Penulis: Admin

  • Kesempatan berkarir di BRI : BRI Region 6/Jakarta 1 Berpartisipasi dalam Job Fair Jakarta “Goes to Campus” di Universitas Negeri Jakarta

    Kesempatan berkarir di BRI : BRI Region 6/Jakarta 1 Berpartisipasi dalam Job Fair Jakarta “Goes to Campus” di Universitas Negeri Jakarta

    BRI Region 6/Jakarta 1 turut berpartisipasi dalam kegiatan Job Fair “Jakarta Goes to Campus” yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertempat di Functional Hall lantai 3 GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada tanggal 23 hingga 24 Oktober 2025.

    Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses lapangan kerja bagi para lulusan perguruan tinggi dan masyarakat umum, serta menjadi sarana mempertemukan perusahaan terkemuka dengan para pencari kerja potensial.

    Dalam kesempatan ini, BRI Region 6/Jakarta 1 membuka kesempatan karier bagi peserta job fair dengan menawarkan posisi Petugas Administrasi, Frontliner, dan Marketing. Ketiga posisi tersebut berperan penting dalam mendukung operasional, pelayanan, serta pengembangan bisnis BRI di berbagai segmen.

    Kehadiran BRI dalam ajang ini mendapat sambutan antusias dari para pengunjung, khususnya kalangan mahasiswa dan fresh graduate. Salah satu peserta job fair, Fadillah, lulusan S1 dari salah satu universitas di Jakarta, menyampaikan ketertarikannya untuk bergabung dengan BRI.

    “Saya sangat tertarik untuk mendaftar di BRI karena BRI dikenal sebagai bank besar yang memberikan banyak peluang untuk berkembang. Saya berharap bisa menjadi bagian dari keluarga besar BRI dan berkontribusi di dalamnya,” ujar Fadillah.

    Sementara itu, perwakilan dari BRI Region 6/Jakarta 1 menyampaikan bahwa keikutsertaan BRI dalam kegiatan job fair ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membuka kesempatan bagi talenta-talenta muda terbaik di Indonesia.

    “Partisipasi BRI dalam ajang ini merupakan bukti bahwa BRI adalah perusahaan yang terbuka dan inklusif dalam mencari calon pekerja terbaik. Kami berharap para peserta yang nantinya lolos seleksi dan bergabung dengan BRI dapat memberikan performance terbaik demi kemajuan bersama,” ungkapnya.

    Melalui keikutsertaan dalam Job Fair Jakarta “Goes to Campus”, BRI Region 6/Jakarta 1 terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, profesional, dan berintegritas, sejalan dengan semangat BRILiaN dalam membangun ekonomi bangsa.

  • Hadiri Forum OKI, Menteri Pekerjaan Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Sejumlah Anggota Negara

    Hadiri Forum OKI, Menteri Pekerjaan Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Sejumlah Anggota Negara

    Jeddah, Arab Saudi 23 Oktober 2025 – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan para mitra internasional dan sejumlah menteri dari negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Pertemuan ini digelar di sela-sela kehadirannya dalam The 5th Islamic Conference of Ministers Responsible for Water di Jeddah, Arab Saudi, pada 21–22 Oktober 2025.

    Langkah
    diplomasi bilateral ini dimanfaatkan Menteri Dody untuk memperkuat kerja sama
    teknis serta menjajaki peluang pembiayaan inovatif di sektor Sumber Daya Air.

    Kementerian PU, menurut Dody, membuka peluang seluasnya
    bagi investasi luar di sektor infrastruktur air. Hal ini didorong oleh
    kenyataan terbatasnya kemampuan pendanaan pemerintah untuk membiayai seluruh
    proyek infrastruktur air yang dibutuhkan.

    “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kami
    mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk
    memperkuat ketahanan air dan iklim,” jelas Menteri Dody di Jeddah.

    Adapun Konferensi Menteri OKI ke-5 yang dihadiri Menteri
    Dody mengusung tema “From Vision to Impact”. Forum ini mempertemukan para
    menteri negara anggota OKI serta lembaga internasional untuk memperkuat kerja
    sama di bidang Sumber Daya Air.

    Dalam pidato utamanya di forum tersebut, Menteri Dody
    mengajak seluruh negara untuk memandang investasi di sektor air sebagai
    investasi yang merujuk pada martabat, stabilitas, dan perdamaian dunia.

    “Setiap investasi di bidang air adalah investasi untuk
    martabat, stabilitas, dan perdamaian, ekonomi kepercayaan yang sesungguhnya.
    Air bukan hanya sumber daya, air adalah fondasi ketahanan pangan, transformasi
    energi, dan kehormatan manusia,” kata Menteri Dody di hadapan para Menteri OKI.

    Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa di bawah kepemimpinan
    Presiden Prabowo Subianto, Indonesia tengah melaksanakan Visi Asta Cita. Dalam
    visi tersebut, pembangunan infrastruktur air menjadi prioritas utama sebagai
    landasan kedaulatan pangan dan energi nasional.

    Sebagai tindak lanjut konkret dari penyelenggaraan World
    Water Forum ke-10 di Bali pada Mei 2024 lalu, Menteri Dody menyampaikan bahwa
    Indonesia telah mendirikan Pusat Keunggulan untuk Ketahanan Air dan Iklim
    (Center of Excellence for Water and Climate Resilience).

    Ia pun mengundang seluruh negara anggota OKI untuk
    berkolaborasi melalui platform tersebut guna memperkuat inovasi, penelitian,
    dan peningkatan kapasitas di sektor air.

    “Kami mengundang semua negara untuk bergabung, bukan
    sebagai pengamat, melainkan sebagai mitra. Bersama-sama, kita ubah gagasan
    menjadi tindakan dan kolaborasi menjadi berkah bagi umat,” tutur Menteri Dody.

    Dalam kesempatan itu, Menteri Dody juga menyampaikan
    apresiasi atas peran Kerajaan Arab Saudi sebagai tuan rumah. Indonesia,
    tegasnya, siap mendukung penyelenggaraan World Water Forum ke-11 di Riyadh,
    Arab Saudi, pada tahun 2027 mendatang.

    Kehadiran Menteri PU Dody Hanggodo dalam forum OKI di
    Jeddah ini menjadi agenda penting untuk menegaskan komitmen Indonesia sekaligus
    menggalang kerja sama praktis melalui serangkaian pertemuan bilateral dengan
    negara-negara anggota OKI.

    Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
    Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

    #SigapMembangunNegeriUntukRakyat

    #SetahunBerdampak

  • KAI – Kejati Sumut Teken Kerja Sama terkait Penanganan Masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

    KAI – Kejati Sumut Teken Kerja Sama terkait Penanganan Masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tentang Kerja Sama dan Koordinasi Dalam Rangka Penanganan Permasalahan di Bidang Hukum Perdata Dan Tata Usaha Negara.

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tentang Kerja Sama dan Koordinasi Dalam Rangka Penanganan Permasalahan di Bidang Hukum Perdata Dan Tata Usaha Negara.

    Penandatanganan PKS dilakukan oleh Vice President KAI Divre I Sumut, Sofan Hidayah dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kota Medan pada Kamis (23/10/2025).

    VP KAI Divre I Sumut, Sofan Hidayah menyampaikan bahwa penandatanganan PKS ini dilakukan untuk melanjutkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik sebelumnya terkait penanganan serta penyelesaian masalah hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara baik di dalam maupun di luar pengadilan, yang dihadapi oleh KAI.

    ”Salah satu yang melatarbelakangi terwujudnya perpanjangan kerja sama tersebut yaitu masih diperlukan kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, di antaranya guna penyelesaian permasalahan aset milik KAI,” katanya.

    Sofan menambahkan, masih terdapat sejumlah permasalahan aset yang dihadapi KAI Sumut, seperti penyerobotan serta pemanfaatan aset tanpa izin oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab.

    KAI Divre I Sumatera Utara memiliki aset tanah dengan luas aset yang tercatat sebesar 26.795.228 m2. Dari jumlah luas tersebut, baru 11.047.794 m2 yang telah memiliki sertipikat (41, 23%).

    Ia melanjutkan, aset KAI adalah milik negara, sehingga harus dijaga bersama. Sofan berharap dengan ditandatanganinya PKS ini menjadi jalan keluar masalah KAI terkait hukum bidang perdata dan tata usaha negara saat ini, serta potensi masalah di masa depan.

    “Terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang telah mendukung KAI. Langkah kerja sama ini sebagai upaya penjagaan aset KAI, yang juga menjadi salah satu bagian dari kekayaan Negara kita,” jelas Sofan.

    Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum mengatakan, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada KAI yang telah memberikan kepercayaan kepada Kejati Sumut untuk berkolaborasi dalam permasalahan hukum perdata dan tata usaha negara.

  • QUADRA RESMIKAN GALLERY TERBESAR DAN TERLENGKAP DI BALI, HADIRKAN PENGALAMAN SINTERED STONE TAK TERTANDINGI

    QUADRA RESMIKAN GALLERY TERBESAR DAN TERLENGKAP DI BALI, HADIRKAN PENGALAMAN SINTERED STONE TAK TERTANDINGI

    Bali, 22 Oktober 2025 – Sebagai pelopor sintered stone di Indonesia, QUADRA menegaskan posisinya dengan meresmikan QUADRA Gallery Signature di Kuta, Bali dengan bangunan seluas 1.500 m2. Berdiri sebagai galeri terbaru, terbesar, dan terlengkap, flagship showroom ini dirancang untuk menjadi pusat pengalaman premium bagi arsitek, desainer, dan pelanggan untuk berinteraksi langsung dengan material berkualitas tinggi dari QUADRA.

    “Peresmian QUADRA Gallery Signature di Bali adalah tonggak penting yang menandai sewindu perjalanan kami sebagai pelopor sintered stone di Indonesia,” ujar Willie Low, Chief Operating Officer QUADRA. “Dengan teknologi eksklusif dari Italia, kami telah mengubah lanskap industri material bangunan melalui inovasi dan solusi berkelanjutan, tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga melalui ekspor ke beberapa negara. Sebagai wujud komitmen untuk terus memperkuat posisi terdepan, flagship showroom seluas 1.500 m2 ini kami hadirkan dengan konsep yang secara indah menggabungkan nilai estetika, kekayaan alam, dan interaksi manusia.”

    Galeri ini merupakan hasil kolaborasi dengan 2M Design Lab, sebuah studio arsitek lokal asal Bali yang telah meraih berbagai penghargaan baik Nasional maupun Internasional. Menggabungkan arsitektur modern kontemporer dengan sentuhan budaya Bali yang kental, desain galeri ini menciptakan ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga artistik dan inspiratif.

    Pengalaman Desain yang menarik dan interaktif

    QUADRA Gallery Signature dirancang untuk memberikan pengalaman holistik, terbagi dalam lima area utama yang menyoroti keindahan dan fleksibilitas material:

    Fasad: Menampilkan permainan cahaya dan bayangan pada permukaan material, menyoroti keindahan dan tekstur unik dari sintered stone.

    Museum: Area ini menampilkan setiap lempengan (slab) material dengan narasi latar belakang, menciptakan pengalaman lebih dari sekadar pameran produk.

    Implementation: Pengunjung dapat melihat aplikasi nyata QUADRA pada ruang-ruang seperti kamar tidur, dapur, dan ruangan lain memberikan inspirasi desain yang konkret.

    Representative of a Villa: Area pengaplikasian Quadra dalam bentuk Villa, membantu pengunjung melihat visualisasi Quadra pada kamar mandi hingga kolam renang.

    Quadra Architect Studio: Ruang kolaboratif ini memfasilitasi diskusi antara desainer, klien, dan tim QUADRA untuk bertukar ide dan membahas detail teknis.

    Untuk melengkapi pengalaman ini, galeri berkolaborasi dengan merek internasional. Area dapur dilengkapi teknologi Invisible Cooker dari Hafele dan pintu geser Estica dengan lapisan QUADRA slab. Sementara area kamar mandi menawarkan pengalaman mewah layaknya hotel bintang enam dengan sanitary ware dari Roca. Selain itu, tersedia Selection Corner dengan lebih dari 200 motif, 7 tampilan desain, 5 ukuran, dan 8 jenis finishing.

    Peluncuran Produk Baru, Inovasi Ketebalan, Finishing Baru

    Bertepatan dengan momentum peresmian galeri, QUADRA tidak hanya menghadirkan showroom baru, tetapi juga meluncurkan serangkaian inovasi produk.

    Inovasi pertama adalah ketebalan baru 6mm. Varian yang lebih ringan dan fleksibel ini melengkapi ketebalan 12 mm dan 9 mm yang sudah tersedia, sehingga memungkinkan aplikasi material yang lebih luas dan beragam—mulai dari meja, lantai, pintu kabinet, hingga pintu tersembunyi (camouflage door).

    Selain itu, QUADRA memperkenalkan finishing terbaru: Grit Matte. Finishing ini memiliki fitur anti-slip superior dengan nilai uji R Rating 12. Uniknya, meskipun memiliki daya cengkeram tinggi (ideal untuk area basah seperti kamar mandi dan dapur), permukaan Grit Matte tetap terasa halus, sehingga tidak mengorbankan estetika desain.

    Melengkapi peluncuran ini, QUADRA juga meluncurkan koleksi terbaru “Dewata 2.0“, sebuah kolaborasi istimewa dengan 2M Design Lab. Koleksi ini secara khusus terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya Bali, merefleksikan elemen-elemen ikonik seperti pesisir Amed, motif ukiran Batik Bali, lanskap vulkanik Gunung Batur, sawah terasering Jatiluwih, pasir hitam di Canggu, dan keindahan laut Nusa Lembongan.

  • Masjid Raya Baitul Khairat, Karya PTPP yang Mendapatkan 2 Rekor  MURI dan Menjadi Simbol Kebanggaan dan Kebangkitan Sulawesi  Tengah

    Masjid Raya Baitul Khairat, Karya PTPP yang Mendapatkan 2 Rekor MURI dan Menjadi Simbol Kebanggaan dan Kebangkitan Sulawesi Tengah

    Jakarta, 23 Oktober 2025 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia konstruksi nasional. PTPP berhasil meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas keberhasilannya membangun Masjid Raya Baitul Khairaat, ikon baru kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah yang diakui sebagai masjid dengan kubah terbesar di Indonesia dan menara jam analog terbesar di Indonesia.

    Rekor ini diraih berkat keberhasilan PTPP merancang dan membangun struktur kubah tunggal berdiameter 90 meter menggunakan sistem rangka baja lengkung tanpa pilar tengah, serta pemasangan jam analog berdiameter 19,3 meter, yang tercatat sebagai jam terbesar di Indonesia sekaligus kelima terbesar di dunia.

    Keberhasilan tersebut menjadi bukti keunggulan PTPP dalam menggabungkan presisi teknik, inovasi desain arsitektur, dan manajemen proyek berskala kompleks di tengah tantangan geografis serta kondisi seismik wilayah Sulawesi Tengah.

    Sertifikat rekor MURI diserahkan secara resmi di Kantor MURI, Jakarta, pada 15 Oktober 2025, dan diterima oleh Dr. Andi Ruly Djanggola, Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Tengah, mewakili Gubernur Sulawesi Tengah. Penghargaan diserahkan langsung oleh Yusuf Ngadri, Direktur Operasional MURI, sebagai bentuk pengakuan atas prestasi monumental hasil karya anak bangsa.

    Proyek bernilai Rp376,65 miliar ini dikerjakan oleh PTPP sejak 23 Oktober 2023 hingga 15 November 2025, dan mencatat realisasi fisik 99,18%, melampaui target waktu dan mutu yang ditetapkan.

    Karya Monumental Bernilai Spiritual 

    Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti keunggulan PTPP dalam menghadirkan proyek berskala besar yang tidak hanya menonjol dari sisi teknis, tetapi juga memiliki nilai sosial dan spiritual yang tinggi.

    “Pembangunan Masjid Raya Baitul Khairaat bukan sekadar proyek konstruksi, tetapi simbol kebangkitan dan kebaikan bagi masyarakat Sulawesi Tengah pascabencana 2018. Kami bangga menjadi bagian dari sejarah ini dan berterima kasih kepada pemerintah daerah atas kepercayaannya,” ujar Joko.

    Masjid megah ini dibangun di atas filosofi nilai-nilai Islam yang mendalam: tinggi bangunan 30 meter melambangkan 30 juz Al-Qur’an, dua menara setinggi 66,66 meter merepresentasikan 6.666 ayat Al-Qur’an, dan 99 ornamen jendela menggambarkan Asmaul Husna.

    Kubah utama berbentuk mutiara berdiameter 90 meter menjadi yang terbesar di Indonesia, sementara menara jam analog berdiameter 19,3 meter tercatat sebagai jam terbesar di Indonesia dan kelima terbesar di dunia, lengkap dengan sistem sinkronisasi waktu berbasis GPS dan pencahayaan iluminatif yang menambah keindahan masjid pada malam hari.

    Simbol Kebanggaan dan Kebangkitan Sulawesi Tengah

    Selain kemegahan arsitektur, Masjid Raya Baitul Khairaat memiliki nilai simbolik yang kuat sebagai pusat peradaban Islam modern di Sulawesi Tengah. Desain masjid ini dipilih melalui sayembara terbuka pada tahun 2021, dan dirancang untuk menjadi rumah ibadah sekaligus pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan bagi masyarakat.

    Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. Anwar Hafid, M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan proyek ini.

    “Masjid ini menjadi pusat peradaban Islam di Sulawesi Tengah dan pintu berkah bagi masyarakat. Kami berterima kasih kepada PTPP atas dedikasi dan profesionalisme yang menghasilkan karya monumental,” ujarnya.

    Pembangunan masjid ini juga merupakan bentuk sinergi lintas kepemimpinan daerah, dimulai sejak inisiasi desain di masa Gubernur Longki Djanggola, dilanjutkan dengan groundbreaking oleh Gubernur Rusdy Mastura, hingga tahap penyelesaian dan pembentukan kelembagaan pengelolaan masjid oleh Gubernur Anwar Hafid.

    Kontribusi Nyata PTPP untuk Bangsa

    Melalui proyek ini, PTPP menegaskan perannya sebagai pionir pembangunan infrastruktur keagamaan nasional yang berstandar tinggi dan sarat nilai budaya. Keberhasilan ini juga menjadi bukti nyata kontribusi PTPP dalam mendukung program Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam pilar pemerataan pembangunan, penguatan karakter keagamaan, dan pengembangan kebudayaan nasional.

    “Rekor MURI ini bukan sekadar penghargaan, tetapi cerminan komitmen PTPP untuk terus melahirkan karya konstruksi yang berkelanjutan, inspiratif, dan berkontribusi terhadap pembangunan spiritual masyarakat,” tutup Joko.

    Dengan capaian ini, PTPP kembali menegaskan eksistensinya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang inovatif, berintegritas, dan berdampak bagi bangsa, menghadirkan karya monumental yang akan menjadi warisan kebanggaan Indonesia untuk generasi mendatang.

    –SELESAI– 

  • BRI Region 6/Jakarta 1 Berpartisipasi dalam Peluncuran Program ACCES dan Seminar Edukasi Pembiayaan Inovatif bagi Usaha Menengah oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia

    BRI Region 6/Jakarta 1 Berpartisipasi dalam Peluncuran Program ACCES dan Seminar Edukasi Pembiayaan Inovatif bagi Usaha Menengah oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia

    BRI Region 6/Jakarta 1 turut serta berpartisipasi dalam acara Peluncuran Program ACCES (Accelerating Capital Resources for Medium Enterprises) dan Seminar Edukasi Pembiayaan Inovatif bagi Usaha Menengah, yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Westin, Kuningan, Jakarta, pada Kamis (23/10).

    Program ACCES merupakan inisiatif strategis pemerintah dalam memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Melalui program ini, diharapkan para pelaku usaha dapat memperoleh kemudahan dalam mengakses fasilitas pembiayaan yang tepat dan berkelanjutan dari lembaga keuangan, termasuk perbankan nasional.

    Dalam kesempatan tersebut, Bapak Hendry Hatorangan Manalu, selaku Regional SME Banking Head BRI Region 6/Jakarta 1, turut hadir sebagai salah satu narasumber dalam seminar edukasi pembiayaan inovatif. Beliau memaparkan peran BRI dalam mendukung pertumbuhan usaha menengah melalui berbagai produk dan layanan pembiayaan yang inovatif, adaptif, dan sesuai kebutuhan pasar.

    Partisipasi BRI Region 6 dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ekosistem pembiayaan UMKM, sejalan dengan komitmen BRI untuk menjadi mitra utama pelaku usaha di seluruh Indonesia.

    Sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan sektor UMKM, BRI terus berinovasi menghadirkan solusi keuangan yang inklusif dan mudah diakses. Melalui kegiatan seperti ini, BRI menegaskan perannya sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan dan mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

  • Sarana Siap, Layanan Mantap! KAI Daop 8 Surabaya Pastikan Operasional Andal di Masa Nataru 2025/2026

    Sarana Siap, Layanan Mantap! KAI Daop 8 Surabaya Pastikan Operasional Andal di Masa Nataru 2025/2026

    Menjelang masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya terus memastikan seluruh armada kereta api dalam kondisi prima, andal, dan siap beroperasi. Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen KAI dalam menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat.

    Sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan penumpang dan peningkatan intensitas perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya telah melakukan berbagai langkah strategis, di antaranya:

    – Melaksanakan perawatan rutin dan berkala sesuai jadwal pemeliharaan,

    – Menjalankan action plan perbaikan berdasarkan arahan dari Pusat,

    – Melakukan pendataan serta penyiapan suku cadang strategis, dan

    – Melaksanakan pemeriksaan (ramp check) bersama tim dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

    Hingga saat ini, sebanyak 56 lokomotif, 518 kereta penumpang, dan 575 gerbong barang telah menjalani pemeriksaan dan perawatan menyeluruh agar siap melayani pelanggan selama periode Nataru.

    Dalam menjaga performa seluruh sarana, KAI Daop 8 Surabaya didukung oleh 7 depo sarana yang tersebar di wilayah operasinya, yaitu:

    – Depo Lokomotif: Sidotopo, Surabaya Pasarturi, dan Malang,

    – Depo Kereta: Sidotopo, Surabaya Pasarturi, dan Malang, serta

    – Depo Gerbong: Sidotopo.

    Keberadaan tujuh depo ini menjadi garda terdepan dalam menjaga keandalan sarana, khususnya menjelang masa angkutan Nataru. Didukung oleh tenaga ahli berkompeten dan sistem perawatan berstandar tinggi, setiap sarana disiapkan agar beroperasi dengan performa maksimal.

    Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menegaskan bahwa kegiatan perawatan ini merupakan bagian penting dari upaya menjaga keandalan operasional dan memastikan seluruh armada siap beroperasi dengan performa terbaik.

    “Menjelang masa Nataru, kami memastikan seluruh sarana dalam kondisi optimal. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh agar perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Luqman Arif.

    Dalam proses pemeriksaan, tim sarana Daop 8 memberikan perhatian khusus pada aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang. Beberapa komponen utama yang menjadi fokus pemeriksaan meliputi:

    – Sistem pengereman, meliputi ketebalan dan jarak rem blok, langkah torak, serta waktu ikat dan lepas pengereman,

    – Sistem kelistrikan, termasuk pemeriksaan dan pembersihan komponen utama, serta

    – Kenyamanan kabin, mencakup kebersihan, fungsi pendingin udara (AC), kondisi kursi, jendela, hingga fasilitas toilet di dalam kereta.

    Seluruh kegiatan perawatan dilakukan sesuai standar pabrikan dan petunjuk teknis (Maintenance Instruction/MI) serta mengacu pada action plan nasional yang telah ditetapkan oleh KAI.

    Luqman menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya terus mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap perjalanan kereta api.

    “KAI senantiasa mengedepankan aspek keselamatan sekaligus terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Komitmen ini menjadi dasar kami dalam menyambut masa angkutan Nataru, agar setiap perjalanan berjalan dengan aman, lancar, dan berkesan,” ujar Luqman.

    Melalui pelaksanaan pemeliharaan sarana ini, KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh armada tetap dalam kondisi andal, prima dan siap beroperasi, sehingga dapat melancarkan arus perjalanan selama masa Angkutan Nataru 2025/2026 serta menjamin keselamatan seluruh pelanggan.

    “Perawatan sarana bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk tanggung jawab kami untuk menjamin perjalanan masyarakat berjalan selamat, nyaman, dan tepat waktu. Kami ingin setiap perjalanan kereta api memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” tutup Luqman Arif.

    Dengan seluruh kesiapan tersebut, KAI Daop 8 Surabaya siap melayani pelanggan di masa libur Natal dan Tahun Baru dengan layanan yang selamat, nyaman, dan berkesan, sejalan dengan semangat “Semakin Melayani.”

  • KAI Divre IV Tanjungkarang Kembali Salurkan Bantuan Bina Lingkungan Triwulan IV 2025

    KAI Divre IV Tanjungkarang Kembali Salurkan Bantuan Bina Lingkungan Triwulan IV 2025

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang kembali menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bina Lingkungan periode Triwulan IV tahun 2025. Pada periode ini, KAI Divre IV Tanjungkarang menyalurkan bantuan kepada lima penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah di sekitar jalur kereta api. Total bantuan sebesar Rp108.233.920,- berfokus pada dukungan fasilitas sosial, pendidikan, dan pelayanan masyarakat.

    Berikut rincian bantuan yang diberikan:
    1. Bantuan Dana Pembangunan Sekolah SD, SMP & SMA Ponpes “RIYADHUS SHOLIHIN NUR RAHMAH” senilai Rp25.012.000,- di wilayah Divre IV Tanjungkarang.
    2. Bantuan Renovasi Klinik Pratama Puslatpur Kodiklatad senilai Rp50.065.320,- di wilayah Divre IV Tanjungkarang.
    3. Bantuan Tarup dan Kursi Rukun Kematian Dusun VII Perumahan Pemda Lampung Selatan senilai Rp10.059.000,- di wilayah Divre IV Tanjungkarang.
    4. Bantuan Dana Pembangunan Mushola Khusnul Khotimah senilai Rp13.002.600,- di wilayah Divre IV Tanjungkarang.
    5. Bantuan Dana Sarana Prasarana Rukun Kematian Masjid AS-Syuhada senilai Rp10.095.000,- di wilayah Divre IV Tanjungkarang.

    Executive Vice President Divre IV Tanjungkarang Mohamad Ramdany menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari peran aktif KAI dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat, terutama yang berada di sekitar wilayah operasional perkeretaapian.

    Melalui program ini, KAI Divre IV Tanjungkarang berharap dapat terus mempererat hubungan baik dengan masyarakat, serta mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih produktif, sejahtera, dan mandiri.

    “Kami berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat melalui bantuan yang tepat sasaran dan berdampak langsung. Tidak hanya sebatas dukungan transportasi, kehadiran KAI juga diharapkan menjadi bagian dari solusi sosial di daerah,” tutup Ramdany.

  • Pastikan Keselamatan dan Keandalan Jalur, Jajaran Divre IV Tanjungkarang Cek Lintas Rejosari–Branti

    Pastikan Keselamatan dan Keandalan Jalur, Jajaran Divre IV Tanjungkarang Cek Lintas Rejosari–Branti

    Jajaran PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang melaksanakan kegiatan cek lintas dengan berjalan kaki menelusuri rute Stasiun Rejosari – Branti.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Executive Vice President Divre IV Tanjungkarang Mohamad Ramdany sebagai upaya KAI Divre IV Tanjungkarang dalam menjaga kesiapan jalur operasional agar perjalanan kereta api di wilayah Lampung dapat berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.

    Pemeriksaan lintas dilakukan untuk memantau secara langsung kondisi infrastruktur seperti rel, bantalan, jembatan, drainase, serta kondisi lingkungan sekitar jalur kereta api.

    Mohamad Ramdany menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah rutin namun strategis untuk memastikan seluruh elemen operasional tetap dalam kondisi terbaik.

    “Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama KAI. Melalui kegiatan cek lintas ini, kami ingin memastikan seluruh prasarana, mulai dari rel hingga fasilitas pendukung lainnya, berada dalam kondisi andal dan siap melayani masyarakat,” ujar Ramdany.

    Selain memeriksa kondisi fisik jalur, tim juga melakukan pengecekan terhadap kesiapsiagaan petugas di lapangan, termasuk penjaga perlintasan sebidang dan petugas pemeliharaan jalan rel. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa aspek keselamatan diterapkan secara menyeluruh, baik dari sisi prasarana maupun sumber daya manusia.

    Lebih lanjut, Ramdany menambahkan bahwa hasil pengecekan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi unit terkait di Divre IV Tanjungkarang.

    “Kami terus mendorong seluruh jajaran agar proaktif dalam menjaga standar keselamatan kerja dan pelayanan kepada masyarakat. KAI berkomitmen memberikan layanan transportasi yang tidak hanya nyaman, tetapi juga selamat dan andal,” tambahnya.

    Selain itu, kegiatan cek lintas ini juga menjadi momen untuk memperkuat koordinasi antar-unit kerja di lingkungan Divre IV Tanjungkarang, khususnya dalam hal pemeliharaan preventif dan perbaikan berkelanjutan di jalur operasional.

    Dengan langkah-langkah ini, KAI Divre IV Tanjungkarang berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan perjalanan kereta api, sekaligus mendukung misi perusahaan dalam menggerakkan transportasi berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

  • Jaga Komitmen Budaya, Pekerja BRI Branch Office Kalimalang Region 6/Jakarta 1 Melaju ke Ajang Bergengsi Putra Putri Budaya Indonesia 2025

    Jaga Komitmen Budaya, Pekerja BRI Branch Office Kalimalang Region 6/Jakarta 1 Melaju ke Ajang Bergengsi Putra Putri Budaya Indonesia 2025

    BRI Branch Office Kalimalang kembali mengukir prestasi, kali ini bukan di bidang keuangan, melainkan di panggung budaya. Salah satu pekerja terbaiknya, Fili Oki Saputra Customer Service BRI Unit Pulogebang supervisi BRI Branch Office Kalimalang, berhasil lolos dan menjadi finalis perwakilan DKI Jakarta 3 dalam ajang bergengsi Putra Putri Budaya Indonesia (PPBI) 2025 yang diselenggarakan di Yogyakarta.

    Keberhasilan Fili Oki Saputra ini menjadi bukti nyata bahwa BRI Branch Office Kalimalang, tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis dan layanan digital, tetapi juga berkomitmen untuk mengembangkan talenta Pekerja yang memiliki kecintaan dan dedikasi tinggi terhadap pelestarian warisan budaya bangsa.

    Pemimpin Cabang BRI Branch Office Kalimalang, Bapak Patar Pandapotan, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini. “Kami sangat mendukung penuh langkah Fili Oki Saputra di ajang Putra Putri Budaya Indonesia 2025. Ini sejalan dengan nilai-nilai perusahaan kami, terutama BRILIAN WAY (Integrity, Collaborative, Accountability, Growth Mindset, Customer Focus ) yang mencakup semangat growth mindset terhadap budaya Indonesia. Pekerja BRI harus menjadi duta yang tidak hanya cerdas finansial, tetapi juga kaya akan budaya, dengan harapan dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan kekayaan tradisi Indonesia di era digital. ” jelasnya.