Penulis: Admin

  • AICA Dorong Kolaborasi Kreatif antara Desain Interior dan Fashion di Jakarta Fashion Week 2026

    AICA Dorong Kolaborasi Kreatif antara Desain Interior dan Fashion di Jakarta Fashion Week 2026

    Sebagai pendukung utama material laminates di JFW 2026, AICA memperlihatkan bagaimana desain interior dan fashion dapat berkolaborasi dalam menciptakan ekspresi gaya hidup modern

    Jakarta, 27 Oktober 2025 – PT Aica Indonesia (AICA), produsen High Pressure Laminates (HPL) dan material interior lokal sejak 1974 yang mengadopsi standar serta teknologi asal Jepang, memperkuat komitmennya terhadap inovasi dan kreativitas lintas industri melalui partisipasinya di Jakarta Fashion Week (JFW) 2026.

    Sebagai pendukung utama material laminates, AICA mengusung konsep “Design Meets Fashion: When Material Defines Style”, yang menegaskan posisi perusahaan sebagai penghubung antara desain interior, arsitektur, dan fashion dalam ekosistem industri kreatif Indonesia. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya AICA untuk mendorong kolaborasi antarprofesi kreatif, sekaligus memperluas makna desain sebagai elemen yang tidak hanya fungsional, tetapi juga membentuk gaya hidup dan karakter visual masyarakat modern.

    Dalam kolaborasi ini, AICA menghadirkan inovasi produk seperti HPL (High Pressure Laminates) untuk dinding dan lantai runway, SPC Flooring untuk area VIP, serta ToughTop untuk area lounge. Ketiga produk tersebut mengusung filosofi “Reimagination of Spaces”, yakni cara pandang baru tentang bagaimana ruang dan material dapat menjadi bagian dari ekspresi artistik dan pengalaman pengguna.

    Kevin Octavius, Sales & Marketing Manager PT AICA Indonesia mengatakan, “Jakarta Fashion Week merupakan panggung yang tepat untuk menunjukkan bahwa material interior juga memiliki peran strategis dalam membangun narasi gaya hidup. AICA hadir untuk menginspirasi bagaimana desain material menjadi medium kreatif yang memperkuat identitas dan ekspresi lintas bidang, termasuk fashion,”

    Melalui kehadirannya di JFW 2026, AICA tidak hanya memperkenalkan material inovatif, tetapi juga menampilkan implementasi nyata dari konsep tersebut melalui kolaborasi dengan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jakarta. Kolaborasi lintas disiplin ini membuka peluang bagi AICA untuk menjangkau audiens baru di ranah fashion dan gaya hidup, sekaligus memperluas ekosistem bisnisnya dari industri interior dan arsitektur menuju sektor kreatif yang lebih luas.

    Ranu Scarvia, Ketua HDII Jakarta menambahkan, “Kolaborasi antara interior dan fashion membuka perspektif baru bagi desainer dalam memaknai fungsi estetika. AICA menunjukkan bahwa material tidak hanya mendukung fungsi ruang, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi visual yang membentuk karakter dan gaya.”

    Partisipasi AICA di JFW 2026 sekaligus memperkuat posisinya sebagai brand material premium yang selaras dengan tren desain global dan nilai keberlanjutan. Dengan standar kualitas tinggi dari Jepang, AICA terus berinovasi menghadirkan produk yang tahan lama, higienis, dan ramah lingkungan, sejalan dengan kebutuhan pasar modern yang menuntut keseimbangan antara estetika dan tanggung jawab lingkungan.

    “Kami ingin menegaskan pandangan bahwa desain material dapat mendefinisikan gaya. Melalui platform seperti Jakarta Fashion Week, kami berharap dapat memperluas dialog antara industri interior, arsitektur, dan fashion, serta menginspirasi desainer muda untuk berkolaborasi lintas disiplin.” tutup Kevin Octavius.

    Partisipasi ini juga menjadi bagian dari strategi AICA dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional. Melalui instalasi kreatif, sesi diskusi, dan pengalaman desain interaktif di JFW 2026, AICA menyampaikan pesan bahwa desain adalah bahasa universal yang menghubungkan ide, ruang, dan gaya hidup.

  • Jalur Hulu Dapat Dilalui dengan Kecepatan Terbatas

    Jalur Hulu Dapat Dilalui dengan Kecepatan Terbatas

    KAI Hentikan Pemberlakuan Pola Operasi Memutar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem di wilayah Daerah Operasi 4 Semarang yang menyebabkan luapan air di kilometer 2+3 hingga 3+0 pada jalur hulu dan hilir antara Stasiun Alastua – Semarang Tawang. KAI menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, termasuk seluruh pelanggan di dalamnya, menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan.

    Direktur Pengelolaan Sarana dan Prasarana KAI Heru Kuswanto menjelaskan setelah dilakukan berbagai langkah penanganan cepat di lapangan, jalur hulu kini dapat kembali digunakan untuk operasional kereta api dengan kecepatan terbatas.

    “Pasca tindakan penambahan balas, angkat listring, dan pemecokan, pada tanggal 29 Oktober 2025 pukul 19.45 WIB, jalur hulu antara Stasiun Semarang Tawang – Stasiun Alastua bisa kita buka untuk lalu lintas KA semua jenis lokomotif dan kereta api dengan pembatasan kecepatan 5 km/jam, dikawal petugas dan secara bertahap akan kita naikkan sesuai prinsip keselamatan,” jelas Heru.

    Lebih lanjut, Heru menambahkan bahwa jalur hilir sebelumnya juga telah dapat dilalui, namun hanya oleh jenis lokomotif tertentu yang memiliki spesifikasi khusus.

    “Jika jalur hulu saat ini sudah bisa dilalui oleh semua jenis lokomotif, jalur hilir sejak sebelumnya sudah bisa dilewati oleh lokomotif khusus dengan pengawasan ketat. Kini kami terus lanjutkan perkuatan di kedua jalur rel guna kesiapan menghadapi masa angkutan Nataru. Jalur rel akan kita naikkan lagi 30 cm dan telah dikoordinasikan dengan Dinas Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum untuk perlintasan. Semoga perjalanan kereta api semakin lancar dan aman,” ujarnya.

    Pada Rabu (29/10) pukul 20.45 WIB, KA Gumarang relasi Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen menjadi kereta api pertama yang melintas di jalur hulu dengan kecepatan terbatas 5 km/jam menggunakan lokomotif dinasan tanpa bantuan langsir. Dengan telah berfungsinya jalur hulu, pola operasi memutar tidak diberlakukan lagi, sehingga perjalanan kereta api berangsur dapat kembali berjalan normal secara bertahap.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba pada kesempatan yang sama di lapangan menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau kondisi lintas dan memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan secara ketat.

    “Keselamatan pelanggan selalu menjadi hal yang utama. Kami berterima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan, keluarga yang menunggu, serta masyarakat dalam situasi ini,” ungkap Anne.

    Petugas prasarana KAI Daop 4 Semarang tetap siaga melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi jalur, ketinggian air dan sistem drainase di sekitar rel. KAI juga terus melakukan evaluasi teknis untuk memastikan kondisi prasarana aman dilalui serta memperkuat mitigasi risiko terhadap potensi gangguan akibat cuaca ekstrem dengan berkoordinasi dengan BMKG.

    KAI mengimbau pelanggan untuk selalu memperbarui informasi perjalanan melalui Contact Center 121, WhatsApp 0811-222-33-121, email cs@kai.id, dan akun media sosial resmi KAI @KAI121 di Instagram, X dan Facebook.

    “Kami memohon maaf atas keterlambatan perjalanan yang masih terjadi akibat kondisi di luar kendali. KAI terus melakukan evaluasi, perbaikan, dan peningkatan koordinasi agar layanan kepada pelanggan tetap aman, andal dan nyaman,” tutup Anne.

  • Siloam Hospitals Lippo Village Ajak Masyarakat Waspadai Stroke: Every Minute Counts, Every Life Matters

    Siloam Hospitals Lippo Village Ajak Masyarakat Waspadai Stroke: Every Minute Counts, Every Life Matters

    Tangerang – Dalam rangka memperingati World Stroke Day, Siloam Hospitals Lippo Village

    menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap

    penanganan cepat dan tepat pada kasus stroke melalui tema “Every Minute Counts, Every Life

    Matters.”

    Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia. Namun,

    dengan deteksi dini dan penanganan yang cepat, pasien memiliki peluang pemulihan yang jauh

    lebih baik. Setiap menit sangat berarti karena setiap keterlambatan penanganan dapat

    menyebabkan hilangnya jutaan sel otak yang berakibat pada gangguan fungsi tubuh secara

    permanen.

    Sebagai rumah sakit yang telah diakui sebagai Stroke Ready Hospital, Siloam Hospitals Lippo

    Village berkomitmen memberikan layanan penanganan stroke yang terpadu, cepat, dan berbasis

    teknologi modern. Rumah sakit ini memastikan bahwa proses diagnosis dan tindakan medis

    dilakukan dalam waktu kurang dari 45 menit sejak pasien tiba di IGD — mulai dari pemeriksaan

    CT Scan otak, pemberian obat trombolitik (jika memenuhi kriteria), hingga koordinasi dengan tim

    multidisiplin.

    Komitmen Siloam Hospitals Lippo Village dalam memberikan pelayanan stroke yang unggul telah

    mendapatkan pengakuan internasional melalui perolehan Diamond Award dari ANGELS Initiative,

    sebuah penghargaan international bergengsi yang diberikan kepada rumah sakit dengan standar

    penanganan stroke terbaik di dunia. Penghargaan ini menjadi bukti nyata dedikasi Siloam

    Hospitals Lippo Village dalam menyediakan layanan yang cepat, akurat, dan menyeluruh bagi

    pasien stroke.

    Tim Stroke Unit Siloam Hospitals Lippo Village terdiri dari dokter spesialis saraf, dokter radiologi,

    spesialis rehabilitasi medis, perawat terlatih, dan tenaga pendukung yang bekerja secara

    kolaboratif untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan optimal dari fase akut hingga

    rehabilitasi pasca-stroke.

    Selain layanan darurat, Siloam Hospitals Lippo Village juga terus melakukan program edukasi

    publik dan skrining stroke guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko

    seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan gaya hidup tidak sehat.

    “Kami percaya bahwa edukasi, deteksi dini, dan respon cepat adalah kunci dalam menurunkan

    angka kematian dan kecacatan akibat stroke. Di Siloam Hospitals Lippo Village, kami tidak hanya

    fokus pada penyembuhan, tetapi juga pada pencegahan dan pemulihan kualitas hidup pasien,”

    ujar dr. Erick Prawira Suhardhi, MARS, Hospital Director Siloam Hospitals Lippo Village.

  • Tunjukkan Kapabilitas Produksi Spun Pile Berukuran Besar, WSBP Perkuat Perannya dalam Pembangunan Infastruktur Nasional

    Tunjukkan Kapabilitas Produksi Spun Pile Berukuran Besar, WSBP Perkuat Perannya dalam Pembangunan Infastruktur Nasional

    Jakarta, Oktober 2025 – PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) terus memperkuat posisinya sebagai produsen beton precast terkemuka di Indonesia melalui pengembangan salah satu produk andalannya, Spun Pile. Produk beton precast berbentuk silinder berongga ini diproduksi dengan metode sentrifugal spinning, menghasilkan beton yang padat, kuat, dan tahan terhadap tekanan tinggi, sehingga produk ini sangat cocok digunakan untuk kebutuhan fondasi infrastruktur.

    Spun Pile WSBP telah digunakan di berbagai proyek strategis, mulai dari pembangunan Jalan Tol, Gedung, Pelabuhan, dan beragam proyek lainnya. Produk ini hadir dalam berbagai jenis dan ukuran sesuai kebutuhan, mulai dari diameter kecil (300–600 mm) hingga spun pile berdiameter besar (800-1200 mm) sesuai kebutuhan proyek.

    “WSBP memiliki variasi Spun Pile yang dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan konstruksi setiap proyek. Disamping itu, kami juga terus melakukan pengembangan produk agar mampu menjawab tantangan pembangunan infrastruktur modern,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

    Sebagai bentuk kapabiltasnya, WSBP mampu memproduksi Spun Pile berdiameter besar hingga 1.200 mm dengan bentang 50 m, yang menjadi salah satu produk dengan spesifikasi tinggi di kelasnya. Proses produksi dilakukan menggunakan cetakan khusus dan sistem pengendalian mutu berlapis untuk memastikan ketepatan dimensi serta kekuatan optimal pada setiap produk yang dihasilkan.

    Produk dengan dimensi besar ini telah berhasil diproduksi dan digunakan dalam proyek pembangunan sistem pengendalian banjir dan tanggul laut di kawasan pesisir Jakarta. Keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan produk WSBP untuk beradaptasi dengan kebutuhan proyek-proyek berskala besar sekaligus menegaskan keandalan Spun Pile WSBP dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan konstruksi. Tak hanya di dalam negeri, Spun Pile berdiameter besar WSBP juga telah berhasil diekspor dan digunakan dalam proyek pembangunan Pelabuhan Thilawa di Myanmar, semakin memperkuat bukti bahwa produk WSBP mampu bersaing dan dipercaya dalam proyek internasional.

    “Kemampuan kami dalam memproduksi Spun Pile berdiameter besar menjadi wujud kesiapan WSBP untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional, termasuk proyek konstruksi berskala besar yang mendukung program pemerintah, seperti Giant Sea Wall misalnya. Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas dan keandalan produk di setiap prosesnya,” tambah Fandy.

    Kesiapan WSBP juga ditunjang oleh Precast Plant WSBP yang tersebar di seluruh Indonesia dengan kapasitas produksi besar dan sistem logistik yang efisien. Hal ini memungkinkan WSBP untuk memastikan kontinuitas pasokan produk bagi proyek-proyek besar di berbagai wilayah.

    Selain berfokus pada pengembangan produk dan layanan, WSBP juga berkomitmen menjalankan tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap aktivitas bisnisnya. Seluruh proses produksi dan distribusi dijalankan dengan standar mutu tinggi, memperhatikan aspek keselamatan kerja, keberlanjutan, dan kepatuhan terhadap regulasi.

    Produk andalan WSBP ini juga dimanfaatkan sebagai wujud nyata komitmen terhadap tata kelola dan keberlanjutan. WSBP menjalankan inisiatif WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability, di mana setiap 10 produk Spun Pile yang terkirim akan diwujudkan dengan penanaman 1 pohon bersama mitra dan pelanggan. Hingga saat ini, total 7.091 pohon telah berhasil ditanam, dan jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pengiriman produk ke berbagai proyek infrastruktur di Indonesia. Dengan kombinasi antara kualitas produk, kapasitas produksi, tata kelola yang berintegritas, serta kepedulian terhadap lingkungan, WSBP terus menghadirkan solusi beton precast yang andal dan berkelanjutan untuk menopang pembangunan infrastruktur nasional.

  • BINUS @Malang Kembangkan Inovasi Teknologi untuk Atasi Penyakit dan Hama pada Apel Manalagi

    BINUS @Malang Kembangkan Inovasi Teknologi untuk Atasi Penyakit dan Hama pada Apel Manalagi

    Malang, 21 Oktober 2025 — Kabupaten Malang dikenal sebagai salah satu sentra penghasil apel terbesar di Indonesia, terutama varietas Apel Manalagi yang menjadi kebanggaan masyarakat lokal. Namun dalam beberapa tahun terakhir, petani menghadapi tantangan serius akibat meningkatnya serangan hama dan penyakit tanaman. Kondisi ini menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas hasil panen, yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani serta perekonomian daerah.

    Menanggapi fenomena tersebut, dosen Program Studi Computer Science BINUS @Malang M. Aldiki Febriantono, ST., MT mengambil langkah inovatif melalui kegiatan Inovasi Teknologi untuk Mengatasi Penyakit dan Hama pada Tanaman Apel Manalagi di Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata penerapan semangat Digitechpreneur, yaitu penggabungan inovasi digital dan pemecahan masalah nyata di masyarakat melalui pendekatan kewirausahaan dan teknologi.

    Langkah ini bertujuan untuk mengatasi penurunan hasil panen yang disebabkan oleh serangan hama dan penyakit melalui penerapan teknologi digital berbasis mobile. Dengan adanya solusi ini, petani dapat lebih cepat dan akurat dalam mengidentifikasi penyakit dan hama tanaman, sehingga dapat melakukan tindakan pengendalian yang lebih efektif. Teknologi ini diharapkan mampu meminimalkan kerugian dan meningkatkan hasil panen apel Manalagi yang berkualitas tinggi.

    Proses pengembangan ini telah dimulai sejak Januari 2025 melalui forum diskusi grup (FDG) antara Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPELITBANGDA) Kabupaten Malang dan BINUS @Malang, kemudian berlanjut pada Agustus 2025 dengan kunjungan lapangan ke kebun apel Manalagi. Dalam kegiatan ini, tim dosen melakukan observasi langsung terhadap kondisi tanaman, berdialog dengan petani, serta memperkenalkan solusi digital yang diberi nama ManalagiCare.

    Aplikasi ManalagiCare menjadi hasil nyata dari kolaborasi ini. Aplikasi berbasis mobile ini dirancang khusus untuk membantu petani dalam mengidentifikasi penyakit dan hama tanaman apel secara real-time. Salah satu fitur unggulannya adalah identifikasi visual menggunakan kamera ponsel. Petani cukup mengarahkan kamera ke bagian tanaman yang dicurigai terinfeksi, dan aplikasi akan secara otomatis mendeteksi jenis penyakit atau hama tersebut. Setelah itu, sistem menampilkan informasi diagnostik yang jelas, termasuk jenis penyakit atau hama serta rekomendasi tindakan pengendalian yang sesuai. Dengan dukungan kecerdasan buatan (AI), aplikasi ini terus belajar dari data lapangan untuk meningkatkan akurasi deteksi dan efektivitas saran yang diberikan.

    Melalui teknologi ini, petani tidak hanya terbantu dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, tetapi juga mendapatkan akses terhadap informasi yang sebelumnya sulit dijangkau. Selain itu, data yang dikumpulkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk memantau pola serangan penyakit dan hama secara lebih luas, sehingga kebijakan pertanian dapat dibuat dengan lebih efektif dan terarah.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Melalui pengembangan aplikasi ManalagiCare, kami berharap petani dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan pertanian lokal” ujar Bapak Aldiki.

    Selain memberikan manfaat langsung bagi petani apel Manalagi, inovasi ini juga membuka peluang penelitian lanjutan di bidang agritech, mendorong kolaborasi lintas disiplin antara teknologi informasi dan pertanian, serta memperluas dampak ekonomi daerah. Aplikasi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju sistem pertanian cerdas (smart agriculture) yang lebih efisien, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan perubahan iklim di masa depan.

  • Green Skilling #28 Bahas Peluang Startup dan Korporasi di Circular Economy dan Pasar Karbon 2026

    Green Skilling #28 Bahas Peluang Startup dan Korporasi di Circular Economy dan Pasar Karbon 2026

    Semarang, 30 Oktober 2025 — LindungiHutan kembali menghadirkan Green Skilling edisi ke-28 bertajuk “Carbon Innovation Landscape 2026: Peluang Startup & Corporate di Circular Economy & Carbon Market”, yang akan digelar pada Kamis, 30 Oktober 2025. Webinar ini mengupas tuntas tren inovasi karbon global dan nasional, serta bagaimana startup dan korporasi dapat berkolaborasi membangun ekosistem bisnis rendah emisi yang kredibel dan berdampak.

    Menuju tahun 2026, isu inovasi karbon kian menjadi sorotan dunia. Data dari World Bank (2024) menunjukkan bahwa pasar karbon global telah tumbuh hingga lebih dari US$ 100 miliar dan diprediksi akan meningkat dua kali lipat dalam lima tahun ke depan, seiring meningkatnya regulasi dan komitmen perusahaan terhadap target net zero emission. Indonesia sendiri memiliki potensi besar, terutama melalui kekayaan hutan tropis dan ekosistem karbon biru seperti mangrove yang mampu menyerap hingga 1.500 ton karbon per hektare (Kementerian KLHK, 2023).

    Namun, tantangan masih besar. Banyak perusahaan belum memahami bagaimana mengintegrasikan inovasi karbon ke dalam model bisnis mereka. Di sisi lain, startup teknologi hijau menghadapi kesulitan dalam pendanaan dan kemitraan jangka panjang. Green Skilling #28 hadir untuk menjembatani dua dunia ini, yakni antara inovasi teknologi dengan kebutuhan korporasi dan arah kebijakan nasional.

    “Kolaborasi antara startup dan corporate adalah kunci untuk membangun ekosistem inovasi karbon yang berkelanjutan. Tidak cukup hanya mengurangi emisi; kita perlu menciptakan model bisnis baru yang memutar kembali sumber daya, mengubah limbah menjadi nilai ekonomi, dan mendukung circular economy,” ujar Dara, Event Organizer LindungiHutan dalam keterangan tertulisnya.

    Acara ini akan menampilkan dua sesi utama. Sesi pertama menghadirkan perspektif dari startup founder di bidang circular economy dan carbon tech, yang akan membahas potensi teknologi daur ulang, bio-material, dan platform digital dalam mendukung carbon trading. Sesi berikutnya diisi oleh corporate sustainability leader dan investor, yang akan mengulas strategi perusahaan besar dalam mendorong inovasi karbon serta peran investasi hijau dalam membangun pasar karbon Indonesia.

    Selain diskusi utama, peserta akan mendapatkan wawasan tentang peta jalan (roadmap) menuju Carbon Innovation Landscape 2026, termasuk tren regulasi, peluang pendanaan startup hijau, dan strategi pengembangan open innovation lintas sektor.

    “Pasar karbon bukan lagi masa depan, ia sedang terbentuk sekarang. Pertanyaannya, apakah pelaku usaha kita siap beradaptasi atau justru tertinggal?” tambah Dara.

    Webinar ini terbuka untuk publik, khususnya bagi profesional, pegiat lingkungan, pelaku bisnis, dan akademisi yang tertarik dengan isu ESG, circular economy, serta inovasi karbon di Indonesia. Pendaftaran dapat dilakukan melalui kanal resmi di https://tinyurl.com/greenskilling28.

  • Outerbloom Gandeng Sōl et Terre, Merek Berlian Milik Chelsea Islan, Hadirkan Opsi Same-Day Delivery

    Outerbloom Gandeng Sōl et Terre, Merek Berlian Milik Chelsea Islan, Hadirkan Opsi Same-Day Delivery

    Platform e-commerce gifting Outerbloom mengumumkan kolaborasi strategis dengan Sōl et Terre, merek perhiasan conscious luxury milik Chelsea Islan. Melalui kerja sama ini, koleksi perhiasan berlian lab-grown Sōl et Terre kini tersedia di platform Outerbloom dan didukung dengan layanan pengiriman di hari yang sama (same-day delivery). Kemitraan ini bertujuan untuk memperluas portofolio hadiah mewah berkelanjutan di Outerbloom, sekaligus memberikan Sōl et Terre akses ke jaringan logistik yang lebih luas dan cepat untuk distribusi produknya.

    Jakarta, 30 Oktober 2025 – Platform gifting Outerbloom mengumumkan kolaborasi strategis dengan merek perhiasan Sōl et Terre. Kemitraan ini memposisikan Outerbloom sebagai rekanan e-commerce yang menyediakan koleksi perhiasan berlian lab-grown Sōl et Terre, yang kini dapat diakses langsung melalui situs web dan aplikasi Outerbloom. Inisiatif ini juga mengintegrasikan lini koleksi perhiasan Sōl et Terre ke dalam jaringan logistik Outerbloom, memungkinkan opsi layanan pengiriman di hari yang sama (same-day delivery).

    Kerja sama ini secara signifikan memperluas portofolio Outerbloom, menambahkan kategori produk perhiasan berlian mewah sebagai pilihan hadiah bernilai tinggi. Bagi Sōl et Terre, kemitraan ini membuka akses ke jaringan logistik Outerbloom yang telah mapan, memberikan solusi untuk tantangan distribusi produk bernilai tinggi yang membutuhkan kecepatan dan keamanan. Seluruh produk Sōl et Terre yang dipasarkan melalui platform ini dipastikan dibuat secara eksklusif menggunakan berlian yang dikembangkan di laboratorium, sejalan dengan meningkatnya permintaan akan produk etis.

    Grace Natalia, Co-founder Outerbloom, mengatakan, “Kemitraan dengan Sōl et Terre menjawab permintaan konsumen yang semakin spesifik, terutama untuk pilihan hadiah yang memiliki nilai keberlanjutan. Kami mengamati adanya permintaan yang kuat untuk produk conscious luxury. Kami melihat ini sebagai peluang strategis untuk memadukan produk berlian lab-grown premium dari Sōl et Terre dengan kekuatan jaringan logistik kami. Tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan akses dan pengalaman pelanggan yang superior, di mana mereka bisa menerima produk perhiasan bernilai tinggi di hari yang sama saat mereka memesan.”

    Sōl et Terre, yang didirikan oleh aktris Chelsea Islan, dikenal atas komitmennya pada keberlanjutan. Merek ini secara konsisten menggunakan berlian lab-grown, yang secara fisik dan kimiawi identik dengan berlian tambang, sebagai alternatif. Pilihan ini memungkinkan proses produksi yang terkontrol, dapat dilacak sepenuhnya, dan menghindari isu-isu terkait penambangan tradisional.

    Kolaborasi ini secara resmi telah dimulai dan koleksi pilihan Sōl et Terre, termasuk cincin, kalung, dan anting, dapat diakses langsung melalui platform website dan aplikasi Outerbloom. Layanan pengiriman di hari yang sama berlaku untuk wilayah Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang.

  • KAI Daop 1 Jakarta Lakukan Pengecekan Lintas dalam Rangka Persiapan Angkutan Nataru 2025/2026

    KAI Daop 1 Jakarta Lakukan Pengecekan Lintas dalam Rangka Persiapan Angkutan Nataru 2025/2026

    Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta melaksanakan kegiatan pengecekan lintas (cek lintas) dari Stasiun Cikampek hingga Stasiun Tanjungrasa, Rabu (29/10).

    Kegiatan ini dipimpin oleh Deputy 1 Daop 1 Jakarta, Ali Afandi, serta diikuti oleh jajaran Quality Control (QC), Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT), dan pejabat terkait lainnya di lingkungan Daop 1 Jakarta.

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan seluruh prasarana perkeretaapian menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

    “Deputy 1 Daop 1 Jakarta bersama tim melakukan pengecekan langsung kondisi rel, bantalan, batu ballast, wesel, sistem persinyalan, drainase, serta aset dan perlintasan sebidang. Sebelumnya juga telah dilakukan bordesride dengan KA Fajar Utama Yogyakarta lintas Stasiun Pasar Senen – Cikampek untuk memantau kondisi jalur secara menyeluruh,” terang Ixfan.

    Lebih lanjut Ixfan menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini juga ditekankan pentingnya kewaspadaan di lapangan serta konsistensi penerapan budaya 5R (Rapi, Ringkas, Resik, Rawat, Rajin).

    “Seluruh petugas di lintas juga melakukan Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR) secara lengkap dan terdokumentasi, yang akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam perawatan maupun perbaikan,” tambahnya.

    Deputy 1 Daop 1 Jakarta, Ali Afandi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Daop 1 Jakarta untuk memastikan kesiapan jalur, sarana, dan sumber daya manusia menjelang masa puncak perjalanan penumpang akhir tahun.

    > “Kami ingin memastikan seluruh jalur, sistem persinyalan, dan prasarana dalam kondisi andal dan aman menjelang Angkutan Nataru. Petugas di lapangan juga kami minta untuk terus menjaga kedisiplinan, tanggap terhadap potensi gangguan, serta memastikan semua pekerjaan dilakukan sesuai SOP,” ujar Ali.

    > “Keselamatan dan keamanan perjalanan KA adalah prioritas utama. Dengan kesiapan yang matang sejak dini, kami berharap pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan lancar dan bebas dari kendala selama masa Nataru,” tambahnya.

    Usai pelaksanaan pengecekan lintas, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi dan sharing session yang berlangsung di Ruang VIP Stasiun Cikampek, Jl. Raya Cikampek-Parakan, Cikampek Kota, Karawang, Jawa Barat.

    “Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya Daop 1 Jakarta dalam memastikan kesiapan sarana dan prasarana menghadapi masa puncak Angkutan Nataru, serta membangun budaya kerja yang disiplin, aman, dan berorientasi pada keselamatan,” tutup Ixfan.

  • Bittime Pay Day Gain Day, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

    Bittime Pay Day Gain Day, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

    Jakarta, 29 Oktober 2025 – Bertepatan dengan gejolak nilai tukar rupiah yang fluktuatif mengikuti berbagai sentimen pasar terhadap ketegangan geopolitik dan menjelang pengumuman hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Bittime, platform perdagangan aset kripto terdepan dan berizin di Indonesia gelar kampanye Bittime Pay Day Gain Day.

    Sebelumnya, mengutip data dari Bloomberg, nilai tukar rupiah hari ini melemah di level Rp16.617 per USD. Pelemahan ini bukan terjadi tanpa alasan, namun dipengaruhi oleh sentimen global dan sikap wait and see investor. Meski ada ekspektasi penurunan suku bunga Amerika Serikat yang seharusnya dapat meringankan tekanan pada nilai mata uang seperti rupiah. Namun, ketidakpastian jelang keputusan The Fed terkait suku bunga justru mendorong investor untuk bersikap hati-hati, yang  juga berdampak pada penurunan nilai tukar rupiah. 

    Dengan teknologi digital yang semakin mendominasi, kini aset digital bukan lagi sekadar instrumen spekulatif, melainkan juga menjadi instrumen keuangan yang penting dan perlu dipertimbangkan dalam merancang strategi jangka panjang,  contohya dengan berinvestasi di aset kripto khususnya Bitcoin, yang juga memiliki fungsi sebagai store of value atau pelindung nilai terhadap laju inflasi dan depresiasi nilai mata uang fiat. 

    Karakteristik utama yang membedakan bitcoin dengan mata uang fiat adalah suplainya yang terbatas, Bitcoin hanya akan ada sebanyak 21 juta koin, dan saat ini sudah ada sebanyak 20 juta koin yang ditambang. Hal ini yang membedakannya dengan mata uang tradisional yang dapat dicetak tanpa batas oleh bank sentral, kelangkaan ini  yang memberikan jaminan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

    Berinvestasi di aset kripto juga berarti berinvestasi pada teknologi blockchain itu sendiri, yang merupakan tulang punggung bagi sistem keuangan masa depan. Blockchain memungkinkan terciptanya Decentralized Finance atau DeFi, sebuah ekosistem layanan keuangan tanpa perantara bank atau institusi tradisional. 

    Melalui DeFi, investor dapat mengakses layanan seperti pinjaman, simpanan, dan pertukaran aset dengan biaya yang jauh lebih rendah, lebih transparan, dan dapat diakses oleh siapa saja di seluruh dunia. Dengan memiliki aset kripto, investor tidak hanya berharap pada kenaikan harga, tetapi juga secara aktif berpartisipasi dan mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan ekosistem inovatif ini. 

    Investasi ini menjadi penting sebagai cara untuk tidak tertinggal dari gelombang teknologi finansial yang diperkirakan akan mengubah cara dunia berinteraksi dengan uang. Menyadari pentingnya momentum dan peluang akumulasi di pasar yang sedang terkoreksi, Bittime, platform perdagangan aset kripto terdepan dan berizin di Indonesia menghadirkan kampanye yang dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi para penggunanya, salah satunya Bittime Pay Day Gain Day

    Program ini bertujuan memanfaatkan periode gajian atau upah bulanan para pekerja untuk disisihkan pada investasi. Hal ini, guna mendorong para investor muda untuk secara disiplin mengalokasikan sebagian pendapatan bulanan pada alternatif investasi, seperti aset kripto.

    Dengan program Bittime Pay Day Gain Day, Bittime tidak hanya memfasilitasi adopsi aset kripto yang transparan, aman dan berizin, tetapi juga secara efektif mengedukasi masyarakat mengenai disiplin investasi.

    Apalagi, Bittime turut menawarkan fitur staking yang menjadi salah satu pilihan strategi jangka panjang para investor muda, terutama investor dengan tujuan investasi jangka panjang. Sebab, fitur staking, memungkinkan para investor untuk mendapatkan penghasilan pasif dari asetnya, tanpa harus secara aktif bertransaksi jual-beli. Selain itu, Bittime juga memberikan annual percentage yield atau APY tertinggi di Indonesia, dan dengan berbagai pilihan aset yang dapat distaking, salah satunya Bitcoin.

    Di tengah fluktuasi kondisi pasar, mengunci aset dengan fitur staking dalam periode waktu tertentu dapat diartikan sebagai strategi untuk “mengamankan” nilai aset. Sebab, aset tersebut akan “dikunci” dan tetap memberikan pasif income dari jumlah APY yang profitable.

    Dengan ini, Bittime berharap agar pengguna tidak hanya menjadi investor yang reaktif terhadap harga, tetapi juga partisipan cerdas dalam ekosistem keuangan digital. Investor yang memiliki pemahaman kuat terhadap mekanisme pasar akan lebih mampu menghadapi ketidakpastian jangka pendek dan fokus pada potensi jangka panjang aset digital. 

    Edukasi bukan hanya alat untuk meminimalkan risiko, tetapi juga pondasi untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap industri aset kripto yang sedang berkembang di Indonesia. 

  • Tanjung Priok Hub 5.0: Sinergi KAI Daop 1 Jakarta dan Pemkot Jakarta Utara Dorong UMKM Berkembang

    Tanjung Priok Hub 5.0: Sinergi KAI Daop 1 Jakarta dan Pemkot Jakarta Utara Dorong UMKM Berkembang

    Jakarta, 29 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar kegiatan “Tanjung Priok Hub 5.0” di Stasiun Tanjung Priok.

    Acara yang berlangsung selama 5 hari, mulai 29 Oktober hingga 2 November 2025, menjadi wujud nyata kolaborasi antara PT KAI (Persero), dan Pemerintah Daerah dalam mendukung pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan di wilayah Jakarta Utara.

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah perwujudan harmonisasi nilai historis Stasiun Tanjung Priok (The Urban Heritage) dengan akselerasi digital dan ekonomi modern (HUB 5.0) dalam menyongsong Jakarta 5 Abad.

    “Konsep kolaborasi ini memposisikan Stasiun Tanjung Priok yang bukan hanya sebagai cagar budaya, tetapi sebagai panggung gaya hidup yang dinamis, menghubungkan sejarah dengan tren fashion dan kuliner masa kini melalui produk UMKM lokal,” terangnya.

    Dijelaskannya, kegiatan ini menyediakan ruang pameran dan penjualan bagi produk lokal, terutama UMKM Jakarta Entrepreneur dan Dekranasda Jakarta Utara secara offline dan online. Selain itu, juga menggambarkan transisi dan akselerasi Jakarta dari masa lalu ke masa depan yang modern dan berkelanjutan (5.0), mendukung kampanye penggunaan transportasi publik ASN DKI Jakarta pada hari Rabu, serta melestarikan seni, budaya, dan fashion lokal.

    “Dengan diadakannya di Stasiun Tanjung Priok ini, diharapkan dapat menarik minat pelanggan KA Commuterline terhadap produk UMKM terutama pada sesi _peak hour,”_ terangnya.

    Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Wawan, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara ini.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada PT KAI Daop 1 Jakarta atas dukungan dan fasilitasi penggunaan Stasiun Tanjung Priok sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Melalui Tanjung Priok Hub 5.0, kami berharap kolaborasi ini dapat terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan BUMN dalam membina serta memberdayakan pelaku UMKM agar semakin tangguh dan berdaya saing,” ujar Wawan.

    Sementara itu, Manajer Komersial Non Angkutan PT KAI Daop 1 Jakarta, Kartono, yang hadir mewakili Executive Vice President KAI Daop 1 Jakarta, menegaskan komitmen KAI dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Jakarta Utara untuk memperluas akses dan peluang ekonomi bagi UMKM binaan, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

    “PT KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam mendukung kemajuan UMKM. Kami percaya, kolaborasi seperti ini dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kartono.

    Pada kesempatan yang sama, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, turut memberikan wawasan mengenai sejarah dan transformasi Stasiun Tanjung Priok sebagai bagian dari upaya revitalisasi layanan perkeretaapian di kawasan utara Jakarta.

    “Stasiun Tanjung Priok memiliki nilai historis yang tinggi dan kini terus dikembangkan agar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa stasiun bukan sekadar tempat naik-turun penumpang, tetapi juga dapat menjadi ruang publik yang produktif dan bermanfaat bagi komunitas sekitar,” jelas Ixfan Hendriwintoko.

    Dengan dukungan penuh kolaborasi seluruh stakeholder, acara ini diharapkan menjadi tonggak event yang ikonik dan tak terlupakan, dalam memberdayakan usaha lokal dan menghidupkan kembali Kemegahan stasiun tanjung priok sebagai jantung Jakarta Utara.

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta merupakan salah satu dari 9 daerah operasi yang berpusat di ibu kota. Daop 1 Jakarta mengelola layanan transportasi kereta api penumpang jarak jauh, angkutan barang, dan komersialisasi non angkutan di wilayah Jakarta dan sekitarnya, dengan komitmen menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berorientasi pada pelanggan.