Penulis: Admin

  • YSW Partners Resmi Dukung Tamil Festival Indonesia 2025 sebagai Sponsor Resmi

    YSW Partners Resmi Dukung Tamil Festival Indonesia 2025 sebagai Sponsor Resmi

    YSW Partners Resmi Dukung Tamil Festival Indonesia 2025 sebagai Sponsor Resmi

    Jakarta, Indonesia – 23 Mei 2025

    Tamil Festival Indonesia 2025 dengan bangga mengumumkan kerja sama sponsorship resmi dengan Yoga Sagotra Wairo & Partners (YSW Partners), sebuah firma hukum dan konsultan bisnis terkemuka di Indonesia yang dikenal atas komitmennya terhadap profesionalisme, integritas, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.

    Festival yang akan digelar pada 6 September 2025 di Adora Convention Centre, Medan, merupakan perayaan musik dan pertunjukan seni Tamil terbesar di Indonesia. Acara ini akan menghadirkan penampilan spesial dari bintang tamu internasional seperti Stephen Zechariah, Zubir Khan, serta DJ Arvin dari Malaysia, yang akan memeriahkan suasana dengan energi musik yang menghubungkan lintas generasi.

    Kemitraan bersama YSW Partners menjadi bukti nyata bahwa sektor profesional turut memberikan dukungan terhadap inisiatif budaya dan komunitas.

    “Kami sangat menghargai kepercayaan dari YSW Partners sebagai sponsor resmi. Ini bukan hanya kerja sama sponsorship, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap pentingnya kehadiran dan kontribusi komunitas Tamil di Indonesia. Dukungan seperti ini memperkuat semangat solidaritas serta mendorong ruang kreatif dan ekspresi budaya yang lebih luas,”
    ujar Satya Vijay, Founder Tamil Festival Indonesia.

    Dalam kerja sama ini, identitas YSW Partners akan ditampilkan dalam berbagai materi promosi festival, termasuk media sosial, backdrop acara, video promosi, dan dokumentasi visual lainnya.

    Untuk pembelian tiket, masyarakat dapat langsung menghubungi nomor resmi WhatsApp di:
    📱 +62 811 9209 011

    Tentang YSW Partners
    YSW Partners adalah firma hukum dan konsultan bisnis independen berbasis di Jakarta, Indonesia. Dengan pendekatan holistik dan multidisipliner, YSW menyediakan layanan hukum, perpajakan, dan strategi bisnis kepada klien korporasi dan investor dari berbagai sektor.
    🌐 www.yswpartners.com

    Tentang Tamil Festival Indonesia
    Tamil Festival Indonesia adalah festival musik dan hiburan berskala nasional yang merayakan semangat, budaya, dan kreativitas komunitas Tamil di Indonesia. Acara ini juga menjadi platform untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat, lintas generasi, serta pelaku seni dan bisnis.
    🌐 www.tamilfestival-indonesia.com
    📸 Instagram: @tfi.entertainment

  • Roundtable Teknologi Menyatukan Industri dan Pemerintah untuk Mendorong Pertumbuhan Energi Berkelanjutan Menuju Target PDB 8%

    Roundtable Teknologi Menyatukan Industri dan Pemerintah untuk Mendorong Pertumbuhan Energi Berkelanjutan Menuju Target PDB 8%

    Cikarang, Indonesia – 19 Mei 2025 Edisi kedua Tech Forum mengumpulkan para pemangku kepentingan utama dari industri, pemerintah, dan sektor teknologi untuk mempercepat transisi Indonesia menuju emisi net zero. Diselenggarakan berkolaborasi dengan Net Zero Industrial Cluster Community (NZICC), acara ini berfokus pada langkah-langkah praktis, penyelarasan kebijakan, dan solusi teknologi yang diperlukan untuk meng dekarbonisasi operasi industri dan meningkatkan skala solusi energi berkelanjutan.

    Forum dibuka dengan keynote yang menekankan korelasi antara konsumsi energi dan pertumbuhan ekonomi. “Jika konsumsi energi tumbuh 12%, perekonomian dapat menargetkan pertumbuhan PDB 8%,” Ujar Sachin Gopalan, Founder & CEO, Indonesia Economic Forum sebagai moderator, menyoroti kebutuhan ekspansi energi bersih untuk mendorong tujuan Visi Indonesia 2045.

    Foto: Indonesia Economic Forum/Rafi Fadhilah” />

    Menekankan kebutuhan pertumbuhan industri yang bertanggung jawab, roundtable menyoroti bahwa konsumsi energi harus meningkat seiring dengan industri, namun dengan cara yang mendukung target net zero. “Konsumsi energi naik ke pertumbuhan 12%, otomatis seluruh perekonomian akan terangkat, menuju pertumbuhan 8%. Jadi, itu adalah KTRA Anda. Bagaimana kita bisa memastikan konsumsi energi mencapai pertumbuhan 12%? Nah, energi tidak bisa tumbuh jika industri tidak tumbuh, kan? Karena konsumsi terbesar tidak akan datang dari penggunaan pribadi, melainkan dari penggunaan industri,” kata moderator. “Jadi, forum teknologi ini mencoba mengidentifikasi teknologi-teknologi yang akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Karena ada banyak sektor manufaktur atau industrialisasi yang tidak berkontribusi pada pertumbuhan dengan cara yang sama. Jadi, kami ingin memprioritaskan kelompok teknologi tertentu yang akan membantu hal ini.”Diskusi menggarisbawahi peran penting penggunaan energi industri, bukan konsumsi rumah tangga, dalam mendorong pertumbuhan nasional dan menekankan bahwa transisi harus memanfaatkan teknologi bersih dan cerdas.

    Roundtable, yang diselenggarakan dalam format Focus Group Discussion (FGD), melayani dua tujuan utama: untuk membongkar realitas praktis manajemen energi di sektor industri dan infrastruktur, serta menguraikan langkah-langkah yang jelas dan dapat ditindaklanjuti untuk diimplementasikan selama 6–12 bulan ke depan. Para peserta meneliti bagaimana menyelaraskan pertumbuhan energi industri dengan tujuan iklim Indonesia, menekankan bahwa tidak semua aktivitas industri berkontribusi sama terhadap PDB. Memprioritaskan sektor berdampak tinggi dan teknologi yang tepat dianggap penting untuk mencapai Key Performance Indicators (KPI) nasional.

    Sorotan utama dari sesi ini adalah keterlibatan Thermax, salah satu pemimpin global India dalam teknologi transisi energi. Diwakili oleh Samina Khalid, Global Head-Corporate Communications, Thermax Limited, Rabindranath Pillai, President Director, PT. Thermax International Indonesia, dan Sujit Vargis, Head-Sales and Marketing, PT Thermax International Indonesia, Thermax membagikan keahliannya dalam membantu industri bertransisi ke sistem energi yang lebih bersih dan efisien. Rabindranath Pillai mempresentasikan teknologi kunci dan cerita sukses, sementara Samina membuka dengan wawasan tentang strategi net zero yang dapat diskalakan.

    Roundtable juga menampilkan Net Zero Industrial Cluster Center (NZICC) Grup Jababeka, yang diwakili oleh Regi Risman Sandi, Head of Task Force, Jababeka NZICC dan timnya, yang memperkenalkan upaya mereka untuk membangun ekosistem industri siap net zero pertama di Indonesia melalui inovasi dan kolaborasi publik-swasta. Partisipasi pemerintah dipimpin oleh Ibnu Chasyim Affandi Napitupulu, Energy Utilization Analyst dari Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) provinsi, yang menyampaikan pernyataan pembukaan tentang prioritas pemerintah daerah dalam kepatuhan, pembangunan komunitas, dan reformasi energi. Remarksnya menggarisbawahi peran penting kepemimpinan regional dalam mendukung ambisi nasional dan menciptakan jaringan champion yang berdedikasi pada praktik net zero.

    Kolaborasi Pemerintah: Kerangka Regulasi dan Strategi Provinsi

    Sesi ini juga mengungkap arah kebijakan kunci dan strategi teknologi dari pemerintah provinsi Jawa Barat. Ibnu Chasyim Affandi Napitupulu, yang mewakili Divisi Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat, menjelaskan: “Di provinsi Jawa Barat, kami memiliki peraturan daerah nomor 13, 2024 tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah. Dan dalam pemerintahan memiliki indeks ekonomi hijau dan memiliki total 50 indikator termasuk lingkungan, ekonomi dan sosial untuk pembangunan hijau.” Dia lebih lanjut menjelaskan, “Pada tahun 2023, porsi energi terbarukan di Jawa Barat mencapai 24,36%. Dalam tiga tahun terakhir, porsi energi terbarukan telah melampaui target. Target baru yang telah kami hitung untuk target bauran terbarukan pada tahun 2050 adalah 70,29%.”

    Foto: Indonesia Economic Forum/Rafi Fadhilah” />

    Ibnu membagikan visi terbaru provinsi: meningkatkan bauran energi terbarukan hingga lebih dari 70% pada 2050, dan memperkenalkan langkah-langkah yang dapat ditegakkan melalui peraturan presiden dan menteri. Dia menguraikan pergeseran kebijakan yang memungkinkan otoritas provinsi mengambil peran lebih aktif dalam mengelola biomassa, biogas, dan energi terbarukan lainnya.

    “Kami saat ini sedang merevisi rencana energi daerah 2019 untuk mencerminkan pembaruan ini,” ujar Ibnu. “Masukan dari industri sangat diterima saat kami mengembangkan roadmap yang akan bekerja bukan hanya di atas kertas, tetapi di lapangan.”

    Indeks Ekonomi Hijau Jawa Barat, yang menggabungkan 50 indikator di seluruh lingkungan, ekonomi, dan masyarakat, digunakan sebagai benchmark untuk menyelaraskan rencana pembangunan dengan tujuan iklim.

    Dalam merinci strategi sektoral provinsi, dia menyatakan, “Yang kami usulkan kebijakan dan strategi dalam lampiran tingkat pembaruan untuk sektor industri adalah yang pertama adalah fuel switching, meningkatkan penggunaan listrik, pengurangan batubara dan penggunaan gas dan hidrogen. Yang kedua adalah efisiensi energi, peralatan dengan potensi mengurangi konsumsi energi sebesar 50% hingga 60%.” Dia menambahkan, “Kami menempatkan pada industri proses suhu rendah seperti makanan dan minuman, tekstil dan kulit, perangkat elektronik dengan asumsi mencapai elektrifikasi 55% pada 2026. Selanjutnya adalah hidrogen sebagai pengganti gas, hidrogen hijau untuk menggantikan gas alam untuk proses pemanasan suhu tinggi mulai dari 2041.” Dia menyimpulkan dengan fokus pada teknologi berdampak tinggi: “Yang kelima adalah substitusi biomassa menggantikan bahan bakar fosil untuk proses pemanasan suhu tinggi terutama di industri semen tetapi juga diterapkan di subsektor lain dengan jumlah yang lebih kecil. Dan kemudian teknologi penyimpanan penangkapan karbon untuk industri semen dan baja dimulai dari 2036.”

    Jababeka NZICC: Memimpin dengan Contoh melalui Dekarbonisasi Industri

    Regi Risman Sandi, Head of Task Force, Jababeka NZICC, yang mewakili Jababeka NZICC, memperkenalkan tujuan berani cluster untuk mencapai net zero pada 2050 satu dekade penuh lebih cepat dari target nasional. Didirikan selama KTT B20 pada 2022 dan didukung oleh anchor global seperti L’Oréal dan Hitachi, NZICC saat ini terdiri dari 90 perusahaan anggota dan bertujuan untuk mengikutsertakan 100 perusahaan pada 2026.

    Foto: Indonesia Economic Forum/Rafi Fadhilah” />

    Pendekatan dekarbonisasi ganda Jababeka meliputi: 

    Core Decarbonization, di mana penyewa mengimplementasikan solusi di bawah kendali langsung mereka (misalnya, audit energi, integrasi terbarukan), dan 

    Systemic Decarbonization, di mana Jababeka memfasilitasi kolaborasi lintas industri, pencocokan solusi, dan transfer pengetahuan.

    Thermax Menampilkan Teknologi dan Solusi Energi yang Dapat Diskalakan

    Pemimpin teknologi energi dan lingkungan berbasis India, Thermax Ltd., memainkan peran sentral dalam forum dengan mempresentasikan aplikasi energi bersih dunia nyata di seluruh pabrik Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 60 tahun, Thermax mengkhususkan diri dalam efisiensi energi, boiler biomassa, sistem waste-to-energy, hidrogen hijau, dan teknologi penangkapan karbon.

    Foto: Indonesia Economic Forum/Rafi Fadhilah” />

    “Kami melihat diri kami sebagai mitra terpercaya dalam perjalanan transisi energi klien kami,” kata Rabindranath Pillai President Director di Thermax International Indonesia. “Dari boiler yang ditenagai oleh tempurung kelapa hingga sistem air zero-liquid-discharge, tujuan kami adalah mengkarbonisasi operasi di setiap level.”

    Jejak Thermax di Indonesia meliputi fasilitas manufaktur di Cilegon dan lebih dari 95% tenaga kerja lokalnya adalah orang Indonesia. Mereka mempresentasikan beberapa studi kasus termasuk: 

    Chiller absorpsi yang ditenagai oleh limbah biomassa di industri pengolahan kelapa, 

    Precipitator elektrostatik yang mengurangi emisi hingga di bawah 50 mg/Nm³—jauh melampaui persyaratan regulasi, 

    Menara pendingin loop tertutup yang menghemat lebih dari 10.000 liter air per jam, dan 

    Sistem zero-liquid discharge untuk pabrik kimia di Jakarta.

    PLN Mengkonfirmasi Komitmen terhadap Investasi Energi Terbarukan

    Perwakilan dari PLN, utilitas listrik negara Indonesia, membagikan pembaruan tentang rencana energi RUPTL negara, menyatakan bahwa semua kapasitas pembangkit baru hingga 2040 akan berasal dari sumber terbarukan. Mereka juga menegaskan kembali dukungan mereka untuk alat seperti Renewable Energy Certificates (RECs) dan kerangka kredit karbon, yang dirancang untuk memungkinkan industri mengimbangi jejak mereka melalui penggunaan energi bersih di grid nasional.

    Foto: Indonesia Economic Forum/Rafi Fadhilah” />

    “Sistem REC di Indonesia transparan, dapat diaudit, dan dapat diskalakan,” kata PLN, mengakui kolaborasi mereka dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan BAPPEBTI untuk menciptakan pasar karbon yang fungsional.

    Urgensi dan Akuntabilitas: Industri Menuntut Aksi Nyata

    Salah satu diskusi paling animasi berpusat pada keseimbangan antara dorongan dan penegakan. Beberapa suara industri, termasuk konsultan veteran Naresh Makhijani, CEO, OTI Indonesia, mengadvokasi pendekatan yang lebih mendesak dan bertanggung jawab.

    Foto: Indonesia Economic Forum/Rafi Fadhilah” />

    “Banyak perusahaan berisiko tertinggal. Kita perlu berhenti bersembunyi di balik ‘awareness’ dan mulai mendorong kepatuhan dengan konsekuensi nyata,” kata Naresh. “Jika pabrik ingin ekspor, mereka harus memenuhi standar karbon global. Sesederhana itu.”

    Remarksnya beresonansi dengan banyak peserta, mendorong diskusi terbuka tentang kelayakan pajak karbon, insentif terkait kinerja, dan peran tekanan komunitas dalam mendorong adopsi.

    Langkah Selanjutnya: Rencana Kerja untuk Implementasi

    Forum diakhiri dengan komitmen kuat dari NZICC dan mitranya untuk mengkonversi diskusi menjadi aksi. Inisiatif yang direncanakan meliputi: 

    Seri Tech Forum dua bulanan, yang mempertemukan pembuat kebijakan, penyedia solusi, dan manajer pabrik, 

    Program champion net zero, mengidentifikasi 100 pabrik yang berkomitmen untuk transformasi, 

    Kelompok kerja terstruktur untuk audit energi, roadmap kepatuhan, dan pencocokan solusi.

    Tentang Tech Forum

    Technology Forum tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah platform yang mempertemukan para pemangku kepentingan utama, termasuk Kementerian Pemerintah kunci, pengembang kawasan industri, dan penyedia teknologi industri. Forum ini berfokus pada pemanfaatan teknologi canggih untuk mendorong industrialisasi dan transformasi ekonomi negara. Forum ini mengeksplorasi bagaimana kawasan industri dapat berfungsi sebagai hub untuk inovasi dan manufaktur, mendorong kolaborasi antara sektor publik dan swasta untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    Forum ini sejalan dengan visi Indonesia untuk pembangunan berkelanjutan, industri yang didorong inovasi, dan realisasi target pertumbuhan ekonomi Indonesia 8%. Melalui transformasi digital, manufaktur cerdas, dan teknologi hijau, negara ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing globalnya dan memposisikan diri sebagai pemimpin dalam industri bernilai tinggi.

    Untuk kemitraan, wawancara, atau pertanyaan media, silakan hubungi:

    Indonesia Economic Forum (Media Partner)

     📧 polikarpus@indonesiaeconomicforum.com 📞 +62-878-532-98-306 🌐 https://www.indonesiaeconomicforum.com/

  • Tingkatkan Kualitas Layanan dengan Omnichannel dan Call Center

    Tingkatkan Kualitas Layanan dengan Omnichannel dan Call Center

    Gabungkan omnichannel dan call center untuk layanan pelanggan yang mulus dan terintegrasi. Coba sekarang!

    Pernah punya pelanggan yang kesal karena harus mengulang cerita setiap kali menghubungi bisnis kamu? Situasi seperti ini cukup umum, tapi bisa dicegah dengan strategi yang tepat. Solusinya adalah dengan menggabungkan omnichannel dan call center. Kombinasi ini nggak cuma bikin pelanggan senang, tapi juga bikin kerja tim jadi lebih ringan.

    Apa Itu Omnichannel dan Call Center?

    Omnichannel adalah strategi yang mengintegrasikan semua kanal komunikasi bisnis—seperti telepon, WhatsApp, email, hingga media sosial—dalam satu sistem terpadu. Jadi, pelanggan bebas berpindah dari satu kanal ke kanal lain tanpa kehilangan jejak percakapan.

    Sementara itu, call center adalah pusat layanan yang menangani semua panggilan masuk dan keluar dari pelanggan. Dengan sistem call center yang andal, agen bisa memberikan layanan dengan lebih cepat dan profesional.

    Kenapa Omnichannel dan Call Center Harus Digabung?

    Mengintegrasikan omnichannel dengan call center membuat tim kamu bisa melihat seluruh riwayat komunikasi pelanggan, bukan cuma dari telepon. Misalnya, pelanggan pernah mengirim pesan lewat WhatsApp, lalu menelepon dua hari kemudian. Agen bisa langsung melihat histori interaksi sebelumnya dan langsung melanjutkan percakapan tanpa harus tanya dari awal.

    Ini bukan cuma memudahkan pelanggan, tapi juga membuat pelayanan jadi terasa lebih personal dan efisien. Pelanggan merasa diperhatikan, dan tim kamu nggak perlu lagi repot pindah-pindah aplikasi atau mencatat data manual.

    Lebih Rapi, Lebih Cerdas

    Semua data dari berbagai kanal akan tersimpan secara otomatis dan terorganisir di dalam sistem. Ini juga membantu kamu untuk menganalisis pola interaksi pelanggan—misalnya mengetahui kapan jam paling sibuk atau topik apa yang paling sering ditanyakan.

    Dengan data yang lengkap dan akurat, kamu bisa menyusun strategi pelayanan dan pemasaran yang lebih efektif. Hasil akhirnya? Pelanggan lebih puas, tim lebih produktif, dan proses kerja jadi lebih mulus.

    Kalau kamu ingin meningkatkan kualitas layanan pelanggan dan mengurangi hambatan dalam komunikasi, integrasi omnichannel dengan call center adalah langkah terbaik. Yuk, upgrade sistem bisnismu sekarang dan rasakan manfaatnya langsung! Sudah coba sistem ini? Cerita pengalamanmu di kolom komentar, ya!

  • Mobee & Tether Rayakan Bitcoin Pizza Day 2025 Lewat STRIKES AND SLICE

    Mobee & Tether Rayakan Bitcoin Pizza Day 2025 Lewat STRIKES AND SLICE

    Mobee bersama Tether menggelar Bitcoin Pizza Day 2025 bertajuk STRIKES AND SLICE di Timezone Pacific Place, Jakarta, dengan diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai komunitas Web3. Acara ini dimeriahkan dengan kompetisi bowling, berbagai tantangan seru, dan komitmen Mobee untuk terus memperkuat koneksi antar komunitas Web3 di Indonesia.

    Jakarta, 23 Mei 2025 – Mobee bersama Tether menggelar Bitcoin Pizza Day 2025 bertajuk STRIKES AND SLICE pada Kamis malam (22/5) di Timezone Pacific Place, Jakarta. Mengusung tema Play, Party, & Pizza, acara ini dihadiri lebih dari 100 peserta dari berbagai komunitas Web3 di Indonesia.

    Acara dibuka oleh Geoffrey James, Chief Product Officer Mobee, yang memberikan sambutan kepada seluruh peserta.

    “I’m super excited to see you all here. Hari ini kita celebrate one of the most iconic moments in crypto history—when 10,000 BTC was spent for 2 pizzas. Crazy, right? Tapi tenang, hari ini BTC kalian nggak ke mana-mana—karena pizzanya kita yang traktir! And not just that, after this kita bakal fun bowling session, so get ready to strike and slice!” ujarnya saat membuka acara.

    Selama lebih dari tiga jam, para peserta menikmati beragam aktivitas seru. Salah satu sorotan utama acara ini adalah Mini Bowling Competition yang mempertemukan 16 tim, hingga akhirnya terpilih tiga tim terbaik sebagai pemenang. Selain itu, ada juga tantangan Strike Challenge, Instagram Story Challenge, dan Roll with the Style Challenge yang turut memeriahkan suasana.

    Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Mobee dan Tether, serta didukung oleh berbagai komunitas crypto seperti Blockplay, Cryptosiast, CoinKami, Coinvestasi, Future Coin, dan lainnya. Tujuannya sederhana, yaitu mempererat hubungan antar komunitas dan menghadirkan pengalaman offline yang santai tapi tetap bermakna.

    Lewat momen Bitcoin Pizza Day 2025 ini, Mobee ingin terus jadi jembatan yang memperkuat hubungan antar komunitas Web3 di Indonesia. Ke depannya, Mobee berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak inisiatif komunitas yang seru sekaligus edukatif. Sampai jumpa di event Mobee selanjutnya!

  • Ide Bisnis Startup di Indonesia: Panduan untuk Warga Negara Asing

    Ide Bisnis Startup di Indonesia: Panduan untuk Warga Negara Asing

    Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, menawarkan lingkungan dinamis untuk pertumbuhan kewirausahaan. Dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa, penetrasi internet yang meningkat, dan kelas menengah yang berkembang, negara ini menyediakan pasar luas bagi usaha inovatif. Baik Anda tertarik pada teknologi, pertanian, layanan, atau bisnis berkelanjutan, terdapat berbagai ide bisnis startup yang menjanjikan di Indonesia.

    Bagi warga negara asing, Indonesia menyajikan peluang sekaligus persyaratan regulasi tertentu. Memahami iklim bisnis, kewajiban hukum, dan perilaku pasar sangat penting sebelum memulai. Artikel ini membahas hal-hal yang perlu diketahui oleh warga negara asing dan menawarkan ide-ide bisnis startup yang layak dan menjanjikan di Indonesia.

    Memahami Pasar Indonesia

    Demografi dan Penetrasi Digital

    Indonesia memiliki populasi muda yang melek teknologi. Lebih dari 70% penduduk menggunakan internet, dan e-commerce berkembang pesat. Ide bisnis startup yang berfokus pada solusi mobile, e-commerce, atau logistik dapat berkembang dengan eksekusi yang tepat.

    Perilaku Konsumen 

    Konsumen modern Indonesia menghargai kenyamanan, keterjangkauan, dan kepercayaan. Warga negara asing sebaiknya mempertimbangkan ide bisnis startup yang melokalisasi layanan atau produk untuk menyesuaikan dengan nuansa budaya, ekspektasi harga, dan perilaku digital.

    Persyaratan Hukum dan Regulasi

    Pendaftaran Perusahaan untuk Warga Negara Asing

    Memulai bisnis sebagai warga negara asing memerlukan pendaftaran hukum melalui PT PMA (Perusahaan Penanaman Modal Asing). Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam pendaftaran perusahaan di Indonesia, CPT Corporate dapat membimbing Anda melalui:

    1. Mendirikan entitas PT PMA

    2. Memahami batas kepemilikan asing

    3. Memperoleh izin usaha yang diperlukan

    4. Pendaftaran dan kepatuhan pelaporan pajak

    Jika Anda memiliki ide bisnis startup tetapi tidak yakin bagaimana menangani hambatan birokrasi, CPT Corporate memastikan masuk ke pasar Indonesia berjalan lancar.

    Visa dan Izin Kerja (KITAS)

    Pengusaha asing memerlukan visa kerja (KITAS) yang sesuai untuk beroperasi secara legal. CPT Corporate juga membantu dalam layanan imigrasi, memastikan perjalanan startup Anda mematuhi hukum Indonesia.

    10 Ide Bisnis Startup Teratas di Indonesia

    Platform Agregator E-Commerce

    Dengan dominasi Tokopedia dan Shopee, masih ada ruang untuk agregator niche yang menargetkan kebutuhan konsumen spesifik, seperti produk ramah lingkungan atau kerajinan regional.

    Solusi Pembayaran Digital

    Meskipun e-wallet seperti GoPay dan OVO berkembang, banyak area masih kurang terlayani. Solusi fintech yang disesuaikan untuk daerah pedesaan atau UKM menawarkan potensi besar.

    Inovasi Agritech Ekonomi

    Indonesia masih sangat bergantung pada pertanian. Memperkenalkan teknologi untuk mengoptimalkan hasil panen, logistik, atau akses pasar adalah ide bisnis startup dengan potensi tinggi.

    Kemasan Ramah Lingkungan

    Perang melawan plastik nyata. Startup yang menawarkan kemasan biodegradable untuk UMKM dan layanan pengiriman makanan dapat mengisi kesenjangan pasar yang besar.

    Layanan Kerja Jarak Jauh

    Dengan meningkatnya kerja jarak jauh secara global, alat yang melayani freelancer Indonesia atau tim jarak jauh, seperti platform manajemen proyek atau ruang kerja bersama, merupakan ide bisnis startup yang tepat waktu.

    Aplikasi Kesehatan dan Kesejahteraan Mental

    Masyarakat Indonesia semakin terbuka terhadap kesehatan mental. Aplikasi yang menyediakan terapi lokal atau konten mindfulness dapat memenuhi permintaan yang berkembang.

    Teknologi Pendidikan

    Dari bimbingan online hingga pembelajaran bahasa, edtech menawarkan banyak peluang. Startup yang menawarkan pembelajaran keterampilan vokasional dalam Bahasa Indonesia dapat menarik minat pemuda di pedesaan.

    Solusi Energi Terbarukan

    Energi surya untuk komunitas pedesaan atau UKM adalah ide bisnis startup yang berdampak dan dapat diskalakan, sejalan dengan tujuan keberlanjutan Indonesia.

    Usaha Kuliner

    Orang Indonesia gemar makan, dan pengiriman makanan berkembang pesat. Dapur awan yang fokus pada hidangan khas daerah dapat berkembang cepat di kota-kota besar.

    Solusi Pemulihan Pariwisata

    Seiring sektor pariwisata pulih, layanan seperti perencanaan perjalanan pribadi, pariwisata berkelanjutan, atau platform pemesanan untuk pemandu lokal menawarkan potensi kuat.

    Tantangan yang Perlu Dipersiapkan

    Perbedaan Budaya

    Memahami dan menghormati etiket bisnis lokal sangat penting. Kemitraan dengan pihak lokal dapat mempermudah masuk dan menghindari kesalahpahaman.

    Birokrasi dan Regulasi

    Mendirikan bisnis di Indonesia melibatkan dokumen, izin, dan terkadang waktu tunggu yang lama. Bekerja sama dengan CPT Corporate menyederhanakan proses ini, menjadikan ide bisnis startup Anda kenyataan tanpa hambatan birokrasi.

    Hambatan Bahasa

    Meskipun Bahasa Inggris digunakan dalam konteks bisnis, Bahasa Indonesia adalah bahasa utama. Memiliki staf dwibahasa atau merekrut talenta lokal sangat disarankan.

    Pendanaan dan Skalabilitas

    Akses ke Modal

    Indonesia memiliki ekosistem modal ventura yang berkembang dengan investor yang aktif mencari startup inovatif. Siapkan rencana bisnis dan presentasi yang kuat yang disesuaikan dengan preferensi lokal.

    Insentif Pemerintah

    Beberapa sektor seperti energi terbarukan dan ekonomi digital menerima dukungan pemerintah. Pastikan ide bisnis startup Anda selaras dengan sektor prioritas untuk memanfaatkan hibah atau keringanan pajak.

    CPT Corporate: Mitra Anda untuk Memulai

    Ketika Anda telah menemukan ide bisnis startup yang tepat, mengeksekusinya dengan sukses di negara asing memerlukan lebih dari sekadar semangat—diperlukan pengetahuan lokal. CPT Corporate adalah mitra all-in-one Anda untuk:

    1. Pendaftaran perusahaan dan pendirian hukum

    2. Layanan imigrasi dan visa

    3. Kepatuhan dan perizinan lokal

    4. Bantuan pajak

    Dari ide hingga eksekusi, CPT Corporate mendukung perjalanan startup Anda dengan efisiensi, transparansi, dan wawasan lokal.

    Kesimpulan

    Menemukan ide bisnis startup yang tepat di Indonesia hanyalah langkah pertama. Kesuksesan bergantung pada pemahaman pasar, kepatuhan terhadap regulasi, dan keterlibatan dengan ekosistem lokal. Dengan dukungan mitra berpengalaman seperti CPT Corporate, impian Anda untuk meluncurkan startup di Indonesia dapat menjadi kenyataan yang berkembang.

    Siap mengubah ide bisnis startup Anda menjadi sukses? Hubungi CPT Corporate hari ini dan ambil langkah pertama Anda dengan percaya diri menuju ekosistem startup Indonesia yang dinamis!

  • Emas Masih dalam Tekanan Efek Sentimen Ekonomi dan Politik AS

    Emas Masih dalam Tekanan Efek Sentimen Ekonomi dan Politik AS

    Harga emas (XAU/USD) kembali mengalami tekanan setelah sebelumnya menunjukkan volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Pada Kamis (22/5), emas sempat menyentuh level tertinggi dua minggu di $3.345, namun kemudian terkoreksi sekitar 0,48% dan turun ke area $3.289. Menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Futures Indonesia, tekanan ini terutama dipicu oleh menguatnya Dolar AS dan sentimen pasar terhadap dinamika politik fiskal di Amerika Serikat.

    Penguatan Dolar terjadi usai DPR AS menyetujui rencana anggaran dari Presiden Donald Trump, yang membuka jalan bagi kebijakan pemangkasan pajak. Kebijakan ini diperkirakan akan meningkatkan utang nasional AS hingga $3,8 triliun dalam 10 tahun ke depan, menurut Kantor Anggaran Kongres (CBO). Meskipun menimbulkan kekhawatiran jangka panjang, untuk saat ini langkah tersebut justru memperkuat Dolar dan menekan harga emas.

    Secara teknikal, Andy menilai tren jangka pendek emas masih bullish berdasarkan sinyal dari candlestick dan indikator moving average. Selama harga tidak turun di bawah level support $3.287, peluang untuk naik kembali ke $3.345 masih terbuka. Namun, jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus support tersebut, emas berpotensi terkoreksi lebih dalam ke bawah area tersebut.

    Pada Jumat (23/5), emas kembali bergerak melemah usai data ekonomi AS menunjukkan hasil yang cukup kuat. Indeks PMI Gabungan untuk Mei naik ke 52,1 dari 50,6 di bulan sebelumnya—mengindikasikan pertumbuhan yang lebih cepat di sektor jasa dan manufaktur. Data ini kembali mendukung penguatan Dolar dan membebani logam mulia.

    Meskipun demikian, kekhawatiran pasar terhadap kondisi fiskal jangka panjang AS tetap memicu minat terhadap emas sebagai aset safe haven. Baru-baru ini, lembaga pemeringkat Moody’s menurunkan peringkat kredit AS dari Aaa menjadi Aa1, menunjukkan penilaian negatif terhadap pengelolaan utang dan defisit negara tersebut.

    Di sisi lain, laporan klaim pengangguran mingguan AS menunjukkan angka 227.000, sedikit lebih baik dari perkiraan. Meskipun tidak terlalu signifikan, angka ini menandakan ketahanan pasar tenaga kerja, yang dapat memperkuat ekspektasi bahwa The Fed belum akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

    Secara keseluruhan, pergerakan harga emas dalam waktu dekat diperkirakan tetap berfluktuasi. Jika penguatan Dolar dan data ekonomi positif berlanjut, harga emas bisa terus tertekan. Namun, kekhawatiran fiskal jangka panjang dan ketidakpastian suku bunga akan tetap menjadi penopang daya tarik emas sebagai lindung nilai. Untuk hari ini, Andy Nugraha memperkirakan kisaran pergerakan emas berada di antara $3.287 hingga $3.345, dengan kecenderungan netral hingga bullish.

  • Port Academy Gelar Pelatihan IMO Level 2 di Jakarta

    Port Academy Gelar Pelatihan IMO Level 2 di Jakarta

    Dalam rangka memperkuat kapasitas nasional menghadapi insiden pencemaran laut, Port Academy menggelar Pelatihan IMO Level 2 di Jakarta. Program ini ditujukan bagi personel yang memiliki tanggung jawab dalam merancang dan mengelola tanggap darurat di sektor maritim.

    Pelatihan IMO Level 2 ini mengintegrasikan teori, studi kasus, serta praktik lapangan agar peserta mampu memahami kompleksitas situasi pencemaran dan mampu merespons secara efektif.

    Materi pelatihan meliputi perencanaan kontinjensi, pengelolaan logistik tanggap darurat, penilaian dampak lingkungan, dan koordinasi antarlembaga. Pelatihan ini dipandu oleh instruktur dengan latar belakang pengalaman langsung dalam skenario penanggulangan insiden skala besar.

    Para peserta menyatakan bahwa pelatihan ini sangat berguna dalam memperluas wawasan dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi situasi darurat. Diskusi intensif dan studi kasus yang diangkat mencerminkan kondisi riil di lapangan.

    Port Academy terus berkomitmen untuk menyediakan pelatihan berstandar internasional guna menciptakan sumber daya manusia yang andal di bidang lingkungan dan keselamatan maritim.

  • VRITIMES Sukses Berpartisipasi di Loyalty Summit 2025, Tampilkan Solusi Distribusi Siaran Pers Inovatif

    VRITIMES Sukses Berpartisipasi di Loyalty Summit 2025, Tampilkan Solusi Distribusi Siaran Pers Inovatif

    Jakarta, 23 Mei 2025 – VRITIMES, platform distribusi siaran pers terkemuka, dengan bangga mengumumkan kesuksesannya berpartisipasi dalam Loyalty Summit 2025 yang diselenggarakan pada 22 Mei 2025 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.

    Acara bertema “Championing The Future of Loyalty” ini dihadiri oleh lebih dari 800 profesional dari berbagai industri, membahas tren dan inovasi terbaru dalam membangun loyalitas pelanggan.

    Sebagai bagian dari partisipasinya, VRITIMES memperkenalkan solusi distribusi siaran pers yang inovatif dan efektif, yang bertujuan membantu perusahaan meningkatkan visibilitas dan kredibilitas merek di media massa.

    Ferry Bayu, Co-Founder VRITIMES, menyampaikan, “Kami sangat antusias dapat menjadi bagian dari Loyalty Summit 2025 dan berbagi bagaimana komunikasi yang tepat dapat meningkatkan loyalitas pelanggan serta memperkuat hubungan bisnis. Kami berterima kasih atas antusiasme para pengunjung yang mengunjungi booth kami untuk mempelajari lebih dalam tentang layanan kami.”

    Loyalty Summit 2025 menghadirkan berbagai pembicara ternama yang mengupas isu-isu terkini seputar loyalitas pelanggan dan inovasi bisnis, menjadikan acara ini sebagai platform strategis untuk bertukar ide dan memperluas jaringan profesional.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai VRITIMES dan layanan distribusi siaran persnya, kunjungi www.vritimes.com.

  • Sertifikasi Auditor SMK3 Batch Ke-4 Resmi Digelar Energy Academy Secara Online

    Sertifikasi Auditor SMK3 Batch Ke-4 Resmi Digelar Energy Academy Secara Online

    Energy Academy telah menyelenggarakan Sertifikasi Auditor SMK3 batch ke-4 secara daring. Program ini dirancang untuk melahirkan auditor profesional yang mampu mengevaluasi dan memverifikasi pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

    Materi pelatihan mencakup prinsip-prinsip audit internal, penyusunan rencana audit, teknik wawancara, hingga penyusunan laporan audit. Peserta juga mendapatkan pemahaman tentang regulasi K3 nasional dan standar internasional terkait.

    Dengan selesainya program ini, peserta dinyatakan kompeten untuk melakukan audit SMK3 secara mandiri dan profesional.

  • Film Horor Terbaru ‘Hotel Sakura’ Hadirkan Teror Jepang dengan Nuansa Mistis yang Berbeda

    Film Horor Terbaru ‘Hotel Sakura’ Hadirkan Teror Jepang dengan Nuansa Mistis yang Berbeda

    Jakarta, 22 Mei 2025 Kakatua Pictures dan HERS Production mengumumkan perilisan film horor terbaru berjudul Hotel Sakura, yang akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 10 Juli 2025. Film ini merupakan film ketiga dari rumah produksi tersebut, menandai langkah baru dalam eksplorasi genre horor Indonesia dengan teror hantu Jepang dan narasi emosional yang mendalam.

    Disutradarai oleh Khristo Damar Alam, serta ditulis oleh Upi Avianto, film ini menandai langkah Kakatua Pictures dan HERS Production ke ranah horor supranatural yang menekankan pada eksplorasi karakter. Dengan latar mistis yang berakar pada sejarah Jepang di Indonesia dan pendekatan psikologis terhadap karakter, film ini menghadirkan horor yang bukan hanya menyeramkan, tetapi juga menyentuh sisi paling personal.

    “Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda—bukan sekadar teror dari hantu, tetapi bagaimana rasa bersalah dan trauma membentuk cerita. Penonton akan merasakan ketegangan yang nyata, sekaligus menyelami kisah pilu para karakter,” ungkap Khristo Damar Alam, Sutradara film Hotel Sakura.

    Sinopsis film ‘Hotel Sakura’

    Film ini berkisah tentang Sarah, seorang gadis yang hidup dalam bayang-bayang masa lalunya sejak sang ibu tewas. Terjebak dalam rasa bersalah yang tak kunjung usai, Sarah mencoba berbagai cara untuk bisa kembali ‘bertemu’ dengan ibunya — hingga akhirnya bertemu seorang pria misterius yang menawarkan jalan spiritual penuh bahaya. Ritual tersebut justru membuka pintu untuk teror yang lebih besar. Keinginan untuk menebus kesalahan perlahan berubah menjadi petaka, dan dunia nyata mulai kehilangan batas dengan dunia arwah.

    Karakter Setsuko, Teror Baru Dalam Film Horor Indonesia

    Yang membedakan Hotel Sakura dari film horor lokal lainnya adalah kehadiran karakter hantu Jepang bernama Setsuko. Sosok ini membawa aura mistis yang kuat, memberi warna baru dalam dunia horor Indonesia yang selama ini didominasi oleh urban legend lokal.

    “Yang membuat Setsuko berbeda adalah bagaimana masa lalu kelamnya berpengaruh terhadap keseluruhan teror yang ada di film ini. Setsuko bukan hanya karakter seram, tapi representasi dari luka batin yang tidak terselesaikan,” jelas Upi Avianto, penulis film Hotel Sakura.

    Terinspirasi dari gaya horor Jepang awal 2000-an, film ini mengandalkan pembangunan atmosfer, suara, dan visual yang menggugah imajinasi. Dipadukan dengan setting lokal yang lekat dengan sejarah penjajahan, Hotel Sakura menjadi film horor yang terasa lintas budaya, sekaligus sangat relevan bagi penonton Indonesia.

    Diperankan oleh Clara Bernadeth sebagai Sarah dan Taskya Namya sebagai Nida, sahabat dekat Sarah. Film ini juga menampilkan Randy Martin, Shindy Huang, dan aktor senior Tio Pakusadewo serta Donny Damara. Interaksi antar karakternya mengangkat berbagai dinamika psikologis dan plot twist yang siap mengejutkan penonton.

    Kakatua Pictures dan HERS Production mengajak penonton menyelami dunia gelap milik Setsuko serta mengikuti perjalanan Sarah dalam menebus penyesalan yang telah lama menghantuinya. Saksikan Hotel Sakura, mulai 10 Juli 2025, di seluruh bioskop Indonesia.

    Ikuti informasi terkini dan konten eksklusif seputar film ini melalui media sosial kami di Instagram dan TikTok.