiapan
    karier mahasiswa di masa depan.

    Dalam
    sesi pembuka, peserta mendapatkan gambaran mendalam tentang perkembangan
    terkini penggunaan AI dalam pemasaran, mulai dari peningkatan efisiensi
    operasional, personalisasi konten, hingga penguatan strategi pertumbuhan bisnis
    berbasis data. Acara diskusi juga akan menyoroti bagaimana
    perusahaan-perusahaan besar di Indonesia memanfaatkan kecerdasan buatan untuk
    mendekatkan layanan mereka kepada konsumen.

    Selain
    sesi talkshow, acara ini juga
    menyediakan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi langsung dengan para
    pembicara melalui sesi networking, yang bertujuan memperluas jaringan
    profesional mahasiswa dalam bidang pemasaran berbasis teknologi.

    Pak
    Untung, Chief Marketing Officer BIENSI FESYENINDO yang memegang merek fashion ternama Charles & Keith
    serta Pedro, menyampaikan pentingnya memahami integrasi AI dalam strategi
    pemasaran saat ini.

    “AI
    bukan sekadar alat, melainkan mitra strategis dalam membangun pengalaman
    pelanggan yang lebih relevan dan berdampak,” ungkapnya.

    Senada
    dengan itu, Windaryatno, Vice President of Marketing & Growth LinkAja,
    menekankan bahwa adopsi AI bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan dalam
    menghadapi persaingan pasar.

    “Data
    yang dikumpulkan dan diolah melalui AI membantu kami mengambil keputusan yang
    lebih cepat dan akurat, sehingga mampu memberikan layanan yang lebih personal
    kepada pengguna,” jelas Windaryatno.

    Ketua
    dan Founder Marketing Enthusiast Community (MEC), Glenn Karela, CPM (Asia),
    juga menegaskan tujuan utama dari penyelenggaraan acara ini. “Melalui MEC
    Meetup, kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu
    mengembangkan koneksi nyata dengan praktisi industri, sehingga lebih siap
    menghadapi tantangan dunia kerja,” ujarnya.

    Perwakilan
    BINUS University Aldridge Christian Seubelan turut menyampaikan harapannya
    terhadap acara ini. “Kami berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi
    antara akademisi dan industri, agar mahasiswa BINUS dapat menjadi talenta
    unggul yang relevan dengan kebutuhan pasar global, khususnya dalam era
    transformasi digital yang semakin dinamis,” terang pihak BINUS University.

    Dengan menghadirkan narasumber berpengalaman
    dari berbagai sektor industri, MEC Meetup: “AI for Marketers”
    diharapkan menjadi jembatan efektif antara teori akademik dan aplikasi praktis
    di lapangan, sejalan dengan misi BINUS University dalam menghasilkan lulusan
    yang berdaya saing tinggi di era digital.