Penulis: Admin

  • Bittime Listing DoubleZero ($2Z) dan 0G Network ($0G), Hadirkan Kecepatan Data dan Kekuatan AI Terdesentralisasi

    Bittime Listing DoubleZero ($2Z) dan 0G Network ($0G), Hadirkan Kecepatan Data dan Kekuatan AI Terdesentralisasi

    Jakarta, 21 Oktober 2025 – Teknologi blockchain terus berevolusi, menawarkan efisiensi dan kapabilitas jaringan. Bersama dengan ini, DoubleZero dengan token $2Z dan 0G Network dengan token $0G yang kini dapat diperjual-belikan di Bittime, menjanjikan peningkatan signifikan pada kecepatan jaringannya.

    Masing-masing proyek ini dirancang secara spesifik untuk mengatasi hambatan teknologi yang ada dan memperluas potensi ekosistem digital terdesentralisasi.

    Lebih lanjut, $2Z berfokus pada peningkatan kecepatan dan keandalan komunikasi di seluruh ekosistem blockchain. Proyek ini dirancang untuk menciptakan koneksi data yang jauh lebih cepat dan stabil, mengatasi masalah latensi yang sering menghambat kinerja aplikasi on-chain. 

    Selain itu, $2Z memiliki peran sebagai alat tukar untuk mengakses layanan jaringan, memberikan reward kepada para kontributor yang menyediakan bandwidth, serta memelihara keamanan jaringan melalui mekanisme staking. Keunggulan ini menjadikan  $2Z sebagai fondasi yang kokoh untuk berbagai aplikasi penting, mulai dari trading berkecepatan tinggi, validasi transaksi, hingga layanan yang membutuhkan respons real-time.

    Sementara itu, $0G merupakan token native dari blockchain Layer 1 dan sistem operasi AI terdesentralisasi yang revolusioner. Proyek ini secara khusus dikembangkan untuk menunjang berbagai aplikasi kecerdasan buatan atau AI yang berjalan di jaringan on-chain.

    Hadir sebagai respons atas tantangan skalabilitas dan biaya operasional tinggi yang lazim terjadi ketika menjalankan AI pada blockchain konvensional. Berkat desain teknologinya, $0G Network mampu memproses volume data yang besar dengan lebih cepat dan efisien. 

    Meskipun memiliki fokus teknologi yang berbeda, kedua proyek ini memiliki kesamaan filosofis yang krusial, yaitu keinginan untuk menciptakan fondasi blockchain yang lebih superior. Sebab, keduanya menawarkan solusi infrastruktur dasar yang bertujuan untuk menghilangkan hambatan teknis demi mewujudkan ekosistem Web3. 

    Bittime, platform crypto exchange yang resmi dan berlisensi di Indonesia, resmi melisting kedua token tersebut pada platformnya. Dengan menghadirkan kedua token ini, Bittime tidak hanya menyediakan beragam pilihan bagi para investor, tetapi juga memperlihatkan evolusi aset kripto yang terus berinovasi, menggabungkan teknologi canggih dengan ekspresi budaya yang unik.

    Langkah ini menjadi bukti bahwa Bittime terus mengikuti perkembangan industri kripto global, menghadirkan aset-aset dengan potensi pertumbuhan jangka panjang dan peran yang jelas dalam ekosistem digital.

    Tentu perlu dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan sekadar euforia pasar.

    Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime. 

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Ekonomi Lokal, PTPN I Regional 2 Hidupkan Puluhan UMKM di Rengganis Suspension Bridge

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Ekonomi Lokal, PTPN I Regional 2 Hidupkan Puluhan UMKM di Rengganis Suspension Bridge

    BANDUNG – Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor pariwisata berbasis pemberdayaan lokal.

    Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut terlihat di Spekta Rengganis Suspension Bridge, jembatan gantung sepanjang 370 meter dengan ketinggian 75 meter yang terletak di kawasan wisata Kebun Teh Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

    Sejak resmi dibuka, jembatan wisata milik PTPN I Regional 2 itu tak pernah sepi pengunjung. Wahana ekstrem yang membentang di atas lembah menuju Kawah Rengganis ini tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

    Bagi wisatawan yang membutuhkan waktu untuk “mengumpulkan nyali” sebelum melintasi jembatan, area parkir di sekitar lokasi kini dipenuhi oleh puluhan warung dan kios milik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PTPN I Regional 2 bersama PT Prakarsa Mulia selaku pengelola kawasan.

    “Mereka adalah pelaku usaha lokal yang kami rekrut dan koordinasikan agar dapat tumbuh bersama. Komitmen kami adalah memastikan keberadaan perusahaan memberi efek ekonomi nyata dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” ujar Desmanto, Region Head PTPN I Regional 2, di Bandung, Senin (20/10/2025).

    Salah satu pelaku UMKM yang merasakan dampaknya adalah Eko Marta Wijaya (39), Ketua UMKM area parkir Rengganis, yang juga pemilik Warung Kopi “Mang Eko”.

    “Sejak kawasan wisata ini dikembangkan, kami direlokasi dari bawah dekat kawah ke area parkir baru dan diberikan warung sekaligus tempat tinggal tanpa dipungut biaya. Sekarang, rata-rata penghasilan teman-teman bisa mencapai Rp1 juta per minggu. Alhamdulillah, usaha kami berkembang,” ujarnya.

    Ia menambahkan, perusahaan juga menyediakan fasilitas pendukung seperti pengangkutan sampah dan penataan area usaha agar lingkungan tetap bersih dan tertib.

    Komitmen Sosial dan Ekonomi BUMN

    Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, menegaskan bahwa pengembangan kawasan wisata Rengganis menjadi bukti nyata bagaimana aset BUMN dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

    “Kemitraan ini adalah manifestasi komitmen perusahaan dalam menjalankan fungsi sosial dan ekonomi. PTPN I melalui aset Regional 2 berkomitmen penuh memajukan UMKM dan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Kami ingin masyarakat lokal menjadi subjek utama pembangunan pariwisata,” kata Aris.

    Lebih lanjut, ia menyebut keberhasilan model kemitraan ini merupakan perwujudan nyata dukungan Holding Perkebunan Nusantara terhadap agenda pembangunan nasional berbasis inklusivitas ekonomi.

    Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menjelaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya penyediaan lapangan kerja, pemberdayaan ekonomi lokal, dan pengentasan kemiskinan melalui pembangunan berbasis desa.

    “Program pengembangan pariwisata berbasis masyarakat ini secara langsung merefleksikan dua cita-cita utama Presiden Prabowo. Pertama, kami menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan mendorong kewirausahaan melalui pemberdayaan UMKM lokal serta penyerapan tenaga kerja pemuda setempat hingga 90 persen,” ujar Teddy.

    Ia menambahkan, kemitraan dengan masyarakat ini merupakan langkah konkret untuk membangun dari bawah. “Dengan menyediakan infrastruktur warung, tempat tinggal, dan kebijakan bebas iuran, kami memastikan masyarakat asli menjadi penerima manfaat utama dari kemajuan kawasan wisata ini,” tegasnya.

  • Lalamove Resmi Hadir di Kota Medan, Beri Solusi Logistik dan Mobilitas untuk Masyarakat dan UMKM Sumatera Utara

    Lalamove Resmi Hadir di Kota Medan, Beri Solusi Logistik dan Mobilitas untuk Masyarakat dan UMKM Sumatera Utara

    Kehadiran perdana di luar Pulau Jawa menandai komitmen Lalamove dalam menghadirkan layanan delivery dan ride-hailing yang cepat, fleksibel, dan terjangkau bagi masyarakat Kota Medan

    Medan, 10 Oktober 2025 – Lalamove, platform on-demand delivery dan ride-hailing berbasis teknologi terkemuka, resmi memperluas jangkauannya ke Kota Medan, Binjai, dan Kabupaten Deli Serdang. Kehadiran ini menandai langkah strategis Lalamove untuk pertama kalinya beroperasi di luar Pulau Jawa, menjadikan Medan sebagai kota gerbang utama ekspansi di Sumatera.

    Sebagai kota terbesar di Pulau Sumatera, Medan dikenal bukan hanya sebagai pusat perdagangan utama di wilayah barat Indonesia, tetapi juga sebagai surga kuliner yang melahirkan banyak pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman. Berlokasi strategis di tepi Selat Malaka dan didukung oleh Pelabuhan Belawan, salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia, Medan memegang peran penting sebagai tulang punggung aktivitas ekspor-impor dan logistik di Pulau Sumatra. Wilayah ini juga merupakan sentra produksi kelapa sawit nasional, menjadikannya pasar yang dinamis bagi berbagai sektor usaha yang mengandalkan efisiensi pengiriman.

    Andito B Prakoso, Managing Director Lalamove Indonesia mengatakan, “Kami melihat Medan sebagai kota yang strategis dengan potensi ekonomi yang luar biasa, mulai dari perdagangan, kuliner, hingga UMKM yang terus berkembang. Kehadiran Lalamove bukan sekadar ekspansi wilayah, tetapi juga bentuk komitmen kami untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui solusi logistik dan mobilitas yang efisien, fleksibel, dan terjangkau,”

    Melalui ekspansi ini, Lalamove menawarkan dua layanan utama yakni Delivery Service dengan beragam armada mulai dari motor, sedan, MPV hingga mobil pickup (bak terbuka) yang dirancang untuk menjawab beragam kebutuhan logistik pelanggan. Kemudian Ride Hailing Service, dengan layanan MotorRide dan MotorXL yang memberikan alternatif transportasi harian yang praktis dan ekonomis. Lalamove Ride menawarkan pilihan transportasi efisien bagi warga Medan yang membutuhkan mobilitas cepat dan nyaman, baik untuk bepergian, kerja dan sekolah, maupun menjelajahi kuliner kota, tanpa perlu repot macet atau parkir, semuanya dengan tarif terjangkau melalui satu aplikasi. Dengan berbagai pilihan layanan dan armada, Lalamove memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menjadwalkan pengiriman maupun perjalanan sesuai kebutuhan, sekaligus membantu pelaku usaha menekan biaya operasional melalui tarif yang kompetitif.

    Selain untuk pelanggan, kehadiran Lalamove di Kota Medan juga membuka peluang bagi mitra pengemudi lokal untuk bergabung dan mendapatkan penghasilan tambahan dengan sistem kerja yang fleksibel tanpa target harian. Linarto, seorang mitra pengemudi pick up bak Lalamove di Jakarta, sebelumnya mengalami kehilangan pekerjaan dan kesulitan finansial. Melalui usaha yang konsisten dan komitmen dalam menyelesaikan setiap pesanan pengiriman setiap harinya, ia berhasil meningkatkan kondisi keuangannya secara signifikan dengan pendapatan mencapai hingga 20 juta rupiah per bulan pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan bagaimana Lalamove sebagai platform dapat menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi para mitranya.

    “Ekspansi ke Medan merupakan salah satu wujud komitmen kami dalam menciptakan ekosistem win-win-win antara pelanggan, UMKM, dan mitra pengemudi. Kami percaya, melalui dukungan teknologi, setiap pesanan maupun pengiriman melalui Lalamove dapat menciptakan nilai bersama bagi semua.” Tutup Andito.

    Sebagai kota yang dikenal dengan keramahan dan semangat gotong royong masyarakatnya, Lalamove berharap dapat menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat Medan untuk memenuhi kebutuhan logistik, mobilitas, dan pertumbuhan ekonomi digital. Khusus untuk pengguna baru, Lalamove juga memberikan potongan harga spesial hingga 30% untuk pengiriman dan potongan hingga 90% untuk perjalanan dengan menggunakan kode promo LAMEDAN.

  • Direktur Utama Krakatau Steel Raih Leadership Excellence Award 2025  dari HIPMI dan Danantara Indonesia Business Forum

    Direktur Utama Krakatau Steel Raih Leadership Excellence Award 2025 dari HIPMI dan Danantara Indonesia Business Forum

    Jakarta (21/10) – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, meraih penghargaan bergengsi Leadership Excellence Award 2025 dari Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) dan Danantara Indonesia Business Forum.

    Penghargaan
    ini diserahkan pada malam penganugerahan Leadership Excellence Award 2025 HIPMI – Danantara, yang
    berlangsung di Grand Ballroom
    Kempinski, Jakarta, pada Senin
    (20/10). Ajang ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pemimpin dan
    badan usaha yang memiliki peran strategis dalam memperkuat daya saing industri
    serta berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan
    ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

    Kontribusi Nyata untuk
    Indonesia

    Akbar Djohan menerima penghargaan pada
    kategori “Excellence in Steel Industry
    & Industrial Competitiveness Award 2025”, sebuah bentuk pengakuan
    atas dedikasi, kepemimpinan visioner, dan
    kontribusi signifikan dalam mendorong Krakatau Steel bertransformasi menjadi
    perusahaan baja terintegrasi yang modern, efisien, dan berdaya saing global.

    Penghargaan
    ini turut menyoroti keberhasilan Akbar
    Djohan sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dalam menciptakan multiplier effect pertumbuhan ekonomi
    yang inklusif melalui penerapan hilirisasi
    industri, pengembangan pasar secara strategis yang mendorong penciptaan
    lapangan kerja, hingga penguatan ketahanan industri nasional.

    “Pencapaian ini bukanlah semata-mata karena hasil
    kerja saya, tetapi juga karena penghargaan ini merupakan wujud nyata dari
    dedikasi, kerja keras, dan kontribusi luar biasa dari seluruh stakeholders dalam mewujudkan visi,
    misi, dan transformasi bisnis perusahaan,” ujar Akbar Djohan yang juga menjabat
    sebagai Chairman IISIA (Indonesia Iron & Steel Industry
    Association) dan Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik & Forwarder
    Indonesia).

    Ke depan, Akbar menegaskan terus melakukan
    akselerasi transformasi dalam rangka memperkuat posisi perusahaan sebagai
    industri strategis nasional yang berperan dalam menjaga kedaulatan industri
    dalam negeri melalui percepatan hilirisasi dan optimalisasi produksi.

    Penghargaan ini diberikan langsung oleh Sekretaris
    Jenderal BPP HIPMI Dr. Anggawira, Ketua Satgas Pangan BPP HIPMI M. Hadi
    Nainggolan, Ketua Satgas Energi BPP HIPMI Jay Aryaputra Singgih dan turut
    disaksikan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan
    Pekerja Seni, Raffi Ahmad.

    Leadership Excellence Award 2025″ persembahan
    HIPMI – Danantara Indonesia Business Forum merupakan ajang penghargaan bagi
    para pemimpin di berbagai sektor yang telah berkontribusi dalam transformasi
    ekonomi Indonesia. Ajang bergensi ini merupakan wujud nyata komitmen bersama
    dalam mendorong pemberdayaan ekonomi, memperluas pemerataan kesempatan, serta
    membangun masa depan bangsa yang tangguh.

    Industri
    Baja Fondasi Stabilitas Ekonomi

    PT Krakatau Steel (Persero) Tbk memberikan dukungannya pada arah baru
    transformasi ekonomi Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen
    Perseroan dalam mendukung terwujudnya visi pemerintah meraih Indonesia Emas
    2045, khususnya pada peran industri baja dalam memperkuat daya saing ekonomi
    nasional.

    Dukungan dan komitmen ini tercermin dari partisipasi Krakatau Steel pada
    HIPMI-Danantara Business Forum 2025 yang digelar di Jakarta, Senin
    (20/10/2025).

    Mengusung tema “Berdikari bersama Danantara: Transformasi Ekonomi Menuju
    Indonesia Emas 2045”, Krakatau Steel memandang forum ini sebagai langkah
    strategis dalam mempertemukan para pemimpin lintas sektor untuk membahas arah
    baru transformasi ekonomi Indonesia.

    Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar
    Djohan mengatakan, upaya mewujudkan cita-cita nasional tersebut harus diiringi
    dengan penguatan industri baja sebagai mother
    of industries
    yang menopang keberlanjutan industri di semua lini. Menurutnya,
    Utilisasi produksi yang optimal akan membuat industri baja lebih efisien dan
    kompetitif. Dengan demikian kebutuhan domestik dapat
    dipenuhi, sehingga mengurangi defisit perdagangan dan menguatkan industri
    secara keseluruhan. Lebih lanjut upaya ini
    dapat mendorong peluang investasi di industri baja yang berdampak
    positif pada peningkatan daya saing, penyerapan tenaga kerja, dan pertumbuhan
    ekonomi nasional yang inklusif.

    Hilirisasi dan Sinergi
    untuk Kedaulatan Pangan dan Teritorial

    Dalam sesi diskusi panel HIPMI-Danantara
    Business Forum 2025, Akbar Djohan turut menekankan
    pentingnya sinergi dan inovasi antara Industri dan Pengusaha Muda dalam rangka mendorong hilirisasi mewujudkan kemandirian industri baja nasional. Kolaborasi
    dari hulu (produksi baja mentah) hingga hilir (produk jadi seperti pipa baja)
    bertujuan untuk memperkuat rantai pasok di dalam negeri dan meningkatkan nilai
    tambah ekonomi.

    Dalam upaya mendukung ketahanan
    pangan, Krakatau Steel berkontribusi sebagai akselerator program Makan Bergizi
    Gratis (MBG) dan sudah melakukan inovasi dengan masuk ke sektor hilir, yaitu mengembangkan
    dapur modular dengan keseluruhan TKDN mencapai 80%, yang terdiri mulai dari struktur
    bangunan modular, baja ringan, kitchen set, hingga food tray yang saat ini sedang dalam proses pendaftaran SNI dan
    sertifikat halal. SPPG modular menggunakan sistem knockdown sehingga prosesnya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 40
    hari, dan saat ini kita sudah memproduksi 200 sampai 400 SPPG modular. Inovasi
    ini menarik minat banyak para pimpinan daerah untuk hadir di Cilegon untuk melihat
    contoh bangunan SPPG modular.

    Kemudian
    penjajakan lintas sektor antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan
    Krakatau Steel pun telah dilakukan. Sebelumnya, Wakil Menteri KKP Didit
    Herdiawan sudah hadir berkunjung ke Krakatau Steel memberikan mandat suplai pelat
    baja untuk kebutuhan pembuatan 20.000 kapal untuk nelayan. Pertemuan ini
    langsung mendapatkan tindak lanjut berupa laporan Kementerian KKP kepada
    Danantara, sehingga realisasi penguatan ketahanan pangan Indonesia sudah di
    depan mata.

    Tidak berhenti pada pembuatan kapal nelayan,
    dalam upaya penguatan ketahanan teritorial, Krakatau Steel dan Group serta
    industri dalam negeri lainnya optimis dapat memenuhi kebutuhan pembangunan Giant Sea Wall hingga alutsista yang
    tentunya membutuhkan bahan baku baja dari Krakatau Steel.

  • TikTok Shop–Tokopedia Kena Denda: Efek ke Seller & Alur Pengiriman Luar Negeri?

    TikTok Shop–Tokopedia Kena Denda: Efek ke Seller & Alur Pengiriman Luar Negeri?

    Beberapa hari terakhir, beritanya rame: KPPU mendenda TikTok Rp15 miliar karena telat melaporkan akuisisi mayoritas Tokopedia. Buat seller, yang penting: ini bukan “tutup toko”, tapi sinyal kalau kepatuhan dokumen makin diseriusin. Operasional jalan terus, tapi compliance jadi spotlight.

    Supaya gampang dicerna, yuk kita bahas apa artinya ke penjual mulai dari fee platform, regulasi, sampai alur pengiriman luar negeri yang perlu kamu rapihin.

    Ringkasnya, Apa yang Terjadi?

    – Keputusan KPPU: TikTok didenda Rp15 miliar karena keterlambatan notifikasi akuisisi Tokopedia. Ini sifatnya administratif (bukan larangan beroperasi).

    – Latar belakang: KPPU sebelumnya beri persetujuan bersyarat untuk akuisisi itu, dan akan memantau kepatuhan sampai 2027. Jadi, fokusnya menjaga persaingan yang sehat.

    Dampaknya ke Seller

    – Verifikasi & dokumen makin rapi.

    Listing, invoice, bukti transaksi, sampai deskripsi produk kemungkinan akan lebih sering diminta saat pengecekan. Good news: data rapi bikin proses bea cukai ekspor juga lebih mulus.

    – Aturan pajak & fee bisa lebih tegas.

    Pemerintah lagi dorong pemungutan pajak yang lebih tertata di platform e-commerce. Kalau kebijakan baru jalan, seller perlu siap dari sisi pembukuan. Efek tidak langsung: pricing & margin harus dihitung ulang.

    – Service level buyer makin jadi tolok ukur.

    Saat regulasi “tight”, platform biasanya nge-push kualitas: kecepatan kirim, komunikasi, refund/return. Seller yang operasionalnya rapi bakal menang trust.

    Kalau Kamu Ekspor (Pengiriman Luar Negeri), Apa yang Perlu Dirapikan?

    A. Dokumen jual & kirim satu paket lengkap

    – Invoice komersial (nilai realistis), packing list, deskripsi produk detail (bahan/fungsi/HS code kandidat).

    – Kalau diminta link produk/foto detail, siapin juga. Ini jadi amunisi kalau ada cek silang di bea cukai.

    B. Address hygiene & kontak penerima

    – Nama penerima, alamat lengkap + kode pos, dan nomor telepon aktif. Hal sederhana ini sering penyebab delay yang sebetulnya bisa dihindari.

    C. Packing standar internasional

    -Kardus double wall, bubble/foam, void fill. Foto pre-ship & unboxing itu “golden ticket” kalau sampai ada klaim.

    D. Pilihan skema biaya impor

    – Untuk pengalaman penerima yang simpel, pertimbangkan All-In (DDP): pajak impor beres di awal, penerima tinggal terima barang. Cocok buat campaign hadiah/kolaborasi.

    Alur Pengiriman Luar Negeri yang “Aman Dipakai”

    – Pre-check produk & rute

    Cek kategori sensitif (baterai/cairan/aerosol) dan negara tujuan.

    – Hitung berat chargeable

    Pastikan dimensi rapi biar volumetrik nggak “makan margin”.

    – Buat AWB + lampiran dokumen

    Pastikan nama, alamat, dan deskripsi barang akurat.

    – Tracking & respon cepat

    Kalau ada “clearance delay”, kirim semua bukti sekaligus (invoice/packing list/bukti bayar/link produk).

    – POD & arsip

    Simpan bukti serah terima + dokumentasi buat audit/platform claim.

    FAQ Mini (Yang Sering Ditanyain Seller)

    Q: Denda KPPU bikin Tokopedia/TikTok Shop terganggu?

    A: Tidak. Itu denda administratif karena telat lapor, bukan larangan operasional. Platform tetap berjalan, tapi compliance kemungkinan makin ketat.

    Q: Apakah biaya jualan bakal naik?

    A: Tergantung kebijakan platform & regulasi pajak ke depan. Yang penting, rapikan pembukuan dan siapin skenario pricing.

    Q: Kalau mau ekspor kecil-kecilan, mulai dari mana?

    A: Mulai dari dokumen dasar (invoice, packing list), cek kategori barang, dan pilih skema biaya impor yang jelas (All-In vs reguler).

    Intinya bukan berarti platform “mandek”. Ini alarm buat seller: rapikan data & dokumen, optimalkan alur pengiriman luar negeri, dan atur skema biaya impor yang nyaman buat pembeli, yang rapi bakal lari lebih kencang. Lagi bingung rute & estimasi biaya? Minta simulasi ongkir + timeline pengiriman luar negeri sesuai negara tujuan di airwayexpress.id

  • KAI Dukung Program Maganghub Kemnaker, Siapkan SDM Muda yang Unggul dan Berkarakter

    KAI Dukung Program Maganghub Kemnaker, Siapkan SDM Muda yang Unggul dan Berkarakter

    40 peserta terpilih mengikuti program magang di lingkungan KAI

    Suasana antusias tampak di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat puluhan peserta muda memasuki masa orientasi program magang. Wajah-wajah penuh semangat itu adalah bagian dari generasi baru yang datang untuk belajar langsung dari para profesional di dunia perkeretaapian. Mereka datang membawa keingintahuan, disiplin, dan semangat untuk tumbuh di lingkungan kerja yang menuntut ketepatan, tanggung jawab, dan etika.

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjadi salah satu BUMN yang dipercaya untuk berpartisipasi dalam Program Maganghub dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Program ini membuka ruang bagi generasi muda Indonesia untuk memperoleh pengalaman kerja dan memahami dinamika dunia profesional secara langsung.

    Secara nasional, Maganghub menyediakan sekitar 20.000 lowongan bagi peserta di berbagai sektor. Dari 2.147 pelamar di seluruh Indonesia, sebanyak 40 peserta terpilih mengikuti program magang di lingkungan KAI, yang tersebar di dua lokasi: 16 peserta di Kantor Pusat KAI Bandung dan 24 peserta di Balai Yasa Yogyakarta.

    Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa keterlibatan KAI dalam program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem pembelajaran publik dan menyiapkan SDM masa depan Indonesia. “Kami merasa terhormat menjadi bagian dari inisiatif Kemnaker untuk mencetak talenta muda unggul. Di KAI, para peserta magang belajar langsung tentang sistem dan operasi perkeretaapian, sambil memahami nilai-nilai kerja yang membentuk kultur kami: integritas, keselamatan, pelayanan, dan inovasi,” ujar Anne.

    Anne menjelaskan bahwa program magang ini juga menjadi ruang pembentukan karakter dan profesionalisme generasi muda. “Kami akan mendampingi adik-adik magang memahami bisnis proses di KAI dengan kemampuan Teknis dan Culture yang dibangun. Etika kerja, tanggung jawab, dan karakter yang kokoh adalah fondasi dari setiap perjalanan karier. Karena itu, kami menanamkan nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif sebagai budaya kerja yang hidup di KAI,” tambahnya.

    Selama program berlangsung, setiap peserta akan mendapatkan mentor di unit kerja masing-masing, pendampingan administratif, serta evaluasi berkala sesuai pedoman Kemnaker.

    Para peserta diharapkan untuk:

    1. Mematuhi seluruh peraturan dan tata tertib KAI, termasuk etika berpakaian, jam kerja, dan keselamatan kerja (K3).

    2. Menjaga nama baik diri dan institusi, baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja.

    3. Bersikap proaktif dan terbuka terhadap proses pembelajaran.

    4. Menjalin hubungan baik dengan mentor dan rekan kerja sebagai bagian dari budaya kolaboratif.

    5. Menuntaskan masa magang dengan komitmen penuh dan rasa tanggung jawab.

    KAI berharap pengalaman magang ini menjadi langkah awal bagi peserta untuk memahami arti kerja profesional dan pelayanan publik. “Jadikan masa magang ini sebagai perjalanan pertama menuju masa depan yang lebih kuat, mandiri, dan berintegritas,” tutup Anne.

    Sebagai tindak lanjut, Kemnaker akan meluncurkan Batch ke-2 Program Maganghub pada November 2025, dengan estimasi 80.000 kesempatan magang di berbagai sektor industri. KAI menyatakan kesiapan untuk terus berpartisipasi dalam program ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan kontribusi terhadap pembangunan SDM unggul Indonesia.

  • Tingkatkan Keselamatan Perjalanan, KAI Divre III Palembang Ganti Rel 54 Menjadi Rel 60 di Petak Stasiun Ujan Mas – Stasiun Penanggiran

    Tingkatkan Keselamatan Perjalanan, KAI Divre III Palembang Ganti Rel 54 Menjadi Rel 60 di Petak Stasiun Ujan Mas – Stasiun Penanggiran

    Palembang, 21 Oktober 2025 – Sebagai upaya mendukung peningkatan keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang melakukan peningkatan prasarana jalur dengan mengganti rel tipe R54 menjadi rel tipe R60 di petak jalan antara Stasiun Ujan Mas – Stasiun Penanggiran sepanjang 5 kilometer, tepatnya di Km 375+7 s/d 380+7.

    Penggantian rel tipe R60 ini adalah pertama kalinya digunakan pada lintas operasi kereta api, yang berada di wilayah kerja KAI Divre III Palembang.

    Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan keselamatan perjalanan serta peningkatan kualitas prasarana perkeretaapian di Sumatera Selatan.

    “Rel tipe R60 memiliki kekuatan dan stabilitas yang jauh lebih baik dibandingkan rel R54. Dengan dimensi berat 60 kilogram per meter, rel ini mampu mendukung kecepatan hingga 160 kilometer per jam serta mampu menahan beban gandar maksimal 25 ton, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api,” jelas Aida.

    Selain penggantian rel, KAI Divre III Palembang juga melakukan penggantian bantalan sebanyak 8.334 batang yang disesuaikan dengan rel R60, serta penggantian batu balas (ballast) sebanyak 2.840 meter kubik untuk menjaga kestabilan struktur jalur rel. Aida menambahkan bahwa penggantian rel dan komponen pendukung ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk terus berinovasi dan memperbarui infrastruktur demi menghadirkan pelayanan transportasi kereta api yang aman, andal, dan efisien.

    “Pekerjaan penggantian rel ini dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kualitas. Seluruh proses dilakukan oleh tenaga ahli berpengalaman dengan pengawasan ketat agar hasilnya sesuai dengan standar teknis perkeretaapian nasional,” ujar Aida.

    Rel R60 memiliki karakteristik material yang lebih kuat, padat, dan tahan terhadap deformasi akibat tekanan dan getaran berulang dari perjalanan kereta api. Dengan spesifikasi tersebut, jalur kereta akan lebih stabil, mengurangi risiko patah rel, serta memperpanjang umur teknis infrastruktur perkeretaapian.

    “Wilayah Divre III Palembang menjadi pionir dalam penerapan rel tipe R60 di Indonesia, hal ini menunjukkan komitmen kuat KAI untuk terus berinovasi demi menjaga keselamatan dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat pengguna kereta api,” tambah Aida.

    Selama pelaksanaan pekerjaan, KAI tetap memastikan perjalanan kereta api berjalan dengan aman dan lancar dengan melakukan pengaturan operasi secara terencana tanpa mengganggu jadwal perjalanan.

    Melalui penggantian rel R54 menjadi R60 ini, KAI Divre III Palembang berharap dapat memperkuat kualitas prasarana perkeretaapian dan menjadi langkah penting dalam mewujudkan sistem transportasi kereta api yang lebih modern, tangguh, dan berstandar tinggi di Indonesia.

    “Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di area jalur kereta api selama pekerjaan berlangsung, untuk keselamatan bersama,” tutup Aida.

  • Dukung UMKM Naik Kelas, BRI Finance Hadir di Gebyar UMKM Mitra Adhyaksa

    Dukung UMKM Naik Kelas, BRI Finance Hadir di Gebyar UMKM Mitra Adhyaksa

    Bandar Lampung, 17 Oktober 2025 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak perusahaan BRI Group yang bergerak di bidang pembiayaan, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Kali ini, BRI Finance berpartisipasi dalam kegiatan Gebyar UMKM Bersama UMKM Mitra Adhyaksa Kota Bandar Lampung yang berlangsung pada 17–19 Oktober 2025 di Gedung Graha Mandala, Bandar Lampung.

    Kegiatan yang diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung ini menjadi wadah strategis bagi pelaku UMKM untuk memperoleh edukasi, legalitas, dan peluang pengembangan usaha. Rangkaian acaranya mencakup seminar dan literasi hukum, sertifikasi label halal, pengurusan perizinan dan merek dagang, hingga bazar UMKM dan pembagian kartu UMKM Mitra Adhyaksa.

    Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa dukungan BRI Finance dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sektor pembiayaan dan lembaga pemerintah untuk membangun ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan. “BRI Finance senantiasa berkomitmen menjadi mitra strategis bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha mereka. Peningkatan kapasitas UMKM tidak hanya bergantung pada pendanaan, tetapi juga pada literasi, legalitas, dan keberlanjutan bisnis,” ujar Wahyudi.

    Mengusung semangat “UMKM Naik Kelas!”, BRI Finance juga memberikan pendampingan dan informasi mengenai solusi pembiayaan produktif yang dapat mendukung ekspansi usaha, seperti pembiayaan kendaraan operasional, alat produksi, maupun modal kerja. Inisiatif ini sejalan dengan peran BRI Group dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat melalui akses keuangan yang inklusif dan terukur.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dan Kepala Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Baharuddin M. SH., MH., yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

    “Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan UMKM dapat dilakukan secara komprehensif melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga hukum, dan sektor swasta. Kami bangga dapat berkontribusi dalam inisiatif yang berdampak langsung bagi pelaku usaha,” tambah Wahyudi.

    Sebagai bagian dari strategi memperkuat portofolio pembiayaan, sejak 1 Mei 2025, BRI Finance juga meluncurkan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan suku bunga kompetitif: 0% per tahun untuk mobil baru, 0,8% per bulan untuk mobil bekas, dan 0,7% per bulan untuk sepeda motor. Program ini menjadi salah satu langkah nyata perusahaan dalam memberikan solusi pembiayaan yang mudah, cepat, dan bernilai tambah bagi masyarakat serta pelaku usaha produktif.

    Melalui berbagai inisiatif inklusif dan kolaboratif, BRI Finance terus mempertegas perannya sebagai bagian dari ekosistem BRI Group yang berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan terintegrasi, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kemajuan UMKM Indonesia.

  • KAI Logistik Kelola Lebih dari 17 Juta Ton Barang, Kinerja Triwulan III Naik di Seluruh Segmen Layanan

    KAI Logistik Kelola Lebih dari 17 Juta Ton Barang, Kinerja Triwulan III Naik di Seluruh Segmen Layanan

    KAI Logistik kembali mencatatkan kinerja positif pada triwulan III tahun 2025. Hingga akhir September, perusahaan telah mengelola lebih dari 17 juta ton barang dari berbagai segmen layanan. Capaian ini mencerminkan solidnya performa operasional serta hasil nyata dari langkah transformasi dan strategi bisnis berkelanjutan yang dijalankan sepanjang tahun.

    Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata dari efektivitas strategi perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan produktivitas layanan, serta menghadirkan solusi logistik yang adaptif terhadap kebutuhan pelanggan. “KAI Logistik mencatatkan kinerja positif di triwulan III. Pertumbuhan di hampir seluruh segmen layanan menunjukkan kepercayaan pelanggan yang terus meningkat. Capaian ini tidak lepas dari berbagai langkah strategis, mulai dari peningkatan kompetensi operasional, digitalisasi proses layanan, hingga penguatan infrastruktur logistik di berbagai daerah,” jelas Fredi.

    Dari total volume tersebut, batubara masih menjadi kontributor utama dengan capaian sebesar 12.721.103 ton, atau sekitar 74 persen dari keseluruhan kinerja perusahaan. Volume ini menunjukkan peningkatan signifikan seiring dengan meningkatnya permintaan logistik energi untuk agenda ketahanan energi nasional. Selanjutnya, layanan pra dan purna angkutan BBM dan BBK mencatatkan volume sebesar 2.266.546 ton, diikuti oleh angkutan kereta kontainer yang mencapai 1.801.773 ton.

    Segmen non-kontainer mencatat volume sebesar 333.836 ton, sementara layanan kurir dan ekspres berhasil tumbuh signifikan dengan capaian 48.117 ton. Mayoritas seluruh segmen layanan menunjukkan tren pertumbuhan positif dibandingkan periode triwulan sebelumnya, menandai momentum berkelanjutan dari upaya KAI Logistik dalam memperkuat kinerja operasional sekaligus memperluas basis pelanggan di berbagai sektor industri.

    Pertumbuhan triwulan III dibandingkan triwulan II tercatat pada layanan bongkar muat batubara yang meningkat hingga 21 persen, diikuti layanan non-kontainer juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 10 persen, layanan KA Kontainer 7% sementara layanan kurir yakni 24 persen, dari 14.924 ton pada triwulan II menjadi lebih dari 18 ribu ton pada triwulan III. Di sisi lain, layanan pra dan purna angkutan BBM serta BBK juga menunjukkan peningkatan stabil sekitar 4 persen dibandingkan TW II.

    Pertumbuhan kinerja KAI Logistik juga didorong oleh berbagai inisiatif strategis yang dijalankan secara konsisten sepanjang tahun. Salah satunya adalah komitmen percepatan sertifikasi halal di sejumlah terminal logistik serta penguatan komitmen green logistics. Di samping itu, KAI Logistik juga memperkuat layanan ritel melalui KALOG Express baik dari sisi peningkatan operasional, digital hingga perluasan jaringan.

    Kinerja positif Triwulan III 2025 sekaligus memperkuat posisi KAI Logistik sebagai penyedia jasa logistik berbasis kereta api terdepan di Indonesia. Dengan komitmen menghadirkan solusi logistik yang tidak hanya menggerakkan barang dan ekonomi, tetapi juga membawa nilai keberlanjutan bagi negeri.

  • KAI Daop 8 Surabaya Optimalkan Fasilitas dan Layanan Penumpang di Stasiun Mojokerto

    KAI Daop 8 Surabaya Optimalkan Fasilitas dan Layanan Penumpang di Stasiun Mojokerto

    Sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan prima dan menjamin keselamatan perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya terus melakukan perawatan dan evaluasi fasilitas di berbagai stasiun, termasuk Stasiun Mojokerto yang menjadi salah satu simpul penting pergerakan penumpang di wilayah tengah Jawa Timur.

    Pada Selasa (21/10), jajaran manajemen KAI Daop 8 Surabaya melaksanakan pengecekan lintas wilayah tengah dengan rute Surabaya Gubeng – Tarik – Mojokerto – Tulangan – Sidoarjo, untuk memastikan seluruh aspek pelayanan dan operasional berjalan dengan aman, andal, dan efisien.

    Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah optimalisasi fasilitas dan peningkatan pelayanan pelanggan di Stasiun Mojokerto, meliputi area pelayanan penumpang, kenyamanan ruang tunggu, kebersihan lingkungan, serta kelancaran proses naik-turun penumpang.

    Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan lintas merupakan bagian dari langkah preventif yang rutin dilakukan untuk menjaga mutu layanan dan keandalan operasional di lapangan.

    “KAI ingin memastikan seluruh fasilitas di Stasiun Mojokerto berada dalam kondisi optimal. Mulai dari ruang tunggu, peron, sistem informasi perjalanan, hingga kebersihan lingkungan, semuanya harus siap melayani pelanggan dengan aman dan nyaman,” ujar Luqman Arif.

    Dalam kesempatan tersebut, tim juga meninjau kelancaran perjalanan kereta (perka) di sekitar lintas Mojokerto, mencakup pemeriksaan jalur rel, wesel, jembatan, sistem persinyalan, dan perlintasan sebidang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta tetap tepat waktu, aman, dan andal, baik untuk kereta jarak jauh maupun Commuter Line.

    Selain pemeriksaan teknis, manajemen Daop 8 juga berinteraksi langsung dengan petugas di lapangan guna memastikan kesiapan pelayanan serta mendengarkan masukan untuk peningkatan kualitas layanan pelanggan.

    Usai kegiatan, tim melaksanakan rapat evaluasi guna menindaklanjuti hasil temuan di lapangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, fasilitas dan infrastruktur di Stasiun Mojokerto dinyatakan dalam kondisi baik dan siap operasi, mendukung kelancaran aktivitas penumpang serta operasional kereta api di lintas tengah Jawa Timur.

    “KAI terus berkomitmen untuk meningkatkan standar keselamatan dan pelayanan di seluruh lintas operasional, termasuk di Stasiun Mojokerto yang memiliki peran strategis sebagai simpul mobilitas masyarakat. Dengan infrastruktur yang terjaga dan layanan yang semakin prima, kami ingin memastikan pengalaman pelanggan semakin nyaman dan memuaskan,” pungkas Luqman.

    Melalui kegiatan pengecekan lintas ini, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan konsistensinya dalam menghadirkan transportasi publik yang aman, andal, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan KAI dalam mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi hijau di wilayah Jawa Timur.