• Beranda
  • Life
  • Fashion
  • Finance
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Beranda
  • Life
  • Fashion
  • Finance
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Life
  • Fashion
  • Finance
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
No Result
View All Result
InDaily
No Result
View All Result

Inggris bersama AIS Forum Perkuat Akselerasi Ekonomi Biru di Indonesia Lewat Program BISA

Admin by Admin
02/07/2025
Home Bisnis dan Kewirausahaan
Share on FacebookShare on Twitter

Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, lewat UK–Indonesia Tech Hub, berkolaborasi bersama Archipelagic and Island States (AIS) Forum dari United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, menggelar acara Demo Day sebagai puncak dari program Blue Innovative Startup Acceleration (BISA) di Soehanna Hall, Jakarta, pada Selasa (1/7). Program ini diinisiasi dengan mengutarakan inklusivitas dan pendekatan inovasi berbasis teknologi untuk akselerasi ekonomi biru dengan memberdayakan startup, organisasi berbasis masyarakat, dan mahasiswa untuk bersama-sama menciptakan solusi inovatif yang berkelanjutan bagi kawasan pesisir Indonesia.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Matthew Downing, mengatakan, “BISA merupakan sebuah contoh tentang bagaimana kolaborasi antara Inggris dan Indonesia dapat mendorong solusi berbasis teknologi untuk ekonomi biru. Seiring dengan kerja sama strategis baru yang disepakati oleh Perdana Menteri Keir Starmer dan Presiden Prabowo Subianto di London, Inggris, tahun lalu, saya sangat menantikan pengembangan inovasi demi membangun ekonomi biru yang resilien, inklusif, dan berkelanjutan.”

Diluncurkan pada Januari 2025, BISA merupakan inisiatif unggulan di bawah Digital Access Programme, yang mengusung komitmen kuat Pemerintah Inggris terhadap digitalisasi yang inkusif dan inovasi pintar berbasis iklim. Sejalan dengan gencarnya Pemerintah Inggris dan Indonesia dalam mengusung kemitraan strategis, program BISA dapat membantu dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, resiliensi ekonomi, dan pengelolaan lingkungan yang baik.

Melalui UK–Indonesia Tech Hub, Pemerintah Inggris mendukung inisiatif bersifat transformatif seperti BISA yang memanfaatkan teknologi dalam mengatasi permasalahan lingkungan, terutama pada wilayah terluar dan terbelakang. Dengan mengembangkan inovasi dan akses yang inklusif terhadap sarana dan prasarana digital, BISA dinilai dapat mengakselerasi tercapainya masa depan yang lebih merata dan resilien terhadap perubahan iklim.

Deputi Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, Sujala Pant, mengatakan, “Sejalan dengan visi UNDP dan AIS Forum, BISA adalah contoh konkret terkait bagaimana komitmen bersama terhadap inklusivitas dan pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir. Inisiatif ini merupakan sebuah langkah strategis untuk memastikan bahwa inovasi merespon langsung berdasarkan kebutuhan masyarakat, dengan pula memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk masa depan laut dan pesisir yang resilien. Program BISA bukan sekadar inisiatif, tapi langkah nyata menjawab tantangan di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Kami berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya ekosistem inovasi biru yang inklusif, memperluas kolaborasi lintas sektor, dan menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan, khususnya bagi generasi muda dan perempuan yang menjadi kunci masa depan komunitas pesisir.”

Sebagai sebuah wadah inovasi, acara Demo Day BISA menampilkan 10 (sepuluh) Synergy Group, yang terdiri dari gabungan startup, organisasi berbasis masyarakat, dan mahasiswa terpilih dari lebih 200 entitas yang mendaftar. Sepuluh Synergy Group ini kemudian mempresentasikan inovasi dan ide-ide mereka untuk mengatasi permasalahan wilayah pesisir, tersebar dari pengelolaan sampah laut dan akuakultur hingga penyediaan energi terbarukan dan konservasi, dengan solusi yang ditawarkan dibuat berdasarkan wilayah-wilayah terdampak, seperti Bontang (Kalimantan Timur), Takalar (Sulawesi Selatan), Anambas (Kep. Riau), dan Larantuka (Nusa Tenggara Timur).

Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan, “Terpilihnya Synergy Group melalui Program BISA sejalan dengan visi kami dalam menguatkan konektivitas dan kolaborasi lintas sektor. Inisiatif seperti ini penting untuk mendorong pembangunan yang lebih merata, berkelanjutan, dan berdaya saing di kawasan pesisir dan kepulauan.”

” />

Setelah seluruh Synergy Group menampilkan masing-masing inovasinya, terpilihlah 5 (lima) diantaranya yang akan memenangkan dana hibah untuk mengimplementasikan programnya di wilayah terpilih. Kelima Synergy Group terpilih, yaitu:

• Parongpong RAW Lab & Anambas Foundation, dengan inovasi sampah nelayan daur ulang di Anambas, Kepulauan Riau;

• Collabit, Ruang Kolaborasi Perempuan, & POKMASWAS Sandominggo, dengan inovasi mengubah sampah ikan menjadi pupuk organik di Larantuka, Nusa Tenggara Timur;

• Aquabloom & Lombok Research Center, dengan inovasi mengubah sampah rumput laut menjadi biostimulan di Lombok, Nusa Tenggara Barat;

• Puffer & Yayasan Rompang Celebes (YRC) Indonesia, dengan inovasi teknologi destilasi air bersih bertenaga surya & angin di Liukang Tupabbiring, Sulawesi Selatan; dan

• Ravelware & Yayasan Lestari Mulia, dengan inovasi pembuatan material grafin untuk bahan bangunan dari sampah pesisir di Takalar, Sulawesi Selatan.

Acara Demo Day BISA ini menandai langkah signifikan dalam kemitraan Inggris–Indonesia, yang menyongsong visi ekonomi biru yang resilien, inklusif, dan berkelanjutan. Terpilihnya para Synergy Group dapat menjadi sebuah langkah maju, menggarisbawahi solusi yang ditawarkan merupakan cetak biru terkait bagaimana teknologi, kolaborasi antar komunitas, dan kemitraan internasional dapat mengakselerasi pengembangan daerah pesisir dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Inisiatif seperti BISA menegaskan bahwa solusi berbasis komunitas memiliki peran strategis dalam membentuk arsitektur pembangunan global yang lebih inklusif dan adaptif terhadap konteks lokal,” tegas Wamenlu. “Inisiatif ini adalah contoh praktik baik yang dapat diadaptasi oleh negara-negara pulau dan kepulauan dalam menghadapi tantangan bersama. Melalui kolaborasi seperti ini, kita memperkuat solidaritas global dan mempercepat hadirnya solusi transformatif yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat pesisir.” Ujar Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno.

Admin

Admin

Next Post
UNDP, BAPPENAS, dan DEN Gelar Dialog Tingkat Tinggi tentang AI dan Pembangunan Manusia dalam Peluncuran Laporan Pembangunan Manusia UNDP 2025

UNDP, BAPPENAS, dan DEN Gelar Dialog Tingkat Tinggi tentang AI dan Pembangunan Manusia dalam Peluncuran Laporan Pembangunan Manusia UNDP 2025

Recommended.

Komitmen Optimalkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api, KAI Divre III Palembang Tambah Rumah Singgah

Komitmen Optimalkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api, KAI Divre III Palembang Tambah Rumah Singgah

15/10/2025
Kini Incoming Call dari WhatsApp Business Bisa Otomatis Direkam dengan MiiTel

Kini Incoming Call dari WhatsApp Business Bisa Otomatis Direkam dengan MiiTel

08/10/2025

Trending.

Cara Mensponsori Tenaga Kerja Asing di Indonesia: Langkah Hukum dan Pilihan Visa

Cara Mensponsori Tenaga Kerja Asing di Indonesia: Langkah Hukum dan Pilihan Visa

25/04/2025
Potensi dan Era HYPER dalam Ekosistem Web3

Potensi dan Era HYPER dalam Ekosistem Web3

16/07/2025
Mudik Lebaran Murah Meriah! Tiket KA Ekonomi Antar Kota KAI Mulai Rp10.000

Mudik Lebaran Murah Meriah! Tiket KA Ekonomi Antar Kota KAI Mulai Rp10.000

09/03/2025
Kontribusi Kita pada Emisi Kata

Kontribusi Kita pada Emisi Kata

02/10/2025
Bank Raya Semakin Perkuat Komitmen Implementasi Ekosistem Bisnis Berkelanjutan Berbasis ESG

Bank Raya Semakin Perkuat Komitmen Implementasi Ekosistem Bisnis Berkelanjutan Berbasis ESG

07/10/2025
InDaily

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Kategori

  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Camera
  • Computers
  • Fashion
  • Finance
  • Gaming
  • Gear
  • Kesehatan dan Kebugaran
  • Keuangan
  • Laptop
  • Law
  • Life
  • Microsoft
  • News
  • Pengembangan Diri
  • Photography
  • Review
  • Security
  • Smartphone
  • Teknologi

Tag

analisis teknikal Hedera HBAR terbaru Apple Watch 2 Best iPhone 7 deals Buying Guides BYD Seal cara memilih CRM yang tepat CES 2017 citayam fashion week Evista fashion fashion artinya hemat energi IONIQ 5 iOS 10 iPhone 7 kampanye Empower Girls kendaraan ramah lingkungan kesetaraan gender di Indonesia Manfaat puasa untuk kesehatan fisik dan mental mengelola keuangan Nintendo Switch Pelatihan Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan pencegahan perkawinan anak peran CRM dalam scaling up bisnis perjalanan nyaman Pertumbuhan Berkelanjutan Pinjol Playstation 4 Pro potensi pemulihan harga HBAR Maret 2025 Program Pelatihan Maritim Port Academy promo mudik Lebaran Ramadhan rental mobil listrik scoopy fashion scoopy sporty fashion Sertifikasi BNSP untuk Pengelolaan Air Limbah Sertifikasi Personil Penanggulangan Pencemaran Laut sewa mobil listrik Sillicon Valley sistem CRM untuk manajemen pelanggan Solusi Logistik Solusi Pencemaran Air di Sektor Industri strategi investasi untuk Hedera HBAR taksi online listrik Tips Bebas Pinjol

Recent News

Polresta tangerang memperkuat pangan lewat panen jagung hibrida dalam program “1 Desa 2 Hektar”.

Polresta tangerang memperkuat pangan lewat panen jagung hibrida dalam program “1 Desa 2 Hektar”.

03/03/2026
Seskoau Perkuat Doktrin Operasi Udara Hadapi Ancaman Global Modern

Seskoau Perkuat Doktrin Operasi Udara Hadapi Ancaman Global Modern

03/03/2026
  • Beranda
  • News
  • Finance
  • Fashion

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Finance
  • Fashion

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.