• Beranda
  • Life
  • Fashion
  • Finance
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Beranda
  • Life
  • Fashion
  • Finance
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Life
  • Fashion
  • Finance
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
No Result
View All Result
InDaily
No Result
View All Result

Kolaborasi Global di RESILIENCE 2025: Alam Jadi Kunci Ketahanan Iklim

Admin by Admin
16/06/2025
Home Bisnis dan Kewirausahaan
Share on FacebookShare on Twitter

Krisis iklim tak lagi sebatas ancaman masa depan. Suhu global telah melampaui ambang 1,5°C, dan Indonesia termasuk negara yang paling terdampak, mulai dari banjir, kebakaran hutan, kekeringan, hingga kerugian ekonomi akibat penurunan produktivitas kerja yang ditaksir mencapai Rp286 triliun pada 2021 (WMO, 2022).

Dalam situasi ini, solusi tak bisa lagi bersifat sektoral. Dibutuhkan pendekatan terpadu yang menjadikan alam sebagai bagian dari jawaban. Nature-based solutions (NbS) atau solusi berbasis alam menjadi tema utama dalam konferensi Resilience 2025: The 3rd International Conference on Nature-based Solutions in Climate Change, yang digelar Universitas Pertamina bekerja sama dengan Pertamina Foundation di Jakarta, Selasa (3/6/2025). Konferensi ini diikuti lebih dari 180 peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara, seperti Indonesia, Taiwan, India, Vietnam, Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada.

NbS merupakan pendekatan yang menggunakan ekosistem dan proses alamiah seperti restorasi hutan, konservasi mangrove, hingga pertanian berkelanjutan untuk menanggulangi perubahan iklim, melindungi keanekaragaman hayati, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Laporan IUCN menyebut bahwa NbS dapat berkontribusi hingga 37 persen dari target penurunan emisi global pada 2030.

Dalam sesi panel, isu ketahanan masyarakat atau adaptive capacity menjadi sorotan utama. Prof. Chun-Hung Lee (National Dong Hwa University, Taiwan) menjelaskan pentingnya penguatan sistem sosial berbasis komunitas dalam menghadapi bencana dan perubahan iklim. Pendekatan Community-Based Disaster Management yang ia terapkan di Taiwan mendorong partisipasi aktif warga dalam simulasi evakuasi, pengelolaan shelter, dan pendidikan kebencanaan.

Pemikiran ini dilengkapi oleh Prof. Yuri Mansury dari Illinois Institute of Technology, AS yang mengingatkan bahwa adaptasi tidak bisa hanya dibebankan pada infrastruktur. Ia menekankan bahwa kerugian akibat panas ekstrem bukan hanya soal suhu, melainkan menyangkut ketimpangan sosial.

“Adaptive capacity berarti memperkuat akses ke pendidikan, pekerjaan layak, dan layanan publik—terutama bagi kelompok paling rentan,” ujarnya.

Prof. Jatna Supriatna dari Universitas Indonesia membahas keterkaitan erat antara perubahan iklim dan biodiversitas, khususnya di Indonesia yang menyimpan lebih dari 10 persen keanekaragaman hayati dunia. Deforestasi, alih fungsi lahan, dan tekanan terhadap ekosistem pesisir telah memperburuk dampak iklim dan memperbesar potensi penyakit zoonotik.

Materi ini melengkapi diskusi dari Prof. Agni Klintuni Boedhihartono dan Prof. Jeff Sayer dari University of British Columbia, Kanada, yang menyoroti pentingnya pendekatan berbasis lanskap dan kearifan lokal dalam menjaga keberlanjutan sosial dan ekologis.

Konferensi ini juga menjadi ajang bagi Universitas Pertamina untuk menampilkan kontribusi akademiknya dalam bidang keberlanjutan. Melalui Sustainability Center dan 12 Centers of Excellence, UPER aktif dalam riset energi terbarukan, konservasi ekosistem, dan pengembangan desa berkelanjutan. Program magister keberlanjutan yang dijalankan bersama Yale University, ITB, dan NDHU Taiwan juga diperkenalkan sebagai bagian dari kolaborasi global.

Dalam sambutannya, Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menyampaikan bahwa tantangan iklim yang dihadapi dunia saat ini memerlukan solusi yang tidak hanya ilmiah, tetapi juga membumi dan memberdayakan.

“Solusi berbasis alam bukan hanya konsep, tetapi realitas yang telah kami terapkan di lapangan. Dari penanaman mangrove, konservasi paus hiu di Teluk Cenderawasih, hingga program energi bersih desa, kami percaya bahwa keberlanjutan tidak bisa dilepaskan dari kekuatan komunitas. Melalui PFsains, kami mendorong lebih banyak inovasi hijau dari desa untuk dunia,” tegasnya.

PFsains merupakan kompetisi inovasi yang mendukung ide-ide berbasis NbS dari masyarakat akar rumput, dengan pendanaan hingga Rp2,5 miliar. Program ini melengkapi inisiatif Hutan Lestari dan Desa Energi Berdikari Sobat Bumi yang telah berhasil menanam lebih dari 4 juta pohon dan menjangkau 42 desa dengan akses energi terbarukan.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Wawan Gunawan, menutup konferensi dengan menegaskan bahwa krisis iklim hanya bisa diatasi melalui kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis nilai.

“Solusi iklim tidak bisa semata teknokratis. Ia harus berakar pada keadilan, pengetahuan lokal, dan keberpihakan pada generasi mendatang,” ujarnya.

Admin

Admin

Next Post
“Hisense 100” TV, Global NO.1!” Menyapu Layar Selama Pertandingan Pembukaan Piala Dunia Antarklub FIFA 2025TM

"Hisense 100'' TV, Global NO.1!" Menyapu Layar Selama Pertandingan Pembukaan Piala Dunia Antarklub FIFA 2025TM

Recommended.

Mengapa Sabun Tanpa Bahan Kimia Lebih Aman untuk Kulit?

Mengapa Sabun Tanpa Bahan Kimia Lebih Aman untuk Kulit?

04/07/2025
KAI Divre III Palembang Angkut 11.629 Penumpang Selama Libur Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI

KAI Divre III Palembang Angkut 11.629 Penumpang Selama Libur Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI

19/08/2025

Trending.

Mudik Lebaran Murah Meriah! Tiket KA Ekonomi Antar Kota KAI Mulai Rp10.000

Mudik Lebaran Murah Meriah! Tiket KA Ekonomi Antar Kota KAI Mulai Rp10.000

09/03/2025
Makin Mudah dan Terintegrasi! Dari Stasiun KAI Daop 1 Jakarta Menuju Beragam Destinasi Favorit di Jakarta

Makin Mudah dan Terintegrasi! Dari Stasiun KAI Daop 1 Jakarta Menuju Beragam Destinasi Favorit di Jakarta

15/07/2025
Potensi dan Era HYPER dalam Ekosistem Web3

Potensi dan Era HYPER dalam Ekosistem Web3

16/07/2025
Cara Mensponsori Tenaga Kerja Asing di Indonesia: Langkah Hukum dan Pilihan Visa

Cara Mensponsori Tenaga Kerja Asing di Indonesia: Langkah Hukum dan Pilihan Visa

25/04/2025
Temukan keutamaan Salat Tarawih hari pertama Ramadhan, dari pengampunan dosa hingga peningkatan iman dan keberkahan

Keutamaan Salat Tarawih Hari Pertama: Menggapai Ampunan dan Berkah Ramadhan

28/02/2025
InDaily

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Kategori

  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Camera
  • Computers
  • Fashion
  • Finance
  • Gaming
  • Gear
  • Kesehatan dan Kebugaran
  • Keuangan
  • Laptop
  • Law
  • Life
  • Microsoft
  • News
  • Pengembangan Diri
  • Photography
  • Review
  • Security
  • Smartphone
  • Teknologi

Tag

analisis teknikal Hedera HBAR terbaru Apple Watch 2 Best iPhone 7 deals Buying Guides BYD Seal cara memilih CRM yang tepat CES 2017 citayam fashion week Evista fashion fashion artinya hemat energi IONIQ 5 iOS 10 iPhone 7 kampanye Empower Girls kendaraan ramah lingkungan kesetaraan gender di Indonesia Manfaat puasa untuk kesehatan fisik dan mental mengelola keuangan Nintendo Switch Pelatihan Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan pencegahan perkawinan anak peran CRM dalam scaling up bisnis perjalanan nyaman Pertumbuhan Berkelanjutan Pinjol Playstation 4 Pro potensi pemulihan harga HBAR Maret 2025 Program Pelatihan Maritim Port Academy promo mudik Lebaran Ramadhan rental mobil listrik scoopy fashion scoopy sporty fashion Sertifikasi BNSP untuk Pengelolaan Air Limbah Sertifikasi Personil Penanggulangan Pencemaran Laut sewa mobil listrik Sillicon Valley sistem CRM untuk manajemen pelanggan Solusi Logistik Solusi Pencemaran Air di Sektor Industri strategi investasi untuk Hedera HBAR taksi online listrik Tips Bebas Pinjol

Recent News

Polresta tangerang memperkuat pangan lewat panen jagung hibrida dalam program “1 Desa 2 Hektar”.

Polresta tangerang memperkuat pangan lewat panen jagung hibrida dalam program “1 Desa 2 Hektar”.

03/03/2026
Seskoau Perkuat Doktrin Operasi Udara Hadapi Ancaman Global Modern

Seskoau Perkuat Doktrin Operasi Udara Hadapi Ancaman Global Modern

03/03/2026
  • Beranda
  • News
  • Finance
  • Fashion

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Finance
  • Fashion

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.