Penulis: Admin

  • Generasi Muda Minang: Kreatif, Percaya Diri, dan Mendunia

    Generasi Muda Minang: Kreatif, Percaya Diri, dan Mendunia

    Sejak awal penyelenggaraan, “Gebu Minang Connect Mendunia” telah menjadi magnet bagi generasi muda dari berbagai penjuru Indonesia. Acara yang digagas oleh Gebu Minang dan Minang Connect, menampilkan peserta dengan kecakapan berbahasa asing yang impresif—dari Inggris, Jepang, Mandarin, Korea, Turki hingga Prancis—melalui video promosi dan diskusi interaktif yang mengangkat kekayaan budaya, pariwisata, dan kuliner asli Minangkabau dengan cara yang modern dan relevan.

    Lebih dari sekadar kompetisi, program ini menjelma menjadi gerakan kebangkitan identitas budaya Minangkabau di era globalisasi. Filosofi klasik Minang “Alam takambang jadi guru” dan “Dima bumi dipijak, disinan langik dijunjuang” menjadi fondasi yang menuntun semangat para peserta: belajar dari dunia tanpa kehilangan akar budaya sendiri.

    “Acara ini kami gagas untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda Minang—dan Indonesia secara luas—terhadap budaya dan produk lokal. Dengan penguasaan bahasa asing serta rasa bangga pada akar budaya sendiri, mereka dapat menjadi duta Minangkabau dan Indonesia di kancah internasional. Seperti para pemikir besar asal Minangkabau—Sutan Syahrir, Agus Salim, dan Bung Hatta—kita percaya semangat intelektual dan budaya itu terus hidup dalam darah generasi muda. Melihat antusiasme peserta dari berbagai daerah, kami optimistis dalam 10–15 tahun ke depan akan lahir lebih banyak talenta Minang yang mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.

    ujar Audy Joinaldy, Inisiator Program sekaligus Wakil Ketua Umum Gebu Minang.

    Kompetisi Bertaraf Internasional dengan Dua Jalur Kreativitas

    Terbuka bagi peserta di bawah usia 30 tahun, ajang ini menghadirkan dua kategori utama. Pertama, Video Promosi, yang menantang peserta menciptakan karya berdurasi 2–5 menit dalam bahasa asing untuk menampilkan pesona budaya, kuliner, dan pariwisata Minangkabau. Kedua, Leaderless Group Discussion (LGD), sebuah sesi final bagi 10 besar peserta yang menguji kepemimpinan, kemampuan berbicara di depan umum, dan wawasan budaya melalui diskusi intensif dalam bahasa asing.

    Rangkaian kegiatan dimulai pada 16 Agustus hingga 10 September 2025, dengan tahap penjurian pada 11–15 September, dan final digelar secara daring pada 28 September 2025. Momen puncak, yakni pengumuman pemenang, bertepatan dengan Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat pada 1 Oktober 2025—sebuah simbol yang menegaskan semangat kebanggaan daerah yang menembus batas global.

    Dewan Juri Berkelas Dunia

    Kualitas kompetisi ini tercermin dari komposisi dewan juri yang berpengalaman di tingkat internasional, di antaranya:

    M. Indre Wanof – Moscow State University of Technology (Rusia), Duta Bahasa Nasional 2020

    Radita Aliyah Utomo – DPP HIPPI, Ketua Umum IKA University of Birmingham

    Cynara Salmans – International Finance Corporation (IFC), World Bank Group Vietnam

    Audy Joinaldy – Wakil Ketua Umum Gebu Minang, alumnus Wageningen Universiteit Belanda

    Duta Muda Minang yang Siap Menembus Dunia

    Dari ratusan karya yang diseleksi, empat nama muncul sebagai pemenang terbaik Gebu Minang Connect Mendunia 2025:

    Juara 1: Muhammad Khalifah Hamdani

    Juara 2: Pratama Bakti Satria

    Juara 3: Chairunnisa Nayla Aolaputri Syahrial

    Juara Favorit: Balapati Alghadari Permana

    Selain penghargaan berupa trofi, sertifikat, dan hadiah uang tunai, para pemenang memperoleh kesempatan memperluas jejaring profesional melalui kolaborasi lintas program bersama Gebu Minang dan mitra global.

    Lebih jauh lagi, program ini akan berlanjut dengan seri pembelajaran dan pengembangan kapasitas yang dirancang untuk memperkaya wawasan seluruh peserta di bidang komunikasi global, kepemimpinan, ekonomi kreatif, dan diplomasi budaya. Langkah ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi Minang yang tangguh, adaptif, dan siap bersaing di tingkat dunia.

    Kolaborasi Menuju Dampak Nyata

    Kesuksesan penyelenggaraan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk DB Foods, Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), Ota Community, rajonet.com, dan Narabrain. Dukungan media juga hadir dari haluan.com, @otalapau, @info.pasaman, @infoandalas, @minangtive, dan semua rangkaian acara dapat di ikuti official social media dari Gebu Minang (@gebuminangofficial) dan Minang Connect (@minangconnect ) 

    “Kami yakin, penguasaan bahasa asing adalah kunci untuk membuka dunia. Kini saatnya generasi muda Indonesia tampil percaya diri memperkenalkan rendang, songket, galamai, dadiah, serta keindahan Minangkabau ke panggung global. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, inisiatif ini menjadi gerakan optimisme baru bagi anak muda untuk membawa budaya lokal ke level internasional. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dengan format yang lebih segar dan kolaborasi yang semakin kuat bersama para pelaku usaha, praktisi kreatif, serta pemangku kebijakan di sektor UKM, pariwisata, budaya, dan kuliner. Karena kami percaya, setiap daerah di Indonesia memiliki keunikan yang layak mendunia dan membawa dampak nyata bagi masyarakat.”

    tutur Edo Rinaldo, Program Director Gebu Minang Connect Mendunia & Co-founder Minangconnect

  • Timnas Flag Football Indonesia Ukir Prestasi di IFAF Asia–Oceania Championship 2025!

    Timnas Flag Football Indonesia Ukir Prestasi di IFAF Asia–Oceania Championship 2025!

    Tim Nasional Flag Football Indonesia meraih prestasi membanggakan dalam IFAF Asia-Ocenia Championship 2025. Tim putra dan putri Panji Garuda mencapai peringkat 5 besar Asia dalam kompetisi yang berlangsung pada 24-26 Oktober 2025 di Ningbo, Cina.

    Ningbo, Cina, 26 Oktober 2025 — Tim Nasional Flag Football Indonesia berhasil menorehkan pencapaian membanggakan di kancah internasional. Dalam ajang International Federation of American Football Asia–Oceania Flag Football Championship 2025 (IFAF AOFFC 2025) yang digelar di Ningbo, Cina, tim putra dan putri Indonesia berhasil menempati peringkat lima besar Asia. Capaian ini merupakan bukti atas kemampuan Panji Garuda —julukan Tim Nasional Flag Football Indonesia— untuk bersaing di arena flag football dunia.

    General Manager Tim Nasional Flag Football Indonesia Fiermansyah Afie Panigoro mengatakan bahwa prestasi tersebut tidak dapat dilepaskan dari perkembangan olahraga ini di Tanah Air. “Flag football memang masih tergolong berkembang di Indonesia, tetapi level kompetisinya terus meningkat. Hal inilah yang membentuk fondasi tim nasional sehingga dapat berbicara banyak di Cina,” ujarnya.

    Fiermansyah menyebut bahwa raihan ini merupakan tonggak penting dalam upaya Indonesia menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Ia juga berharap pencapaian ini dapat kian mengakselerasi pertumbuhan flag football nasional. “Saya meyakini prestasi dapat terwujud dari partisipasi yang kuat. Tidak hanya merujuk pada jumlah orang yang bermain, lebih dari itu partisipasi juga mengacu pada perhatian para pemangku kepentingan ekosistem olahraga nasional terhadap flag football. Kedua hal ini mutlak diperlukan dalam perjalanan kita menatap Olimpiade tiga tahun lagi,” jelasnya.

    Mewakili para pemain, kapten Tim Nasional Flag Football Putra Indonesia Mohamad Prakoso Gagas Samodra menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang memungkinan Indonesia berkompetisi dalam IFAF AOFFC 2025. “Tim nasional, baik putra maupun putri, telah melalui persiapan panjang sejak bulan Februari 2025. Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah bekerja keras dan membantu tim nasional sehingga persiapan panjang tersebut tidak sia-sia,” katanya.

    Sebagai informasi, keikutsertaan Tim Nasional Flag Football Indonesia dalam IFAF AOFFC 2025 memperoleh dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia serta Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno. Di samping itu, Panji Garuda disponsori oleh Surabaya Satu, Alive FC, IBLAM School of Law, dan DRX. Tim putra dan putri juga bekerja sama dengan EMC Hospital, Bebas Cedera, Tails, Active Lab, Takimina, Stay Hoops, Syzmik Sports, tenplus, dan Rempah Kita Nusantara. Komunitas flag football Indonesia, termasuk Eagles Flag Football dan Bombshells Flag Football, turut memberikan donasi untuk memastikan 24 putra-putri terbaik dapat bertanding di Ningbo, Cina. 

    “Proses yang dilalui bersama selama delapan bulan membuat kami percaya dapat meraih hasil terbaik di Cina. Tentu kami bangga atas pencapaian ini. Namun, api kami tidak padam untuk bisa membawa bangga Indonesia lebih tinggi lagi di panggung dunia,” tambah Gagas.

    Senada, kapten Tim Nasional Flag Football Putri Indonesia Ruthylois Rivera Silitonga menyebut timnya pulang dengan kepala tegak dan semangat yang lebih besar dari sebelumnya. “Seluruh pertandingan yang kami lewati berat dan penuh tantangan. Namun di sisi lain, turnamen ini membuktikan bahwa kita, atlet flag football Indonesia, mampu dan layak bertarung dengan negara-negara lain,” ujar Ruthy.

    “Seluruh tim merasakan hal yang sama. Kami berkomitmen untuk dapat membagikan pengalaman ini kepada pemain-pemain lain di berbagai daerah di Indonesia agar flag football dapat terus tumbuh dan ke depannya dapat menjadi olahraga yang secara konsisten mengharumkan Merah Putih,” Ruthy menambahkan.

    Di samping tim nasional yang bertanding, Indonesia juga mengirimkan delegasi wasit untuk memimpin pertandingan-pertandingan dalam IFAF AOFFC 2025. Delegasi ini terdiri dari empat orang pilihan dari jajaran wasit terbaik nasional. Ketua delegasi wasit Indonesia Muhammad Fauzan Dzulqarnain menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan. “Jelas merupakan kebanggaan tersendiri dapat dipercaya memimpin pertandingan dengan skala internasional. Terlebih, kepercayaan tersebut diberikan kepada kami sebagai perwakilan Indonesia,” kata Fauzan yang turut memimpin pertandingan final Asia putri.

    “Jumlah, persebaran, dan kompetensi wasit juga menjadi tantangan seiring dengan flag football yang terus berkembang. Semoga pengalaman kami bisa menjadi langkah pertama dalam mengatasi tantangan-tantangan itu. Kami berharap teman-teman bisa melihat bahwa menjadi wasit juga membuka pintu untuk mewakili Indonesia di laga-laga internasional,” tutupnya.

    Tiga Hari Kompetisi Ketat 

    Tim Nasional Flag Football Putra dan Putri Indonesia menjalani pertandingan-pertandingan dengan intensitas tinggi selama tiga hari pada 24-26 Oktober 2025 di Fenghua Sports Center, Ningbo, Cina. Kedua tim mengawali perjalanan dengan kemenangan. 

    Tim putri yang bertanding lebih dulu berhasil mengalahkan Thailand dengan kedudukan 33-24 dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Sedangkan tim putra menaklukkan Korea Selatan 48-7 dalam satu-satunya pertandingan mereka pada hari pertama.

    Sementara itu, tim putri yang tergabung dalam grup neraka masih menyisakan dua pertandingan lain. Sayangnya, tim yang dilatih oleh Kepala Pelatih Windra Thio itu harus mengakui keunggulan dua lawannya, yakni juara bertahan Jepang (skor 35-56) dan tuan rumah Cina (20-40).

    Beranjak memasuki hari kedua, giliran tim putra yang mengawali laga. Kembali bertemu Korea Selatan, tim asuhan Kepala Pelatih Iqbal Jordy Putranto ini menang tipis 20-13. Hasil ini memastikan tempat tim putra di perempat final sebagai juara grup C.

    Memainkan pertandingan fase grup terakhirnya, tim putri berhasil bangkit dan menorehkan kemenangan 39-12 atas Hong Kong. Dengan demikian, tim putri finis sebagai peringkat ketiga grup A dan akan bertanding dalam penentuan peringkat 5-8 Asia.

    Pada babak delapan besar, tim putra bertemu Singapura yang menduduki peringkat kedua grup D. Tampil penuh percaya diri, Indonesia menang 41-12 dan menjadi salah satu dari empat tim terbaik di Asia bersama juara bertahan Thailand, Jepang, dan tuan rumah Cina yang menjadi lawan di babak semifinal.

    Kepercayaan diri yang sama juga ditunjukkan oleh tim putri yang ditantang oleh Yordania. Secara dominan tim putri berhasil mencetak 53 poin tanpa balas untuk memastikan tempat dalam perebutan peringkat kelima Asia melawan Thailand.

    Laga semifinal menjadi penutup hari kedua. Namun sayang, tim putra belum berhasil melaju ke partai puncak setelah dikalahkan Cina, 14-36. Hasil ini membuat Indonesia harus memperebutkan peringkat tiga Asia, juga melawan Thailand.

    Rangkaian pertandingan Tim Nasional Flag Football Indonesia pada hari ketiga dimulai oleh tim putra yang berhadapan dengan Thailand. Unggul 14-13 pada jeda antar babak, Panji Garuda harus puas menempati peringkat empat Asia setelah Thailand mengakhiri pertandingan dengan keunggulan 32-20.

    Tim putri, yang mengawali kiprah Indonesia dalam IFAF AOFFC 2025 pada hari pertama, berhasil mencatat penutup yang manis. Bertemu Thailand untuk kedua kalinya, tim putri meraih kemenangan 40-20. Perjalanan tim putri di Ningbo berakhir sebagai peringkat 5 Asia.

    Capaian peringkat 4 dan 5 Asia oleh Tim Nasional Flag Football sekaligus menorehkan peningkatan prestasi signifikan dari partisipasi pertama Indonesia dalam IFAF AOFFC pada tahun 2023. Ketika itu, tim putra finis sebagai peringkat ketujuh dari sebelas negara. Sedangkan tim putri mengakhiri turnamen sebagai peringkat ketujuh dari sembilan negara.

    Selengkapnya hasil pertandingan Tim Nasional Flag Football Indonesia sebagai berikut:

    Jum’at, 24 Oktober 2025

    Tim Putra

    Pertandingan Fase Grup C – Indonesia 48 vs 7 Korea Selatan

    Tim Putri

    Pertandingan Fase Grup A – Indonesia 33 vs 24 Thailand

    Pertandingan Fase Grup A – Indonesia 35 vs 56 Jepang

    Pertandingan Fase Grup A – Indonesia 20 vs 40 Cina

    Sabtu, 25 Oktober 2025

    Tim Putra

    Pertandingan Fase Grup C – Indonesia 20 vs 13 Korea Selatan

    Perempat Final – Indonesia 41 vs 12 Singapura

    Semi Final – Indonesia 14 vs 36 Cina

    Tim Putri

    Pertandingan Fase Grup A – Indonesia 39 vs 12 Hong Kong

    Penentuan Peringkat 5-8 – Indonesia 53 vs 0 Yordania

    Minggu, 26 Oktober 2025

    Tim Putra

    Perebutan Peringkat 3 Asia – Indonesia 20 vs 32 Thailand

    Tim Putri

    Perebutan Peringkat 5 Asia – Indonesia 40 vs 20 Thailand

    Peringkat Akhir Asia dalam IFAF AOFFC 2025

    Putra

    1. Jepang

    2. Cina

    3. Thailand

    4. Indonesia

    5. Filipina

    6. Kuwait

    7. Singapura

    8. Korea Selatan

    9. Hong Kong

    10. Yordania

    11. India

    Putri

    1. Cina

    2. Jepang

    3. Malaysia

    4. Filipina

    5. Indonesia

    6. Thailand

    7. Yordania

    8. Korea Selatan

    9. Hong Kong

    10. India

    Tim Nasional Flag Football Indonesia

    General Manager – Fiermansyah Afie Panigoro

    Tim Putra

    Mohamad Prakoso Gagas Samodra (Kapten)

    Arvan Raditya Wiroreno (Kapten)

    Alfian Nur Rifqi

    Darren Abisha Benedict Widjaja

    Felix Okan Aldira Yuwono

    Geary Chris Yoel Maranatha

    Ammar Nageeb Mubarak Al Katiri

    Hadian Bagas Widyawan

    Kemal Arishy Salim

    Kevin Alexander Pardede

    Megasoccer Zhorif Anantabudi

    Priveka Rahhalif Firman

    Tim Pelatih dan Manajer Putra

    Kepala Pelatih – Iqbal Jordy Putranto

    Asisten Pelatih – Gian Muharram Sukma Putra

    Offensive Coordinator – Natillah Faalih Nanda Mustika Nasution

    Defensive Coordinator – Rizky Aditya

    Assistant Defensive Coordinator – Janitra Almer

    Head of Performance – Achmed Kevin Syahlintang

    Performance Coach – Chairy Zuhri Akbar

    Kepala Manajer – R. Rahmadani Prakasita Kusumoputra

    Manajer – Kamal Rahman

    Manajer – Salma Nabilah

    Tim Putri

    Almira Suci Maharani (Kapten)

    Ruthylois Rivera Silitonga (Kapten)

    Claudia Candra

    Lula Maria Amanda

    Martina

    Mutia Nur Amalina

    Qisma Hayattiara

    Siti Getanamira

    Devi Tri Susanti Butar Butar

    Faydra Nada Miranda

    Galuh Utami

    Tania Chantasya

    Tim Pelatih dan Manajer Putri

    Kepala Pelatih – Windra Thio

    Asisten Pelatih – Dana Taylor

    Performance Coach – Eldira Negarawan

    Manajer – Amanda Erick Affan

    Manajer – Kezia

    Delegasi Wasit

    Muhammad Fauzan Dzulqarnain – Jakarta

    Firman Aziz Nugroho – Bogor

    Muhammad Afif Budi Wicaksono – Bekasi

    Duigary Muhammad Raafi – Bandung

  • HOVARLAY dan Indonesian Packaging Federation (IPF) Perluas Akses Teknologi AR untuk Industri Kemasan

    HOVARLAY dan Indonesian Packaging Federation (IPF) Perluas Akses Teknologi AR untuk Industri Kemasan

    Jakarta, 29 Oktober 2025HOVARLAY, platform MarTech berbasis Augmented Reality (AR), berkolaborasi dengan Indonesian Packaging Federation (IPF) untuk memperluas akses teknologi AR di dunia kemasan dan desain Indonesia. Inisiatif ini diperkenalkan dalam gelaran ALLPacK Indonesia Packaging Expo 2025, pameran internasional terbesar di Asia Tenggara yang berlangsung pada 21-24 Oktober 2025 lalu di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

    Inisiatif ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi jangka panjang antara HOVARLAY dan IPF dalam menghadirkan pendekatan baru terhadap “Smart Packaging”, kemasan cerdas yang mampu menghadirkan pengalaman interaktif, informatif, dan inspiratif tanpa perlu aplikasi tambahan.

    Kolaborasi ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang akses,” ujar Revy Fizano, perwakilan HOVARLAY. “Ketika mahasiswa, brand, dan institusi saling terhubung, ide-ide baru tumbuh lebih kuat. Kami ingin memberdayakan desainer muda untuk bereksperimen dengan AR dan menciptakan kemasan yang bercerita melampaui permukaan.”

    Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi Augmented Reality (AR) semakin banyak diterapkan dalam dunia kemasan untuk menghadirkan pengalaman baru bagi konsumen. Melalui kemasan interaktif, brand dapat menyampaikan cerita, edukasi produk, hingga promosi dengan cara yang lebih menarik dan berkelanjutan. Tren ini mulai berkembang di Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan industri akan inovasi digital yang mudah diakses dan efisien.

    Dalam kesempatan tersebut, HOVARLAY juga menjadi pembicara dalam sesi bertema “The Evolution of Packaging Design: Smart Packaging with Augmented Reality,” bersama Ariana Susanti, Business Development Director dari Indonesian Packaging Federation (IPF). Sesi ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari Universitas Pembangunan Jaya dan Politeknik Negeri Jakarta, yang turut berpartisipasi dalam kompetisi desain kemasan, menjadikan diskusi semakin relevan dan inspiratif.

    Ariani Susanti, Business Development Director

dari Indonesian Packaging Federation (IPF), membuka sesi talkshow Smart Packaging with Augmented Reality

    Sebagai asosiasi yang berkomitmen untuk memajukan industri kemasan nasional, IPF melihat pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama dengan pelaku teknologi yang mampu menghadirkan solusi inovatif dan terjangkau,” ujar Ariana Susanti, Business Development Director Indonesian Packaging Federation (IPF). “Melalui kerja sama ini, kami ingin mendorong para desainer muda dan pelaku industri untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.”

    ALLPacK Indonesia Packaging Expo 2025, yang diselenggarakan oleh Krista Exhibitions, telah menghadirkan lebih dari 1.500 peserta dari 30 negara, serta menarik lebih dari 50.000 pengunjung profesional dari 54 negara. Pameran ini menjadi ajang penting untuk mempertemukan pelaku industri, produsen, distributor, asosiasi, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam memperkuat sinergi dan mendorong pertumbuhan industri kemasan berkelanjutan di Indonesia.

    Kolaborasi antara HOVARLAY dan IPF akan berlanjut melalui roadshow dan workshop edukatif di berbagai universitas di Indonesia. Melalui program ini, mahasiswa akan dilatih untuk menggunakan platform HOVARLAY Creator, sebuah platform kreatif tanpa aplikasi yang berfungsi layaknya Canva, namun dirancang khusus untuk menciptakan pengalaman Augmented Reality (AR) interaktif tanpa perlu coding atau dukungan teknis yang kompleks.

    Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kompetensi dan daya saing industri kemasan nasional, serta membuka peluang baru bagi desainer muda dan UMKM untuk memasuki era “Smart Packaging” berbasis teknologi. Melalui langkah ini, HOVARLAY dan IPF menegaskan komitmen bersama untuk mempercepat adopsi inovasi digital dan mendorong transformasi industri kemasan Indonesia menuju standar global.

    Tentang ALLPacK Indonesia

    ALLPacK Indonesia Packaging Expo adalah pameran internasional tahunan terbesar di Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh Krista Exhibitions. Pameran ini menjadi pusat inovasi industri kemasan, plastik, pengolahan, percetakan, daur ulang, dan farmasi, menampilkan ribuan peserta dan menarik puluhan ribu pengunjung profesional setiap tahunnya. Sebagai ajang bisnis dan teknologi berskala global, ALLPacK Indonesia berperan penting dalam mempertemukan pelaku industri, akademisi, asosiasi, dan pembuat kebijakan untuk menciptakan kolaborasi strategis serta mendorong pertumbuhan industri kemasan yang berdaya saing dan berkelanjutan di Indonesia. https://allpack-indonesia.com/ 

    Tentang Indonesian Packaging Federation

    Indonesian Packaging Federation (IPF) adalah asosiasi nasional yang berkomitmen untuk mengembangkan industri kemasan Indonesia menuju standar internasional. Didirikan dengan tujuan memperkuat sinergi antara industri, pemerintah, dan dunia akademik, IPF berperan aktif dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia, riset dan pengembangan teknologi kemasan, serta promosi inovasi berkelanjutan. Melalui kegiatan edukatif, forum industri, dan kemitraan strategis, IPF terus mendorong pelaku usaha dan desainer kemasan Indonesia agar mampu bersaing di pasar global serta beradaptasi dengan tren kemasan cerdas dan ramah lingkungan. https://packindo.org/   

    Tentang HOVARLAY

    HOVARLAY adalah platform Augmented Reality (AR) terkemuka yang dirancang untuk merevolusi keterlibatan konsumen. Berbasis software inovatif dengan sistem tanpa coding (no-code), HOVARLAY membantu brand dan industri mengubah kemasan fisik, materi cetak, maupun produk menjadi pengalaman interaktif yang imersif. Solusi ini menghadirkan aktivasi experiential yang unik serta digital storytelling yang menarik, dengan fokus pada hasil nyata: mudah digunakan, terjangkau, dapat diukur, dan mampu membangun koneksi lebih dalam antara brand dan konsumen, melampaui batas pemasaran tradisional. https://hovarlay.com/ 

  • Tingkatkan Layanan Toko Anda dengan Sistem Kasir Modern Berbasis Cloud

    Tingkatkan Layanan Toko Anda dengan Sistem Kasir Modern Berbasis Cloud

    Sistem kasir modern berbasis cloud membantu pelaku usaha ritel meningkatkan efisiensi dan akurasi transaksi secara real-time, sekaligus memudahkan pengelolaan bisnis dari mana saja.

    Di tengah transformasi digital yang pesat, pelaku usaha ritel harus beradaptasi dengan cepat demi memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Salah satu solusi yang kini menjadi kebutuhan utama adalah sistem kasir modern berbasis cloud.

    Sistem ini memungkinkan pencatatan transaksi secara otomatis, akurat, dan dapat diakses dari mana saja. Mitra Aplikasi Bisnis, sebagai penyedia solusi teknologi keuangan terpercaya, hadir untuk mendukung UMKM dan toko retail dalam mengimplementasikan sistem ini secara optimal.

    Kenapa Sistem Kasir Modern Diperlukan oleh Bisnis Ritel?

    Model bisnis retail modern membutuhkan sistem yang mampu bekerja cepat, akurat, dan terintegrasi. Dengan menggunakan sistem kasir berbasis cloud, pemilik usaha mendapatkan berbagai keuntungan, seperti pencatatan transaksi secara real-time, integrasi langsung ke laporan keuangan, akses multi perangkat seperti laptop, tablet, dan smartphone, serta pengelolaan stok dan program promosi dalam satu sistem.

    Dengan fitur-fitur tersebut, pemilik usaha tidak perlu lagi mencatat secara manual atau menunggu akhir bulan untuk mengetahui kondisi keuangan bisnis mereka.

    Keunggulan Software Accurate untuk Sistem Kasir

    Sebagai salah satu software accurate paling populer di Indonesia, Accurate Online memiliki modul khusus kasir yang disebut Point of Sale (POS). Beberapa fitur andalannya antara lain:

    • Tampilan kasir yang user-friendly dan mudah digunakan.

    • Pencatatan transaksi otomatis dan terhubung ke laporan keuangan.

    • Sistem manajemen stok yang akurat dan up-to-date.

    • Fitur multi-cabang dan multi-user.

    • Integrasi PPN dan PPh langsung ke sistem pelaporan.

    Keunggulan ini membuat Accurate sangat cocok untuk toko kecil hingga menengah, baik di bidang fashion, makanan, minimarket, maupun retail lainnya.

    Mitra Aplikasi Bisnis: Mitra Implementasi & Pelatihan Terpercaya

    Salah satu alasan utama mengapa banyak pelaku usaha memilih Accurate melalui Mitra Aplikasi Bisnis adalah karena layanan pendampingan implementasi yang lengkap. Bukan sekadar menjual software, Mitra Aplikasi Bisnis juga memberikan pelatihan menyeluruh dengan materi yang mencakup pengaturan awal sistem seperti akun, produk, harga, pajak, dan pengguna; pelatihan penggunaan fitur kasir, stok, dan modul kas bank; simulasi laporan keuangan dan analisa penjualan; serta troubleshooting dan pendampingan setelah implementasi.

    Pelatihan ini dilakukan secara daring (online) maupun tatap muka, sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pengguna. Proses tersebut sangat cocok bagi pelaku UMKM yang belum memiliki latar belakang akuntansi, sehingga mereka dapat lebih percaya diri dalam menjalankan sistem pencatatan keuangan yang modern dan efisien.

    Manfaat Langsung Sistem Kasir Modern untuk Usaha Kecil

    Menggunakan sistem kasir berbasis cloud memberi banyak keuntungan praktis dan strategis, seperti:

    • Laporan keuangan bisa diakses kapan saja.

    • Memantau performa toko secara real-time.

    • Menghindari stok kosong atau berlebih.

    • Memudahkan proses audit dan pelaporan pajak.

    • Meningkatkan kecepatan dan kualitas pelayanan pelanggan.

    Hal ini tentunya akan memperkuat daya saing toko Anda, terutama di tengah ketatnya persaingan bisnis ritel saat ini.

    Gunakan Software Accurate Bersama Mitra Aplikasi Bisnis Sekarang!

    Waktunya bertransformasi dan tidak tertinggal dari pesaing! Dengan sistem kasir modern dari Mitra Aplikasi Bisnis, toko Anda akan lebih efisien, rapi, dan siap tumbuh. Cek sekarang juga harga Accurate online dan dapatkan pelatihan dari tim profesional untuk implementasi yang lancar dan maksimal.

    Hubungi kami sekarang dan rasakan kemudahan mengelola bisnis hanya dengan beberapa klik!

  • RevComm Soroti Pentingnya Adaptasi dan Kepercayaan di Pasar B2B Indonesia

    RevComm Soroti Pentingnya Adaptasi dan Kepercayaan di Pasar B2B Indonesia

    Jakarta, 29 Oktober 2025 — RevComm Indonesiastartup asal Jepang yang berdiri pada tahun 2017 dan berekspansi ke Indonesia sejak 2021, hadir dengan misi membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi komunikasi bisnis melalui teknologi VoIP berbasis AI. 

    Produk andalannya, MiiTel, memungkinkan perusahaan memvisualisasikan percakapan antara tim salescustomer service, maupun karyawan internal. Teknologi ini tidak hanya merekam dan mentranskripsikan percakapan suara, tetapi juga menganalisis apa dan bagaimana komunikasi dilakukan untuk menemukan pola yang dapat meningkatkan efektivitas interaksi bisnis.

    Selama empat tahun berkiprah dalam pasar Business-to-Business (B2B) di Indonesia, Yuiichiro Sasaki, Global Business Department RevComm Indonesia bersama Harutoshi Tanaka, SVP Corporate Finance & Development Mekari, berkesempatan membagikan pengalamannya dalam acara Japan Tech Indonesia 2025 bertajuk “Transforming B2B Tech Through Innovation, Efficiency, and Strategic Leadership.”

    Konferensi teknologi yang digelar di Ciputra Artpreneur, Jakarta, pada 21 Oktober 2025 lalu ini mempertemukan startup, inovator, dan pemimpin industri Jepang dan Indonesia untuk menggali peluang kolaborasi di bidang AI, blockchain, dan transformasi digital.

    Transformasi Digital di Market Indonesia

    Saat pertama kali beroperasi di Indonesia pada 2021, RevComm menghadapi tantangan besar. Banyak perusahaan belum melihat digitalisasi sebagai kebutuhan mendesak. Biaya tenaga kerja yang masih rendah membuat sebagian perusahaan lebih nyaman menjalankan proses manual dibanding berinvestasi pada sistem berbasis teknologi.

    “Saat itu, ketika kami menjelaskan konsep digitalisasi percakapan, banyak yang tertarik. Namun ketika sampai pada tahap implementasi dan biaya, mereka ragu. Sekarang, situasinya berubah. Manajemen dalam perusahaan mulai melihat efisiensi sebagai kebutuhan strategis,” jelas Yuiichiro Sasaki.

    Ia juga menegaskan, digitalisasi dan otomasi bukan berarti menggantikan peran manusia. Teknologi seperti MiiTel justru hadir untuk membantu karyawan bekerja lebih cerdas dan fokus pada hal-hal yang bernilai strategis, seperti pengambilan keputusan, inovasi, dan membangun hubungan dengan pelanggan.

    Keputusan RevComm memasuki pasar Indonesia pada 2021 pun terbukti tepat. Dari awalnya penuh tantangan, kini kesadaran terhadap nilai efisiensi membuka peluang besar bagi penyedia solusi teknologi di tanah air.

    Kepercayaan dan Stabilitas: Fondasi Bisnis B2B

    Yuiichiro Sasaki juga menyoroti pentingnya memahami konteks budaya dalam membangun bisnis lintas negara. Pengalamannya sebagai ekspatriat di Indonesia selama bertahun-tahun memberinya pemahaman mendalam tentang bagaimana budaya kerja di Jepang dan Indonesia sebenarnya memiliki kesamaan fundamental: menempatkan hubungan dan kepercayaan sebagai fondasi utama bisnis.

    Pendekatan berbasis relasi ini menjadi salah satu alasan mengapa kerja sama antara tim Jepang dan Indonesia di RevComm berjalan efektif. Dengan menggabungkan kedisiplinan dan ketepatan Jepang dengan fleksibilitas serta adaptabilitas Indonesia, RevComm mampu menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif sekaligus produktif, termasuk saat menjalin hubungan dengan pelanggan dan mitra.

    Dalam pasar B2B, Yuiichiro Sasaki menekankan bahwa perbedaan mendasar dibandingkan B2C terletak pada proses pengambilan keputusan. Pengguna akhir dan pengambil keputusan biasanya berbeda, sehingga faktor seperti keamanan, keandalan, dan stabilitas menjadi sangat krusial.

    Keunggulan RevComm tidak hanya terletak pada teknologi, tetapi juga pada standar operasional yang ketat dalam menjaga kepuasan pelanggan. Bagi Yuiichiro Sasaki, kualitas layanan adalah kunci untuk membangun kepercayaan jangka panjang.

    “Saya selalu mengatakan ke tim, jika pelanggan menyampaikan sesuatu, balas dalam dua menit. Di mana pun kamu berada, lakukan itu. Itu standar kami,” ujarnya tegas. “Itulah cara kami menjaga kepercayaan pelanggan terhadap produk kami.”

    Ia mengakui, menerapkan standar demikian di Indonesia semula tidak mudah karena perbedaan budaya kerja. Namun seiring waktu, pendekatan disiplin tersebut justru mendapat apresiasi dari pengguna lokal. Banyak pelanggan mengakui kecepatan dan ketepatan respon tim MiiTel sebagai salah satu faktor yang membedakan mereka dari penyedia lain.

    Menurut Yuiichiro Sasaki, keberhasilan ini menunjukkan bahwa standar kualitas Jepang bisa berjalan beriringan dengan adaptasi lokal. “Kami bangga bukan hanya pada produk kami, tetapi juga pada cara kami beroperasi. Dan kami melihat bahwa perusahaan Indonesia juga menghargai hal itu,” tambahnya.

    Pentingnya Lokalisasi dan Adaptasi

    Selain menjaga standar global, RevComm juga memahami pentingnya lokalisasi. Bagi Yuiichiro Sasaki, lokalisasi dan adaptasi bukan hanya soal menerjemahkan produk ke Bahasa Indonesia, tetapi juga memahami proses bisnis lokal dan menyesuaikan cara kerja tim agar selaras dengan kebutuhan pengguna di lapangan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan penerimaan pasar terhadap produk dan memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap merek Jepang.

    Menutup sesi, Yuiichiro Sasaki menyampaikan keyakinannya bahwa masa depan kolaborasi antara Jepang dan Indonesia di bidang teknologi akan semakin kuat. Bagi RevComm, pasar Indonesia bukan sekadar peluang bisnis, tetapi juga tempat untuk belajar dan tumbuh bersama. Melalui inovasi berbasis efisiensi dan komitmen terhadap kepercayaan, RevComm berupaya menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital di Indonesia untuk menciptakan ekosistem B2B yang lebih produktif, transparan, dan berkelanjutan.

    Tertarik mendapatkan demo gratis MiiTel? Klaim sekarang dengan klik di sini atau kunjungi miitel.id

  • Kerja Sama Pertahanan India–Indonesia Meningkat melalui Kunjungan Penting Jenderal Anil Chauhan kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin

    Kerja Sama Pertahanan India–Indonesia Meningkat melalui Kunjungan Penting Jenderal Anil Chauhan kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin

    Jakarta — Kepala Staf Pertahanan (Chief of Defence Staff/CDS) Angkatan Bersenjata India, Jenderal Anil Chauhan, melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, di Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Selasa (28/10).

    Kunjungan ini memperkuat komitmen India untuk memperdalam kerja sama pertahanan dengan Indonesia, mitra strategis utama di kawasan Indo-Pasifik. Setibanya di Kementerian Pertahanan, Jenderal Chauhan disambut oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Marsekal Madya TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto.

    Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan kembali komitmen bersama untuk memperkuat hubungan pertahanan bilateral, khususnya dalam bidang keamanan maritim, industri pertahanan, dan pengembangan sumber daya manusia. Kedua pemimpin juga bertukar pandangan mengenai dinamika strategis di kawasan serta membahas langkah-langkah konkret untuk memperluas kerja sama yang berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik.

    Dorong Kolaborasi Industri dan Pendidikan Pertahanan

    Wamenhan Donny Ermawan menegaskan bahwa Indonesia dan India memiliki potensi besar untuk memperdalam kolaborasi strategis di berbagai sektor pertahanan. “Sudah cukup banyak kerja sama antara kita dan India, dan kita ingin tingkatkan,” ujarnya dalam jumpa pers usai pertemuan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta.

    Sebelum bertemu dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Jenderal Chauhan telah mengunjungi sejumlah industri pertahanan di Bandung, Jawa Barat, termasuk PT Dirgantara Indonesia dan PT Pindad. “Bapak CDS tadi juga berencana akan berkunjung ke PT PAL (Penataran Angkatan Laut),” tambah Donny.

    Ia menyebutkan bahwa industri pertahanan India berkembang pesat dan berorientasi pada kemandirian nasional, sebuah pendekatan yang sejalan dengan upaya Indonesia dalam memperkuat kedaulatan industri pertahanannya. “Cukup banyak potensi kerja sama yang bisa dijalin antara Indonesia dan India di bidang industri pertahanan,” ujarnya.

    Selain kerja sama industri, kedua negara juga menjajaki kolaborasi di bidang pendidikan dan pelatihan militer. “Indonesia berencana untuk mengirim kadet dan taruna ke India,” tutur Donny. Bidang kedokteran dan farmasi pertahanan turut menjadi fokus pembahasan, termasuk rencana untuk mengirimkan dokter militer Indonesia untuk mengikuti pendidikan spesialis di India. “Kita menjajaki untuk farmasi pertahanan, mencari sumber-sumber untuk obat-obatan agar bisa kita produksi,” tambahnya.

    Kunjungan Balasan dan Komitmen Jangka Panjang

    Jenderal Chauhan menegaskan kesiapan India untuk memperluas kerja sama tersebut melalui berbagai inisiatif konkret, termasuk dukungan pelatihan, pendidikan, dan transfer pengetahuan di sektor pertahanan. Menteri Pertahanan India juga telah mengundang Menhan Sjafrie Sjamsoeddin untuk melakukan kunjungan balasan ke India guna memperkuat kemitraan industri pertahanan kedua negara.

    Menhan Sjafrie menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterima delegasi Indonesia pada Parade Hari Republik India, Januari 2025 lalu. Ia menekankan bahwa hubungan antara Indonesia dan India terus tumbuh dalam semangat saling menghormati, persahabatan, dan kepentingan bersama untuk menjaga stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

    Kunjungan kehormatan Jenderal Anil Chauhan menandai langkah maju dalam hubungan strategis antara India dan Indonesia, yang terus berkembang menuju kemitraan pertahanan yang lebih komprehensif dan saling menguntungkan.

  • Tanda Tangan Biometrik: Solusi Autentikasi Tingkat Lanjut

    Tanda Tangan Biometrik: Solusi Autentikasi Tingkat Lanjut

    Verifikasi identitas melalui e-KYC menjadi fondasi utama tanda tangan digital yang sah, memastikan setiap dokumen memiliki kekuatan hukum dan keamanan tinggi di ekosistem digital.

    Di dunia digital, apa yang membuktikan bahwa sebuah tanda tangan benar-benar berasal dari Anda? Apakah sekadar gambar goresan tangan atau kata sandi sudah cukup? Tentu tidak.

    Kepercayaan digital membutuhkan bukti yang jauh lebih kuat, bukti yang terikat langsung pada identitas Anda. Inilah mengapa keamanan digital modern bertumpu pada verifikasi identitas melalui e-KYC yang canggih, fondasi dari setiap tanda tangan digital yang sah.

    Platform terdepan seperti ezSign membangun seluruh ekosistem keamanannya di atas fondasi ini, memastikan setiap persetujuan digital Anda tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki kekuatan pembuktian yang tak terbantahkan.

    Fondasi Utama: Verifikasi Identitas, Bukan Sekadar Tanda Tangan

    Penting untuk dipahami: kekuatan sebuah tanda tangan elektronik tidak terletak pada gambar tanda tangannya, melainkan pada sertifikat elektronik yang ada di baliknya. Sertifikat inilah yang berfungsi sebagai KTP digital Anda. Lantas, bagaimana sertifikat ini diterbitkan?

    Di sinilah proses autentikasi tingkat lanjut berperan. ezSign, sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) resmi yang diakui Kominfo, menerapkan proses e-KYC (electronic Know Your Customer) yang ketat sebelum menerbitkan sertifikat. Proses ini melibatkan:

    • Pengambilan Data e-KTP: Sistem secara cerdas membaca dan mengekstrak data dari kartu identitas Anda.

    • Verifikasi Wajah: Anda akan diminta melakukan swafoto (selfie) yang kemudian dicocokkan dengan foto pada e-KTP Anda.

    • Validasi ke Dukcapil: Data ini divalidasi secara langsung ke basis data kependudukan nasional untuk memastikan kebenarannya.

    Proses inilah yang mengikat identitas fisik Anda ke dalam dunia digital secara sah.

    Hasilnya: Segel Kriptografis yang Aman dan Berkekuatan Hukum

    Setelah identitas Anda terverifikasi dan sertifikat elektronik diterbitkan, Anda siap untuk menandatangani dokumen. Saat Anda membubuhkan tanda tangan digital melalui ezSign, Anda sebenarnya sedang melakukan beberapa hal sekaligus:

    1. Membubuhkan Segel Kriptografis

    Anda menempelkan sebuah segel digital unik yang mengunci dokumen. Jika ada perubahan sekecil apa pun setelahnya, segel ini akan rusak dan tanda tangan menjadi tidak valid.

    2. Menambahkan E-Meterai

    Untuk dokumen yang memerlukan bea meterai, Anda bisa langsung membubuhkan e-Meterai resmi dalam satu platform yang sama, menyempurnakan legalitas dokumen Anda.

    3. Menjalankan Perintah dengan Fleksibel

    ezSign menyediakan berbagai metode penandatanganan sesuai kebutuhan bisnis Anda, baik itu Single Signing (satu per satu), Bulk Signing (menandatangani banyak dokumen sekaligus), maupun Parallel Signing (membutuhkan tanda tangan dari banyak pihak tanpa urutan).

    Keamanan dan Kepercayaan yang Bisa Anda Andalkan

    Seluruh proses ini dirancang untuk memberikan ketenangan pikiran. Setiap tindakan Anda dilindungi dan dicatat. Sistem ezSign memastikan setiap dokumen memiliki jejak audit (audit trail) yang lengkap, mencatat siapa yang menandatangani, kapan, dan bagaimana proses verifikasinya.

    Di era digital, kekuatan sebuah persetujuan tidak lagi diukur dari tebalnya tinta, tetapi dari seberapa kuat identitas digital di baliknya.

    Amankan setiap keputusan bisnis Anda dengan fondasi identitas yang kokoh. Gunakan tanda tangan digital yang didasarkan pada sertifikat elektronik dari PSrE resmi seperti ezSign, hubungi kami sekarang untuk memastikan keamanan dan keabsahan dokumen digital Anda.ubungi kami sekarang

  • Telkom AI Connect Jogja Sinergikan Ekosistem Startup Lokal  Dengan Ekosistem AI Nasional

    Telkom AI Connect Jogja Sinergikan Ekosistem Startup Lokal Dengan Ekosistem AI Nasional

    Yogyakarta, 23 Oktober 2025 – Berkolaborasi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Telkom Indonesia selenggarakan kegiatan “Digistar Connect : Building 113.000 Next Generation AI Talents for Indonesia’s Future”. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dari PP Muhammadiyah dan Telkom Indonesia untuk bersama-sama menyiapkan talenta masa depan Indonesia. Bertempat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, kegiatan ini terdiri dari kuliah umum dan showcase startup AI Jogja. 

    “Telkom Indonesia memiliki komitmen untuk mengawal terciptanya ekosistem AI Indonesia yang berdaya saing global dan berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan dengan pembentukan Telkom AI Center of Excellence yang terdiri dari 4 pilar : AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Connect. AI Connect sendiri merupakan transformasi dari Indigo Telkom yang kedepannya akan kami difungsikan sebagai melting pot pentahelix dan sandbox inovasi AI.” Ujar Patricia Eugene Gaspersz selaku Tribe Leader Digital Product Telkom Indonesia.

    Sejalan dengan visi penciptaan ratusan ribu talenta AI serta dalam rangka mendorong ekosistem AI di tingkat lokal, AI Connect Jogja memfasilitasi 10 startup AI lokal untuk dapat menampilkan karya mereka di hadapan ribuan pengunjung dan berbagai tokoh strategis. Selain itu, 10 startup yaitu : Techno GIS, Nutreecy AI, DF Labs, Batin.id, Jogja Coding House, Suhu, Get Hired, Widya Genomic, Hcellerate, dan Utas berkesempatan untuk melakukan elevator pitch dihadapan beberapa tokoh strategis yang hadir seperti Dian Siswarini selaku Direktur Utama Telkom Indonesia, Bonifasius Wahyu Pudjianto selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Achmad Nurmandi selaku Rektor Universitas Muhammadiyah

    “Komunitas Startup Jogja merupakan salah satu komunitas yang aktif mengadvokasi dan memfasilitasi pertumbuhan startup di Jogja. Sejak tahun 2022 kami aktif melakukan berbagai bentuk aktivasi untuk membuat ekosistem startup Jogja menjadi lebih baik. Kegiatan kali ini merupakan salah satu bentuk kami mempromosikan startup Jogja untuk bisa lebih dikenal dan berkolaborasi untuk meningkatkan skala operasional mereka” Pendapat Ade Rahadian selaku Ketua Komunitas Startup Jogja

    Selain sepuluh startup tersebut, AI Connect Jogja juga memfasilitasi dua startup AI binaan Telkom, yaitu RUNSystem sebagai penyedia aplikasi perusahaan, dan Paperless Hospital, startup AI yang bergerak di bidang teknologi kesehatan. Kehadiran para inovator ini tidak hanya memperlihatkan kesiapan Jogja sebagai salah satu pusat pertumbuhan AI nasional, tetapi juga menggarisbawahi peran strategis AI Connect sebagai jembatan antara pelaku inovasi lokal dengan stakeholder nasional.

    Kegiatan ini adalah salah satu dari sekian bentuk komitmen Telkom AI Connect dalam menumbuhkan ekosistem AI di Indonesia. Melalui kolaborasi lintas sektor yang konkret dan berdampak, Telkom AI Connect terus mendorong lahirnya solusi digital yang relevan, mempercepat transformasi teknologi berbasis kemandirian bangsa, serta membuka peluang bagi talenta dan startup lokal untuk berkontribusi di panggung global.

  • KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen dalam Pengelolaan dan Pengamanan Aset Negara

    KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen dalam Pengelolaan dan Pengamanan Aset Negara

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang menegaskan komitmennya dalam pengelolaan dan pengamanan aset negara yang berada di bawah penguasaan KAI. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga aset milik negara agar tetap termanfaatkan secara optimal, tertib administrasi, dan memiliki kepastian hukum.

    Manager Humas Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari, menjelaskan bahwa pengelolaan aset merupakan salah satu fokus utama KAI dalam mendukung kinerja operasional dan keberlanjutan layanan transportasi perkeretaapian.

    “Sebagai salah satu BUMN yang mengelola aset negara, KAI Divre IV berkomitmen melaksanakan pengelolaan aset sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami memastikan seluruh aset digunakan untuk mendukung pelayanan publik, sekaligus melakukan langkah-langkah pengamanan agar terhindar dari penyalahgunaan atau penguasaan pihak yang tidak berhak,” ujar Zaki.

    KAI Divre IV Tanjungkarang secara berkelanjutan melakukan inventarisasi, sertifikasi, dan pemeliharaan fisik aset, termasuk tanah, bangunan, dan prasarana perkeretaapian. Kegiatan tersebut dilakukan bekerja sama dengan Kementerian ATR/BPN, dan instansi terkait guna memastikan legalitas kepemilikan serta pemanfaatan aset negara berjalan tertib dan akuntabel.

    Sepanjang tahun 2024, KAI Divre IV bersama BPN telah berhasil mensertifikasi sejumlah bidang tanah yang berada di jalur operasional dan non-operasional seluas 1.298.691 m² yang tersebar di wilayah OKU, Lampung Selatan, Lampung Utara, dan Kota Bandar Lampung.

    Sementara itu tahun ini, hingga Oktober 2025 telah berhasil mensertifikasi seluas 1.173.103 m² yang tersebar di wilayah OKU, Lampung Utara dan Bandar Lampung.

    Selain itu, KAI juga aktif melakukan penertiban aset yang dikuasai atau dimanfaatkan tanpa izin. Langkah ini dilakukan secara persuasif dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan mengedepankan asas musyawarah.

    “Kami tidak hanya menjaga aset sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara, tetapi juga memastikan setiap aset benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas, terutama dalam peningkatan layanan transportasi kereta api di wilayah Lampung dan Sumatera bagian selatan,” tambah Zaki.

    KAI Divre IV Tanjungkarang berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola aset yang profesional, transparan, dan berintegritas. Dengan pengelolaan yang baik, KAI berharap seluruh aset negara yang dipercayakan dapat memberikan nilai tambah, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan menjadi bagian penting dalam pelayanan publik berbasis transportasi massal yang modern dan efisien.

  • Polri Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dan Penguatan Tata Kelola Industri Timah

    Polri Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dan Penguatan Tata Kelola Industri Timah

    JAKARTA — Aktivitas penyelundupan timah dari wilayah Bangka Belitung masih menjadi persoalan serius yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga memperburuk tata kelola industri di daerah penghasil tambang. Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan pengawasan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan industri timah yang berkelanjutan.

    Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Moh. Irhamni menegaskan bahwa praktik penyelundupan tersebut merupakan salah satu akar persoalan dalam tata kelola industri timah nasional. Oleh karena itu, Polri berkomitmen untuk memperkuat upaya pencegahan dan penindakan hukum terhadap setiap bentuk pertambangan dan perdagangan timah ilegal.

    “Dalam satu tahun terakhir, kami mencatat 5–6 kali penangkapan kasus penyelundupan timah yang umumnya dilakukan melalui jalur laut dengan tujuan Malaysia dan Singapura,” ujar Irhamni dalam acara Coffee Morning bertema Kupas Tuntas Cara Prabowo Benahi Tata Kelola Demi Tambang Berkelanjutan, di Jakarta.

    Irhamni menjelaskan bahwa penegakan hukum akan terus berjalan seiring dengan upaya pembenahan tata kelola industri timah agar pengelolaannya tidak merugikan negara maupun masyarakat.

    “Arahan Presiden Prabowo Subianto tentang penataan industri timah menjadi perhatian serius bagi kami. Polri memastikan pengelolaan pertambangan harus memberikan manfaat bagi negara dan masyarakat,” ujarnya.

    Menurut dia, tantangan di lapangan tidak hanya bersifat hukum, tetapi juga ekonomi. Disparitas harga antara pasar domestik dan luar negeri menyebabkan sebagian masyarakat menjual hasil tambang ke luar negeri karena iming-iming harga yang lebih tinggi.

    Untuk menutup celah tersebut, Polri mendorong perbaikan sistem harga dan tata niaga timah agar masyarakat dapat memperoleh pendapatan yang layak tanpa harus melanggar hukum. Salah satu langkah yang dinilai penting adalah penetapan Harga Patokan Mineral (HPM) yang lebih kompetitif serta pemberian izin pertambangan rakyat (IPR) agar kegiatan tambang masyarakat dapat berjalan secara legal dan terpantau.

    Lebih lanjut, Irhamni menegaskan bahwa hasil tambang dari wilayah berizin, termasuk yang berada di bawah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk. (TINS), wajib diserahkan kepada perusahaan tersebut.

    “Yang menambang di wilayah PT Timah harus tertib. Hasilnya disetorkan ke PT Timah, dan PT Timah juga harus membeli dengan harga yang sesuai agar masyarakat tetap sejahtera,” tegasnya.

    Dia menambahkan, pembenahan tata kelola industri timah harus menjadi gerakan bersama antara regulator, aparat penegak hukum, dan korporasi negara untuk memastikan seluruh rantai pasok berjalan sesuai aturan dan memberikan nilai tambah bagi ekonomi nasional.

    Upaya tersebut diharapkan dapat mewujudkan industri timah nasional yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan agenda pemerintah untuk memperkuat kemandirian energi dan kedaulatan sumber daya alam.