Penulis: Admin

  • Bawa Pulang iPhone 17 lebih Mudah dan Terjangkau dengan Indodana PayLater

    Bawa Pulang iPhone 17 lebih Mudah dan Terjangkau dengan Indodana PayLater

    Dalam rangka menyambut peluncuran resmi iPhone 17 di Indonesia sebagai generasi baru iPhone yang membawa berbagai pembaruan dalam performa dan desain, Indodana Finance sebagai penyedia layanan Buy Now Pay Later (BNPL) resmi yang sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), turut hadir memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi pengguna yang ingin memiliki produk terbaru keluaran dari Apple.

    Tingginya minat masyarakat terhadap smartphone kekinian menjadi bagian penting dari gaya hidup digital masyarakat, termasuk untuk mengelola keuangan pribadi. Dalam rangka menyambut peluncuran resmi iPhone 17 di Indonesia sebagai generasi baru iPhone yang membawa berbagai pembaruan dalam performa dan desain, Indodana Finance sebagai penyedia layanan Buy Now Pay Later (BNPL) resmi yang sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), turut hadir memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi pengguna yang ingin memiliki produk terbaru keluaran dari Apple.

    Dengan memanfaatkan layanan Indodana PayLater, pelanggan dapat menikmati pengalaman transaksi yang nyaman, aman dan fleksible, sekaligus dapat merencanakan pembelian gadget dengan cara yang lebih bijak. Indodana PayLater berupaya untuk membantu pengguna memiliki kemampuan finansial yang lebih sehat, tanpa menghambat kebutuhan untuk mengikuti perkembangan teknologi terkini.

    Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, menyampaikan, “Indodana Finance percaya bahwa inovasi teknologi akan terus berkembang dan menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat dengan menghadirkan kemudahan solusi pembiayaan yang fleksibel, nyaman dan aman. Melalui layanan Indodana PayLater, pengguna dapat memanfaatkannya untuk pembelian iPhone 17 di Indonesia dengan bijak dan bertanggung jawab,” ujar Iwan.

    Indodana PayLater memiliki komitmen untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang praktis, aman, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan, termasuk dalam memenuhi gaya hidup digital. Peluncuran iPhone 17 di Indonesia menjadi momentum bagi Indodana PayLater untuk menyediakan layanan finansial yang memudahkan masyarakat dalam mengakses produk-produk gadget dan elektronik berkualitas tinggi.

    Penawaran Spesial ‘Triple Zero’

    Dalam rangka menyambut peluncuran iPhone 17 di Indonesia, Indodana PayLater pun menghadirkan promo eksklusif ‘Triple Zero’, yaitu pembelian tanpa uang muka (DP Rp0), penawaran cicilan tanpa bunga (cicilan 0%) serta bebas biaya admin (biaya admin 0%). Promo spesial ini dapat digunakan baik bagi pengguna baru maupun pelanggan setia Indodana PayLater untuk pembelian produk iPhone 17 di berbagai gerai mitra rekanan seperti Blibli, Digimap, Digiplus, Erablue, erafone, Hello, iBox, dan Urban Republic. Berbagai kode promo disediakan khusus bagi pelanggan yang ingin melakukan pembelian iPhone 17 menggunakan Indodana PayLater.

    Promo ini berlaku untuk periode terbatas hingga 30 November 2025, dan kode promo hanya dapat digunakan 1 kali oleh setiap pengguna selama periode promo berlangsung. Untuk mengakses lebih lanjut syarat dan ketentuan promo dapat mengunjungi https://s.indodana.id/iphone17promo. Unduh juga aplikasi Indodana Finance melalui App Store dan Google Play untuk mendapatkan pengalaman belanja gadget berkualitas dengan solusi pembayaran yang aman, terjangkau, dan fleksibel.

  • TEI ke-40 Resmi Ditutup, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target, Capai USD 22,80 Miliar

    TEI ke-40 Resmi Ditutup, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target, Capai USD 22,80 Miliar

    Kabupaten Tangerang, 19 Oktober 2025 – Menteri Perdagangan Budi Santoso resmi menutup perhelatan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 Tahun 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Kabupaten Tangerang, Banten pada Minggu (19/10). Hingga jelang penutupan, hari ini pukul 13.00 WIB pameran ekspor terbesar di Indonesia ini mencatatkan capaian membanggakan dengan nilai transaksi total mencapai USD 22,80 miliar atau setara dengan Rp 376,20 triliun, melampaui target awal sebesar USD 16,5 miliar.

    “Hingga pukul 13.00 WIB hari ini, capaian transaksi tercatat USD 22,80 miliar dan masih akan terus bertambah melebihi USD 23 miliar. Capaian ini menunjukkan bahwa produk-produk Indonesia tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga menjadi primadona di pasar global. TEI ke-40 membuktikan kekuatan sumber daya alam dan manusia Indonesia dalam menghasilkan produk ekspor unggul dan berkelanjutan,” ujar Mendag Busan.

    Selama lima hari penyelenggaraan, TEI 2025 dikunjungi 34.550 orang dari 131 negara, melampaui target 30.000 pengunjung. Khusus buyer luar negeri, tercatat sebanyak 8.045 orang dari 130 negara dengan jumlah terbanyak berasal Malaysia dengan 769 buyer, Tiongkok 605 buyer, India 594 buyer, Nigeria 509 buyer, dan Mesir 406 buyer. Sementara untuk jumlah peserta pameran mencapai 1.619 perusahaan, lebih tinggi dari target 1.500 peserta. Adapun rincian peserta untuk Zona Makanan, Minuman & Produk Pertanian, Perizinan dan Waralaba sebanyak 623 perusahaan; Zona Fesyen Gaya Hidup sebanyak 603 perusahaan, dan Zona Manufaktur dan Jasa sebanyak 393 perusahaan.

    Dari sisi transaksi, perdagangan barang mencatat USD 17,90 miliar, perdagangan jasa USD 443,70 juta, dan investasi USD 4,37 miliar. Transaksi ini terdiri atas nota kesepakatan (MoU) senilai USD 22,70 miliar, transaksi di area pameran (fairground) sebesar USD 71,60 juta, dan penjajakan kerja sama bisnis (business matching) senilai USD 63,40 juta atau naik 88 persen dibandingkan 2024. Khusus produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), gelaran ini mencatatkan transaksi sebesar USD 474,70 juta atau sekitar Rp 7,80 triliun.

    Di TEI ke-40, negara dengan transaksi tertinggi adalah India dengan nilai USD 4,30 miliar, Belanda (USD 3,90 miliar), Vietnam (USD 3,30 miliar), Filipina (USD 3,10 miliar), dan Tiongkok (USD 2,40 miliar). Sementara produk paling diminati meliputi produk pertambangan senilai SD 5,50 miliar, logam mulia (USD 2,70 miliar), minyak kelapa sawit dan turunannya (USD 2,30 miliar), arang dan briket (USD 1,60 miliar), serta suku cadang (USD 1,40 miliar).

    Selain pameran utama, kegiatan Pangan Nusa Expo 2025 juga mencatat keberhasilan dengan potensi kerja sama ekspansi kuliner ke luar negeri senilai USD 7,30 juta, serta potensi transaksi business matching Rp 37,60 miliar dan transaksi langsung (on the spot) mencapai Rp 2,40 miliar. Kegiatan ini membuka akses pasar bagi 12 UMKM kuliner, termasuk di antaranya pemenang UKM Pangan Award ke jaringan ritel modern dan transportasi publik nasional seperti PT KAI.

    Mendag Busan mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi, termasuk perwakilan perdagangan di luar negeri, baik Atase Perdagangan(Atdag), Indonesia Trade Promotion Center (ITPC), Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI), Konsul Perdagangan, serta para Duta Besar di negara mitra. Apresiasi juga diberikan kepada kementerian dan lembaga terkait, PT Bank Mandiri (Persero), PT Debindomulti Adhiswasti sebagai penyelenggara, serta PT Pertamina dan Badan Pengelola Dana Perkebunan sebagai mitra utama.

    “Keberhasilan TEI ke-40 ini merupakan hasil kerja sama solid antara pemerintah, pelaku usaha, perbankan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan mitra strategis lainnya. Mari kita lanjutkan semangat ini untuk mendorong ekspor nonmigas yang semakin berkualitas dan berdaya saing,” ujar Mendag Busan.

    Mendag Busan turut mengumumkan, TEI ke-41 akan kembali digelar pada 14–18 Oktober 2026. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus melakukan inovasi, meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital, dan menjaga praktik bisnis yang berkelanjutan.

    “Teruslah berinovasi, tingkatkan kualitas produk, dan memanfaatkan teknologi digital. Teruslah bersemangat, karena dunia menunggu produk-produk terbaik dari Indonesia,” tutup Mendag Busan.

  • Trading Dapat Reward Mingguan? Ikutan Lucky Trader HSB Investasi!

    Trading Dapat Reward Mingguan? Ikutan Lucky Trader HSB Investasi!

    HSB Investasi memberikan reward mingguan sebagai apresiasi nasabah aktif di program Lucky Trader. Cek syarat dan ketentuan lengkapnya.

    Untuk mendukung aktivitas trading yang lebih efektif dan mengapresiasi loyalitas nasabah, PT Handal Semesta Berjangka (HSB Investasi) kembali meluncurkan program populer Lucky Trader.

    Promo spesial yang menjadi salah satu identitas HSB ini berbentuk kompetisi trading mingguan dan akan berlangsung hingga 31 Desember 2025. Lucky Trader memberikan kesempatan bagi nasabah untuk mendapatkan bonus ekstra setiap Sabtu. 

    Lucky Trader adalah program yang dirancang untuk pengguna aktif HSB. Melalui promo ini, HSB berharap masyarakat dapat lebih mengenal perdagangan berjangka. Program ini juga diharapkan dapat mendorong nasabah untuk terus aktif trading di HSB Investasi dan meningkatkan peluang mereka meraih reward mingguan hingga akhir 2025.

    Reward awal setiap periode Kompetisi Lucky Trader adalah USD 15.000, dihitung menggunakan kurs tetap USD 1 = Rp 12.000. Semakin banyak transaksi, maka total reward yang akan didapatkan semakin besar. 

    Untuk berpartisipasi dalam kompetisi Lucky Trader, nasabah HSB hanya perlu fokus pada aktivitas trading mereka. Nasabah harus membuka transaksi minimal 0.1 lot pada produk Forex, Komoditas, atau Indeks, atau minimal 1 lot pada US Stock.

    Mekanismenya, setiap open posisi yang dipertahankan minimal tiga menit akan menghasilkan nomor transaksi dari sistem, yang secara otomatis dihitung sebagai tiket kompetisi. Pemenang kemudian ditentukan setiap minggunya melalui pencocokan empat digit terakhir nomor transaksi nasabah dengan Lucky Number yang diambil dari harga penutupan pasangan EUR/USD.

    Program Lucky Trader melengkapi inovasi yang telah dijalankan HSB dalam memberikan pengalaman trading yang lebih modern dan inklusif. Melalui fitur seperti akun Micro Lot (0.01 lot) dengan modal mulai dari Rp300 ribu, leverage 1:200, serta AI Trading Assistant (Hello AI), HSB berupaya membantu nasabah memahami pasar dengan lebih efisien.

    Dengan regulasi resmi dari BAPPEBTI, HSB Investasi terus memperkuat kepercayaan publik sebagai pialang berjangka yang aman dan transparan untuk kebutuhan trader Indonesia masa kini.

    Untuk detail lengkap mengenai ketentuan promo dan persyaratan kompetisi, silakan cek aplikasi trading HSB Investasi atau situs resmi www.hsb.co.id.

  • Direktur Utama KAI Evaluasi Kinerja LRT Jabodebek: Keselamatan dan Keandalan Layanan Jadi Fokus Utama

    Direktur Utama KAI Evaluasi Kinerja LRT Jabodebek: Keselamatan dan Keandalan Layanan Jadi Fokus Utama

    Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin melakukan evaluasi strategis terhadap kinerja dan pelayanan LRT Jabodebek di Kantor LRT Jabodebek (27/10), Jatimulya, Bekasi. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari agenda penguatan sistem transportasi perkotaan berbasis rel yang aman, efisien, dan terintegrasi.

    Bobby menegaskan bahwa keselamatan pelanggan dan keandalan operasional merupakan prioritas utama KAI dalam pengelolaan seluruh layanan, termasuk LRT Jabodebek yang kini menjadi tulang punggung mobilitas harian masyarakat Jabodetabek.

    “Seluruh proses pelayanan operasional dan evakuasi di LRT Jabodebek dijalankan sesuai standar dengan mengutamakan keselamatan pelanggan. Petugas kami dilatih untuk membantu evakuasi secara cepat, terarah, dan aman. Kesiapan inilah yang memastikan setiap perjalanan terlaksana dengan aman dan andal,” ujar Bobby

    Ia menambahkan, prioritas keberhasilan sistem transportasi publik dapat diukur dari kemampuan menjaga keselamatan, meningkatkan kualitas layanan, serta mempertahankan kepercayaan pelanggan secara konsisten.

    Sementara itu, Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa kinerja LRT Jabodebek terus menunjukkan pertumbuhan positif sejak beroperasi pada 28 Agustus 2023. Hingga 26 Oktober 2025, total 48.625.069 pelanggan telah menggunakan layanan ini. Pada periode Januari–26 Oktober 2025, jumlah pengguna mencapai 23.006.526 orang, meningkat 39 persen dibandingkan 16.503.087 orang pada periode yang sama tahun 2024. Angka ini menunjukkan bahwa kehadiran LRT Jabodebek semakin diterima masyarakat sebagai moda transportasi utama yang cepat dan terintegrasi.

    Rata-rata jumlah pengguna juga stabil di angka 104.055 pelanggan per hari kerja dan 45.453 pelanggan per akhir pekan, menandakan LRT Jabodebek telah menjadi pilihan rutin masyarakat urban dalam beraktivitas dan bekerja.

    “Tren ini memperlihatkan bahwa LRT Jabodebek telah menjadi bagian dari kehidupan harian warga Jabodetabek, baik untuk perjalanan kerja maupun rekreasi,” jelas Anne.

    KAI juga terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan baik di kereta maupun di area stasiun. Seluruh rangkaian kini dilengkapi AC, CCTV, kursi prioritas, serta area khusus kursi roda dengan pengait.

    Di stasiun, pelanggan dapat menikmati guiding block untuk tuna netra, lift dan gate prioritas, stop kontak gratis, water station, toilet, mushala, hingga area tenant makanan dan minuman. Fasilitas tambahan seperti co-working space gratis di Stasiun Cawang dan layanan penitipan barang di Stasiun Halim juga disediakan untuk mendukung kenyamanan pelanggan.

    Selain itu, LRT Jabodebek dirancang ramah bagi penyandang disabilitas. Fasilitasnya meliputi blok taktil, huruf braille di elevator, layar informasi visual, suara pengumuman otomatis, gate khusus pengguna kursi roda, toilet disabilitas, elevator di seluruh stasiun, dan kursi prioritas di kereta.

    “Kami ingin memastikan semua pelanggan tanpa terkecuali, dapat merasakan pengalaman transportasi yang inklusif,” tambah Anne.

    Dari sisi kepuasan pelanggan, LRT Jabodebek mencatat peningkatan Indeks Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction Index/CSI) dari 4,29 pada Semester II 2024 menjadi 4,63 pada Semester I 2025. Penilaian mencakup aspek keramahan petugas, kebersihan kereta dan stasiun, kemudahan sistem pembayaran melalui QRIS, Kartu Multi Trip (KMT), dan Kartu Uang Elektronik (KUE), serta ketepatan waktu perjalanan. Hasil ini mencerminkan efektivitas peningkatan layanan yang dilakukan secara berkelanjutan.

    LRT Jabodebek juga memperkuat integrasi antarmoda di kawasan Jakarta Timur, terutama melalui Stasiun Kampung Rambutan yang berdampingan dengan Terminal Kampung Rambutan. Penumpang dapat dengan mudah berpindah ke Transjakarta, mikrotrans, angkot, bus kota, AKAP, hingga Bus menuju Bandara Soekarno-Hatta.

    Minat masyarakat di Stasiun Kampung Rambutan terus meningkat pesat. Pada Januari–September 2025, tercatat 427.644 pengguna tap in, naik 63,6 persen dibandingkan tahun 2024. Sedangkan tap out mencapai 415.605 pengguna, tumbuh 55,9 persen dibandingkan 266.660 pengguna pada periode yang sama tahun lalu.

    “Data ini menunjukkan konektivitas dan efisiensi waktu tempuh menjadi faktor utama peningkatan minat masyarakat terhadap LRT Jabodebek,” ujar Anne.

    Ia menambahkan seluruh pencapaian ini menjadi bagian dari komitmen KAI untuk memperkuat layanan perkotaan berbasis rel yang andal dan berkelanjutan.

    “Kami akan terus memastikan LRT Jabodebek memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien. Transportasi publik adalah sarana mobilitas dan fondasi untuk membangun kota yang lebih terhubung serta berdaya saing,” tutup Anne.

  • Pemilik Bisnis, Jangan Lupa Untuk Buat NIB!

    Pemilik Bisnis, Jangan Lupa Untuk Buat NIB!

    Di Indonesia, tidak sedikit pemilik bisnis yang memulai usaha, tapi lupa menyiapkan NIB (nomor induk berusaha) di awal.

    Banyak pelaku usaha di Indonesia memulai bisnis dengan semangat besar, tapi lupa pada satu hal penting: legalitas.

    Salah satu bentuk legalitas dasar yang wajib dimiliki setiap pemilik usaha adalah Nomor Induk Berusaha (NIB).

    Tanpa NIB, bisnis kamu akan berisiko menghadapi berbagai hambatan administratif dan kehilangan kesempatan untuk berkembang — mulai dari kerja sama, izin operasional, hingga akses pembiayaan bank dan pemerintah.

    Apa Itu NIB dan Mengapa Penting untuk Bisnis

    NIB (Nomor Induk Berusaha) adalah identitas resmi pelaku usaha di Indonesia yang diterbitkan melalui sistem OSS (Online Single Submission).

    Fungsinya mirip seperti KTP untuk bisnis — bukti bahwa usahamu terdaftar dan diakui secara hukum.

    Menurut data Kementerian Investasi/BKPM, lebih dari 8 juta pelaku usaha mikro dan kecil sudah memiliki NIB hingga 2024.

    Angka ini menunjukkan bahwa kesadaran tentang pentingnya legalitas terus meningkat.

    Dengan memiliki NIB, kamu bisa mendapatkan berbagai keuntungan, antara lain:

    Akses program pemerintah seperti bantuan modal, pelatihan, dan pembiayaan UMKM

    – Kemudahan membuka rekening bisnis dan pinjaman bank

    – Proses izin usaha lebih cepat, seperti NPWP badan, sertifikasi halal, dan izin lokasi

    Kepercayaan pelanggan meningkat, karena bisnismu dianggap resmi dan profesional

    Ryan Gondokusumo, CEO Sribu, pernah menekankan hal ini:

    “NIB akan membuat bisnis jauh lebih mudah mengambil langkah baru, karena tidak akan ada potensi isu legalitas yang menghambat.”

    Kalau kamu ingin fokus ke pengembangan bisnis tanpa pusing urusan administratif, kamu bisa menggunakan jasa freelancer di Sribu untuk membantu proses pembuatan NIB sampai tuntas.

    Tantangan yang Sering Dihadapi Pelaku Usaha

    Meski terlihat sederhana, banyak pelaku UMKM masih mengalami kendala saat mendaftarkan NIB.

    Beberapa penyebab utamanya antara lain:

    1. Tidak paham kode KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia)

    2. Bingung menentukan bentuk usaha (perorangan, CV, PT, atau koperasi)

    3. Kesalahan teknis saat mengisi data di OSS

    4. Alamat domisili usaha tidak sesuai dengan aturan wilayah izin

    Kesalahan kecil seperti salah ketik bidang usaha atau domisili saja bisa membuat pengajuan tertunda atau ditolak.

    Untuk menghindari hal ini, kamu bisa meminta bantuan freelancer jasa pembuatan NIB di Sribu yang berpengalaman mengurus dokumen legalitas agar proses berjalan lancar dan efisien.

    Dampak Positif Setelah Memiliki NIB

    Begitu NIB diterbitkan, dampaknya bisa langsung terasa — baik dari sisi legalitas, kredibilitas, maupun peluang bisnis.

    Beberapa manfaat jangka panjangnya antara lain:

    – Kemudahan kerja sama bisnis

    Banyak perusahaan besar, distributor, dan lembaga keuangan hanya mau bermitra dengan bisnis yang memiliki NIB.

    – Akses dukungan pemerintah

    Program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), pelatihan digital, dan sertifikasi halal biasanya mensyaratkan NIB

    – Kepercayaan pelanggan meningkat

    Konsumen cenderung memilih brand yang legal dan memiliki identitas resmi.

    – Memperkuat kehadiran digital (presence)

    Banyak marketplace besar seperti Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop kini meminta NIB untuk verifikasi penjual.

    Dengan kata lain, NIB bukan sekadar nomor administratif, tapi bisa jadi modal kepercayaan.

    Tips Agar Proses Pembuatan NIB Lebih Cepat dan Aman

    – Siapkan data sesuai dokumen asli (KTP, NPWP, alamat usaha, dan akta usaha bila ada)

    – Pastikan bidang usaha sesuai dengan KBLI terbaru

    – Gunakan alamat yang sesuai dengan izin domisili usaha

    – Simpan semua dokumen dalam format digital agar mudah diunggah

    Kesimpulan

    Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah langkah pertama menuju bisnis yang sah, dipercaya, dan siap berkembang.

    Dengan memiliki NIB, kamu bukan hanya memenuhi kewajiban hukum, tapi juga membuka peluang lebih besar untuk mendapatkan modal, bekerja sama, dan memperluas bisnis ke ranah digital.

    Kalau belum punya waktu untuk mengurus sendiri, percayakan proses ini pada freelancer profesional di Sribu — mereka akan memastikan bisnis kamu siap melangkah tanpa hambatan legalitas.

    Jadi, kalau kamu ingin fokus pada pengembangan tanpa repot urusan administratif?

    #SribuinAja pembuatan NIB-nya! ✅

  • Wujudkan Indonesia Bersih, Kementerian PU Terus Dorong Pengembangan Infrastruktur Sanitasi dan Pengolahan Sampah di Indonesia

    Wujudkan Indonesia Bersih, Kementerian PU Terus Dorong Pengembangan Infrastruktur Sanitasi dan Pengolahan Sampah di Indonesia

    Jakarta, 28 Oktober 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mendorong peningkatan pengembangan infrastruktur sanitasi dan pengelolaan sampah di seluruh Indonesia. Upaya ini sejalan dengan tema peringatan Hari Habitat Dunia 2025 tahun ini yang bertema “Resilient Urban Future: Clean Cities for All”. Tema peringatan ini menjadi refleksi penting bagi Kementerian PU untuk terus membangun kota yang tangguh, sehat, dan berkelanjutan melalui penyediaan akses sanitasi dan sistem persampahan yang inklusif.

    Transformasi pengelolaan sampah nasional saat ini telah
    menjadi isu penting. Presiden Prabowo Subianto, melalui Peraturan Presiden
    Nomor 109 Tahun 2025, mengamanatkan Penanganan Sampah Perkotaan melalui
    Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah
    Lingkungan. Dalam Perpres ini, Presiden menargetkan pembangunan fasilitas
    pengolahan sampah menjadi listrik di 34 titik nasional sebagai bagian dari
    strategi besar menuju Indonesia Bersih dan Berdaulat Energi.

    Merujuk pada Perpres Nomor 109 itu, Menteri PU Dody
    Hanggodo menegaskan arti penting keberadaan TPST dan TPST 3R di kota-kota kecil
    dan menengah yang belum memiliki kapasitas pengelolaan sampah skala besar.

    “Kalau kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau Bali
    bisa mengelola lebih dari seribu ton sampah per hari dan dikonversi menjadi
    energi, maka kota menengah tetap bergantung pada TPST dan 3R. Di sinilah proses
    pemilahan lebih efisien dan dekat dengan masyarakat,” kata Menteri Dody.

    Dalam hal pengolahan sampah nasional, Kementerian PU
    melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah menunjukkan kontribusi signifikan
    sepanjang tahun 2025. Sebanyak 979 Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM)
    sektor sanitasi dan persampahan telah berhasil dibangun di 29 provinsi dan 105
    kabupaten/kota. Program ini terdiri atas Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas)
    di 841 lokasi, yang diproyeksikan menyerap 11.774 tenaga kerja melalui skema
    padat karya. Selain itu, juga ada program pembangunan Sanitasi Lembaga
    Pendidikan Keagamaan (LPK) yang menyasar 107 lokasi dan menyerap 642 tenaga
    kerja. Khusus untuk program Tempat Pengolahan Sampah 3R, tahun ini dibangun 31
    lokasi dengan nilai investasi Rp22 miliar, yang turut menyerap 465 tenaga kerja
    melalui skema padat karya.

    Selain program berbasis masyarakat, proyek strategis
    nasional seperti Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) juga terus
    dilanjutkan. Proyek ini menjadi tonggak penting peningkatan kualitas lingkungan
    perairan dan akses sanitasi di Jakarta. Pembangunan IPAL Zona 1 dan Zona 6 Fase
    1 ditargetkan selesai pada 2027 dengan kapasitas 240.000 m3 per hari untuk
    melayani 989.389 jiwa. Hingga September 2025, progres fisiknya telah mencapai
    39,42%.

    Sejumlah infrastruktur pengelolaan sampah strategis juga
    telah diselesaikan, antara lain: TPST Sentiong berkapasitas 50 ton per hari di
    Kota Cimahi berteknologi Refuse Derived Fuel (RDF), TPST Lebak Saat
    berkapasitas 10 ton per hari dengan sistem Biological Solid Fuel (BSF), serta
    TPST Cicukang Holis II di Kota Bandung berkapasitas 46 ton per hari. Selain
    itu, Kementerian PU juga melakukan optimalisasi TPA Regional Mamitarang di
    Minahasa Utara untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan hingga 350 ton sampah per
    hari.

    Capaian tahun 2025 ini melanjutkan fondasi yang telah
    dibangun pada periode 2020–2024, di mana Kementerian PU telah membangun 33 TPA,
    26 TPST, 833 TPS 3R, 12 IPAL, dan 33 IPLT. Dengan seluruh capaian tersebut,
    Kementerian PU menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini bukan hanya
    investasi fisik, melainkan investasi sosial dan lingkungan jangka panjang.
    Program-program ini menjadi fondasi menuju target 100% pengelolaan sampah
    nasional pada 2029, yang ditempuh melalui peningkatan sistem pemilahan dari sumber,
    penerapan sanitary landfill, dan optimalisasi izin TPA di seluruh wilayah.

    Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
    Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

    #SigapMembangunNegeriUntukRakyat

    #SetahunBerdampak

  • EATS Gandeng OttoDigital, Hadirkan Integrasi OttoCash untuk Tingkatkan Efisiensi Transaksi Karyawan

    EATS Gandeng OttoDigital, Hadirkan Integrasi OttoCash untuk Tingkatkan Efisiensi Transaksi Karyawan

    Jakarta, 27 Oktober 2025 – EATS, aplikasi manajemen karyawan dari Media Inovasi Indonesia, menggandeng OttoDigital, penyedia solusi digital terpadu, untuk memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam transformasi digital bisnis di Indonesia. Kolaborasi ini diwujudkan melalui integrasi OttoCash sebagai solusi transaksi digital yang lebih efisien dan praktis bagi karyawan.

    Dengan adanya OttoCash, EATS menghadirkan ekosistem digital yang memungkinkan karyawan untuk melakukan top-up saldo, transfer ke rekening bank, hingga pembelian produk digital (PPOB) langsung melalui aplikasi HR perusahaannya. Untuk merayakan kolaborasi ini, juga dihadirkan promo menarik saat bertransaksi menggunakan OttoCash di dalam aplikasi EATS. Langkah ini menjadi bukti keseriusan EATS dan OttoDigital dalam menghadirkan teknologi yang mampu menyederhanakan proses keuangan sekaligus meningkatkan kenyamanan karyawan dalam satu platform yang komprehensif.

    CEO Media Inovasi Indonesia, Dingly Olivia Gunawan, menyampaikan, “Kolaborasi antara EATS dan OttoDigital merupakan langkah strategis kami untuk mendorong transformasi digital yang lebih menyeluruh di ranah manajemen sumber daya manusia. Kami percaya bahwa efisiensi administrasi harus berjalan seiring dengan kemudahan akses layanan digital bagi karyawan.

    EATS, aplikasi yang sejak awal dirancang untuk mempermudah HR dalam proses pengelolaan karyawan mulai dari absensi secara online, pelacakan aktivitas, dan pengelolaan payroll, kini semakin relevan sebagai aplikasi terpadu berkat adanya fasilitas transaksi digital. Dengan begitu, perusahaan tidak hanya mendapatkan efisiensi dalam ranah administrasi, tetapi juga memberi nilai tambah bagi karyawan yang bisa mengakses layanan keuangan harian mereka tanpa harus berpindah aplikasi.

    Dingly menambahkan, “Selama ini EATS berfokus membantu HR mengelola administrasi karyawan dengan lebih mudah dan terintegrasi. Melalui adanya OttoCash di dalam EATS, kami ingin memperluas manfaatnya bukan hanya bagi HR, tetapi juga bagi karyawan yang kini dapat menikmati kemudahan finansial dalam satu aplikasi.”

    Sebagai produk unggulan OttoDigital, OttoCash menghadirkan solusi pembayaran digital yang aman, efisien, dan menyeluruh. Kehadiran OttoCash di EATS menjadi wujud nyata komitmen OttoDigital dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan mendorong produktivitas bisnis sekaligus kesejahteraan karyawan. 

    Chief of Product OttoDigital, Murti Daryandono, menyampaikan, “Kolaborasi ini bukan hanya tentang menambahkan fitur pembayaran digital, tetapi juga bagaimana kami membantu perusahaan menghadirkan solusi praktis yang meningkatkan pengalaman karyawan. Dengan OttoCash, EATS tidak hanya menjadi aplikasi HR tetapi juga one-stop solution untuk kebutuhan administrasi dan transaksi digital karyawan”

    “Kolaborasi ini adalah bagian dari visi OttoDigital untuk membangun ekosistem digital yang mampu mendukung kebutuhan bisnis lintas sektor. Dengan teknologi yang tepat guna, perusahaan dapat menghadirkan efisiensi sekaligus meningkatkan engagement karyawan,” tutup Murti.

    Aplikasi EATS saat ini telah digunakan oleh ratusan perusahaan dan ribuan pegawai di Indonesia dan siap untuk diadopsi lebih luas oleh perusahaan yang ingin menghadirkan sistem manajemen karyawan modern dengan fitur transaksi digital yang komprehensif. 

    Untuk informasi lebih lanjut tentang EATS, kunjungi mediainovasi.id/eats dan untuk mengetahui lebih banyak tentang OttoDigital, kunjungi ottodigital.id.

  • Emas Tertekan di Bawah $4.000, Pasar Tunggu Keputusan The Fed dan Pertemuan AS–Tiongkok

    Emas Tertekan di Bawah $4.000, Pasar Tunggu Keputusan The Fed dan Pertemuan AS–Tiongkok

    Harga emas (XAU/USD) kembali terseret turun pada perdagangan Selasa (28/10), menandai pelemahan signifikan setelah sempat bertahan di atas level psikologis $4.000. Logam mulia ini anjlok hingga $3.971 terendah sejak pertengahan Oktober karena pelaku pasar mulai kembali berani mengambil risiko setelah tensi dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok menunjukkan tanda-tanda mereda.

     Emas kehilangan daya tariknya sebagai aset safe haven ketika hubungan dagang dua ekonomi terbesar dunia mulai mencair, kondisi tersebut membuat permintaan terhadap aset berisiko seperti saham dan obligasi meningkat, sehingga tekanan jual pada emas kian kuat.

    Dari sisi teknikal, menurut analisis dari Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menjelaskan bahwa kombinasi pola candlestick dan pergerakan Moving Average saat ini masih mengindikasikan tren bearish yang dominan pada XAU/USD. Dengan momentum yang cenderung negatif, potensi pelemahan lanjutan terbuka menuju area $3.950, yang menjadi level support kuat untuk jangka pendek. Namun jika harga gagal menembus level tersebut, potensi rebound menuju $4.059 bisa terjadi sebagai bentuk koreksi teknikal.

    Selain faktor teknikal, pelaku pasar global juga menanti rapat kebijakan The Federal Reserve (The Fed) pada hari Rabu mendatang. Ekspektasi terhadap penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin kini mencapai hampir 97%, menurut data dari CME FedWatch Tool. Keputusan ini akan menjadi katalis penting bagi arah pergerakan emas berikutnya. “Jika The Fed memutuskan memangkas suku bunga, hal itu dapat menjadi penahan sementara bagi penurunan harga emas,” ungkap Andy.

    Di sisi lain, kabar positif datang dari Washington dan Beijing. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan bahwa kedua negara telah menyepakati kerangka kerja baru untuk meredakan ketegangan perdagangan, termasuk pembatalan rencana tarif 100% terhadap produk Tiongkok yang semula akan berlaku mulai 1 November. Pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di sela-sela KTT Asia di Korea Selatan pada Kamis nanti juga diharapkan memperkuat arah kesepakatan dagang yang lebih stabil.

    Pasar kini mulai menilai bahwa risiko perang dagang semakin berkurang, sehingga investor cenderung meninggalkan aset pelindung seperti emas,” tambah Andy. Pandangan ini juga sejalan dengan komentar David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, yang menilai bahwa potensi kesepakatan perdagangan antara AS dan Tiongkok menandakan menurunnya permintaan terhadap aset safe haven.

    Meski begitu, tidak semua indikator ekonomi memberi tekanan tambahan. Indeks Dolar AS (DXY) justru melemah tipis 0,07% ke 98,84, dan imbal hasil obligasi AS 10-tahun turun ke 3,997%. Penurunan imbal hasil riil AS yang biasanya bergerak berlawanan arah dengan emas sempat menahan penurunan harga logam mulia tersebut.

    Andy menyarankan agar investor tetap berhati-hati dalam mengambil posisi menjelang keputusan The Fed. Menurutnya, volatilitas harga emas cenderung meningkat pada periode menjelang rilis kebijakan moneter dan berita geopolitik penting. “Selama harga emas belum mampu menembus kembali di atas $4.000 secara konsisten, tekanan bearish masih dominan,” tegasnya.

  • Hadir di Kota Wisata Ecovia Cibubur, BRI Finance Tawarkan Penawaran Spesial Auto Loan

    Hadir di Kota Wisata Ecovia Cibubur, BRI Finance Tawarkan Penawaran Spesial Auto Loan

    Cibubur, 26 Oktober 2025 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak perusahaan BRI Group yang bergerak di bidang pembiayaan, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memiliki kendaraan impian. Melalui program Auto Loan BRI yang ditujukan bagi Nasabah Private dan Nasabah Prioritas, BRI Finance menghadirkan penawaran bunga kompetitif dengan proses pembiayaan yang semakin mudah dan efisien. Program ini diperkenalkan dalam kegiatan Tasty Weekend at Orlens yang berlangsung di Marketing Gallery Kota Wisata Ecovia, Cibubur, pada Minggu, 26 Oktober 2025.

    Dalam kegiatan ini, BRI Finance menawarkan berbagai keuntungan menarik, termasuk bunga mulai dari 0% untuk tenor 6 dan 12 bulan, atau bunga 3,75% untuk tenor 3 tahun. Selain itu, nasabah juga akan memperoleh voucher listrik atau bensin senilai Rp1 juta serta perluasan Asuransi Tanggung Jawab Hukum (TJH) secara gratis. Penawaran ini menjadi wujud nyata upaya BRI Finance dalam memberikan nilai tambah bagi nasabah BRI yang menginginkan kemudahan pembiayaan kendaraan dengan benefit yang lebih optimal.

    Acara ini juga dihadirkan secara kolaboratif bersama sejumlah dealer otomotif ternama di wilayah Cibubur, antara lain Mitsubishi Mustika Cibubur dengan unit Destinator, GWM Cibubur yang menampilkan ORA dan Tank 300 Diesel, Hyundai HMI Cibubur dengan All New Kona dan Santa Fe, serta BYD Haka Cibubur yang membawa unit Atto 1 dan Sealion 7. Melalui sinergi ini, BRI Finance ingin memberikan kesempatan bagi nasabah untuk melihat dan mencoba langsung berbagai lini kendaraan unggulan dari berbagai merek otomotif terkemuka, sembari mendapatkan informasi pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

    Kehadiran para perwakilan dari BRI Group turut menegaskan sinergi ekosistem BRI dalam mendukung layanan pembiayaan kendaraan yang menyeluruh. Hadir dalam acara ini antara lain Bapak Fajar Ardiansyah mewakili manajemen BRI Finance, Ibu Arista dari BRI Kanwil Jakarta 2, serta Bapak Ridwan Alim selaku Pimpinan Cabang BRI Finance Cibubur. Kolaborasi lintas lini ini memperkuat peran BRI Finance sebagai bagian dari Grup BRI yang terus berinovasi untuk menghadirkan layanan pembiayaan terbaik bagi seluruh segmen nasabah.

    Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, khususnya nasabah BRI yang mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam layanan finansial. “BRI Finance berkomitmen untuk terus menghadirkan produk pembiayaan yang tidak hanya kompetitif dari sisi bunga, tetapi juga memberikan nilai tambah nyata bagi nasabah. Program ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas tenor dan kemudahan pengajuan pembiayaan, dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan kualitas portofolio,” ujar Wahyudi.

    Ia menambahkan bahwa sinergi dengan BRI Group dan para mitra dealer strategis seperti yang hadir dalam acara ini menjadi salah satu kunci dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembiayaan kendaraan berkualitas. Wahyudi menyampaikan, “Kami percaya bahwa kerja sama antara lembaga keuangan dan mitra industri otomotif memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem pembiayaan nasional. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan nasabah sekaligus memberikan pengalaman langsung yang memudahkan proses pembiayaan.”

    Kegiatan Tasty Weekend at Orlens ini juga menjadi momentum BRI Finance untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra pembiayaan terpercaya yang memahami dinamika kebutuhan nasabah. Dengan dukungan ekosistem BRI yang luas dan reputasi sebagai salah satu multifinance terdepan di Indonesia, BRI Finance optimistis kegiatan seperti ini akan memperkuat hubungan dengan nasabah eksisting sekaligus menjangkau calon nasabah baru, khususnya di segmen premium dan prioritas yang mengedepankan layanan personal dan eksklusif.

  • Federal Reserve Akui Kripto sebagai Bagian dari Sistem Keuangan AS

    Federal Reserve Akui Kripto sebagai Bagian dari Sistem Keuangan AS

    Christopher Waller, Gubernur Federal Reserve (The Fed), secara resmi mengakui bahwa cryptocurrency—termasuk Bitcoin—kini telah menjadi bagian dari “struktur sistem keuangan dan pembayaran” Amerika Serikat. Pernyataan ini menandai perubahan sikap besar dari regulator keuangan tertinggi AS yang selama bertahun-tahun dikenal sangat berhati-hati terhadap aset digital.

    Dalam komentarnya, Waller menegaskan bahwa kripto dan teknologi blockchain tidak lagi dapat dipandang sebagai “teknologi pinggiran” (fringe technology). Sebaliknya, aset digital kini dianggap sebagai bagian yang semakin terintegrasi dalam infrastruktur keuangan modern, terutama melalui kemajuan di bidang tokenisasi, smart contracts, dan penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem pembayaran.

    “Kita sedang menyaksikan fase baru dari sistem keuangan global, di mana aset digital memainkan peran penting dalam efisiensi dan inklusi keuangan,” ujar Waller dalam sebuah forum kebijakan moneter di Washington, D.C.

    Arah Baru Kebijakan Pembayaran

    The Fed kini tengah mengeksplorasi pembaruan terhadap cara lembaga keuangan dan perusahaan teknologi dapat mengakses infrastruktur pembayaran inti AS. Salah satu inisiatif yang sedang dikaji adalah konsep “skinny master account”—sebuah akun dengan akses terbatas ke sistem pembayaran Federal Reserve.

    Jika diterapkan, konsep ini dapat membuka jalan bagi pelaku fintech, penerbit stablecoin, dan perusahaan aset digital untuk memperoleh akses langsung terhadap sistem pembayaran federal tanpa harus menjadi bank tradisional. Langkah tersebut berpotensi mempercepat integrasi aset digital dengan sistem moneter konvensional, sekaligus memperluas partisipasi pasar.

    Namun, Waller tetap menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi dan keamanan. Ia memperingatkan bahwa pertumbuhan cepat aset digital juga membawa tantangan baru, mulai dari risiko pencucian uang, manipulasi pasar, hingga ancaman keamanan siber.

    “Kita harus mendorong inovasi dengan tetap menjaga keandalan dan stabilitas sistem keuangan,” tegasnya.

    Implikasi bagi Industri Kripto Global

    Pengakuan The Fed terhadap kripto sebagai bagian dari struktur keuangan nasional berpotensi menjadi katalis positif bagi pasar kripto global. Langkah ini dinilai dapat memperkuat legitimasi aset digital di mata lembaga keuangan tradisional dan mendorong lebih banyak adopsi institusional di masa depan.

    Sejumlah analis menilai bahwa langkah Waller ini juga mencerminkan tekanan kompetitif dari negara lain. Uni Eropa, misalnya, telah meluncurkan kerangka regulasi Markets in Crypto Assets (MiCA) untuk menciptakan kepastian hukum di sektor kripto, sementara Tiongkok dan Hong Kong tengah mengembangkan ekosistem central bank digital currency (CBDC).

    Dengan pengakuan resmi dari The Fed, Amerika Serikat tampaknya mulai menegaskan posisi strategisnya dalam perlombaan global menuju masa depan keuangan digital.

    Investasi Kripto Kini Semakin Dekat dan Aman

    Perubahan pandangan regulator global terhadap kripto juga membuka peluang baru bagi para investor individu untuk berpartisipasi secara lebih percaya diri di ekosistem aset digital.

    Di Indonesia, salah satu platform investasi yang menyediakan akses mudah dan aman ke berbagai aset digital adalah Nanovest. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat berinvestasi di Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital hanya dalam satu platform.

    Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di aset kripto, Nanovest bisa menjadi pilihan tepat untuk memulai dan mengeksplor berbagai koin kripto populer. Aplikasi ini telah resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta memberikan perlindungan asuransi dari Sinarmas untuk mengamankan aset pengguna dari risiko kejahatan siber.

    Selain itu, antarmukanya yang ramah pengguna membuat Nanovest cocok bagi investor pemula maupun berpengalaman. Aplikasi ini kini tersedia di Play Store dan App Store, siap membantu kamu membangun portofolio investasi global yang lebih cerdas dan aman di era keuangan digital.