Penulis: Admin

  • Bank Raya Hadirkan Fitur “Uang Saku” Dukung Masyarakat Bijak Kelola Keuangan Sejak Dini

    Bank Raya Hadirkan Fitur “Uang Saku” Dukung Masyarakat Bijak Kelola Keuangan Sejak Dini

    Jakarta,  24 Oktober 2025 – Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya (AGRO) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi finansial masyarakat, terutama generasi muda yang akrab dengan perkembangan teknologi. Dengan kemudahan digitalisasi keuangan, Bank Raya menghadirkan fitur “Uang Saku” yang dapat digunakan oleh anak dengan pengawasan orang tua sehingga mendorong terciptanya kebiasaan finansial sehat sejak usia dini. Fitur Uang Saku juga dapat mempermudah orang tua untuk memantau, menganalisis, dan mengevaluasi kebiasaan finansial anak melalui Aplikasi Raya.

    Uang Saku semakin melengkapi fitur Saku di Aplikasi Raya, fitur Uang Saku merupakan fitur tabungan yang dibuat oleh orang tua untuk anak dengan rentang usia 10 sampai 16 tahun yang terdaftar pada Kartu Keluarga dan memiliki Kartu Identitas Anak. Pembukaan rekening wajib dilakukan oleh orang tua dan anak dengan melakukan foto selfie orang tua dan anak serta video call bersama tim Raya, selanjutnya orang tua dapat membuka hingga 5 saku yang dapat digunakan untuk bertransaksi oleh anak. Management fitur Uang Saku dapat dilakukan oleh nasabah atau orang tua seperti menonaktifkan Saku, mengaktifkan kembali Saku, hapus Saku, penambahan saldo, dan pemindahan saldo. Dengan demikian memantau tabungan anak menjadi lebih praktis dan nyaman.

    Kicky Andrie Davetra selaku Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, “Bank Raya menegaskan pentingnya membangun pemahaman dasar tentang pengelolaan uang sejak dini sebagai fondasi menuju kemandirian finansial. Hadirnya fitur Uang Saku menjadi bentuk komitmen kami dalam menyediakan layanan keuangan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga edukatif dan sesuai dengan gaya hidup digital nasabah saat ini. Kami berharap fitur ini dapat mendorong kesadaran finansial bagi orang tua untuk memahami pola transaksi anak, serta membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih terencana.”

    Kicky menambahkan, “Kami menilai literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Tantangan bagi orang tua saat ini adalah bagaimana mengedukasi anak untuk dapat mengelola keuangan dengan bijak dan mengetahui transparansi dari pengelolaan keuangan anak, sehingga dengan adanya kemudahan fitur Uang Saku tujuan finansial orang tua dan anak dapat tercapai.”

    Hingga Juni 2025 pengguna Raya App tercatat lebih dari 1,05 juta nasabah. Penggunaan transaksi Raya App meningkat 42,7% (yoy) dan mencapai 2,1 juta transaksi, dengan pertumbuhan digital saving sebesar Rp1,5 triliun atau tumbuh 66,6% (yoy). Pertumbuhan ini terus menunjukkan tren positif seiring dengan pengembangan fitur dan inovasi di Aplikasi Raya, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan digital sehari-hari. 

    “Kedepan, kami berhadap berbagai inovasi produk digital di Bank Raya dapat semakin disambut baik oleh masyarakat dan berdampak positif terhadap peningkatan inklusi keuangan di Indonesia, untuk mendukung langkah kami menjadi bank digital pilihan bagi masyarakat.” tutup Kicky.

  • Binusian Raih Global Korea Scholarship Exchange dan Jalani Studi di Inha University Korea Selatan, Mitra Universitas BINUS UNIVERSITY

    Binusian Raih Global Korea Scholarship Exchange dan Jalani Studi di Inha University Korea Selatan, Mitra Universitas BINUS UNIVERSITY

    Jakarta, 17 Oktober 2025 – Semangat global yang diusung BINUS University kembali menunjukkan konsistensinya. Nasywa Alya Kharasani, mahasiswi International Business Management (IBM BINUS University), berhasil mendapatkan Global Korea Scholarship – Exchange (GKS-E), beasiswa prestisius dari Pemerintah Korea Selatan. Lewat program ini, Nasywa berkesempatan menempuh studi di Inha University, salah satu mitra universitas internasional BINUS yang berlokasi di Incheon, Korea Selatan.

    Didorong oleh kecintaannya terhadap budaya Korea dan ketertarikannya pada dunia bisnis global, Nasywa membuktikan bahwa semangat belajar tanpa batas bisa membuka jalan menuju kesempatan internasional.

    Cerita perjalanan Nasywa di Negeri Ginseng tak selalu mulus. Tantangan pertama datang bahkan sejak hari pertama ia tiba di Incheon. “Aku sempat jatuh sakit karena cuaca musim dingin yang ekstrem,” kenangnya. Beruntung, kehadiran study buddy dari kampus membantu Nasywa beradaptasi hingga akhirnya bisa menikmati hari-harinya di Korea.

    Tantangan lain muncul dari perbedaan gaya belajar. Sistem pengajaran di sana yang menekankan hafalan membuat Nasywa perlu menyesuaikan diri, sedikit berbeda dengan metode pembelajaran di BINUS yang lebih banyak mengasah kemampuan melalui brainstorming ide.

    Bagi Nasywa, pengalaman ini bukan sekadar kesempatan belajar di luar negeri, tetapi juga perjalanan untuk menemukan diri. “The world is your oyster, so go and test your limits! Jangan pernah merasa kemampuanmu berhenti di satu titik. Berkat pengalaman ini, aku sadar kalau dunia itu luas banget, dan kesempatan selalu ada buat yang mau berjuang,” ujarnya menutup cerita seru selama Study Abroad.

    Bagi Nasywa, BINUS University dan jurusan IBM telah membekalinya dengan wawasan global sejak awal. “Selama ini BINUS sangat berorientasi global. Kami sering dapat guest lecture dari luar negeri dan banyak kesempatan kolaborasi internasional. Itu sangat membantu aku terbiasa berkolaborasi dalam proyek internasional,” ujarnya.

    Sebagai mitra resmi BINUS University, Inha University dikenal dengan semangat riset dan inovasi global. Berlokasi di Incheon, kampus ini menaungi lebih dari 20.000 mahasiswa di 12 fakultas sarjana dan 9 sekolah pascasarjana. Awalnya fokus pada bidang engineering, kini Inha berkembang hingga mencakup Business Administration, Logistics, dan berbagai program internasional menjadikannya rumah belajar ideal bagi mahasiswa yang ingin berkarier di level global.

    Kolaborasi antara BINUS dan Inha University menjadi wujud nyata komitmen BINUS dalam mencetak lulusan berdaya saing global. Melalui kemitraan ini, mahasiswa BINUS mendapatkan akses ke pengalaman akademik internasional yang memperluas wawasan lintas budaya dan profesional.

    Kisah Nasywa menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa BINUS untuk berani melangkah ke dunia internasional. Melalui berbagai program global, termasuk Study Abroad dan Student Exchange, BINUS University terus berkomitmen mempersiapkan generasi muda menjadi Future Global Leaders yang siap berkontribusi bagi masyarakat dunia.

  • LRT Jabodebek Ajak 1.200 Santri Kenali Transportasi Publik dan Profesi di Baliknya

    LRT Jabodebek Ajak 1.200 Santri Kenali Transportasi Publik dan Profesi di Baliknya

    Masih dalam semangat memperingati Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober, LRT Jabodebek berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur’an wal Hadits Jatiwaringin mengajak 1.200 santri mengikuti kegiatan edukasi transportasi publik. Kegiatan yang berlangsung pada 26 Oktober 2025 ini menjadi pengalaman belajar langsung bagi para santri untuk mengenal sistem transportasi serta beragam profesi yang berperan di balik layanan LRT Jabodebek.

    Para santri memulai perjalanan mereka dari Stasiun Jatibening Baru menuju Stasiun Cikoko. Sejak tiba di stasiun keberangkatan, mereka sudah diperkenalkan pada berbagai hal seputar layanan LRT Jabodebek, mulai dari tata cara tap in menggunakan kartu uang elektronik, pentingnya menjaga ketertiban di area stasiun, hingga cara naik dan turun kereta dengan aman. Petugas LRT Jabodebek juga memberikan penjelasan tentang etika menggunakan transportasi publik agar para santri dapat menjadi pengguna yang tertib dan saling menghormati.

    Tak hanya itu, para santri juga mendapat kesempatan untuk mengenal lebih dekat profesi yang bekerja di lingkungan LRT Jabodebek. Mereka diperkenalkan pada petugas Ticketing Officer yang melayani transaksi tiket dan membantu pengguna di area gate, Kepala Stasiun dan Station Officer yang mengatur operasional dan kenyamanan di stasiun, serta Train Attendant yang mendampingi pengguna di dalam kereta dan memastikan perjalanan berlangsung aman. Melalui pengenalan ini, para santri diajak memahami bahwa di balik perjalanan yang nyaman, ada peran penting dari para petugas yang bekerja dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

    Di perjalanan menuju Stasiun Cikoko, suasana penuh semangat tampak dari antusiasme para santri yang ingin tahu lebih banyak tentang operasional LRT Jabodebek. Petugas pun menjelaskan berbagai hal menarik seputar layanan dan tugas mereka, baik selama perjalanan maupun di stasiun. Pengalaman ini menjadi momen edukatif yang menyenangkan sebelum para santri melanjutkan kegiatan memperingati Hari Santri di kawasan Monumen Nasional.

    Executive Vice President LRT Jabodebek Purnomosidi mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LRT Jabodebek untuk mendekatkan layanan transportasi publik kepada berbagai kalangan, termasuk generasi muda.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan kepada para santri bahwa transportasi publik bukan hanya sarana perjalanan, tetapi juga wadah belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Kami berharap pengalaman ini bisa menumbuhkan kebanggaan serta rasa peduli terhadap pentingnya layanan publik yang aman dan tertib,” ujar Purnomosidi.

    Melalui kegiatan edukasi seperti ini, LRT Jabodebek berharap dapat menanamkan nilai-nilai positif bagi generasi muda, terutama tentang pentingnya disiplin, menghargai waktu, dan menjaga fasilitas umum. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian LRT Jabodebek dalam berkontribusi bagi dunia pendidikan dengan menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan di luar ruang kelas.

  • KAI Sampaikan Permohonan Maaf, Jalur KA Kedunggedeh Sudah Dapat Dilalui Normal Dua Arah

    KAI Sampaikan Permohonan Maaf, Jalur KA Kedunggedeh Sudah Dapat Dilalui Normal Dua Arah

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa proses evakuasi seluruh rangkaian KA Purwojaya (58F) yang sebelumnya mengalami anjlokan di km 56+1/2 Emplasemen Stasiun Kedunggedeh telah selesai seluruhnya pada pukul 02.00 WIB.

    Dua kereta yang mengalami anjlokan berhasil dievakuasi dan ditempatkan kembali di atas rel. Dalam proses evakuasi tersebut, KAI mengerahkan dua unit crane dari Bandung dan Cirebon serta satu rangkaian kereta penolong dari Cipinang untuk mendukung percepatan penanganan di lapangan.

    Setelah evakuasi selesai, KAI langsung melakukan perbaikan jalur untuk memastikan keamanan dan keselamatan pelanggan. Pada pukul 05.32 WIB, kedua jalur di lokasi kejadian sudah dapat dilalui kembali.

    KA 134 Argo Parahyangan relasi Gambir–Bandung menjadi kereta api pertama yang melintas di lokasi kejadian dengan kecepatan terbatas sebagai bagian dari tahapan normalisasi perjalanan kereta api.

    Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas gabungan yang telah bekerja keras selama proses penanganan berlangsung. “Seluruh proses evakuasi dapat diselesaikan dengan cepat dan aman berkat sinergi antara petugas KAI bersama seluruh unsur terkait di lapangan,” ujar Anne.

    Anne menambahkan, KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak, baik karena keterlambatan maupun pembatalan perjalanan akibat proses evakuasi dan normalisasi jalur. “Kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Seluruh jajaran terus bekerja maksimal agar pola operasi dan ketepatan waktu perjalanan kereta api dapat segera normal kembali dengan mengutamakan keselamatan,” imbuhnya.

    Dalam rangka normalisasi perjalanan KA, terdapat beberapa perjalanan kereta api yang mengalami pembatalan perjalanan. KAI memastikan pengembalian bea 100% (di luar bea pemesanan) bagi pelanggan yang terdampak, melalui:

    – Loket stasiun atau Contact Center 121: hingga 7 hari setelah tanggal keberangkatan KA.

    – Aplikasi Access by KAI: hingga 2 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

    KAI memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk peningkatan keselamatan dan keandalan operasional di masa mendatang. KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar seluruh perjalanan kereta api dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu. “Kami turut berempati kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Alhamdulillah, proses evakuasi dapat diselesaikan dengan selamat dan jalur kini sudah dapat dilalui normal. Terima kasih atas kesabaran dan pengertian seluruh pelanggan selama proses pemulihan berlangsung,” tutup Anne.

    KAI mengimbau calon pelanggan untuk memeriksa status perjalanan KA melalui Contact Center 121, WhatsApp 0811-2223-3121, email cs@kai.id, atau media sosial resmi @KAI121.

  • KAI Apresiasi Kerja Sama Pengguna LRT Jabodebek dalam Proses Evakuasi Terkendali

    KAI Apresiasi Kerja Sama Pengguna LRT Jabodebek dalam Proses Evakuasi Terkendali

    KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dialami pengguna LRT Jabodebek pada Sabtu, 25 Oktober 2025, saat sistem proteksi aktif dan bekerja memutus aliran listrik di jalur LRT Jabodebek sehingga perjalanan LRT Jabodebek harus terhenti sementara mulai pukul 08.41 – 10.50 WIB.

    Dalam situasi tersebut, KAI memahami bahwa pengalaman berjalan di pinggir jalur LRT Jabodebek bukanlah hal yang mudah bagi pengguna. Karena itu, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengguna yang telah tetap tenang serta mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi berlangsung. Berkat kerja sama pengguna, seluruh proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan terkendali hingga seluruh penumpang tiba di stasiun terdekat dengan kondisi selamat.

    Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh petugas, baik di rangkaian kereta maupun petugas stasiun, yang telah menjalankan prosedur tanggap darurat sesuai SOP. Setiap langkah dilakukan secara hati-hati dan terkoordinasi secara terpusat dengan Operations Control Centre (OCC) untuk memastikan keselamatan pengguna tetap menjadi prioritas utama.

    Prosedur evakuasi di LRT Jabodebek telah disusun dengan memperhatikan standar keamanan baik untuk pengguna maupun petugas. Sebelum evakuasi dimulai, aliran listrik dari third rail dipastikan telah padam sepenuhnya untuk menjamin keselamatan pengguna dan petugas. Dalam situasi tertentu ketika rangkaian tidak dapat melanjutkan perjalanan, pengguna diarahkan menuju stasiun terdekat melalui walkway dengan pendampingan dari petugas.

    Selain itu, LRT Jabodebek juga memiliki prosedur alternatif menggunakan kereta lain (shuttle) yang ditempatkan berdekatan dengan rangkaian yang mengalami kendala. Skema ini dapat diterapkan apabila kereta yang mengalami kendala tidak dapat melanjutkan perjalanan, sehingga evakuasi dapat dilakukan dengan cara berpindah dari kereta yang mengalami gangguan ke kereta shuttle. Namun, pada kejadian kemarin, kereta shuttle tidak dapat dioperasikan karena aliran listrik di seluruh lintasan dalam kondisi padam, sehingga seluruh rangkaian kereta LRT Jabodebek tidak dapat dioperasikan.

    Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa keselamatan dan keamanan pengguna dan petugas selalu menjadi fokus utama KAI dalam setiap langkah penanganan keadaan darurat.

    “Kami berterima kasih kepada seluruh pengguna yang telah mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi, serta kepada seluruh petugas yang sigap menjalankan tugasnya di lapangan. Kami memahami kondisi tersebut tidak mudah, dan karena itu kami terus berkomitmen menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat,” ujar Mahendro.

    Sebagai bagian dari langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang, KAI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan prosedur operasional, termasuk aspek kelistrikan, sistem proteksi, serta koordinasi komunikasi antar tim. Evaluasi ini menjadi dasar dalam penyempurnaan sistem keandalan operasional ke depan.

    KAI juga secara rutin melaksanakan pelatihan dan simulasi penanganan keadaan darurat di sejumlah lokasi, seperti Stasiun Kuningan, Ciracas, dan Bekasi Barat. Kegiatan ini memastikan seluruh petugas memiliki kecepatan tanggap dan kemampuan koordinasi yang baik dalam menghadapi situasi darurat.

    “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan petugas, sistem, dan infrastruktur agar pelayanan semakin andal. Setiap kejadian menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap LRT Jabodebek,” tambah Mahendro.

    KAI mengajak masyarakat untuk terus menggunakan transportasi umum sebagai pilihan mobilitas yang efisien, aman, dan ramah lingkungan. Dengan dukungan dan kepercayaan masyarakat, KAI melalui LRT Jabodebek berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin baik dan menjadi bagian dari solusi mobilitas yang berkelanjutan.

    KAI berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan layanan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi andalan, dan memastikan bahwa setiap operasional selalu dijalankan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan pengguna.

  • EVP KAI Daop 8 Surabaya Turun Langsung Sapa Pelanggan sebagai Wujud Empati atas Keterlambatan Perjalanan KA

    EVP KAI Daop 8 Surabaya Turun Langsung Sapa Pelanggan sebagai Wujud Empati atas Keterlambatan Perjalanan KA

    Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab kepada pelanggan, Executive Vice President (EVP) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, bersama jajaran manajemen turun langsung menyapa pelanggan di Stasiun Surabaya Pasar Turi, Minggu (26/10).

    Kegiatan ini menjadi langkah nyata KAI Daop 8 Surabaya dalam menyampaikan permohonan maaf secara langsung atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh yang terdampak gangguan operasional KA Purwojaya di wilayah Kedunggedeh, Jawa Barat, pada Sabtu (25/10).

    Selama kegiatan berlangsung, Wisnu Pramudyo bersama jajaran berinteraksi langsung dengan pelanggan di area kedatangan dan keberangkatan. Ia memastikan seluruh layanan di stasiun tetap berjalan baik, sekaligus mendengarkan aspirasi dan masukan pelanggan. Langkah ini menjadi wujud komitmen KAI untuk terus menjaga kepercayaan dan kedekatan emosional dengan pengguna jasa.

    “Kami memahami bahwa setiap menit keterlambatan memiliki arti besar bagi pelanggan. Karena itu, kami ingin hadir langsung untuk menyampaikan permohonan maaf serta apresiasi atas kesabaran dan pengertian pelanggan. KAI terus berupaya memperbaiki diri dan memastikan seluruh perjalanan kembali berjalan lancar serta tepat waktu,” ujar Wisnu Pramudyo, EVP KAI Daop 8 Surabaya.

    Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menegaskan bahwa kegiatan menyapa pelanggan ini merupakan wujud ketulusan dan empati seluruh insan KAI. Ia menambahkan, perusahaan senantiasa berupaya menjaga komunikasi terbuka dan memberikan pelayanan terbaik, bahkan di tengah situasi yang penuh tantangan.

    “Kami percaya bahwa pelayanan bukan hanya soal mengantarkan pelanggan sampai di tujuan, tetapi juga tentang menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kepedulian di setiap perjalanan. Setiap senyum dan ucapan terima kasih dari pelanggan menjadi energi yang mendorong kami untuk terus berbenah dan melangkah lebih baik,” tutur Luqman.

    Luqman juga menyampaikan bahwa KAI Daop 8 Surabaya terus berkoordinasi dengan seluruh jajaran operasional di lapangan untuk memastikan perjalanan kereta kembali normal. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan kompensasi sesuai ketentuan service recovery yang berlaku, guna menjaga kenyamanan dan kepercayaan pelanggan.

    “Setiap perjalanan memiliki makna tersendiri bagi pelanggan. Kami ingin memastikan makna itu tetap indah, karena perjalanan kereta bukan hanya tentang jarak, tetapi tentang kepercayaan yang menghubungkan kami dengan setiap penumpang,” lanjutnya.

    Menutup kegiatan tersebut, Luqman menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pelanggan atas pengertian dan kesetiaan mereka.

    “Bagi kami, pelanggan bukan sekadar penumpang, melainkan bagian dari keluarga besar KAI. Terima kasih telah setia, percaya, dan sabar menemani setiap perjalanan. Kami akan terus melaju dan memperbaiki diri, karena setiap perjalanan Anda sangat berarti,” tutup Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya.

    KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan operasional, menjaga keselamatan, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan kereta api.

  • Kendalikan Banjir di Tenggang dan Sringin di Semarang, Kementerian PU Optimalkan 27 Pompa dan Upgrading Dua Rumah Pompa Utama

    Kendalikan Banjir di Tenggang dan Sringin di Semarang, Kementerian PU Optimalkan 27 Pompa dan Upgrading Dua Rumah Pompa Utama

    Semarang, 26 Oktober 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah mengoptimalkan total 27 pompa pengendali banjir untuk mempercepat penanganan genangan di wilayah Tenggang dan Sringin, Kota Semarang, Jawa Tengah. Langkah cepat dan terintegrasi ini diambil Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU sebagai respons atas banjir yang melanda kawasan tersebut.

    Langkah
    cepat di Semarang ini merupakan realisasi dari komitmen Kementerian PU untuk
    penanganan bencana di seluruh wilayah Indonesia. Menteri PU Dody Hanggodo
    menegaskan bahwa dalam penanganan bencana, kementeriannya selalu
    memprioritaskan keselamatan masyarakat.

    “Kami
    terus memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan masyarakat terdampak.
    Kementerian PU akan memberikan dukungan penuh dalam menangani dampak banjir,
    baik melalui pengerahan peralatan maupun tenaga teknis di lapangan,” kata
    Menteri Dody.

    Adapun
    optimalisasi pompa pengendali banjir merupakan bagian dari program Kementerian
    PU untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah pantai utara Jawa,
    khususnya Semarang, agar lebih adaptif terhadap cuaca ekstrem. Selain itu,
    untuk tujuan yang sama, Kementerian PU juga tengah melakukan peningkatan
    kapasitas (upgrading) dua rumah pompa di Tenggang dan Sringin.

    Saat
    meninjau langsung sejumlah rumah pompa yang menjadi titik utama pengendalian
    banjir, yakni di Tenggang, Sringin, Terboyo, Gebangsari, dan Muktiharjo pada
    Sabtu (25/10/2025), Direktur Jenderal SDA Kementerian PU, Dwi Purwantoro,
    mengatakan langkah cepat penanganan banjir di Semarang ini telah direalisasikan
    dengan mempercepat pengadaan serta optimalisasi pompa yang sudah ada di
    lapangan. Sebanyak 27 unit pompa mobile telah dikerahkan Ditjen SDA ke lokasi
    banjir.

    Dwi
    Purwantoro menjelaskan, puluhan pompa mobile tersebut merupakan bantuan dari
    sejumlah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), yaitu BBWS Brantas, BBWS Bengawan
    Solo, BBWS Cimanuk Cisanggarung, BBWS Serayu Opak, dan BBWS Ciliwung Cisadane.
    Bantuan pompa tambahan juga datang dari Pemda Provinsi Jawa Tengah dan Pemkot
    Semarang.

    Selain
    pengerahan 27 pompa mobile,
    Kementerian PU juga melakukan optimalisasi kinerja dua rumah pompa utama di
    wilayah terdampak. BBWS Pemali Juana tengah mempercepat proses upgrading (peningkatan kapasitas) pompa di dua
    lokasi itu, yaitu Rumah Pompa Tenggang dengan kapasitas 12 m³/detik dan Rumah
    Pompa Sringin dengan kapasitas 10 m³/detik. Proses peningkatan kapasitas di dua
    rumah pompa ini ditargetkan dapat selesai pada awal November 2025.

    Dengan
    pengerahan 27 pompa mobile dan peningkatan kapasitas dua pompa
    utama, Dirjen SDA, Dwi Purwantoro, optimistis genangan air di Kota Semarang
    akan cepat tereduksi.

    “Dengan
    total kapasitas mencapai 25.000 liter per detik, kami optimistis genangan air
    di Kota Semarang akan tereduksi secara signifikan setelah seluruh pompa
    berfungsi penuh,” ujar Dirjen Dwi Purwantoro.

    Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
    Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

    #SigapMembangunNegeriUntukRakyat

    #SetahunBerdampak

  • KAI Daop 4 Semarang Terus Berupaya Menjaga Pelayanan kepada Pelanggan di Tengah Gangguan Perjalanan KA di Kedunggedeh

    KAI Daop 4 Semarang Terus Berupaya Menjaga Pelayanan kepada Pelanggan di Tengah Gangguan Perjalanan KA di Kedunggedeh

    KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa hingga Minggu (26/10) pagi, sejumlah perjalanan kereta api dari arah Jakarta menuju wilayah Semarang dan sekitarnya masih mengalami keterlambatan imbas dari kejadian anjlokan KA Purwojaya (KA 58F) di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi.

    KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa hingga Minggu (26/10) pagi, sejumlah perjalanan kereta api dari arah Jakarta menuju wilayah Semarang dan sekitarnya masih mengalami keterlambatan imbas dari kejadian anjlokan KA Purwojaya (KA 58F) di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi.

    Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa berbagai bentuk komitmen dalam menjaga kenyamanan dan hak pelanggan, KAI Daop 4 Semarang memastikan bahwa pelayanan kepada penumpang tetap menjadi prioritas utama.

    Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengirimkan pesan WhatsApp (WA) blast kepada pelanggan terdampak untuk memberikan informasi terkini mengenai posisi kereta, estimasi keterlambatan, serta perkiraan waktu kedatangan di stasiun tujuan.

    “Selain itu, KAI juga memberikan service recovery sesuai ketentuan yang berlaku, serta melayani pembatalan tiket dengan pengembalian bea 100 persen bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan keberangkatan dari stasiun lebih dari satu jam dan memilih untuk membatalkan perjalanannya,” kata Franoto.

    Franoto menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Daop lain untuk memastikan perjalanan dari arah barat menuju Semarang atau sebaliknya dapat berjalan aman dan terpantau dengan baik.

    KAI mengimbau pelanggan untuk selalu memperbarui informasi perjalanan melalui Contact Center KAI 121 (telepon 021-121), WhatsApp KAI: 081-122-233-121, Email: cs@kai.id dan Media sosial resmi KAI 121 di Instagram, Twitter (X), dan Facebook dengan akun terverifikasi serta mengikuti arahan petugas di stasiun. KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menjaga keselamatan, dan memastikan kenyamanan pelanggan selama proses normalisasi perjalanan kereta api berlangsung.

    Adapun selama proses normalisasi perjalanan KA, untuk mengurai kelambatan yang sangat tinggi, KAI Daop 4 Semarang melakukan pembatalan sejumlah perjalanan KA keberangkatan Daop 4 dari Sabtu (25/10) hingga Minggu (26/10) sbb:

    Sabtu (25/10) :

    – KA 19 Argo Sindoro relasi Semarang Tawang – Gambir Jakarta

    Minggu (26/10) :

    – KA 23 (Argo Merbabu) relasi Semarang Tawang – Gambir

    – KA 203 (Tegal Bahari) relasi Tegal-Pasarsenen

    – KA 175 (Menoreh) relasi Semarang Tawang-Pasarsenen

    “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan perjalanan ini. KAI terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan menyampaikan informasi secara proaktif melalui WA blast dan koordinasi lintas Daop agar pelanggan mendapatkan kepastian jadwal perjalanan,” tambah Franoto.

  • KAI Daop 2 Bandung Batalkan Sejumlah Perjalanan KA untuk Normalisasi Jadwal Keberangkatan Akibat Imbas Gangguan Perjalanan di Stasiun Kedunggedeh

    KAI Daop 2 Bandung Batalkan Sejumlah Perjalanan KA untuk Normalisasi Jadwal Keberangkatan Akibat Imbas Gangguan Perjalanan di Stasiun Kedunggedeh

    Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas adanya pembatalan sejumlah perjalanan kereta api dari wilayah Daop 2 Bandung. Langkah ini dilakukan sebagai upaya normalisasi jadwal keberangkatan setelah terjadi keterlambatan kedatangan sejumlah KA imbas gangguan perjalanan di Stasiun Kedunggedeh wilayah Daop 1 Jakarta pada Sabtu (25/10) siang kemaren.

    Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menjelaskan gangguan perjalanan tersebut disebabkan oleh anjlokan KA Purwojaya di emplasemen Stasiun Kedunggedeh yang mengakibatkan salah satu jalur belum dapat dilalui dan mengganggu kelancaran arus perjalanan kereta dari dan menuju arah Jakarta.

    Proses evakuasi anjlokan telah selesai dilakukan pada Minggu (26/10) pukul 02.00 WIB, dan jalur yang terdampak telah dapat dilalui kembali. Namun, akibat antrean perjalanan KA yang sempat terhambat, sejumlah kereta mengalami keterlambatan cukup tinggi saat tiba di wilayah Daop 2 Bandung.

    “Dampak dari gangguan ini menyebabkan sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan yang cukup signifikan. Untuk menormalkan kembali pola operasi perjalanan kereta, Daop 2 Bandung terpaksa melakukan pembatalan terhadap beberapa jadwal KA,” ujar Kuswardojo.

    Daftar KA yang dibatalkan perjalanannya pada Minggu, 26 Oktober 2025:

    1. KA Parahyangan (131) relasi Bandung – Gambir berangkat Bandung 05.00.

    2. KA Parahyangan (133) relasi Bandung – Gambir berangkat Bandung 11.05.

    Daftar KA yang mengalami keterlambatan datang di wilayah Daop 2 Bandung update Minggu (26/10) pukul 07.00:

    1. KA Parahyangan (142F) relasi Gambir – Bandung datang Stasiun Bandung lambat 58 menit.

    2. KA Cikuray (300) relasi Pasarsenen – Garut datang Stasiun Garut lambat 313 menit.

    3. KA Parahyangan (134) relasi Gambir – Bandung posisi Stasiun Padalarang lambat 582 menit.

    4. KA Serayu (288) relasi Pasarsenen – Purwokerto posisi Stasiun Cibungur lambat 262 menit.

    5. KA Harina (95/98) relasi Surabaya Pasarturi – Bandung posisi Stasiun Cikampek lambat 274 menit.

    KAI Daop 2 Bandung terus melakukan koordinasi intensif dengan Daop terkait serta tim teknis di lapangan guna memastikan seluruh proses pemulihan berjalan aman dan lancar. Selain itu, KAI Daop 2 Bandung memastikan para penumpang yang mengalami keterlambatan perjalanan telah mendapatkan service recovery dari PT KAI.

    KAI Daop 2 Bandung juga memastikan bahwa pelanggan yang terdampak pembatalan perjalanan akan mendapatkan pengembalian bea tiket 100% sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses pembatalan dapat dilakukan melalui loket stasiun atau kanal resmi KAI.

    “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para pelanggan akibat kondisi ini. KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan tetap menjadi prioritas utama,” tambah Kuswardojo.

  • Breaksfest 2025 BINUS @Bekasi: Wujud Kepedulian Mahasiswa terhadap Lingkungan melalui Aksi Bersih-Bersih Danau Duta Harapan

    Breaksfest 2025 BINUS @Bekasi: Wujud Kepedulian Mahasiswa terhadap Lingkungan melalui Aksi Bersih-Bersih Danau Duta Harapan

    Bekasi, 11 Oktober 2025 — Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pencemaran lingkungan dan berkurangnya ruang hijau di kawasan perkotaan, isu keberlanjutan kini menjadi perhatian penting bagi banyak pihak. Mahasiswa, sebagai generasi penerus bangsa, memiliki peran besar dalam menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan alam melalui langkah-langkah sederhana namun berdampak nyata.

    Salah satu bentuk nyata dari semangat tersebut terlihat melalui kegiatan Breaksfest 2025 di BINUS @Bekasi, yang ditutup dengan aksi Bersih-Bersih Danau Duta Harapan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian terhadap alam, tetapi juga mencerminkan penerapan nilai Business, Service, and Technology yang menjadi fokus kampus BINUS @Bekasi untuk mencetak generasi muda yang berjiwa wirausaha, memiliki semangat pelayanan terhadap masyarakat, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk kebaikan bersama dan keberlanjutan lingkungan.

    Acara dimulai pada pagi hari dengan sambutan dari perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Project Manager Breaksfest, serta Prof. Gatot Soepriyanto, S.E., Ak., M.Buss (Acc)., Ph.D., CA, CFE, selaku Campus Director BINUS @Bekasi. Hadir pula Camat Bekasi Utara dan Lurah Harapan Baru yang turut memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, Prof. Gatot Soepriyanto, S.E., Ak., M.Buss (Acc)., Ph.D., CA, CFE menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta membangun kebiasaan hidup berkelanjutan sejak dini.

    Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pelepasan ikan ke Danau Duta Harapan sebagai simbol kehidupan baru bagi ekosistem air. Momen ini menjadi awal dari aksi bersama mahasiswa yang antusias membersihkan area sekitar danau mengumpulkan sampah plastik, daun kering, hingga limbah ringan lainnya. Suasana gotong royong dan solidaritas yang terbangun mencerminkan nilai Green Lifestyle yang senantiasa digaungkan oleh BINUS University.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab sosial yang melekat pada setiap mahasiswa. Inilah bentuk nyata kontribusi generasi muda BINUSIAN dalam menciptakan perubahan positif,” ujar Prof. Gatot Soepriyanto, S.E., Ak., M.Buss (Acc)., Ph.D., CA, CFE selaku director campus BINUS @Bekasi.

    Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi turut mengapresiasi kegiatan ini sebagai inisiatif positif yang melibatkan mahasiswa dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dalam membangun kesadaran bersama.

    Dengan terlaksananya kegiatan Bersih-Bersih Danau Duta Harapan pada Breaksfest 2025 resmi ditutup dengan pesan penting mengenai kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya sebatas wacana, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata. BINUS @Bekasi juga berharap kegiatan serupa terus berlanjut setiap tahunnya, menjadi tradisi positif bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.