Penulis: Admin

  • Semakin Tangguh! Ini Catatan Positif dan Deretan Penghargaan BRI-MI Hingga Agustus 2025

    Semakin Tangguh! Ini Catatan Positif dan Deretan Penghargaan BRI-MI Hingga Agustus 2025

    Dalam delapan bulan terakhir, BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) telah mencatatkan berbagai kinerja dan prestasi positif di industri pasar modal. Per Agustus 2025, dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) Reksa Dana BRI-MI menembus Rp42,8 triliun, tumbuh 24 persen dibandingkan Rp34,5 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

    Jakarta, 15 September 2025
    – Dalam delapan bulan terakhir, BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) telah mencatatkan
    berbagai kinerja dan prestasi positif di industri pasar modal. Per Agustus 2025,
    dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) Reksa Dana BRI-MI menembus
    Rp42,8 triliun, tumbuh 24 persen dibandingkan Rp34,5 triliun pada periode yang
    sama tahun lalu.

    Pertumbuhan AUM Reksa Dana ini ditopang
    oleh lonjakan AUM reksa dana pasar uang sebesar 61 persen secara year on
    year
    menjadi Rp11,7 triliun, serta reksa dana terproteksi yang meningkat hingga
    28 persen hingga mencapai Rp21,6 triliun.

    Sejalan dengan itu, BRI–MI juga
    membukukan sederetan prestasi di panggung nasional maupun internasional.
    Sepanjang 2025, perusahaan mengoleksi lebih dari 15 penghargaan, mulai dari
    Best Mutual Funds Awards, Anugerah Manajer Investasi, Digital &
    Sustainability Awards, hingga pengakuan internasional sebagai Best Asset
    Manager untuk kategori Money Market Fund, Balanced Funds, dan Private Debt
    Fund. Terkini, BRI-MI meraih penghargaan bergengsi Investment Manager Awards
    2025 kategori Saham USD Periode Lima Tahun.

    “Pencapaian ini adalah bukti
    bahwa strategi kami berjalan pada jalur yang tepat. Produk-produk kami,
    terutama pasar uang dan terproteksi, mampu menjawab kebutuhan investor yang
    mencari keseimbangan antara likuiditas, risiko yang terukur, dan imbal hasil
    optimal di tengah volatilitas pasar. Dukungan ekosistem BRI Group serta
    partisipasi investor ritel juga menjadi penopang utama,” ujar Tina Meilina,
    Direktur Utama BRI–MI.

    Jika dibandingkan tahun
    sebelumnya, capaian penghargaan ini meningkat signifikan. Sepanjang 2024,
    BRI–MI meraih 8 (delapan) penghargaan, termasuk Product Enhancement of the Year
    untuk BRIF serta The Most Popular Brand of The Year 2024. Lonjakan apresiasi
    pada 2025 ini menjadi bukti konsistensi dan penguatan kapabilitas perseroan
    dalam menghadirkan inovasi produk, tata kelola, serta transformasi digital.

    Adapun Tina menekankan bahwa
    keberhasilan penghargaan tahun ini bukan semata pengakuan, melainkan dorongan
    untuk terus memperkuat kapabilitas.

    “Kami percaya pertumbuhan positif
    akan berlanjut hingga akhir 2025. Fokus
    kami ada pada diversifikasi produk, optimalisasi distribusi, serta penguatan
    literasi dan digitalisasi. Dengan fondasi ini, BRI-MI siap menjaga momentum
    sekaligus meneguhkan posisi sebagai salah satu manajer investasi terbesar dan
    tepercaya di Indonesia,” tambahnya.

    Adapun untuk menjaga momentum, Tina menambahkan bahwa BRI-MI senantiasa
    menyiapkan fokus pada pengembangan produk pendapatan tetap dan pasar uang
    sebagai jangkar stabilitas, diiringi dengan pengembangan produk berbasis indeks
    dan instrumen alternatif.

    “Tentunya sinergi distribusi dengan BRI Group dan Mitra Strategis harus
    terus diperkuat, baik untuk segmen ritel maupun institusi, sementara kanal
    digital diperluas agar akses reksa dana semakin inklusif. Pada saat yang sama,
    engagement dengan investor diperkuat melalui literasi berkelanjutan,
    pemanfaatan digital touchpoint, dan pengembangan solusi tematik yang relevan
    dengan profil risiko investor,” tutup Tina.

  • PTPN I Kembangkan Edamame dan Okra, Wujudkan Strategi Diversifikasi Holding Perkebunan Nusantara

    PTPN I Kembangkan Edamame dan Okra, Wujudkan Strategi Diversifikasi Holding Perkebunan Nusantara

    Jakarta – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) melalui anak usahanya, PT Mitra Tani Dua Tujuh (MTDT), mengembangkan tanaman edamame (kedelai Jepang) dan okra (timun Jepang) sebagai bagian dari strategi diversifikasi komoditas unggulan Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group).

    Sejak tahun 2020, PT MTDT mengelola lahan seluas 450 hektare untuk menanam edamame dan okra, yang dibagi ke dalam tiga siklus tanam. Dari total produksi, sekitar 80 persen diekspor ke Jepang, Eropa, Australia, dan negara lainnya, sementara sebagian tersedia di pasar domestik dalam bentuk produk frozen di beberapa pasar modern.

    Informasi ini disampaikan oleh Agus Subagio, Supervisor PT Mitra Tani Dua Tujuh (MTDT) Wilayah Barat, di Jakarta, Senin (8/9/25). Agus menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud implementasi mandat Holding Perkebunan Nusantara, di mana PTPN I sebagai Supporting Co memiliki peran dalam mengelola beragam komoditas non-inti.

    “Sesuai misi dan visi PTPN I sebagai Supporting Co yang mendapat mandat PTPN Holding mengelola rupa-rupa komoditas, kami terus mencari peluang untuk menemukan profit centre baru. Edamame dan okra ini sangat prospektif karena 80 persen produksinya sudah terserap pasar ekspor, terutama ke Jepang. Kami optimistis dapat terus mengembangkannya,” ujar Agus.

    Dengan siklus budidaya yang relatif singkat, yakni sekitar empat bulan dari tanam hingga panen, edamame dan okra dinilai memiliki prospek berkelanjutan. Untuk menjamin kontinuitas pasokan, PT MTDT membagi lahan 450 hektare ke dalam tiga siklus tanam, dengan penerapan teknik agronomi ketat, perawatan intensif, serta pengelolaan pascapanen sesuai standar mutu internasional.

    Agus menjelaskan bahwa untuk menembus pasar ekspor, pihaknya menerapkan standar mutu pangan global yang sangat ketat, mulai dari proses budidaya di lapangan hingga pengemasan produk.

    “Produk pangan yang masuk pasar internasional harus memenuhi standar tinggi, mulai dari higienitas, bebas pestisida, bebas kontaminan, hingga legalitas lahan. Alhamdulillah, kami telah memenuhi persyaratan tersebut, termasuk memperoleh sertifikat keamanan pangan internasional yang diakui,” jelas Agus.

    Berdasarkan data produksi, ekspor edamame dan okra PT MTDT dalam bentuk frozen mencapai 8.437 ton pada 2020, 8.033 ton pada 2021, 8.294 ton pada 2022, dan 7.569 ton pada 2023. Selain edamame dan okra, perusahaan juga melakukan uji coba tanaman kentang manis dan buncis (ingen) sebagai bagian dari pencarian peluang usaha baru yang lebih prospektif.

    “Kami terus mencari terobosan lain, misalnya dengan menanam kentang manis dan buncis. Walaupun masih terbatas, mudah-mudahan ke depan bisa diperluas,” tambah Agus.

    Melalui inisiatif ini, Holding Perkebunan Nusantara menegaskan komitmennya untuk memperkuat diversifikasi komoditas, membuka pasar baru, dan menghadirkan nilai tambah bagi perusahaan serta masyarakat.

  • Ekspektasi Kebijakan Dovish The Fed Perkuat Tren Bullish Emas

    Ekspektasi Kebijakan Dovish The Fed Perkuat Tren Bullish Emas

    Pasar emas dunia (XAUUSD) memulai pekan dengan semangat baru, mencatat rekor tertinggi dan terus menarik minat investor sebagai aset lindung nilai. Optimisme pelaku pasar menguat menjelang pertemuan kebijakan moneter Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dijadwalkan pertengahan September. Ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memulai siklus pelonggaran suku bunga menjadi katalis utama yang menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan melemahkan dolar, sehingga memberi dorongan kuat bagi harga emas.

    Para pelaku pasar kini memperkirakan pemangkasan suku bunga sebagai langkah pertama dari rangkaian kebijakan moneter yang lebih longgar. Sebagian analis bahkan menilai peluang pemangkasan yang lebih besar tetap terbuka, khususnya setelah revisi data ketenagakerjaan Amerika Serikat mengungkapkan bahwa kenaikan jumlah pekerjaan selama setahun terakhir telah dilaporkan jauh lebih tinggi dari kondisi sebenarnya. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa pasar tenaga kerja sedang melambat, memberi alasan lebih kuat bagi The Fed untuk segera menurunkan suku bunga.

    Perubahan sikap Ketua The Fed, Jerome Powell, dalam pidatonya di Simposium Jackson Hole akhir Agustus lalu juga semakin mengokohkan keyakinan pasar. Powell diperkirakan akan menyampaikan proyeksi ekonomi terbaru serta peta jalur suku bunga yang akan memandu kebijakan ke depan. Sementara konsensus masih menilai pemangkasan bertahap sebagai skenario utama, tidak sedikit pelaku pasar yang menimbang kemungkinan langkah yang lebih agresif jika data ekonomi berikutnya menandakan perlambatan lebih tajam.

    Dari sudut pandang teknikal, Andy Nugraha, 

    Analis Dupoin Futures Indonesia, menilai tren bullish pada emas  tetap dominan. Ia mengungkapkan bahwa pergerakan harga emas saat ini masih ditopang oleh kombinasi sinyal candlestick dan indikator Moving Average yang mengindikasikan tekanan beli kuat. Andy memperkirakan momentum positif ini berpotensi membawa harga emas menembus area psikologis penting yang menjadi fokus investor. Namun, ia juga menegaskan pentingnya mengantisipasi skenario koreksi apabila harga gagal mempertahankan laju penguatannya, dengan area support tertentu sebagai patokan utama untuk mengukur kekuatan tren.

    Selain menantikan keputusan FOMC, pelaku pasar juga memantau agenda ekonomi lain yang dapat memengaruhi pergerakan emas, seperti rilis data Penjualan Ritel AS. Di sisi politik, perhatian publik tertuju pada proses pemungutan suara di Senat AS terkait pencalonan Dr. Stephen Miran untuk kursi Federal Reserve. Jika disetujui, Miran dapat langsung berpartisipasi dalam pertemuan kebijakan pekan ini. Di tengah dinamika tersebut, mantan Presiden Donald Trump bahkan menyuarakan dorongan agar The Fed memangkas suku bunga lebih besar daripada yang diantisipasi Powell, menambah spekulasi di kalangan investor.

    Sementara itu, hasil survei University of Michigan terbaru menunjukkan penurunan indeks sentimen konsumen yang mencerminkan meningkatnya pesimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi AS. Ekspektasi inflasi jangka pendek memang tetap tinggi, namun proyeksi inflasi jangka panjang justru menunjukkan kenaikan, menegaskan kekhawatiran akan risiko resesi.

    Kombinasi faktor fundamental dan teknikal ini memperkuat pandangan bahwa emas akan tetap menjadi aset yang dilirik menjelang pengumuman penting The Fed. Dengan dukungan sentimen global dan prospek kebijakan moneter yang longgar, tren bullish emas diperkirakan berlanjut, sementara investor disarankan memantau reaksi pasar pasca-keputusan untuk menentukan arah transaksi selanjutnya.

  • BINUS University Lepas 24 Atlet untuk Berlaga di POMNAS XIX 2025

    BINUS University Lepas 24 Atlet untuk Berlaga di POMNAS XIX 2025

    Jakarta, 15 September 2025 – Setiap dua tahun sekali, mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia berkumpul dalam sebuah perhelatan akbar: Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS). Tahun 2025, POMNAS XIX digelar di Semarang dan Surakarta, Jawa Tengah, menghadirkan ribuan atlet dari berbagai perguruan tinggi untuk bertanding dalam 17 cabang olahraga resmi, dan 4 cabang eksibisi.

    Jakarta, 15 September 2025 – Setiap dua tahun sekali, mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia berkumpul dalam sebuah perhelatan akbar: Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS). Tahun 2025, POMNAS XIX digelar di Semarang dan Surakarta, Jawa Tengah, menghadirkan ribuan atlet dari berbagai perguruan tinggi untuk bertanding dalam 17 cabang olahraga resmi, dan 4 cabang eksibisi.

    Di tengah semangat besar itu, BINUS University hadir dengan mengirimkan 24 atlet terbaiknya. Para Binusian ini akan berlaga di enam cabang olahraga, yaitu Bola Basket (9 atlet), Bulutangkis (2 atlet), Wushu (8 atlet), Panahan (1 atlet), Catur (1 atlet) dan Renang (3 atlet). Sebelumnya, mayoritas para Binusian tersebut telah bertanding dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV).  Pelepasan ini menjadi simbol komitmen BINUS untuk mendukung pengembangan mahasiswa secara menyeluruh, tidak hanya pada bidang akademik dan riset, tetapi juga dalam prestasi non-akademik yang menuntut dedikasi, disiplin, dan kerja keras.

    Bagi BINUS, olahraga merupakan bagian penting dari perjalanan mahasiswa untuk menjadi individu yang tangguh dan berkarakter. Para atlet yang diberangkatkan kali ini adalah representasi dari nilai-nilai tersebut: keberanian untuk bersaing, keuletan dalam berlatih, serta semangat mengharumkan nama kampus dan bangsa.

    Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan harapannya atas keberangkatan tim ini, “Kami sangat bangga melepas 24 atlet unggulan BINUS yang akan bertanding di POMNAS XIX 2025. Momen ini menunjukkan betapa pentingnya keseimbangan antara akademik dan prestasi olahraga. Kami mendukung penuh bakat mahasiswa kami untuk tampil maksimal untuk mengharumkan nama kampus, dan nama Provinsi serta menginspirasi sesama dan bisa memberikan dampak yang positif.”

    Senada dengan itu, Vice Rector – Student Affairs BINUS University, Prof. Dr. Ir. Yohannes Kurniawan, S.Kom., S.E., MMSI., menekankan bahwa ajang ini adalah kesempatan untuk membuktikan kualitas mahasiswa BINUS di luar kelas, “POMNAS merupakan ajang pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan olahraga, tetapi juga memupuk sportivitas, kerja sama, ketangguhan mental, serta keberanian dalam menghadapi tantangan. Apapun hasil pertandingan, kami berharap setiap mahasiswa dapat kembali dengan pengalaman yang membentuk karakter, memperkuat semangat juang, dan menumbuhkan nilai-nilai positif untuk masa depan.”

    Bagi BINUS, keberangkatan 24 atlet ini adalah sebuah pesan: bahwa keberhasilan bukan hanya soal medali, tapi juga tentang proses, perjalanan, dan keberanian untuk mencoba. Ini adalah wujud nyata visi dan misi BINUS, Fostering and Empowering the Society, yang mendorong mahasiswa untuk berkembang, memberi dampak, dan menginspirasi.

    BINUS University juga berharap para atlet dapat menjadikan pengalaman di POMNAS XIX ini sebagai sarana untuk menginspirasi, membangun jejaring positif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan universitas, para atlet BINUS siap berlaga membawa harapan, doa, dan kebanggaan seluruh keluarga besar Binusian, serta tekad untuk menjadi bagian dari sejarah olahraga mahasiswa Indonesia.

    Di tengah semangat besar itu, BINUS University hadir dengan mengirimkan 23 atlet terbaiknya. Para Binusian ini akan berlaga di enam cabang olahraga, yaitu Bola Basket (9 atlet), Bulutangkis (2 atlet), Wushu (7 atlet), Panahan (1 atlet), Catur (1 atlet) dan Renang (3 atlet). Sebelumnya, mayoritas para Binusian tersebut telah bertanding dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV).  Pelepasan ini menjadi simbol komitmen BINUS untuk mendukung pengembangan mahasiswa secara menyeluruh, tidak hanya pada bidang akademik dan riset, tetapi juga dalam prestasi non-akademik yang menuntut dedikasi, disiplin, dan kerja keras.

    Bagi BINUS, olahraga merupakan bagian penting dari perjalanan mahasiswa untuk menjadi individu yang tangguh dan berkarakter. Para atlet yang diberangkatkan kali ini adalah representasi dari nilai-nilai tersebut: keberanian untuk bersaing, keuletan dalam berlatih, serta semangat mengharumkan nama kampus dan bangsa.

    Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan harapannya atas keberangkatan tim ini, “Kami sangat bangga melepas 23 atlet unggulan BINUS yang akan bertanding di POMNAS XIX 2025. Momen ini menunjukkan betapa pentingnya keseimbangan antara akademik dan prestasi olahraga. Kami mendukung penuh bakat mahasiswa kami untuk tampil maksimal untuk mengharumkan nama kampus, dan nama Provinsi serta menginspirasi sesama dan bisa memberikan dampak yang positif.”

    Senada dengan itu, Vice Rector – Student Affairs BINUS University, Prof. Dr. Ir. Yohannes Kurniawan, S.Kom., S.E., MMSI., menekankan bahwa ajang ini adalah kesempatan untuk membuktikan kualitas mahasiswa BINUS di luar kelas, “POMNAS merupakan ajang pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan olahraga, tetapi juga memupuk sportivitas, kerja sama, ketangguhan mental, serta keberanian dalam menghadapi tantangan. Apapun hasil pertandingan, kami berharap setiap mahasiswa dapat kembali dengan pengalaman yang membentuk karakter, memperkuat semangat juang, dan menumbuhkan nilai-nilai positif untuk masa depan.”

    Bagi BINUS, keberangkatan 23 atlet ini adalah sebuah pesan: bahwa keberhasilan bukan hanya soal medali, tapi juga tentang proses, perjalanan, dan keberanian untuk mencoba. Ini adalah wujud nyata visi dan misi BINUS, Fostering and Empowering the Society, yang mendorong mahasiswa untuk berkembang, memberi dampak, dan menginspirasi.

    BINUS University juga berharap para atlet dapat menjadikan pengalaman di POMNAS XIX ini sebagai sarana untuk menginspirasi, membangun jejaring positif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan universitas, para atlet BINUS siap berlaga membawa harapan, doa, dan kebanggaan seluruh keluarga besar Binusian, serta tekad untuk menjadi bagian dari sejarah olahraga mahasiswa Indonesia.

  • Reformasi GST Generasi Baru: Hadiah Diwali Bersejarah untuk Bangsa

    Reformasi GST Generasi Baru: Hadiah Diwali Bersejarah untuk Bangsa

    Pajak lebih sederhana, barang lebih murah, pertumbuhan lebih kuat

    Pemerintah India telah meluncurkan Reformasi GST Generasi Baru sebagai hadiah perayaan Diwali bagi seluruh rakyat. Reformasi ini menandai perubahan besar dalam sistem Goods and Services Tax, yang dirancang untuk meringankan beban masyarakat, mendukung usaha kecil dan UMKM, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi jangka panjang India.

    Struktur Dua Lapisan yang Lebih Sederhana

    Struktur GST baru kini disederhanakan menjadi hanya dua lapisan utama – 5% dan 18%, menggantikan tarif lama yang lebih rumit. Barang mewah dan produk “sin goods” seperti tembakau, pan masala, minuman bersoda, kapal pesiar, dan jet pribadi akan dikenakan tarif khusus 40%.

    Manfaat untuk Warga

    Pengeluaran harian lebih rendah: Kebutuhan pokok seperti sabun, sampo, pasta gigi, roti India, produk susu, dan peralatan dapur kini dikenakan pajak 5% atau bahkan bebas pajak.

    Kesehatan lebih terjangkau: Obat-obatan penyelamat nyawa, oksigen medis, kit diagnostik, dan premi asuransi kesehatan bebas GST atau hanya 5%.

    Pendidikan lebih murah: Buku latihan, pensil, penghapus, krayon, dan rautan kini bebas GST.

    Elektronik lebih terjangkau: Televisi, AC, dan mesin cuci turun dari 28% menjadi 18%, memberikan keringanan langsung bagi rumah tangga kelas menengah.

    Perumahan & infrastruktur: Semen turun dari 28% ke 18%, sementara bahan bangunan lain dipangkas ke 5%, sehingga biaya perumahan ikut menurun.

    Dorongan untuk Petani & Industri

    Petani diuntungkan dengan penurunan tarif untuk traktor, ban, peralatan irigasi, dan pestisida organik menjadi hanya 5%, sehingga menekan biaya pertanian.Sektor otomotif juga mendapat insentif dengan turunnya GST untuk sepeda motor, mobil kecil, bus, truk, dan suku cadang ke 18%, yang diharapkan dapat mendorong manufaktur dan ekspor.

    Dampak yang Diharapkan

    Reformasi ini diproyeksikan akan:

    – Meningkatkan daya beli masyarakat dengan harga barang yang lebih murah.

    – Merangsang permintaan dan produksi melalui biaya input yang lebih rendah.

    – Mendukung UMKM dengan arus kas yang lebih lancar dan beban kepatuhan lebih ringan.

    – Memperluas basis pajak melalui mekanisme kepatuhan yang lebih sederhana.

    – Memperkuat perlindungan sosial dengan pembebasan GST untuk asuransi dan layanan kesehatan penting.

    Langkah Transformasional

    Perdana Menteri Narendra Modi menggambarkan reformasi ini sebagai “Hadiah Diwali untuk setiap rumah tangga India.” Ia menekankan bahwa reformasi ini akan secara langsung menguntungkan petani, UMKM, perempuan, anak muda, dan keluarga kelas menengah, sekaligus mendorong pertumbuhan jangka panjang India.

    “Harga akan turun, layanan kesehatan dan pendidikan menjadi lebih terjangkau, serta iklim usaha semakin mudah. Ini menandai era baru transformasi ekonomi India.” – Narendra Modi

    Kesimpulan

    Reformasi GST Generasi Baru 2025 bukan sekadar penurunan tarif pajak, melainkan transformasi besar arsitektur ekonomi India. Dengan membuat harga barang lebih murah, aturan kepatuhan lebih sederhana, dan dunia usaha lebih kompetitif, GST berkembang menjadi katalisator bagi kemakmuran inklusif dan daya saing global.

    Mulai berlaku pada 22 September 2025, India mengambil langkah tegas menuju sistem pajak yang lebih sederhana, adil, dan berorientasi pada pertumbuhan memberikan kemudahan hidup bagi warga serta kemudahan berusaha bagi dunia usaha.

  • Indonesia dan India Perkuat Peran Strategis dalam Tatanan Dunia yang Berubah

    Indonesia dan India Perkuat Peran Strategis dalam Tatanan Dunia yang Berubah

    Jakarta, 15 September 2025 — Indonesia dan India menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat kerja sama bilateral sekaligus berperan aktif dalam membentuk tatanan global yang lebih adil, inklusif, dan stabil. Hal ini mengemuka dalam seminar bertajuk “Indonesia and India’s Agency in a Shifting World Order” yang diselenggarakan oleh CSIS Indonesia dan Gateway House, dengan menghadirkan berbagai tokoh kunci dari kedua negara.

    Bandung Spirit: Relevan Hingga Kini

    Dalam sambutan pembuka, Yose Rizal Damuri, Direktur Eksekutif CSIS Indonesia, menekankan relevansi Bandung Spirit setelah tujuh dekade berlalu. Semangat kerja sama Selatan-Selatan yang lahir dari Konferensi Asia-Afrika 1955 menurutnya masih menjadi rujukan penting bagi negara-negara berkembang dalam menghadapi tantangan global masa kini.

    Hal senada juga disampaikan Rajiv Bhatia, Distinguished Fellow untuk Studi Kebijakan Luar Negeri di Gateway House. Ia menegaskan bahwa prinsip-prinsip Bandung seperti solidaritas, kesetaraan, dan kemandirian harus terus dijaga, diperkuat, dan diperbarui agar tetap kontekstual dengan dinamika internasional yang cepat berubah.

    Keynote: Membangun Legitimasi di Panggung Global

    Dalam pidato kunci, Drs. H. Dindin Wahyudin, DEA, Penasihat Khusus Menteri Luar Negeri Bidang Diplomasi Ekonomi, Kementerian Luar Negeri, menyampaikan pentingnya Indonesia dan India sebagai “arsitek asli” semangat Bandung untuk menegaskan legitimasi moral mereka dalam mengarahkan perubahan dunia.

    “Tantangan global menuntut kita untuk menimbang apa yang perlu dipertahankan, apa yang harus direformasi, dan apa yang mesti diperkuat. Indonesia dan India memiliki peran historis sekaligus kapasitas kontemporer untuk berkontribusi nyata dalam proses ini,” ujarnya.

    Dalam pesan video pembukaannya, Pabitra Margherita, Minister of State for External Affairs India, menekankan bahwa dunia kini berada pada persimpangan sejarah, dengan meningkatnya rivalitas geopolitik dan kecenderungan proteksionisme ekonomi. Ia mengingatkan pentingnya menimbang nilai-nilai apa yang harus dipertahankan, apa yang perlu direformasi, dan apa yang mesti dibangun kembali.

    “Yang harus kita jaga adalah Semangat Bandung. Konferensi Asia-Afrika 1955 menjadi tonggak penting abad ke-20 yang menegakkan prinsip non-intervensi, saling menghormati kedaulatan dan integritas teritorial, serta hidup berdampingan secara damai,” ujarnya.

    Margherita menambahkan bahwa ketidaksetaraan akses sumber daya global, yang semakin tampak pasca-pandemi Covid-19, harus menjadi fokus reformasi dunia. Ia menekankan perlunya membangun sistem global yang inklusif dengan representasi lebih besar bagi negara-negara Global South.

    “Indonesia dan India, sebagai dua suara pendiri Bandung, berada pada posisi unik untuk memimpin wacana global menuju tatanan dunia yang lebih adil dan setara,” lanjutnya.

    Dialog Tingkat Tinggi: Dinamika Hubungan Bilateral

    Sesi percakapan pembuka mengangkat tema “Navigating the India-Indonesia Bilateral in a Changing Global Order”. Forum ini menyoroti hasil pertemuan bilateral pertama Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Narendra Modi di New Delhi pada Januari 2025 lalu, serta bagaimana Track 1.5 Dialogue menjadi instrumen penting untuk memperdalam hubungan komprehensif kedua negara.

    Sementara itu, Duta Besar RI untuk India, Ina Krisnamurthi, menekankan bahwa penguatan hubungan kedua negara harus dibangun di atas kerangka 6C: Contact, Connect, Cooperate, Collaborate, Confidence, dan Convergence. Menurutnya, keenam pilar ini menjadi fondasi penting untuk menciptakan hubungan yang lebih erat, saling percaya, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat kedua negara.

    Dari sisi India, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyoroti beberapa prioritas yang perlu diperkuat. Ia menekankan pentingnya perhatian lebih besar terhadap hubungan bilateral agar tetap dinamis, serta menjadikan kerja sama maritim sebagai salah satu bidang strategis.

    Selain itu, ia menekankan perlunya memanfaatkan potensi mekanisme trilateral bersama mitra seperti Australia, Prancis, dan Jepang untuk memperluas dampak positif di kawasan. Menurutnya, kunjungan tingkat tinggi yang lebih sering akan memberikan momentum baru bagi hubungan bilateral.

    Tidak kalah penting, Dubes Sandeep menekankan perlunya engagement yang lebih fokus di bidang perdagangan dan ekonomi, mengingat potensi besar yang dimiliki kedua negara.

    “Signifikansi strategis Indonesia dan India dapat dilihat dari proyeksi bahwa pada pertengahan abad ini, kedua negara secara bersama-sama akan mewakili hampir 20% populasi dunia serta berkontribusi sekitar 13–15% terhadap PDB dan output global,” tegasnya.

    Forum ini menegaskan bahwa Indonesia dan India bukan hanya mitra regional, tetapi juga pemain global yang memiliki kapasitas historis maupun kontemporer untuk mendorong lahirnya tatanan dunia baru yang lebih adil, multipolar, dan inklusif.

    Dari pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia, Ricky Eka Virgana Ichsan, Direktur Asia Selatan dan Tengah, menambahkan bahwa kerja sama konkret diperlukan di sektor kesehatan, energi, dan transformasi digital. Menurutnya, kesamaan kepentingan dan kapasitas kedua negara menjadikan kolaborasi ini saling melengkapi.

    Diskusi ini dimoderatori oleh Shafiah F. Muhibat, Wakil Direktur Eksekutif CSIS Indonesia, yang menekankan pentingnya menggabungkan perspektif kebijakan luar negeri dengan inisiatif masyarakat sipil.

    Menatap Masa Depan Bersama

    Seminar ini menegaskan kembali bahwa Indonesia dan India bukan hanya mitra strategis di kawasan, tetapi juga aktor kunci dalam membentuk masa depan global. Dengan menghidupkan kembali Bandung Spirit dan menggabungkannya dengan agenda kontemporer seperti ekonomi digital, keamanan maritim, dan transformasi pendidikan, kedua negara berpotensi menjadi penggerak terciptanya tatanan dunia yang lebih seimbang dan inklusif.

    Dialog Track 1.5 Indonesia–India yang ke-2 mempertemukan para pakar think-tank, pejabat tinggi pemerintah, pemimpin bisnis, serta pakar dari berbagai bidang di kedua negara. Beberapa pembicara terkemuka antara lain Yose Rizal Damuri (Direktur Eksekutif CSIS Indonesia), Rajiv Bhatia (Distinguished Fellow untuk Studi Kebijakan Luar Negeri di Gateway House), Drs. H. Dindin Wahyudin, DEA (Penasihat Khusus Menteri Luar Negeri RI Bidang Diplomasi Ekonomi), serta Pabitra Margherita (Minister of State for External Affairs, Pemerintah India, melalui pesan video).

    Percakapan tingkat tinggi menghadirkan Ina Krisnamurthi (Duta Besar RI untuk India, daring), Sandeep Chakravorty (Duta Besar India untuk Indonesia), dan Ricky Eka Virgana Ichsan (Direktur Asia Selatan dan Tengah, Kementerian Luar Negeri RI), dengan moderator Shafiah F. Muhibat (Wakil Direktur Eksekutif Bidang Riset, CSIS Indonesia).

    Dialog ini juga menghadirkan kontribusi dari sejumlah tokoh penting seperti Tri Purnajaya (Kementerian Luar Negeri RI), Srinivas Gotru (Duta Besar India untuk ASEAN), Fabby Tumiwa (Institute for Essential Services Reform), Margaretha Thaliharjanti (Pertamina Energi Institute), Laksamana Pertama Salim (SESKOAL), Letjen (Purn.) S. L. Narasimhan, Stella Christie (Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains & Teknologi RI), serta Soumya Swaminathan (MS Swaminathan Research Foundation, daring), dan banyak lainnya.

    Selama dua hari ke depan, forum Track 1.5 Dialogue ini akan membahas berbagai isu strategis dalam hubungan bilateral, termasuk ketahanan energi, kerja sama maritim dan pertahanan, pendidikan, pangan, pupuk, konektivitas digital dan infrastruktur, serta ketangguhan menghadapi bencana. Forum ini juga akan mengeksplorasi keterlibatan Indonesia dan India di berbagai forum regional dan global, sejalan dengan aspirasi bersama kedua negara untuk mewujudkan tatanan dunia yang seimbang.

  • Tuntaskan Renovasi 26 Sekolah Rakyat, Kementerian PU Siapkan Pembangunan 19 SR Tahap II di Jawa Timur

    Tuntaskan Renovasi 26 Sekolah Rakyat, Kementerian PU Siapkan Pembangunan 19 SR Tahap II di Jawa Timur

    Kediri, 15 September 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menuntaskan program renovasi dan pembangunan 26 unit Sekolah Rakyat (SR) Tahap I di Provinsi Jawa Timur. Sebagai kelanjutan komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Kementerian PU kini tengah menyiapkan pembangunan 19 sekolah serupa untuk Tahap II yang ditargetkan dimulai pada akhir 2025.

    Langkah ini merupakan
    perwujudan nyata dari komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas
    pendidikan yang layak dan berkualitas, khususnya bagi masyarakat dari keluarga
    miskin ekstrem.

    Menteri PU, Dody Hanggodo,
    mengatakan bahwa percepatan pembangunan SR merupakan arahan langsung dari
    Presiden Prabowo untuk membangun sumber daya manusia yang unggul di seluruh
    Indonesia.

    “Pembangunan sekolah rakyat ini
    adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia
    yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas
    pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Menteri Dody
    Hanggodo.

    Salah satu fasilitas yang telah
    selesai dibangun dan kini beroperasi penuh adalah Sekolah Rakyat Menengah Akhir
    (SRMA) 24 Kediri. Sekolah yang berlokasi di kawasan Badan Kepegawaian dan
    Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kediri ini memiliki
    kapasitas empat rombongan belajar (rombel) dan mampu menampung hingga 100 siswa
    jenjang SMA.

    Kepala Sekolah SRMA 24 Kediri,
    Fadeli, mengungkapkan dampak positif program ini bagi para siswanya.
    Menurutnya, setiap rombel diisi oleh 25 siswa dengan komposisi 10 laki-laki dan
    15 perempuan, yang seluruhnya berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

    “Sampai detik ini anak-anak
    sangat merasa terbantu karena dengan latar belakang mereka yang miskin ekstrem,
    ternyata mereka di sini semuanya dijamu, bahkan sampai kebutuhan mandi dan hal
    dasar lainnya semuanya disiapkan. Kami berterimakasih kepada pemerintah, Pak
    Presiden Prabowo karena telah menginisiasi Sekolah Rakyat, Kementerian PU
    karena telah menyiapkan fasilitas sekolah, Kementerian Sosial yang telah
    menyediakan perlengkapan dan operasional sekolah, kemudian Kementerian
    Pendidikan Dasar dan Menengah terkait kurikulum belajar, dan lain-lain,” ungkap
    Fadeli.

    Sementara itu, Kepala Satuan
    Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur, I Gusti Agung Ariwibawa,
    merinci bahwa pembangunan 26 sekolah pada Tahap I terbagi dalam tiga gelombang.

    “Untuk Tahap IA sebanyak 12
    sekolah telah beroperasi di Kota Surabaya, Kab. Mojokerto, Kab. Pasuruan, Kab.
    Jombang, Kab. Lamongan, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Banyuwangi, Kota
    Probolinggo, Kab. Pacitan, dan Kab. Kediri. Dengan total kapasitas lebih dari
    1.000 siswa,” kata Ari.

    Pembangunan kemudian
    dilanjutkan pada Tahap IB di 7 lokasi tambahan, yaitu Pasuruan, Tuban,
    Bojonegoro, Gresik, Ponorogo, Pamekasan, dan Jember, dengan kapasitas lebih
    dari 550 siswa. Sedangkan Tahap IC menambah 7 lokasi baru di Banyuwangi,
    Malang, Pacitan, Pasuruan, Sumenep, Trenggalek, dan Bangkalan, dengan daya
    tampung sekitar 675 siswa.

    Menatap ke depan, Ari
    menjelaskan bahwa rencana besar berikutnya sudah disiapkan. “Kementerian PU
    juga tengah menyiapkan pembangunan SR Tahap II di Jawa Timur yang rencananya
    akan dibangun di 19 titik lokasi. Pembangunan SR Tahap II ini nantinya akan dilaksanakan
    di atas lahan seluas sekitar 5 hektar usulan Pemerintah Daerah. Ditargetkan, SR
    Tahap II akan mulai dibangun pada akhir tahun 2025,” jelasnya.

    Dengan tuntasnya pembangunan 26
    Sekolah Rakyat Tahap I dan persiapan pembangunan 19 sekolah lainnya,
    Kementerian PU terus menegaskan komitmennya untuk mendukung visi besar
    pemerintah dalam menciptakan generasi unggul melalui infrastruktur pendidikan
    yang merata dan berkualitas.

    Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
    Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
    Subianto.

    #SigapMembangunNegeriUntukRakyat

    #SetahunBerdampak

  • Commuter Line Basoetta Terus Tumbuh, Andalan Mobilitas Menuju Bandara Soekarno-Hatta

    Commuter Line Basoetta Terus Tumbuh, Andalan Mobilitas Menuju Bandara Soekarno-Hatta

    Ada Diskon Mulai Hari Ini 15–30 September 2025

    Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) semakin mengukuhkan perannya sebagai moda transportasi andalan menuju bandara terbesar di Indonesia. Layanan kereta bandara ini menjadi pilihan utama masyarakat karena menghadirkan perjalanan yang cepat, nyaman, dan tepat waktu bagi pengguna jasa penerbangan, baik domestik maupun internasional.

    Pertumbuhan pengguna terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2023, Commuter Line Basoetta melayani 1.970.531 pelanggan. Pada 2024 jumlah tersebut meningkat menjadi 2.242.536 pelanggan. Sementara itu, pada Agustus 2025 saja, jumlah pelanggan mencapai 212.475 orang, naik 9,66% dibanding Agustus 2024 sebanyak 193.737 orang. Angka ini menegaskan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi ini.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kehadiran Commuter Line Basoetta tidak hanya memberikan kemudahan perjalanan menuju bandara, tetapi juga mendukung integrasi transportasi perkotaan yang berkelanjutan.

    “Commuter Line Basoetta hadir sebagai solusi perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta yang lebih pasti dan nyaman. Pelanggan bisa menghemat waktu, terhindar dari kemacetan, serta mendukung gaya hidup ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” ujar Anne.

    Untuk menunjang kenyamanan, Commuter Line Basoetta berhenti di stasiun-stasiun strategis, yaitu Manggarai, Sudirman Baru (BNI City), Duri, Rawa Buaya, Batu Ceper, dan Bandara Soekarno-Hatta. Dengan rata-rata waktu tempuh 40–50 menit dari Stasiun Manggarai ke Bandara Soetta, layanan ini menjadi pilihan paling efisien bagi masyarakat yang membutuhkan kepastian perjalanan dan ketepatan waktu.

    Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, dalam rangka HUT KAI Commuter ke-17, KAI Group melalui KAI Commuter menghadirkan promo spesial. Mulai hari ini hingga 30 September 2025, pelanggan dapat menikmati diskon tiket senilai Rp17.000 untuk perjalanan Commuter Line Basoetta.

    Dengan pertumbuhan pelanggan yang konsisten, layanan yang terintegrasi, serta apresiasi berkelanjutan bagi masyarakat, Commuter Line Basoetta terus memperkuat posisinya sebagai moda transportasi modern, efisien, dan ramah lingkungan menuju bandara terbesar di Indonesia.

  • Tinggal 5 Hari Lagi! Jangan Lewatkan Lomba Foto HUT ke-80 KAI di Daop 2 Bandung

    Tinggal 5 Hari Lagi! Jangan Lewatkan Lomba Foto HUT ke-80 KAI di Daop 2 Bandung

    Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengingatkan masyarakat bahwa pengiriman karya untuk Lomba Foto HUT ke-80 KAI tinggal 5 hari lagi. Batas akhir pengiriman karya ditetapkan pada 20 September 2025, sehingga para pecinta fotografi diimbau segera mengirimkan hasil karya terbaiknya.

    Manager Humasda KAI Daop 2 Bandug, Kuswardojo menjelaskan bahwa kegiatan lomba foto ini dilakukan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) PT Kereta Api Indonesia (Persero) ke-80. Dengan mengusung tema “Kereta Api dan Arsitektur”, lomba ini terbuka untuk masyarakat umum yang berdomisili di wilayah Daop 2 Bandung. Kompetisi menghadirkan dua kategori menarik, yakni Kategori Kereta Api dan Kategori Arsitektur, dengan total hadiah sebesar Rp 5 juta ditambah voucher tiket kereta api.

    “Melalui lomba foto ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mengabadikan momen dan karya terbaik tentang kereta api dan arsitektur yang ada di wilayah Daop 2 Bandung. Selain sebagai wadah kreativitas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari semarak HUT ke-80 KAI yang mengusung tema Endless Journey,” jelasnya.

    Lomba ini terbuka untuk masyarakat umum yang berdomisili di wilayah Daop 2 Bandung. Peserta dapat menggunakan berbagai jenis kamera (DSLR, pocket, mirrorless, handphone, maupun drone) selama tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, serta tidak mengganggu aktivitas operasional kereta api.

    Syarat dan Ketentuan Utama

    1. Karya foto harus orisinil, belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam lomba sejenis;

    2. Setiap peserta maksimal mengirimkan 3 foto melalui unggahan di akun Instagram pribadi (tidak di-private) dengan hashtag #KAI80 #FotoHUTKAI #LombaFotoDaop2 #LombaFotoKAI2025 serta mention ke akun resmi @keretaapikita @kai121 @smile.parahyangan;

    3. Peserta wajib mengirimkan file foto berformat JPEG/PNG dengan resolusi minimal 3000 pixel serta melampirkan KTP ke email: humasda2bd@gmail.com dengan subjek: Lomba Foto KAI Daop 2 Tahun 2025;

    4. Periode pengambilan gambar dan batas akhir pengiriman karya: 5–20 September 2025.

    Hadiah Lomba Foto

    – Juara 1 : Rp 2.500.000 + Voucher Tiket Kereta Api

    – Juara 2 : Rp 1.500.000 + Voucher Tiket Kereta Api

    – Juara 3 : Rp 1.000.000 + Voucher Tiket Kereta Api

    “Tinggal 5 hari lagi kesempatan untuk mengirimkan karya terbaik dalam lomba foto HUT ke-80 KAI. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan momentum ini, karena selain bisa menyalurkan kreativitas, peserta juga berkesempatan memenangkan hadiah menarik sekaligus berkontribusi dalam memperkenalkan keindahan kereta api dan arsitektur khas Daop 2 Bandung,” pungkasnya.

    Daop 2 Bandung mengajak seluruh masyarakat khususnya para pecinta fotografi, untuk segera ikut berpartisipasi dalam lomba foto ini sebelum batas waktu penutupan pengiriman karya pada 20 September 2025.

  • Tips Menggunakan Pinjaman dengan Bijak

    Tips Menggunakan Pinjaman dengan Bijak

    Pinjaman digital kini semakin populer sebagai salah satu solusi finansial cepat di era digital. Hanya dengan smartphone dan koneksi internet, kamu bisa mengajukan pinjaman tanpa harus antre di bank atau membawa berkas fisik yang ribet.

    Proses yang praktis, pencairan cepat, menawarkan pinjaman bunga rendah, serta fleksibilitas tenor membuat banyak orang menjadikannya pilihan saat membutuhkan dana tambahan.

    Namun, meskipun terlihat mudah dan membantu, pinjaman online tetaplah utang yang harus dilunasi sesuai kesepakatan. Jika tidak dikelola dengan baik, pinjaman bisa menjadi beban finansial jangka panjang.

    Oleh karena itu, penting untuk menggunakannya secara bijak agar manfaatnya benar-benar terasa. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

    1. Pinjam sesuai kebutuhan nyata

    Salah satu prinsip utama dalam menggunakan pinjaman digital adalah memastikan dana yang kamu ajukan memang untuk kebutuhan nyata, bukan sekadar keinginan. Misalnya, belanja dapur, bayar tagihan listrik yang sudah mendesak, biaya sekolah anak, atau kebutuhan transportasi harian.

    Hindari meminjam untuk hal-hal konsumtif seperti membeli gadget terbaru hanya karena sedang tren, atau liburan mewah yang sebenarnya bisa ditunda. Pinjaman digital memang cepat cair, tapi setiap rupiah yang dipinjam akan menambah kewajiban cicilan di masa depan. Dengan memfokuskan penggunaan hanya pada kebutuhan pokok, kamu bisa memastikan manfaat pinjaman lebih terasa.

    Contoh kasus: Bayu, seorang pekerja lepas, menggunakan pinjaman digital untuk menutup biaya operasional proyek yang belum dibayar kliennya. Begitu pembayaran masuk, ia langsung melunasi cicilan. Pinjaman menjadi penyelamat arus kas, bukan sumber beban.

    2. Sesuaikan dengan kemampuan bayar

    Pinjaman bisa memberi rasa aman karena kebutuhan mendesak tertutupi, tapi jangan sampai cicilannya justru mengganggu pengeluaran rutin lain. Idealnya, cicilan utang tidak lebih dari 30% total penghasilan bulanan. Angka ini umum digunakan dalam perencanaan keuangan untuk menjaga agar keseimbangan finansial tetap terjaga.

    Sebelum mengajukan pinjaman, coba buat simulasi. Jika penghasilanmu Rp5 juta per bulan, maka maksimal cicilan utang yang sehat adalah sekitar Rp1,5 juta. Sisanya tetap bisa kamu gunakan untuk kebutuhan rumah tangga, transportasi, dan tabungan.

    Untuk itu, selalu sisakan ruang untuk dana darurat. Jika seluruh penghasilan habis hanya untuk cicilan dan kebutuhan sehari-hari, kamu akan kesulitan menghadapi kondisi tak terduga seperti sakit atau perbaikan rumah.

    3. Pilih tenor yang tepat

    Salah satu keunggulan pinjaman digital adalah fleksibilitas dalam memilih tenor atau jangka waktu pelunasan. Tenor panjang biasanya memberi keringanan cicilan bulanan, tapi total bunga yang dibayarkan bisa lebih besar. Sebaliknya, tenor pendek membuat total bunga lebih ringan, meski cicilannya lebih besar setiap bulan.

    Kuncinya ada pada penyesuaian dengan kemampuan bayar. Jika arus kas bulanan cukup longgar, memilih tenor pendek lebih menguntungkan karena beban bunga lebih kecil. Namun, jika kondisi keuangan masih ketat, tenor panjang bisa menjadi opsi agar cicilan lebih ringan dan tidak membebani kebutuhan sehari-hari.

    Contoh, kamu meminjam Rp3 juta. Jika tenor 3 bulan, cicilan bulanan mungkin sekitar Rp1,1 juta. Jika tenor 6 bulan, cicilan turun menjadi sekitar Rp600 ribu per bulan. Pilihan mana yang sesuai, sangat bergantung pada kondisi keuanganmu.

    4. Manfaatkan platform resmi

    Di tengah banyaknya penawaran pinjaman digital dan cara mengajukan pinjaman online yang mudah, penting untuk selektif memilih aplikasi yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pinjaman ilegal memang menggoda karena sering menjanjikan proses super cepat tanpa syarat, tapi risikonya besar: bunga mencekik, ancaman penagihan kasar, hingga potensi penyalahgunaan data pribadi.

    Dengan menggunakan aplikasi resmi, kamu akan mendapat kepastian terkait:

    a. Bunga dan biaya transparan: kamu tahu persis berapa cicilan yang harus dibayar.

    b. Keamanan data terjamin: informasi pribadi tidak disalahgunakan.

    c. Proses yang profesional: mulai dari persetujuan, pencairan, hingga penagihan berjalan sesuai aturan.

    Kini, banyak aplikasi pinjaman resmi menawarkan layanan cepat dan user-friendly, bahkan dengan fitur tambahan seperti simulasi cicilan atau pengingat jatuh tempo. Ini membantu pengguna agar lebih mudah mengatur pinjamannya.

    Dengan meminjam sesuai kebutuhan nyata, menyesuaikan dengan kemampuan bayar, memilih tenor yang tepat, serta selalu menggunakan aplikasi resmi, kamu bisa memaksimalkan manfaat pinjaman digital tanpa terjebak risiko berlebihan.

    Di era digital, mengelola pinjaman dengan bijak bukan hanya soal membayar cicilan, tetapi juga tentang membangun pola pikir finansial yang lebih sehat. Kuncinya adalah penggunaan yang bijak, yaitu memastikan pinjaman tersebut digunakan untuk kebutuhan produktif atau darurat. 

    Ketika memang membutuhkan dana cepat dan aman untuk kebutuhan mendadak, kamu dapat memanfaatkan Neo Pinjam di neobank dari Bank Neo Commerce. Kini, Neo Pinjam menyediakan limit pinjaman hingga Rp100 juta dengan tenor lebih panjang yaitu sampai dengan 24 bulan. Cara mengajukan pinjaman online pun mudah. 

    Selain itu, pencairan dana juga tanpa potongan biaya admin. Dengan bunga mulai dari 0,06% per hari, pinjaman bunga rendah ni tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah.

    Download neobank di PlayStore atau App Store dan pinjaman online proses cepat di Neo Pinjam sekarang. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

    ***

    PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).